Tag Archives: pencegahan

Bisa Pakai Tanaman, Ini Cara Efektif Usir Nyamuk



Jakarta

Nyamuk bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat membawa berbagai penyakit berbahaya. Oleh karena itu, mengatasi masalah nyamuk secara efektif sangat penting, terutama di daerah yang rawan serangan serangga ini.

Simak panduan ini yang akan membahas berbagai metode profesional untuk mengusir nyamuk, mulai dari teknik pencegahan hingga solusi pengendalian yang lebih canggih. Dengan informasi ini, kamu dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman di rumah atau tempat kerja kamu.

Musnahkan Sarangnya

Melansir The Spruce, salah satu cara paling efektif untuk mengusir nyamuk adalah dengan mencegah mereka mendekat sejak awal. Ini bisa dilakukan dengan menghilangkan tempat berkembang biak nyamuk, baik yang alami maupun buatan.


Habitat yang disukai nyamuk meliputi rumput tinggi, genangan air baik besar maupun kecil, tumpukan daun, dan kayu gelondongan yang membusuk. Meskipun kamu mungkin tidak dapat melakukan banyak hal terhadap kolam di halaman belakang, penting untuk memangkas rumput dan tidak membiarkan tumpukan sampah menumpuk terlalu lama.

Selain itu, nyamuk juga dapat bersarang di benda-benda yang kamu tinggalkan di luar, terutama jika benda-benda tersebut dapat menampung air. Barang-barang seperti kolam bayi, ember, dan kaleng penyiram bisa terisi air seiring waktu dan menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk.

Oleh karena itu, tutuplah benda-benda tersebut atau simpan di dalam rumah untuk mencegahnya.

Tanaman Pengusir Nyamuk

Jika kamu memiliki bakat berkebun, pertimbangkan untuk menambahkan beberapa tanaman pengusir nyamuk ke halaman belakang rumah kamu. Banyak dari tanaman ini adalah herba yang dapat mengusir nyamuk berkat aromanya yang kuat.

Beberapa pilihan tanaman yang dapat kamu tanam di kebun antara lain serai, balsem lebah, kemangi, catnip, peppermint, bunga mawar, bunga lavender, bawang putih, sage, dan allium termasuk bawang putih dan bawang bombai.

Pakailah Obat Nyamuk

Salah satu cara paling efektif untuk mengusir nyamuk adalah dengan menggunakan obat nyamuk. Obat nyamuk yang paling ampuh biasanya mengandung bahan seperti DEET atau Picaridin, dan dapat memberikan perlindungan hingga delapan jam.

Jika kamu lebih memilih produk dengan kandungan bahan kimia yang lebih sedikit, carilah pengusir nyamuk berbahan dasar minyak esensial. Namun, perlu diingat bahwa produk ini mungkin tidak seefektif dalam memberikan perlindungan.

Untuk mengusir nyamuk dari area yang lebih luas, kamu bisa mencoba menggunakan pengusir nyamuk khusus untuk teras atau dek, seperti lilin atau lentera serai, atau perangkat pengusir nyamuk bertenaga baterai seperti yang diproduksi oleh Thermacell.

Letakkan Perangkap Nyamuk

Perangkap nyamuk merupakan metode sederhana lainnya untuk mengatasi masalah nyamuk. Meskipun kamu mungkin perlu mengunjungi toko untuk membeli perangkap tersebut, setelah dipasang, alat ini akan segera berfungsi untuk menurunkan jumlah nyamuk di area halaman kamu.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Catat! Ini 5 Langkah Persiapan Rumah buat Hadapi Hujan Deras



Jakarta

Hujan deras belakangan ini terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Dibutuhkan persiapan yang matang untuk mengamankan rumah di saat musim hujan datang. Apalagi untuk menghadapi hujan besar disertai angin yang bisa menimbulkan kerusakan.

Tanpa tindakan pencegahan yang tepat, hujan deras dapat menimbulkan kebocoran melalui atap, meluap ke talang air, membanjiri halaman, dan bisa merembes melalui pondasi atau dinding rumah.

Melansir Better Homes & Gardens, Kamis (7/11/2024), berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan rumah sebelum hujan lebat.


