Tag: pengaturan suhu

  • Segini Suhu AC yang Ideal untuk Kamar, Tidur Dijamin Pulas!


    Jakarta

    Banyak rumah yang kini memasang air conditioner atau AC, mulai dari ruang tamu, ruang kerja, hingga kamar tidur. Kehadiran AC dapat membantu mendinginkan ruangan sehingga penghuni rumah tidak kegerahan.

    Agar ruangan terasa dingin, banyak orang yang mengatur suhu AC sangat rendah. Sayangnya, suhu AC yang terlalu dingin dapat mengganggu kenyamanan tidur di malam hari.

    Kamar tidur yang terlalu dingin bisa membuat penghuni rumah merasa kedinginan dan menggigil. Selain itu, kulit bisa menjadi kering akibat menghilangnya kelembapan udara di dalam kamar.


    Maka dari itu, penting untuk mengatur suhu AC yang tepat agar tidur bisa pulas. Ingin tahu berapa suhu AC yang ideal untuk kamar tidur? Simak dalam artikel ini.

    Suhu AC yang Ideal di Kamar Tidur

    Dilansir dari situs Medical News Today, suhu AC yang ideal di kamar tidur adalah sekitar 15,6-19,4 derajat Celcius. Sementara itu, menurut pakar tidur dari Universitas Kansai, Jepang, suhu AC yang ideal agar tidur berkualitas antara 25-28 derajat Celcius.

    Meski begitu, pengaturan suhu AC bisa berbeda-beda tergantung usia. Untuk anak-anak dianjurkan mengatur suhu AC antara 18-22 derajat Celcius, sedangkan bagi orang dewasa bisa diatur sekitar 19 derajat Celcius.

    Lain halnya untuk orang lanjut usia (lansia). Faktor usia membuat suhu AC sebaiknya tidak di bawah 18 derajat Celcius. Untuk suhu AC yang ideal bagi lansia antara 19-25 derajat Celcius.

    Dampak Tidur Pada Suhu yang Berbeda

    Dikutip dari Sleep Cycle, penting untuk mengatur suhu AC kamar tidur secara tepat. Sebab, suhu yang terlalu rendah atau tinggi dapat memengaruhi kualitas tidur di malam hari.

    Jika mengatur suhu AC terlalu tinggi maka kamar tidur akan terasa hangat dan menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti berkeringat dan gelisah. Terlebih lagi jika tidur menggunakan selimut yang tebal maka tubuh akan terasa sangat gerah.

    Di sisi lain, tidur dengan suhu AC terlalu rendah membuat ruangan terasa sangat dingin. Kondisi ini dapat memicu menggigil, otot kaku, kulit kering, dan menimbulkan sirkulasi darah yang buruk.

    Pada dasarnya, untuk mengetahui suhu AC yang tepat sebenarnya dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh dalam menerima suhu dingin. Kalau tubuh tidak sanggup menerima udara dingin, maka sebaiknya jangan disetel pada suhu terendah.

    Itulah penjelasan soal suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 7 Penyebab Kulkasi Menjadi Tidak Dingin


    Jakarta

    Kulkas adalah alat elektronik untuk menjaga makanan, sayur hingga buah-buahan agar tetap segar. Suhu dingin di dalam kulkas menjaga agar makanan tak cepat basi.

    Namun, masalah akan datang saat kulkas menjadi tidak dingin. Jangan panik, ada beberapa alasan kulkas menjadi tidak dingin jadi kita tahu bagaimana memperbaikinya.

    Dikutip dari Better Homes and Gardens, ini alasan kulkas tidak dingin.


    1. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

    Penyebab kulkas nggak dingin dengan baik adalah pengaturan suhu. Periksa pada kontrol pengatur suhu untuk menentukan suhu yang disetel di kulkas. Pastikan juga pada bagian freezer. Jika suhu terlalu tinggi, atur suhunya untuk memastikan makanan dan minuman di dalam kulkas tetap dingin. Setelah suhu diubah, tunggu sekitar 24 jam agar suhu di dalam kulkas menjadi stabil.

