Tag: pembuangan

  • 5 Cara Ampuh Atasi Saluran Air Mampet Biar Lancar Lagi


    Jakarta

    Saluran air berperan penting untuk mengalirkan air kotor, terutama di wastafel dapur dan shower kamar mandi. Kalau saluran air mampet, maka bisa mengganggu aktivitas penghuni dan menggenangi rumah.

    Nah, biasanya saluran air mampet karena berbagai sebab, mulai dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi saluran air mampet? Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar saluran air kembali lancar, dikutip dari Forbes, Kamis (29/8/2024).


    Cara Atasi Saluran Air Mampet

    1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

    Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

    Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

    Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

    Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
    Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

    2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

    Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

    Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

    Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

    Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

    Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

    3. Gunakan Alat Penyedot

    Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

    Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

    Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

    Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

    Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

    Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

    Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

    4. Ular untuk Saluran Air Mampet

    Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

    Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

    Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

    5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

    Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

    Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Saluran Air Mampet? Bisa Jadi Ada Benda Ini…


    Jakarta

    Saluran air mampet adalah salah satu masalah yang sering terjadi di rumah. Hal ini bisa terjadi pada saluran air di wastafel dapur ataupun area shower kamar mandi.

    Kondisi seperti ini sangat mengganggu karena air meluap dan menggenang dapat mengotori rumah. Selain itu, aktivitas penghuni rumah akan terganggu.

    Saluran air bisa mampet karena penghuni yang jarang membersihkan rumah. Namun, kemungkinan ada benda yang tidak sengaja masuk ke saluran air.


    Lantas, apa saja benda yang sering bikin saluran air mampet dan bagaimana cara cegahnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini dikutip dari Simply Green Plumbing, Kamis (29/8/2024).

    Benda yang Sering Bikin Saluran Air Mampet

    1. Sisa Makanan

    Kemungkinan masih ada sisa-sisa makanan di piring yang terbuang ke saluran air saat mencuci piring. Jika saluran air tidak tersiram dengan baik, maka sisa-sisa makanan bisa menumpuk menjadi sampah.

    Sisa makanan kecil dan mudah lembek mungkin tidak berpengaruh banyak. Tetapi bila jumlahnya banyak atau padat bisa menyumbat saluran air, misalnya tulang, wortel, dan sebagainya.

    Oleh karena itu, sebaiknya kumpulkan sisa-sisa makanan sebelum mencuci agar tidak terbawa air. Kamu bisa mendaur ulang sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos.

    2. Rambut

    Saat keramas, sering kali tanpa sadar rambut kita ada yang rontok, begitu pula dengan hewan peliharaan. Rambut ini lama-kelamaan bisa bercampur dengan sampah makanan hingga menyumbat saluran air.

    Pasanglah penutup saluran air di kamar mandi untuk mencegah masuknya rambut. Jika suka memandikan hewan, pertimbangkan melakukannya di luar rumah.

    3. Sabun

    Sabun batangan sering kali tidak digunakan sampai habis. Sisanya yang berukuran kecil dapat jatuh dan terbuang di saluran air.

    Selain itu, buih sabun yang berlebihan juga sulit dihilangkan dari permukaan kamar mandi dan bisa menyebabkan pipa pembuangan tersumbat.

    Jika sabun batangan meninggalkan buih yang terlihat, pertimbangkan untuk beralih ke sabun cair atau sabun batangan yang komposisinya tanpa lemak hewani.

    4. Tisu

    Tisu adalah penyebab dari kebanyakan penyumbatan saluran air. Ini termasuk tisu yang dibuang sembarangan maupun serpihan tisu yang jatuh karena tersiram air.

    Sebaiknya kamu membuang tisu di tempat sampah, bukan di toilet. Sebab sebagian besar tisu tidak larut dan dapat membentuk penyumbatan di dalam toilet, maupun saluran air.

    5. Lemak dan Minyak

    Lemak dan minyak mungkin terlihat seperti benda cair dan tidak berbahaya. Namun kenyataannya, zat ini lama-kelamaan akan melapisi dinding pipa dan bergabung dengan puing-puing lainnya hingga menyebabkan sumbatan.

    Kumpulkan minyak goreng bekas pakai ke dalam stoples. Jika penuh, buang ke sampah rumah tangga. Atau buang minyak ke sampah padat yang bisa menyerap minyak, misalnya tisu, kertas, dan biarkan dibuang bersama sampah rumah tangga.

