Tag: pendarahan

  • 4 Bahan Ini Ampuh Usir Lintah di Rumah, Dijamin Nggak Balik Lagi!


    Jakarta

    Lintah adalah hewan parasit yang kerap muncul pada saat musim hujan atau di sekitar rumah yang dekat dengan rawa dan sungai. Lintah juga bisa ditemui di daerah yang kerap banjir.

    Hewan ini bisa menempel di mana saja, bahkan tubuh manusia. Kemunculannya cukup berbahaya karena dapat menghisap darah. Mereka memiliki dua alat penghisap yakni di ujung kepala dan ekornya. Ada beberapa kasus, lintah bisa sampai menimbulkan pendarahan, biasanya ini diakibatkan hisapan dari lintah liar.

    Apabila rumah kamu kedatangan lintah atau menemukan beberapa lintah setelah banjir, dilansir dari How to Repel begini cara mengusir lintah.


    Cara Mengusir Lintah dari Rumah

    1. Bawang putih dan Cengkeh

    Dua bahan dapur ini ternyata bisa lho bikin lintah kabur. Caranya juga mudah, kamu cukup hancurkan beberapa siung bawang putih dan cengkeh. Lalu, sebarkan di area yang lembap dimana lintah sering terlihat.

    2. Jus lemon

    Buah dengan cita rasa asam ini bisa mengusir lintah. Kamu cukup peras dan campurkan dengan air. Semprotkan campuran perasan lemon tersebut pada tanaman dan dinding.

    3. Minyak Atsiri

    Jika kamu memiliki mintak atsiri atau essential oil, coba semprotkan ke lintah atau tempat yang kerap didatangi lintah. Hewan tersebut auto pergi karena tidak menyukai aromanya.

    4. Garam

    Cara paling mudah untuk mengusir lintah adalah dengan menaburkan garam di sekeliling tempat yang sering dijumpai lintah. Namun, jika kamu terkena hisapan lintah jangan coba-coba menaburkan garam di atas lukanya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ular Sering Muncul di Rumah? Coba Taburkan Bahan Dapur Ini, Auto Kabur!


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan berbisa yang apabila merasa terancam dapat menyerang. Ular memiliki bisa yang dapat menyebabkan pembengkakan, pendarahan, merusak jaringan, saraf, dan organ sehingga cukup berbahaya.

    Hewan melata ini bisa ditemui di mana saja, tidak harus di hutan. Ular menyukai tempat yang gelap dan tenang. Ia bisa muncul dari semak-semak hingga area perairan. Rumah yang sering kebanjiran harus waspada karena bisa saja ular terseret arus air dari sungai yang meluap.

    Untuk mencegah ular masuk ke rumah di luar kondisi banjir, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dilansir Northwest Exterminating, berikut beberapa bahan yang tidak disukai ular dan bisa dijadikan penghalang mereka datang.


    1. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tanaman bawang-bawangan terkenal memiliki efek ketika diiris karena terdapat senyawa sulfur yang terlepas ketika diiris. Selain itu, ada lho kandungan bawang yang tidak disukai oleh ular yakni asam sulfonate. Senyawa ini dapat menghasilkan mengaktifkan allicin yang berfungsi menguarkan aroma khas pada bawang putih.

    Cara memasang perangkapnya dengan mencincang halus bawah putih atau bawang bombai, lalu campurkan dengan garam batu. Taburkan campuran tersebut di sekitar halaman untuk mencegah ular mendekati rumah.

    2. Cuka

    Bahan selanjutnya yang efektif mengusir ular adalah cuka dapur. Cairan ini bisa dituang ke sekitar kolam agar ular tidak berani naik ke permukaan.

    3. Jeruk Nipis

    Campuran jeruk nipis, cabai rawit, dan minyak papermint ternyata bisa membuat ular kabur. Campuran ketiga bahan ini harus dimasukkan ke dalam botol kaca dan disemprotkan ke halaman atau lubang yang bisa menjadi akses ular masuk.

    4. Kapur Barus

    Kapur barus atau kamper merupakan benda yang biasa diletakkan di kamar mandi. Bentuknya kecil dan keras. Bentuk dan warnanya beragam dan mengeluarkan aroma yang sedap.

    Namun, aroma ini tidak disukai oleh ular. Di dalam kapur barus terdapat senyawa naftalena yang dapat membuat ular iritasi.

    5. Sulfur

    Bahan terakhir yang bisa dipakai adalah sulfur. Bahan ini dapat menyebabkan dua efek, yakni bau tak sedap dan iritasi pada kulit ular. Penghuni dapat menaruh sulfur di sekeliling rumah. Jangan lupa ketika meletakkannya memakai sarung tangan yang aman. Selain itu, jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com