Tag Archives: pencegahan

Waspada Malaria! Ini 4 Cara Ampuh Cegah Nyamuk Masuk ke Rumah



Jakarta

Nyamuk merupakan salah satu hewan pengganggu yang sering ada di rumah. Bahkan ada salah satu jenis nyamuk yaitu anopheles menjadi penyebab penyakit malaria yang berbahaya dan bisa muncul di rumah. Oleh karena itu, diperlukan pencegahan agar nyamuk tidak lagi masuk ke rumah.

Mengutip dari situs NSW Health Pathology, upaya pencegahan nyamuk bisa dilakukan dari luar rumah. Sebelum masuk ke rumah, halaman atau area luar rumah menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Untuk itu, terdapat 4 tips berikut membasmi nyamuk di area luar rumah.

Buang Genangan Air

Nyamuk membutuhkan air untuk melengkapi siklus hidupnya. Air yang ada di sekitar halaman rumah bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Misalnya air di talang atap yang tersumbat atau saluran air menjadi tempat paling mungkin bagi nyamuk untuk berkembangbiak.


Selain itu, hal yang jarang disadari juga bisa menjadi tempat bersemayam nyamuk. Seperti botol plastik bekas minuman yang masih ada airnya, tempat minum di kandang burung peliharaan, dan kolam taman yang jarang dibersihkan. Untuk itu, buang semua genangan air yang ada agar tidak dihinggapi nyamuk.

Pasang Jaring

Untuk menghindari nyamuk masuk ke rumah, bisa juga memasang jaring pada bagian rumah yang memiliki celah atau lubang, misalnya jendela, pintu, dan tangki air hujan.

Pilih Tanaman

Hati-hati jika kamu suka menanam tanaman di halaman rumah. Hal ini dikarenakan nyamuk dapat tertarik dengan tanaman tertentu yang justru mengundang mereka untuk masuk ke rumah. Tanaman yang harus dihindari di sekitar rumah adalah tanaman yang membantu nyamuk berkembang biak karena sifatnya memerangkap air, seperti bromelia.

Pelihara Hewan Pemakan Nyamuk

Tanpa disadari, hewan pemakan nyamuk menjadi pengendalian biologis yang baik. Kamu bisa memelihara burung, kadal, hingga capung karena mereka pemakan serangga. Jika kamu punya kolam, maka bisa pelihara katak. Namun, kamu juga jangan terlalu berharap karena mereka tidak akan makan nyamuk sebanyak yang dipikirkan hingga berhasil mengusir seluruh nyamuk.

Nah itu lah 4 al yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Hal yang paling penting adalah menjaga lingkungan sekitar rumah agar bebas nyamuk dan terhindar dari penyakit malaria. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Kaki Seribu Tiba-tiba Masuk Rumah dan Cara Mencegahnya


Jakarta

Pernahkah menemukan tiba-tiba kaki seribu muncul di kamar mandi, merayap hingga ruang tengah atau bahkan kamar? Jika iya, bisa jadi ini beberapa alasan binatang melata itu bisa masuk ke rumah.

Kaki seribu adalah binatang melata yang cukup menggelikan. Bahkan, tak jarang kaki seribu bisa menggigit bila kondisinya terancam. Kuilit manusia yang tergigit akan merasakan sensasi seeprti digigit semut atau tersengat.

Nah, secara khusus, kaki seribu kerap muncul saat musim hujan, meski tak jarang kaki seribu juga muncul di musim kemarau.


Bila sudah cukup mengganggu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.

Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

1. Rumah Lembap

Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

2. Ada Tanaman Membusuk

Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

3. Ada Celah di Rumah

Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

Cara Basmi Kaki Seribu

Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Tanaman Ini Diklaim Ampuh Mengusir Tikus dari Rumah


Jakarta

Tikus adalah salah satu hama yang sering muncul di dalam rumah. Selain dapat mengganggu penghuni, hadirnya tikus dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya.

Mengutip laman Triangle Pest, tikus kerap muncul di atap rumah, dapur, hingga kamar mandi. Terkadang, tikus juga sering bersembunyi di sela-sela lemari atau saluran pipa air rumah. Biasanya, tikus yang muncul di dalam rumah bertujuan untuk mencari makan.