    6. Penumpukan Mineral

    Endapan mineral dari jenis air tertentu dapat terkumpul di sepanjang dinding saluran air. Beberapa jenis air memiliki kalsium, magnesium, dan mineral lain yang terlarut secara alami dalam air. Kamu bisa menggunakan filter atau penyaring air agar tidak ada penumpukan mineral.

    7. Bilasan Sampah

    Banyak benda-benda kotor yang sering kita bilas di kamar mandi atau toilet, misalnya popok, pembalut, hingga kotoran kucing. Biasakan agar hal tersebut tidak dilakukan lagi. Toilet hanya untuk membilas kotoran manusia.

    Jadi ada baiknya menyediakan tempat sampah di dalam kamar mandi untuk memudahkan kita membuang sampah dengan benar.

    8. Benda Asing

    Jika membersihkan saluran air, mungkin kamu menemukan benda asing atau yang tak diperkirakan, misalnya mainan anak. Mainan anak yang padat akan mengganggu saluran air dan akan menyumbat jika bergabung dengan sampah-sampah lainnya.

    Cegah hal ini dengan memasang penutup saluran air untuk melindungi wastafel atau saluran pembuangan toilet dari benda asing ini.

    Nah, itulah tadi penyebab-penyebab saluran air sering mampet. Ada 9 benda yang kemungkinan menjadi penyebabnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas, Ini 5 Risiko Kalau Nggak Segera Atasi Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air mampet biasanya terjadi karena ada benda yang tersumbat di dalamnya. Apabila sudah terjadi, segera perbaiki sebelum muncul masalah baru lainnya.

    Sebab, saluran air yang mampet tak hanya menimbulkan genangan air, tetapi lama-lama bisa merusak rumah dan mengganggu kesehatan lho!

    Berikut ini membiarkan saluran air mampet yang dilansir dari Amazing Architecture, Kamis (29/8/2024).


    Risiko Akibat Saluran Air Mampet

    1. Menimbulkan Bau Tak Sedap

    Air dan limbah yang menumpuk di dalam saluran pembuangan yang tersumbat dapat mulai menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau tak sedap ini bisa menyebar ke seluruh rumah membuat keluarga akan mengalami sakit kepala dan mual.

    Untuk menghentikan bau tak sedap, kamu harus segera menghilangkan semua kotoran yang menyumbat dari saluran pembuangan kamu.

    2. Air yang Terkontaminasi

    Selain air, limbah bisa juga menyumbat saluran pembuangan. Jika sudah tersumbat, maka air di dalamnya tidak bisa mengalir. Jika hal ini terjadi, air akan menjadi kotor dan terkontaminasi oleh limbah. Hal ini akan menyebabkan penyebaran kuman dan penyakit di antara kamu dan keluarga.

    Air yang terkontaminasi tentunya tidak bisa digunakan untuk mencuci, mandi, atau minum karena dapat menyebabkan diare, iritasi kulit dan gangguan penyakit lainnya.

    3. Mengganggu Kesehatan

    Ketika saluran air mampet dapat membuat bakteri cepat berkembang. Hal ini terjadi karena limbah dan air mengalir akan kembali lagi ke bak cuci setiap kali saluran air tersumbat.

    Dengan limbah dan air yang mengalir kembali ke wastafel, kamu bisa tertular penyakit dari bakteri dan virus. Jika kamu terkena air yang terkontaminasi ini, dapat menyebabkan peradangan dan iritasi kulit. Untuk melindungi kesehatan kamu dan keluarga, kamu harus membersihkan saluran air.

    4. Menyebabkan Kebocoran

    Jika terlalu banyak volume air di dalam saluran yang tersumbat, hal ini akan menyebabkan tekanan di dalam pipa meningkat. Tekanan di dalam pipa yang terus meningkat akan menyebabkan pipa pecah dan bocor.

    Jika pipa bocor, akan ada noda air yang ditinggalkan oleh air rembesan pada dinding dan lantai. Jika kebocoran nggak terdeteksi kamu atau anggota keluargamu bisa terpeleset oleh bekas air kebocoran.

