Tag: pemasangan

  • Cara Mengukur Gorden yang Benar biar Rumah Makin Keren


    Jakarta

    Mengukur gorden dengan benar adalah langkah penting untuk memastikan tampilan rumah yang rapi dan sesuai dengan desain interior kamu. Tidak hanya berfungsi sebagai pelindung privasi, gorden juga memiliki peran dekoratif yang besar dalam ruangan.

    Jika kamu berencana membeli gorden baru atau membuat gorden custom, panduan ini akan membantu kamu mengukur dengan tepat dan memastikan pemasangannya sesuai.

    Tentukan Lokasi Pemasangan Gorden

    Langkah pertama adalah memutuskan di mana gorden akan dipasang, ada dua opsi utama yaitu, gorden akan dipasang di dalam batas-batas bingkai jendela, memberikan tampilan yang lebih minimalis dan rapi.


    Ini cocok untuk jendela kecil atau ruangan yang mengutamakan kesederhanaan, dan pemasangan di luar bingkai biasanya memberikan ilusi jendela yang lebih besar dan lebih cocok untuk gorden yang lebih panjang dan dramatis.

    Cara Mengukur Lebar Gorden

    Untuk pemasangan dalam bingkai, kamu bisa menggunakan penggaris atau meteran untuk mengukur lebar jendela dari tepi kiri bingkai ke tepi kanan bingkai, jangan lupa untuk mengambil ukuran di tiga titik berbeda atas, tengah, dan bawah untuk memastikan akurasi.

    Untuk pemasangan luar bingkai, ukurlah lebar dari tepi kiri ke tepi kanan jendela, lalu tambahkan 10-20 cm di setiap sisi. Penambahan ini berfungsi untuk memastikan gorden dapat sepenuhnya menutupi jendela dan sedikit area dinding di sekitarnya, memberikan tampilan yang lebih elegan.

    Cara Mengukur Tinggi Gorden

    Melansir factorydirectblinds.com, disarankan untuk menggunakan alat ukur seperti leveler atau waterpas saat mengukur tirai yang dipasang di luar, karena alat ini membantu memastikan bahwa tirai terpasang dalam posisi yang benar-benar lurus. Untuk pemasangan dalam bingkai, ukurlah tinggi dari bagian atas bingkai ke bagian bawah, sesuai dengan panjang gorden yang diinginkan.

    Jika kamu ingin gorden menggantung hingga lantai, pastikan untuk mengukur hingga titik di mana kamu menginginkan gorden berakhir, dan untuk pemasangan luar bingkai, kamu harus mempertimbangkan di mana batang gorden akan dipasang.

    Sebagai aturan umum, batang biasanya dipasang sekitar 10-20 cm di atas bingkai jendela. Setelah menentukan posisi batang, ukur dari sana hingga titik di mana gorden akan berakhir, apakah itu tepat di bawah jendela, sepertiga ke lantai, atau hingga menyentuh lantai.

    Pertimbangkan Kelebihan Kain untuk Efek Lipat

    Jika kamu menginginkan gorden dengan efek lipatan atau tampilan yang lebih tebal, tambahkan lebar gorden. Umumnya, untuk tampilan yang berlipat-lipat, ukuran lebar gorden sebaiknya 2-3 kali lebar jendela, ini akan memberikan tampilan gorden yang lebih mewah dan penuh.

    Pilih Jenis Gorden yang Sesuai

    Jenis kain gorden akan memengaruhi cara kamu mengukur. Gorden tipis seperti sheer mungkin membutuhkan lebih banyak kain untuk memberikan privasi, sementara gorden blackout yang lebih tebal membutuhkan ukuran yang lebih pas agar fungsionalitas maksimalnya tetap terjaga.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bagusan Kanopi Spandek atau Alderon? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Ketika memilih kanopi, banyakan dihadapkan dengan pilihan antara kanopi spandek dan alderon.

    Keduanya menawarkan keunggulan tersendiri dalam hal estetika, ketahanan, dan fungsionalitas.

    Kanopi sendiri adalah struktur atap yang digunakan untuk memberikan perlindungan area outdoor. Selain fungsinya sebagai pelindung, kanopi juga jadi elemen estetika yang bisa mempercantik tampilan bangunan.


    Perbedaan karakteristik material, daya tahan terhadap cuaca, dan biaya pemasangan membuat pilihan ini semakin menarik untuk dianalisis.

    Mengenal Atap Spandek

    Spandek adalah jenis atap yang terbuat dari lembaran metal modern terdiri dari campuran zinc dan alumunium. Bentuknya lembaran bergelombang persegi.

    Atap spandek cenderung tipis, sehingga mudah penyok (apalagi ketika diinjak pada saat pemasangan)

    Biasanya, kanopi spandek digunakan untuk bangunan komersial, gudang, dan rumah hunian.

    Atap jenis ini memungkinkan variasi dalam penampilan dari yang minimalis hingga modern, karena desainnya sederhana. Terlebih, tampilan spandek kontemporer menarik secara estetika.

