Tag: pembasmi

  • Ternyata Ini Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kecoak sering kali ditemukan di kamar mandi. Saat ingin buru-buru ke toilet, hama kecil berwarna hitam itu cukup membuat kesal lantaran kerap berlari menghampiri ketika diusir, bahkan bisa terbang dan hinggap di tubuh.

    Keberadaan kecoak tidak disukai karena mengeluarkan bau apek, meninggalkan kotoran, serta membawa penyakit. Perkembangbiakkannya juga cepat sehingga jumlahnya dapat berlipat ganda jika sudah bersarang di kamar mandi.

    Namun, kenapa ya di kamar mandi terdapat banyak kecoak?


    Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi

    Dilansir The Spruce, kecoak suka dengan area yang lembap. Dengan adanya air yang tertampung di bak, keran bocor, hingga saluran pembuangan, kamar mandi jadi tempat yang selalu lembap. Karenanya, hewan kecil itu umum ditemukan di kamar mandi.

    Area kamar mandi yang sering kali gelap juga jadi lokasi favorit kecoak untuk berkembang biak. Hama itu tidak pilih-pilih makanan, sehingga mereka mungkin memakan buih sabun, sisa pasta gigi, hingga rontokan rambut.

    Belum lagi terdapat retakan lantai di kamar mandi yang jadi tempat persembunyian sempurna bagi kecoak untuk bersarang.

    Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi

    Mengutip Terminix, berikut cara membasmi kecoak di kamar mandi dan mencegahnya untuk kembali:

    1. Rutin Bersihkan Kamar Mandi

    Area yang kotor disenangi kecoak dan hama rumah lainnya. Hendaknya bersihkan kamar mandi secara berkala untuk menghilangkan sumber makanan potensial baginya. Sarang kecoak yang mungkin terlanjur ada juga dapat dibersihkan sehingga populasinya berkurang.

    Usahakan agar kamar mandi selalu kering agar tidak mengundang hama itu kembali datang.

    2. Rapikan Peralatan Mandi

    Sabun, sikat gigi, dan odol yang berantakan bisa jadi tempat persembunyian kecoak. Apalagi jika terdapat tempat sampah di kamar mandi, hama kecil hitam itu senang berada di sela-selanya.

    Rapikan peralatan mandi secara teratur serta buang barang yang tidak lagi digunakan serta sampah lainnya. Jika terdapat handuk dan baju kotor, segera cuci dan jangan biarkan berada di dalam kamar mandi.

    3. Perbaiki Kebocoran Air

    Keran air maupun pipa pembuangan yang bocor sebaiknya segera diperbaiki. Kebocoran air membuat kamar mandi terus-menerus menjadi lembap. Dengan memperbaikinya mencegah kecoak bersarang di kamar mandi.

    4. Tutup Celah dan Retakan

    Ukuran kecoak yang kecil memungkinkan masuk ke kamar mandi melalui celah kecil pada jendela, pintu, atau dinding. Tutup celah-celah tersebut untuk mencegah hama itu masuk.

    Bila ubin kamar mandi retak, hendaknya juga diperbaiki agar kecoak tidak bersarang di sana.

    5. Semprotkan Wewangian

    Kecoak tidak menyukai sejumlah aroma wewangian menyengat seperti lemon dan minyak peppermint. Kedua bahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali dengan membuat larutan pembasmi.

    Caranya sangat mudah, cukup mencampurkan perasan lemon atau beberapa tetes minyak peppermint ke dalam botol semprot berisi air. Lalu semprotkan ke seluruh penjuru kamar mandi yang sering didatangi kecoak.

    Nah, itu tadi penyebab banyak kecoak di kamar mandi dan cara membasminya. Jangan lupa rutin bersihkan kamar mandi untuk cegah hama kecil itu datang dan bersarang ya.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan dan Cegah Jamur Tumbuh di Langit-langit


    Jakarta

    Menghadapi masalah jamur bisa menjadi hal yang menyebalkan, terutama jika jamur muncul di langit-langit. Hal itu karena jamur jadi lebih sulit untuk dijangkau dan dihilangkan.