    5. Merusak Struktur Rumah

    Saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan pondasi rumah kamu terendam oleh air. Jika dibiarkan akan menghancurkan struktur bahkan dapat membuat rumah kamu tergenang banjir. Tapi kamu nggak usah khawatir pondasi rumah kamu dirancang dengan baik.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Freezer di Rumah Bocor? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Freezer yang bocor bisa menjadi salah satu masalah yang terjadi di rumah. Tentunya kondisi ini bisa mengganggu penghuni rumah karena tidak menyimpan makanan di dalam freezer secara maksimal.

    Freezer yang bocor juga bisa menyebabkan tumbuhnya jamur di dalam kulkas, kerusakan kulkas, hingga masalah keamanan makanan. Maka dari itu, jika freezer bocor harus segera diperbaiki.

    Sebelum memperbaiki freezer yang bocor, ketahui dulu penyebab hal itu bisa terjadi. Dilansir dari Angi.com, Sabtu (31/8/2024), berikut ini penyebab freezer bocor dan cara memperbaikinya.


    1. Saluran Pembuangan Es yang Tersumbat atau Beku

    Saluran pembuangan es biasanya terletak di dekat bagian belakang dan bawah freezer, membuang air yang dihasilkan selama siklus pencairan es. Namun, jika saluran pembuangan tersumbat atau beku, air tidak dapat keluar sehingga dapat bocor keluar dari freezer.

    Solusi untuk hal tersebut, kamu bisa mematikan freezer dan cairan es secara manual dengan membuka pintunya. Setelah sebagian es mencair, celupkan kain ke dalam air hangat dan gunakan untuk mencairkan es yang menyumbat saluran pembuangan es.

    Jika ada partikel makanan atau kotoran yang menyumbat saluran tersebut, kamu bisa pakai obeng atau kawat yang kuat untuk mengeluarkannya.

    2. Saluran Air Rusak, Tersumbat, atau Longgar

    Jika saluran air yang memasok air ke pembuat es rusak atau longgar, air bisa mengenang di bawah freezer.

    Untuk mengatasinya, temukan saluran air terlebih dahulu. Biasanya, saluran air berupa tabung tembaga atau plastik tipis yang terletak di bagian belakang freezer. Jika tampak longgar, kencangkan. Jika ada yang menyumbat, segera singkirkan. Jika yang menyumbat adalah es, biarkan mencair dengan cara mencabut listrik untuk freezer dan kulkas selama beberapa jam.

    Jika freezer masih tidak dingin, segera hubungi petugas yang bisa memperbaikinya.

    3. Freezer Terlalu Penuh

    Freezer yang terlalu penuh juga bisa membuatnya bocor karena pintu freezer tidak bisa tertutup sempurna sehingga membuat udara hangat masuk ke dalam.

    Untuk mengatasi masalah tersebut, kamu bisa tata ulang isi freezer dan pastikan pintu freezer tertutup rapat.

    4. Kumparan Kondensor Kotor atau Rusak

    Kumparan kondensor, biasanya terletak di bagian belakang atau di bawah freezer di balik kisi-kisi untuk menghilangkan panas yang dikeluarkan dari bagian dalam freezer sehingga dapat membantu menjaga suhu tetap rendah. Jika rusak atau kotor, freezer dapat bekerja berlebihan, sehingga menghasilkan embun beku berlebih, yang akan bocor selama siklus pencairan.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa membersihkan kumparan kondensor pakai sikat dan penyedot debu. Setidaknya, bersihkan bagian ini sekali atau 2 kali setahun. Jika kumparan kondensor rusak, segera hubungi profesional untuk memperbaikinya.

    5. Terlalu Lembab

    Jika ruangan tempat freezer berada terlalu lembab, maka akan freezer akan bekerja ekstra untuk menghilangkan kelembapan berlebih. Jika freezer bekerja berlebihan, maka akan menimbulkan kondensasi dan/atau embun beku.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa tempatkan humidifier di ruangan yang terdapat freezer untuk membantu menyeimbangkan tingkat kelembapan.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi freezer yang bocor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Aroma Kamar Mandi Wangi dan Segar, Nggak Takut Bau Apek Lagi


    Jakarta

    Kamar mandi sebagai tempat untuk membersihkan diri terkadang menimbulkan bau tidak sedap. Apalagi penggunaan air di kamar mandi juga bikin ruangan ini cenderung lembap, sehingga berbau apek.

    Tentunya bau tidak sedap akan membuat penghuni rumah tidak nyaman menggunakan kamar mandi. Oleh karena itu, penting menjaga kebersihan dan udara kamar mandi agar selalu segar.