    Kelebihan Kanopi Spandek

    • Ketahanan terhadap benturan
    • Ekonomis
    • Banyak variasi tampilannya
    • Spandek ringan namun kuat dan kokoh
    • Tahan karat

    Kekurangan Kanopi Spandek

    • Punya daya serap panas yang tinggi
    • Tidak tahan korosi terhadap adukan semen atau mortar
    • Tidak tahan bahan kimia
    • Spandek cenderung tidak dilengkapi lapisan pelindung UV
    • Kurang bisa meredam suara, sehingga bisa bising saat hujan.

    Mengenal Atap Alderon

    Mengutip situs Alderon (PT Impack Pratama Industri Tbk), alderon adalah atap yang terbuat dari bahan Unplasticizide Polyvinyl Chloride (uPVC) yang diformulasikan dan direkayasa ulang.

    Umumnya, atap alderon punya ketebalan sekitar 10 mm. Struktur atap alderon berongga, rongga udara tersebut mampu meredam panas sangat baik. Tak heran jika jenis atap ini membuat ruangan di bawahnya menjadi lebih sejuk.

    Kelebihan Alderon

    • Sangat kuat dan kokoh
    • Mudah dibersihkan
    • Biaya perawatannya rendah
    • Ramah lingkungan
    • Mudah dipotong
    • Tidak merambatkan api dan tidak mudah terbakar
    • Mampu untuk meredam panas
    • Tidak mudah luntur dan tahan lama
    • Tidak berkarat
    • Tahan bahan kimia
    • Alderon kedap suara sehingga tidak berisik saat hujan.

    Kekurangan Alderon

    • Harga yang relatif mahal
    • Pilihan warnanya sedikit

    Dalam memilih antara kanopi spandek atau Alderon, penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor seperti kebutuhan fungsional, estetika, dan anggaran yang tersedia.

    Dengan memahami perbedaan dan kelebihan masing-masing, semoga detikers bisa membuat keputusan yang tepat.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Jenis dan Material Talang Air yang Cocok buat Rumah Kamu


    Jakarta

    Talang air berperan penting untuk mengalirkan air hujan menjauhkan dari atap, loteng, dan fondasi rumah. Talang air juga melindungi dinding, sehingga mencegah kerusakan akibat air, seperti banjir, korosi, jamur, dan lumut.

    Memilih jenis talang air untuk desain rumah menjadi pertimbangan penting. Talang air hujan tersedia dalam berbagai jenis dan material. Untuk memilih sistem talang air yang tepat untuk rumah kamu, penting untuk memahami berbagai jenis talang air.

    Dilansir Better Homes & Gardens, Rabu (23/10/2024), berikut berbagai material dan jenis talang air perlu kamu ketahui.


    Material Talang Air

    1. Vinyl

    Talang Air Plastik/PVC Foto: Getty Images/sergei scherbak

    Talang air vinyl terbuat dari Plastik Polivinil Klorida (PVC) dan dapat bertahan hingga 10 sampai 20 tahun. Talang air ini tahan lama dan mudah dipasang. Untuk rumah yang berada di daerah dengan curah hujan ekstrem dan cuaca basah, material ini menjadi pilihan praktis.

    2. Aluminium

    Talang air aluminium bersifat ringan dan tahan karat, sehingga dapat bertahan lama. Namun, material ini memiliki risiko retak yang lebih tinggi dibandingkan talang logam lainnya.

    Rata-rata talang aluminium memiliki masa pakai hingga 20 sampai 30 tahun. Talang aluminium tanpa sambungan adalah pilihan yang optimal, tetapi ketebalannya bervariasi tergantung pada iklim di daerah kamu.

    3. Tembaga

    Talang Air Tembaga Foto: Getty Images/iStockphoto/alacatr

    Tembaga adalah material yang sangat tahan lama untuk talang air karena tidak akan bengkok atau berkarat bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem.

    Talang air tembaga memiliki kilau indah yang tahan lama, tetapi harganya bisa sangat mahal. Hal itu karena talang air dengan material ini dapat bertahan hingga 60 tahun, bahkan terkadang bertahan lebih lama dari atap itu sendiri.

    4. Seng

    1431261691 Foto: Getty Images/OceanProd

    Material ini juga menjadi bahan talang air yang bisa bertahan lebih lama. Talang air ini mudah dirawat dan tahan karat. Seng memiliki patina yang dapat menutup sendiri, sehingga mencegah goresan atau retakan.

    Rata-rata talang air material seng memiliki masa pakai yang cukup lama hingga 80 tahun. Harga talang ini juga lumayan terjangkau.

    Jenis-jenis Talang Air

    1. Talang Setengah Lingkaran

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang ini berbentuk setengah lingkaran dengan bibir melengkung yang tampak bagus. Talang setengah lingkaran lebih mahal karena pilihan bahan yang digunakan untuk membuatnya.

    Talang ini memiliki permukaan bagian dalam yang halus, sehingga mudah dibersihkan dari serpihan dan daun. Talang setengah lingkaran biasanya mudah dirawat dan tersedia dalam berbagai ukuran dan lebar.

    2. Talang Air Berbentuk Kotak

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang air berbentuk kotak paling umum digunakan untuk bangunan komersil karena ukurannya yang besar. Talang air ini paling cocok digunakan di daerah dengan curah hujan yang tinggi dan untuk atap yang besar.

    3. Talang Air Model K

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang air model K terlihat seperti kubus cengkung dengan bagian atas terbuka. Talang air ini memiliki bagian belakang yang datar dan bentuk bersudut. Talang jenis ini memberi tampilan fasad yang modern.