Bersihkan Sistem Talang Air

Sistem talang air mengumpulkan dan mengarahkan air hujan dari atap rumah ke area drainase yang tepat di luar rumah.

Jika talang air atau pipa pembuangan tersumbat, hujan deras dapat dengan cepat terkumpul dan meluap di bawah atap, ke rongga atap, dan bahkan bisa merembes melalui dinding rumah.

Sebelum hujan melanda, pastikan untuk memeriksa talang dan pipa pembuangan. Bersihkan ranting, daun, atau sampah lain yang terkumpul. Lalu bersihkan dengan menyiram talang air untuk memastikan bersih dan tidak ada kebocoran.

Periksa Atap Rumah

Pemeriksaan atap sebaiknya dilakukan setahun sekali atau setelah hujan deras. Tujuan pemeriksaan adalah untuk mencari kerusakan, melakukan perbaikan, dan mengganti genteng atau sirap yang rusak atau bergeser.

Simpan Furniture dan Peralatan Luar Ruangan

Meskipun beberapa furniture luar ruangan dibuat untuk menahan hujan lebat dan hembusan angin kencang. Sebelum hujan menghantam rumah, simpan semua furniture dan peralatan luar ruangan yang dapat dipindahkan ke gudang atau garasi.

Barang yang tidak bisa dipindah harus diikat dan ditutup untuk mencegah tertiup angin atau rusak. Penting untuk membersihkan ranting yang mungkin terlempar oleh angin dan mengenai barang-barang kamu.

Tutup Area Jendela dan Pintu

Jendela atau pintu yang terbuka saat hujan bisa menyebabkan kerusakan di bagian dalam rumah. Sebelum hujan turun, tutup jendela dan pintu di sekitar rumah. Periksa jendela, pintu, rangka untuk mengetahui adanya kebocoran atau celah.

Bila diperlukan, pasang penutup jendela anti badai atau pasang tripleks di atas area yang rapuh untuk menciptakan penghalang terhadap hujan dan angin kencang.

Pangkas Pohon atau Cabang yang Mati

Cabang pohon yang tertiup angin dan patah dapat memecahkan jendela, merobek dinding, dan memecahkan genteng dari atap rumah. Periksa pohon secara teratur untuk mengurangi resiko kerusakan pada rumah saat terjadi hujan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Haruskah Cabut Alat Elektronik Saat Hujan Petir?



Jakarta

Pemadaman listrik sering terjadi saat ada hujan lebat dan disertai petir. Itu dilakukan untuk menghindari korsleting listrik akibat adanya sambaran petir. Oleh karena itu, kita sering mendengar nasihat untuk mematikan dan mencabut perangkat elektronik dan kabel-kabel yang ada di rumah saat terjadi hujan petir.

Lalu, apakah benar tindakan tersebut diperlukan? Atau hanya asumsi ? Berikut penjelasannya.

Mengutip dari laman How Stuff Works, mencabut perangkat elektronik saat terjadi badai petir ternyata memang bisa melindungi perangkat dari lonjakan listrik yang disebabkan oleh petir. Saat kondisi hujan lebat, petir bisa menyambar ke mana saja termasuk juga ke dekat kabel listrik rumah.


Saat petir menyambar kabel listrik, alirannya akan merambat melalui kabel tersebut sehingga terjadi lonjakan listrik yang besar. Akibatnya bisa membakar peralatan elektronik di rumah kamu atau bahkan menyebabkan korsleting dan kebakaran.

Sebenarnya ada cara untuk meminimalisir hal ini, yaitu dengan memasang pelindung lonjakan arus listrik. Pelindung ini bisa membantu untuk membatasi jumlah voltase yang diterima oleh perangkat elektronik sehingga bisa meminimalisir adanya lonjakan listrik pada perangkat elektronik di rumah. akan tetapi, kamu tidak bisa hanya mengandalkan pelindung lonjakan ini.

