Tag: pendingin

  • Membersihkan AC Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Ini Caranya


    Jakarta

    AC wajib dibersihkan secara rutin agar dapat menyemburkan udara dingin ke seluruh ruangan. Sebab, debu dan kotoran dapat menumpuk di dalam AC karena digunakan terus-menerus. Jika tidak dibersihkan secara berkala maka dapat mengganggu kinerja AC.

    Pada umumnya, banyak masyarakat yang menggunakan jasa cuci AC untuk membersihkan pendingin ruang. Meski begitu, ada biaya yang harus dikeluarkan untuk mencuci satu unit AC. Jika rumah kamu punya banyak AC tentu biaya yang dibutuhkan akan lebih besar.

    Jika ingin menghemat pengeluaran, kamu bisa membersihkan AC sendiri di rumah. Simak langkah-langkah serta alat yang dibutuhkan untuk mencuci AC dalam artikel ini.


    Alat-alat untuk Membersihkan AC Sendiri

    Sebelum mengetahui langkah-langkahnya, sebaiknya detikers telah menyiapkan sejumlah alat untuk membersihkan AC sendiri. Dilansir situs The Indian Express, ini alat yang dibutuhkan:

    • Sarung Tangan
    • Sikat gigi
    • Kain bersih
    • Penyedot debu
    • Selang Air.

    Cara Membersihkan AC Sendiri di Rumah

    Setelah seluruh alat sudah siap, langkah berikutnya adalah mengetahui cara membersihkan AC dengan benar. Perlu diketahui, mencuci AC terbagi dalam dua tahap, yakni AC dalam (indoor) dan AC luar (outdoor).

    Membersihkan Unit AC Indoor

    Tahap pertama adalah dengan membersihkan unit AC dalam terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Matikan AC

    Sebelum mulai membersihkan, pastikan AC sudah dalam keadaan mati dengan menekan tombol OFF di stopkontak terlebih dahulu. Setelah dimatikan, kini kamu sudah siap untuk membersihkan unit AC indoor.

    2. Buka Panel Penutup dan Lepas Filter AC

    Langkah berikutnya adalah dengan membuka panel penutup AC, setelah itu baru melepas filter di dalamnya. Pada umumnya AC memiliki lebih dari satu filter sehingga perlu dilepas satu per satu secara perlahan dan letakkan di tempat yang aman.

    3. Bersihkan Evaporator

    Siapkan sikat gigi dengan bulu yang halus untuk membersihkan bagian evaporator. Lakukan secara perlahan sampai kotoran dan debu benar-benar hilang.

    Lakukan pembersihan di bagian ini secara hati-hati karena terdapat sirip tajam yang bisa membuat kulit tergores dan terluka. Maka dari itu disarankan menggunakan sarung tangan agar aman.

    Setelah dibersihkan dengan sikat gigi, gunakan kain kering yang lembut untuk membersihkan sisa-sisa debu dan kotoran.

    4. Bersihkan Filter

    Tahap berikutnya adalah membersihkan filter udara yang sudah dilepas sebelumnya. Gunakan air untuk melarutkan debu dan kotoran yang menempel, tapi pastikan jangan menggunakan air bertekanan tinggi untuk mencegah filter rusak.

    Jika sudah disiram sampai bersih, keringkan filter udara di bawah sinar matahari. Kemudian pasang kembali filter ke dalam ac, lalu tutup panel sampai sempurna.

    Membersihkan Unit AC Outdoor

    Setelah AC dalam dibersihkan, kini detikers perlu membersihkan unit AC outdoor. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Bersihkan Sirip Kondensor

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan sirip kondensor di bagian AC outdoor. Caranya bisa menggunakan penyedot debu dengan kepala yang berbulu lembut agar mampu menyedot debu dan kotoran secara maksimal.

    2. Lepas Baling-baling Kipas

    Setelah itu, lepas baling-baling kipas agar bisa membersihkan AC outdoor secara optimal. Caranya dengan melepas tutup sisi atas dan lepaskan baling-baling kipas tanpa mengganggu sambungan listrik.

    Jika sudah terlepas, bersihkan baling-baling dengan kain kering untuk menyeka kotoran dan debu. Bersihkan juga seluruh permukaan AC outdoor secara perlahan.

    3. Semprotkan Air

    Langkah berikutnya adalah menyemprotkan air ke bagian dalam unit AC outdoor dengan tekanan sedang. Jangan terlalu kencang karena dikhawatirkan dapat merusak sejumlah komponen.

    Setelah itu, biarkan mengering di bawah sinar matahari atau bisa dilap menggunakan kain bersih. Jika sudah kering, pasang kembali baling-baling kipas dengan tepat.

    Demikian cara membersihkan AC sendiri di rumah. Jika kamu mengalami sejumlah kesulitan, tak ada salahnya menggunakan jasa cuci AC yang punya tarif terjangkau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Cara Mudah Hilangkan Bau di Kulkas Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu benda yang wajib ada di dapur untuk menyimpan makanan untuk waktu yang lama. Hal ini membuat kulkas menjadi tempat yang rawan bau karena ada makanan membusuk.

    Selain itu, bisa saja ada pertumbuhan jamur, sehingga muncul bau tidak sedap di dalam kulkas. Aroma ini mungkin saja mengganggu dan merusak nafsu makanan penghuni rumah.

