Tag: pelindung

  • Cuaca Mulai Panas, Ini 5 Cara Agar Rumah Tetap Adem


    Jakarta

    Cuaca panas mulai terasa seiring dengan memasuki musim kemarau. Untuk mengurangi rasa panas tersebut, penghuni rumah biasanya menyiasatinya dengan cara menggunakan AC atau kipas angin.

    Selain itu, masih ada juga cara-cara lainnya untuk membuat rumah bisa tetap terasa adem meski cuaca sedang panas. Salah satu caranya adalah mengoptimalkan penggunaan bahan dan struktur bangunan.

    Dalam catatan detikcom, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah terasa tetap adem di tengah cuaca panas.


    1. Optimalkan Atap dan Plafon Rumah

    Penggunaan atap berwarna cerah atau yang dilapisi bahan reflektif bisa membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Memasang ventilasi atap atau turbine ventilator juga dapat meningkatkan sirkulasi udara sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

    2. Pasang Jendela yang Tepat

    Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

    Selain itu, posisi jendela juga perlu dipertimbangkan. Jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

    3. Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

    Memakai pelapis dinding yang tepat juga bisa membantu rumah terasa adem. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif bisa mengurangi penyerapan panas di dalam rumah.

    Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

    4. Pastikan Ventilasi Terpasang dengan Baik

    Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

    Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

    Dilansir dari BBC, saat siang hari, penghuni rumah bisa menutup jendela dan pintu untuk menjaga agar udara panas tidak masuk ke dalam rumah. Untuk menutup jendela, bisa gunakan gorden.

    5. Gunakan Dekorasi yang Sesuai

    Pada 2024 lalu, PR dan Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander, sempat mengungkapkan tak hanya material dan struktur bangunan saja yang penting untuk membuat rumah adem, dekorasi juga bisa memberikan dampak serupa.

    Dekorasi rumah tidak hanya mempercantik bangunan saja namun bisa juga membuat hunian terasa adem. Ia mencontohkan untuk menambahkan unsur-unsur alam di dalam rumah, misalnya kolam ikan, air mancur, serta tanaman.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap terasa adem walaupun cuaca sedang panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Ampuh Bikin Rumah Tetap Adem Walau Cuaca Panas Menyengat


    Jakarta

    Memasuki musim kemarau, cuaca panas mulai terasa. Hal itu bisa menyebabkan udara di dalam rumah terasa panas.

    Untuk menghadapi cuaca yang panas, perlu strategi khusus agar rumah tetap nyaman. Salah satunya dengan mengoptimalkan material bahan bangunan dan struktur bangunan.

    Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah tetap adem saat musim kemarau.


    Mengoptimalkan Atap dan Plafon Rumah

    Menggunakan atap berwarna terang atau yang dilapisi bahan reflektif dapat membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Selain itu, memasang ventilasi atap atau turbine ventilator dapat meningkatkan sirkulasi udara, sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

    Pilihan lain yang juga efektif adalah menggunakan material atap dengan lapisan insulasi termal, seperti foil isolasi, yang dapat mengurangi transmisi panas ke dalam rumah. Selain itu pertimbangkan juga menggunakan plafon rumah dengan ceiling tinggi, dengan ini panas yang ada di bawah atap semakin di atas dan semakin menjaga kesejukan di dalamnya.

    Umumnya tinggi plafon ruang tamu 2,8 m -3,2 m dari lantai, dengan ini Anda dapat memperkirakan berapa tinggi yang ideal.

    Pasang Jendela yang Tepat

    Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah-emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

    Selain itu, orientasi jendela juga perlu dipertimbangkan; jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

    Pastikan Ventilasi yang Baik

    Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

    Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

    Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

    Menggunakan pelapis dinding yang tepat juga bisa menjadi solusi jitu. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif dapat mengurangi penyerapan panas. Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

    Penggunaan AC/Kipas

    Terakhir, penggunaan teknologi modern seperti pendingin udara hemat energi atau sistem pendingin berbasis evaporatif juga bisa menjadi tambahan yang berguna. Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan energi listrik, memilih perangkat yang efisien dan ramah lingkungan dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk tanpa menguras daya listrik secara berlebihan.

