Tag: pengusir

  • Tips Menanam Tanaman Anti Tikus di Sudut Rumah



    Jakarta

    Tikus sering kali jadi tamu tak diundang yang bikin resah di rumah. Selain menjijikkan, hewan pengerat ini juga bisa menularkan berbagai penyakit serius. Nah, salah satu cara alami untuk mengusirnya adalah dengan menanam tanaman hias tertentu di sudut rumah.

    Tanaman-tanaman ini dikenal memiliki aroma yang menyengat dan tak disukai tikus. Dikutip dari Country Living dan Triangle Pest, berikut beberapa tanaman yang bisa kamu tanam di rumah sebagai pengusir tikus alami:

    1. Rosemary

    Rosemary bukan cuma bumbu dapur, tapi juga bisa jadi “pengawal” rumah dari serangan tikus. Aroma kuat dari daun rosemary tidak disukai tikus dan bisa mengusir mereka dari sudut rumah.


    Tanaman ini bisa kamu tanam di pot kecil dan diletakkan di area rawan tikus seperti dekat lemari dapur, bawah tangga, atau dekat saluran pipa.

    Menurut Igor Podyablonskiy, pakar tanaman dari My Flowers, rosemary tumbuh subur di tempat yang terkena sinar matahari langsung dan memiliki drainase tanah yang baik.

    “Rosemary bisa dipangkas agar terlihat lebih menarik dan rapi saat ditaruh di dalam ruangan,” ujarnya.

    2. Mint

    Tanaman mint punya aroma segar yang kita suka, tapi justru dibenci oleh tikus. Tanaman ini bisa tumbuh cepat, bahkan di tempat yang teduh sekalipun. Cocok untuk diletakkan di sudut dapur atau dekat tempat sampah.

    “Tanaman mint bisa ditanam di halaman atau pot kecil, dan daunnya bisa digunakan juga untuk teh atau garnish makanan,” jelas Igor.

    Selain anti-tikus, mint juga memberikan kesan segar dan bersih di dalam rumah.

    3. Lavender

    Lavender dikenal memiliki aroma menenangkan bagi manusia, tapi tidak bagi tikus. Minyak alami yang terkandung dalam bunga lavender bisa mengganggu penciuman tikus, sehingga mereka cenderung menghindarinya.

    Tanaman ini cantik untuk ditaruh di dalam rumah, terutama di dekat jendela, lemari penyimpanan, atau kamar mandi.

    “Setelah berbunga, pangkas tanaman untuk mempertahankan bentuk dan memicu pertumbuhan baru,” saran Igor.

    4. Daffodil

    Bunga daffodil atau bunga Narcissus juga bisa jadi solusi anti-tikus. Tanaman ini mengandung alkaloid yang bersifat racun bagi hama, termasuk tikus.

    Kamu bisa menanamnya langsung di tanah atau di pot, namun pastikan pot tersebut dilapisi kawat kasa tipis agar tikus tidak menggali masuk.

    Tips Menempatkan Tanaman Anti Tikus

    Agar manfaatnya maksimal, kamu bisa menaruh tanaman-tanaman ini di:

    • Sudut dapur yang lembap
    • Dekat lubang saluran air
    • Bawah tangga atau sudut ruangan gelap
    • Lemari penyimpanan atau rak makanan

    Dengan cara ini, rumah tak hanya jadi lebih hijau dan cantik, tapi juga lebih aman dari serangan tikus. Yuk, mulai tanam tanaman anti tikus di rumah sekarang!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mengusir Semut dari Dapur biar Nggak Balik Lagi



    Jakarta

    Dapur sering jadi ‘surga’ bagi semut. Serangga kecil ini bisa dengan cepat menyerbu makanan dan minuman, bahkan hanya karena remah-remah yang tertinggal. Selain mengganggu, semut juga berpotensi membawa bakteri dan merusak bagian rumah.

    Dilansir dari The Spruce, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar semut tak lagi mondar-mandir di dapur.