Kehadiran tikus terkadang kerap tidak diketahui oleh pemilik rumah. Alhasil, tikus bisa bebas berkeliaran untuk mencari makan atau berkembang biak.


Sebagai bentuk pencegahan, kamu bisa menggunakan sejumlah tanaman hias yang dapat mengusir tikus dari dalam rumah. Apa saja tanaman tersebut? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Tikus

Menanam tanaman hias tak hanya mempercantik rumah saja, tetapi juga bantu mencegah serangan hama, salah satunya adalah tikus. Dilansir situs Country Living, Senin (16/6/2025), berikut sejumlah tanaman hias yang diklaim ampuh dapat mengusir tikus.

1. Rosemary

Tanaman herbal rosemaryFoto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

Rosemary bisa digunakan untuk mengusir tikus dari dalam rumah. Tanaman herbal yang punya bentuk seperti pohon pinus ini ternyata tidak disukai oleh tikus karena punya aroma kuat.

Rosemary bisa ditanam di depan teras rumah atau di halaman, tempat tikus sering bersembunyi dan berusaha masuk ke dalam rumah. Tanaman ini juga mudah dirawat sehingga cocok bagi pemula.

“Rosemary dapat tumbuh subur di lokasi yang terkena sinar matahari langsung dan tanah yang memiliki drainase baik, tanaman ini dapat dipangkas agar terlihat lebih menarik,” kata Igor Podyablonskiy, seorang pakar tanaman dan bunga dari My Flowers.

2. Mint

Tanaman mintFoto: Getty Images/stock_colors

Tanaman mint punya segudang manfaat untuk tubuh, mulai dari melancarkan pencernaan hingga menjaga kesehatan mulut. Selain itu, tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus di rumah.

Sebab, aroma dari daun mint yang kuat ternyata tidak disukai oleh tikus. “Meskipun kita menyukai aroma segar daun mint, tapi ternyata aroma ini bisa mengusir tikus dari rumah,” ungkap Igor.

Igor mengatakan, mint dapat tumbuh subur dalam berbagai kondisi, mulai dari sinar matahari penuh atau berada di tempat yang redup. Selain itu, mint juga dapat tumbuh dengan cepat sehingga bisa dirawat dengan mudah.

“Tanaman mint bisa ditanam di halaman agar dapat tumbuh dengan maksimal, lalu daunnya bisa digunakan juga untuk dicampur ke dalam teh atau sebagai hiasan,” jelasnya.

3. Lavender

Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

Lavender disebut ampuh untuk mengusir tikus dari dalam rumah. Tanaman ini punya aroma yang dapat menenangkan tubuh, tapi justru menjadi senjata ampuh untuk membasmi tikus.

Kandungan minyak di dalam daun dan bunga lavender ternyata dapat mengganggu indra penciuman tikus. Alhasil, tikus yang berusaha masuk ke rumah akan kabur karena mencium aroma kuat dari lavender.

Lavender dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari dan punya drainase yang baik. Tanaman ini cocok diletakkan di dalam rumah atau teras karena warna bunganya yang cantik.

“Agar lavender dapat tumbuh optimal, pangkas setelah berbunga untuk mempertahankan bentuknya dan mendorong pertumbuhan lebih lanjut,” ujar Igor.

4. Daffodil

Tanaman hias daffodilFoto: Getty Images/iStockphoto/redhumv

Bunga daffodil atau disebut juga bunga Narcissus bisa jadi opsi alternatif untuk mengusir tikus. Sebab, bunganya mengandung alkaloid yang beracun bagi hama dan serangga.

Kamu bisa menanam daffodil dengan mudah di rumah. Caranya adalah dengan menanam bibit benih daffodil di tanah yang telah dikeringkan. Jika menanam di pot, sebaiknya dilapisi dengan kawat kasa tipis untuk mencegah tikus agar tidak menggalinya.

Itulah empat tanaman hias yang diklaim ampuh mengusir tikus di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Gampang! Ini 5 Tips Cegah Serangan Kutu Kasur di Rumah


Jakarta

Kehadiran kutu kasur di rumah bikin khawatir karena dapat mengganggu kenyamanan. Serangga kecil ini bisa menggigit manusia untuk menyedot darah, sehingga dapat menyebabkan bercak merah dan gatal-gatal di kulit.