Sebab, lonjakan listrik yang dihasilkan dari sambaran petir sangat besar dan sangat mungkin untuk bisa melewati pelindung ini. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mencabut perangkat elektronik yang berpotensi tinggi terkena lonjakan arus listrik saat tersambar petir. Contohnya seperti televisi, printer, charger, telepon, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan bencana yang mungkin terjadi akibat sambaran petir.

Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu mencabut perangkat elektronik kamu dari stop kontak saat ada hujan dan petir, ya!

Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

Baca info lengkapnya di sini.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Rumah Bisa Tersambar Petir? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya



Jakarta

Hujan yang turun begitu deras terkadang bisa disertai sambaran petir. Selain memiliki suara yang menggelegar, petir bisa mengganggu penghuni rumah kalau sampai tersambar.

Petir sangat berbahaya, baik bagi manusia maupun bangunan. Sambaran petir memicu terjadinya kerusakan pada struktur bangunan atau peralatan elektronik, bahkan bisa menimbulkan kebakaran.

Lantas, kenapa petir menyambar rumah? Bagaimana cara mencegahnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Rumah Tersambar Petir

Melansir situs resmi Institut Teknologi Bandung, petir merupakan fenomena alam yang terjadi karena ada lompatan elektron-elektron dari awan yang bermuatan negatif ke bumi yang bermuatan positif.

Indonesia termasuk negara dengan jumlah petir yang banyak karena terletak di daerah khatulistiwa. Petir biasanya terjadi pada musim hujan dan sering kali menyambar struktur bangunan yang tinggi, termasuk rumah bertingkat.

Tips Mencegah Sambaran Petir buat Rumah Bertingkat

Melansir situs Properti Indonesia, berikut tips mencegah sambaran petir, terutama untuk rumah bertingkat.

1. Pasang Penangkal Petir

Pastinya penangkal petir menjadi salah satu solusi untuk mencegah rumah bertingkat terkena sambaran petir. Penangkal petir tidak hanya bisa dipasang di gedung-gedung tinggi, tetapi juga di rumah-rumah bertingkat.

Penangkal petir berfungsi sebagai media penghantar listrik untuk disalurkan ke tanah. Untuk rumah bertingkat, jenis penangkal petir yang umumnya digunakan adalah penangkal petir konvensional.

Pada rumah bertingkat, penangkal petir dipasang di ujung tertinggi bagian rumah. Selain itu, kamu juga bisa memasang penangkal petir internal pada panel listrik atau barang-barang elektronik.

2. Periksa Instalasi Listrik secara Rutin

Kemudian, sebaiknya kamu memeriksa instalasi listrik secara rutin untuk mencegah rumah terkena sambaran petir. Segera ganti kabel listrik yang mulai terbuka.

Hal ini merupakan upaya pencegahan terjadinya sambaran dan korsleting listrik di rumah akibat sambaran petir. Kamu juga harus memastikan alat-alat elektronik dalam keadaan mati saat hujan turun disertai petir.

3. Pangkas Pohon Besar

Jika ada pohon besar dekar rumah, sebaiknya memangkasnya sebelum hujan turun. Pohon yang besar berpotensi terkena sambaran petir, apalagi kalau jarak pohon tersebut dekat dengan rumahmu. Selain karena dahan-dahan pohon bisa tumbang menimpa rumah, pohon besar yang tersambar listrik bisa memicu kebakaran.

Itulah penyebab rumah tersambar petir dan cara mencegahnya. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Atap Lumutan? Begini Cara Membersihkannya



Jakarta

Alga atau yang sering disebut lumut, dapat menjadi masalah yang mengganggu bagi atap rumah kamu. Tidak hanya merusak estetika, lumut juga berpotensi menyebabkan kerusakan struktural. Kehadiran lumut dapat mengakibatkan penumpukan air dan mempercepat proses degradasi material atap.

Pahami artikel ini yang akan menjelaskan metode efektif untuk membersihkan alga dari atap kamu serta memberikan tips pencegahan agar atap tetap bersih dan terlindungi dari pertumbuhan yang tidak diinginkan. Dengan langkah-langkah yang tepat, kamu dapat menjaga keindahan dan daya tahan atap kamu dalam jangka panjang.

Apa itu Alga?

