Tag: pengharum

  • 7 Cara Bikin Kamar Tidur Selalu Harum Sepanjang Hari


    Jakarta

    Kamar tidur yang harum membuat penghuni merasa nyaman tinggal di rumah. Akan tetapi, terkadang hanya menyemprotkan pengharum tidak cukup membuat ruangan wangi

    Sebab, menyemprotkan pengharum ruangan bisa cepat hilang, sehingga tak lagi wangi. Bau tak sedap di kamar pun tidak dapat ditutupi.

    Bagaimana cara membuat kamar tidur harum sepanjang waktu? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Bikin Kamar Tidur Harum

    Inilah beberapa tips untuk membuat kamar wangi sepanjang hari, dikutip dari Good Housekeeping dan Real Simple.

    1. Rapikan Barang

    Penghuni sebaiknya merapikan barang-barang di kamar tidur. Rapikan barang atau buang barang yang sudah tidak digunakan agar kamar lebih lega.

    Sebab, kamar yang dipenuhi barang akan membatasi sirkulasi udara dan menyebabkan panas berlebih. Hal tersebut bisa menimbulkan bau apek.

    2. Bersihkan Kamar dari Sampah

    Bau tak sedap di kamar tidur bisa berasal dari tempat sampah. Nah, penghuni sebaiknya membuang sampah setiap hari meski wadahnya belum penuh. Selain buang sampah, tempatnya pun perlu dibersihkan setidaknya sebulan sekali.

    3. Rutin Cuci Sarung Bantal dan Seprai

    Sarung bantal dan seprai lama-lama akan kotor karena digunakan. Mengingat, keringat hingga residu produk perawatan diri dapat menempel di kasur.

    Oleh karena itu, dianjurkan untuk mencuci seprai dan sarung bantal setidaknya dua minggu sekali. Penghuni sebaiknya mengganti seprai dan sarung lebih sering kalau memiliki hewan peliharaan atau alergi. Kemudian, cuci bantal, selimut, dan kasur setidaknya 2 kali dalam setahun.

    4. Semprotkan Pengharum Ruangan

    Penghuni bisa menyemprotkan pengharum ruangan ke kamar tidur. Ada berbagai bentuk pengharum ruangan, seperti yang dijual bebas

    di pasaran, elektrik, ataupun buatan sendiri. Penghuni bisa menggunakan bahan alami seperti larutan minyak esensial atau rempah-rempah.

    5. Buka Jendela dan Pintu

    Pastikan ada sirkulasi udara yang baik di dalam kamar dengan membuka jendela dan pintu. Buka jendela atau pintu beberapa jam di pagi hari. Cara ini membantu menghilangkan sisa kelembapan dan bau apek.

    6. Pajang Tanaman atau Bunga

    Tanaman dan bunga tak hanya memperindah kamar tetapi juga membuat udara kamar segar, lho. Penghuni bisa memajang tanaman yang harum, seperti begonia, melati, gardenia, atau rosemary tuscan di sudut kamar.

    Lalu, memajang bunga harum dalam vas juga dapat membuat kamar wangi. Letakkan bunga lavender, mawar, lilac, atau peony di dalam kamar.

    7. Rebus Campuran Rempah dan Buah

    Rebusan buah dan rempah juga bisa membuat kamar tidur wangi. Caranya dengan merebus buah-buahan atau rempah. Aroma rebusan itu akan menyebar ke seluruh ruangan.

    Kombinasi bahan yang dapat direbus bersamaan yaitu:

    • Jeruk, rosemary, dan vanili.
    • Jahe, kayu manis, adas manis, pala, dan kapulaga.
    • Apel, jeruk, kayu manis, dan cengkeh.

    Itulah beberapa cara membuat kamar tidur selalu wangi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Bikin Kamar Mandi Tetap Wangi, Serasa Hotel Bintang Lima!



    Jakarta

    Kamar mandi yang bau pasti bikin nggak betah, apalagi kalau sampai kecium tamu yang datang ke rumah. Duh, bisa-bisa jadi malu sendiri karena kamar mandi mengeluarkan aroma tak sedap.

    Aroma tidak enak biasanya muncul karena kamar mandi jarang dibersihkan atau kelembapan yang terlalu tinggi. Padahal, menjaga kamar mandi tetap bersih dan wangi itu gampang, loh.