    2. Isi Kulkas Terlalu Penuh dan Berantakan

    Jika isi kulkas terlalu penuh, kulkas akan kesulitan untuk mengatur suhu. Apalagi kalau isinya berantakan dan barang ditumpuk sembarangan maka bisa berdampak pada pengoperasian mesin pendingin. Kamu harus mengurangi jumlah makanan, minuman, dan barang lain yang disimpan di kulkas tetapi jangan juga dibiarkan kosong. Jadi sebaiknya, isi kulkas sekitar setengah hingga tiga perempatnya agar proses pendinginan lebih optimal.

    3. Ventilasi Udara Terhalang

    Udara dingin yang dihasilkan kulkas harus dapat mengalir ke kompartemen tertutup pada freezer dan bagian dalam kulkas. Jika ventilasi udara di dalam kulkas terhalang oleh makanan atau minuman maka akan menghambat efisiensi dalam pendinginan. Selain itu, Jika ventilasi udara kotor, tertutup es dan tumpahan makanan maka dapat menghalangi keluarnya udara sejuk ke bagian dalam kulkas. Untuk mengatasi masalah ini, bersihkan ventilasi udara dan tata ulang isi kulkas dan pastikan tak ada yang menghalangi ventilasi udara.

    4. Kumparan Kondensor Kotor

    Kumparan kondensor terletak di bagian belakang kulkas dan merupakan komponen kunci dalam proses pendinginan. Jika kumparan kondensor tertutup kotoran maka kumparan tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan berkurangnya proses pendinginan.

    5. Permukaan Tidak Rata

    Jika kulkas tidak berada pada permukaan rata, maka dapat mempengaruhi fungsi kulkas. Pintu kulkas mungkin tidak dapat ditutup dengan benar atau saklar pintu tidak berfungsi dengan benar, sehingga menyebabkan masalah pada pendinginan. Atasi masalah ini dengan menyesuaikan kaki di bagian bawah untuk menambah atau mengurangi ketinggian setiap sudut. Kulkas harus benar-benar rata dari sisi ke sisi, tetapi dari depan ke belakang, kulkas harus dimiringkan sekitar 1/4 inch ke arah belakang untuk membantu pintu menutup dengan benar.

    6. Segel Karet Pintu Kulkas Kotor atau Rusak

    Pintu kulkas memiliki segel yang membantu mencegah udara dingin merembes keluar dari dalam kompartemen. Jika segel pada pintu terlalu kotor, aus, atau rusak, hal tersebut dapat menyebabkan pintu tidak dapat menutup dengan benar, sehingga menyebabkan kebocoran udara dingin dari kulkas dan mengurangi kemampuan pendinginan. Jika segel kotor kamu bisa membersihkannya dengan kain lembab dan sabun cuci piring. Namun, jika segel sudah aus atau rusak parah kamu harus menggantinya dengan yang baru.

    7. Kurang Suplai Listrik

    Jika kulkas tidak mendapat aliran listrik yang cukup maka nggak bisa mempertahankan pendinginan. Cek bagian belakang kulkas untuk menemukan stekernya dan pastikan sudah terpasang dengan benar. Jika kulkas nggak dingin dan lampu mati meskipun alat sudah tersambung ke stopkontak, maka kulkas tidak menerima aliran listrik.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Mengatasi Masalah AC yang Tidak Dingin



    Jakarta

    AC (Air Conditioner) sudah menjadi bagian penting dari kehidupan, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Saat cuaca panas terik, satu-satunya harapan adalah AC yang berfungsi dengan baik.

    Namun, terkadang Anda bisa menghadapi masalah AC yang tidak dingin. Nah, berikut adalah 7 tips yang bisa Anda coba untuk mengatasi masalah AC yang tidak dingin.