    Kalau sudah terlanjur, bagaimana cara mengilangkan bau di kulkas? Mudah saja, ikuti tips berikut ini yang dikutip dari The Spruce, Jumat (5/7/2024).


    Cara Hilangkan Bau di Kulkas

    1. Pakai Baking Soda

    Taruh baking soda di loyang dan masukkan ke dalam kulkas semalaman atau sampai bau menghilang.

    2. Bubuk Kopi

    Taruh bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang dan masukkan ke dalam kulkas selama semalam. Bau kopi akan bertahan, namun akan hilang dengan cepat.

    3. Minyak Atsiri

    Basahi beberapa bola kapas dengan minyak esensial atau ekstrak vanila dan masukkan ke dalam kulkas. Tutup pintu kulkas selama 24 jam.

    4. Koran

    Masukkan segumpal koran ke dalam laci dan rak kulkas dan tutup pintunya selama beberapa hari. Kemudian keluarkan kertasnya dan bersihkan kulkas dengan campuran 1 cangkir cuka putih per 1 galon air.

    5. Bersihkan Kulkas dengan Cairan Pemutih

    Sebelum membersihkan kulkas, keluarkan semua isinya dan masukkan makanan ke dalam pendingin agar tetap awet, lalu keluarkan rak dan bersihkan dengan air panas dan sabun.

    Bersihkan dengan campuran 1 sendok makan pemutih klorin cair dengan 1 galon air. Bersihkan dinding, langit-langit, dan dasar kulkas beserta bagian dalam pintu dan gasket atau segel. Bilas dengan air sebelum dikeringkan dengan handuk, lalu masukkan kembali isi kulkas.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bau tak sedap dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bikin Rumah Tetap Adem Walau Cuaca Panas Menyengat


    Jakarta

    Memasuki musim kemarau, cuaca panas mulai terasa. Hal itu bisa menyebabkan udara di dalam rumah terasa panas.

    Untuk menghadapi cuaca yang panas, perlu strategi khusus agar rumah tetap nyaman. Salah satunya dengan mengoptimalkan material bahan bangunan dan struktur bangunan.

    Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah tetap adem saat musim kemarau.


    Mengoptimalkan Atap dan Plafon Rumah

    Menggunakan atap berwarna terang atau yang dilapisi bahan reflektif dapat membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Selain itu, memasang ventilasi atap atau turbine ventilator dapat meningkatkan sirkulasi udara, sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

    Pilihan lain yang juga efektif adalah menggunakan material atap dengan lapisan insulasi termal, seperti foil isolasi, yang dapat mengurangi transmisi panas ke dalam rumah. Selain itu pertimbangkan juga menggunakan plafon rumah dengan ceiling tinggi, dengan ini panas yang ada di bawah atap semakin di atas dan semakin menjaga kesejukan di dalamnya.

    Umumnya tinggi plafon ruang tamu 2,8 m -3,2 m dari lantai, dengan ini Anda dapat memperkirakan berapa tinggi yang ideal.

    Pasang Jendela yang Tepat

    Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah-emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

    Selain itu, orientasi jendela juga perlu dipertimbangkan; jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

    Pastikan Ventilasi yang Baik

    Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

    Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

    Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

    Menggunakan pelapis dinding yang tepat juga bisa menjadi solusi jitu. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif dapat mengurangi penyerapan panas. Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

    Penggunaan AC/Kipas

    Terakhir, penggunaan teknologi modern seperti pendingin udara hemat energi atau sistem pendingin berbasis evaporatif juga bisa menjadi tambahan yang berguna. Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan energi listrik, memilih perangkat yang efisien dan ramah lingkungan dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk tanpa menguras daya listrik secara berlebihan.

    “Memang selain faktor struktural dan materialnya, elemen tambahan seperti dekorasi dapat juga membantu rumah lebih asri sehingga memberikan nuansa sejuk dan juga sekaligus mempercantik rumah,” ujar PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/8/2024).

    Tak hanya itu, Anda juga bisa menambahkan unsur-unsur alam pada rumah. Contohnya seperti kolam ikan, air mancur, hingga tumbuh-tumbuhan.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh 7 Barang Ini di Atas Kulkas, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kulkas adalah lemari pendingin yang biasa digunakan untuk menyimpan makanan hingga barang yang tidak bisa terlalu lama di suhu ruangan. Sering ditemui, kulkas di Indonesia, bagian atasnya digunakan untuk meletakkan banyak barang. Bagian kosong di atas kulkas menjadi tempat penyimpanan tambahan di rumah, bahkan ada yang meletakkan penutup dengan banyak kantong di kanan dan kiri kulkas.

    Ternyata kebiasaan seperti ini tidak disarankan karena bagian atas kulkas berfungsi sebagai ventilasi atau tempat untuk melepaskan panas dari kulkas. Memang di bagian atas tidak terlihat lubang apa pun yang menandakan ventilasi tersebut. Namun, kamu pasti pernah merasakan bagian luar kulkas terasa panas, padahal di dalamnya menghasilkan dingin.

    Dengan bagian luar kulkas terasa panas, dapat membantu kulkas bekerja normal dan tidak cepat rusak.


    Apabila meletakkan benda di atasnya, apalagi yang berukuran besar atau sama-sama yang menghasilkan panas, seiring waktu kondisi sistem pendingin di dalam kulkas akan terganggu dan performa mesinnya menurun.

    Melansir The Croma pada Sabtu (24/8/2024) berikut beberapa benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas.