    “Memang selain faktor struktural dan materialnya, elemen tambahan seperti dekorasi dapat juga membantu rumah lebih asri sehingga memberikan nuansa sejuk dan juga sekaligus mempercantik rumah,” ujar PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/8/2024).

    Tak hanya itu, Anda juga bisa menambahkan unsur-unsur alam pada rumah. Contohnya seperti kolam ikan, air mancur, hingga tumbuh-tumbuhan.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kabel Jangan Dibiarkan Terbuka, Berikut Beragam Jenis Penutup Biar Rapi



    Jakarta

    Kabel listrik yang dibiarkan terbuka dapat menyebabkan berbagai risiko, mulai dari kebakaran hingga sengatan listrik. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan penutup kabel yang tepat untuk menjaga keamanan dan keteraturan.

    Apa saja jenis-jenis penutup kabel listrik yang dapat melindungi kamu dan meningkatkan keselamatan di rumah atau di tempat kerja, berikut pembahasannya.

    Pipa Conduit

    Pipa conduit adalah salah satu solusi terbaik untuk melindungi kabel listrik. Terbuat dari berbagai bahan, seperti PVC dan logam, pipa ini melindungi kabel dari kerusakan fisik dan cuaca, pipa conduit sering digunakan di lingkungan industri dan komersial, di mana keamanan kabel sangat penting.


    Pelindung Kawat (Cable Sleeve)

    Melansir kingfisherdirect.com, apakah kamu ingin menjaga kantor tetap rapi atau mengurangi risiko tersandung, manajemen kabel yang baik dapat membantu menciptakan ruang yang teratur dan aman. Pelindung kawat, atau cable sleeve, berfungsi untuk melindungi kabel dari gesekan dan kerusakan.

    Terbuat dari bahan seperti nilon atau poliester, pelindung ini sangat berguna di area yang sering mengalami pergerakan, seperti di belakang perangkat elektronik atau di area kerja.

    Box Terminal

    Box terminal adalah komponen penting dalam sistem kelistrikan, box ini digunakan untuk menyambungkan beberapa kabel listrik dan melindungi sambungan dari kelembapan dan debu. Dengan menggunakan box terminal, kamudapat memastikan sambungan listrik yang aman dan teratur.

    Pengaman Kabel (Cable Protector)

    Pengaman kabel dirancang khusus untuk melindungi kabel yang tergeletak di lantai atau area yang sering dilalui. Terbuat dari bahan yang tahan lama, pengaman ini mencegah kerusakan fisik pada kabel dan mengurangi risiko orang tersandung.

    Penutup Listrik (Cable Cover)

    Penutup listrik digunakan untuk menutupi kabel yang terlihat di dinding atau lantai. Terbuat dari plastik, penutup ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tetapi juga membantu menjaga estetika ruangan dengan menyembunyikan kabel yang berantakan.

    Pengikat Kabel (Cable Tie)

    Meskipun bukan penutup, pengikat kabel sangat penting dalam mengorganisir kabel. Dengan menggunakan pengikat kabel, kamu dapat menghindari kabel yang berantakan, yang dapat menyebabkan kerusakan dan kebingungan saat mencari kabel tertentu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Harus Bersihkan Toren Air? Ini Waktu Idealnya



    Jakarta

    Toren air menampung cadangan air bersih untuk kebutuhan penghuni rumah. Kandungan air di dalam tangki perlu dijaga, salah satunya dengan rutin membersihkan atau menguras toren air.

    Meskipun sering digunakan, kebersihan toren air terkadang terlupakan atau terabaikan. Padahal, kandungan airnya berpotensi menjadi kotor karena pertumbuhan lumut atau kontaminasi unsur lain.

    Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare. Oleh karena itu, penting sekali merawat kebersihan toren air.


    Namun, seberapa sering toren air perlu dibersihkan atau dikuras? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Waktu Ideal Bersihkan Toren Air

    Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.

    Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

    Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

    Cara Agar Toren Air Tidak Berlumut

    Supaya air selalu dalam keadaan bersih, berikut cara agar toren air tidak berlumut.

    • Rutin dibersihkan
    • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk
    • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk
    • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Kanopi yang Tak Bising Kena Hujan, Lengkap dengan Harganya di 2025


    Jakarta

    Kanopi menjadi salah satu elemen penting dalam hunian modern. Fungsinya tak cuma sebagai pelindung area tertentu seperti carport, tetapi juga menambah estetika rumah.

