Tag: pembersihan rutin

  • Pilih Toilet Jongkok atau Toilet Duduk? Ini Perbandingannya



    Jakarta

    Saat memilih perlengkapan untuk hunian, urusan toilet tidak bisa dianggap sepele. Toilet sangat penting karena digunakan untuk buang hajat para penghuni rumah dan tamu yang datang.

    Di Indonesia, toilet jongkok masih banyak ditemukan, sementara toilet duduk makin populer seiring hadirnya hunian modern. Lalu, mana yang lebih tepat untuk rumah Anda? Simak perbandingannya.

    Toilet Jongkok

    Asia, Turkey, Istanbul Area, 2017: View Of Toilet In Turkish RestaurantToilet jongkok. Foto: Getty Images/Kypros

    Dilansir dari laman Bladder & Bowel UK, Minggu (2/11/2025), posisi jongkok dinilai mendukung proses buang air besar lebih alami. Hal ini sejalan dengan kebiasaan banyak orang Asia yang sudah terbiasa menggunakan toilet jongkok.


    Toilet jongkok cenderung tidak membutuhkan banyak ruang, cocok untuk kamar mandi kecil dan area servis seperti kamar mandi ART. Bentuknya sederhana dan menyatu dengan lantai, membuat ruangan lebih efisien.

    Secara struktur, toilet jongkok lebih sederhana sehingga cenderung membutuhkan perawatan lebih minim. Namun karena lantai cenderung basah, kebersihan material lantai perlu diperhatikan agar tidak licin.

    Toilet Duduk

    Ilustrasi ToiletIlustrasi Toilet Duduk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Dilansir dari Teaching Nomad, toilet duduk dinilai lebih ramah untuk anak-anak, lansia, hingga ibu hamil karena tidak perlu tenaga ekstra untuk berjongkok. Tak heran, toilet duduk banyak digunakan di rumah modern, apartemen, dan hotel.

    Penggunaan toilet duduk menghadirkan tampilan lebih modern pada hunian. Dilansir dari Architectural Digest, tren kamar mandi saat ini menonjolkan desain minimalis dan compact yang kerap dipadukan dengan toilet duduk untuk kesan bersih dan rapi.

    Untuk toilet duduk, perhatian lebih dibutuhkan pada bagian dudukan dan engsel. Dilansir dari Martha Stewart, pembersihan rutin dengan cairan lembut dan lap microfiber disarankan demi menjaga ketahanan porselen dan kebersihan permukaan.

    Perlu diingat, penggunaan toilet jongkok atau duduk tergantung pada kebutuhan masing-masing penghuni rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Langkah Mudah Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar


    Jakarta

    Saat udara panas menerjang di dalam rumah, pastinya kamu menginginkan udara yang segar yang membuat rumah adem. Kipas angin dapat membantu hal itu, namun kamu harus membersihkannya secara teratur.

    Dengan semua pergerakan di udara, motor penggerak dapat menarik kotoran dan debu yang mengganggu performa kipas angin. Kotoran dan debu dapat menempel pada bilah dan rangka kipas serta mengumpulkan debu.

    Membersihkan kipas sebaiknya dilakukan seminggu sekali. Frekuensi pembersihan sangat bergantung pada tingkat debu di rumah, dengan pembersihan seminggu atau dua minggu sekali merupakan kebiasaan yang bagus.


    Melansir The Spruce, berikut langkah mudah membersihkan kipas dengan benar.

    Cara Bersihkan Kipas Angin

    Inilah cara membersihkan kipas angin agar bekerja dengan baik dan menghasilkan udara sejuk.

    1. Pastikan Keselamatan

    Sebelum membersihkan kipas jenis apapun, pastikan unit telah dicabut dari stopkontak di dinding atau pastikan kipas dalam posisi mati.

    2. Singkirkan Debu dengan Cepat

    Untuk pembersihan rutin, kamu tidak perlu membongkar kipas untuk membersihkan bilahnya. Gunakan pengering rambut atau udara bertekanan untuk meniup debu dari permukaan bilahnya.

    Gunakan pengaturan udara paling dingin pada pengering rambut dan jaga jarak dari bilahnya. Pastikan untuk memutar kipas untuk membersihkan bagian belakang bilah dengan cara yang sama.

    3. Menyedot Debu dengan Vakum

    Gunakan penyedot debu genggam atau berukuran besar dengan sikat debu, bersihkan semua permukaan kipas dengan hati-hati. Mulailah dari bagian atas kipas dan bersihkan bagian padat.

    Berikan perhatian ekstra pada debu yang terkumpul pada ventilasi pembuangan motor penggerak dan kabel listrik.

    4. Bersihkan Noda

    Basahi kain microfiber sedikit dan bersihkan noda pada casing kipas, terutama di sekitar kontrol. Jika kamu memiliki kipas angin dengan dudukan, bersihkan tiang dan alas kipas sehingga bersih secara menyeluruh.