    1. Barang Pecah Belah

    Barang pecah belah seperti gelas dan piring di atas kulkas tidak dianjurkan. Seperti yang kamu tau, kulkas beberapa kali dapat bergetar saat tegangan listrik tidak stabil, hal ini membuat barang di atasnya bergerak dan rawan jatuh.

    Selain itu, saat membuka pintu kulkas juga akan menimbulkan getaran pada kulkas yang bisa menyebabkan barang di atasnya bergeser dan berpotensi terjatuh.

    2. Obat-obatan

    Obat-obatan memang dianjurkan diletakkan di suhu ruangan dan tidak bisa terpapar sinar matahari atau panas. Sementara itu, bagian atas kulkas bisa menimbulkan panas yang dapat membuat obat bereaksi. Lebih baik letakkan obat-obatan di tempat yang bersuhu sejuk dan tidak lembap.

    3. Makanan

    Untuk menjaga kesegaran makanan, sebaiknya makanan tidak diletakkan begitu saja di atas kulkas. Begitu pula dengan makanan kemasan. Lebih baik diletakkan di tempat yang suhunya sama seperti di lemari atau stoples.

    4. Stoples Plastik

    Pasti kamu pernah melihat stoples makanan kering diletakkan di atas kulkas agar mudah diambil. Padahal plastik sangat rentan terkena panas. Sementara permukaan kulkas kerap menghasilkan panas. Hal ini bisa merusak permukaan stoples dengan munculnya noda hitam di bawah stoples yang bersinggungan langsung dengan panas.

    5. Barang Dekorasi Rumah

    Selain barang dan makanan, ada beberapa kulkas yang dijadikan tempat untuk meletakkan hiasan agar tampilannya tidak sepi. Misalnya menambahkan tanaman, bingkai foto, atau mainan miniatur. Padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan.

    6. Peralatan Rumah Tangga

    Selain barang pecah beling, barang-barang yang berbahaya di dapur seperti rak penyimpanan pisau, oven, hingga blender tidak diletakkan di atas kulkas. Hal ini dikarenakan lokasinya cukup tinggi dan berisiko jatuh apabila ada getaran.

    7. Barang Pembersih

    Selain menghindari dari benda yang tidak tahan dengan panas, barang-barang yang mengandung bahan kimia juga perlu dihindarkan dari bagian atas kulkas. Salah satunya adalah barang pembersih seperti pembersih kaca, sabun cair pencuci piring, hingga pengharum ruangan.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Takut! 4 Jenis Tanaman Hias Ini Cocok di Ruang Ber-AC


    Jakarta

    Rumah memang sebaiknya memiliki tanaman hias di dalamnya. Selain sebagai pajangan, tetapi bagus juga untuk mengurangi polusi dan menambah harum ruangan. Namun, saat ini kebanyakan rumah sudah memakai pendingin ruangan seperti AC. Hal ini membuat pemilik rumah ragu untuk meletakkan tanaman di dalam rumah karena takut tanaman tidak dapat bertahan di ruangan ber-AC.

    Biasanya ruangan ber-AC suhunya di bawah 30 derajat sekitar 28-16 derajat. Sementara ada tanaman yang tidak bisa tumbuh di suhu terlalu dingin dan ada pula tanaman yang tidak bisa terlalu lama di dalam ruangan.

    Untuk menyiasati hal ini, kamu perlu mencari tanaman hias yang bisa bertahan di ruangan ber-AC. Dilansir dari Simplify Plants, Jumat (30/8/2024), berikut ini beberapa tanaman yang cocok berada di ruangan ber-AC.


    1. Lidah Mertua

    Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Tanaman yang cukup mudah ditemukan di Indonesia dan mudah tumbuh di dalam ruangan adalah lidah mertua atau snake plant. Tanaman ini cukup sesekali saja dikeluarkan. Selain itu lidah mertua cukup mendapatkan cahaya matahari selama 6-8 jam. Bahkan tanaman ini terkenal tidak butuh sering-sering disiram, cukup tunggu tanahnya kering saja. Jika tanah terlalu lembab, maka bisa cepat busuk.

    2. Monstera

    Monstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wallMonstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wall Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Chaun

    Daya tarik dari tanaman monstera adalah daunnya yang lebar dan bolongan di permukaannya. Ini bukan karena ulat, melainkan ini adalah pola dari daun tersebut. Monstera cocok ditaruh di ruangan ber-AC karena mudah beradaptasi. Tanaman ini juga tidak perlu terkena cahaya matahari langsung dan dapat tumbuh di tempat dengan cahaya yang redup.

    Untuk perawatannya, kamu bisa siram tanaman ini seminggu sekali untuk menjaga kadar air di dalam tanah. Jika terlalu sering disiram, justru bisa membunuh monstera.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundSpathe flower in flowerpot on wooden background Foto: iStock

    Jika kamu ingin tanaman yang berbunga, kamu bisa meletakkan peace lily di dalam ruangan. Berbeda dengan tanaman lily pada umumnya, peace lily tidak memiliki wangi. Namun, dari segi tampilan tanaman ini menarik. Bahkan bisa bertahan di ruangan ber-AC, bahkan menyukai hidup di suhu yang dingin. Namun, pastikan tanaman ini tidak mendapat angin langsung dari AC.