    Talang air ini tidak memerlukan bracket dan aksesoris untuk pemasangan yang mudah, tetapi talang air model K dianggap memerlukan lebih banyak perawatan dibanding jenis lainnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini 4 Cara Perbaiki Kebocoran Listrik di Rumah


    Jakarta

    Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya. Kondisinya dapat berbahaya karena listrik dapat menyambar ke benda atau bahkan penghuni rumah.

    Menurut SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya kebocoran listrik akan lebih berbahaya apabila dekat dengan media yang sifatnya penghantar listrik seperti besi dan air.

    “Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti pada Kamis (31/10/2024).


    “(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

    Selain dapat membahayakan keselamatan, kebocoran listrik juga dapat memicu korsleting listrik dan kebakaran. Peralatan listrik juga jadi cepat rusak karena daya yang diterima bisa jadi lebih besar dari yang bisa diproses.

    Kerugian lainnya adalah tagihan listrik dipastikan membengkak setiap bulan karena pemakaian listrik yang berlebihan meskipun sudah mengurangi penggunaan perangkat elektronik.

    “Tagihan listrik kita kan naik terus ya, maksudnya kayak gede. Jadi kenapa sih masyarakat sering kan kontraknya saya agak bengkak itu (karena kebocoran listrik),” jelasnya.

    Cara Mengatasi Kebocoran Listrik

    1. Cek Listrik di Rumah Bocor atau Tidak

    Apabila kamu merasa tagihan listrik tiap bulan besar nominalnya, sementara penggunaan listrik tidak seberapa, coba periksa kebocoran listrik melalui meteran listrik atau kWh meter. Pastikan meteran listrik di rumah berjenis pra bayar yang memiliki tombol.

    Pada saat mengecek ini, kamu harus mematikan semua perangkat listrik dan mencabut kabel dari stop kontak. Lalu, meteran listrik juga dalam keadaan mati. Setelah itu pencet angkat ’44’ lalu enter.

    Lihat angka yang muncul di layar. Apabila yang muncul angka ‘0’ maka listrik di rumah tidak bocor. Namun, apabila muncul angka lain, maka listrik di rumah kamu mengalami kebocoran.

    “Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” ungkapnya.

    2. Laporkan ke PLN

    Kamu harus segera melaporkan temuanmu itu PLN, bisa dengan menghubungi nomor bantuan atau melalui aplikasi yakni PLN Mobile. Masuk ke fitur ‘ListriQu’ di aplikasi PLN Mobile lalu jelaskan keluhan listrik di rumah.

    3. Tunggu Petugas PLN Datang

    Agar kerusakan tidak parah, lebih baik menunggu pemeriksaan dari PLN. Biaya pemeriksaan tidak dipungut biaya operasional apa pun.

    “Ya (gratis) misalkan hanya pengaduan, kita datang pengecekan,” ujarnya.

    4. Penggantian Kabel

    Apabila letak masalahnya pada pemasangan kabel atau kondisi kabel yang sudah tidak layak, maka ada pergantian kabel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Pakai AC Cassette di Rumah


    Jakarta

    Ketika cuaca panas menyengat, kenyamanan di rumah menjadi prioritas utama. Salah satu solusi yang efektif untuk menjaga suhu tetap sejuk adalah dengan menggunakan AC cassette.

    AC cassette merupakan jenis AC yang dipasang di plafon rumah. Hal itu terkadang dipilih karena hampir tidak terlihat.

    Namun, sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan AC jenis ini, perhatikan dulu kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.


    Kelebihan Memakai AC Cassette

    Menjaga Tampilan Dinding

    Melansir Metropolitan Air Conditioning, pada Sabtu (2/11/2024), memasang AC cassette langit-langit dapat memberikan berbagai keuntungan, salah satunya adalah membebaskan ruang dinding kamu yang berharga.

    Berbeda dengan AC cassette, AC dengan model split atau AC yang ditempel di dinding biasanya, pemasangan komponen unit internal memerlukan ruang di dinding.

    Namun, AC cassette memungkinkan kamu untuk menggunakan kembali ruang dinding tersebut untuk hal lain, seperti menggantung karya seni atau foto keluarga, karena unit dalam ruangan dipasang di langit-langit.

    Efisiensi Energi

    Sistem AC cassette dapat dengan cepat dan efisien mencapai suhu ruangan yang kamu inginkan, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan energi untuk memanaskan atau mendinginkan ruangan lebih lama dari yang diperlukan.

    Hal ini akan menurunkan konsumsi energi kamu. Setelah suhu yang diinginkan tercapai, AC akan mengurangi penggunaan energinya, menjadikannya pilihan yang lebih hemat energi.

    Biaya Perawatan Murah

    Sistem AC cassette sangat mudah dalam hal perawatan, biasanya hanya memerlukan pembersihan ventilasi setiap dua minggu dan penggantian filter secara rutin. AC cassette cocok untuk berbagai ukuran ruangan, baik kamu tinggal di apartemen kecil atau rumah yang luas. Semua tergantung pada ukuran kipas dan daya keluaran yang paling sesuai dengan ukuran ruangan, yang bisa ditentukan oleh teknisi AC berlisensi.

