Tag: penggunaan vacuum

  • 6 Salah Kaprah yang Bikin Vacuum Cleaner Cepat Rusak


    Jakarta

    Saat ini sudah banyak peralatan canggih untuk membersihkan rumah. Salah satunya vacuum cleaner yang dapat menyedot segala jenis debu dan kotoran halus. Bahkan saat ini sudah muncul vacuum yang dapat menyedot cairan tanpa menyisakan warna pada permukaan yang basah.

    Meskipun peralatan sudah canggih, masih ditemukan beberapa vacuum cleaner tidak memahami cara memakai peralatan tersebut. Alhasil bukannya rumah jadi bersih, justru lebih kotor.

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut beberapa kesalahan saat menggunakan vacuum cleaner yang bikin alatnya cepet rusak.


    1. Memakai Jenis Vacuum Cleaner yang Tidak Sesuai

    Vacuum cleaner memiliki beberapa jenis yang dibedakan oleh fungsinya. Sebagai contoh ada yang bisa menyedot kotoran kering dan basah. Sebelum membeli dan memakainya, pengguna harus mengecek mana alat yang sesuai dengan kebutuhan.

    “Misalnya, penyedot debu tegak paling baik untuk karpet, karena biasanya lebih kuat daripada penyedot debu tanpa kabel. Jika Anda memiliki karpet atau permadani yang lebih tebal, penting untuk menggunakan penyedot debu yang paling cocok untuk jenis permukaan ini, dan memungkinkan Anda mengumpulkan semua kotoran dan kotoran di dalam serat tebal tersebut,” tutur Manager di Online Carpets, James Higgins, seperti yang dikutip pada Kamis (20/1/2025).

    2. Tidak Memasang Alat-alat dengan Benar Sesuai Fungsinya

    Kesalahan lainnya disebabkan salah memasang alat tambahan pada vacuum cleaner. Alat tambahan ini bentuknya seperti bentuk moncong dari vacuum cleaner. Umumnya semakin rapat penghalangnya berarti semakin halus kotoran yang tersedot. Memakai alat tambahan yang sesuai juga mencegah perabotan di rumah rusak.

    3. Memakai Vacuum Cleaner Terburu-buru

    Prinsip memakai vacuum cleaner sama dengan sapu biasanya, yakni jangan dipakai terburu-buru agar semua kotoran dapat terangkat. Namun, banyak orang mengira ketika memakai vacuum cleaner justru harus cepat-cepat karena kotoran halus mudah terhisap. Padahal dengan menggerakkan vacuum cleaner secara lambat dan stabil lebih cepat membersihkan kotoran.

    “Pertahankan kecepatan yang lambat namun stabil agar peralatan Anda memiliki peluang terbaik untuk mengangkat semua kotoran, terutama saat menyedot debu dan membersihkan karpet,” kata CEO dan Founder Sparking Clean Pro, Vanessa Bossart.

    4. Menyedot Kotoran yang Besar

    Sebelum memakai vacuum cleaner, penting untuk diketahui bahwa peralatan ini didesain untuk menyedot kotoran kecil, bukan yang besar hingga tidak muat masuk ke dalam vacuum. vacuum cleaner tanpa mengangkat kotoran yang besar.

    “Menyedot debu pada benda keras seperti batu mungkin tampak tidak berbahaya, namun dapat merusak penyedot debu Anda. Hindari hal ini dengan mengambil benda keras yang terlihat sebelum menyedot debu. Jika Anda memiliki lantai kayu keras, pertimbangkan untuk menyapu sebelum menyedot debu untuk mencegah potensi kerusakan pada penyedot debu Anda,” ujar CEO Bringer Appliance Repair David Bringer.

    5. Tidak Membuang Kotoran pada Vacuum Cleaner

    Semua penyedot debu atau vacuum cleaner memiliki batas maksimal keterisian dan banyak orang mengabaikannya. Hal ini bisa berdampak buruk pada vacuum cleaner.

    “Jika kantong terlalu penuh, daya hisapnya berkurang karena semakin sedikit ruang untuk mengalirkan udara. Penyedot debu juga tidak mengangkat kotoran, dan bahkan bisa menjadi terlalu panas, sehingga membahayakan daya tahan dan memperpendek masa pakainya,” jelas Cleaning Expert dan Operations Manager di Deluxe Maid, James King.

    Maka dari itu, penting untuk mengosongkan kantong sampah pada vacuum cleaner ketika sudah setengah penuh.