    Menurut pakar kebersihan dari Organize Every Room, Cara Palmer, kelembapan yang tinggi bisa memicu pertumbuhan jamur dan lumut, yang jadi biang keladi bau di kamar mandi.


    Nah, supaya kamar mandi di rumah kamu selalu harum dan segar seperti hotel bintang lima, coba deh terapkan enam tips berikut ini:

    1. Baking Soda, Si Penyerap Bau Alami

    Baking soda dikenal ampuh menyerap bau tak sedap. Caranya mudah banget, cukup tuang baking soda ke dalam mangkuk kecil, lalu letakkan di sudut kamar mandi. Ganti secara berkala agar tetap efektif menghilangkan aroma tak enak.

    2. Cuka Dicampur Garam

    Campuran cuka putih dan garam bisa jadi senjata ampuh usir bau membandel. Aduk rata, lalu gosokkan ke bagian-bagian kamar mandi yang berbau. Setelah itu bilas pakai air bersih. Simple, kan?

    3. Tanaman Hidup Bikin Segar

    Ternyata, menaruh tanaman hias di kamar mandi nggak cuma buat dekorasi aja. Beberapa jenis tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, peace lily, hingga lidah buaya bisa membantu menyaring polutan dan membuat udara terasa lebih segar.

    4. Irisan Lemon

    Lemon tak hanya menyegarkan saat diminum, tapi juga bisa jadi pengharum alami. Cukup iris lemon dan letakkan dalam wadah kecil di sudut-sudut kamar mandi. Ganti setiap 3-4 hari agar aromanya tetap fresh!

    5. Minyak Esensial

    Lavender, chamomile, serai, hingga pepermin bisa jadi pilihan minyak esensial untuk mengharumkan kamar mandi. Teteskan ke bola kapas dan letakkan di tempat tersembunyi agar wangi menyebar lembut ke seluruh ruangan.

    6. Kayu Manis

    Kayu manis punya aroma khas yang kuat dan menenangkan. Cukup taruh beberapa batang kayu manis di wadah kecil, lalu simpan di pojokan kamar mandi. Aroma hangatnya bisa menetralisir bau tak sedap dengan alami.

    Dengan langkah-langkah sederhana di atas, kamu bisa menikmati kamar mandi yang bersih, wangi, dan nyaman. Yuk, mulai praktikkan sekarang supaya kamar mandi rumahmu nggak kalah dari hotel mewah!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Memanfaatkan Kulit Jeruk untuk Mengusir Kecoa



    Jakarta

    Jeruk tak hanya bisa dimanfaatkan dagingnya saja. Kulit jeruk yang selama ini kita buang, ternyata punya fungsi yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari.

    Kulit jeruk dipercaya bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoa. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari detikFood yang mengutip NDTV, kulit jeruk punya senyawa yang disebut limonene. Senyawa ini lah yang memberikan aroma segar pada jeruk. Nah, kecoa justru tidak suka dengan bau kulit jeruk ini.


    Berikut cara selengkapnya:

    Untuk memanfaatkan kulit jeruk dalam membasmi kecoa, kulit jeruk harus dikeringkan. Kulit jeruk harus dijemur yang langsung terkena sinar matahari langsung atau bisa juga dimasukkan ke oven untuk hasil yang lebih cepat.

    Setelah kering, letakkan kulit jeruk di area yang sering didatangi kecoak, seperti di bawah wastafel, di belakang peralatan, atau di sudut gelap dapur. Jangan lupa mengganti kulit jeruk setiap beberapa hari untuk menjaga efektivitasnya.

    Namun, jika jumlah kecoaknya lebih banyak, memang tidak begitu efektif. Kamu bisa mengombinasikan kulit jeruk dengan pembersihan rutin dan penyimpanan makanan yang tepat, kulit jeruk tentu dapat membantu mengurangi keberadaan kecoa.

    Selain untuk membasmi kecoak, kulit jeruk tentu saja dapat digunakan dengan berbagai fungsi untuk membersihkan dapur. Kamu bisa menggunakannya untuk pengharum ruangan dan pembersih dapur.

    Untuk pengharum ruangan, cukup memasukkan kulit jeruk ke dalam air bersama kayu manis dan cengkeh, lalu didihkan selama 15-20 menit. Ramuan alami ini akan membantu menetralkan bau masakan dan menyegarkan dapur.