    Taruh Peace Lily di ruangan yang bisa terkena cahaya matahari tidak langsung pada pagi hari. Terlalu banyak cahaya justru kurang bagus bagi tanaman ini. Siram Peace Lily beberapa hari sekali untuk menjaga kelembaban tanah.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant meskipun terlihat seperti rumput, tetapi jika dia lebat, bagus sekali untuk mempercantik rumah. Tanaman ini kuat hidup di ruang ber-AC dan mudah dirawat. Ada baiknya, kamu menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung. Sebab, jika terkena sinar matahari langsung dapat membakar daunnya dan membuat pertanamannya melambat. Kamu bisa menyiram tanaman ini seminggu sekali atau ketika tanahnya mulai kering.

    5. Aglaonema Merah

    Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae.Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

    Jika kamu butuh warna di ruangan, coba letakkan aglaonema merah. Tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh di bagian manapun di rumah atau kantor. Tanaman ini bisa ditempatkan di ruangan ber-AC, namun jangan terlalu dekat dengan tempat keluarnya angin dari AC.

    Pastikan tanaman ini mendapatkan cahaya matahari tidak langsung untuk menjaga daunnya tetap berwarna pink ke merah-merahan. Aglaonema menyukai tanah yang lembab, maka kamu bisa menyiramnya setiap beberapa hari sekali dan pastikan sisa airnya kering.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 12 Cara Hemat Listrik Biar Tagihan Nggak Membengkak


    Jakarta

    Tagihan listrik menjadi salah satu pengeluaran yang harus diemban pemilik rumah setiap bulannya. Jika penggunaan listrik boros, maka tagihan bisa makin melonjak. Tentu kamu nggak mau pusing karena tagihan listrik yang melonjak tinggi bukan?

    Nah, oleh karena itu kamu perlu melakukan upaya menghemat listrik. Lalu, seperti apa ya cara menghemat penggunaan listrik di rumah?

    Dalam Modul Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kemdikbud oleh Haris Danial dan Ismiyati Ano, menghemat listrik berarti sikap yang tidak membuang listrik secara percuma, dan mematikan sebagian listrik yang tidak terpakai. Perilaku itu terlihat sepele, namun membawa dampak besar untuk lingkungan kita.


    Mengutip dari detikJabar, Selasa (2/9/2024), berikut ini cara untuk menghemat penggunaan listrik di rumah.

    Tips Hemat Listrik di Rumah

    1. Menyambung Daya Listrik PLN Sesuai Kebutuhan

    Melansir dari anjuran Kementerian ESDM, rumah tangga kecil rata-rata membutuhkan daya listrik yang sedikit. Maka, cukup dengan menyambung listrik berdaya 450 VA atau 900 VA. Sedangkan untuk rumah tangga sedang cukup menyambung 900 – 1.300 VA.

    2. Menyesuaikan Perabot Elektronik Sesuai Kebutuhan

    Kamu bisa lebih efisien memakai listrik dengan menyesuaikan barang elektronik sesuai kebutuhan, seperti memilih kulkas dengan ukuran yang sesuai. Jika rumah tangga kecil maka cukup pilih kulkas satu pintu dengan ukuran kecil, namun jika untuk industri usaha barulah menggunakan pendingin dengan kapasitas yang lebih besar.

    Bisa juga dengan mengatur jumlah kepemilikan perabotan, seperti untuk rumah tangga kecil tak perlu menggunakan pendingin ruangan atau AC pada setiap ruangan. Kemudian untuk ruangan yang memiliki cukup ventilasi tak perlu menggunakan AC.

    3. Mengatur Suhu Sesuai Kebutuhan

    Selain itu, pantau juga suhu barang-barang elektronik seperti kulkas dan AC. Tak perlu dengan suhu yang maksimal, pastikan dengan suhu yang cukup. Contohnya seperti mengatur serta sesuaikan suhu AC berdasar luas ruangan, pertahankan suhu pendingin sekitar 25°C.

    Berdasar anjuran dari dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur melalui lamannya, masyarakat juga bisa mengatur daya pencahayaan maksimum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai berikut:

    • Untuk ruangan kerja gunakan penerangan 12 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 350 lux.
    • Untuk tempat parkir, lobi, dan koridor gunakan penerangan 4 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 100 lux.
    • Untuk ruang arsip gunakan penerangan 6 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 150 lux.

    4. Gunakan Elektronik Hemat Energi

    Kamu bisa mulai menggunakan setrika yang memiliki pengatur panas otomatis. Gunakan lampu LED sebagai penerangan, sebab lebih terang sehingga mampu menghemat hingga 90% listrik di rumah.

    Untuk komputer, tentunya sekarang nyaris semua pengguna monitor sudah menggunakan LCD atau LED karena lebih hemat listrik daripada menggunakan monitor tabung. Kemudian bisa juga menggunakan saklar otomatis, pengatur waktu (timer), atau sensor cahaya (photocell) untuk lampu taman dan teras.

    5. Nyalakan Barang Elektronik Hanya Saat Diperlukan

    Kamu bisa lebih hemat listrik dengan mulai membiasakan matikan barang elektronik yang tidak digunakan. Contohnya seperti jangan nyalakan televisi saat tidak ingin menonton televisi, nyalakan televisi ketika ingin menonton. Jadi, jangan dibiasakan TV menyala ketika tertidur, ya!

    Kemudian matikan lampu saat pagi dan siang hari, hingga matahari mulai terbenam barulah nyalakan kembali lampu. Kemudian, mulai kurangi ;ampu pada setiap armateur (kotak lampu) dari tiga menjadi dua atau satu lampu saja.

