Tag: pemutih

  • Bisa Lho Memutihkan Pakaian Tapi Gak Pakai Pemutih, Begini Caranya


    Jakarta

    Pemutih memang bisa jadi solusi memutihkan pakaian yang menguning kembali menjadi bersih dan kinclong kembali. Namun, pemakaian produk pemutih yang berlebihan dapat merusak bahan pakaian itu sendiri.

    Nah, daripada pakai pemutih yang bikin baju putih kamu cepat rusak. Kamu bisa coba tips memutihkan baju menggunakan bahan dan cara alami. Penasaran? Simak penjelasan berikut.

    Tips Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

    Melansir dari Simply Fresh, Jumat (15/12/202), berikut beberapa tips memutihkan pakaian tanpa produk pemutih.


    1. Rendam Pakaian dengan Perasan Jeruk Nipis

    Daripada kamu menggunakan pemutih untuk memutihkan baju yang telah menguning, kamu dapat menggunakan bahan alami. Dengan merendam pakaian putih kamu di air perasan jeruk nipis. Agar efeknya lebih terasa, kamu dapat merendamnya di air rendaman jeruk purut yang mendidih.

    Panaskan air sampai mendidih dan masukkan pakaian kamu selama kurang lebih 1 jam. Kamu juga akan mendapatkan hal yang sama dengan mencampur air rendaman jeruk nipis saat membilas pakaian kamu.

    2. Memutihkan dengan Sinar Matahari

    Mungkin kamu mulai bertanya, bagaimana caranya? Saat pakaian putih kamu baru selesai dicuci dan masih basah, jangan langsung keringkan. Daripada kamu mengeringkan pakaian putih kamu pada mesin pengering, coba jemur pakaian tersebut di bawah sinar matahari langsung. Secara alami hal ini memutihkan pakaian kamu. Matahari akan memutihkan pakaian kamu tanpa bau dan tanpa perlu produk pemutih.

    3. Tambahkan Cuka Putih

    Tak perlu produk pemutih, kamu dapat mengembalikan warna putih pakaianmu seperti baru kembali dengan menambahkan beberapa tetes cuka putih pada rendaman pakaian cucian. Cuka putih bahkan dapat melembutkan kain, membawa kembali kecerahan dan kenyamanan kembali ke pakaian kamu.

    4. Tambahkan Soda Kue saat Merendam

    Selain sebagai campuran bahan membuat kue, ternyata soda kue dapat memutihkan baju. Caranya, campurkan air dan sedikit soda kue untuk mendapatkan warna lebih putih pada pakaian kamu tanpa perlu menambahkan produk pemutih komersial lain. Cukup tambahkan satu cangkir baking soda ke dalam empat liter air, lalu rendam pakaian anda. Rendam sebentar, maka pakaian kamu akan segar dan bersih setelah selesai.

    5. Coba dengan Sabun Cuci Piring

    Banyak orang yang mungkin tidak tahu jika sabun cuci piring dapat memutihkan pakaian. Sabun cuci piring yang lebih ramah lingkungan bekerja sama baiknya dengan beberapa produk di atas. Cukup campur sedikit sabun cuci piring dengan deterjen biasa, dan cucilah seperti biasa baik itu dengan mesin cuci ataupun dengan cuci tangan.

    Demikian tips memutihkan pakaian tanpa pakai pemutih. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Lumut di Kamar Mandi? Coba Pakai 3 Bahan Ini Auto Kinclong!


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang harus sering dibersihkan. Idealnya seminggu sekali, tetapi apabila penghuni di rumah cukup banyak alangkah baiknya bisa dibersihkan 2 hari sekali. Hal ini dikarenakan tempat yang lembap dan kotor mudah sekali ditumbuhi lumut.

    Lantai yang berlumut bisa berbahaya karena membuat permukaan lantai jadi lebih licin. Kamu bisa saja terpeleset dan jatuh di kamar mandi. Kondisi lantai yang licin juga tidak baik untuk lansia dan anak-anak.

    Maka dari itu, kamu harus sering membersihkan kamar mandi, mulai dari lantai, dinding keramik, hingga semua peralatan mandi agar lumut tidak cepat tumbuh di sana. Dilansir Better Homes and Garden, Senin (23/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi.


    Bahan buat Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

    1. Cuka Putih

    Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

    Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan boraks. Bahan berbahaya yang sering disalahgunakan untuk makanan. Bahan ini sebenarnya untuk pembersih, salah satunya membersihkan lumut di kamar mandi.

    Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Jadi Sarang Bakteri, Kapan Spons Cuci Piring Harus Diganti?


    Jakarta

    Spons adalah alat pembersih berpori yang biasa banyak digunakan untuk keperluan sehari-hari, terutama untuk mencuci piring. Spons dapat menyerap air sabun sehingga penggunaannya lebih cepat. Selain itu, permukaannya yang halus tidak akan menggores alat makan saat dibersihkan.