Kalau ditemukan ada kutu kasur di rumah, penghuni perlu segera membasminya. Namun tak cukup hanya membersihkan sofa atau kasur, ada beberapa cara lain untuk mencegah kutu kasur di rumah.

Sebab, kutu kasur sering bersembunyi di sela-sela atau sudut tempat tidur dan sofa. Selain area itu sulit dijangkau, ukuran kutu kasur yang kecil membuat sebagian orang tak sadar kalau sedang duduk atau tidur bersama serangga itu.


Agar seluruh penghuni rumah merasa nyaman, simak beberapa tips mencegah kutu kasur dengan mudah di bawah ini:

Tips Ampuh Mencegah Kutu Kasur dengan Mudah

Ada sejumlah kiat mudah untuk mencegah kutu kasur di rumah. Dikutip dari United States Environmental Protection Agency (EPA), Rabu (25/6/2025), berikut sejumlah tipsnya:

1. Cek Seluruh Furnitur di Rumah Secara Rutin

Periksa seluruh furnitur yang ada di rumah secara rutin. Tak hanya kasur, kutu kasur juga dapat ditemukan di sofa ruang tamu, kursi, karpet, hingga lemari.

Penghuni rumah perlu mengecek secara rutin dengan mengganti seprai, mengecek bagian dalam sofa, atau melihat bagian tepi karpet. Kalau menemukan ada serangga kecil yang bergerak, patut dicurigai jika itu adalah kutu busuk.

2. Rutin Menyedot Debu

Kutu busuk dapat berkembang biak di lipatan sofa atau kasur. Area ini memang cukup jarang terjamah sehingga tidak diketahui kalau ada kutu busuk di dalamnya.

Sebagai bentuk pencegahan, penghuni dapat menyedot debu dan kotoran di sofa dan kasur secara rutin. Selain mengangkat sisa kotoran, langkah ini juga dapat mencegah munculnya kutu kasur.

3. Cek Dua Kali saat Membeli Furnitur Bekas

Jika berniat ingin membeli furnitur bekas seperti kasur, sofa, atau karpet, pastikan untuk melakukan pengecekan sebanyak dua kali. Selain melihat kondisinya, pastikan tidak ada kutu kasur dan telurnya yang hinggap di furnitur tersebut.

Cara ini dilakukan agar penghuni tidak mendapat barang zonk. Meski harga furnitur tersebut murah meriah dan terlihat bagus, tapi jika di dalamnya ada banyak kutu busuk maka dapat merugikan pembelinya.

Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan orang adalah sengaja menunda mencuci pakaian hingga berminggu-minggu. Alasannya agar pakaian dapat dicuci secara bersamaan dalam jumlah banyak.

Padahal, kebiasaan ini tidak baik dilakukan karena bisa memicu munculnya kutu kasur di dalam pakaian kotor. Perlu diketahui, kutu kasur dapat berpindah dengan cepat dari satu benda ke benda lain.

Selain itu, bau pakaian kotor bisa menyebar ke seluruh ruangan sehingga bikin tidak nyaman. Jadi, sebaiknya mencuci pakaian secara rutin.

5. Jangan Taruh Barang di Atas Sofa dan Kasur

Beberapa orang kerap meletakkan barang seperti tas atau pakaian kotor di atas sofa dan kasur. Kebiasaan ini ternyata dapat berdampak buruk karena kutu busuk bisa berpindah tempat.

Selama berada di luar, mungkin kamu tidak sadar duduk di tempat kotor yang ada kutu busuk. Alhasil, serangga itu dapat ‘menumpang’ pada tas dan pakaian yang kamu kenakan.

Setibanya di rumah, kutu busuk dapat langsung berpindah ke berbagai tempat seperti furnitur, kasur, hingga sofa kesayanganmu. Maka tak heran jika kamu sering merasakan kulit gatal-gatal akibat kebiasaan buruk tersebut.

Sebaiknya hindari kebiasaan menaruh barang kotor di atas sofa dan kasur mulai sekarang. Selain itu, jangan lupa menjaga kebersihan secara rutin agar tak ada lagi serangga kecil yang mengganggu tempat tinggal kamu.