    Kulit jeruk untuk membersihkan dapur bisa dengan cara merendam kulit jeruk bersama cuka. Diamkan selama beberapa minggu, lalu menyaring cairannya. Cuka yang mengandung jeruk ini sangat cocok untuk mengatasi noda minyak dan lemak yang membandel.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Bau Apek di Lemari Kayu


    Jakarta

    Lemari kayu memang bisa menambah kesan estetis dan alami dalam ruangan. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, lemari bisa mengeluarkan bau apek yang mengganggu. Bau ini tak hanya membuat tak nyaman, tapi juga bisa menempel pada pakaian yang disimpan.

    Bau apek biasanya muncul karena sirkulasi udara yang buruk, kelembapan tinggi, atau penumpukan debu dan jamur. Agar baju tetap wangi dan lemari bebas bau, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah bau apek di lemari kayu.

    Tips Menghilangkan Bau Apek di Lemari Kayu

    1. Keluarkan Semua Isi Lemari

    Langkah pertama adalah mengosongkan isi lemari. Cek apakah pakaian yang disimpan sudah menyerap bau apek. Jika iya, segera cuci ulang pakaian tersebut.


    2. Periksa Sumber Bau

    Cek seluruh bagian dalam lemari, terutama area lembap atau berjamur. Jika ditemukan jamur, bersihkan sesuai dengan jenis material kayu lemari.

    3. Bersihkan dengan Penyedot Debu

    Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu yang menumpuk di dalam lemari, terutama di bagian sudut dan laci.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Campurkan cuka putih dengan air hangat, lalu semprotkan ke permukaan dalam lemari. Cuka bisa membantu menetralisir bau apek yang membandel.

    5. Biarkan Lemari Terbuka

    Setelah dibersihkan, biarkan pintu lemari terbuka selama beberapa hari untuk memperlancar sirkulasi udara dan menghilangkan bau secara alami.

    6. Gunakan Baking Soda

    Letakkan semangkuk baking soda di dalam lemari dan tutup selama semalam. Ulangi jika bau masih tersisa.

    Cara Mencegah Lemari Kayu Bau Apek

    Setelah lemari bersih, berikut ini beberapa cara untuk mencegah bau apek muncul kembali:

    1. Jangan Menyimpan Pakaian Terlalu Padat

    Beri ruang antar pakaian agar sirkulasi udara tetap baik di dalam lemari.

    2. Gunakan Vacuumed Bag

    Untuk pakaian yang jarang dipakai, simpan dalam tas kedap udara agar tidak menumpuk di dalam lemari.

    3. Simpan Sepatu dalam Kotak Khusus

    Jika menyimpan sepatu dalam lemari, pastikan sepatu diletakkan di dalam kotaknya agar tidak menambah aroma tidak sedap.

    4. Gunakan Pengharum Lemari

    Pasang pengharum lemari atau kantong potpourri alami untuk menjaga aroma tetap segar.

    Dengan perawatan rutin dan cara penyimpanan yang tepat, lemari kayu bisa tetap bersih, wangi, dan bebas dari bau apek. Jangan lupa untuk mengecek dan membersihkan lemari secara berkala ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Usir Ngengat Kain Biar Baju di Lemari Nggak Digerogotin!



    Jakarta

    Sering menemukan lubang-lubang kecil pada pakaian? Bisa jadi itu tanda pakaian digigit oleh ngengat. Walau ada serangga lain yang bisa jadi pelakunya, yakni kumbang karpet, tetapi ia lebih mudah dibasmi daripada ngengat.

    Namun, tidak semua ngengat dapat menggerogoti pakaian karena sebetulnya mereka makan tanaman. Jadi, yang menggerogoti pakaian hanyalah ngengat kain atau clothes moth.

    Dilansir dari situs NY Times, ngengat kain berukuran sekitar 1 cm dan memiliki warna kuning atau keabu-abuan. Ngengat kain akan mencari tempat yang gelap, hangat, dan lembap untuk bertelur, seperti pakaian kotor apalagi jika ada noda keringat dan noda makanan.


    Larva ngengat berukuran sangat kecil dan tertutup oleh lapisan perekat. Larva-larva ini yang akan memakan kain. Mereka juga sangat menyukai serat yang berasal dari hewan, seperti wol, bulu halus, dan kasmir. Salah satu mengetahui adanya larva ngengat kain yaitu terdapat jaring seperti ingus kering.