    Meskipun tugas ini mungkin tampak berat, sangat penting untuk segera mengatasi pertumbuhan jamur setelah kamu melihat tanda-tanda awal demi menjaga kesehatan struktural dan keamanan rumah kamu. Nah, begini cara menghilangkan dan mencegah jamur tumbuh di langit-langit.

    Tips Menghilangkan Jamur pada Langit-Langit

    Melansir Homes and Gardens, pada Jumat (25/10/2024), tidak semua kasus jamur sama, dan tidak semuanya bisa diselesaikan dengan metode DIY. Namun, jika area yang terinfeksi cukup kecil, yaitu kurang dari 10 kaki persegi, kamu seharusnya dapat mengatasinya sendiri menggunakan larutan pembersih yang sesuai.


    Persiapkan Area

    Menghilangkan jamur dari langit-langit memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi penyebaran spora atau kerusakan pada permukaan. Untuk mencegah penyebaran spora jamur ke bagian lain di dalam ruangan, pastikan untuk melindungi area yang terinfeksi dengan menutupi lantai dan perabotan menggunakan lembaran plastik.

    Kenali Penyebabnya

    “Sebelum kamu mulai membasmi jamur, sangat penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi penyebab yang mendasarinya,” kata CEO Mold Busters, Michael Golubev dalam kutipannya diHomes and Garden.

    Hal ini biasanya disebabkan oleh atap yang rusak, ventilasi buruk, atau tingkat kelembapan yang tinggi di rumah kamu. Menangani masalah ini tidak hanya akan membantu menghapus jamur yang ada, tetapi juga mencegahnya muncul kembali.

    Tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya, kamu mungkin perlu memperbaiki kebocoran di langit-langit, meningkatkan ventilasi, atau menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu.

    Pakai Alat Pelindung Diri

    Jamur dapat membahayakan kesehatan kamu, sehingga sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan sebelum mencoba menghilangkannya dari langit-langit.

    Jamur dapat melepaskan spora yang berbahaya jika terhirup, jadi pastikan untuk mengenakan masker, membuka jendela, atau menggunakan kipas angin untuk menjaga ventilasi yang baik saat membersihkan.

    Kamu juga perlu memakai perlindungan seperti sarung tangan dan kacamata untuk melindungi diri dari spora jamur. Perlengkapan sarung tangan dan kacamata dari Walmart ini bisa sangat membantu.

    Pakai Larutan Pembasmi Jamur

    Kamu bisa mencampurkan air dan detergen ke botol semprot adalah salah satu cara yang efektif kemudian di semprotkan ke area yang terkena jamur. Larutan ini membantu meregangkan jamur, sehingga dapat lebih mudah untuk dihilangkan. Kamu juga bisa menggunakan penghilang jamur komersial.

    Pilihan yang lain adalah dengan menggunakan cuka untuk membasmi jamur. Asam asetat yang terkandung pada cuka dapat membunuh jamur dengan baik, buatlah larutan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama.

    Semprot dengan banyak air pada seluruh area yang berjamur, dan diamkan selama 15-20 menit sebelum dibersihkan. Jauhi penggunaan pemutih untuk membunuh jamur, hal ini tidak efektif pada permukaan yang berpori dan bisa menimbulkan resiko kesehatan.

    Gunakan kain bersih yang dibasahi dengan air untuk menghapus larutan pembersih dan sisa jamur yang masih tertinggal. Pastikan untuk membilas kain tersebut agar tidak membuat langit-langit menjadi basah.

    “Setelah dibersihkan, sangat penting untuk mengeringkan area tersebut secara menyeluruh guna mencegah jamur tumbuh kembali,” ujar Michael Golubev.

    “Kamu harus memastikan bahwa area tersebut benar-benar kering sebelum kamu mengecat atau memberikan pelapis ulang,” tambahnya.

    Cara Mencegah Tumbuhnya Jamur di Langit-langit

    Setelah area tersebut benar-benar kering, sebaiknya cat ulang bagian yang ditumbuhi jamur dengan cat dasar dan cat anti jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    Minyak esensial seperti minyak tea tree, minyak lavender, dan minyak kayu putih memiliki sifat antimikroba alami yang dapat membantu menghambat perkembangan jamur. Selain itu, kayu manis juga dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur.