Demikian lima tips ampuh mencegah kutu kasur dengan mudah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/dhw)



Sumber : www.detik.com

7 Tips Ampuh Mencegah Laba-laba Agar Tidak Masuk Rumah


Jakarta

Laba-laba adalah salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Bahkan, sejumlah pemilik rumah tidak sadar kalau ada laba-laba yang bersarang hingga berkembang biak.

Jika menemukan sarang laba-laba, maka sebaiknya segera dibasmi agar tidak terus menerus berkembang biak. Selain itu, lakukan sejumlah pencegahan agar laba-laba tak kembali datang ke rumah.

Ternyata, ada sejumlah tips ampuh untuk mencegah laba-laba agar tidak datang lagi ke rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Tips Mencegah Laba-laba Agar Tidak Masuk Rumah

Agar hunian tetap bersih dan sehat, sebaiknya lakukan sejumlah pencegahan sejak dini agar laba-laba tidak datang kembali. Dikutip situs Real Simple dan Places for People, Senin (30/6/2025), berikut tips mencegahnya:

1. Tutup Celah dan Retakan

Tips yang pertama adalah dengan menutup celah dan retakan yang ada di dalam rumah. Sebab, laba-laba dapat menyelinap melalui celah atau retakan kecil tersebut.

Lakukan pengecekan terhadap pintu, jendela, dan dinding rumah untuk memastikan tidak ada retakan. Kamu bisa menutup retakan di dinding dengan dempul.

2. Membersihkan Rumah

Laba-laba termasuk hewan yang senang bersarang di tempat gelap dan kotor. Maka dari itu, munculnya sarang laba-laba bisa menandakan kalau rumah dalam kondisi kotor.

Cobalah untuk rutin membersihkan rumah, terutama di bagian langit-langit dan belakang perabotan yang jarang diperhatikan. Jangan lupa untuk menjangkau seluruh sudut dan celah yang ada di rumah untuk memastikan tetap bersih.

3. Bersihkan Halaman Rumah

Halaman yang ditumbuhi tanaman liar, rumput tinggi, hingga barang-barang berserakan dapat menarik laba-laba untuk membuat sarang. Untuk itu, pastikan halaman rumah dalam kondisi bersih agar mencegah laba-laba masuk ke rumah.

4. Usir Serangga Lain

Tips berikutnya untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah adalah dengan mengusir serangga lain, seperti kumbang, lalat, hingga semut. Dengan tidak adanya serangga tersebut maka turut mencegah laba-laba untuk datang dan membuat sarang karena tidak ada sumber makanan.

5. Matikan Lampu Luar Ruangan

Lampu yang terang di area luar rumah dapat menarik serangga. Tanpa disadari, hal tersebut juga dapat memancing laba-laba untuk datang karena menemukan sumber makanan.

Untuk itu, cobalah matikan lampu di luar ruangan yang sekiranya tidak diperlukan untuk menyala di malam hari agar mengurangi laba-laba masuk ke dalam rumah.

6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

Ada sejumlah tanaman yang diklaim dapat mengusir laba-laba dari rumah, seperti lavender, mint, dan citronella. Tanaman tersebut mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai laba-laba.

Kamu dapat menanam tanaman di sekitar halaman rumah. Tak hanya mempercantik hunian tapi juga dapat mencegah laba-laba masuk ke rumah.

7. Minyak Esensial

Selain menggunakan tanaman, kamu juga bisa pakai minyak esensial seperti minyak pepermin atau minyak pohon teh untuk mengusir laba-laba. Cukup teteskan minyak esensial ke area sekitar kebun karena aromanya tidak disukai hewan tersebut.

Demikian tujuh tips ampuh mencegah laba-laba masuk ke rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Bunga Es di Freezer Mesti Dibersihkan, Jika Tidak Ini Akibatnya



Jakarta

Lapisan es atau bunga es bisa terbentuk pada interior freezer. Kemunculan bunga es sebaiknya tidak dibiarkan karena dapat mengganggu fungsi freezer.

Dikutip dari family handyman, bunga es muncul di freezer ketika kelembapan bertemu dengan kumparan evaporator, lalu membeku. Kondisi ini bila dibiarkan dapat menimbulkan masalah, salah satunya merusak kualitas makanan.