    Tips agar Kipas Angin Tetap Bersih Lebih Lama

    Membersihkan kipas angin seminggu sekali secara teratur akan membantu mengurangi debu seminimal mungkin. Dengan begitu, kamu tidak perlu membersihkan kipas angin secara menyeluruh terlalu mungkin.

    Jika kipas angin kamu memiliki penyaring udara, jangan lupa untuk memeriksanya secara berkala untuk memastikan bersih agar kipas angin dapat bekerja secara efisien dan efektif.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tidur Sebelum Lakukan 6 Hal Ini di Rumah!


    Jakarta

    Membersihkan rumah memang melelahkan sehingga bagi sebagian orang melakukannya pada akhir pekan. Namun, membersihkan rumah juga perlu menjadi kebiasaan agar rumah senantiasa rapi dan sehat.

    Untuk memulai kebiasaan membersihkan rumah, penghuni rumah perlu mencoba beberapa hal yang harus dibersihkan sebelum tidur. Melakukan rutinitas pembersihan sebelum tidur ini akan meringankan beban di keesokan pagi.

    Dilansir dari situs Real Simple, berikut rutinitas pembersihan rumah yang bisa dilakukan pada malam hari atau sebelum tidur.


    1. Bersihkan Kamar Mandi

    Memang kedengarannya cukup melelahkan membersihkan kamar mandi pada malam hari. Namun, jika kebiasaan ini terus dilakukan maka akan membuat hidup lebih mudah. Sebab, pembersihan rutin kamar mandi dapat mencegah kotoran menumpuk akhirnya jika terbiasa maka kamar mandi dapat dengan mudah dibersihkan.

    “Ceceran pasta gigi dan bercak air dapat menumpuk dengan cepat, jadi membersihkannya dengan cepat juga di malam hari dapat membantu menjaga kamar mandi terlihat bagus,” ucap Michelle Urban, pengelola rumah professional The Organized House, dikutip dari Real Simple.

    Menurutnya, agar tidak membuat penghuni malas, simpan saja beberapa tisu desinfektan atau kain mikrofiber jika ingin membersihkan dengan cepat.

    2. Cuci Piring

    Piring yang menumpuk di wastafel dapat menjadi pekerjaan besar bila tidak dibersihkan dengan cepat. Bangun tidur tanpa melihat tumpukan cucian piring juga dapat membuat penghuni rumah merasa segar. Maka, jadikan mencuci piring sebagai kebiasaan yang senantiasa dilakukan sebelum tidur.

    3. Bersihkan Meja Dapur

    Membersihkan meja dapur dari barang yang berserakan juga mampu mencegah kotoran menumpuk. Sebab, meja dapur yang kotor dapat menarik hama dari sisa-sisa makanan sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Membersihkan meja dapur juga tidak memakan waktu banyak dan bisa dilakukan sebelum tidur.

    4. Buang Sampah

    Jika tempat sampah di rumah sudah penuh atau ada sampah yang menimbulkan bau, maka sebaiknya segera dituntaskan sebelum tidur. Hal ini berlaku untuk seluruh tempat sampah baik di dapur, kamar, atau kamar mandi. Membuang sampah dilakukan agar ketika bangun tidur tidak ada sampah yang meluap atau berbau.

    5. Merapikan Ruang Keluarga

    Seharusnya merapikan ruang keluarga tidaklah sulit dan memberatkan. Cukup dua hingga tiga menit seperti meletakkan barang-barang ke tempatnya atau merapikan bantal atau selimut. Supaya lebih mudah, sediakan keranjang lucu yang dapat menampung berbagai barang-barang acak.

    6. Melipat Pakaian

    Pakaian juga merupakan salah satu barang yang cepat menumpuk sehingga menyebabkan ruangan menjadi berantakan. Jika ada pakaian yang baru kering, maka lipat. Lalu, jika ada pakaian kotor berceceran, maka tumpuk di keranjang cuci.

    Itulah rutinitas membersihkan rumah sebelum tidur, semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Nat Keramik yang Menghitam, Pakai Bahan di Rumah Aja!



    Jakarta

    Lantai rumah memang mudah dibersihkan dengan sapu atau pel, tapi bagaimana dengan sela-sela antar keramiknya? Bagian yang disebut nat ini sering kali menghitam seiring waktu karena kotoran menumpuk dan sulit dijangkau.

    Masalahnya, permukaan keramik dan nat terbuat dari bahan berbeda. Keramik biasanya mengilap dan licin, sementara nat dibuat dari campuran semen, pasir, dan air – sehingga perlu cara khusus untuk membersihkannya.