    1. Bersihkan Dapur secara Menyeluruh

    Semut tertarik pada makanan manis dan berminyak. Pastikan dapur selalu bersih dari remah-remah, tumpahan, atau sisa makanan. Meski jumlahnya sedikit, kotoran di sudut atau bawah lemari tetap bisa memancing semut masuk.


    2. Simpan Makanan dengan Benar

    Gunakan wadah tertutup rapat untuk menyimpan makanan, termasuk makanan hewan peliharaan. Meski disimpan di lemari, tanpa wadah yang tepat semut tetap bisa menjangkaunya.

    3. Singkirkan Sumber Kelembapan

    Selain makanan, semut juga menyukai air. Periksa keran dan pipa untuk memastikan tidak ada kebocoran. Jaga area dapur tetap kering dan segera lap tumpahan air di meja maupun lantai.

    4. Gunakan Pengusir Semut Alami

    Beberapa bahan dapur bisa membantu mengusir semut, seperti minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, cuka, atau soda kue. Semut biasanya tidak menyukai aroma-aroma tersebut.

    5. Tutup Titik Masuk Semut

    Ikuti arah pergerakan semut untuk menemukan celah atau lubang yang mereka gunakan. Tutup celah tersebut dengan dempul atau bahan penutup lain agar mereka tidak bisa masuk lagi.

    Dengan menerapkan langkah-langkah ini, dapur akan tetap bersih dan bebas semut. Jadi, kamu bisa masak dan makan dengan nyaman tanpa diganggu pasukan semut yang datang tanpa diundang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Usir Kucing Liar dari Rumah, Dijamin Nggak Balik Lagi!


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang paling banyak ditemukan di jalanan. Hewan berbulu ini tidak mengganggu, mereka biasanya mendekat jika mencium bau makanan atau melihat seseorang membawa makanan.

    Ada juga kucing liar yang asal datang ke rumah karena merasa itu adalah area kekuasaannya. Apabila kucing sudah merasa seperti itu, hewan itu akan kembali ke tempat yang sama hanya untuk tidur, buang air, dan buang kotoran. Lantas, apa yang harus dilakukan agar kucing tak lagi kembali ke rumah?

    Dilansir The Spruce, berikut cara mengusir dan mencegah kucing datang ke rumah.


    Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    1. Beri Tekstur pada Tanah

    Percaya atau nggak, kucing adalah hewan yang cukup cerdas. Ketika ada halangan, mereka bisa mencari solusi. Kita juga tidak boleh kalah sama kecerdasan hewan satu ini. Kita perlu buat halangan yang susah dilalui kucing. Penutup halaman menggunakan pagar saja tidak cukup untuk mencegah mereka masuk karena mereka bisa memanjat atau masuk melalui lubang kecil pada pagar. Caranya bisa dengan menaburkan pecahan kulit telur, kerikil, dan lapisan kawat.

    2. Buat Pagar Anti Kucing

    Apabila rintangan di tanah tidak mempan untuk mengusir kucing, coba pasang pagar anti kucing untuk melindungi rumah dari kucing liar. Pagar anti-kucing terbuat dari jaring yang tidak dapat dipanjat kucing dan palang beroda di bagian atas pagar sehingga kucing tidak dapat memanjatnya.

    Bisa juga dengan menakuti kucing memakai suara. Pada pagar tersebut terutama pada bagian atas bisa dipasang kaleng kosong yang diisi dengan kelereng. Bunyi kelereng yang berbenturan dengan dinding kaleng akan membuat kucing kaget dan tidak berani untuk melompat ke dalam.

    3. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Kucing memiliki indra penciuman yang kuat. Hal ini juga bisa menjadi titik kelemahannya apabila kita memasang perangkap dengan aroma yang tidak mereka sukai. Bau-bau yang tidak disukai oleh kucing bisa berasal dari kamper, kain lap yang dibasahi amonia, bubuk mustard, cabai rawit, bubuk kopi, dan aroma jeruk.