Melansir This Old House, Sabtu (30/11/2024), alga merupakan kumpulan organisme kecil yang memproduksi makanan dengan memanfaatkan sinar matahari. Di atap, alga biasanya terlihat sebagai noda dan garis-garis yang mirip dengan jamur.


Meskipun alga dapat tumbuh di berbagai iklim, mereka paling sering ditemukan di daerah yang memiliki musim panas hangat dan lembap. Walaupun alga mungkin terlihat seperti masalah kosmetik, keberadaannya dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di atap, yang dapat merusak sirap dan struktur di bawahnya.

Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengakibatkan kebocoran dan menurunkan efisiensi energi rumah kamu.

Cara DIY untuk Menghilangkannya

Jika kamu merasa percaya diri untuk melakukan proyek do-it-yourself atau DIY, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan alga dari atap. Setiap metode ini sebaiknya dilakukan pada hari yang tenang dan mendung.

Produk Pembersih Atap Komersial

Terdapat berbagai produk komersial yang dirancang khusus untuk membersihkan atap. Produk-produk ini biasanya mengandung algaesida dan dapat lebih efektif dibandingkan dengan solusi buatan sendiri dalam mengatasi pertumbuhan alga yang sulit dihilangkan.

Pastikan untuk membaca label dengan teliti dan mengikuti petunjuk dari produsen agar tidak merusak sirap dan lingkungan sekitarnya. Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan kami tentang biaya pembersihan atap.

Cuka dan Air

Cuka tidak sekuat pemutih, namun jika kamu menghadapi masalah alga ringan di atap, cuka dapat menjadi pilihan yang baik dan relatif ramah lingkungan. Caranya adalah campur cuka putih dengan air dalam proporsi yang sama, semprotkan pada area yang terinfeksi, diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas dengan air.

Air dan Pemutih

Campuran air dan pemutih dengan perbandingan 50-50 dapat secara efektif membunuh alga. Semprotkan larutan ini pada area yang terinfeksi, biarkan selama 15-20 menit, kemudian bilas hingga bersih dengan air.

Meskipun metode ini sangat efektif, perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, pastikan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan melindungi tanaman di sekitarnya.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Laci Oblak? Begini Cara Memperbaikinya



Jakarta

Jika laci dapur kamu sering macet atau bahkan tidak bisa ditutup dengan baik, jangan khawatir. Dalam panduan ini, akan menjelaskan mengenai langkah-langkah sederhana dan praktis untuk memperbaiki laci dapur yang rusak.

Dengan sedikit alat dan bahan, kamu dapat mengembalikan fungsi laci kamu tanpa harus memanggil tukang.

Poin Utama

Melansir Window Hardware Direct, identifikasi masalah umum seperti ketidakselarasan dan kerusakan, kumpulkan peralatan serta suku cadang pengganti yang diperlukan sebelum memulai, lepaskan laci dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan.


Perbaiki atau ganti bagian yang rusak agar laci berfungsi kembali, dan lakukan perawatan rutin untuk menjaga laci tetap dalam kondisi baik.

Pahami Masalah Laci

Terkait dengan laci dapur, ada beberapa masalah yang dapat muncul dan mengganggu fungsinya. Mengenali masalah ini sejak awal dapat membantu kamu menghemat waktu dan tenaga.

Identifikasi Ketidaksejajaran Laci

Masalah umum lain adalah ketidaksejajaran, yang dapat menyebabkan laci macet atau tidak tertutup dengan benar. Gejalanya termasuk laci tidak menutup sepenuhnya, laci terlalu mudah bergeser keluar, dan celah antara laci dan lemari.

Pahami Rel yang Rusak

Rel atau rel sangat penting untuk memastikan laci beroperasi dengan lancar. Jika mengalami kerusakan, kamu mungkin akan mendengar suara aneh saat membuka atau menutup laci, laci menjadi macet, atau melihat tanda-tanda keausan atau lengkungan pada rel.

Temukan Pegangan yang Longgar

Meskipun sering diabaikan, pegangan dapat berdampak besar pada kegunaan laci, sehingga penting untuk memeriksa pegangan yang goyang atau longgar, retak atau patah, serta kesulitan saat memegang pegangan saat membuka laci, dan melakukan pemeriksaan rutin terhadap masalah ini dapat membantu menjaga laci dapur kamu serta mencegah masalah yang lebih serius di kemudian hari.