    Perlu diingat, spons memiliki masa pakai dan tidak bisa terus-terusan dipakai. Hal ini dikarenakan fungsinya sebagai alat pembersih tentu tempat berkumpulnya bakteri. Jadi, jangan sampai kamu menggunakannya sampai hancur baru diganti.

    Lantas, berapa lama sebaiknya kita mengganti spons yang dianjurkan?


    Dilansir Today, para peneliti di Italia mendapati bahwa spons cuci piring adalah benda yang paling mudah terkontaminasi di rumah. Spons juga menjadi sarang bagi mikroorganisme dan patogen bawaan makanan. Mereka menganjurkan agar spons sering diganti sehingga alat makan juga benar-benar bersih setelah dicuci.

    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Anjuran untuk mengganti spons yang dipakai untuk mencuci piring adalah dilakukan tiap minggu. Sementara itu, apabila kamu memakai spons untuk memberikan meja dapur, kamu bisa menggantinya dengan kain microfiber yang bisa langsung dicuci apabila kotor sehingga tidak perlu beli baru.

    Cara Membersihkan Spons

    Pasti kamu berfikir, selama satu minggu gimana cara memastikan spons di rumah bersih dan aman untuk mencuci piring? Kamu bisa mencuci spons setelah mencuci piring. Caranya dengan cuci spons dnegan air sabun yang panas. Lalu, masukan ke dalam microwave selama dua menit.

    Alternatifnya, kamu bisa rendam spons sekitar satu menit dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Tapi, sebaiknya kamu tetap ganti spons sesering mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini 7 Tips Bikin Baju Menguning Kembali Putih Tanpa Pemutih


    Jakarta

    Baju atau pakaian berwarna putih memang punya daya tarik sendiri, namun mudah kotor dan menguning. Untuk mengembalikannya jadi putih bersih, biasanya orang-orang menggunakan cairan pemutih.

    Namun, penggunaan produk pemutih yang kurang tepat justru bisa merusak pakaian, lho. Tapi tenang saja, ada cara lain untuk memutihkan baju putih yang menguning.

    Kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah atau di alam. Yuk, simak caranya di bawah ini.


    Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

    Dikutip dari The Spruce dan Real Simple, berikut sederet cara memutihkan pakaian putih yang kekuningan atau kusam tanpa cairan pemutih:

    1. Gunakan Perasan Lemon

    Air perasan lemon merupakan pemutih alami untuk pakaian. Kandungan asam sitratnya berguna untuk memutihkan pakaian berbahan katun, linen, dan poliester.

    • Siapkan 4 buah lemon, potong menjadi dua bagian dan peras untuk diambil airnya.
    • Campurkan perasan lemon ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    2. Rendam dengan Soda Kue

    Soda kue atau baking soda mengandung natrium bikarbonat yang bantu menghilangkan noda membandel pada kain. Bahan ini juga dapat menghempaskan bau yang menempel di pakaian, termasuk kaus kaki.

    • Campurkan 230 gram soda kue ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas, aduk hingga larut.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 1 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    3. Tambahkan Cuka Putih

    Asam asetat dalam cuka putih bantu menghilangkan residu detergen penyebab pakaian menguning dan kusam.

    • Tambahkan 250 ml cuka putih suling ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Masukkan pakaian putih menguning dan rendam semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    4. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring ada yang mengandung natrium hipoklorit yang bisa memutihkan kain terbuat dari serat alami seperti katun atau linen.

    • Siapkan 3,5 liter air panas.
    • Tambahkan sedikit sabun cuci piring dengan detergen biasa, aduk merata.
    • Masukkan pakaian kusam dan rendam selama 30 menit.
    • Cuci pakaian seperti biasa.

    5. Gunakan Citric Acid

    Bubuk citric acid atau asam sitrat bekerja sebagai pemutih sama seperti lemon. Teksturnya yang bubuk cukup disimpan tempat kering dan tidak mudah rusak seperti perasan lemon.

    • Campurkan 3 sendok makan bubuk asam sitrat dalam 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    6. Campurkan Boraks

    Boraks termasuk alternatif pemutih yang dapat menghilangkan noda dan residu yang mampu menempel pada kain.

    • Campurkan 115 gram bubuk boraks ke 3,5 liter air hangat, aduk hingga larut.
    • Masukkan pakaian putih dan rendam selama 30 menit atau lebih.
    • Cuci seperti biasa.

    7. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) bisa memudarkan warna pakaian tapi juga dapat mencerahkan baju putih. Tidak hanya memutihkan, cahaya ini bantu membunuh kuman yang mungkin bersarang di kain.

    Pakaian, seprai, maupun handuk putih dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung dan biarkan hingga kering.

    Penting diperhatikan, sejumlah cara di atas dikhususkan untuk pakaian full putih. Pengulangan metode mungkin diperlukan untuk mendapatkan pakaian yang kembali putih dan bersih.

    Hindari penggunaannya pada pakaian berwarna atau motif. Lakukan metode sesuai petunjuk dan jangan mencampur-campur bahan yang dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Alami Bersihkan Noda Karat di Pakaian, Tanpa Pemutih!