    4. Hilangkan Sumber Makanan

    Hal yang paling penting dan ampuh untuk mengusir kucing liar adalah tidak memberi mereka makan atau menutup sumber makanan. Cara ini palling ampuh karena kucing tidak mendapat kesempatan untuk mendapat makanan. Tempat yang sering mereka incar untuk mencari makanan adalah dapur dan tempat sampah di rumah.

    5. Hilangkan Tempat Berlindung

    Nggak cukup dengan menutup sumber makanan mereka, bersihkan atau tutup tempat yang kerap mereka gunakan sebagai tempat berlindung. Area yang biasa didatangi kucing liar adalah lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu.

    Itulah tips mencegah kucing masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Tikus Suka Gigit Kabel Listrik? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Kehadiran tikus di rumah memang menyebalkan. Bukan cuman kotor, hewan pengerat ini suka menggigit barang-barang, termasuk kabel listrik di sekitar rumah.

    Jangan anggap sepele hal ini karena kabel rusak berpotensi membahayakan penghuni rumah. Kabel yang terkelupas bisa menjadi penyebab korsleting listrik, kesetrum, hingga kebakaran.

    Selain itu, gigitan tikus membuat benda elektronik rusak sehingga pemilik perlu keluar uang dan tenaga buat memperbaikinya. Oleh karena itu, penghuni rumah mesti mencegah serangan tikus.


    Lantas, kenapa ya tikus gigit kabel listrik di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Tikus Gigit Kabel Listrik

    Dilansir dari Coastal Spray, tikus menggigit kabel karena insting, kebutuhan, hingga kesehatan gigi. Mereka perlu mengunyah barang agar gigi tidak tumbuh terlalu panjang. Dengan menggerogoti barang, termasuk kabel, tikus dapat mengikis gigi yang terus tumbuh.

    Kemudian, tikus juga menggerogoti kabel listrik untuk membuka jalan atau membuat sarang. Apalagi sejumlah kabel listrik berada di lokasi yang gelap dan terisolasi.

    Cara Cegah Tikus Gigit Kabel Listrik

    Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tikus menggerogoti kabel di rumah.

    1. Tutup Akses Masuk Rumah

    Tikus tidak akan bisa masuk rumah kalau nggak ada akses masuk. Tutup celah, retak, atau lubang di sekitar rumah agar kabel listrik terlindungi.

    2. Jaga Kebersihan

    Hewan ini tertarik dengan bahan seperti karton dan kain. Singkirkan dan rapikan barang-barang yang berpotensi jadi sarang tikus.

    3. Tutupi Kabel

    Lindungi kabel listrik dari tikus dengan menutup kabel yang terbuka dengan konduit plastik atau baja. Penghalang ini membuat tikus sulit mengakses dan menggigit kabel.

    4. Gunakan Bahan Pengusir Tikus

    Ada berbagai produk pengusir tikus tersedia di pasaran, bahkan berbentuk semprotan. Gunakan bahan pengusir tikus itu dekat kabel listrik biar tikus tidak mendekat.

    5. Rutin Perawatan dan Inspeksi Kabel

    Sebaiknya pemilik rumah merawat dan memeriksa kabel-kabel di rumah secara rutin. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi tanda-tanda serangan tikus. Penghuni bisa cepat menangani masalah sebelum semakin parah.

    Itulah penyebab dan cara cegah tikus gigit kabel listrik di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 5 Cara Ampuh Bikin Ular Ogah Masuk Rumah


    Jakarta

    Berbagai hewan bisa masuk ke dalam rumah, termasuk ular. Kehadiran ular bikin penghuni rumah ngeri karena bentuknya menyeramkan serta berpotensi membahayakan manusia.

    Nah, sebaiknya penghuni rumah melindungi rumah agar tidak dimasuki ular. Caranya dengan menutup akses masuk dan menyingkirkan hal-hal yang menarik ular masuk rumah.

    Bagaimana cara bikin ular ogah masuk rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cegah Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa langkah untuk melindungi rumah dari ular, dikutip dari Critter Guard.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Ular bisa masuk rumah melalui bukaan seperti pintu dan jendela yang terbuka. Untuk itu, perhatikan bukaan tersebut supaya nggak dimasuki ular. Jika suka membuka jendela dan pintu untuk sirkulasi udara, penghuni bisa memasang kasa sebagai penghalang ular.