    Panggil Tenaga Ahli

    “Jika jamur menutupi lebih dari 30 cm, maka kamu tidak boleh mencoba untuk menghilangkan jamur sendiri,” ujar direktur pemasaran Cleaner Guys, Melanie Ortegon, dalam kutipannya di Homes and Gardens.

    Sebab, hal ini bisa mengakibatkan jamur yang berakar akan menyebar jauh lebih dalam lagi. Jika jamur menyebar lebih dari 30 cm, maka obat rumahan seperti halnya cuka atau pemutih tidak akan mampu menembus cukup dalam untuk membunuh jamur secara keseluruhan.

    Satu-satunya metode yang benar-benar efektif untuk mengatasi jamur yang telah menyebar lebih dari 1 kaki persegi adalah dengan menyewa perusahaan penghilang jamur bersertifikat untuk menangani masalah tersebut.

    Mencoba mengatasinya sendiri bisa berisiko bagi kesehatan kamu, karena jika tidak ditangani, dihilangkan, dan disanitasi dengan peralatan yang tepat, jamur dapat menyebabkan penyakit atau menyebar lebih jauh ke dalam properti.

    Setelah menghilangkan jamur dari langit-langit, perhatikan area yang telah dibersihkan untuk memastikan jamur tidak muncul kembali.

    Jika kamu menemukan tanda-tanda jamur muncul lagi, lakukan kembali proses pembersihan. Ingatlah, langkah terbaik untuk menangani jamur adalah dengan mencegahnya sejak awal.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Matikan Lampu, Begini Cara Usir Laron di Rumah



    Jakarta

    Laron adalah sejenis rayap bersayap yang biasa muncul menjelang dan selama musim hujan. Terkadang kerumunan laron bisa masuk rumah dan mengerumuni lampu untuk mencari kehangatan di musim hujan.

    Serangga satu ini bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan penghuni rumah. Sebab, laron mengotori lantai mereka berjatuhan dan menyebarkan sayap-sayapnya.

    Biasanya laron diusir dengan cara mematikan lampu, tetapi sebenarnya ada cara lain, lho. Berikut beberapa cara mengusir laron yang bisa kamu coba, dikutip dari Enesia dan beberapa sumber lain.


    Cara Usir Laron di Rumah

    1. Matikan Lampu Sementara

    Cara pertama adalah dengan mematikan lampu, karena laron adalah hewan yang menyukai cahaya. Mereka akan otomatis mencari tempat lain yang bercahaya. Kamu juga bisa menyalakan lampu di luar rumah agar laron terpancing keluar.

    Namun cara ini agak menyusahkan, apalagi jika lampu sedang digunakan. Selain itu, sering kali masih ada laron yang tersisa di dalam rumah, sehingga kamu harus mengeluarkannya sendiri.

    2. Gantungkan Cabai

    Jika tak mau mematikan lampu, masih ada cara lain, antara lain dengan menggantungkan cabai di ruang yang didatangi laron. Caranya mudah, yakni potong cabai menjadi dua bagian, kemudian gantungkan di dekat lampu. Maka laron tak akan mendekat.

    3. Pasang Wadah Berisi Air

    Kamu bisa membuat perangkap laron dengan wadah berisi air. Caranya dengan mengisi ember atau wadah lain dengan air. Letakkan wadah tersebut di bawah lampu yang dikerumuni laron.

    Laron akan mengira ada cahaya di air tersebut sehingga mereka akan mendatanginya. Laron kemudian akan terjebak di air.

    4. Semprotkan Sabun Cair

    Kalian juga bisa membuat cairan pengusir laron sendiri. Caranya cukup dengan membuat larutan dari sabun cair dan air hingga berbusa. Masukkan ke dalam botol semprotan. Semprotkan cairan itu ke arah laron dari jarak dekat, maka mereka akan berjatuhan ke lantai.

    5. Semprotkan Cairan Cuka

    Cairan pengusir laron lainnya adalah berbahan cuka. Kamu tinggal memasukkan cuka ke dalam botol semprotan. Kocok-kocok terlebih dahulu, kemudian semprotkan cuka ke arah laron.