    1. Periksa Suhu Termostat


    Salah satu penyebab paling umum AC tidak dingin adalah pengaturan suhu yang salah pada termostat. Kadang-kadang, Anda mungkin tidak sengaja mengatur suhu terlalu tinggi. Coba periksa dan pastikan termostat Anda diatur ke suhu yang lebih rendah.

    Misalnya, untuk membuat ruangan Anda terasa lebih dingin, aturlah suhu di bawah 24 derajat Celcius. Apabila termostat berfungsi dengan baik, maka AC akan mulai menurunkan suhu ruangan. Ini merupakan langkah dasar yang mudah, namun seringkali diabaikan.

    2. Cek Filter Udara

    Filter udara yang kotor bisa menjadi penyebab utama AC Anda tidak bisa mendinginkan udara. Ketika filter kotor, aliran udara akan terhambat, membuat AC bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang diinginkan. Anda bisa merasakannya; kadang AC hanya mengeluarkan udara hangat.

    Untuk mengatasi ini, coba periksa filter udara. Jika kotor, segera bersihkan atau ganti dengan yang baru. Disarankan untuk memeriksa filter setiap satu hingga dua bulan sekali, terutama saat musim panas.

    3. Pastikan Unit Eksternal Bersih

    Unit AC yang terletak di luar ruangan juga harus mendapatkan perhatian. Kotoran, debu, dan dedaunan yang menempel pada unit bisa menghambat pendinginan. Pastikan untuk membersihkan area sekitar unit eksternal dan menghilangkan semua rintangan.

    Saat membersihkan, hati-hati jangan sampai merusak bagian-bagian sensitif. Jika Anda merasa kurang nyaman untuk melakukannya sendiri, menghubungi teknisi mungkin merupakan pilihan yang tepat.

    4. Cek Refrigeran

    Kekurangan refrigeran dapat menyebabkan AC Anda tidak beroperasi secara optimal. Refrigeran adalah bahan yang digunakan untuk menurunkan suhu udara. Apabila terjadi kebocoran atau kadar refrigeran terlalu rendah, AC tidak akan memberikan pendinginan yang efektif.

    Jika Anda mencurigai adanya masalah ini, sebaiknya hubungi teknisi berlisensi untuk memeriksa dan mengisi ulang refrigeran Anda. Mengisi refrigeran bisa menjadi proses yang rumit, dan Anda tidak ingin merusak sistem AC.

    5. Periksa Saluran Pembuangan

    Saluran pembuangan AC yang tersumbat bisa menyebabkan masalah pendinginan. Ketika saluran pembuangan tersumbat, air tidak dapat mengalir dengan baik, yang dapat menyebabkan AC tidak berfungsi optimal. Anda mungkin juga melihat tanda-tanda kebocoran air di sekitar AC Anda.

    Pastikan untuk memeriksa saluran pembuangan dan membersihkannya jika diperlukan. Anda bisa memanfaatkan perangkat pembersih saluran yang ada di pasaran atau menghubungi seorang teknisi untuk melakukan pembersihan secara tepat.

    6. Cek Pengaturan Mode AC

    Beberapa AC memiliki beberapa mode, seperti mode pendingin, dehumidifikasi, dan sirkulasi udara. Pastikan Anda memilih mode yang tepat. Misalnya, jika Anda ingin ruangan dingin, pastikan Anda berada di mode pendingin.

    Apabila Anda merasa ragu, silakan merujuk pada buku panduan pengguna AC Anda untuk mengetahui fungsi dan mode yang ada. Mode yang salah bisa membuat Anda merasa AC tidak berfungsi dengan baik, padahal sebenarnya hanya pengaturannya yang salah.

    7. Pertimbangkan Upgrade AC Anda

    Jika AC Anda sudah berusia tua dan sering bermasalah, mungkin sudah saatnya untuk mempertimbangkan upgrade. Teknologi AC terus berkembang, dan model-model baru lebih efisien dan hemat energi. Selain itu, jika Anda berencana membeli AC baru, pastikan untuk memeriksa harga AC yang sesuai dengan anggaran Anda.