    Jakarta

    Noda karat yang membandel pada pakaian memang sulit dihilangkan. Berbagai macam produk seperti pembersih hingga pemutih belum tentu bisa menghilangkannya. Namun, tidak perlu khawatir karena ada bahan alami yang bisa hilangkan noda karat pada pakaian.

    Melansir dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, noda karat pada pakaian bisa hilang dengan pasta yang terbuat dari campuran garam dan ekstrak jeruk nipis.

    Pasta ini terdiri dari 3 bagian bahan kering dicampur 1 bagian air. Bagian kering adalah garam sementara bagian air adalah ekstrak jeruk nipis. Untuk memudahkan proses pembuatan pasta, terlebih dahulu buat ekstrak jeruk nipis dengan cara-cara berikut ini.


    • 4 buah jeruk nipis ukuran sedang dicuci dan dilap kering
    • Iris tipis jeruk nipis beserta kulitnya
    • Rebus dengan air sekitar 700 ml (kira kira seukuran botol sirup)
    • Setelah mendidih, matikan kompor dan tunggu hingga hangat
    • Masukkan ke dalam blender dan blender hingga hancur
    • Saring dengan kain (seperti menyaring santan) dan pastikan tidak ada ampas atau bulir yang keluar
    • Masukkan ekstrak ke dalam botol kaca

    Setelah ekstrak jeruk nipis sudah tersedia, maka ikuti langkah selanjutnya di bawah ini.

    • Buat pasta dengan mencampurkan garam dan ekstrak jeruk nipis dengan perbandingan 3:1.
    • Oleskan pasta yang banyak ke bagian yang terkena noda karat.
    • Keringkan dengan sinar matahari selama 2-3 jam.
    • Setelah kering, cuci pakaian seperti biasa.

    Itulah cara menghilangkan noda karat pada pakaian menggunakan bahan alami. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Basmi Kelabang dan Kaki Seribu di Rumah, Bisa Pakai Garam



    Jakarta

    Rumah dapat dimasuki berbagai hama kecil, termasuk kelabang dan kaki seribu. Kedua hewan melata ini tidak berbahaya, tetapi kehadirannya cukup mengganggu penghuni rumah.

    Sebagian orang mungkin ngeri atau geli dengan bentuknya yang seperti ulat. Belum lagi mereka mempunyai kaki-kaki yang mungil.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens dan The Spruce, kelabang dan kaki seribu suka tinggal di tempat yang hangat, lembap, dan gelap. Penghuni bisa saja menemukan kedua hewan ini di bagian rumah dengan karakteristik tersebut.


    Rumah yang terdapat serangga seperti kecoak, ngengat, rayap, serta rayap juga rawan muncul dua hewan melata itu. Pasalnya, serangga merupakan sumber makanan bagi kelabang dan kaki seribu.

    Jika ingin rumah bebas kelabang dan kaki seribu, lingkungan rumah perlu dijaga agar tetap kering. Misalnya penghuni memperbaiki kebocoran pipa atau membersihkan area lembap.

    Kemudian, penghuni juga perlu memperhatikan akses masuk hama ke dalam rumah. Pastikan untuk menutup celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding.

    Bagaimana cara membasmi kelabang dan kaki seribu di rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Basmi Kelabang dan Kaki Seribu

    Inilah beberapa tips untuk membuat rumah bebas kelabang dan kaki seribu.

    1. Taburkan Garam

    Kelabang dan kaki seribu suka tinggal di lingkungan yang lembap untuk berkembang biak. Untuk itu, penghuni bisa menaburkan garam di area lembap buat mengurangi kadar air di udara. Dengan begitu, kedua hewan itu tidak akan tertarik buat masuk rumah.

    2. Siram Pemutih Pakaian

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia yang keras. Aromanya yang menyengat membuat kelabang dan kaki seribu tidak betah di rumah. Lalu, keduanya pun dapat musnah ketika disiram pemutih.

    Perlu diingat, jangan campur cuka dengan pemutih. Sebab, campuran itu akan menghasilkan gas klorin yang beracun.

    3. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih mengandung asam asetat dan tingkat keasamannya cukup ampuh memusnahkan hama rumah. Penghuni rumah dapat menyemprotkan cuka putih langsung ke kelabang dan kaki seribu.

    4. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang dan kaki seribu sensitif terhadap bau menyengat, salah satunya daun pandan dan serai. Manfaatkan dua bahan ini dengan cara memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar aromanya keluar. Lalu, letakkan di area yang sering dilalui kelabang dan kaki seribu.

    5. Semprotkan Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti tea tree dan peppermint memiliki bau menyengat yang tidak disukai hama. Penghuni bisa mengusir kelabang dan kaki seribu dengan mencampurkan minyak esensial dengan air. Semprotkan cairan itu pada titik masuk atau lokasi yang sering dilewati kelabang dan kaki seribu.

    Itulah tips seputar kelabang dan kaki seribu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com