Tag: pencegahan kelelawar

  • 3 Pemicu Kelelawar Datang ke Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kelelawar adalah hewan nokturnal atau aktif di malam hari. Pada pagi hingga siang hari, mereka akan bertengger di pohon, celah batu, atau bangunan. Selama beristirahat, mereka memang tidak mengganggu karena biasanya hanya diam. Namun, keberadaan kelelawar sebenarnya berbahaya lho.

    Hewan bersayap ini dapat membawa penyakit di antara SARS, Ebola, virus nipah, dan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya kelelawar jangan sampai bertengger di suatu bangunan yang diisi manusia di dalamnya terutama di rumah.

    Untuk dapat mencegah kelelawar datang, kamu perlu tahu apa pemicu mereka datang ke suatu bangunan. Melansir dari The Spruce berikut beberapa alasannya.


    1. Sumber Panas

    Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

    2. Sumber Makanan

    Sama seperti hewan lainnya, saat mencari tempat tinggal, kelelawar pasti mencari lokasi yang dekat dengan sumber makanannya yakni serangga dan buah-buahan.

    3. Air

    Kelelawar juga membutuhkan air sama seperti makhluk hidup lainnya. Rumah pasti memiliki sumber air yang cukup, terutama yang rumahnya terawat. Biasanya kelelawar suka minum di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

    Cara Usir Kelelawar dari Rumah

    1. Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

    Makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika kamu tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, kamu perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, kamu bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar. Dengan cara ini serangga juga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

    2. Tutup Akses Masuk Kelelawar

    Cara paling efektif adalah menutup akses masuk kelelawar. Sebagai contoh celah di atap, fasad, atau jendela.

    3. Letakkan Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

    Apabila kamu tidak bisa memperbaiki akses masuk kelelawar, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Wewangian ini dibenci oleh kelelawar dan membuat mereka tidak mau mendekat.

    Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

    4. Pasang Lampu Terang di Kebun

    Sebagai hewan yang hidup di malam hari, kelelawar sensitif terhadap cahaya. Memasang lampu yang terang di kebun atau area yang berpotensi jadi spot favorit mereka dapat membuat kelelawar enggan mendekat.

    5. Panggil Jasa Profesional

    Langkah ini apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Dengan jasa profesional, kamu bisa terhindar dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Kelelawar Datang ke Rumah Bisa Berbahaya, Ini Penyebab dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Kelelawar bisa dibilang sebagai salah satu hewan yang berbahaya bagi manusia. Hewan nokturnal ini bisa membawa penyakit bagi manusia.

    Hewan bersayap ini bisa membawa penyakit seperti SARS, Ebola, virus nipah, dan lainnya. Oleh karena itu, jangan sampai kelelawar bertengger di suatu bangunan yang dihuni manusia, seperti rumah.

    Untuk mencegah datangnya kelelawar, perlu diketahui pemicu mereka datang ke suatu bangunan. Melansir dari The Spruce berikut beberapa alasannya.


    1. Sumber Panas

    Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

    2. Sumber Makanan

    Sama seperti hewan lainnya, saat mencari tempat tinggal, kelelawar pasti mencari lokasi yang dekat dengan sumber makanannya yakni serangga dan buah-buahan.

    3. Air

    Kelelawar juga membutuhkan air sama seperti makhluk hidup lainnya. Rumah pasti memiliki sumber air yang cukup, terutama yang rumahnya terawat. Biasanya kelelawar suka minum di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

    Cara Usir Kelelawar dari Rumah

    1. Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

    Makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika kamu tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, kamu perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, kamu bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar. Dengan cara ini serangga juga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

    2. Tutup Akses Masuk Kelelawar

    Cara paling efektif adalah menutup akses masuk kelelawar. Sebagai contoh celah di atap, fasad, atau jendela.

    3. Letakkan Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

    Apabila kamu tidak bisa memperbaiki akses masuk kelelawar, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Wewangian ini dibenci oleh kelelawar dan membuat mereka tidak mau mendekat.

    Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

    4. Pasang Lampu Terang di Kebun

    Sebagai hewan yang hidup di malam hari, kelelawar sensitif terhadap cahaya. Memasang lampu yang terang di kebun atau area yang berpotensi jadi spot favorit mereka dapat membuat kelelawar enggan mendekat.