Dengan memahami masalah umum pada laci ini, kamu dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaikinya dan menjaga dapur kamu tetap teratur dan berfungsi.

Alat yang Diperlukan

Ketika memperbaiki laci dapur yang rusak, sangat penting untuk memiliki peralatan dan bahan yang tepat, sehingga mengumpulkan semua yang diperlukan sebelumnya akan membuat proses perbaikan menjadi lebih lancar. Peralatan yang diperlukan antara lain obeng, tang, palu, tingkat, dan pita pengukur.

Peralatan Keselamatan

Pastikan untuk menggunakan kacamata pengaman untuk melindungi mata kamu, sarung tangan kerja untuk menjaga tangan tetap aman, dan masker debu jika kamu sedang mengamplas atau bekerja dengan material lama.

Selalu utamakan keselamatan saat mengerjakan perbaikan rumah karena mengambil tindakan pencegahan dapat mencegah kecelakaan dan cedera.

Melepas Laci dengan Aman

Ketika akan melepas laci dapur, keselamatan dan kehati-hatian menjadi prioritas utama, ikuti cara berikut untuk memastikan proses pelepasan berjalan dengan lancar.

Teknik Melepas Laci yang Tepat

Mulailah dengan mengeluarkan semua barang dari dalam laci untuk memudahkan penanganan, periksa adanya penghenti atau klip yang mungkin menahan laci di tempatnya, dan tarik laci dengan pegangan yang kuat serta lurus ke luar, hindari memutar atau menyentak agar tidak merusak laci.

Mengelola Komponen Laci yang Detail

Berhati-hatilah dengan bagian yang mudah pecah, seperti kenop atau gagang dekoratif, dan jika laci memiliki fitur soft-close, tangani dengan hati-hati agar mekanisme tersebut tidak rusak. juga awasi rel dan lintasan untuk memastikan mereka tidak bengkok atau rusak selama pelepasan.

Perbaiki Laci yang Tidak Sejajar

Ketidaksejajaran dapat membuat laci macet atau tidak menutup dengan baik, jadi untuk memperbaiki masalah ini, periksa keselarasan laci dengan lemari, sesuaikan sekrup pada slide atau rel untuk menyelaraskan laci kembali, dan uji laci untuk memastikan ia dapat dibuka dan ditutup dengan lancar.

Mengganti Rel yang Rusak

Jika rel atau rel rusak, kamu mungkin perlu menggantinya dengan cara lepas laci dari lemari, keluarkan rel atau rel lama dengan hati-hati, pasang trek baru seperti pemandu pemasangan permukaan WRs 1-1/2″ x 3″, dan pastikan semuanya terpasang dengan aman dan selaras.

Amankan Pegangan dan Kenop yang Longgar

Pegangan yang longgar dapat menyulitkan pembukaan laci, jadi untuk mengatasinya, kencangkan sekrup pada pegangan atau kenop, ganti sekrup yang terlepas dengan yang baru.

Pertimbangkan untuk menggunakan sedikit lem untuk keamanan tambahan, dan lakukan perawatan rutin untuk mencegah banyak masalah pada laci dengan selalu memeriksa bagian yang longgar dan segera memperbaikinya agar tidak menimbulkan masalah lebih besar di kemudian hari.

Pasang Kembali Laci pada Kabinet

Untuk memasang kembali laci, geser laci dengan hati-hati ke dalam kabinet dan pastikan laci sejajar dengan relnya, karena kesesuaian yang tepat sangat penting untuk pengoperasian yang lancar.

Langkah-langkah yang harus diikuti adalah sejajarkan laci dengan relnya, dorong laci perlahan hingga terkunci pada tempatnya, dan periksa apakah laci dapat dibuka dan ditutup dengan mudah.

Pastikan Pengoperasian Lancar

Setelah memasang kembali laci, uji fungsinya dengan membuka dan menutupnya beberapa kali.