    Lalu, bagaimana cara menjaga aroma kamar mandi tetap wangi dan segar? Yuk, simak caranya berikut ini, dikutip dari Apartment Therapy, Minggu (1/9/2024).


    Tips Bikin Kamar Mandi Wangi dan Segar

    1. Hilangkan Bau di Saluran Air

    Terkadang bau tidak sedap di kamar mandi berasal dari saluran pembuangan air. Untuk mencegah timbulnya bau, sebaiknya bersihkan saluran air di wastafel dan shower setiap bulan.

    Kamu bisa menetralisir bau dengan bahan pembersih alami seperti soda kue dan cuka. Cukup tambahkan sekitar satu cangkir soda kue ke saluran pembuangan, dan biarkan selama beberapa jam. Setelah itu, tuangkan secangkir cuka putih, tunggu lima menit, dan bilas dengan air panas.

    2. Rajin Ganti Handuk

    Sumber bau apek kamar mandi juga bisa dari handuk yang lembap. Kalau kamu terbiasa meninggalkan handuk di kamar mandi, pastikan untuk sering menggantinya. Bila perlu, beli handuk baru kalau yang lama sudah memiliki aroma tidak sedap meski sudah dicuci.

    3. Rajin Bersihkan Kamar Mandi

    Membersihkan kamar mandi dari kotoran secara rutin akan sangat membantu mencegah timbulnya bau. Jika kamu tidak punya waktu untuk membersihkan seluruh kamar mandi, fokuslah pada mengelap wastafel, menyikat dan membersihkan toilet, dan memastikan pancuran atau bak mandi kering agar tidak berbau apek.

    4. Beri Pengharum Ruangan

    Selain menghilangkan bau, kamu bisa memberi pengharum ruangan di kamar mandi. Kamu juga boleh menyemprotkan pengharum ruangan ke bola kapas dan menyelipkan ke dasar tempat sampah.

    Lalu, semprotkan pengharum linen pada handuk tangan dan keset kamar mandi juga dapat membantu menjaga kamar mandi tetap segar.

    5. Buat Sirkulasi Udara

    Kamar mandi tanpa sirkulasi udara yang baik bisa menimbulkan bau tidak sedap. Terlebih kamar mandi biasanya dalam keadaan lembap.

    Pastikan sirkulasi terjaga dengan memasang kipas exhaust atau membuka jendela dan pintu sesering mungkin.

    6. Pajang Tanaman Hias

    Tanaman hias bisa memurnikan udara bisa bikin kamar mandi lebih segar. Sebab, tanaman dapat mengembalikan oksigen ke udara, sehingga kamar mandi berbau lebih bersih dan segar. Beberapa tanaman yang bisa kamu gunakan antara lain lidah mertua dan pakis.

    Itulah beberapa tips untuk membuat kamar mandi beraroma wangi dan segar. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Deretan Barang yang Harus Dimiliki Setelah Beli Rumah


    Jakarta

    Membeli rumah merupakan mimpi bagi kebanyakan orang. Hal tersebut juga menjadi salah satu cara untuk memiliki sebuah hunian.

    Namun jangan lupa, setelah membeli rumah kamu juga harus mengisi dalamnya. Nah, ada beberapa barang yang sebaiknya dimiliki setelah membeli rumah.

    Apa saja ya barang-barang yang harus dimiliki terlebih dahulu setelah membeli rumah? Dilansir dari The Spruce, Sabtu (7/9/2024).


    Kasur yang Bagus

    Banyak pemilik rumah yang tidak memprioritaskan beli kasur yang bagus setelah membeli rumah. Banyak yang berpikir, kasur yang bagus bisa dibeli nanti seiring berjalannya waktu.

    Mereka cenderung lupa belanja kasur dua kali adalah pemborosan. Bukan hanya buang-buang uang, tetapi juga merupakan ‘sampah’ yang besar di tempat pembuangan sampah.

    Meja Nakas dan Tirai

    Meja nakas juga dibutuhkan untuk menaruh barang-barang serta lampu tidur. Kamu juga memerlukan tirai untuk menjaga privasi dari luar.

    Peralatan Dapur

    Peralatan dapur yang dasar harus dimiliki buat kamu yang baru beli rumah, misalnya seperti panci, wajan, alat masak, talenan, hingga pisau. Walaupun kamu akan lebih banyak memesan makanan, namun peralatan tersebut setidaknya harus tersedia di rumah karena sewaktu-waktu bisa saja kamu akan memasak atau menyiapkan makanan.