    Hanya saja, jangan sampai cuma asal estetik, namun kanopi mengeluarkan suara berisik saat musim hujan tiba. Beberapa jenis kanopi dirancang khusus untuk mengurangi kebisingan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni rumah.

    4 Jenis Kanopi yang Tak Bising Diterpa Hujan dan Harganya

    Penggunaan atap PVC (Polyvinyl Chloride) salah satu menjadi pilihan karena dianggap materialnya ringan dan mampu meredam suara saat hujan turun. Tapi, PVC punya kekurangan sebagai bahan kanopi yang dibuat dari pemrosesan plastik.


    Setiap jenis kanopi rumah memiliki keunggulan dan kekurangannya. Ada pula beberapa jenis lain seperti kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat. Berikut adalah perbandingan kelebihan, kekurangan, serta kisaran harga terbaru dari masing-masing jenis kanopi pada tahun 2025.

    1. Kanopi PVC

    Dikutip dari laman Aussie Tonneaus, PVC banyak dipilih sebagai produk dianggap lebih unggul dari lainnya. Kanopi PVC kedap air, tidak bising, dan tidak akan menyusut seiring waktu.

    Nia Noorrahmah dalam bukunya yang berjudul 21 Disain Atap Carpot, menjelaskan kanopi bahan PVC bersifat ringan seperti plastik, tetapi kuat dan tidak mudah patah. Selain dapat digunakan sebagai penutup atap carport, bahan ini pun biasa dipakai untuk atap teras, teritisan, atau kanopi jendela.

    Tapi kekurangannya, kanopi PVC yang berbahan plastik tentu tak ramah lingkungan. Plafon jenis ini juga masih menampilkan kesan plastik setelah dipasang.

    Ada kesan kurang rapi sebab sambungan antar panel tetap terlihat jelas. Material berbahan plastik juga pastinya tak sekuat bahan lain jika terpapar panas.

    Dilansir dari laman berbagai agen properti, kanopi PVC memiliki harga yang terjangkau dan tergantung pada motif yang ditawarkan. Rata-rata kisaran harganya Rp 85-130 ribu per meter persegi. Lalu tak jarang harga PVC dikombinasikan dengan bahan lain seperti aderon dan solarflat, dengan harga Rp 400-700 ribu per meternya.

    2. Kanopi Alderon

    Nah dengan berbagai kekurangan kanopi PVC, maka kini banyak yang beralih ke material UPVC (unplasticized polyvinyl chloride). Ialah kanopi alderon, yang dikenal lebih ramah lingkungan dan punya permukaan bergelombang serta berongga.

    Dilansir dalam laman Alderon, karakteristik uPVC lebih kaku dan tidak mengalami proses plastisisasi. Bahan ini bebas dari kandungan BPA dan memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap api.

    Kandungan klorin (garam) dalam uPVC berperan dalam menghambat penyebaran api dan aliran listrik, sehingga material ini tidak mudah terbakar. Malah, bahan kanopi ini bukan cuma mampu meredam bising hujan, tapi juga meredam panas sehingga membuat ruangan menjadi lebih sejuk dan dingin.

    Di tengah segala kelebihannya, kanopi bahan ini punya kekurangan yakni harga yang agak lebih mahal. Selain itu, pilihan warnanya cenderung lebih sedikit. Kanopi alderon lebih banyak dipakai di hunian model modern.

    Harga kanopi alderon terkini dimulai dari harga Rp 550 ribu per meter, dalam laman Pro Konstruksi. Namun, harga dapat berubah tergantung jenis dan ketebalannya.

    3. Kanopi Solarflat

    Solarflat merupakan jenis kanopi yang terbuat dari lembaran polycarbonate, sangat cocok untuk rumah di daerah tropis. Semakin tebal material solarflat, semakin baik pula kemampuannya dalam meredam suara dan mencegah kebocoran.

    Solarflat tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, hingga 6 mm. Solarflat terbagi menjadi dua jenis, yaitu plain dan embossed. Versi embossed memiliki keunggulan dalam menjaga suhu ruangan lebih sejuk dibandingkan plain.