    6. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

    Selanjutnya, detikers juga bisa mencoba membuat larutan dari bawang putih. Bawang putih juga ampuh dipakai untuk mengusir laron.

    Caranya tinggal menghaluskan beberapa siung bawang putih. Kemudian campurkan dengan air. Masukkan larutan tersebut ke dalam botol semprotan, lalu semprotkan ke arah laron di bawah lampu.

    7. Semprot dengan Pembasmi Serangga

    Jika tak mau repot, kamu bisa beli semprotan pembasmi serangga di toko. Cukup semprotkan ke arah laron, maka mereka akan berjatuhan ke lantai. Tapi hati-hati menggunakan semprotan ini karena beracun.

    8. Pasang Tirai dan Penutup Ventilasi

    Setelah sukses mengusir laron dengan cara-cara di atas, lakukan cara untuk mencegah laron datang kembali. Cara ampuh yang bisa dilakukan adalah memasang tirai di pintu dan jendela. Jangan lupa sekalian tutup lubang ventilasi dengan apapun yang mencegah laron masuk ke rumah.

    Itulah beberapa cara ampuh mengusir laron di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Ampuh Membasmi Gulma dari Paving Block


    Jakarta

    Menyingkirkan gulma dari paving halaman rumah menjadi pekerjaan yang tidak ada habisnya. Namun tidak perlu khawatir karena ada cara untuk membasminya.

    Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh di sekitar tanaman lain, biasanya gulma tumbuh secara liar sehingga sulit untuk dikendalikan. Gulma taman yang ditakuti akan mencuri ruang akar, cahaya, air, dan nutrisi dari tanaman lain. Gulma juga menjadi tempat berkembang biaknya hama, penyakit, dan bakteri, sehingga bahaya apabila tidak disingkirkan.

    Melansir Homes & Gardens, berikut beberapa cara menghilangkan gulma dari paving block dengan mudah dan efektif.


    Gunakan Cangkul

    Membuang gulma dari paving block dengan cangkul cukup efektif dan ramah lingkungan. Sebelum mencangkul, pastikan permukaan tanah cukup kering sehingga gulma tercabut hingga akarnya.

    Gulma yang berakar dalam memerlukan pencabutan akar tunggangnya. Hal ini membuat pekerjaan lebih sulit saat dilakukan di celah atau retakan paving block.

    Tuangkan Air Panas ke Gulma

    Bukan hanya gulma yang perlu disingkirkan dari paving block, tetapi juga lumut dan alga yang menumpuk dapat membuat teras atau dek kamu licin serta berlendir. Kamu bisa menggunakan air panas.

    Air mendidih akan membunuh serangga, cukup tuangkan air panas langsung ke gulma yang membandel. Pastikan untuk mengenakan pelindung untuk mencegah luka bakar.

    Bakar Gulma di Antara Paving Block

    Penyembur api bisa menjadi alat pembasmi gulma yang tersedia secara luas yang dapat memancarkan api langsung ke gulma yang tidak diinginkan. Hal ini akan mengatasi masalah gulma yang tumbuh di celah-celah paving block.

    Namun, saat kamu menggunakan cara ini, panas dari udara dapat merusak tanaman di sekitarnya. Sehingga hal ini tidak dapat digunakan untuk rumput di halaman rumah.

    Gunakan Cuka untuk Membunuh Gulma

    Cuka bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk membunuh gulma dari paving block. Namun meskipun cara ini efektif, metode ini menyingkirkan gulma bersifat sementara.

    Sebaiknya hindari cuka dan garam di dekat hamparan bunga karena asamnya dapat mengubah kadar PH tanah dan dapat membunuh hewan di sekitarnya. Namun, menggunakannya di antara celah-celah paving bisa menjadi ide yang mudah dilakukan.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Menghilangkan Lumut di Kolam Beton, Anti Ribet dan Ekonomis


    Jakarta

    Banyaknya lumut di kolam beton seringkali jadi masalah yang mengganggu estetika, karena membuat kolam terlihat kotor.

    Meskipun seperti hal sepele, tapi keberadaanya juga mungkin membahayakan keseimbangan ekosistem air di dalamnya. Namun jangan khawatir, karena ada berbagai cara menghilangkan lumut di kolam beton yang mudah dilakukan.