    Hal yang Harus Dilakukan Jika Ada Ngengat Kain di Lemari

    Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

    Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

    Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

    Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

    Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Dikutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

    Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Bau Apek, Ini 5 Cara Bikin Kamar Tidur Wangi Terus


    Jakarta

    Memiliki kamar tidur yang wangi tentu bisa membuat penghuni rumah betah. Kamar yang wangi bisa saja membuat tubuh menjadi rileks sehingga bisa istirahat maksimal.

    Untuk membuat kamar wangi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan dengan mudah. Salah satunya adalah mencuci seprai.

    Selain itu masih ada cara-cara lain untuk membuat kamar wangi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Cara Membuat Kamar Wangi

    1. Sering Cuci Seprai

    Mencuci seprai secara teratur bisa membuat kamar tidur wangi. Dilansir dari The Spruce, penghuni rumah bisa mencuci seprai setiap minggu. Namun jika di rumah ada hewan peliharaan dan sering main di kamar, sebaiknya seprai dicuci lebih sering.

    Tak hanya seprai, sebaiknya gorden yang ada di kamar juga rutin dicuci. Dilansir dari Apartment Therapy, setidaknya cuci gorden beberapa bulan sekali agar tetap bersih dan wangi.

    2. Bersihkan Kamar Tidur

    Ternyata aroma tak sedap tidak hanya datang dari pakaian kotor maupun sampah, tetapi juga dari debu. Maka dari itu, penting untuk membersihkan kamar dari debu.

    “Kamu mungkin terkejut mengetahui bahwa debu sebenarnya berbau, tetapi mencegah debu di kamar tidur kamu akan membantu menghilangkan bau tidak sedap,” tutur editor Solved, Millie Hurst, dikutip dari Homes & Gardens.

    3. Rapikan Barang

    Kamar yang dipenuhi barang akan membatasi sirkulasi udara dan menyebabkan panas berlebih sehingga bisa menimbulkan bau apek. Penghuni rumah bisa merapikan atau membuang barang yang sudah tidak digunakan lagi agar kamar terasa lebih lega.

    4. Buka Jendela

    Cara lainnya untuk membuat kamar tidur wangi adalah membuka jendela dan membiarkan angin segar masuk ke dalam. Untuk kalian yang tinggal di area padat penduduk atau dekat jalan raya bisa diperhatikan waktu-waktu untuk membuka jendela, misalnya pada pagi hari sebelum banyak kendaraan berlalu lalang.

    5. Pakai Pengharum Ruangan

    Pengharum ruangan yang bisa digunakan bermacam-macam, misalnya lilin aromaterapi, reed diffuser, semprotan aerosol, dan lainnya. Nah, saat memilih wewangian, sebaiknya jangan pilih yang mengandung bahan kimia atau aroma keras yang dapat mengganggu tidur penghuni rumah.

    “Kita semua menginginkan kamar tidur yang wangi tanpa menimbulkan gangguan tidur. Carilah semprotan atau wewangian ruangan ruangan yang menggunakan minyak alami atau esensial,” tutur cleaning expert di Spekless Cleaning, Karina Toner, dikutip dari Homes & Gardens.

    Penghuni rumah bisa mencoba wewangian dengan aroma lavender, chamomile, vanila, atau yang lainnya untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Penyebab Kamar Bau

    Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kamar bau. Berikut ini informasinya.

    1. Lumut dan Jamur

    Dilansir dari Love to Know, tempat yang lembap akan menimbulkan jamur atau lumut yang akan menimbulkan bau tidak sedap. Jamur biasanya ditemukan di langit-langit atau jendela. Jika menemukan jamur atau lumut di kamar tidur, segera mengambil tindakan sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah.

    2. Pakaian dan Perlengkapan Tidur Kotor

    Keringat merupakan penyebab utama bau tidak sedap di kamar tidur, mulai dari keringat yang diserap seprai hingga pakaian olahraga yang berkeringat. Segera cuci pakaian kotor dan menyimpan keranjang di kamar mandi atau di ruang cuci. Hal ini akan menghindarkan kamar tidur memilik bau tidak sedap.