    6. Hindari Penggunaan Listrik Bersamaan

    Sebaiknya menghindari penggunaan benda elektronik secara bersamaan. Misalnya kamu terburu-buru akan pergi, kemudian ingin menggunakan hair dryer. Maka sebelum mulai memasang hair dryer matikan televisi dan AC. Nyalakan listrik seperlunya saja, selebihnya dimatikan.

    7. Beli Tangki Penampungan Air

    Selain listrik, penggunaan air pun kita harus berhemat. Sebaiknya mulai gunakan tangki air untuk menghemat penggunaan pompa air listrik. Buatlah tandon air dan gunakan mesin pompa air jika benar-benar membutuhkan.

    8. Cabut Aliran Listrik

    Pastikan mencabut aliran listrik barang-barang elektronik yang sudah penuh dayanya, seperti handphone, kabel komputer, printer, dispenser, jika tidak dibutuhkan lagi maka cabut dari stop kontak (plug) setelah selesai digunakan atau setelah jam kerja berakhir.

    Kabel listrik peralatan elektronik yang masih menancap, meski sedang tidak digunakan juga akan tetap membuat aliran listrik mengalir. Hal itu juga akan membuat tagihan listrik semakin melonjak. Contoh lainnya, jangan biarkan kabel televisi tersambung ke saklar apabila ingin bepergian berhari-hari dari rumah.

    9. Mengganti Keran yang Bocor

    Terkadang kita tahu ada keran yang bocor pada salah satu titik, namun kita biarkan karena tidak sempat mengganti atau bahkan malas. Keran yang bocor meskipun hanya mengeluarkan setetes demi tetes air juga merupakan bentuk pemborosan.

    Air juga termasuk sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Untuk itu gunakan air secukupnya. Apabila kita sering menyalakan pompa air, maka biaya listrik pun akan tinggi. Segera ganti keran jika memang bocor.

    10. Mempersingkat Penggunaan Listrik

    Persingkat penggunaan listrik sebisa mungkin, contohnya ketika ingin memasak nasi dengan rice cooker kamu sudah menggunakan air panas, cara ini dapat mempersingkat waktu memasak sehingga pemakaian listrik dapat dihemat.

    11. Membuat Rumah dengan Ventilasi Udara

    Cara menghemat listrik adalah dengan membuat rumah yang memiliki cukup ventilasi. Hal ini akan membuat aliran udara dari luar bisa masuk ke dalam rumah. Selain itu, membuat sirkulasi udara di dalam rumah juga bisa mengurangi penggunaan pendingin ruangan atau kipas angin. Lebih utamakan untuk membuka jendela agar ada sirkulasi udara daripada menggunakan pendingin ruangan di pagi dan siang hari.

    12. Manfaatkan Ventilasi Rumah

    Fungsi dari ventilasi tak hanya untuk sirkulasi udara, namun kamu juga bisa memanfaatkan cahaya alami (matahari) pada siang hari dengan membuka tirai jendela secukupnya agar tingkat cahaya memadai untuk melakukan kegiatan. Mulailah untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan kerja.

    Itulah cara menghemat listrik di rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Mengatur Suhu AC agar Tidur Nyenyak dan Tidak Kedinginan


    Jakarta

    Cuaca panas bahkan saat malam hari menjadi alasan pendingin ruangan atau air conditioner (AC) digunakan selama tidur. Dengan begitu, suasana nyaman dapat diperoleh dan tidur malam bisa nyenyak.

    Namun, tak sedikit orang terbangun di tengah malam karena suhu AC yang dinyalakan terlalu dingin. Kalau detikers mengalami hal ini, kamu bisa simak cara mengatur suhu AC agar tidak kedinginan saat tidur di bawah ini.

    Cara Mengatur Suhu AC saat Tidur

    Dilansir Mitsubishi Electric, berikut beberapa tips menyetel suhu AC agar tidur malam nyenyak, nyaman, dan tidak kedinginan:


    1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Ruangan

    Sebelum menyalakan AC, pastikan semua jendela dan pintu kamar tidur tertutup rapat. Hal ini agar suhu AC yang dipilih bisa segera mendinginkan ruangan. Energi AC tidak terbuang percuma, karena digunakan semaksimal mungkin agar ruangan lebih nyaman.

    2. Nyalakan AC pada Suhu Rendah

    Saat menyalakan AC, jangan langsung pilih suhu rendah. Menyetelnya langsung ke temperatur rendah tidak mendinginkan kamar lebih cepat. Justru AC berisiko buang-buang energi, hingga mengakibatkan tagihan listrik naik.

    Detikers sebaiknya memilih suhu ruangan lebih dulu di kisaran 25 hingga 28 derajat Celcius. Setelah ruangan terasa nyaman, detikers bisa perlahan menurunkan suhu AC menjadi lebih rendah dan dingin.

    3. Setel Suhu Secara Bertahap

    Setelah kamar dan tubuh terasa cukup sejuk, barulah suhunya dapat diatur sesuai keinginan. Turunkan suhu kembali agar mencapai suasana kamar nyaman untuk tidur. Namun jika terbiasa tidak terlalu dingin, setel suhu AC tinggi agar tidak kedinginan saat tidur.

