Tag: pengeriting

  • Penting! Deretan Perangkat Elektronik Ini Harus Dicabut Setelah Digunakan



    Jakarta

    Perangkat elektronik di rumah membutuhkan listrik untuk dapat berfungsi. Setelah selesai digunakan, ada himbauan untuk langsung mencabut kabel listriknya, terutama untuk peralatan elektronik yang menghasilkan panas karena dapat menyebabkan korsleting listrik dan kebakaran.

    Selain untuk menghindari bencana, mencabut colokan pada stop kontak juga membantu menekan jumlah tagihan listrik bulanan.

    Dilansir Better Homes and Gardens, berikut beberapa perangkat elektronik di rumah yang harus segera di cabut setelah digunakan.


    1. Peralatan di Dapur

    Saat ini banyak perangkat di dapur yang sudah bisa digunakan dengan tenaga dari listrik, mulai dari pemanggang roti, air frayer, panci, penanak nasi, mesin pembuat kopi, hingga blender. Semua peralatan tersebut tidak boleh ditinggal begitu lama ketika sedang digunakan karena semua perangkat tersebut memiliki waktu penggunaannya.

    Sebagai contoh air fryer biasanya 5-30 menit, tergantung apa yang hendak dihangatkan. Lalu blender biasanya tidak sampai 5 menit. Penanak nasi pun, apabila nasi sudah matang, sebaiknya kabelnya dicabut agar tidak gosong.

    2. Pengering Rambut

    Pengering rambut adalah alat yang bisa menimbulkan panas yang kemudian dihembuskan dengan angin yang keluar mengarah ke rambut. Sama seperti perangkat elektronik lain yang dapat menghasilkan panas, pengering rambut seharusnya tidak dibiarkan menyala terutama setelah tidak digunakan. Apalagi jika letaknya di kamar mandi dikhawatirkan terjadi korsleting listrik.

    Selain pengering rambut, pencatok rambut dan alat untuk pengeriting rambut juga sebaiknya kabelnya dicabut setelah digunakan.

    3. Kabel Pengisian Daya

    Kabel pengisian daya atau charger merupakan benda yang pasti tersedia di tas untuk berjaga-jaga ponsel, laptop, tablet, atau alat elektronik lainnya butuh diisi dayanya.

    Setelah daya terisi penuh, kamu perlu melepas kabel pada perangkat dan stop kontak. Sebab, banyak kejadian lupa mencabut charger bisa menyebabkan korsleting listrik hingga kebakaran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Hindari 7 Kebiasaan Ini Saat Pakai Stopkontak Sambung biar Aman


    Jakarta

    Stopkontak ekstensi atau stopkontak sambungan merupakan perangkat kelistrikan yang saat ini banyak dipakai karena cukup efisien. Kabel tersebut bisa disambungkan ke beberapa perangkat dan biasanya bisa diletakkan di dekat tempat kita beraktivitas.

    Namun, sudah banyak anjuran bahwa harus berhati-hati saat menggunakan stopkontak sambung karena perangkat ini tidak 100 persen aman. Dilansir Family Handyman, berikut beberapa kebiasaan yang harus dihindari saat memakai stopkontak sambung.

    1. Jangan Pernah Mencolokkan Stopkontak Ekstensi ke Stopkontak Sejenis

    Hal pertama yang harus dihindari adalah mencolokkan stopkontak ke stopkontak lain. Biasanya hal ini dilakukan karena lokasi kegiatan jauh dari stopkontak jadi kabel tersebut dibuat panjang. Bahaya jika melakukan hal adalah dapat memicu korsleting listrik yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran.


    2. Jangan Menggunakan Stopkontak Ekstensi Indoor untuk Outdoor

    Meskipun sama-sama stopkontak, ternyata ada stopkontak dalam (indoor) dan luar ruangan (outdoor). Kedua jenis tersebut harus digunakan sesuai tujuannya. Hal ini dikarenakan stopkontak indoor umumnya tidak bisa terkena panas berlebihan dan tidak tahan terhadap perubahan cuaca.

    3. Jangan Membebani Stopkontak Ekstensi dengan Penggunaan yang Berlebihan

    Saat menggunakan stopkontak ekstensi, hindari mencolokkan banyak peralatan di waktu bersamaan, terutama jika dilakukan hampir setiap hari. Daya yang besar di dalam perangkat dapat menyebabkan panas. Bagian lubang colokkan bisa meleleh jika bagian dalam terlalu panas. Apabila sudah meleleh, stopkontak harus segera diperbaiki karena berisiko menyebabkan korsleting listrik.

    Solusinya, gunakan colokan secara bergantian. Kemudian, apabila sudah selesai digunakan semua kabel harus dicabut.

    4. Jangan Meletakkan Stopkontak Ekstensi di Bawah Karpet

    Stopkontak harus diletakkan di tempat yang jauh dari panas dan basah. Tempat lain yang harus dihindari adalah di bawah karpet. Banyak orang yang melakukan hal ini karena kepala stopkontak yang dibiarkan saja mengganggu pandangan.

    Padahal meletakkan stopkontak di bawah karpet dapat membuat perangkat tersebut panas dan memicu korsleting listrik. Karpet juga biasanya memakai bahan yang mudah terbakar jadi ketika saling bertemu akan berbahaya.

    5. Hindari Mencolokkan Alat Kecantikan ke Stopkontak Ekstensi

    Sebaiknya hindari menghidupkan pengering rambut, alat pengeriting rambut, pelurus rambut, dan alat kecantikan dari stopkontak ekstensi. Hal ini dikarenakan stopkontak ekstensi tidak dirancang untuk menghasilkan arus listrik tinggi yang konsisten untuk alat-alat tersebut.

    6. Jangan Memakai Stopkontak yang Sudah Rusak

    Stopkontak yang rusak juga menjadi hal yang tidak boleh dilakukan pada stopkontak ekstensi. Hindari stopkontak ekstensi yang mengeluarkan percikan api saat mencolok. Perhatikan juga pada kabel, jika sudah terkelupas lebih baik jangan digunakan.

    Jika salah satu soket terbakar, kemungkinan besar ada kerusakan internal di dalam stopkontak ekstensi. Hal tersebut merupakan bahaya kebakaran.

    7. Jangan Membasahi Stopkontak Ekstensi

    Hindari menyentuh stopkontak dalam keadaan tangan basah atau membersihkan stopkontak dengan air. Sebab, listrik dapat merambat melalui air. Apabila stopkontak dipegang, orang tersebut bisa tersengat listrik.

    Demikian 7 hal ini yang tidak boleh dilakukan saat menggunakan stopkontak ekstensi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com