    Cara Menghilangkan Lumut di Kolam Beton

    Berikut adalah hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lumut di beton:


    1. Pakai Soda Kue (Baking Soda)

    Dikutip dari situs Concrete Renovations, baking soda adalah bahan yang bisa berfungsi dengan baik untuk membersihkan lumut.

    Caranya pun cukup sederhana, taburkan saja soda kue pada permukaan kolam yang terkena lumut. Jika sudah, kamu bisa membersihkan sisa-sisanya setelah 24 jam.

    2. Pakai Air Panas atau Mendidih

    Penggunaan air panas bisa menghilangkan lumut kolam beton. Ini termasuk metode yang hemat biaya. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuangkan air mendidih ke area yang ada lumutnya.
    • Setelah disiramkan, gosok area tersebut dengan sikat kaku.
    • Jika sudah, gunakan selang untuk membersihkan sisa-sisa lumut.

    3. Pakai Campuran Cuka dan Air

    Noda lumut yang membandel di permukaan beton, bisa diatasi dengan campuran setengah cuka dan air. Cuka putih dan air dicampur dalam botol semprot.

    Dengan begitu, cairan ini hanya perlu disebarkan dengan cepat dan mudah ke seluruh permukaan beton yang berlumut.

    4. Menggunakan Mesin Cuci Bertekanan (Pressure Washer)

    Pressure washer adalah alat semprotan air bertekanan tinggi. Untuk menghilangkan lumut di beton, air dari alat ini hanya perlu disemprotkan ke area yang terkena lumut atau kotoran untuk membuatnya menjadi bersih.

    5. Menggunakan Larutan Bleach (Pemutih)

    Pemutih juga bisa digunakan di kolam renang untuk menghilangkan lumut, membunuh bakteri atau virus. Namun, pemilihannya perlu diperhatikan.

    • Campurkan pemutih dengan hati-hati satu bagian air dan satu bagian larutan pemutih yang diencerkan. Ini dilakukan sambil mengenakan sarung tangan pelindung ya.
    • Setelah itu, semprotkan campuran ini ke area beton yang berlumut.
    • Tunggu hingga beberapa menit
    • Sikat dan siram area tersebut.

    Jika memungkinkan, pakailah pemutih taman yang dirancang untuk melawan lumut tapi tetap aman bagi lingkungan.

    6. Menggunakan Produk Pembasmi Lumut

    Di pasaran, kamu bisa menemukan berbagai produk pembunuh lumut komersial yang diformulasikan khusus untuk permukaan beton. Memakai produk ini merupakan cara pembersihan melalui teknik kimia.

    Mengutip Good Grow, jika kamu memilih menggunakannya, perhatikan hal hal berikut:

    Pilih produk penghilang lumut yang sesuai dengan jenis permukaan beton.
    Gunakan produk sesuai petunjuk produsen (ada yang siap pakai ada juga yang memerlukan pengenceran).
    Pilihlah opsi yang ramah lingkungan.
    Setelah pengaplikasian, berikan waktu beberapa jam agar produk bekerja sebelum menghilangkan lumut.

    Jika menggunakan bahan-bahan kimia, ingatlah untuk selalu melindungi diri dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan mendapat ventilasi yang baik.

    Penyebab Kolam Berlumut

    Lumut memang bisa tumbuh subur di lingkungan yang lembap dan teduh. Di mana, area beton di sekitar rumah juga termasuk tempat yang sempurna bagi lumut untuk tumbuh subur.

    Lumut di kolam disebut juga dengan alga. Mengutip Splash Supply Company, berikut adalah penyebab kolam berlumut secara umum:

    • Akibat perubahan musim.
    • Terlalu sedikit bakteri menguntungkan dalam kolam.
    • Nutrisi berlebih seperti pemberian pupuk, makanan ikan yang membusuk. Ini berlaku jika kolam
    • ikan.
    • Airnya hangat dan dangkal.
    • Kurangnya ekosistem yang mapan di kolam baru.