    3. Debu

    Debu menjadi salah satu penyebab bau tidak sedap di kamar tidur. Debu terbentuk dari kotoran, bakteri, dan lain sebagainya sehingga membuat udara kamar menjadi tidak sehat untuk penghuni rumah. Gunakan kain microfiber untuk membersihkan debu terlebih dahulu, buka jendela dan biarkan udara segar masuk.

    4. Filter AC Tersumbat

    Penting untuk memeriksa filter AC secara teratu karena filter tersebut menangkap semua kotoran dan debu yang tidak diinginkan di rumah. Saat filter tersumbat, akan mengeluarkan bau. Jika mencium aroma tidak sedap, cobalah untuk membersihkan atau mengganti filter AC di kamar tidur.

    Itulah beberapa cara untuk membuat kamar tidur wangi serta penyebab kamar tidur bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Takut Ular Masuk ke Rumah? Coba Bikin Penghalang Pakai 6 Tanaman Ini


    Jakarta

    Ular merupakan hewan berbisa yang bisa mengancam nyawa. Meskipun tidak semua ular beracun, beberapa yang ditemukan memiliki racun yang dapat membekukan darah dan memecah pembuluh darah.

    Hewan melata satu ini suka hidup di tempat yang tersembunyi, seperti semak, perkebunan, atau sawah. Rumah-rumah di perkotaan biasanya jarang ditemukan ular, tetapi jika kawasan tersebut banjir, bisa saja mereka menemukan ular yang terbawa air dari sungai atau selokan terdekat.

    Ada banyak cara untuk mengusir ular, beberapa di antaranya adalah dengan menghubungi damkar yang lebih berpengalaman. Selain itu ada pula cara yang lebih mudah, yakni dengan memakai tanaman. Dilansir Homes and Gardens beberapa tanaman ada yang ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman tersebut cukup ditanam di pekarangan atau area yang pernah terlihat ular.


    Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Taman Rumah

    1. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman herbal Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman rosemary biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan oil pengharum ruangan. Ternyata daunnya yang lebat ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman ini dapat menakuti ular apabila jumlahnya cukup banyak.

    2. Serai

    Tips memasak dengan seraiTips memasak dengan serai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tanaman satu ini mudah untuk ditanam di rumah dan bisa digunakan untuk bahan dapur. Serai memiliki aroma yang tidak disukai ular karena dapat menyulitkan mereka untuk berburu makanan. Untuk serai tidak perlu ditanam terlalu banyak karena daunnya bisa dimanfaatkan oleh ular sebagai tempat persembunyian.

    3. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Lidah mertua memiliki kelebihan, yakni dapat menyaring udara kotor dan kelembapan. Ternyata ada kelebihan lain dari tanaman yang disebut dengan snake plant ini yakni bentuk daunnya yang seperti pedang dan tajam sangat dibenci oleh ular. Tanaman satu ini tidak apa-apa jika ingin ditanam banyak di pekarangan.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di luar ruangan dan wilayah beriklim hangat. Kamu dapat menanam lidah mertua di tempat yang terang, tapi jangan persis di bawah sinar matahari langsung. Lalu, jangan menanam di tanah basah karena menyebabkan akarnya membusuk.

    4. Kaktus

    Stylish room interior with beautiful potted cactiStylish room interior with beautiful potted cacti Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman yang satu ini memang tidak mengeluarkan bau tajam, tapi disebut ampuh mencegah ular masuk ke taman rumah. Duri kaktus yang tajam membuat ular merasa kesakitan saat melewatinya, sehingga akhirnya memilih untuk menghindar.

    Sebagai alternatif, kamu juga dapat memanfaatkan kaktus untuk melindungi tanaman lain di halaman rumah, khususnya tanaman yang dijadikan tempat persembunyian ular.

    5. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Lavender sama dengan rosemary sering dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan. Aroma lavender cukup khas bahkan nyamuk saja kabur. Ternyata hewan melata seperti ular juga tidak menyukainya karena dapat mengganggu penciuman mereka saat mencari makan.

    Banyak orang yang menanam lavender ke dalam pot, tetapi menanamnya langsung di tanah juga tidak masalah.

    6. Eucalyptus

    Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa)Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa) Foto: (Tourism Western Australia)

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat hampir sepanjang tahun. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok digunakan untuk mengusir serangga hingga hewan berbahaya seperti ular. Tanaman eucalyptus sangat cocok jika ditanam di halaman sempit.