    Penyaluran Udara yang Baik

    Banyak orang menganggap ini sebagai salah satu keunggulan utama. Kita semua memahami prinsip dasar ilmu pengetahuan bahwa udara panas cenderung naik dan udara dingin turun.

    Prinsip ini, ditambah dengan kipas internal yang sangat efisien, memungkinkan distribusi udara dengan suhu yang merata di seluruh sudut ruangan.

    AC cassette memiliki desain yang estetis, mudah dalam perawatannya, memproduksi sedikit suara di dalam ruangan, serta memberikan kenyamanan dan efisiensi energi yang luar biasa.

    Dengan semakin banyak produsen yang menghadirkan sistem cassette hemat energi untuk penggunaan rumah, jelas ada alasan kuat untuk menganggapnya sebagai salah satu solusi terbaik untuk pemanasan dan pendinginan di rumah.

    Kekurangan Memakai AC Kaset

    Ketidaksesuaian Ruang

    AC cassette dilengkapi dengan berbagai fitur dan manfaat yang menjadikannya pilihan yang tepat untuk banyak rumah. Namun, ada juga fitur tertentu yang mungkin membuatnya kurang cocok untuk properti kamu.

    Keterbatasan ruang di atap untuk pemasangan unit dalam ruangan AC bisa berarti bahwa unit tersebut tidak cocok untuk rumah kamu. Ini bisa disebabkan oleh desain atap kamu, atau oleh keberadaan sistem pencahayaan atau kipas langit-langit yang menghalangi.

    Kebisingan Komponen Eksternal

    Meskipun unit internal AC kamu mungkin beroperasi dengan tenang, unit eksternalnya bisa menghasilkan suara yang cukup bising. Jika rumah kamu dekat dengan tetangga, kamu mungkin perlu mempertimbangkan lokasi pemasangan unit luar ruangan.

    Harga Pembelian Mahal

    Berbeda dengan AC sistem split biasa, kamu mungkin akan menemukan bahwa unit cassette memiliki harga yang lebih tinggi, baik saat pembelian maupun saat pemasangan.

    Kebutuhan Lebih dari Satu Unit

    Seperti sistem yang dipasang di dinding, kamu akan perlu memasang beberapa unit. Meskipun unit-unit tersebut dapat memanaskan dan mendinginkan ruangan terbuka yang luas, kamu memerlukan lebih dari satu unit untuk menciptakan aliran udara dan memengaruhi suhu di seluruh rumah.

    Jika kamu tinggal di rumah bertingkat, unit AC cassette langit-langit mungkin tidak cocok untuk memanaskan atau mendinginkan seluruh rumah. Ini sering kali disebabkan oleh keterbatasan ruang di langit-langit untuk mendukung pemasangan yang memadai.

    AC Keset Lebih Baik Dibanding yang Lain?

    Ada berbagai pilihan untuk pemanas dan pendingin ruangan di rumah, salah satunya adalah AC cassette. Unit AC cassette dipasang di langit-langit, membuatnya ideal untuk menghemat ruang. Unit ini mendistribusikan udara dingin secara merata, sehingga mengurangi titik panas.

    AC cassette memerlukan langit-langit palsu, yang berarti akan ada pekerjaan struktural tambahan di rumah kamu. Perawatannya juga bisa lebih rumit karena posisinya, sehingga perawatan rutin menjadi sangat penting.

    Apakah AC cassette lebih baik daripada opsi lain tergantung pada kebutuhan dan anggaran kamu. Jika kamu mencari solusi yang ramping dan tidak mencolok dengan pendinginan yang merata, serta tidak keberatan dengan biaya awal yang lebih tinggi, ini bisa menjadi pilihan yang ideal.

    Namun, jika anggaran kamu terbatas atau lebih memilih instalasi yang lebih sederhana, kamu mungkin ingin mempertimbangkan sistem hemat energi lainnya seperti unit sistem split atau AC siklus terbalik.

    Pada akhirnya, pilihan terbaik untuk rumah kamu akan bergantung pada kondisi unik kamu, jadi penting untuk mempertimbangkan dengan cermat kelebihan dan kekurangan sebelum membuat keputusan.

    Apakah AC Kaset Langit-langit Pilihan Terbaik untuk Rumah?

    Jadi, kita sampai pada pertanyaan penting mengenai bagaimana unit AC cassette dibandingkan dengan solusi pemanasan dan pendinginan lainnya, dan apakah ini pilihan terbaik untuk rumah kamu.

    Jika kamu membandingkan sistem AC cassette dengan sistem split yang terpasang di dinding, unit cassette biasanya lebih mahal untuk dibeli dan dipasang.

    Namun, unit ini dapat dipasang di rongga langit-langit, bukan di dinding. Hal ini memungkinkan aliran udara multiarah, yang memberikan cakupan pemanasan dan pendinginan yang lebih luas di ruang yang lebih besar, sering kali dengan efisiensi energi yang lebih baik.

    Ketika membandingkan AC cassette dengan sistem saluran penuh, yang juga memiliki biaya tinggi untuk pembelian dan pemasangan, keunggulan utama sistem saluran adalah kemampuannya untuk memanaskan atau mendinginkan seluruh rumah hanya dengan satu sistem.