Jika laci macet atau terasa kasar, kamu mungkin perlu menyesuaikan kesejajaran atau menambahkan sedikit pelumas pada relnya, dengan hal-hal yang perlu diperiksa meliputi mendengarkan suara-suara yang tidak biasa, merasakan adanya hambatan saat membuka atau menutup, serta mencari celah antara laci dan lemari.

Penyesuaian Akhir

Setelah semuanya tampak baik, lakukan pemeriksaan akhir dengan memastikan semua sekrup dan pegangan kencang, laci rata dan tidak miring, serta uji pegangan untuk memastikan keamanannya.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Semut Suka Tiba-tiba Muncul? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Pernahkah kamu melihat ada banyak semut yang berbaris memasuki rumah? Agak mengherankan mengapa mereka masuk rumah berbondong-bondong.

Lantas, apa yang membuat semut-semut masuk rumah?

Dilansir dari Eco Care Pest Control, kedatangan semut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, bagi sebagian besar rumah, penyebabnya adalah 1 dari 2 faktor, yakni mencari sumber makanan atau tempat bersarang.


Semut selalu dalam pencarian untuk menemukan sumber makanan. Begitu mereka menemukan persediaan makanan, mereka tak akan pergi sampai persediaan habis. Serangga satu ini biasanya menyerbu makanan hewan peliharaan, makanan manis, hingga remah-remah makanan.

Selain itu, rumah bisa didatangi semut untuk membangun sarang. Lalu, semut akan sering berlalu-lalang di rumah selama sarang itu masih ada.

Semut menyukai kayu yang basah dan lapuk. Jika rumah baru saja mengalami kerusakan akibat air atau saat ini mengalami kebocoran, rumah kamu sangat rentan jadi sarang semut.

Tempat Persembunyian Semut

1. Dapur

Mengingat semut selalu mencari makanan, tidak heran jika dapur menjadi tempat berkumpulnya semut di rumah. Hal ini terutama kalau ada makanan tertinggal di luar, piring menumpuk, atau makanan tidak disimpan dengan baik.

2. Kamar mandi

Kamar mandi merupakan tempat berkumpulnya semut. Air yang bocor dan kelembapan yang terbentuk dari pancuran menjadi tempat tinggal yang ideal bagi semut.

3. Bingkai Jendela Lapuk

Bingkai jendela lapuk adalah tempat andalan semut untuk masuk rumah. Hal ini menjadi tempat berkembang biaknya sarang dan juga cara bagi semut untuk masuk ke dalam rumah.

Cara Atasi Semut Masuk Rumah

Memerangi koloni semut di rumah memang membutuhkan banyak ketekunan. Langkah pencegahan terbaik adalah rajin membersihkan. Namun, ada beberapa cara untuk mencegah jejak semut sebagai berikut.

1. Bersihkan Permukaan di Rumah

Bersihkan permukaan seperti di dapur dengan cairan pembersih. Kamu bisa menggunakan pemutih atau cuka tergantung pada jenis permukaannya. Kamu juga dapat membunuh semut dengan campuran Boraks dan pengobatan rumahan lainnya.

2. Tutup Celah di Rumah

Tutup semua titik masuk yang dapat diakses semut. Jika menemukan semut di rumah, telusuri jalur semut untuk melihat dari mana mereka berasal dan tutup aksesnya.

3. Bersihkan Sisa Makanan

Pastikan lantai dan permukaan di rumah bebas dari sisa makanan yang berjatuhan. Cara ini pasti akan mengurangi jumlah semut yang mencari makanan di dapurmu.

4. Tutup Rapat Sumber Makanan

Simpan makanan dalam wadah tertutup di dapur. Lalu, sebaiknya wadah tersebut disimpan di tempat lebih tinggi dari lantai.

Jika kamu memiliki hewan peliharaan, pastikan mangkuk makanan bersih dan tidak menyentuh lantai saat tidak digunakan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Cegah Banjir Masuk Rumah


Jakarta

Saat musim hujan tiba, rumah dengan dataran rendah sangat rentan mengalami banjir. Untuk menanggulangi banjir, kamu bisa membuat sebuah penghalang di halaman rumah agar air tidak masuk.

