Tag: pembuatannya

  • Surat Pengakuan Hak (SPH) Tanah: Isi dan Syarat Pembuatannya


    Jakarta

    Surat Pengakuan Hak (SPH) adalah surat penting untuk mengakui dan mengesahkan kepemilikan atau hak seseorang atas sebidang tanah. SPH termasuk dokumen sebagai bukti yang memberikan keamanan hukum bagi pemilik tanah.

    SPH menjadi dokumen atas pengakuan/kepemilikan suatu pihak terhadap sebidang tanah yang belum bersertifikat. Biasanya, SPH diterbitkan oleh pemerintah desa atau kelurahan dan kecamatan.

    Isi Surat Pengakuan Hak (SPH) Tanah

    • Data diri pemilik tanah, seperti nama, nomor KTP, dan alamat.
    • Data tanah yang dimiliki, seperti ukuran, alamat lengkap, dan batas-batas tanah.
    • Pernyataan bahwa tanah tersebut benar milik pemilik.
    • Kesiapan mempertanggungjawabkan secara hukum jika terjadi kekeliruan dalam pernyataan kepemilikan.
    • Tanda tangan dari pemilik dan saksi.
    • Pengesahan oleh kepala desa atau lurah.

    Syarat Pembuatan SPH Tanah

    Dilansir laman Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional (SIPPN), berikut adalah persyaratan pembuatan SPH tanah secara umum yang yang diregister lurah dan camat:


    • Dasar Surat Tanah / atas Hak Tanah Usaha (yang belum teregister surat tanah di kelurahan dan kecamatan).
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    • Fotokopi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir.
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
    • Surat permohonan yang bersangkutan bermeterai Rp 10.000.
    • Surat pernyataan tanah yang tidak sengketa dan diketahui RT setempat bermeterai Rp 10.000.
    • Surat pengantar dari RT.
    • Untuk Tanah Waris dilampirkan Surat Pernyataan Waris dan Kuasa Waris.

    Jika dasar surat tanah hilang, harus disertakan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

    Walaupun bersifat informal, SPH punya peran krusial dalam transaksi jual beli tanah atau lahan yang belum bersertifikat. SPH juga bisa menjadi bukti awal kepemilikan tanah, sebelum proses pendaftaran lebih lanjut.

    (fds/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Sampai Rp 100 Juta, Segini Kisaran Biaya Bikin Kolam Renang di Rumah



    Jakarta

    Kolam renang adalah salah satu fasilitas pendukung yang biasa ditemukan di rumah-rumah mewah di Indonesia atau vila. Dengan adanya kolam renang di rumah, kamu tidak perlu repot ke kolam renang umum yang mahal biayanya, kamu bisa berenang kapan saja, dan lebih aman kebersihannya.

    Selain itu, rumah dengan kolam renang nilai propertinya akan jauh lebih tinggi dibandingkan rumah biasa. Sebab, di Indonesia rumah dengan kolam renang memiliki luas tanah yang cukup besar dan mempunyai fasilitas hiburan tambahan.

    Jika kamu ingin membuat kolam renang di rumah, kamu harus memperkirakan biayanya terlebih dahulu agar tidak boncos. Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat sebuah kolam renang di rumah?


    Menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat, saat ingin membuat kolam renang, harga yang perlu dikeluarkan tergantung pada kedalaman kolam, ukuran kolam, keramik yang digunakan, aksesoris yang digunakan, dan lainnya.

    “Biaya yang udah pasti bisa dihitung adalah volume beton sama kalau finishingnya pakai keramik. Itu saja yang bisa dihitung. Kedalamannya (kolam) juga akan beda (harganya),” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Dia memperkirakan, biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat kolam renang di rumah sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta.

    “Ya sekitar Rp 1,5-3 juta per meter. Nanti kan ada aksesoris, mesin sirkulasinya bagaimana, itu sih sudah konstruksi sama pipa-pipanya. Kalau Finishingnya tergantung keramik mau modelnya kayak gimana, mau yang pola atau apa, biasanya pabrik keramik mengeluarkan tipe dengan ketebalan khusus untuk kolam,” jelasnya.