    Di sisi lain, kamu perlu memasang beberapa unit AC cassette di seluruh rumah. Kamu mungkin menemukan bahwa perawatannya sedikit lebih mudah dengan sistem cassette, karena kamu tidak perlu khawatir tentang pembersihan saluran.

    Secara keseluruhan, AC cassette langit-langit merupakan pilihan yang baik untuk rumah kamu, sebanding dengan sistem saluran atau model sistem split yang lebih tradisional. Semuanya tergantung pada kebutuhan dan desain rumah kamu.

    Kamu akan memerlukan cukup ruang di langit-langit untuk pemasangan, dan biaya untuk pembelian serta pemasangannya mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan opsi lain. Namun, dengan kemampuan pemanasan dan pendinginan yang luar biasa, efisiensi energi, dan operasi yang sangat senyap, ada manfaat yang dapat kamu nikmati sepanjang tahun.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menentukan Posisi Lampu yang Sesuai di Tiap Ruangan, Nggak Melulu di Plafon



    Jakarta

    Pencahayaan bisa mengubah tampilan dan suasana di rumah. Bahkan jika di rumah kamu perabotannya sederhana dan tidak terlihat mewah, kamu bisa menambahkan beberapa pencahayaan agar tampilannya lebih elegan dan nyaman dilihat.

    Cara mengubah tampilan ruangan lewat pencahayaan adalah dengan menempatkan lampu di titik tertentu, bukan hanya di tengah plafon. Selain itu, bisa pula memainkan tingkat keterangan lampu hingga warna lampu. Bahkan, sebenarnya setiap ruangan seharusnya memakai jenis lampu yang tingkat pencahayaan berbeda-beda lho. Dengan begitu kamu nyaman saat beraktivitas di ruangan tersebut dan tidak mengganggu penglihatan.

    Dikutip dari laman HGTV, Sabtu (2/11/2024) berikut cara memilih lampu yang sesuai untuk setiap ruangan di dalam rumah.


    Kamar Tidur

    Saat berada di kamar tidur, kamu memerlukan pencahayaan yang lembut sehingga membantu tubuh untuk beristirahat. Daripada di atas plafon, kamu bisa memasang lampu di kedua sisi kasur dengan lampu berdiri, lampu meja, ataupun lampu tembok yang rendah.

    Posisi yang dekat dengan tempat tidur juga membantu kamu saat akan membaca buku sebelum tidur. Kamu bisa juga memasang penerangan sekitar lemari pakaian baik di luar atau di dalamnya.

    Ruang Keluarga

    Saat ini banyak sekali inovasi tata pencahayaan di ruang keluarga. Saat dilihat, memang ruangan tersebut terang tetapi bukan dari satu lampu di atas, melainkan lampu yang menyebar di beberapa titik.

    Hal ini untuk menghindari terciptanya bayangan sehingga kamu bisa membaca buku, nonton TV, atau beraktivitas bersama dengan pencahayaan maksimal. Biasanya lampu ini lokasinya di sela-sela plafon, di dekat tangga, di dinding, atau lampu downlight di plafon yang jumlahnya lebih dari satu. Bisa juga kamu meletakkan lampu-lampu di dekat barang seperti rak buku, lukisan, hingga tanaman.

    Ruang Kerja

    Setelah pandemi, banyak keluarga akhirnya membuat ruang kerja di rumah karena lebih sering work from home. Cara menentukan pencahayaan yang tepat cukup mudah yakni tentukan dahulu pusat kegiatan kamu yang dirasa butuh pencahayaan maksimal.

    Daripada mengandalkan lampu di atas kepala, kamu bisa menambahkan lampu meja, lampu tiang, atau cove lighting ataupun lampu dinding yang memancarkan cahaya ke arah langit-langit.

    Dapur

    Pemasangan lampu di tengah plafon baru tepat jika berada di dapur. Sebab, dapur ruangannya jauh lebih kecil dan membutuhkan pencahayaan yang cukup terang. Maka dari itu, kamu sering melihat jika wastafel biasanya ditempatkan dekat jendela karena untuk mendapatkan pencahayaan alami.

    Selain memasang lampu utama di tengah plafon, menempatkan pencahayaan di bawah kabinet juga bagus untuk menerangi permukaan countertop. Lalu, kamu dapat menggunakan cove lighting sepanjang dua sisi tembok yang berhadapan untuk menciptakan ambient jika ingin menghindari lampu downlight atau gantung.

    Kamar Mandi

    Kamar mandi juga bisa memakai lampu plafon. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan lampu di sekitar cermin agar penerangannya bagus dan muka terlihat lebih jelas.

    Ruang Makan

    Ruang makan sebaiknya memasang lampu gantung atau plafon tepat di atasnya. Lampu yang agak redup bisa menjadi pilihan untuk menciptakan atmosfer tenang saat makan.

    Sebagai tambahan, kamu bisa menggunakan cove lighting di dua sisi ruangan yang berhadapan ataupun dua lampu dinding di samping furnitur yang menempel dinding.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Semua Tempat Cocok, Hindari Pasang AC di 5 Tempat Ini!


    Jakarta

    AC (Air Conditioner) atau pendingin ruangan merupakan salah satu perangkat elektronik yang saat ini banyak digunakan di rumah. Perangkat ini dapat mendinginkan suhu ruangan dengan instan dan bisa diatur sesuai dengan kebutuhan pemakainya.