    Salah satu merek yang bisa Anda pertimbangkan adalah Daikin. AC Daikin dikenal dengan kualitas dan efisiensi energinya. Meskipun harga AC Daikin mungkin lebih tinggi dibandingkan merek lain, namun banyak pengguna merasa puas dengan kinerja dan daya tahan produk ini.

    Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat mengatasi masalah AC yang tidak dingin dengan lebih mudah. Ingatlah untuk selalu melakukan perawatan rutin agar AC Anda tetap dalam kondisi optimal. Jangan ragu untuk menghubungi teknisi jika Anda tidak dapat menemukan penyebab masalahnya. Selamat mencoba, semoga AC Anda kembali dingin!

    (Content Promotion/HargaAC)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Split, Portable, dan Central, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan di rumah. Namun, agar penggunaan AC maksimal tentunya harus sesuai dengan luas ruangan.

    Umumnya, AC yang digunakan merupakan jenis AC Split, AC Portable, dan juga AC Central. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Nah, berikut ini informasi mengenai ketiga AC tersebut.


    AC Split

    Young brunette woman in her modern apartment. She turns on the air conditioner from the remote control. Climate control at home with split system.Ilustrasi AC split Foto: Getty Images/iStockphoto/LENblR

    Dilansir Times of India, AC Split atau non-inverter merupakan jenis AC indoor dan outdoor. Biasanya, AC Split bekerja dengan pendinginan maksimum, jadi ketika ruangan dirasa sudah dingin maka AC akan berhenti beroperasi sesaat.

    Karena bekerja on-off, AC ini memerlukan listrik sekitar 800 watt. Untuk suara, AC ini tidak menimbulkan suara yang begitu mengganggu, hanya pada awal dinyalakan saja.

    Untuk harga, AC ini bisa dibilang cukup ekonomis. Tak heran jenis AC ini banyak digunakan di Indonesia.

    Melansir Sinar Mas Land, berikut ini kelebihan dan kekurangan AC Split
    Kelebihan:

    – Harga terjangkau
    – Perawatan mudah
    – Pendinginan cepat
    – Tersedia di banyak tempat

    Kekurangan:

    – Boros energi
    – Mengurangi estetika karena dipasang di dinding

    AC Portable

    Close-up View Of Portable Air Conditioner With Blurred Living Room BackgroundAC portable Foto: Getty Images/onurdongel

    Mengutip The Spruce, AC Portable merupakan jenis AC yang bisa dipindah-pindah posisinya karena diletakkan di lantai. Biasanya, AC jenis ini digunakan di ruangan yang tidak terlalu besar, sekitar 46 m2.

    Banyak orang yang memilih AC jenis ini karena praktis bisa dipindahkan kemana-mana. Namun, AC ini juga ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.

    Kelebihan:

    – Mudah dipindah-pindah
    – Harga tidak terlalu mahal dan mudah dipasang

    Kekurangan:

    – Tidak cocok untuk ruangan yang luas
    – Agak berisik

    AC Central

    AC central atau AC pusat merupakan AC yang bisa mendinginkan seisi ruangan karena diatur terpusat. AC jenis ini merupakan yang terbesar dan paling mahal dari AC konvensional.

    Melansir Better Homes & Gardens, sistem AC ini dirancang untuk mendinginkan seluruh rumah dengan mengalirkan udara dingin melalui saluran dan keluar melalui ventilasi. AC ini biasanya dikendalikan oleh termostat dan dapat dirancang dengan kemampuan cerdas.

    Meski bisa digunakan di rumah, namun umumnya jenis AC ini digunakan untuk gedung-gedung besar, seperti perkantoran, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan.