    6. Tidak Membersihkan Vacuum Cleaner

    Membersihkan vacuum cleaner perlu dilakukan agar alat tersebut tetap awet. Namun, masih saja ada yang jarang membersihkannya.

    “Jadikan rutinitas untuk membersihkan vacuum cleaner. Saat kantung debunya penuh, bersihkan. Filternya? Bersihkan atau ganti seperti yang ada di manual. Dan jangan lupa untuk memeriksa apakah ada yang menghambat pada selang atau bagian sikat. Rutin membersihkan vacuum cleaner berarti alat tersebut bisa tetap bekerja dengan baik,” kata Profesional Cleaner dan General Manager di Park Slope Cleaning, Diana Ciechorska.

    Itulah beberapa kesalahan dalam penggunaan vacuum cleaner. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tanpa Bahan Kimia, Ini Cara Ampuh Usir Kutu Busuk dari Rumah



    Jakarta

    Kutu busuk atau kutu kasur adalah serangga parasit yang biasanya memakan darah manusia. Mereka tertarik pada tubuh manusia yang hangat serta udara karbondioksida yang dikeluarkan oleh manusia atau hewan peliharaan. Mereka juga suka lingkungan yang gelap, itulah mengapa mereka biasa ditemukan di celah-celah kasur, furnitur, dan pakaian.

    Kutu busuk termasuk salah satu serangga yang berbahaya karena mereka bisa merusak barang-barang di rumah. Selain itu, mereka dapat lebih berbahaya lagi karena bisa menggigit manusia sebab mereka mengisap darah.

    Biasanya, cara tercepat membasmi kutu busuk adalah dengan menyemprotkan cairan khusus pengusir serangga yang memiliki kandungan bahan kimia. Namun, sebelum melakukan cara itu, terdapat beberapa cara yang bebas bahan kimia serta lebih aman digunakan seperti dikutip dari Angi, Selasa (3/6/2025) di bawah ini.


    Menyingkirkan Barang yang Sudah Terkena Kutu Busuk

    Melakukan pembersihan rumah menjadi salah satu hal yang harus dilakukan untuk mencegah keberadaan kutu busuk. Jika terdapat barang rumah tangga yang sudah lama dan sudah rusak, sebisa mungkin membuang barang-barang tersebut. Kemudian, jika menemukan pakaian atau benda yang terdapat kutu busuk sebaiknya jangan digunakan lagi untuk mencegah mereka menyebar ke area atau benda lain.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Cara termudah selanjutnya adalah menggunakan vacuum cleaner atau alat penyedot debu. Lakukan hal ini secara rutin di setiap inci lantai, di sela-sela furnitur, di celah-celah kasur, dan di area lainnya. Pastikan untuk selalu membersihkan tabung vacuum cleaner dengan campuran air panas dan sabun untuk membunuh semua kotoran dan bakteri termasuk kutu busuk. Hal ini dapat mengurangi keberadaan telur kutu busuk yang sulit dilihat jika tidak dibersihkan secara rutin.

    Perawatan Uap

    Ternyata, udara panas merupakan cara yang jauh lebih baik untuk membunuh kutu busuk daripada menggunakan insektisida karena serangga ini justru tahan terhadap bahan kimia. Namun, mereka mudah mati karena udara panas sekitar 45 derajat hingga 46 derajat celcius.

    Maka dari itu, membersihkan kasur dengan pembersih uap merupakan cara atasi serangan kutu busuk yang minim risiko. Walau prosesnya berlangsung lambat tetapi jika dilakukan secara stabil dan menyeluruh dapat membunuh kutu busuk beserta telurnya.

    Udara Panas

    Jika melakukan uap panas terlalu merepotkan, bisa juga menjemur barang-barang yang terkena serangan kutu busuk, seperti pakaian, bantal, sarung bantal, bantal sofa, dan lain-lain di bawah sinar matahari yang panas. Tindakan ini dapat membunuh kutu busuk yang masih hidup beserta telurnya. Jemur selama minimal 1 jam sampai benda-benda tersebut kering dan terasa panas.

    Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membasmi kutu busuk tanpa bahan kimia. Kutu busuk adalah serangga yang kuat terhadap zat-zat bahan kimia. Mereka juga suka bersembunyi di bagian tak terlihat terutama tempat tidur. Maka, penggunaan bahan kimia bisa berisiko terhadap manusia. Oleh karena itu, gunakan cara-cara aman terlebih dahulu untuk menghindari efek racun dari bahan kimia.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com