    Itulah delapan tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke tanaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sederhana untuk Pengharum Ruangan Alami, Dijamin Wangi!


    Jakarta

    Rumah yang nyaman tidak hanya memperhatikan soal kebersihan, tapi seluruh ruangan harus terasa wangi dan segar. Bayangkan jika tercium aroma busuk yang menyengat hidung, tentu kamu tidak akan betah berlama-lama.

    Agar ruangan tetap wangi, banyak pemilik rumah yang menggunakan pengharum ruangan dari bahan kimia. Pengharum ini ada yang berbentuk botol semprot manual dan otomatis dengan berbagai macam aroma, seperti jeruk, lavender, vanila, dan mawar.

    Sebenarnya, detikers tidak harus membeli pengharum ruangan kimia, lho. Sebab, kamu bisa membuat pengharum ruangan alami dengan bahan sederhana.


    Ingin tahu cara membuat pengharum ruangan alami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Buat Pengharum Ruangan Alami

    Membeli pengharum ruangan yang dijual bebas di toko memang lebih praktis. Namun terkadang wanginya cepat hilang dan kalau isinya sudah habis maka perlu membelinya lagi.

    Agar lebih efektif, cobalah membuat pengharum ruangan alami di rumah dengan bahan sederhana. Dilansir situs Times of India, berikut caranya:

    1. Air Rebusan Jeruk

    Cara yang pertama adalah dengan membuat air rebusan jeruk. Air rebusan ini berisi potongan buah dan rempah, lalu dimasak sampai mendidih di atas kompor hingga mengeluarkan wangi.

    Selain menggunakan jeruk atau lemon, tambahkan juga satu tangkai rosemary, satu batang kayu manis, dan beberapa cengkeh. Setelah tercampur rata di dalam panci, tuang air secukupnya dan masak sampai mendidih.

    Ketika mendidih, uap panas dari panci akan membawa aroma segar dan wangi ke seluruh ruangan di rumah. Bahkan, aromanya akan tetap bertahan meski air sudah mulai dingin.

    2. Minyak Esensial

    Minyak esensial dapat digunakan untuk mengharumkan ruangan. Cara paling efektif adalah dengan membuat ramuan untuk semprotan minyak esensial.

    Caranya dengan mencampur air, sedikit alkohol, dan 5-6 tetes minyak esensial. Untuk minyak esensial yang dipilih bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

    Untuk minyak esensial lavender dan eukaliptus dapat menciptakan aroma yang menenangkan dan segar di rumah. Sementara kombinasi lemon dan rosemary bisa membuat ruangan terasa wangi dan segar.

    Setelah mencampur semua bahan ke dalam wadah, tuang ke dalam botol semprot. Pastikan kamu mengocok botol terlebih dulu sebelum menyemprotkan minyak esensial agar aromanya bisa keluar.

    3. Lavender Kering

    Untuk mengharumkan furnitur seperti lemari pakaian dan laci, kamu bisa menggunakan lavender kering. Caranya adalah dengan membuat kantong kecil yang berisi lavender kering, daun mint, kelopak bunga mawar, cengkeh, dan kayu manis. Bisa juga ditambahkan 2-3 tetes minyak esensial.

    Letakkan kantong kecil tersebut di sudut-sudut lemari pakaian atau laci. Agar wanginya tidak hilang, sebaiknya rutin mengganti kantong kecil tersebut setiap 4-5 hari sekali.

    4. Soda Kue

    Cara yang satu ini tidak membuat ruangan jadi wangi, tapi justru dapat menyerap bau tak sedap yang bikin mual. Soalnya, soda kue memang sudah digunakan sejak lama untuk menyerap bau di dalam ruangan.

    Caranya cukup dengan menuangkan soda kue hingga setengah stoples, lalu tambahkan 5-6 tetes minyak esensial. Kemudian tutup bagian atas stoples dengan kain yang dapat menyerap keringat.

    Letakkan stoples tersebut di beberapa sudut ruangan, seperti kamar mandi, ruang tamu, dekat rak sepatu, atau di dekat kotak pasir jika ada hewan peliharaan. Ganti stoples soda kue setiap dua minggu sekali agar efektif menyerap bau.