    Material ini dikenal tahan lama, kuat, dan tidak mudah pecah. Selain itu juga bisa dikombinasikan dengan penutup kanopi lainnya. Hanya saja, pemasangannya harus teliti sebab rentan bocor jika pemasangan kurang tepat. Pilihan modelnya pun terbatas.

    Dari segi harga, solarflat juga cukup tinggi yakni antara Rp 850 ribu hingga Rp 1,2 juta per meter. Harga ini dapat berubah tergantung jenis dan ketebalannya.

    4. Kanopi Polycarbonate

    Kanopi polycarbonate dibuat dari polimer khusus yang tampilannya menyerupai plastik bening. Kanopi ini sering menjadi alternatif pengganti kaca karena memberikan kesan transparan yang serupa.

    Kanopi polycarbonate tersedia dalam bentuk roll, lembaran, dan per meter. Harga dalam bentuk roll cenderung lebih terjangkau, tetapi tetap bergantung pada jenis dan ketebalannya.

    Material ini punya banyak keunggulan yakni bobotnya ringan, pemasangan relatif mudah, dan tentunya meredam suara bising hujan. Kekuatan polycarbonate juga tahan lama dan mampu menyaring radiasi panas matahari.

    Tapi, warnanya mudah pudar seiring waktu. Selain itu jika pemasangan tidak tepat, dapat menyebabkan kebocoran. Polycarbonate juga cenderung sulit dibersihkan.

    Harganya dalam bentuk roll dan lembaran berkisar rata-rata antara Rp 1.150.000-8.780.000. Dalam laman Monotaro, untuk panjang 11.8 meter, lebar 2.1 meter dan ketebalan 5 mm, seharga Rp 3.999.000-4.499.900, tergantung warna yang dipilih.

    Nah itulah tadi daftar kanopi yang tak bising dari hujan, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, dan harganya. Pemilihan yang tepat tergantung pada kebutuhan, desain rumah, serta anggaran yang tersedia. Semoga membantu!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Tinggi Ideal Tangga yang Dianjurkan dalam Islam? Ini Ketentuannya



    Jakarta

    Pagar merupakan komponen penting pada rumah yang berfungsi sebagai pelindung dan membatasi pandangan dari luar ke dalam rumah. Tinggi tangga bermacam-macam, ada yang lebih pendek dari tinggi manusia, ada yang dua kali lebih tinggi dari tinggi rata-rata manusia.

    Ternyata dalam Islam terdapat aturan mengenai tinggi pagar rumah lho. Pemilik rumah tidak bisa sembarangan membuat pagar apalagi sampai merugikan tetangga dan orang terdekat.

    Mengutip dari artikel ilmiah berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, dijelaskan bahwa pagar rumah sebaiknya terbuat dari plester batu bata.


    Pagar plester batu bata berarti berupa dinding yang kokoh yang tidak bergerak. Hal ini bertujuan untuk pelindung privasi penghuni rumah, terutama wanita. Biasanya wanita menjemur pakaian di halaman rumah, maka perlu privasi dengan membuat pagar yang aman dan tak terlihat.

    Hal ini bukan berarti memakai material lain dilarang. Jenis pagar lain masih diperbolehkan, terutama bagi rumah yang area menjemurnya tidak lagi di halaman depan. Namun, tetap diperhatikan pagar tersebut dapat menutupi privasi pemilik rumah terutama wanita.

    Terkait ketinggian pagar, dalam artikel disebut disebutkan bahwa tinggi pagar sebaiknya melebihi ketinggian mata. Alasannya masih sama, yakni privasi. Dengan demikian, para wanita dapat dengan bebas mengerjakan pekerjaan rumah atau menjemur pakaian tanpa mengenakan jilbab.

    Meskipun tidak disebutkan secara rinci dalam bentuk angka, ketinggian pagar sebaiknya tidak boleh terlalu tinggi. Hal ini supaya hubungan dengan tetangga dapat terus terjalin. Mengutip dari artikel ilmiah berjudul ‘Of Fences and Neighbours: An Islamic Perspective on Interfaith Engagement For Peace’ oleh Ingrid Mattson, pagar rumah sebaiknya tidak boleh terlalu tinggi sampai menimbulkan bayangan sangat besar di halaman rumah tetangga.