    Sebagai informasi, kolam beton memang cukup tahan lama dan menawarkan kemungkinan desain yang tak terbatas. Kalau detikers tertarik membangun atau memiliki kolam beton, kamu perlu memahami cara merawatnya termasuk terkait pertumbuhan lumut.

    (khq/khq)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Diserbu Kaki Seribu? Jangan Diinjak, Ini Cara Basminya



    Jakarta

    Kaki seribu merupakan salah satu hewan kecil yang suka masuk ke dalam rumah. Bahkan terkadang kaki seribu yang masuk ke rumah dalam jumlah yang banyak. Meski tidak begitu mengganggu, hewan melata satu ini dianggap menggelikan bagi beberapa orang.

    Melansir dari Australia Plus ABC, hewan kaki seribu ini disebut millipede dalam Bahasa Inggris yang artinya juga ‘kaki seribu’. Namun, ternyata invertebrata unik ini bisa memiliki hingga 350 pasang kaki.

    Kaki seribu sebenarnya paling aktif di malam hari, namun hewan ini tertarik terhadap cahaya. Itu lah mengapa kaki seribu kerap terlihat di dinding berwarna terang.


    Bila menemukan kaki seribu, mungkin kamu ingin menginjaknya agar musnah. Namun, kaki seribu yang tergencet akan ingat bau khas mereka, yakni bau menyengat yang dirancang untuk mengusir predator.

    Lantas, bagaimana cara yang tepat membasmi kaki seribu di rumah? Yuk, simak caranya berikut ini menurut pengendali hama di Australia Selatan, Michael Cutting.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    1. Semprotan Kimia

    Michael mengatakan, hambatan kimia dan fisik dapat mengatasi masalah kaki seribu yang dengan relatif mudah. Kamu bisa memakai semprotan pembasmi serangga untuk mematikan kaki seribu.

    Namun, pastikan menutup semua celah dan retakan eksternal kecil untuk menahan laju gerakan kaki seribu di dalam rumah.

    2. Singkirkan Sumber Makanan

    Supaya kaki seribu nggak masuk rumah lagi, sebaiknya singkirkan sampah-sampah daun yang bisa menjadi sumber makanan yang menarik bagi kaki seribu.

    3. Usir Menggunakan Sapu

    Selanjutnya, ia menyarankan untuk menggunakan sapu ketimbang kaki buat mengusir kaki seribu. Jika kamu tak sengaja menginjak kaki seribu, maka akan menimbulkan bau menyengat yang cukup lama.

    Itulah beberapa cara mudah membasmi kaki seribu di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Amit-amit Kejadian! Ini Penyebab dan Cara Ular Bisa Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Penampakan ular bisa bikin geger orang-orang karena tergolong sebagai hewan berbahaya. Apalagi kalau ular muncul di dalam rumah, pasti ngeri banget deh!

    Lantas, kenapa ular masuk ke dalam rumah ya? Lalu, bagaimana caranya ular bisa masuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa alasan mengapa ular memasuki rumah seperti yang dikutip dari AAC Distributing.


    1. Mencari Tempat Tinggal Nyaman

    Ular biasanya mencari tempat untuk beristirahat yang suhunya nyaman bagi tubuh berdarah dingin mereka. Ular berpindah dari luar ke dalam rumah biasanya terjadi pada peralihan musim. Mereka bisa pindah untuk mendapatkan kehangatan.

    2. Mencari Mangsa

    Selain itu, ular bisa masuk rumah karena adala mangsa mereka, seperti tikus di dalam rumah. Ular memiliki indra penciuman yang kuat dan akan mengikuti aroma tikus ke dalam rumah, sehingga menemukan sumber makanan.

    3. Mencari Tempat Bersarang

    Mereka juga dapat berkeliaran sampai masuk rumah untuk membuat sarang alias bertelur. Kalau kamu menemukan sarang ular, sebaiknya biarkan saja dan segera hubungi petugas profesional. Ular bisa menjadi sangat protektif dan agresif jika ada yang mendekati sarangnya.

    Cara Ular Masuk Rumah

    Berikut ini sejumlah cara ular masuk rumah seperti yang dilansir dari family handyman.