Selain penahan, tentu akan diperlukan jalur pembuangan yang baik agar air tidak menggenang. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah banjir masuk rumah?

Berikut beberapa cara memperbaiki halaman agar air tidak masuk rumah ketika hujan.


Tips Cegah Banjir Masuk Rumah

Inilah cara menangkal banjir masuk rumah seperti yang dikutip dari Home Hard Ware.

1. Bangun Tembok Penahan

Dinding penahan baik dibuat di halaman yang memiliki lanskap tanah rendah dan datar. Tambahkan pula aliran air yang mengarah ke selokan. Ini untuk menghindari genangan air di depan tembok tersebut.

Dinding penahan ini bisa dibuat dari pasir atau kerikil yang cepat kering. Penggunaan kedua jauh lebih baik dibandingkan tanah liat.

2. Gunakan Paving Block di Halaman

Bagian halaman rumah bisa dipasang paving block agar air meresap atau mengalir melalui sela-selanya. Paving block ini memiliki beberapa macam, diantaranya sebagai berikut.

  • Pavers beton: Pemasangan beton bercelah yang bisa dimasukkan kerikil atau pasir yang memungkinkan drainase yang cepat.
  • Beton & aspal berpori: Jenis jalan yang memiliki kisi-kisi udara yang memungkinkan penyerapan air.
  • Plastic Grid: Sebuah plastik yang memiliki bolongan di setiap kotaknya. Plastic Grid kerap digunakan untuk media penanaman rumput di halaman, bisa pula dimasukkan batu kerikil hingga pasir. Garis kotak dari plastic grid itu cukup kuat untuk diinjak sehingga cocok digunakan di taman.

3. Tambahkan Tanaman

Selain memperbaiki bagian depan halaman, perlu ada tanaman atau pohon untuk penyerapan air dan mencegah struktur tanah semakin turun.

Tetapi sebelum itu ketahui tempat yang tepat untuk menanam pohon agar tidak membahayakan rumah saat terjadi angin puting beliung.

Jarak minimal penanaman pohon besar yang tingginya di bawah 8 meter harus berjarak minimal 3 meter dari bangunan. Untuk pohon 8-15 meter minimal penanaman 4-6 meter. Sementara untuk pohon lebih dari 15 meter jarak minimalnya 10-15 meter.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati Tinggakan Rumah Saat Liburan, Lakukan Ini Biar Maling Nggak Masuk


Jakarta

Banyak keluarga menantikan waktu liburan untuk jalan-jalan keluar kota. Tak hanya mereka, maling pun semakin leluasa untuk mencari mangsa, yakni rumah kosong.

Bagi kamu yang berencana pergi liburan atau meninggalkan rumah kosong, wajib hati-hati ya. Jangan sampai rumah kamu mudah dibobol maling.

Lalu, bagaimana cara mencegah maling masuk rumah? Yuk, simak caranya berikut ini seperti dikutip dari CNET.


Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

1. Amankan Pintu dan Jendela

Tentunya langkah pencegahan termudah adalah mengunci pintu dan jendela. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

2. Pakai Kunci Tambahan

Selain itu, kamu bisa meningkatkan keamanan rumah dengan memakai kunci pengaman tambahan. Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus.

Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

3. Tambahkan Sistem Keamanan

Kalau merasa tak cukup aman, kamu bisa memasang sistem keamanan rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

Maling pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

5. Tambahkan Lampu Luar

Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

6. Kunci Garasi

Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi.

Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

9. Beli Brankas

Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

10. Lapor Petugas Keamanan

Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Simpan Harta Benda di Rumah Biar Nggak Dicuri Saat Ditinggal Liburan


Jakarta

Rumah bukan cuman buat ditinggali, tapi juga tempat untuk menyimpan barang penghuninya. Sayangnya, maling suka mengincar harta benda saat rumah kosong ditinggal penghuninya yang sedang berlibur.

Ada saja kasus orang pulang dari berlibur melihat rumahnya dibobol maling dan barang-barangnya hilang. Sebagai langkah pencegahan, kamu bisa coba menyembunyikan barang berharga agar nggak ketahuan sama maling.