    4. Naikkan Suhu AC Sebelum Tidur Terlelap

    Ketika tidur, tubuh biasanya akan menjadi lebih dingin. Meski sudah menyetel suhu AC yang nyaman, detikers dapat menaikkan suhu beberapa derajat saat benar-benar mengantuk atau sebelum lelap tidur. Hal ini agar mencegah terbangun di tengah malam karena kedinginan.

    5. Atur Mode pada Remot AC

    Pengaturan AC umumnya dilengkapi dengan beberapa mode dan fitur yang menunjang penggunanya seperti mode tidur. AC akan mendeteksi temperatur kamar dan menyesuaikan suhu yang cocok saat kamu tertidur.

    Selain itu, ada pula fitur timer untuk agar AC mati secara otomatis setelah beberapa waktu dinyalakan. Dengan begitu, detikers tidak perlu bangun di malam hari untuk mematikan AC.

    Suhu AC yang Ideal agar Tidur Nyenyak

    AC penting diatur pada suhu ideal agar bisa nyenyak tidur dan tidak terus terbangun di tengah malam karena kedinginan. Akan tetapi, berapa suhu AC ideal untuk tidur?

    Dilansir Medical News Today, suhu ideal AC agar tidur nyenyak yaitu antara 15,6-19,4 derajat celcius. Sementara menurut pakar tidur dari Universitas Kansai, Jepang, suhu AC terbaik untuk mendorong tidur berkualitas antara 25-28 derajat celcius.

    Tubuh membutuhkan lingkungan yang lebih sejuk di malam hari dibandingkan pada siang karena laju metabolisme menurun sekitar 30 persen saat tidur. Sehingga udara kamar yang sejuk bisa didapat dengan memasang suhu AC lebih rendah.

    Namun, preferensi setiap orang berbeda-beda. Maka dari itu, kamu dapat menyetel suhu AC yang sesuai dengan ketahanan tubuh agar tidak terlalu kedinginan maupun kepanasan saat tidur. Nah, itu tadi cara mengatur suhu AC agar bisa tidur nyenyak.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Penyebab Kulkasi Menjadi Tidak Dingin


    Jakarta

    Kulkas adalah alat elektronik untuk menjaga makanan, sayur hingga buah-buahan agar tetap segar. Suhu dingin di dalam kulkas menjaga agar makanan tak cepat basi.

    Namun, masalah akan datang saat kulkas menjadi tidak dingin. Jangan panik, ada beberapa alasan kulkas menjadi tidak dingin jadi kita tahu bagaimana memperbaikinya.

    Dikutip dari Better Homes and Gardens, ini alasan kulkas tidak dingin.


    1. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

    Penyebab kulkas nggak dingin dengan baik adalah pengaturan suhu. Periksa pada kontrol pengatur suhu untuk menentukan suhu yang disetel di kulkas. Pastikan juga pada bagian freezer. Jika suhu terlalu tinggi, atur suhunya untuk memastikan makanan dan minuman di dalam kulkas tetap dingin. Setelah suhu diubah, tunggu sekitar 24 jam agar suhu di dalam kulkas menjadi stabil.

    2. Isi Kulkas Terlalu Penuh dan Berantakan

    Jika isi kulkas terlalu penuh, kulkas akan kesulitan untuk mengatur suhu. Apalagi kalau isinya berantakan dan barang ditumpuk sembarangan maka bisa berdampak pada pengoperasian mesin pendingin. Kamu harus mengurangi jumlah makanan, minuman, dan barang lain yang disimpan di kulkas tetapi jangan juga dibiarkan kosong. Jadi sebaiknya, isi kulkas sekitar setengah hingga tiga perempatnya agar proses pendinginan lebih optimal.

    3. Ventilasi Udara Terhalang

    Udara dingin yang dihasilkan kulkas harus dapat mengalir ke kompartemen tertutup pada freezer dan bagian dalam kulkas. Jika ventilasi udara di dalam kulkas terhalang oleh makanan atau minuman maka akan menghambat efisiensi dalam pendinginan. Selain itu, Jika ventilasi udara kotor, tertutup es dan tumpahan makanan maka dapat menghalangi keluarnya udara sejuk ke bagian dalam kulkas. Untuk mengatasi masalah ini, bersihkan ventilasi udara dan tata ulang isi kulkas dan pastikan tak ada yang menghalangi ventilasi udara.

    4. Kumparan Kondensor Kotor

    Kumparan kondensor terletak di bagian belakang kulkas dan merupakan komponen kunci dalam proses pendinginan. Jika kumparan kondensor tertutup kotoran maka kumparan tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan berkurangnya proses pendinginan.

    5. Permukaan Tidak Rata

    Jika kulkas tidak berada pada permukaan rata, maka dapat mempengaruhi fungsi kulkas. Pintu kulkas mungkin tidak dapat ditutup dengan benar atau saklar pintu tidak berfungsi dengan benar, sehingga menyebabkan masalah pada pendinginan. Atasi masalah ini dengan menyesuaikan kaki di bagian bawah untuk menambah atau mengurangi ketinggian setiap sudut. Kulkas harus benar-benar rata dari sisi ke sisi, tetapi dari depan ke belakang, kulkas harus dimiringkan sekitar 1/4 inch ke arah belakang untuk membantu pintu menutup dengan benar.