    1. Celah dan Retakan Sekitar Pintu

    Celah dan retakan di sekitar pintu bisa menjadi titik masuk andalan bagi ular. Menurut pembasmi hama Tennessee Paul Osborne celah yang sangat kecil pun memudahkan akses ular ke dalam rumah.

    2. Celah Pada Dinding

    Osborne juga mengingatkan bahwa ular bisa masuk melalui celah-celah pada dinding atau eksterior rumah. Untuk itu, pastikan dinding rumah kamu dalam keadaan baik. Segera perbaiki kalau ada kerusakan akibat kelembapan.

    3. Merangkak ke Dalam Loteng

    Ular bisa memanjat rumah dan masuk melalui loteng ke dalam rumah. Ular yang memanjat rumah biasanya tertarik dengan bau tikus di loteng.

    Jadi penting untuk memastikan tidak ada tikus di rumah supaya ular tidak memasuki loteng. Pastikan juga semua celah tertutup rapat untuk mencegah ular masuk rumah.

    4. Kloset

    Meski jarang terjadi, ternyata sangka ular bisa muncul di kloset, lho. Mereka tidak muncul melalui pipa, biasanya, melainkan masuk dari atas mangkuk kloset.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mengusir Laron yang Datang di Musim Hujan, Mudah!


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, keberadaan laron kerap ditemukan di berbagai tempat dengan cahaya terang, termasuk rumah. Hewan penyuka cahaya itu memang tidak berbahaya, tapi keberadaannya terkadang bisa membuat kesal banyak orang.

    Bukan tanpa alasan laron menyukai cahaya. Melansir dari detikJateng, laron sering mencari sumber cahaya karena mereka menganggap sebagai zona aman. Mereka juga tak pandai terbang, makanya sangat bergantung dengan sumber cahaya.

    Maka dari itu, banyak orang mengusir laron dengan cara mematikan lampu rumah. Selain itu, masih ada lagi lho cara mengusir laron yang cukup efektif. Berikut ini informasinya.


    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    4. Hubungi pembasmi laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung di rumah sehingga mengganggu aktivitas penghuni di dalamnya, sebaiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Arti Plafon Retak yang Tak Banyak Orang Tahu


    Jakarta

    Terkadang ditemukan adanya retakan pada plafon rumah. Kalau ditemukan retakan pada plafon, kamu nggak perlu khawatir karena bisa diperbaiki.

    Sebelum mengetahui cara memperbaiki plafon yang retak, perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis retakan di sana. Bentuknya yang paling sering ditemui seperti garis lurus atau seperti sarang laba-laba.

    Dilansir dari House Digest, ahli tukang kayu Bob Beacham mengatakan bahwa semakin besar retakan menunjukkan kemungkinan kondisi rumah yang kurang baik.


    Lantas bagaimana cara memperbaiki plafon yang retak? Berikut ini informasinya.

    Retakan Tipis

    Retakan yang tipis umumnya muncul karena adanya pergerakan alami rumah akibat penurunan atau perubahan suhu dan kelembapan musiman. Hal itu juga bisa terjadi akibat rumah yang mengembang dan menyusut akibat perubahan musim.

    Untungnya, retakan jenis ini tidak sulit untuk diperbaiki. Kamu cukup mengecatnya saja untuk menyamarkan retakan.

    “Retakan halus tidak ‘tumbuh’ sering kali dapat dicat ulang,” kata Beacham dikutip dari House Digest.

    Retakan yang Disertai Perubahan Warna Plafon

    Jika ada retakan yang disertai dengan perubahan warna dan plafon yang sudah merosot, bisa jadi karena adanya masalah struktur atau serangan serangga. Retakan yang menjalar ke dinding juga menjadi tanda masalah pada struktur rumah.

    Perubahan warna pada plafon biasanya terjadi karena air hujan yang bocor melalui atap atau kebocoran pipa. Untuk memperbaikinya, kamu bisa memanggil profesional.

    “Jika terjadi perubahan warna, sumber kebocoran perlu ditemukan dan diperbaiki, baru langit-langit dapat diperbaiki. Jika ada retakan dan plafon merosot tanpa perubahan warna, hubungi pembasmi hama. Jika retakannya besar, atau juga menjalar ke dinding, hubungi teknisi struktur secepatnya, terutama jika retakannya meluas,” jelasnya.