    Kemudian, untuk lama pembuatannya tergantung luas dan material yang digunakan. Faktor mempercepat pembuatan kolam renang berasal dari bahan yang digunakan. Menurutnya beton salah satunya.

    “Ketika beton dicor sampai dibuka bekistingnya, itu kekuatan optimum yang dihasilkan oleh beton itu setelah umur 28 hari,” paparnya.

    Sementara itu, Kontraktor Kolam Renang dari Mulia Jaya Pool, Darmin mengatakan hal tak jauh berbeda. Kisaran biaya untuk membuat kolam renang di rumah sekitar Rp 3,5 juta per meter persegi. Bedanya, dia mengatakan biaya tersebut sudah termasuk keramik, pompa sirkulasi air dan peralatan lain.

    “Itu sudah semuanya. Termasuk air juga,” ujarnya saat dihubungi.

    Sebagai contoh, untuk kolam renang di rumah dengan ukuran terkecil yaitu lebar 2 meter, panjang 5 meter dan kedalaman 1,2 meter, biaya yang dibutuhkan tak sampai Rp 100 juta. Dengan waktu pengerjaan sekitar 40 hari untuk membuat kolam renang ukuran 2×5 meter.

    “Isinya (alat pelengkap) Rp 80 jutaan. Itu kedalaman 1,20 meter isinya mesin sama alat operasional, lalu keramik yang bagus untuk kebutuhan kolam renang. Termasuk air,” tutur Darmin.

    Air yang dibutuhkan untuk kolam renang seluas 2×5 meter adalah 1.600 liter. Darmin menyarankan jangan menggunakan air ledeng. Yang paling baik kualitasnya adalah air mineral.

    “Air PAM juga bisa,” tuturnya.

    Biaya tersebut berlaku untuk pembuatan kolam renang yang digali atau tanah yang dikeruk. Biaya untuk membangun kolam renang yang konstruksinya bertingkat tanpa menguruk tanah yaitu 2 kali lipat lebih mahal.

    “Karena konstruksinya lebih susah dan tambah konstruksi,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Manfaat Punya Taman Minimalis di Area Tengah Rumah dan Tips Bikinnya


    Jakarta

    Taman di dalam rumah saat ini banyak dipilih karena dapat mempercantik ruangan secara alami. Selain itu, taman di dalam rumah dapat membuka jalur sirkulasi udara dan bisa menjadi pemasok oksigen di dalam rumah.

    Namun, tidak semua rumah bisa membuat taman di dalam rumah. Sebab, saat ini ukuran rumah semakin kecil karena keterbatasan lahan. Apabila dipaksakan, rumah justru terlihat lebih sempit dan membuat ruang gerak jadi terbatas.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan, taman di dalam rumah bisa dibuat menyesuaikan sisa ruang yang ada, tidak harus besar. Tujuan adanya taman di dalam rumah adalah sebagai ventilasi yang bisa menjangkau beberapa ruangan di dalam rumah yang jauh dari area luar rumah. Selain itu, adanya taman di dalam rumah juga membuat rumah jauh lebih terang berkat pencahayaan alami.


    “Jadi kita perlu memastikan setiap ruangan bisa mendapat akses yang sama terhadap taman. Kalau ruangannya banyak, lahannya terbatas, kita tidak bisa membuat ventilasi atau pencahayaan alami di salah satu ruang di rumah kita. Makanya dikasih taman supaya memaksimalkan semua ruangan mengakses view taman,” kata Denny kepada detikProperti, Selasa (3/6/2025) lalu.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Bikin Taman di Dalam Rumah

    1. Rencanakan Sejak Awal

    Membuat taman di dalam rumah berarti membutuhkan area yang terbuka hingga ke bagian atas. Pembuatannya tidak bisa asal-asalan dengan membobol bagian rumah. Denny menyarankan agar rencana ini telah disiapkan sejak awal membangun rumah agar mudah untuk dibuat.