    Perangkat ini biasanya dipakai di dalam kamar, ruang tamu, ruang keluarga, bahkan ada pula yang di dapur. Namun, kamu harus tahu jika tidak setiap area di dalam rumah cocok dipasang AC lho. Ada beberapa lokasi yang dapat mempengaruhi kinerja AC.

    Lantas, area mana saja yang harus dihindari? Melansir dari House Digest, berikut beberapa tempat yang sebaiknya tidak dipasang AC.


    1. Dekat Barang dan Area yang Mudah Terbakar

    AC lebih baik dipasang di tempat yang terisolasi atau tertutup. Udara panas di luar akan sulit masuk sehingga AC bisa bekerja maksimal mendinginkan udara. Maka dari itu, AC tidak cocok berada di ruangan yang mudah terbakar seperti cerobong asap, tungku api, kompor atau dekat oven yang terbuka.

    Dekat dengan sumber panas membuat sistem pendingin AC bekerja 2x lebih keras karena harus membuat ruangan dingin, sementara sumber panas tetap menyala. Maka dari itu, memakai AC di dapur ada posisi khusus penempatannya yakni tidak boleh anginnya mengarah langsung ke kompor.

    2. Tempat Terpanas di Rumah

    Fungsi AC memang untuk mendinginkan ruangan, tetapi ketika ruangan tersebut lebih banyak terkena sinar matahari, lebih sulit untuk didinginkan. AC akan bekerja 2x lebih keras agar ruangan tersebut dingin seperti yang diinginkan penghuninya. Jika AC dibiarkan seperti ini, lama-lama akan timbul masalah pada mesin.

    Sebagai solusi, kamu bisa menghalau sinar matahari masuk ke dalam ruangan dengan memasang tirai. Apabila kamu sedang tahap pembangunan, bisa mengukur arah matahari akan mengarah ke mana.

    Selain sinar matahari, uang dari dapur atau asap panas yang dihasilkan di dalam rumah juga harus jauh dari lokasi AC dipasang.

    3. Lokasi yang Tersembunyi

    Beberapa orang ada yang memasang AC di tempat tersembunyi terutama untuk AC outdoor. Alasannya agar tampilan rumah enak dilihat. Menurut mereka, menampakkan AC outdoor dapat merusak dekorasi rumah.

    Mereka menutupi keberadaan AC outdoor dengan memasang penutup atau memasang penghalang seperti tanaman atau lemari. Cara ini justru membuat AC jadi cepat rusak karena udara panas dari unit tidak dapat terbuang dan justru kembali ke dalam sirkulasi AC.

    Solusinya, kamu boleh menutupinya tetapi jangan meletakkan barang apa pun di depan baling-balingnya sehingga udara panas dapat dibuang.

    4. Tempat yang Banyak Perangkat Elektronik Berdaya Besar

    AC adalah salah satu perangkat elektronik yang membutuhkan daya yang besar. Saat perangkat ini dihidupkan dari aliran listrik yang juga digunakan untuk perangkat berdaya besar lainnya, listrik di rumah kamu bisa tiba-tiba mati.

    Kondisi ini dapat memicu kerusakan pada mesin AC. Selain itu, bisa juga memicu korsleting listrik dan kebakaran.

    5. Dekat Tempat Sampah

    Tempat sampah bisa menjadi sumber bau di rumah. Terutama untuk tempat pembuangan sampah bekas makanan. Memasang AC di ruangan yang di dalamnya terdapat tempat sampah justru dapat membawa masalah kesehatan.

    Seperti yang diketahui pemasangan AC lebih baik di dalam ruangan yang tertutup, apabila ada bau menguar dari tempat sampah, seluruh penghuninya bisa mencium bau tersebut. Efek jangka pandeknya bisa menyebabkan masalah pernapasan, nyeri dada, hiperreaktivitas saluran napas. Sedangkan dalam jangka panjang seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Berbagai Jenis Batang Gorden dengan Fungsi dan Estetikanya



    Jakarta

    Batang tirai ataupun gorden merupakan elemen penting dalam dekorasi interior, berfungsi tidak hanya sebagai penggantung tirai tetapi juga sebagai penambah estetika ruangan. Berikut adalah beberapa jenis batang tirai yang umum digunakan.

    Konvensional

    Melansir Dengarden, Rabu (6/11/2024), batang gorden konvensional terbuat dari tiang kayu atau logam dengan berbagai ukuran diameter. Pengecer menyediakan tiang kayu standar dengan panjang tertentu serta batang logam yang dapat disesuaikan.

    Kamu dapat memilih antara batang gorden tunggal atau ganda, yang memungkinkan kamu menggantung kain tipis di bawah gorden privasi. Batang konvensional yang siap pakai biasanya tersedia dalam satu set lengkap dengan braket dinding, finial, dan cincin yang serasi.


    Sementara itu, produsen khusus menawarkan batang gorden yang dibuat sesuai dengan spesifikasi klien. Batang gorden yang dipesan ini cenderung lebih mahal dibandingkan dengan yang dibeli secara langsung.

    Versi kustom ini memberikan kebebasan kepada pemilik rumah untuk merancang tampilan akhir dan konfigurasi sesuai keinginan mereka.