    Ruang dan Alat Makan

    Kamu juga harus menyediakan tempat makan, mau itu di meja dapur atau ruang makan. Tak lupa sediakan juga alat makan seperti gelas, piring, sendok dan garpu.

    “Setiap orang harus makan di suatu tempat, jadi area makan yang dilengkapi dengan baik agar keluarga dapat berkumpul untuk makan malam atau sarapan sebelum pergi sangat penting,” kata Chief Marketing Officer dan Direktur Konten The Plant Collection, Laurel Vernazza, dikutip dari The Spruce.

    Alat Kebersihan

    Alat kebersihan, seperti kemoceng, sapu, pel, maupun penyedot debu atau vacuum cleaner harus ada di rumah baru. Alat-alat itu akan dibutuhkan untuk membersihkan rumah baru sebelum benar-benar ditempati.

    Alat Perkakas

    Alat-alat perkakas, seperti palu, paku, obeng, hingga pita mengukur juga harus ada di rumah. Sebab, kamu tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan perbaikan kecil atau cepat.

    Palu merupakan alat serbaguna untuk perbaikan kecil di rumah, seperti memasang dan mencabut paku untuk memasang bingkai foto atau bisa juga untuk memecahkan barang. Sementara itu, obeng bisa dipakai untuk melepaskan skrup yang tidak diinginkan di dinding, merakit, atau membongkar furnitur.

    Itulah beberapa barang yang harus ada di rumah baru. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Cegah Lalat Masuk Rumah, Mudah!


    Jakarta

    Keberadaan lalat di rumah bisa mengganggu penghuni rumah. Selain mengganggu, lalat bisa saja membawa penyakit pada kakinya karena mereka suka hinggap di tempat-tempat yang kotor, seperti tempat sampah, yang bisa saja membawa bakteri dan kuman dari sana.

    Tak heran, penghuni rumah melakukan berbagai upaya untuk mengusir dan membasminya. Nah, sebelum masuk ke dalam rumah, ada beberapa hal yang yang bisa kamu lakukan lho untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah.

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, Kamis (5/9/2024), berikut ini informasinya.


    Cara Mencegah Lalat Masuk ke Rumah

    1. Jaga Rumah Agar Tetap Bersih

    Kamu bisa membersihkan rumah secara rutin untuk mencegah lalat masuk ke rumah. Misalnya, bersihkan segera jika ada tumpahan makanan atau minuman di ruangan.

    2. Basmi Tempat yang Berpotensi Jadi Sarang Lalat

    Tumpukan kompos, saluran pembuangan yang tersumbat, tempat sampah yang tidak tertutup, sisa makanan, dan sampah bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat. Maka dari itu, pastikan semua tempat sampah tertutup, kosongkan secara teratur dan bersihkan secara menyeluruh.

    Selain itu bila kamu mempunyai hewan peliharaan, biasakanlah untuk segera membersihkan dan membuang kotoran hewan peliharaan kamu. Kamu juga harus menjaga agar mangkuk makan hewan peliharaan kamu tetap bersih dan kering.

    3. Tutup Akses Masuk Lalat

    Lalat biasanya hidup di luar ruangan. Oleh karena itu, kamu harus biasakan untuk menutup rapat rumah, atau kamu bisa memasang jaring anti serangga pada jendela atau pintu rumahmu.

    4. Simpan Makanan Dengan Baik

    Bila kamu mempunyai banyak sumber makanan seperti buah dan makanan kering, kamu harus pastikan untuk menyimpannya pada tempat yang tertutup. Kamu juga bisa menyimpan makanan tersebut di kulkas.

    5. Panggil Profesional

    Jika keberadaan lalat di rumah sudah lalu banyak dan tidak bisa dibasmi sendiri, kamu bisa panggil seorang profesional untuk menanganinya. Para profesional bisa mengidentifikasi lalat dan membasmi tempat perkembangan biakannya.

    Nah itu dia cara mencegah lalat masuk rumah. Semoga setelah mempraktekkan cara ini, rumahmu jadi bebas dari lalat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Toilet di Rumah Tersumbat? Ini Cara Mudah Mengatasinya


    Jakarta

    Toilet tersumbat menjadi salah satu masalah yang sering ditemui dan menjadi hal yang cukup menjengkelkan. Biasanya hal itu terjadi karena ada benda asing atau material keras yang terbuang ke dalam toilet, sehingga menghalangi jalur pembuangan.