    Kelebihan:

    – Efisiensi tinggi
    – Tidak bising

    Kekurangan:

    – Harga mahal
    – Biaya perawatan tinggi
    – Jika satu bagian bermasalah, seluruh sistem bisa terganggu
    – Pengaturan suhu terpusat sehingga kurang fleksibel

    Itulah informasi mengenai AC Split, AC Portable, dan AC Central. Sudah tahu bedanya serta kelebihan dan kekurangannya kan detikers?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Cepat Mengeringkan Pakaian saat Musim Hujan


    Jakarta

    Mengeringkan pakaian saat musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri. Sebab, tidak adanya sinar matahari bisa membuat udara lembap ditambah lagi cipratan air hujan membuat cucian semakin lama keringnya.

    Pakaian yang lembap bisa memicu tumbuhnya jamur yang tidak baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengeringkan pakaian.

    Namun jangan khawatir! Kamu juga bisa tetap mengeringkan pakaian dengan cepat lho walaupun lagi musim hujan. Begini caranya.


    1. Maksimalkan Putaran Mesin Pengering

    Dilansir dari Lifestyle Clotheslines, langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk memastikan pakaian kering lebih cepat adalah dengan memaksimalkan putaran mesin pengering pakaian. Proses ini akan membantu menghilangkan sebanyak mungkin air dari pakaian sebelum kamu menjemurnya.

    Dikutip dari Homes & Gardens, untuk memaksimalkan putaran mesin pengering, pastikan beberapa hal berikut ini.

    – Jangan menambahkan pakaian basah ketika mesin pengering sedang bekerja

    – Jangan masukkan pakaian basah ke dalam mesin pengering hingga overload

    – Bersihkan ventilasi mesin pengering

    – Jangan mengeringkan pakaian dengan benda lain atau dengan bahan berbeda

    – Segera keluarkan pakaian yang sudah dikeringkan, jika tidak maka pakaian akan lembab dan bergumal

    2. Jemur Pakaian di Dalam Ruangan

    Selama musim hujan, menjemur pakaian di dalam ruangan menjadi pilihan yang lebih praktis. Beberapa teknik efisien yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut.

    – Gunakan Jemuran Portabel

    Jemuran portabel adalah investasi yang tepat karena membantu mencegah bau apek pada pakaian dan meningkatkan sirkulasi udara. Jemuran portabel mudah dipindah-pindah, serta bisa dilipat sehingga bisa menghemat tempat saat tidak digunakan.

    Pastikan untuk meletakkan pakaian secara rapi di atas jemuran ini untuk memastikan udara bisa memiliki sirkulasi yang baik sehingga bisa mempercepat proses pengeringan.

    – Gunakan Hanger atau Gantungan Baju

    Menggunakan hanger atau gantungan baju juga bisa membantumu mempercepat proses pengeringan pakaian. Pastikan pakaian tersusun rapi di atas gantungan untuk hasil yang lebih baik.

    “Hindari meninggalkan pakaian di mesin cuci terlalu lama saat masih bahas. Hal ini bisa menyebabkan pakaian menjadi bau dan berkembangnya jamur,” kata Joyce French dari Home How, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (4/1/2024).

    Ia menyarankan untuk segera menggantung pakaian setelah dicuci agar bisa cepat kering.

    3. Gunakan Kipas dan Sirkulasi Udara

    Dalam cuaca yang lembap, penggunaan kipas, air purifier, atau jendela terbuka bisa membantu menghilangkan kelembaban dan mempercepat proses pengeringan. Jika memungkinkan, gunakan perabot-perabot tersebut yang hemat energi agar tidak boros listrik.

    “Pastikan setel kipas dengan kekuatan rendah agar pakaian tidak ‘beterbangan’,” kata professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Kelompokkan Pakaian

    Penting untuk mengelompokkan pakaian berdasarkan berat dan ketebalan. Prioritaskan pengeringan pakaian yang lebih ringan dan tipis terlebih dahulu untuk memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik.

    5. Gunakan Metode Pengeringan Alternatif

    Kamu juga bisa mencoba metode pengeringan alternatif, yaitu menggunakan alat-alat elektronik, seperti pengering rambut atau setrika. Pastikan untuk memperhatikan jenis kain dan pengaturan suhu agar pakaian tetap aman dari kerusakan.