    2. Tutup Retakan dan Lubang

    Selain itu, terkadang ada retakan, celah, atau lubang pada bangunan rumah. Ular dapat menyelinap masuk melalui celah pintu, lubang saluran air, hingga atap. Sebaiknya segera tutup celah-celah tersebut agar tidak ada akses masuk bagi ular.

    3. Basmi Tikus dan Serangga

    Ular biasanya mencari sumber makanan di dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan rumah bebas dari hama dan serangga yang merupakan mangsa ular. Salah satu makanan favorit ular adalah tikus.

    4. Rapikan Halaman Rumah

    Kemudian, ular kerap bersembunyi di tumpukan kayu, puing-puing, dan dedaunan di pekarangan rumah. Penghuni perlu merapikan dan memotong rumput halaman agar tidak ada tempat persembunyian ular di sekitar rumah.

    5. Pakai Produk Pengusir Ular

    Manfaatkan produk pencegah dan penghalang ular dengan mengaplikasikannya di sekitar rumah. Penghuni dapat mencari pengusir ular berupa obat yang tersedia di toko perkakas.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah ular dekati rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Musim Hujan Bikin Banyak Nyamuk, Begini Cara Alami Mengusirnya


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, tantangannya bukan hanya banjir, melainkan bakal banyak muncul nyamuk di rumah. Apabila tidak ada pencegahan, setiap malam dipastikan kita susah tidur karena hewan kecil ini sering aktif di malam hari.

    Nyamuk dikenal lebih senang muncul saat musim hujan. Alasannya sederhana, menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam laman resminya hal ini dikarenakan musim hujan menghasilkan banyak genangan air yang cocok untuk mereka berkembangbiak.

    Kemudian, nyamuk akan mencari manusia untuk mendapatkan makanan dengan cara menghisap darah. Siklus ini sebenarnya tidak berbahaya paling kita hanya gatal-gatal, tetapi ada jenis nyamuk yang bisa mengancam nyawa apabila sudah menggigit, yakni nyamuk Aedes aegypti karena dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).


    Cara Mengusir Nyamuk

    Dilansir The Kitchen berikut beberapa bahan yang bisa mengusir nyamuk.

    1. Jangan Ada Genangan di Halaman

    Cara paling efektif untuk menghentikan perkembangbiakan nyamuk adalah membersihkan segala genangan air di halaman. Tidak hanya itu, bersihkan juga area yang lembap seperti rumput yang terlalu panjang dan sampah daun kering basah dari halaman. Tempat seperti itu disukai oleh nyamuk.

    2. Tanam Tanaman Pengusir Nyamuk

    Cara selanjutnya adalah memasang ‘pagar’ pencegah nyamuk mendekat dengan tanaman. Kita bisa mengecohkan nyamuk dengan menanam tanaman yang memiliki aroma yang tidak disukai oleh hewan tersebut, seperti marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, dan bawang putih.

    3. Pakai Lemon dan Cengkeh

    Perangkap selanjutnya adalah memakai bahan alami seperti potongan lemon yang tipis dan cengkeh. Kedua bahan alami ini memiliki aroma yang kuat dan cukup bertahan lama. Saat ingin meletakkan keduanya letakkan di tempat terbuka, terutama di area yang banyak nyamuk.

    4. Gunakan Cuka Apel

    Coba juga menggunakan cuka apel karena cairan ini memiliki yang menyengat. Caranya campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai. Lalu semprotkan ke sekeliling rumah.

    5. Air Bawang Putih

    Bawang putih memiliki beragam khasiat, salah satunya adalah bisa mengusir nyamuk. Caranya cincang bawang putih. Kemudian siram dengan satu sendok minyak mineral. Diamkan seharian hingga meresap sempurna.

    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan ke luar ruangan guna membuat penghalang agar nyamuk tidak masuk ke dalam.

