Tag: penggunanya

  • Segini Tinggi Wastafel yang Paling Ideal biar Punggung Nggak Sakit



    Jakarta

    Saat memasang wastafel atau bak cuci piring di rumah, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Mulai dari lokasi, bahan yang dipakai, perpipaan, luas, dan yang paling penting adalah ketinggiannya.

    Ketinggian wastafel mempengaruhi kenyamanan penggunaannya. Jika wastafel dipasang terlalu tinggi atau terlalu pendek, pasti kamu tidak nyaman ketika mencuci tangan atau mencuci piring. Selain itu, ketinggian yang tidak sesuai juga berpengaruh pada kesehatan tulang belakang.

    Lantas, berapa tinggi ideal untuk wastafel atau bak cuci piring di dapur?


    Ketinggian wastafel yang tepat adalah yang telah disesuaikan dengan ketinggian tangan seseorang ketika melakukan gerakan ke depan dalam posisi badan berdiri. Dengan begitu, pengguna tidak perlu mengangkat tangan ke atas terlalu tinggi atau punggung membungkuk ketika mencuci tangan atau mencuci piring.

    Tinggi Ideal Wastafel Sesuai Tinggi Pengguna

    Dilansir Ray White, tinggi ideal wastafel sekitar 85-95 cm untuk orang dewasa. Bisa juga cara mengukurnya berpatokan pada tinggi siku penggunanya. Tinggi siku adalah ketinggian yang diukur mulai dari tanah berpijak sampai siku seseorang, jadi tinggi siku ini akan berbeda untuk setiap orang.

    Kemudian, hitung pula jarak antara tinggi siku dan permukaan atas wastafel. Harus terdapat jarak di antara itu sekitar 10-15 cm. Ukuran tinggi ini dianggap ideal karena pengguna tidak akan sampai membungkuk saat menggunakan wastafel dan dipastikan punggung lebih rileks.

    Selanjutnya, jika ingin membuat wastafel menyatu dengan meja dapur untuk kompor juga bisa dengan ukuran yang sama yakni 85-95 cm. Namun, untuk wastafel dibuat lebih cekung dengan kedalaman wastafel adalah 56 cm. Kedalaman ini akan meminimalisir cipratan dan dapur menjadi basah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Berbahaya! Barang-barang Ini Jangan Digantung di Dinding


    Jakarta

    Saat mengisi barang, kalian ingin memanfaatkan setiap sudut rumah agar tidak terlihat kosong. Beberapa barang akhirnya tidak hanya diletakkan di lantai, melainkan ada yang digantung di dinding.

    Penghuni rumah merasa barang tersebut ringan, mudah terlihat, dan indah apabila diletakkan di dinding daripada di area lain. Namun, tidak menyadari bahwa menggantung barang di dinding berbahaya dan dapat merusak rumah.

    Beberapa pemilik properti sewa atau pengurus asrama, ada yang membuat aturan untuk tidak membuat lubang atau menempel sesuatu pada dinding. Hal tersebut karena pemiliknya sadar bahwa lebih baik melarang daripada harus menanggung rugi.


    Dilansir The Spruce, berikut beberapa benda yang tak boleh digantung di dinding.

    1. Bingkai Kayu dan Logam

    Bingkai foto lebih terlihat indah dan mudah terlihat saat diletakkan di dinding. Namun, sebelum menggantung, sebaiknya hindari memakai bingkai dari kayu atau logam. Sebab, kedua bahan tersebut cukup keras. Apabila terjadi getaran hebat dikhawatirkan menimpa penghuni rumah.

    2. Cermin

    Cermin adalah benda yang dapat membantu seseorang melihat penampilannya. Biasanya cermin diletakkan di tempat yang tinggi agar penggunanya tidak perlu membungkuk ketika ingin melihat kaca.

    Para ahli menyarankan agar cermin sebaiknya tidak digantung di dinding karena bobotnya yang berat dapat berbahaya saat jatuh. Apalagi cermin terbuat dari kaca, jika menimpa seseorang akan fatal akibatnya.

    3. Barang Antik dan Berharga

    Beberapa barang yang menurut seseorang berharga baik karena kenangan, harga, atau sejarah di baliknya biasanya tidak akan digunakan sebagaimana mestinya. Pemiliknya akan memajang benda tersebut dan dinikmati visualnya. Beberapa orang pun memilih memajangkan di dinding karena dapat terlihat jelas dan tidak tertutup.

    Barang antik berbobot berat tidak cocok dengan cara ini. Paku, perekat, atau tali tidak dapat menahan beratnya selamanya. Lebih baik menyimpan benda tersebut di lemari yang tertutup agar lebih aman.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak digantung di dinding.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com