    6. Segel Karet Pintu Kulkas Kotor atau Rusak

    Pintu kulkas memiliki segel yang membantu mencegah udara dingin merembes keluar dari dalam kompartemen. Jika segel pada pintu terlalu kotor, aus, atau rusak, hal tersebut dapat menyebabkan pintu tidak dapat menutup dengan benar, sehingga menyebabkan kebocoran udara dingin dari kulkas dan mengurangi kemampuan pendinginan. Jika segel kotor kamu bisa membersihkannya dengan kain lembab dan sabun cuci piring. Namun, jika segel sudah aus atau rusak parah kamu harus menggantinya dengan yang baru.

    7. Kurang Suplai Listrik

    Jika kulkas tidak mendapat aliran listrik yang cukup maka nggak bisa mempertahankan pendinginan. Cek bagian belakang kulkas untuk menemukan stekernya dan pastikan sudah terpasang dengan benar. Jika kulkas nggak dingin dan lampu mati meskipun alat sudah tersambung ke stopkontak, maka kulkas tidak menerima aliran listrik.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tips Menjaga Kelembapan di Ruang Kantor



    Jakarta

    Ruang kantor yang nyaman adalah salah satu kunci produktivitas kerja yang optimal. Selain memastikan lingkungan kerja bersih dan tertata, menjaga kelembapan udara di dalam ruang kantor juga penting untuk menciptakan suasana yang sehat dan nyaman.

    Kelembapan udara yang tepat tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan karyawan, tetapi juga berdampak pada kesehatan. Ruang kantor yang terlalu kering atau terlalu lembap dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti iritasi kulit, masalah pernapasan, dan gangguan fokus.

    Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami bagaimana menjaga kelembapan udara ruang kantor secara optimal.


    Mengapa Kelembapan di Ruang Kantor Penting?

    Kelembapan udara yang ideal di dalam ruangan berkisar antara 40% hingga 60%. Jika kelembapan terlalu rendah, udara akan menjadi kering dan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, kulit, serta mata.

    Sebaliknya, kelembapan yang terlalu tinggi dapat menciptakan lingkungan yang lembap, sehingga memicu pertumbuhan jamur, dan menyebabkan ketidaknyamanan. Dalam situasi kerja yang mengharuskan karyawan untuk berada dalam ruangan dalam waktu lama, kelembapan udara yang tidak terkontrol bisa mengganggu produktivitas dan kesehatan.

    Masalah kelembapan udara sering kali diperparah oleh penggunaan pendingin ruangan (AC) yang tidak diatur dengan benar. Selain itu, AC yang tidak diservis secara rutin juga bisa menjadi salah satu penyebab penurunan kualitas udara di dalam ruangan.

    Oleh karena itu, penting untuk melakukan service AC kantor secara teratur demi menjaga kualitas dan kelembapan udara yang baik.

    Tips Menjaga Kelembapan di Ruang Kantor

    Setelah memahami dampak kelembapan udara yang tidak ideal, berikut beberapa tips untuk menjaga kelembapan udara yang baik di ruang kantor:

    1. Gunakan Humidifier atau Dehumidifier

    Humidifier adalah alat yang digunakan untuk menambah kelembapan udara, sedangkan dehumidifier berfungsi untuk mengurangi kelembapan udara yang berlebihan.

    Jika udara di dalam ruang kantor terasa terlalu kering, terutama saat musim kemarau atau akibat penggunaan AC yang terus-menerus, humidifier bisa membantu menyeimbangkan kelembapan udara.

    Sebaliknya, jika ruang kantor cenderung lembap, dehumidifier dapat membantu mengurangi kelembapan udara yang berlebih agar udara menjadi lebih nyaman.

    2. Atur Penggunaan AC Secara Bijak

    Pendingin ruangan (AC) sering kali menjadi penyebab utama kelembapan udara yang rendah di ruang kantor. Menggunakan AC dalam jangka waktu lama tanpa pengaturan yang tepat dapat menghilangkan kelembapan alami udara.

    Sebaiknya atur suhu AC pada tingkat yang tidak terlalu rendah dan pastikan ruangan mendapatkan udara segar secara berkala dengan membuka jendela atau ventilasi udara.

    Selain itu, pastikan AC di kantor selalu dalam kondisi optimal dengan melakukan service AC secara rutin untuk menjaga performa dan keseimbangan kelembapan ruangan.

    3. Tanaman Hijau

    Tanaman hias tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi ruangan, tetapi juga bisa membantu menjaga kelembapan udara. Tanaman dapat mengeluarkan uap air melalui proses transpirasi yang dapat meningkatkan kelembapan udara di sekitarnya.

    Beberapa jenis tanaman yang baik untuk menambah kelembapan udara adalah lidah mertua, pohon dolar, dan pakis. Selain itu, tanaman hijau juga membantu membersihkan udara dari polutan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih segar.

    4. Ventilasi Udara yang Baik

    Ventilasi yang baik sangat penting untuk menjaga kualitas udara dan kelembapan di dalam ruangan. Pastikan ruang kantor memiliki sirkulasi udara yang baik dengan menyediakan ventilasi yang cukup.

    Ventilasi membantu mengalirkan udara segar dari luar dan membuang udara yang pengap dari dalam ruangan. Jika kantor Anda tidak memiliki jendela yang dapat dibuka, pertimbangkan penggunaa. ventilator atau exhaust fan untuk membantu sirkulasi udara.

    5. Perawatan Karpet dan Furnitur

    Karpet dan furnitur berbahan kain bisa menyerap kelembapan dari udara dan menjadi tempat berkembang biaknya jamur serta bakteri jika tidak dirawat dengan baik.