    2. Pilih Tanaman yang Tak Merusak Bangunan

    Denny menyarankan untuk memilih tanaman berakar tunggal apabila ingin menanam tanaman yang besar. Namun, bisa pula dengan meletakkan tanaman yang bisa tumbuh di dalam pot.

    “Sebenarnya inner court itu bisa langsung terakses ke tanah ya karena lebih baik resapannya langsung ke tanah. Tapi bisa juga memakai pot-pot tanaman. Kemudian, sistem drainasenya disambung ke sistem drainase awal rumah. Jadi tidak punya alasan kita nggak punya taman. Sebenarnya taman itu fleksibel, bisa dibuat di awal, di akhir juga bisa,” jelasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bikin Pagar Minimalis Model Kayu Besi Ukuran 2×6 Meter



    Jakarta

    Rumah minimalis cukup digemari masyarakat Indonesia. Bagi pemilik yang berniat menyulap rumah menjadi konsep ini, jangan lupa ganti pagarnya juga ya.

    Salah satu desain pagar minimalis mempunyai model yang memadukan bahan kayu dan besi. Pemilik bisa request pembuatan model ini ke vendor pembuat pagar.

    Kontraktor Wildan mengatakan idealnya tinggi pagar dibuat sampai menutupi pandangan orang. Ia menyebut minimal tinggi pagar 2 meter, sedangkan maksimal 3 meter. Lalu, lebar pagar tergantung pada lebar fasad rumah.


    Namun, berapa biaya untuk mengganti pagar menjadi bergaya minimalis itu? Berikut dana yang harus disiapkan untuk mempunyai pagar minimalis model kayu besi ukuran 2×6 meter, cocok buar rumah tipe 36.

    Estimasi Biaya Bikin Pagar Rumah Minimalis

    Kalau penggantian pagar rumah dilakukan oleh vendor, biayanya dapat dihitung secara borongan. Wildan menyebutkan harga borongan untuk ganti pagar rumah jadi minimalis dengan kualitas bagus dan tahan lama sebesar Rp 2 juta per meter persegi.

    “Untuk pembuatan pagar minimalis sekitar Rp 2 juta per meter persegi,” kata Wildan saat dihubungi detikProperti, Kamis (19/6/2025).

    Ia menambahkan bahwa ada variasi harga borongan tergantung pada ketebalan besi hollow yang digunakan. Hal ini tentu mempengaruhi kualitas dan durabilitas pagar.

    Wildan pun menjabarkan besi hollow untuk harga borongan Rp 2 juta per meter persegi setebal 8 milimeter. Untuk harga yang lebih terjangkau ada harga Rp 1,5 juta per meter persegi dengan ketebalan besi hollow 5 milimeter. Lalu, harga Rp 1,2 juta per meter persegi besi hollow-nya setebal 3 meter persegi.

    Ia menyebut banyak pemilik rumah mengambil harga borongan Rp 1,2 juta hingga 1,5 juta per meter persegi. Namun kisaran harga tersebut menurutnya memiliki kualitas yang sangat standar.

    “Prinsip bikin rumah itu ada harga ada kualitas sebenarnya,” ucapnya.

    Adapun harga borongan sudah termasuk pembelian material, upah tukang las, hingga pemasangan. Wildan mengatakan bahan yang dipakai antara lain besi hollow, cat minyak, cat besi, roda, rel, dan conwood atau glassfibre reinforced concrete (GRC).

    Motif papan kayu pada pagar bisa menggunakan material conwood atau GRC. Menurutnya, kedua bahan tersebut memiliki durabilitas yang bagus dan memang dirancang untuk penggunaan outdoor. Namun, ia lebih menyarankan penggunaan conwood karena materialnya lebih tebal.

    Selain itu, pemilik juga bisa menentukan model rumah mau pakai model rel atau engsel.