Lalu, bagaimana cara menyimpan harta benda dengan aman di rumah? Simak caranya berikut ini dikutip dari Cekaja.


Tips Aman Simpan Harta Benda di Rumah

Inilah cara menyimpan harta benda di rumah biar aman dari maling.

1. Jangan Simpan di Dalam Lemari

Sebaiknya jangan simpan harta benda di dalam lemari. Dari beberapa contoh kasus yang telah terjadi, menyimpan barang berharga, seperti emas atau surat-surat tanah di dalam lemari lebih berisiko diambil oleh pencuri saat terjadi perampokan.

Ketika hal itu terjadi, biasanya pencuri akan langsung tertuju ke kamar tidur dan mencari benda-benda berharga korbannya di dalam lemari.

Maka dari itu, menyimpan barang berharga maupun benda berharga lainnya di dalam lemari sangat tidak disarankan. Apalagi di dalam celah-celah kecil atau lainnya. Sebaliknya, cobalah simpan barang berharga yang dimiliki di tempat-tempat yang sekiranya sulit untuk ditemukan oleh pencuri.

2. Simpan di Tempat yang Sulit Dijangkau

Simpan barang berharga kamu di tempat yang sulit dijangkau. Tempat yang sulit dijangkau ini maksudnya tempat yang sekiranya tak akan terpikirkan oleh pencuri. Misalnya di celah-celah laci dapur ataupun ruang makan.

Pokoknya, jangan sampai tempat yang disiapkan untuk menyimpan barang berharga, mudah ditebak oleh pencuri.

Kamu harus mengakalinya dengan sebaik mungkin. Jika memungkinkan, selalu ganti posisi penyimpanannya tiap tiga hingga enam bulan sekali. Terlebih lagi jika rumah sering didatangi oleh tamu.

Perpindahan posisi ini dimaksudkan untuk menghindari segala risiko kehilangan, yang terkadang bisa dialami jika kita terlalu percaya dengan orang lain, apalagi yang baru dikenal.

3. Simpan di Dalam Brankas Unik

Selain itu, coba simpan barang di dalam brankas. Untuk keamanan yang lebih lagi sebaiknya jangan gunakan brankas biasa, tetapi yang bentuk unik.

Kamu bisa saja pakai brankas yang menyerupai buku. Bentuk yang tidak mencolok itu tentu saja akan mengecoh pandangan pencuri.

Selain itu, hal lainnya yang harus diperhatikan adalah tempat penyimpanan brankas tersebut. Hindari menyimpan brankas atau barang berharga secara langsung di dalam lemari maupun lacinya.

Sebab, seperti yang sebelumnya sudah dibahas, lemari selalu menjadi sasaran utama pencuri saat mencari barang berharga korbannya. Ada baiknya untuk menyimpan brankas tersebut di ruangan yang lebih aman dan tidak terpikirkan oleh pencuri.

4. Gunakan Perlindungan Ganda

Selanjutnya, selalu gunakan perlindungan ganda. Meski sudah menggunakan brankas yang terbuat dari material besi, namun ada baiknya lagi bila kamu menambah perlindungannya.

Caranya? Tentu saja dengan menyimpannya dalam kotak berlapis. Misal, masukkan brankas ke dalam kotak yang lebih besar dan menggunakan gembok maupun kata sandi. Dengan begitu, pencuri tidak akan mudah untuk bisa membuka kotak tersebut.

5. Gunakan Trik Menipu Pencuri

Terakhir, kamu bisa menggunakan trik menipu pencuri. Nah, di sini, kamu bisa menggunakan lemari untuk mengecoh pencuri.

Misalnya kamu bisa menggunakan brankas untuk menyimpan barang berharga. Di dalam brankas itu, kamu dapat menyimpan berbagai benda yang tidak berguna, namun dalam jumlah yang cukup banyak.

Dengan begitu, pencuri tentu akan mengira bahwa sebagian besar hartamu ada di dalam brankas tersebut, sehingga pencuri tak perlu lagi mencari ke ruangan lainnya untuk menemukan barang berharga lainnya.

Itulah cara menyimpan barang berharga di rumah agar tidak dicuri maling. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com