    Tenang, kamu nggak perlu beli pembersih mahal. Cukup gunakan bahan-bahan sederhana yang sudah ada di rumah. Mengutip dari Ideal Homes, berikut beberapa cara ampuh mengembalikan warna nat agar terlihat seperti baru lagi.


    1. Campuran Baking Soda dan Cuka

    Dua bahan dapur ini ampuh mengangkat kotoran membandel di sela keramik. Campurkan dua sendok makan baking soda dengan sedikit air hingga jadi pasta. Kalau noda masih sulit hilang, tambahkan cuka secukupnya. Agar permukaan keramik tidak rusak, kamu bisa menambahkan sedikit pasta gigi dalam campuran tersebut.

    Oleskan pada nat, gosok dengan sikat gigi bekas, lalu bilas pakai kain lembap. Tapi hati-hati, penggunaan cuka terlalu sering bisa merusak lapisan pelindung keramik dan membuatnya kusam.

    2. Gunakan Pasta Gigi

    Selain untuk gigi, pasta gigi juga bisa jadi pembersih sela keramik. Kandungan soda bikarbonat di dalamnya efektif mengangkat noda. Cukup oleskan pasta gigi ke sela-sela ubin, gosok perlahan dengan sikat gigi bekas, lalu bilas air hangat dan keringkan dengan handuk bersih. Cara ini aman dan cocok untuk pembersihan rutin.

    3. Bersihkan dengan Air Lemon

    Asam alami dari lemon juga bisa mengangkat kotoran pada nat keramik. Caranya mudah: iris lemon, peras airnya ke bagian sela, diamkan sekitar 15 menit, lalu gosok dengan sikat gigi. Setelah itu bilas air hangat dan keringkan. Selain bersih, aroma lemon juga membuat ruangan terasa segar.

    4. Gunakan Pemutih untuk Noda Membandel

    Kalau noda sudah terlalu lama menempel, pemutih bisa jadi solusi terakhir. Tuang sedikit ke wadah, celupkan sikat gigi bekas, lalu gosok perlahan bagian nat yang menghitam. Bisa juga dicampur dengan pasta gigi agar lebih lembut.

    Setelah didiamkan 15 menit, bilas dan biarkan kering dengan udara. Hindari mengelap dengan kain karena seratnya bisa menempel di lantai.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilih Toilet Jongkok atau Toilet Duduk? Ini Perbandingannya



    Jakarta

    Saat memilih perlengkapan untuk hunian, urusan toilet tidak bisa dianggap sepele. Toilet sangat penting karena digunakan untuk buang hajat para penghuni rumah dan tamu yang datang.

    Di Indonesia, toilet jongkok masih banyak ditemukan, sementara toilet duduk makin populer seiring hadirnya hunian modern. Lalu, mana yang lebih tepat untuk rumah Anda? Simak perbandingannya.

    Toilet Jongkok

    Asia, Turkey, Istanbul Area, 2017: View Of Toilet In Turkish RestaurantToilet jongkok. Foto: Getty Images/Kypros

    Dilansir dari laman Bladder & Bowel UK, Minggu (2/11/2025), posisi jongkok dinilai mendukung proses buang air besar lebih alami. Hal ini sejalan dengan kebiasaan banyak orang Asia yang sudah terbiasa menggunakan toilet jongkok.


    Toilet jongkok cenderung tidak membutuhkan banyak ruang, cocok untuk kamar mandi kecil dan area servis seperti kamar mandi ART. Bentuknya sederhana dan menyatu dengan lantai, membuat ruangan lebih efisien.

    Secara struktur, toilet jongkok lebih sederhana sehingga cenderung membutuhkan perawatan lebih minim. Namun karena lantai cenderung basah, kebersihan material lantai perlu diperhatikan agar tidak licin.

    Toilet Duduk

    Ilustrasi ToiletIlustrasi Toilet Duduk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Dilansir dari Teaching Nomad, toilet duduk dinilai lebih ramah untuk anak-anak, lansia, hingga ibu hamil karena tidak perlu tenaga ekstra untuk berjongkok. Tak heran, toilet duduk banyak digunakan di rumah modern, apartemen, dan hotel.

    Penggunaan toilet duduk menghadirkan tampilan lebih modern pada hunian. Dilansir dari Architectural Digest, tren kamar mandi saat ini menonjolkan desain minimalis dan compact yang kerap dipadukan dengan toilet duduk untuk kesan bersih dan rapi.

    Untuk toilet duduk, perhatian lebih dibutuhkan pada bagian dudukan dan engsel. Dilansir dari Martha Stewart, pembersihan rutin dengan cairan lembut dan lap microfiber disarankan demi menjaga ketahanan porselen dan kebersihan permukaan.

    Perlu diingat, penggunaan toilet jongkok atau duduk tergantung pada kebutuhan masing-masing penghuni rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com