    5. Panggil Jasa Profesional

    Langkah ini apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Dengan jasa profesional, kamu bisa terhindar dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Kelelawar Bersarang di Rumah, Ini Risiko dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kelelawar yang masuk ke rumah tidak hanya menakutkan, tetapi juga bisa membawa risiko kesehatan serius seperti rabies jika terkena gigitan atau cakaran. Penanganan yang salah ataupun mengabaikan kelelawar bersarang di dalam rumah dapat meningkatkan risiko paparan pada penghuni rumah dan hewan peliharaan.

    Selain risiko kesehatan, keberadaan kelelawar di atap, loteng, atau juga dinding dapat merusak struktur rumah melalui kotoran (guano) yang bersifat korosif dan menimbulkan bau serta masalah higienis. Mengusir kelelawar tanpa cara yang tepat seringkali terasa sia-sia karena mereka akan kembali ke titik masuk yang sama.

    Dirangkum dari situs Bat Conservation International dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut risiko yang dapat terjadi jika kelelawar dibiarkan bersarang di rumah.


    Risiko Penularan Penyakit

    Kelelawar merupakan salah satu hewan pembawa virus rabies yang paling umum ditemukan di permukiman. Dilansir dari situs CDC, setiap kontak yang menimbulkan gigitan atau cakaran harus segera diperiksa oleh tenaga medis karena bisa berisiko penularan rabies.

    Kerusakan dan Masalah Kebersihan

    Kotoran kelelawar (guano) bisa menumpuk di plafon, loteng, atau dinding rumah. Guano tidak hanya menimbulkan bau tak sedap yang menyengat, tapi juga dapat merusak bahan bangunan serta mengundang hewan seperti kecoak dan lalat.

    Risiko Infeksi Jamur dari Guano

    Tumpukan guano yang lama dapat menjadi sumber penyakit, seperti infeksi paru-paru akibat jamur. CDC juga memperingatkan bahwa jamur ini bisa terhirup manusia saat membersihkan area yang terkontaminasi kotoran kelelawar jika membersihkannya tanpa perlindungan yang memadai.

    Gangguan Struktural dan Kesehatan Lingkungan

    Kelelawar umumnya bersarang di rumah secara koloni. Hal itu, menyebabkan kelembaban tinggi dan menodai permukaan dinding atau plafon. Sarang yang dibiarkan terlalu lama dapat melemahkan struktur kayu dan menurunkan kualitas udara di dalam rumah sehingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan penghuni.

    Cara Mengusir dan Mencegah Kelelawar Masuk Kembali

    Berikan Jalan Keluar

    Dilansir dari situs Bat Conservation International, jika kelelawar masuk ke dalam rumah, tetaplah tenang dan matikan lampu ruangan. Tutup semua pintu menuju area lain dan buka jendela atau pintu yang langsung mengarah ke luar. Biarkan kelelawar menemukan jalan keluarnya sendiri tanpa gangguan.

    Gunakan Metode Penangkapan yang Aman

    Apabila kelelawar tidak keluar sendiri, kenakan sarung tangan tebal dan gunakan kardus untuk menangkap dan menutupinya dengan hati-hati. Setelah itu, lepaskan kelelawar di luar rumah pada malam hari. Hindari menyentuh langsung tubuh kelelawar untuk mencegah risiko penularan penyakit.

    Jangan Membunuh Kelelawar

    Membunuh kelelawar akan mengganggu ekosistem karena kelelawar juga berperan penting dalam mengendalikan serangga malam. Selain itu, membunuhnya juga dapat berisiko penularan virus yang ada di jaringan tubuhnya. Bangkai Kelelawar bisa menjadi sumber penyebaran mikroorganisme.

    Cegah Kelelawar Masuk Kembali

    Setelah kelelawar keluar, lakukan pemeriksaan menyeluruh di atap, ventilasi, celah, genteng, dan cerobong asap. Tutup semua celah kecil menggunakan kawat kasa atau penutup ventilasi yang rapat.

    Kurangi Daya Tarik bagi Kelelawar

    Kurangi penerangan luar rumah yang berlebihan karena cahaya menarik serangga sebagai salah satu sumber makanan kelelawar. Sebagai alternatif, jika sudah ada potensi datangnya kelelawar ke rumah, alihkan kelelawar ke tempat lain. Bisa juga dengan memasang rumah kelelawar di lokasi yang jauh dari bangunan, agar kelelawar tetap memiliki tempat berlindung tanpa mengganggu hunian.

    Itulah risiko yang ditimbulkan jika kelelawar yang bersarang di rumah dan sering diabaikan. Terdapat juga cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengusirnya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com