    Batang Melintang

    Batang melintang yang dimiliki nenek kamu bisa menjadi solusi modern untuk menutupi jendela besar. Batang yang serbaguna ini dapat dipasang di langit-langit atau dinding dan mampu menjangkau bentangan jendela yang luas dengan mudah.

    Desain klasiknya kini terlihat sangat stylish, terbuat dari kayu atau logam yang menyerupai tiang gorden.

    Umumnya, batang melintang digunakan bersama gorden berlipit jepit atau kain tipis yang dilengkapi dengan pin gorden. Batang ini terdiri dari rel logam dengan pembawa, di mana pengait gorden dimasukkan ke dalam lubang kecil di bagian bawah setiap pembawa.

    Batang melintang tersedia dalam model satu arah atau dua arah, dan dapat dibuka atau ditutup dengan menarik kabel atau menggunakan remote yang mengeluarkan bunyi klik.

    Kontinental

    Batang gorden kontinental adalah elemen yang sering diabaikan dalam dunia gorden. Batang yang dapat diperluas ini digunakan untuk menggantung gorden dan valances yang memiliki kantong batang.

    Terbuat dari logam berlapis enamel, desain datar batang kontinental sepenuhnya tersembunyi di balik tajuk gorden yang terlipat dan berkerut.

    Batang tirai kontinental tersedia dalam lebar antara 2-1/2 hingga 4 inci, sehingga dapat menampung berbagai kedalaman kantong tirai. Pilihlah gaya batang ini jika kamu mencari metode pemasangan tirai yang lebih ekonomis.

    Lengan Ayun

    Batang lengan ayun memiliki fungsi khusus yang tidak dapat dilakukan oleh jenis batang gorden lainnya. Batang ini mudah dikenali karena dipasang hanya di satu sisi jendela dan beroperasi dengan engsel, sehingga batang atau lengan dapat digeser ke braket yang terpasang di dinding.

    Tirai dapat bergerak maju mundur di atas bukaan jendela. Satu set batang gorden lengan ayun yang dilapisi kain tipis menciptakan penutup yang stylish untuk pintu bergaya Prancis.

    Pertimbangkan juga penggunaan batang lengan ayun untuk jendela di samping pintu dan jendela sempit.

    Ketegangan

    Batang penegang menawarkan cara yang cepat dan mudah untuk menggantung tirai. Dengan adanya pegas dan mekanisme puntir, batang ini tetap stabil pada posisinya, menciptakan tekanan antara ujung batang dan dinding.

    Batang penegang dapat disesuaikan panjangnya, sehingga cocok untuk sebagian besar bukaan jendela berukuran sedang.

    Karena tidak memerlukan sekrup atau perangkat pemasangan lainnya, penggunaan batang ini tidak akan merusak dinding atau rangka jendela. Ujung batang yang dilapisi karet dapat dipasang dengan pas di dalam rangka jendela atau pintu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kontraktor Bangun Rumah Berantakan hingga Bocor, Ini Cara Minta Ganti Ruginya



    Jakarta

    Saat membangun rumah, kamu pasti menginginkan hasilnya rapi sesuai dengan desain yang telah dibuat dan tidak ada kerusakan. Dengan begitu, kamu meminta bantuan ahli seperti kontraktor.

    Namun, pada kenyataannya memakai jasa kontraktor tidak menjamin pembangunan rumah selesai sesuai harapan. Ada pemilik rumah yang mendapati beberapa dinding tidak rata, pemasangan keramik tidak rapi, hingga ditemukan kebocoran setelah hujan deras.

    Kamu sebagai pemilik rumah pasti merasa kecewa bukan? Sudah menghabiskan uang, waktu, dan tenaga menunggu rumah impian selesai. Kira-kira jika kita mengalami hal seperti ini, bisa nggak ya minta ganti rugi ke kontraktor?


    Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat pemberian ganti rugi atau perbaikan tergantung pada kontrak pembangunan di awal. Apabila ada penyataan kontraktor akan bertanggung jawab atas semua kerusakan termasuk setelah rumah selesai dibangun dan dalam masa perawatan, maka pemilik rumah bisa meminta perbaikan. Namun, untuk ganti rugi berbentuk dana, menurutnya itu kembali pada kesepakatan bersama.

    “Rumah itu biasanya ada kontrak, kesepakatan kontraknya itu seperti apa? Ditanya apakah itu masih bisa diperbaiki atau nggak, ya itu kesepakatan kontrak tuh ada. Jadi misalnya rumah udah jadi, kontraktor masih bertanggung jawab pada masa perawatan, berapa lama?” kata Taufiq kepada detikProperti pada Jumat (8/11/2024).

    Taufiq mengingatkan kepada setiap pemilik rumah untuk memahami seputar teknis pembangunan. Apabila tidak mampu, disarankan untuk meminta bantuan ahli seperti arsitek atau penyedia jasa yang paham mengenai progress pembangunan.

    “Cara mudahnya ya, dia mesti ngerti dulu, ngerti dulu. Itu artinya dia mesti tanya-tanya sama kontraktornya. ‘Pak, ngerjain ini gimana?’, ‘Apa aja yang mesti saya bayar?’” ucapnya.

    “Kalau nggak ngerti ya harus ada pendamping, pendamping arsitek, pendamping insinyur,” lanjutnya.