    Pagar rumah yang terlalu tinggi sampai menimbulkan bayangan dapat menghalangi cahaya matahari masuk ke area rumah tetangga. Hal ini merujuk pada hadits Rasulullah sebagai etika atau moral bagi umat muslim yang berbunyi la darara wa la dirar yang artinya tidak diperbolehkan menyebabkan kerugian atau membalas kerugian.

    Terpisah, menurut arsitek Denny Setiawan dalam aturan tertulis sebenarnya terdapat kebijakan mengenai ketinggian pagar, yakni maksimal 1,5 meter.

    “Sebenarnya ya, secara aturan pagar itu cuma boleh ketinggiannya 1,5 meter,” ucap Denny kepada detikProperti, Rabu (26/3/2025).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bentuk CCTV Indoor dan Outdoor di Rumah Berbeda, Begini Anjurannya



    Jakarta

    Saat ini keberadaan CCTV sangat penting untuk keamanan di rumah. Perangkat ini dapat mengawasi kegiatan yang terjadi di rumah dan sekitarnya selama 24 jam.

    Keberadaannya yang semakin digandrungi dan dibutuhkan membuat banyak produsen berlomba membuat produk CCTV dengan berbagai macam spesifikasi dan kelebihan. Tidak hanya berupa kamera, produk saat ini juga dilengkapi dengan program untuk mendeteksi objek tertentu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, CCTV yang bisa mendeteksi pergerakan mencurigakan, CCTV untuk mengawasi orang sakit, atau CCTV yang dapat mendeteksi kemunculan api atau panas berlebih.

    Lantas, apabila ingin memasang CCTV di rumah, spesifikasi seperti apa yang bakal cocok?


    Solution Advisor Axis Communications Prayudo mengatakan sebenarnya tidak ada aturan khusus dan mengikat untuk pemilihan jenis CCTV. Perangkat ini perlu disesuaikan dengan estetika rumah atau interior.

    Ia memberikan tips cara memilih CCTV yang akan terlihat bagus di rumah. Menurutnya terdapat 2 jenis CCTV berbeda yang dapat digunakan untuk indoor dan outdoor.

    1. CCTV Indoor

    Kamera CCTV domeKamera CCTV dome Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Yudo menyebutkan model CCTV bulat seperti ini sering menjadi pilihan untuk area indoor. CCTV ini disebut dengan dome. Modelnya seperti setengah lingkaran di mana bagian yang rata menempel pada dinding. Bagian bawahnya yang bulat dilapisi dengan penutup bening agar objek di depan kamera dapat terlihat dengan jelas. Kameranya bisa berputar 180 atau 360 derajat.

    Alasan CCTV dome lebih cocok untuk bagian dalam rumah adalah tampilannya yang tidak mencolok. Bahkan bagian badannya bisa dicat disesuaikan dengan warna ruangan.

    “Kelebihan dari dome adalah orang yang ada di sana tidak tahu kamera ini mau (menyorot) ke mana. Di sisi lain, secara bentuk akan lebih blending. Bahkan untuk Axis sendiri itu body-nya bisa di-painting, bisa dicat. Kita juga ada painting instruksinya juga,” kata Yudo dalam acara pembukaan Axis Solution Center di Jakarta, pada Kamis (14/8/2025).

    2. Kamera Outdoor

    Kamera CCTV bulletKamera CCTV bullet Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Sementara itu, untuk bagian luar rumah atau outdoor disarankan memakai kamera CCTV yang berbentuk lonjong seperti leher kamera telezoom. Sebutan untuk bentuk CCTV ini adalah CCTV bullet.

    Menurut Yudo, bentuk CCTV bullet cukup mengintimidasi seperti menyorot langsung pada objek sehingga cocok untuk diletakkan di luar ruangan. Selain itu, kamera harus bisa menyorot objek dengan jelas tanpa terganggu oleh cahaya matahari yang lebih terang.

    “Biasanya kalau di outdoor akan lebih berfokus bagaimana kita bisa merespon terhadap cahaya dari backlight. Karena outdoor itu kan backlightnya lumayan kenceng. Jadi bagaimana objek bisa mendapatkan detail walaupun ada backlight,” ujar Yudo.