    6. Jangan Sampai Pakaian Menyentuh Lantai

    Menurut professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, ketika menjemur pakaian basah jangan sampai menyentuh lantai karena akan menciptakan kelembaban dan membuat pakaian lebih lama keringnya. Ia menyarankan untuk menjemur pakaian di dekat jendela atau pintu agar terkena sirkulasi udara.

    “Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

    Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Don’t Try This At Home! Kebiasaan Pakai AC yang Bikin Tagihan Listrik Bengkak


    Jakarta

    Saat cuaca panas, paling enak menyalakan AC di rumah. Tak perlu tunggu gerah pun, banyak penghuni rumah menyalakan AC di kamar setiap malam.

    Embusan udara segar dari AC memang melegakan, tetapi pemilik rumah dapat terbayang-bayang tagihan listrik yang semakin mahal. Pasalnya, AC mengonsumsi listrik yang cukup signifikan.

    Meski demikian, bukan berarti penghuni tidak boleh pakai AC sama sekali kok. Namun, sebaiknya hindari beberapa kebiasaan yang bikin tagihan listrik membengkak.


    Apa saja yang membuat AC boros listrik? Simak penjelasannya berikut ini.

    Kebiasaan Pakai Listrik yang Boros

    Inilah beberapa kebiasaan yang perlu dihindari agar tagihan listrik tidak mahal, dikutip dari Times of India.

    1. Menyalakan AC Terlalu Lama

    Tagihan listrik tentu akan semakin mahal kalau sering menggunakan AC, apalagi dalam jangka durasi yang lama. Penghuni dapat menghemat biaya dengan mematikan AC ketika tidak digunakan.

    2. Pasang Suhu AC Terlalu Rendah

    Banyak yang mengira memasang AC dengan suhu yang rendah dapat mendinginkan ruangan dengan cepat. Padahal, cara itu justru bikin AC bekerja lebih keras serta mengonsumsi lebih banyak energi.

    Menurut Biro Efisiensi Energi India, suhu AC yang ideal dan efisien adalah 24 derajat celsius. Suhu tersebut membuat AC menggunakan usaha lebih sedikit untuk mendinginkan ruangan dibandingkan dengan pengaturan suhu terendah.

    3. Tidak Rutin Servis AC

    Penghuni perlu melakukan perawatan atau servis AC secara rutin. Sebab, AC dapat menimbun kotoran dan debu sehingga menghalangi aliran udara serta mengurangi efisiensi. Hal ini menyebabkan beban AC lebih tinggi dan meningkatkan konsumsi listrik.

    Salah satu aspek penting untuk mendinginkan ruangan secara efektif adalah memastikan udara dingin terperangkap di dalam ruangan. Dengan begitu, AC bisa mendinginkan ruangan dengan lebih cepat. Oleh karena itu, sebaiknya ruangan dalam keadaan tertutup selama menyalakan AC.

    Itulah beberapa hal yang membuat tagihan listrik mahal saat pakai AC. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mudah Hemat Listrik biar Tagihan Nggak Bengkak


    Jakarta

    Setiap bulan ada tagihan listrik menunggu untuk dibayar oleh pemilik rumah. Besar tagihan itu tergantung pada pemakaian penghuni rumah.

    Pemakaian listrik yang berlebihan bisa membuat tagihan menjadi mahal. Untuk menyiasatinya, penghuni dapat membatasi penggunaan listrik. Namun, bukan berarti penghuni harus gelap-gelapan terus di rumah ya.

    Lantas, bagaimana cara mudah untuk menghemat penggunaan listrik? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Hemat Listrik

    Inilah beberapa tips untuk menekan tagihan listrik, dikutip dari Times of India.