    Dengan begitu, pemilik rumah bisa mengukur sejauh mana pembangunan tersebut dikatakan selesai atau belum. Ia menyebutkan indikator pembangunan yang baik adalah sesuai dengan kualitas, rencana biaya dan waktu.

    “Kalau pembangunan itu dilakukan harus sesuai kualitasnya, sesuai rencana, desainnya sesuai rencana, sesuai biaya, dan sesuai waktu,” tuturnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingin Bangun Pagar Rumah? Ini 10 Hal yang Penting Diperhatikan


    Jakarta

    Pagar termasuk elemen penting pada sebuah rumah. Selain menawarkan keamanan dan meningkatkan privasi penghuni rumah, pagar mampu mempercantik tampilan hunian.

    Namun sebelum membangun pagar, ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan terlebih dahulu. Hal ini supaya pagar yang dipasang kokoh tahan lama dan proyek pembangunan pagar tidak mengganggu tetangga. Lantas, apa saja yang mesti diperhatikan?

    Tips Sebelum Membangun Pagar Rumah

    Dilansir Better Homes & Gardens dan MasterClass, berikut sederet hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang pagar rumah:


    1. Tentukan Tujuan Pasang Pagar

    Sebelumnya, pastikan tahu tujuan membangun pagar lebih dulu. Jika ingin memasangnya supaya rumah aman dan privasi terjaga, maka pagar dapat dibuat tinggi dan kokoh agar tidak mudah dibobol.

    2. Ketahui Batas Properti

    Detikers harus tahu batas properti yang dimiliki di bagian depan, belakang, kanan, dan kiri. Hal ini untuk memastikan pagar dibangun dalam lingkup tanah sendiri, bukan di area milik orang lain.

    3. Ukur Area Pagar

    Setelah tahu batas ujung propertinya, tetapkan ukuran dan di mana pagar akan dipasang. Gunakan alat meteran untuk mengukur area yang ingin dibangun pagar, dan catat agar tidak lupa.

    Pada saat ini, kamu bisa mulai mempertimbangkan model pagar yang cocok sesuai keinginan. Tentukan pula bentuk dan panjang pagar.

    4. Tandai Jalur Perpipaan

    Jika menggunakan layanan PDAM, detikers mesti tahu jalur perpipaan yang dilewati. Kalau perlu, tandai sepanjang jalurnya agar tidak terdampak pembangunan pagar. Berlaku pula untuk saluran air, sanitasi, dan perpipaan lainnya.

    5. Pilih Material Pagar

    Material pagar yang digunakan berdampak pada tampilan, daya tahan, dan perawatannya. Umumnya pagar terbuat dari kayu, tapi bisa juga dari bahan alternatif seperti aluminium, baja, vinyl, maupun bambu.

    6. Pertimbangkan Menggunakan Jasa Tukang

    Pagar rumah dapat dibuat sendiri jika detikers bisa melakukannya. Namun jika proyek pagar yang dibangun berskala besar, pemakaian jasa tukang boleh dipertimbangkan. Bisa tukang harian ataupun kontraktor, sesuaikan dengan budget.

    7. Pikirkan jika Ingin Menambah Dekorasi

    Banyak pemilik rumah tidak hanya memasang pagar tetapi juga menambahkan dekorasi seperti tanaman atau pohon di sekitarnya. Bila ingin sekaligus menghiasi sekeliling pagar, kamu bisa mulai memikirkan tanaman yang cocok dan letak ditanamnya.

    Pertimbangkan pula pintu pagar untuk jalur keluar masuk. Bisa dibuat satu atau dua jalur sesuai yang dibutuhkan. Jika ada dekorasi lain yang ingin ditambahkan pada pagar, bisa mulai dipikirkan juga.

    8. Pertimbangkan Iklim

    Membangun pagar rumah juga perlu mempertimbangkan iklim di wilayah tempat tinggalmu. Seperti pagar bermaterial kayu, bambu, dan logam paling tahan lama di iklim dingin, sementara vinyl lebih cocok untuk hunian di daerah hangat dan lembap.

    Pemasangan pagar juga mesti diperhatikan untuk mencegah terangkatnya tiang. Sebagai contoh di wilayah yang mengalami dingin beku, tiang perlu ditancapkan pada lubang cukup dalam supaya tidak terangkat ketika air di bawah tanah membeku.

    9. Rencanakan Anggaran

    Setelah mengetahui material, model, hingga proses pemasangan pagar yang diinginkan, detikers dapat menghitung perkiraan budget yang dikeluarkan. Apabila biaya melebihi anggaran yang disiapkan, kamu bisa mempertimbangkan ulang material yang dipilih. Penting untuk merencanakan budget dengan benar agar tidak boncos.

    10. Beritahukan Pembangunan kepada Tetangga

    Sebelum memulai proyek, detikers dapat memberitahukan rencana pemasangan pagar kepada tetangga. Hal ini untuk meminimalisir kebisingan yang ditimbulkan pembangunan tidak terlalu mengganggu kenyamanan tetangga.

    Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, detikers bisa punya pagar yang pembangunannya tidak mengganggu tetangga. Seluruh fasilitas dan sarana umum masih bisa digunakan tanpa gangguan berarti.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com