Oleh karena itu, penghuni rumah perlu merawat freezer dengan membersihkan tumpukan bunga es. Namun, apa saja dampak buruk dari bunga es? Berikut ini penjelasannya.


Dampak Buruk Bunga Es

Inilah beberapa masalah yang bisa muncul kalau ada bunga es di freezer.

1. Muncul Bau Tak Sedap

Lapisan es di freezer dapat memunculkan bau tak sedap. Tentunya hal ini dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

2. Kualitas Makanan Menurun

Bunga es bisa menyebabkan ‘freezer burn’, yaitu es mengkristal pada makanan. Kondisi tersebut dapat membuat makanan terasa aneh dan membusuk.

3. Mengganggu Fungsi Freezer

Kemunculan bunga es juga mengganggu fungsi freezer. Lapisan es tersebut membuat kemampuan freezer untuk membekukan makanan tidak efisien.

4. Ruang Freezer Sempit

Lalu, tumpukan bunga es bisa mengurangi ruang penyimpanan freezer. Dengan begitu, freezer menjadi semakin sempit buat menyimpan makanan.

Cara Bersihkan Bunga Es

Kalau freezer sudah terlanjur ditumbuhi bunga es, penghuni dapat melelehkan es untuk membersihkannya. Simak caranya berikut ini.

1. Cabut Sambungan Listrik

Cabut sambungan listrik freezer dari stopkontak. Biarkan es meleleh dengan sendirinya.

2. Keringkan Freezer

Selanjutnya, bersihkan semua kelembapan dan biarkan permukaan freezer mengering. Setelah itu, freezer baru bisa digunakan kembali.

Sebagai catatan, hindari mencongkel bunga es menggunakan benda tajam. Cara ini dapat merusak freezer.

Cara Cegah Bunga Es Numpuk

Penghuni dapat mengatasi bunga es hingga ke akarnya dengan melakukan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut.

  • Periksa segel pintu freezer secara berkala.
  • Jangan biarkan pintu freezer terbuka terlalu lama.
  • Beri jarak antara freezer dengan dinding di belakangnya.
  • Pastikan pintu freezer tertutup dengan rapat.
  • Pastikan untuk menyetel suhu freezer sesuai anjuran.

Itulah tips seputar bunga es di freezer. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

8 Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Taman Rumah


Jakarta

Ular merupakan salah satu hewan yang ditakuti banyak orang. Sebab, gigitan dan cairan bisanya dapat melukai hingga menyebabkan meninggal dunia.

Sayangnya, di beberapa daerah ular kerap masuk ke dalam rumah. Tak ayal banyak warga yang panik hingga akhirnya menghubungi petugas Damkar untuk bisa mengeluarkan ular dari rumah.

Sebagai bentuk pencegahan, ternyata kamu bisa menanam beberapa tanaman untuk mencegah ular masuk. Apa saja tanaman tersebut? Simak dalam artikel ini.


Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Taman Rumah

Ada sejumlah tanaman yang disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Jadi tak hanya bikin hunian lebih asri, tapi juga melindungi penghuni rumah dari serangan ular.

Dikutip dari Homes and Gardens, Kamis (17/7/2025), berikut tanaman yang bisa mencegah ular masuk ke rumah:

1. Marigold

Marigold dapat digunakan untuk mengusir serangga karena mengeluarkan aroma yang menyengat. Terutama marigold Prancis dan Amerika, keduanya mengeluarkan aroma pedas yang kuat sehingga dapat mengusir ular.

Tanaman ini dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari. Akar marigold yang kokoh juga dapat tumbuh agresif jika dirawat dengan tepat, sehingga dapat menyebar dan semakin mempersulit ruang gerak ular untuk masuk ke rumah.

2. Rosemary

Tanaman ini dapat membantu mengusir ular dari halaman rumah karena aromanya yang menyengat. Disarankan menanam rosemary dalam jumlah sedang atau di dalam pot. Sebab, daunnya yang lebat dikhawatirkan menjadi tempat persembunyian ular.

“Rosemary memiliki daun-daun yang lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung ular,” kata ahli pengendali hama Nicole Carpenter.