    1. Efisien Pakai Mesin Cuci

    Mesin cuci termasuk perangkat yang menyita banyak daya listrik. Pastikan untuk mengisi mesin cuci dengan cukup penuh setiap akan digunakan. Penggunaan tenaga dan air akan lebih optimal dalam sekali waktu sehingga tidak perlu sering menyalakan mesin cuci.

    2. Pilih Perangkat Hemat Energi

    Pilihlah perangkat elektronik yang hemat energi. Meski perangkat ini cukup mahal, penghuni dapat menghemat listrik ke depannya.

    3. Strategi Pakai AC

    AC juga tergolong sebagai perangkat yang menyedot banyak daya listrik di rumah. Semakin rendah pengaturan suhu AC, semakin banyak listrik yang terpakai.

    Penghuni dapat menyiasati penggunaan AC biar lebih hemat. Caranya dengan mengatur suhu 24 derajat Celsius sambil menyalakan kipas angin.

    4. Manfaatkan Pencahayaan Alami

    Salah satu cara mudah untuk menghemat listrik adalah meminimalisir penggunaan lampu. Manfaatkan cahaya alami yang masuk melalui ventilasi, jendela, dan skylight di siang hari. Lalu, matikan lampu jika tidak terlalu dibutuhkan.

    5. Pakai Bohlam LED

    Kemudian, gunakan bohlam LED karena dapat menghemat listrik. Bohlam LED bisa menghemat 80 persen energi dan tahan lama, lho.

    6. Cabut Aliran Listrik Tak Terpakai

    Terakhir, jangan lupa untuk mencabut aliran listrik perangkat dari stopkontak ketika tidak digunakan. Listrik tetap akan tersedot selama kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

    Itulah cara mudah untuk menghemat listrik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Suhu AC yang Ideal Agar Rumah Adem tapi Nggak Bikin Boncos



    Jakarta

    AC adalah salah satu ‘alat tempur’ yang kini menjadi pilihan teratas untuk mengatasi cuaca yang panas. Sepanas apa pun di luar, rumah harus tetap adem dan nyaman dengan pendinginan instan dari AC.

    Hal yang perlu penghuni rumah tahu, saat menggunakan AC suhu yang diatur harus sesuai. Sebab, salah atur suhu justru bikin suhu ruangan jadi terasa pengap atau terlalu dingin. Bukan hanya itu, salah atur suhu juga bisa bikin boros listrik karena AC perlu berusaha keras mengubah suhu ruangan.

    Dilansir dari USA Today, suhu AC yang ideal adalah 25-26 derajat Celcius, menurut program Energy Star dari Badan Perlindungan Lingkungan AS. Suhu ini dinilai bisa membuat nyaman penghuni rumah selama beraktivitas di dalamnya dan bisa menghemat listrik.


    Pengaturan suhu akan berbeda jika AC tersebut digunakan saat penghuninya tidur. Suhu AC yang ideal ketika seseorang tidur atau berada di kamar adalah 4 derajat lebih hangat dari suhu ideal. Dengan catatan pada malam hari suhu di luar memang lebih dingin, jadi suhu AC bisa diatur menjadi 29 derajat Celcius.

    Namun, apabila suhu saat malam hari tidak jauh berbeda dengan siang hari, tidak perlu mengubah suhu AC jadi 29 derajat Celcius karena bisa buat penghuninya nggak nyaman karena kegerahan.

    Tips lain untuk membuat rumah jadi lebih sejuk adalah dengan memaksimalkan berbagai sumber selain AC, seperti membuka jendela tetapi dengan tirai yang tertutup. Udara segar akan tetap masuk ke rumah, tetapi cahaya matahari tidak dapat langsung masuk ke dalam rumah.

    Lalu, kurangi perabotan rumah tangga yang sering menghasilkan panas. Lalu apabila tidak ingin menggunakan AC 24 jam, lebih baik pakai kipas angin untuk menggerakkan udara dan mendorong udara panas keluar.

    Itulah suhu ideal AC yang cocok diatur terutama di cuaca panas dan tips membuat rumah adem, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com