    3. Pilih CCTV yang Tidak Mudah Hancur

    Yudo mengungkapkan CCTV harus memiliki ketahanan terhadap beban pada bagian pelindungnya. Skala standar internasional IEC 62262 internasional mengelompokkan nilai ketahanan tersebut dalam sebutan IK. Nilai ketahanan paling tinggi saat ini rata-rata IK10. Namun, Yudo mengungkapkan saat ini sudah muncul juga IK11. Namun, belum banyak produk yang mencapai level ini.

    Produk Axis Communications sendiri sudah mencapai IK10. CCTV ditekan beban 5 kg tidak mengalami kerusakan atau pun retak. Yudo mengatakan untuk CCTV dome, pelindung terluar terbuat dari bahan polycarbonate berkualitas sehingga keras dan tidak mudah dihancurkan.

    4. Konsultasi Sebelum Membeli CCTV

    Hal terpenting ketika hendak membeli CCTV adalah mengetahui lokasi, jumlah, dan harga per unit. Country Manager Axis Communications Johny Dermawan mengungkapkan konsumen dapat berkonsultasi atau membuat simulasi secara online dan gratis melalui laman axis.com. Kemudian, untuk para distributor atau reseller bisa mengunjungi Axis Solution Center di Jakarta.

    “Fasilitas ini berfungsi sebagai galeri teknologi yang menampilkan inovasi terkini untuk menjawab tantangan sistem keamanan. Solution Center ini juga menjadi pusat demonstrasi di mana mitra dan pelanggan dapat secara langsung merasakan produk-produk Axis Communications,” jelas Johny.

    Produk dari Axis saat ini bukan hanya CCTV, melainkan ada speaker, interkom jaringan, dan manajemen video.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • MCB Saja Nggak Cukup, Listrik di Rumah Harus Dilengkapi dengan ELCB



    Jakarta

    Meningkatkan keamanan instalasi listrik sangat penting untuk melindungi keselamatan penghuni rumah.

    Saat ini banyak sekali kejadian seseorang meninggal dunia karena tersetrum listrik. Hal ini disebabkan karena arus listrik yang merambat melalui media yang dapat menghantarkan listrik, seperti air atau perangkat elektronik di rumah.

    Saat ini sudah banyak anjuran untuk menambah perangkat pelindung untuk mencegah kejadian tersebut. Perangkat tersebut bernama ELCB (Earth-Leakage Circuit Breaker).


    Perangkat satu ini mirip dengan MCB (Miniature Circuit Breaker), tetapi fungsinya jauh berbeda. Menurut Electrical Specialist PT Graha Anugrah Elektrindo Moch Ari Wibowo MCB adalah perangkat yang berfungsi sebagai pengaman beban berlebih dan hubung singkat listrik atau source circuit. Sementara itu, ELCB adalah perangkat yang berfungsi sebagai perangkat pengamanan arus bocor agar terhindar dari sengatan arus listrik.

    “ELCB itu fungsinya lebih sensitif daripada MCB. Misalkan amit-amit ada orang kesetrum. Tapi dia ada (pakai) ELCB, itu orangnya nggak bakalan kesetrum. Nanti yang turun si ELCB-nya turun (mematikan listrik di rumah),” jelas Ari saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    Selain iru, ELCB juga sangat berguna untuk rumah yang sering kebanjiran. Air yang masuk ke dalam stop kontak di rumah dapat memberi sinyal kepada ELCB untuk mematikan aliran listrik di rumah. Sebab, apabila air sampai merendam stop kontak, listrik bisa saja menyambar melalui air.

    MCB dan ELCB memiliki bentuk mirip, yakni berupa tombol yang bisa digerakkan untuk aktif dan non aktif. Selain itu, pemasangannya juga bisa dilakukan berdampingan.

    Pemakaian ELCB tidak ada di setiap instalasi rumah, berbeda dengan MCB yang pasti ada di kWh meter. Pemilik rumah harus memasangnya sendiri dengan bantuan ahli listrik. Menurut Ari, pemasangannya bukan dari PLN, melainkan bisa melalui jasa pemasangan instalasi listrik.

    Ari menambahkan selain ada ELCB, saat ini muncul pula produk bernama RCBO atau Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection. Perangkat satu ini merupakan gabungan antara MCB dan ELCB. Dengan memakai RCBO, kWh meter sudah memiliki MCB dan ELCB. Produk ini tentu jauh lebih praktis karena pemilik rumah tidak perlu memasang kedua tombol tersebut secara terpisah.