    Selain itu, kotoran yang berlebih juga menjadi penyebab tersumbatnya jalur pembuangan. Namun jangan khawatir, berikut ini beberapa tips mengatasi toilet yang tersumbat.

    Dilansir dari Bob Vila, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.


    Tuang Air Panas ke Dalam Toilet

    Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan dengan menuangkan air panas ke dalam toilet, namun jangan air yang mendidih.

    Tuangkan air panas ke dalam saluran pembuangan dan tunggu beberapa menit, lalu siram dengan air biasa. Lakukan berulang hingga air mengalir dengan lancar.

    Pakai Baking Soda dan Cuka

    Tips kedua untuk mengatasi toilet tersumbat dengan menggunakan baking soda dan cuka. Dengan mencampurkan baking soda dan cuka bisa menjadi solusi untuk mengatasi toilet tersumbat.

    Tuangkan satu cangkir baking soda dan satu cangkir cuka ke dalam pembuangan toilet, dengan mencampurkan kedua bahan akan menimbulkan reaksi menggelembung dan melonggarkan sumbatan.

    Tunggu hingga 30 menit, lalu bilas dengan air panas. Siram toilet hingga air mengalir lancar ke dalam saluran pembuangan.

    Campurkan Air Panas dan Sabun Cuci Piring

    Menggunakan sabun cuci piring juga bisa menjadi pilihan untuk mengatasi toilet yang tersumbat. Mencampurkan air panas dan sabun bisa menjadi pelumas sumbatan di saluran pembuangan.

    Tuangkan sabun ke dalam saluran pembuangan, diamkan sabun selama lima sampai sepuluh menit. Kemudian, siram dengan air panas agar tercampur dengan sabun. Siram dengan air biasa sampai mengalir dengan lancar.

    Pakai Gantungan Baju

    Gantungan baju berbahan besi bisa menjadi pilihan, barang ini banyak ditemukan di rumah. Apabila tidak memiliki alat pembersih saluran, hal ini menjadi solusi untuk mengatasi toilet tersumbat.

    Buka gulungan gantungan baju hingga menjadi lurus, kecuali pada bagian pengaitnya. Lilitkan kain pada sekitaran pengait untuk mencegah adanya goresan atau kerusakan, jangan lupa untuk memakai sarung tangan untuk menghindari adanya celaka.

    Miringkan gantungan baju dengan perlahan ke saluran pembuangan hingga menemukan sumbatan. Siram dengan air hingga mengalir dengan lancar.

    Itulah beberapa cara mudah untuk mengatasi toilet tersumbat. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Langkah Efektif Membasmi Serangga di Kamar Mandi



    Jakarta

    Kamar mandi sering menjadi tempat munculnya berbagai serangga seperti kecoa, laba-laba, dan kelabang. Sehingga membuat ketidaknyamanan dan ketakutan saat sedang menggunakan kamar mandi.

    Permasalahan ini menjadi lebih serius apabila hewan yang berbahaya juga ikut masuk ke dalam kamar mandi melalui saluran pembuangan. Banyak faktor yang menyebabkan serangga-serangga ini sampai membuat sarang di kamar mandi kamu, sehingga membuat ketidaknyamanan dan ketakutan saat sedang menggunakan kamar mandi.

    Melansir balconygardenweb, Rabu (11/09/2024), berikut cara mengatasi dan mencegah serangga untuk bersarang di kamar mandi kamu.


    1. Identifikasi Serangga Sebelum Mengambil Tindakan

    Mengidentifikasi serangga merupakan langkah awal untuk mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan. Dengan mengetahui jenisnya, dapat membantu hal apa yang harus dilakukan.

    Jenis serangga juga bermacam-macam, apabila menemukan serangga yang cukup berbahaya segera panggil yang sudah profesional dalam hal ini.

    2. Bersihkan Secara Menyeluruh

    Membersihkan kamar mandi dengan menyeluruh hingga detail kecil yang berisiko menjadi sarang untuk serangga. Kamar mandi yang bersih menjauhkan serangga untuk membuat sarang di kamar mandi kamu.

    Dalam hal ini, penting untuk melihat detail kecil seperti sisa sabun, rambut, kotoran yang menumpuk, karena bisa menjadi sumber makanan untuk serangga.