    Retakan pada langit-langit tidak bisa dihindari karena dipengaruhi oleh usia plafon serta pergerakan alami dari rumah. Meski demikian, kamu bisa mencegahnya agar tidak terlalu parah hingga memanggil ahli. Kamu harus sering-sering memperhatikan tanda-tanda plafon yang mulai retak dan segera memperbaikinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Tikus Suka Ada di Atap Rumah dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Tikus merupakan salah hama yang sering ditemukan di rumah. Jika rumah kamu sudah disusupi tikus, penting untuk melakukan pengusiran.

    Hewan pengerat ini bisa membuat rumah rusak dan membawa penyakit berbahaya bagi manusia. Bahkan tikus yang ada di rumah bisa saja memakan makanan kamu.

    Salah satu area yang biasanya terdapat tikus adalah atap rumah. Lantas, kenapa tikus naik ke atap rumah? Yuk, cek penjelasan dan tips mengusir tikus di atap rumah berikut ini, dikutip dari Cleanipedia.


    Kenapa Tikus Naik ke Atap Rumah?

    Tikus bisa masuk ke dalam rumah lewat atap, saluran air, dan lubang atau celah pada dinding. Dan ada faktor yang bisa bikin sarang di atap rumah:

    1. Ada Makanan

    Tikus senang tinggal di rumah manusia karena ada sumber makanan. Fakta lain dari tikus adalah mereka memiliki ingatan yang baik. Setelah mereka mengetahui ada sumber makanan di suatu tempat, tikus akan terus mendatangi tempat itu untuk mencari makanan.

    2. Ada Kebocoran pada Saluran Air

    Jika tikus menemukan ada pipa yang mengalami kebocoran, maka mereka akan kembali lagi ke tempat itu untuk mendapatkan minum. Bahkan, saluran air yang utuh pun bisa bocor jika terus menerus digerogoti oleh tikus.

    3. Ada Lubang atau Celah di Tembok

    Lubang ventilasi juga bisa jadi salah satu jalur masuk tikus ke dalam rumah. Bahkan, tikus mampu memasuki lubang yang ukurannya lebih kecil dari ukuran tubuh mereka. Hal ini karena tikus memiliki tubuh yang fleksibel.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Dalam Rumah

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Tutup pintu depan rumah bila tidak ada orang di area tersebut. Tutup jendela pada malam hari. Keadaan malam yang gelap bisa membuat Anda tidak dapat melihat tikus yang masuk melalui jendela rumah.

    2. Simpan Makanan di Wadah dan Jangan Menyimpan Sampah

    Simpan makanan dan bahan makanan di wadah tertutup sehingga tidak bisa dijamah tikus. Jangan menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah.

    Bahkan, sebaiknya buang sampah atau sisa makanan ke tempat sampah di luar rumah. Di dalam rumah, gunakan tempat sampah yang ada tutupnya sehingga tidak bisa dimasuki oleh tikus untuk mencari makanan.

    3. Memeriksa Kebocoran Pipa

    Pastikan kalau ada kebocoran di saluran pipa air. Jika ada, segera perbaiki pipa air yang bocor supaya tidak memancing datangnya tikus.

    4. Periksa ada Lubang di Dinding

    Periksa juga apakah dinding di rumah berlubang atau memiliki celah yang dapat dimasuki tikus. Bila ada, tutup celah tersebut supaya tidak bisa dilewati tikus.

    Cara Usir Tikus dari Atap Rumah

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Periksa terlebih dahulu area plafon yang sering dilalui tikus. Jika Kamu melihat tanda-tanda pergerakan tikus seperti letak kotoran tikus dan bekas cakaran maka Kamu dapat memasang perangkap tikus.

    2. Pasang Lem Tikus

    Supaya lebih efisien dalam menangkap tikus di atap, kamu dapat memasang lem tikus di dekat perangkap yang Kamu pasang. Biasanya juga lem tikus dilengkapi aroma yang disukai tikus untuk memancing keluar tikus.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Tikus memiliki naluri untuk mengikuti arah ruangan. Untuk cara yang lebih ampuh Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus pada sepanjang area yang dilalui tikus.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com