3. Serai

Serai tak hanya digunakan sebagai bumbu masak, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir ular. Aroma segar dari serai justru tidak disukai ular karena dapat menyulitkan mereka untuk berburu makanan.

Disarankan untuk tidak menanam terlalu banyak serai di perkarangan rumah. Sebab, bentuk tanamannya yang mirip semak-semak dikhawatirkan menjadi tempat bersembunyi ular.

4. Lavender

Sama seperti tanaman lainnya, lavender juga mengeluarkan aroma menyengat yang dibenci ular karena dapat mengganggu indra penciuman. Dengan begitu, lavender bisa menjadi “pagar alami” agar hewan melata tersebut tidak akan masuk ke rumah.

Banyak orang yang menanam lavender ke dalam pot karena merupakan salah satu tanaman pot terbaik untuk penyerbuk. Meski begitu, kamu juga dapat menanamnya langsung di tanah.

5. Lidah Mertua

Lidah mertua atau juga disebut snake plant memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang. Uniknya, bentuk daun tersebut justru tidak disukai oleh ular, entah karena merasa terancam atau ujung daunnya yang tajam.

Tanaman ini dapat tumbuh subur di luar ruangan dan wilayah beriklim hangat. Kamu dapat menanam lidah mertua di tempat yang terang, tapi jangan persis di bawah sinar matahari langsung. Lalu, jangan menanam di tanah basah karena menyebabkan akarnya membusuk.

6. Kaktus

Tanaman yang satu ini memang tidak mengeluarkan bau tajam, tapi disebut ampuh mencegah ular masuk ke taman rumah. Duri kaktus yang tajam membuat ular merasa kesakitan saat melewatinya, sehingga akhirnya memilih untuk menghindar.

Sebagai alternatif, kamu juga dapat memanfaatkan kaktus untuk melindungi tanaman lain di halaman rumah, khususnya tanaman yang dijadikan tempat persembunyian ular.

7. Eucalyptus

Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat hampir sepanjang tahun. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok digunakan untuk mengusir serangga hingga hewan berbahaya seperti ular. Tanaman eucalyptus sangat cocok jika ditanam di halaman sempit.

8. Daffodil

Sebenarnya, daffodil tidak secara langsung dapat mencegah ular masuk ke pekarangan. Namun, tanaman ini justru lebih ampuh mengusir tikus yang jadi makanan ular. Dengan semakin sedikit sumber makanannya, maka ular tidak akan kembali ke halaman rumah.

Itulah delapan tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke tanaman rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Bunga Es di Freezer Bikin Jengkel, Begini Cara Cegahnya!


Jakarta

Freezer punya fungsi penting dalam lemari es, yakni untuk membekukan bahan makanan. Namun, seiring penggunaan terkadang muncul bunga es yang dapat memenuhi freezer.

Hadirnya bunga es di freezer tentu bikin kesal karena dapat mengganggu proses penyimpanan bahan makanan. Lapisan es yang tebal dan keras membuat freezer jadi sempit. Selain itu, freezer juga harus bekerja lebih keras untuk membekukan makanan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya bunga es di freezer. Selain itu, penting juga untuk melakukan beberapa pencegahan agar freezer tak muncul kembali. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Penyebab Bunga Es Muncul di Freezer

Ada sejumlah faktor yang memicu timbulnya bunga es di freezer. Dilansir situs Ideal Home, berikut beberapa penyebabnya:

1. Sering Buka Pintu Kulkas

Bunga es terbentuk saat udara hangat dan lembap masuk ke freezer. Kemudian pintu freezer yang sering dibuka-tutup memungkinkan udara hangat masuk, sehingga freezer akan mengembun dan membeku.

Maka dari itu, sebaiknya jangan terlalu sering membuka pintu kulkas tanpa alasan yang jelas, misalnya karena iseng atau penasaran. Bukalah pintu kulkas ketika memang ingin mengambil makanan dan jangan dibuka terlalu lama.

2. Cara Menyimpan Makanan Kurang Tepat

Penyebab lainnya karena makanan yang disimpan di dalam kulkas tidak tertutup rapat. Misalnya, menyimpan makanan hangat dan dibiarkan terbuka dapat menambah kelembapan di dalam freezer.