    Berikut perhitungan total estimasi biaya untuk ganti pagar menjadi minimalis dengan model besi kayu. Sebagai catatan, ukuran pagar 2×6 meter berarti luasnya 12 meter persegi.

    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 2 juta/m2 : 12 x Rp 2 juta = Rp 24 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,5 juta/m2 : 12 x Rp 1,5 juta = Rp 18 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,2 juta/m2 : 12 x Rp 1,2 juta = Rp 14,4 juta

    Jadi, pemilik rumah perlu menyiapkan dana sekitar Rp 14,4 juta hingga Rp 24 juta untuk mengganti pagar rumah jadi minimalis besi kayu. Harga tersebut tergantung pada ketebalan besi hollow yang dipilih. Sebagai catatan, harga dalam simulasi ini berlaku untuk wilayah Jabodetabek saja.

    Demikian estimasi biaya ganti pagar rumah menjadi desain minimalis untuk pagar berukuran 2×6 meter. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Harga Kanopi Sesuai Jenis dan Plus Minusnya


    Jakarta

    Kanopi merupakan salah satu komponen penting di rumah. Sebab, kanopi bisa memberikan perlindungan bagi area terbuka di rumah seperti taman dan carport saat panas, hujan, dan angin. Sayangnya, tidak semua rumah yang siap huni memiliki kanopi sehingga penghuni rumah harus memasangnya sendiri.

    Banyak sekali jenis kanopi yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan gaya rumah atau modal pemilik rumah. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa jenis kanopi rumah dan kisaran harga kanopi di 2025 dari sejumlah toko bangunan di e-commerce, Senin (30/6/2025).

    1. Kanopi Polycarbonate

    Salah satu jenis kanopi yang sering dipakai adalah kanopi polycarbonate yang berbahan dasar plastik. Jenis kanopi satu ini memiliki banyak warna, ketebalan, dan bentuk sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, polycarbonate tampilannya transparan meskipun tidak sejernih kaca. Bahan satu ini masih bisa memberikan akses cahaya alami tembus hingga ke area rumah.


    Untuk harganya kanopi polycarbonate biasa dijual dalam bentuk roll dan lembaran. Ketika ingin membeli kanopi polycarbonate juga harus melihat ketebalannya, hal ini dapat mempengaruhi suara yang dihasilkan ketika hujan, ketahanan, dan panas yang dihasilkan.

    Menurut beberapa e-commerce harga kanopi polycarbonate yang dijual per gulung dengan ketebalan 4 mm di sekitar Rp 895 ribu (panjang sekitar 5 meter) hingga Rp 2,2 juta (panjang sekitar 11,5 meter). Sementara untuk harga yang dijual per lembaran dengan ketebalan 4 mm dan luas 5 meter persegi sekitar Rp 260 ribu hingga Rp 950 ribu. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dari ukuran, ketebalan, hingga warna yang dipilih. Biasanya semakin tebal dan besar ukurannya harganya semakin mahal. Kemudian warna kanopi putih atau transparan lebih mahal dari warna lainnya.

    Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

    Kelebihan kanopi polycarbonate:

    – Pemasangan kanopi polycarbonate mudah
    – Fleksibel dan tahan lama
    – Menangkal radiasi panas matahari
    – Tidak mudah bocor

    Kekurangan kanopi polycarbonate:

    – Harga tidak jauh berbeda dengan kanopi kaca
    – Sulit dibersihkan

    2. Kanopi Alderon

    Kanopi Alderon memiliki gelombang yang bersiku. Kanopi Alderon terbuat dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga. Bentuknya yang seperti ini mempermudah jalan pembuangan air. Salah satu jenis kanopi Alderon yang banyak dipakai adalah Alderon yang memiliki lebar 830 mm.