    Namun, pemasangannya tidak semudah ketika memasang ELCB karena untuk rumah lama yang sudah lebih dulu memiliki MCB, tidak bisa sembarangan mengganti MCB. Sebab, MCB dipasang oleh PLN dan apabila ingin menggantinya harus mendapat persetujuan dahulu.

    Itulah fungsi ELCB bagi instalasi listrik di rumah, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Biaya Bikin Pagar Model Kayu Besi? Segini Kisarannya



    Jakarta

    Pagar rumah tak hanya pembatas atau pelindung teritori rumah, tetapi juga punya andil dalam mempercantik hunian. Salah satu desain pagar yang sering ditemui adalah yang berbahan kayu dan besi.

    Perpaduan material kayu dan besi pada pagar memberi kesan hunian yang minimalis dan estetik. Tak heran kalau banyak yang memilih desain ini.

    Jika pemilik ingin membuat pagar kayu besi, bisa request pembuatan model ini ke vendor pembuat pagar. Pastikan juga ukuran pagar yang ingin dibuat sesuai dengan lebar fasad rumah.


    Kontraktor dari Rebwild Construction Wildan mengatakan idealnya tinggi pagar dibuat sampai menutupi pandangan orang. Minimal tinggi pagar 2 meter, sedangkan maksimal 3 meter. Lalu, panjang pagar tergantung pada lebar fasad rumah.

    Selain itu, pemilik perlu menyiapkan dana untuk pembuatan pagar kayu besi. Berikut perkiraan biaya pembuatan pagar model kayu besi ukuran 2×6 meter yang cocok buat rumah tipe 36.

    Estimasi Biaya Bikin Pagar Kayu Besi

    Biaya penggantian pagar rumah oleh vendor dapat dihitung dengan harga borongan. Menurut Wildan, harga borongan untuk ganti pagar rumah jadi kayu besi dengan kualitas bagus dan tahan lama sebesar Rp 2 juta per meter persegi.

    “Untuk pembuatan pagar minimalis sekitar Rp 2 juta per meter persegi,” kata Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Terdapat variasi harga borongan tergantung pada ketebalan besi hollow yang digunakan. Hal ini bakal mempengaruhi kualitas dan durabilitas pagar.

    Besi hollow untuk harga borongan Rp 2 juta per meter persegi setebal 8 milimeter. Kemudian, harga borongan yang lebih terjangkau ada di angka Rp 1,5 juta per meter persegi dengan ketebalan besi hollow 5 milimeter. Lalu, harga Rp 1,2 juta per meter persegi besi hollow-nya setebal 3 meter persegi.

    Menurutnya, banyak pemilik rumah memilih harga borongan Rp 1,2-1,5 juta per meter persegi. Namun, kualitas pagar dengan harga tersebut terbilang sangat standar.

    “Prinsip bikin rumah itu ada harga ada kualitas sebenarnya,” ucapnya.

    Adapun harga borongan sudah termasuk pembelian material, upah tukang las, hingga pemasangan. Bahan yang dipakai antara lain besi hollow, cat minyak, cat besi, roda, rel, dan conwood atau glassfibre reinforced concrete (GRC).

    Selain itu, motif papan kayu pada pagar bisa menggunakan material conwood atau GRC. Kedua bahan tersebut dinilai mempunyai durabilitas yang bagus serta dirancang untuk penggunaan outdoor. Akan tetapi, ia lebih menganjurkan material conwood karena lebih tebal.

    Lalu, pemilik rumah juga bisa menentukan model cara buka pagar. Tentukan antara pakai model rel atau engsel pagar.

    Berikut perhitungan total estimasi biaya untuk ganti pagar menjadi minimalis dengan model besi kayu. Sebagai catatan, ukuran pagar 2×6 meter berarti luasnya 12 meter persegi.

    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 2 juta/m2 : 12 x Rp 2 juta = Rp 24 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,5 juta/m2 : 12 x Rp 1,5 juta = Rp 18 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,2 juta/m2 : 12 x Rp 1,2 juta = Rp 14,4 juta

    Sebaiknya pemilik rumah menyiapkan dana sekitar Rp 14,4 juta hingga Rp 24 juta untuk membuat pagar rumah jadi model besi kayu.