    Demikian cara membuat pengharum ruangan alami dari bahan sederhana. Tertarik membuatnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Efektif Atasi Bau Apek di Lemari Pakaian, Bisa Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Lemari pakaian merupakan salah satu furnitur yang terkadang luput dari perhatian. Padahal, jika jarang dirawat bisa menimbulkan bau apek.

    Aroma tersebut membuat pakaian yang disimpan di dalam lemari juga ikut bau. Hal ini tentu bikin jengkel apalagi banyak pakaian bagus dan mahal yang disimpan di dalam lemari.

    Jika lemari pakaian kamu mengeluarkan bau apek, jangan panik dan khawatir. Sebab, ada sejumlah cara mudah dan efektif untuk mengatasinya. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Lemari Pakaian Bau Apek

    Penyebab utama muncul bau apek setiap kali membuka lemari pakaian karena dipicu oleh kelembapan tinggi yang terperangkap di serat kayu, sehingga tidak dapat mengering.

    “Banyak hal yang dapat menyebabkan bau apek di dalam lemari Anda, tapi penyebab utamanya karena kelembapan tinggi,” kata pemilik Resurrect Wood Refinishing Erine Laine, dikutip Southern Living.

    Erine menyebut material kayu pada lemari pakaian bersifat organik dan memiliki serat-serat yang akan bereaksi terhadap kelembapan. Maka dari itu, kayu dapat memuai dan menyusut seiring perubahan suhu dan kelembapan.

    Kelembapan tinggi yang terperangkap di serat kayu membuatnya sulit mengering. Hal itu bisa menyebabkan tumbuhnya bakteri, lumut, atau jamur di dalam lemari baju.

    Menurut Erine, faktor usia lemari tidak memengaruhi penyebab bau apek. Meski lemari kayu sudah berusia tua, namun bukan berarti jadi mudah lembap dan mengeluarkan bau tidak sedap.

    “Usia lemari hampir tidak berpengaruh terhadap bau. Jika kayu tersebut benar-benar kering, seharusnya tidak tercium bau apek yang menyengat,” ujarnya.

    Cara Hilangkan Bau Apek di Lemari

    Ada sejumlah cara mudah dan efektif untuk menghilangkan bau apek di lemari pakaian. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Keluarkan Isi Lemari

    Keluarkan seluruh isi di dalam lemari pakaian. Langkah ini dilakukan agar lebih mudah untuk mengecek sumber bau apek.

    Jika ternyata bau apek berasal dari pakaian, maka segera cuci ulang pakaian tersebut dan jemur di bawah sinar matahari. Kalau masalahnya dari dalam lemari, sebaiknya cari sumber baunya.

    2. Cek Bagian Dalam Lemari

    Erine menyarankan agar mengecek bagian dalam lemari secara detail untuk mencari tahu apa penyebab muncul bau apek. Bisa jadi ada jamur yang tumbuh di dalam lemari sehingga memicu bau apek.

    “Saya sarankan menggunakan senter saat mengecek bagian dalam lemari sehingga lebih mudah mencari spora atau menyewa ahli untuk memeriksanya,” papar Erine.

    3. Gunakan Kipas Angin

    Apabila setelah dicek ternyata tidak ada jamur, Erine menyarankan untuk mengeluarkan bau apek terlebih dulu dari dalam lemari. Caranya adalah dengan menggunakan kipas angin agar mengalirkan udara sekaligus membawa keluar bau apek.

    “Gunakan kipas angin untuk mengalirkan udara selama yang dibutuhkan untuk mengeringkan lemari. Proses ini bisa memakan waktu beberapa hari, jadi Anda harus memastikan agar pintu lemari tetap terbuka,” jelasnya.

    4. Pakai Soda Kue

    Setelah dibiarkan terbuka, coba cek kembali bagian dalam lemari apakah masih tercium bau apek atau tidak. Jika masih ada sisa aroma tidak sedap, kamu bisa menggunakan soda kue untuk menyerap bau.

    Caranya mudah, cukup tuang baking soda secukupnya ke dalam wadah, lalu letakkan wadah tersebut ke dalam lemari. Tutup pintu lemari dan biarkan soda kue bekerja semalaman untuk menyerap bau apek. Ulangi langkah tersebut jika masih tercium bau apek di lemari.