Untuk itu, pastikan menyimpan makanan dalam wadah tertutup dan adem sebelum dimasukkan ke freezer. Selain itu, jangan mengisi freezer terlalu penuh agar sirkulasi udara tetap lancar sehingga mencegah pembentukan bunga es.

3. Pintu Freezer Tidak Tertutup Rapat

Pintu freezer yang tidak tertutup rapat menyebabkan udara hangat masuk ke dalam dan memicu pembentukan bunga es. Sebagai bentuk pencegahan, kamu perlu menutup pintu freezer dengan rapt serta mengecek keandalan segel pintu lemari es.

4. Termostat Rusak

Termostat berfungsi mengatur suhu freezer agar tetap stabil. Apabila termostat tidak berfungsi dengan baik, maka suhu dingin akan meningkat dan memicu terbentuknya bunga es. Jadi, pastikan suhu freezer sesuai dengan rekomendasi produsen.

Cara Mencegah Bunga Es di Freezer

Munculnya bunga es di freezer dapat dicegah dengan sejumlah cara. Dilansir situs Beko, berikut cara-caranya:

1. Simpan Makanan dengan Benar

Ketika makanan didinginkan di dalam freezer, penting untuk menyimpannya dengan benar. Jika makanan disimpan dalam kondisi hangat dan terbuka maka bisa menambah kelembapan dan memicu bunga es.

Untuk mencegahnya, pastikan kamu menyimpan makanan dalam wadah yang tertutup rapat. Kamu juga bisa menyimpan makanan dengan dibungkus plastik yang rapat untuk mencegah kelembapan.

2. Jangan Bukan Pintu Kulkas Terlalu Sering

Cobalah untuk mulai berhenti membuka pintu kulkas terlalu sering tanpa tujuan yang jelas. Jika memang akan membuka pintu kulkas hingga berkali-kali, pastikan tidak dibuka terlalu lama atau lebar-lebar agar udara hangat dari luar tidak masuk ke dalam freezer.

3. Cek Segel Pintu Lemari Es

Selain itu, periksa bagian segel pintu lemari es untuk mengecek apakah ada celah di antara pintu dan kabinet. Jika pintu kulkas tidak tertutup rapat, coba bersihkan segel dengan kain lembut atau spons dan air hangat.

Hindari penggunaan produk pembersih abrasif karena dapat merusak segel. Jika ditemukan segel mulai longgar atau retak, segera diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

Demikian cara mencegah bunga es muncul kembali di freezer. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Mencegah Lebah Bersarang di Dalam Rumah


Jakarta

Lebah adalah serangga bersayap yang terkadang bisa masuk dan bersarang di area rumah. Kehadiran serangga ini suka bikin penghuni takut karena khawatir bakal disengat.

Penghuni bisa melakukan pencegahan agar lebah tidak masuk dan bersarang. Sebab, lebih baik mencegah daripada menghadapi kumpulan lebah yang sudah bersarang di rumah.

Bagaimana cara mencegah sarang lebah di dalam rumah? Simak penjelasannya berikut ini dihimpun dari laman Invasive Species Council, Southeast Bee Removal, University of Florida, Bee Aware, dan Picture Insect.


Cara Cegah Lebah Bersarang di Rumah

Inilah beberapa tips untuk mencegah lebah masuk dan bersarang di dalam rumah.

1. Tutup Pintu dan Jendela

Cara sederhana untuk mencegah lebah masuk rumah adalah menutup pintu dan jendela. Lebah akan mencari tempat yang gelap dan hangat untuk bersarang, termasuk ke dalam rumah.

Selain itu, penghuni bisa menggunakan jaring atau kawat untuk menutup ventilasi yang mungkin menjadi akses masuk lebah. Pastikan semua celah dan retakan tertutup untuk mengurangi kemungkinan lebah masuk rumah.

2. Bersihkan Area Sekitar Rumah

Bersihkan area sekitar rumah untuk mengurangi tempat persembunyian lebah. Misalnya barang-barang tidak terpakai seperti alat berkebun atau perabotan tua.

Barang-barang itu bisa menjadi tempat persembunyian menarik bagi lebah. Pastikan untuk rutin membersihkan halaman dan menghilangkan barang yang tidak digunakan.