    Sebagai catatan, biaya tersebut tergantung pada ketebalan besi hollow dan wilayah rumah. Harga dalam simulasi ini berlaku untuk wilayah Jabodetabek saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini.

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Peralatan yang Wajib Ada di Rumah, Jika Disepelekan Siap-siap Menyesal!



    Jakarta

    Memiliki rumah sendiri tentu menimbulkan rasa kebahagiaan, terlebih jika itu adalah rumah impian. Namun di sisi lain, memiliki rumah artinya juga harus paham tentang tanggung jawab untuk merawatnya. Perbaikan kecil, dan pengelolaan rumah secara umum menjadi hal penting agar hunian tetap aman dan nyaman untuk ditinggali.

    Kerusakan kecil atau kebutuhan mendesak di rumah bisa terjadi kapan saja, dan sering kali menimbulkan kerepotan jika kita tidak siap. Menyediakan alat-alat dasar di rumah merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mempermudah perawatan sehari-hari dan memastikan pekerjaan rumah dapat dilakukan dengan lancar.

    Dilansir dari situs The DIY Playbook, Sabtu (15/11/2025) ini beberapa peralatan dasar yang harus dimiliki di setiap rumah untuk mempermudah saat terjadi masalah.


    Pita Ukur

    Alat ini membantu untuk memastikan ukuran furnitur atau rak sebelum membeli atau memasang. Tanpa pita ukur, kesalahan ukuran bisa mengganggu seluruh perencanaan perabotan rumah.

    Set Obeng

    Set obeng sangat berguna untuk berbagai keperluan rumah, mulai dari memasang stop kontak, merakit furnitur, hingga mengencangkan engsel pintu. Alat ini menjadi salah satu perlengkapan penting karena sifatnya yang praktis dan serbaguna. Dengan set obeng lengkap, pekerjaan perbaikan maupun perakitan di rumah bisa dilakukan lebih cepat dan efisien.

    Senter

    Senter bukan sekadar alat tambahan, tapi penyelamat saat listrik padam atau untuk menjangkau tempat gelap. Alat ini wajib dimiliki di setiap rumah sebagai solusi untuk permasalahan yang insidental.

    Palu

    Palu merupakan alat penting dalam perbaikan rumah karena fungsinya yang beragam, mulai dari menancapkan paku, melepas paku, hingga membongkar bagian rumah secara ringan. Agar pekerjaan tetap efisien dan aman, pemilihan jenis palu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap pekerjaan.

    Kunci Inggris

    Alat ini digunakan untuk mengencangkan baut maupun memperbaiki pipa yang longgar. Selain itu, juga menjadi salah satu perlengkapan penting di rumah karena bisa menggantikan beberapa ukuran kunci sekaligus, sehingga lebih praktis.

    Pisau Serbaguna dan Tang

    Pisau serbaguna membantu memotong kardus atau bahan lain, sedangkan tang berguna untuk menggenggam, memotong kabel kecil, atau menarik paku. Kedua alat ini melengkapi pekerjaan rumah dengan presisi dan aman.

    Alat Pengukur Ketinggian

    Agar rak, lukisan, atau bingkai terpasang lurus, alat pengukur ketinggian atau level menjadi kunci untuk mendapatkan hasil yang rapi. Alat ini membantu memastikan setiap pemasangan tepat dan seimbang. Dengan penggunaannya, tampilan rumah terlihat lebih presisi dan tertata dengan profesional meski menggunakan alat yang sederhana.

    Kotak Alat

    Semua alat akan lebih mudah ditemukan dan tertata rapi jika disimpan di satu tempat khusus. Kotak alat membantu mengorganisir peralatan sehingga Anda tidak perlu membuang waktu mencarinya saat dibutuhkan. Dengan kotak alat yang teratur, setiap pekerjaan perbaikan atau perawatan rumah bisa dilakukan lebih cepat dan efisien.

    Perlengkapan Keamanan

    Keselamatan diri merupakan hal utama saat melakukan perbaikan rumah, sehingga penggunaan alat pelindung seperti kacamata, sarung tangan, dan masker sangat penting. Dengan mengutamakan perlindungan diri, pekerjaan menjadi lebih aman dan berjalan dengan lebih lancar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com