    Untuk kanopi Alderon 830 mm sekitar Rp 168-172 ribu. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dengan jenis dan ketebalannya. Ada beberapa kanopi Alderon yang tidak dijual per meter, melainkan langsung 7 meter atau 42 meter. Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

    Kelebihan kanopi alderon:

    – Menggunakan bahan yang ramah lingkungan.
    – Tahan lama dan kokoh.
    – Kedap suara

    Kekurangan kanopi alderon:

    – Harga cenderung mahal
    – Warna dan model tidak bervariatif

    3. Kanopi Spandek

    Kanopi spandek bentuk gelombangnya mirip dengan kanopi Alderon, tetapi kanopi spandek tidak memiliki rongga. Bahan pembuatannya pun berbeda, kanopi spandek terbuat dari alumunium dan seng. Beberapa jenis kanopi spandek juga ditambahkan silikon agar lebih fleksibel.

    Kanopi spandek dijual per lembar. Ukurannya tergantung pada ketebalannya. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut.

    Ketebalan 0,30 mm sekitar Rp 53 ribu hingga Rp 429 ribu.

    Ketebalan 0,35 mm sekitar Rp 68 ribu hingga Rp 445 ribu.

    Ketebalan 0,40 mm sekitar Rp 73 ribu hingga Rp 777 ribu.

    Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

    Kelebihan kanopi spandek:

    – Warna dan model bervariatif
    – Tahan lama, tidak mudah pecah, dan kokoh
    – Pemasangan mudah
    – Harganya terjangkau

    Kekurangan kanopi spandek:

    – Menyerap panas
    – Menimbulkan suara berisik ketika hujan

    4. Kanopi Kaca

    Kanopi kaca merupakan salah satu penutup transparan yang tampilannya elegan. Pemasangan kanopi satu ini cukup sulit jika dibandingkan dengan kanopi lain.

    Untuk kisaran harganya Rp 1,3-11 juta per meter tergantung pada ketebalan. Melihat dari produk yang dijual di e-commerce rata-rata ketebalan kanopi kaca di antara 8-12 mm. Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

    Kelebihan kanopi kaca:

    – Menambah estetika rumah dan lebih elegan
    – Rumah tetap mendapat pencahayaan alami yang maksimal.
    – Jenis rumah apa pun akan cocok memakai kanopi kaca.
    – Tahan lama.

    Kekurangan kanopi kaca:

    – Pemasangannya rumit
    – Bobot kaca yang berat

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Satuan Genteng Beton Terbaru 2025


    Jakarta

    Ada banyak jenis genteng yang dijual di pasaran, salah satunya adalah genteng beton. Genteng ini banyak digunakan pada rumah-rumah karena memiliki sejumlah keunggulan.

    Sebagai informasi, bahan dasar genteng beton terbuat dari campuran pasir, semen, air, kapur mill, dan fly ash (limbah dari pembuatan batu bara). Dalam proses pembuatannya, genteng beton diolah dalam proses pemanasan dan ekstrusi tekanan tinggi.

    Genteng beton kerap dipilih masyarakat sebagai atap rumah karena punya daya tahan yang kuat. Dengan begitu, genteng ini lebih tahan lama untuk digunakan selama beberapa tahun mendatang.


    Apabila tertarik menggunakan genteng beton untuk atap rumah, sebaiknya cari tahu dulu kisaran harganya di pasaran. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Harga Genteng Beton Terbaru 2025

    Sebagai informasi, harga genteng beton dapat berbeda tergantung dari ketentuan setiap toko bangunan. Selain itu, harganya juga beragam tergantung dari merek dan kualitas genteng yang dipilih.

    Pada umumnya, genteng beton dijual dalam hitungan per unit (pieces/pcs) dengan ukuran genteng sekitar 33 x 42 cm. Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Selasa (15/7/2025), berikut kisaran harga satuan genteng beton terbaru 2025:

    • Genteng beton flat minimalis: Rp 5.900/pcs
    • Genteng beton flat hitam: Rp 6.000/pcs
    • Genteng beton flat merah: Rp 6.000/pcs
    • Genteng beton flat Monier Exel: Rp 7.000/pcs
    • Genteng beton flat Triple S Multiline: Rp 5.500/pcs
    • Genteng beton flat Mutiara Urat Batu: Rp 6.500/pcs
    • Genteng beton Cisangkan Dual Slate: Rp 10.900/pcs
    • Genteng beton Cisangkan Victoria Slate: Rp 10.900/pcs
    • Genteng beton gelombang/garuda: Rp 4.500/pcs.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung ketentuan pihak toko bangunan. Pastikan kamu memilih genteng beton yang punya kualitas baik dan sesuaikan dengan budget.