3. Basmi Sarang yang Sudah Ada

Segera basmi sarang lebah kalau menemukannya di sekitar rumah. Sarang lebah bisa mengeluarkan feromon yang menarik lebah lainnya. Bersihkan semua bagian sarang sampai tidak tersisa untuk menghindari kedatangan lebah baru.

Penghuni harus berhati-hati saat memusnahkan sarang lebah. Jika sarang berada di tempat yang sulit dijangkau, sebaiknya panggil layanan profesional untuk menghindari risiko tersengat.

4. Menanam Tanaman Pengusir Lebah

Beberapa jenis tanaman bisa membantu mengusir lebah, seperti tanaman mint, eucalyptus, citronella. Penghuni bisa menanam tanaman tersebut di sekitar rumah agar lebah tidak nyaman di lingkungan itu.

Kalau ingin memiliki bunga berwarna-warni di kebun, pilihlah jenis bunga yang tidak menarik bagi lebah, seperti bunga berbentuk terompet. Cara ini membantu menjaga keindahan taman tanpa menarik perhatian lebah.

5. Gunakan Pengusir Alami

Terakhir, gunakan bahan alami seperti minyak esensial untuk mengusir lebah. Coba campurkan minyak pepermin atau lemon dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering dikunjungi lebah. Aroma kuat dari minyak esensial membuat lebah enggan mendekati rumah.

Selain itu, sebarkan bubuk kayu manis di sekitar sarang lebah. Aroma kayu manis dapat memicu lebah untuk berpindah ke tempat lain dan tidak kembali ke sarangnya.

Itulah cara untuk mencegah lebah bersarang di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Titik Ini Jarang Dibersihkan di Rumah, Bisa Jadi Sarang Debu


Jakarta

Rumah harus dibersihkan secara rutin agar bebas kotoran dan debu. Namun, ada beberapa bagian rumah yang sering kali luput dibersihkan, sehingga menjadi sarang debu.

Debu merupakan kumpulan partikel kecil yang berasal dari kotoran, pasir, kulit mati, hingga bulu hewan peliharaan. Penghuni perlu membersihkan debu agar rumah tidak kotor serta terhindar dari penyakit.

Lantas, bagian rumah mana saja yang biasa menjadi sarang debu? Simak penjelasannya berikut ini.


Tempat yang Bisa Jadi Sarang Debu

Inilah beberapa tempat yang sering kali menjadi sarang debu karena jarang dibersihkan, dilansir dari Southern Living.

1. Gorden atau Tirai

Gorden dan tirai mudah sekali kotor dan ditempeli debu karena biasanya terbuat dari bahan kain. Penghuni rumah perlu rajin mengganti gorden dan mencucinya. Jika gorden atau tirai tidak terbuat dari kain, penghuni bisa membersihkannya dengan kemoceng atau kain mikrofiber.

2. Dipan Tempat Tidur

Dipan adalah kerangka tempat tidur yang biasanya terbuat dari besi, kayu, atau bahan lainnya. Sisi-sisi dipan mudah jadi tempat berkumpulnya debu.

Sebagai langkah pencegahan, penghuni perlu membersihkan sisi-sisi tempat tidur setiap membereskan kasur. Penghuni bisa menggunakan kain, mikrofiber basah, atau penyedot debu untuk membersihkan dipan.

3. Dinding

Dinding rumah juga dapat menjadi sarang debu. Debu masih bisa menempel walaupun dinding berbentuk vertikal.

Bagian rumah ini memang jarang dibersihkan, sehingga nggak heran kalau debu menumpuk. Penghuni bisa membersihkannya dengan kain mikrofiber atau kemoceng bergagang panjang.

4. Kusen Pintu dan Jendela

Kusen adalah bingkai pada pintu dan jendela. Biasanya bagian atas dan dalam kusen sering berdebu karena jarang dibersihkan. Bagian tersebut bisa dibersihkan menggunakan spons kering dan basah.

5. Ventilasi Udara

Debu bisa masuk rumah melalui ventilasi udara. Tak heran, banyak debu menumpuk di bagian rumah ini. Penghuni dapat membersihkan ventilasi menggunakan kemoceng, kain mikrofiber, atau penyedot debu dengan sikat minimal sebulan sekali.

Itulah beberapa tempat yang bisa menjadi sarang debu. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com