    3. Atasi Kelembapan di Kamar Mandi

    Kelembaban bisa dirasakan apakah kamar mandi kamu pengap dan bau. Periksa bagian ventilasi udara apakah berfungsi dengan normal atau tidak.

    Serangga kecil sangat tertarik dengan area yang memiliki kelembaban, sehingga banyaknya sarang yang menjadi tempat tinggal mereka.

    4. Periksa Titik Masuk

    Titik masuk serangga seringkali menjadi hal yang banyak dilupakan. Faktor serangga bisa masuk ke kamar mandi, karena saluran air yang tidak tertutup rapat sehingga menjadi jalan untuk serangga masuk.

    Lihat juga celah berlubang yang memungkinkan serangga kecil untuk masuk, lalu tutup celah dengan dempul untuk mencegah serangga masuk.

    5. Gunakan Pengharum dan Pembasmi Serangga

    Untuk mencegah serangga masuk ke kamar mandi, gunakan pengharum ruangan agar kamar mandi menjadi lebih wangi.

    Gunakan juga pembasmi serangga untuk yang sudah masuk, sehingga tidak dapat membuat sarang dan menjadikan kamar mandi kamu tempat tinggal mereka.

    6. Lakukan Inspeksi Rutin

    Serangga sering muncul tanpa disadari, dengan upaya yang sudah dilakukan tidak dapat memastikan serangga untuk datang kembali. Lakukan cek rutin pada kamar mandi, agar mencegah serangga untuk bersarang di kamar mandi kamu.

    Membasmi serangga di kamar mandi memerlukan kombinasi antara kebersihan dan penggunaan alat atau bahan pembasmi serangga. Pastikan untuk melakukan pencegahan dengan menjaga kamar mandi tetap bersih dan kering serta bebas di genangan air.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa WC Duduk Punya 2 Tombol Flush? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Perkembangan zaman berpengaruh pada bentuk WC masa kini. Sebelumnya, rumah-rumah di Indonesia kebanyakan menggunakan WC datar, di mana kamu harus jongkok di atasnya. Sekarang, rumah-rumah masa kini lebih memilih memakai WC duduk dengan tombol flush di belakangnya.

    Tombol flush ini apabila ditekan dapat mengeluarkan air yang deras untuk membuang kotoran ke saluran septic tank. Apabila kamu menyadarinya, tombol flush ini memiliki 2 jenis tombol dengan ukuran berbeda, besar dan kecil. Kenapa demikian?

    Melansir dari News18, WC duduk yang saat ini banyak dipakai di Indonesia, sebenarnya ditemukan oleh seorang pelopor WC siram bernama Alexander Cummings yang awal perkembangannya mulai tahun 1775. Namun, jauh sebelum Alexander Cummings memperkenalkan ide WC siram, ada Sir John Harrington di tahun 1596 yang memiliki gagasan mengenai cara pergantian air secara otomatis untuk WC.


    Bentuk WC duduk ini ternyata terinspirasi dari leher angsa, tetapi diterapkan pada saluran pembuangannya. Bentuk S pada saluran pembuangan WC duduk membuat air dan kotoran manusia tidak tercampur sehingga tidak tercium bau yang tidak sedap.

    Selain itu, sistem penyiramannya pun lebih efektif karena tidak perlu air satu ember besar, kotoran sudah bisa terbuang ke saluran. Penggunanya pun tidak memakai energi besar untuk mangambil air karena terdapat tombol flush di WC duduk tersebut.

    Alasan Tombol Flush Ada 2 Jenis

    Tombol flush ini mempunyai dua tombol dengan ukuran berbeda dan masing-masing tombol terhubung ke katup keluarnya. Perbedaan kedua tombol tersebut terletak pada jumlah air yang perlu dikeluarkan dari WC. Tuas yang lebih besar mengeluarkan sekitar 6 hingga 9 liter air untuk pembilasan, sedangkan tuas yang lebih kecil mengeluarkan sekitar 3 hingga 4,5 liter.

    Lalu, tuas yang lebih besar ditujukan untuk limbah padat, sedangkan tuas yang lebih kecil untuk limbah cair.

    Times of India menyebutkan dengan penggunaan dua tombol flush pada WC ini dapat menghemat hingga 20.000 liter air per tahunnya jika dibandingkan dengan WC flush tunggal.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com