    Pastikan karpet dan furnitur di kantor dibersihkan secara rutin untuk mencegah penumpukan debu dan lembap. Anda dapat menggunakan produk anti-jamur dan pembersih yang tepat untuk membantu menjaga kebersihan dan kelembapan pada area yang tertutup kain.

    6. Perhatikan Kelembapan di Area Tertentu

    Beberapa area di kantor seperti ruang penyimpanan atau ruang server mungkin memerlukan perhatian khusus terkait kelembapan. Misalnya, ruang server yang dipenuhi dengan peralatan elektronik biasanya harus memiliki kelembapan yang lebih rendah untuk mencegah kerusakan pada peralatan.

    Sebaliknya, ruang penyimpanan arsip atau dokumen harus dijaga kelembapannya agar kertas dan dokumen tidak mudah rusak. Penggunaan alat pengukur kelembapan atau hygrometer di area-area ini dapat membantu memonitor kondisi udara dan memastikan kelembapan tetap ideal.

    7. Atur Pemakaian Perangkat Elektronik

    Perangkat elektronik seperti komputer, printer, dan mesin fotokopi dapat memengaruhi suhu dan kelembapan udara di dalam ruangan. Penggunaan perangkat ini secara terus-menerus bisa membuat udara menjadi lebih kering.

    Untuk mengatasi hal ini, pastikan perangkat elektronik dimatikan saat tidak digunakan lalu tempatkan peralatan tersebut di area yang berventilasi baik. Penggunaan perangkat elektronik yang bijak turut membantu mengurangi panas berlebih di ruangan, sehingga kelembapan udara tetap stabil.

    8. Bersihkan AC secara Rutin

    Pendingin udara (AC) memainkan peran penting dalam menjaga kelembapan dan kualitas udara di kantor. Oleh karena itu, membersihkan AC secara rutin adalah langkah yang penting. Filter AC yang kotor dapat mengurangi efisiensi pendinginan dan menyebabkan penumpukan debu serta polutan di udara.

    Lakukan service AC kantor secara berkala agar kinerja AC tetap optimal. Dengan AC yang bersih dan terawat, udara yang dihasilkan akan lebih segar dan kelembapan udara bisa lebih terkontrol.

    Menjaga kelembapan udara yang ideal di ruang kantor pun menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan produktif. Kelembapan yang terjaga tidak hanya meningkatkan kualitas udara, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan karyawan serta menjaga peralatan kantor tetap berfungsi dengan baik.

    Dengan mengikuti tips di atas, perusahaan dapat memastikan kelembapan ruang kantor tetap ideal dan menciptakan suasana kerja yang menyenangkan.

    (Content Promotion/Chiller.id)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alat Elektronik yang Bikin Boros Listrik di Rumah


    Jakarta

    Tidak semua peralatan dibuat sama, meskipun setiap peralatan di rumah kamu mengonsumsi listrik. Penggunaan masing-masing peralatan akan berdampak berbeda pada tagihan listrik kamu.

    Mengetahui peralatan mana yang paling banyak menggunakan listrik dan kapan peralatan tersebut menarik daya dari jaringan listrik dapat membantu kamu menghemat tagihan listrik secara signifikan.

    Melansir perchenergy, Jumat (20/09/2024), berikut ini beberapa peralatan rumah tangga yang paling banyak menggunakan listrik.


    Pemanas dan Pendingin Rumah

    Konsumsi listrik terbesar di rumah tangga rata-rata adalah peralatan pemanas dan pendingin rumah sebesar 45-50%.

    AC dan pemanas sentral menggunakan banyak energi untuk menjaga suhu rumah kamu tepat. Meskipun tergantung mana yang lebih banyak kamu gunakan. Pemanas umumnya menggunakan lebih banyak listrik sepanjang tahun, yang mencakup 25% dari penggunaan listrik tahunan.

    Pemanas Air

    Jika kamu menggunakan pemanas air listrik, kemungkinan besar pemanas air tersebut merupakan konsumen energi terbesar kedua di rumah kamu sebesar 12%. Menggunakan pemanas air untuk berbagai keperluan seperti mandi.

    Secara keseluruhan kegiatan yang menggunakan pemanas air menghabiskan banyak energi setiap bulannya.

    Pencahayaan

    Bohlam lampu telah menjadi jauh lebih hemat energi selama bertahun-tahun. Saat ini, teknologi pencahayaan teratas, yaitu LED. LED menggunakan energi yang jauh lebih sedikit daripada pendahulunya (bohlam pijar).

    LED juga bertahan lebih lama sehingga mengurangi pemborosan. Belum lagi biaya operasional yang lebih murah. Meski begitu, pencahayaan menyumbang porsi signifikan sekitar 9-12% penggunaan listrik kamu setip bulan karena besarnya pemakaian.

    Kulkas

    Meskipun lemari es sebenarnya tidak memerlukan banyak energi untuk beroperasi setiap jam, namun kulkas menghabiskan cukup banyak listrik sekitar 8% karena selalu menyala.

    Mesin Cuci

    Penggunaan energi bulanan mesin cuci tentu saja bergantung pada seberapa sering kamu mencuci. Saat kamu menjalankan mesin cuci, cenderung menyedot banyak listrik, terutama jika kamu menjalankan mesin cuci dengan air panas. Rata-rata, mencuci pakaian menghabiskan sekitar 5% dari penggunaan listrik tahunan kamu.

    Itulah beberapa alat elektronik yang bikin boros listrik di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com