    Kelebihan dan Kekurangan Genteng Beton

    Genteng beton memang dinilai lebih kokoh dan tahan lama. Meski begitu, ada sejumlah kekurangan dari genteng jenis ini yang perlu diketahui.

    Dalam catatan detikProperti, berikut kelebihan dan kekurangan genteng beton untuk material atap rumah:

    Kelebihan

    • Tahan lama
    • Ramah lingkungan
    • Minim perawatan

    Kekurangan

    • Harganya lebih mahal dari jenis genteng lain
    • Berat
    • Pemasangannya cukup sulit.

    Demikian kisaran harga satuan genteng beton terbaru di 2025 beserta kelebihan dan kekurangannya. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sumur Bor vs Sumur Gali, Mana yang Lebih Baik buat Rumah?


    Jakarta

    Rumah membutuhkan pasokan air bersih untuk kebutuhan penghuninya. Air tersebut bisa didapatkan dari berbagai sumber, salah satunya dengan membuat sumur air di rumah.

    Untuk membuat sumur air, pemilik rumah bisa memilih antara dua jenis, yaitu sumur bor dan sumur gali. Pembuatan sumur boro menggunakan mesin bor, sedangkan sumur gali dengan teknik gali secara manual.

    Menurut Hasan, tukang sumur bor di kawasan Bogor, sumur bor punya banyak keunggulan daripada sumur gali. Jenis sumur tersebut menjadi sumber air yang diandalkan ketika musim kemarau.


    “Lebih baik bikin sumur bor apalagi kalau musim kemarau karena debit lebih kencang dan air lebih bersih,” kata Hasan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Memang apa saja perbedaan antara sumur bor dan sumur gali? Berikut ini penjelasannya.

    Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali

    Inilah beberapa hal yang membedakan sumur bor dengan sumur gali.

    1. Dimensi Lubang

    Pembuatan sumur bor dengan mesin memudahkan tukang untuk menentukan kedalaman buat menemukan sumber air. Berbeda halnya dengan sumur gali yang tidak bisa dibuat terlalu dalam karena pembuatannya menggunakan tenaga manual.

    “Kita kalau bikin sumur bor itu punya diameter sekitar 2 inci sampai 6 inci terus kedalaman bisa sampai 60 meter nggak masalah,” katanya.

    “Kalau sumur gali kita butuh buat diameter 50 cm sampai 1 meter dan buat kedalaman juga terbatas kalau di daerah Bogor atau Jakarta paling kuat maksimal gali sampai kedalaman 20 meter,” Sambung Hasan.

    2. Waktu Pengerjaan

    Membuat sumur gali memang lebih murah ketimbang sumur bor karena pakai cara manual. Namun, pengerjaannya cukup lama, bisa berhari-hari untuk menggali sumur sedalam dua puluh meter.

    Sementara itu, penggalian sumur bor lebih cepat dengan bantuan mesin. Dengan begitu, proses penggalian lebih cepat. Kedalaman lubang pun tidak menjadi kendala selama sumber air bersih ditemukan.

    3. Debit Air

    Sumur gali dibuat dengan diameter yang besar sehingga memungkinkan debit air juga besar. Sementara itu, besarnya debit air sumur bor mengandalkan pompa air.

    “Kalau sumur bor itu debit airnya lebih kencang dan kualitas airnya lebih bersih karena itu tergantung kedalaman tanahnya,” tuturnya.

    Itulah perbedaan antara sumur bor dan sumur gali. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com