    Setelah bau apek hilang, Erine mengingatkan agar tidak menggunakan semprotan pengharum ruangan ke dalam lemari pakaian. Hal tersebut bisa menambah kelembapan sehingga muncul bau apek lagi.

    “Apa pun yang Anda lakukan, pokoknya jangan semprotkan pengharum ruangan atau produk beraroma lainnya ke dalam lemari. Hal itu dapat menambah tingkat kelembapan dan akan semakin memperburuk bau apek yang keluar,” pungkasnya.

    Itulah cara mudah dan efektif untuk membasmi bau apek di lemari pakaian. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau Amis di Lantai Jangan Dianggap Sepele, Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Salah satu cara untuk membuat rumah wangi dan bersih adalah dengan rajin mengepel. Sebab, cairan yang dipakai ketika mengepel biasanya sudah dilengkapi dengan anti bakteri dan pengharum sehingga bisa memusnahkan bakteri penyebab bau.

    Namun, pada kenyataannya ditemukan lantai yang baru selesai dipel justru berbau tak sedap, amis, seperti bau telur. Kira-kira kenapa ya?

    Penyebab Lantai Bau Amis Walau Sudah Dipel

    Dilansir situs Cleanpedia, berikut beberapa penyebab lantai berbau tak sedap setelah dipel.


    1. Kain Pel Kotor

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek kebersihan kain pel. Sebab, umumnya kain pel terbuat dari kain dan mudah sekali lembap sehingga jamur mudah berkembang dan menimbulkan bau.

    Penyebab lain kain pel berbau adalah jarang dibersihkan setelah digunakan. Meskipun permukaannya cepat kering, bakteri tetap dapat hidup di kain pel karena tidak pernah dibersihkan. Alangkah baiknya, setelah kain pel digunakan, bilas hingga bersih dan tidak berbusa.

    Sebelum dipakai pun kain pel perlu dibilas di air bersih beberapa kali. Apabila warna air masih keruh, bersihkan kain pel dengan tambahan cairan pembersih seperti sabun cuci piring, cuka, atau soda kue untuk membersihkannya.

    2. Air Pel Kotor

    Saat mengepel usahakan untuk segera mengganti air apabila warnanya sudah berubah. Untuk melihat perubahan tersebut, pakai ember berwarna cerah. Biasanya di rumah yang benar-benar kotor, warna air bisa cepat berubah dalam 1-2 pemakaian. Bukan hanya kotor, air tersebut bisa menjadi tempat berkembang kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan bau.

    3. Ember Pel Sudah Kotor

    Selain kain pel dan air, ember yang dipakai juga harus bersih. Tanda ember kotor adalah di permukaannya ditemukan pasir halus, rambut, dan kotoran lainnya yang menempel. Kemudian, ketika diisi air muncul banyak busa. Cara membersihkannya bisa dengan membilas beberapa kali dengan air bersih atau menyikat permukaan dalamnya kemudian bilas.

    4. Cara Mengepel yang Salah

    Biang kerok selanjutnya terjadi apabila penggunanya mengepel dengan asal-asalan. Cara mengepel yang benar adalah membuat gerakkan menyerupai angka ‘8’ untuk kain pel dengan kepala serupa rumbai-rumbai tali. Sementara kain pel yang terbuat dari spons menggunakan teknik gerakan maju mundur.

    5. Pakai Cairan Pembersih yang Wangi

    Mungkin selama ini kamu mengepel tidak menggunakan cairan pembersih lantai, melainkan memakai cairan pembersih asal.

    Dilansir Real Simple, cairan pembersih lantai yang bisa dipakai adalah sabun cuci piring, soda kue, cuka, hingga minyak atsiri. Sementara itu, cairan yang tidak boleh digunakan untuk mengepel lantai adalah gabungan dari pemutih dan cuka karena dapat menghasilkan gas klorin. Ada pula pemutih dan amonia (yang terdapat dalam berbagai pembersih), campuran keduanya dapat menghasilkan zat beracun bernama kloramin, serta pemutih dengan alkohol gosok yang justru memicu cairan beracun bernama kloroform.

    Cobalah untuk mulai menggunakan cairan pembersih khusus lantai yang dijual secara umum. Pilih wangi yang sesuai dengan selera, lalu gunakan secukupnya agar lantai tidak terlalu licin.

    Itulah lima penyebab lantai sering berbau amis setelah dipel. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com