    6. Minyak Atsiri

    Jika memiliki minyak esensial, pakai cairan tersebut untuk mengusir nyamuk. Tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    7. Kamper

    Tambahan, dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat. Bahkan ini juga ampuh mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Cukup Ditanam, Ini Cara Ampuh Mengusir Nyamuk dengan Lavender


    Jakarta

    Lavender merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengusir serangga di rumah, salah satunya adalah nyamuk. Sebab, nyamuk tidak suka dengan aroma lavender yang menyengat.

    Dilansir The Spruce, sejumlah studi mengungkapkan lavender dapat mengusir bahkan membunuh nyamuk. Namun ternyata, menanam lavender di halaman rumah saja masih belum cukup.

    Sebab, lavender tidak memiliki efek yang ampuh jika dibandingkan dengan minyak esensial atau losion. Agar lebih efektif, lavender harus diolah agar bisa membasmi nyamuk di rumah.


    Ingin tahu cara mengolah lavender yang tepat agar bisa mengusir nyamuk? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Mengolah Lavender untuk Membasmi Nyamuk

    Lavender perlu diolah agar bisa mengusir dan membasmi nyamuk secara maksimal. Dikutip dari Homestead and Chill, caranya adalah dengan membuat minyak esensial lavender.

    Dalam sebuah studi pada 2019, para peneliti menguji manfaat minyak esensial berbasis tanaman yang diklaim ampuh sebagai pengusir serangga. Peneliti menggunakan minyak lavender, minyak serai, minyak kamper, minyak kayu manis, rosemary, chamomile, hingga eucalyptus.

    Hasil penelitian itu mengungkapkan minyak esensial dari tanaman dapat mengusir berbagai spesies nyamuk hingga delapan jam. Namun, dibutuhkan penyempurnaan ekstrak minyak esensial agar efeknya dapat bertahan lama.

    Dalam studi lain pada 2017, peneliti juga mengungkapkan bahwa minyak esensial lavender, eucalyptus, dan jeruk dapat mencegah nyamuk sebesar 65-85% setelah dioleskan ke kulit selama lima menit.

    Selain membelinya di toko, kamu juga bisa membuat minyak esensial lavender sendiri di rumah dengan praktis. Caranya adalah dengan memanfaatkan daun lavender yang sudah dikeringkan.

    Kamu bisa mengeringkan daun lavender sendiri di rumah atau membelinya yang sudah jadi. Pastikan daunnya benar-benar kering karena jika masih basah bisa membuat minyak esensial berjamur atau rusak.

    Jika daun lavender sudah kering dan siap digunakan, ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat minyak esensial di rumah:

    • Masukkan daun lavender kering ke dalam botol kaca hingga 3/4 botol
    • Tuang minyak zaitun atau minyak kelapa ke dalam botol sampai penuh. Bisa juga menggunakan minyak jojoba untuk hasil yang lebih maksimal
    • Letakkan botol kaca di tempat yang cukup hangat, seperti di dekat jendela yang terkena sinar matahari atau di dalam lemari
    • Biarkan minyak lavender selama 2 minggu agar meresap. Untuk hasil yang maksimal bisa didiamkan selama 1 bulan
    • Sesekali botol kaca dikocok secara perlahan agar minyak dan daun lavender bisa tercampur
    • Jika sudah didiamkan, saring bunga lavender dan simpan minyaknya ke dalam wadah
    • Lalu, tuang minyak tersebut ke dalam botol kaca bersih untuk disimpan dan digunakan.

    Oh ya, pastikan kamu menyimpan minyak lavender yang sudah jadi di tempat yang kering, sejuk, dan gelap. Tutup minyak esensial lavender dengan rapat agar tidak cepat rusak.

    Kamu bisa mengoleskan minyak esensial lavender ke tangan dan kaki agar tidak digigit nyamuk. Selain itu, minyak ini juga bisa digunakan untuk menyembuhkan ruam, luka bakar, luka gores, dan sengatan lebah.

    Demikian cara mengolah tanaman lavender menjadi minyak esensial untuk mengusir nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Suka Diserbu Kaki Seribu? Ini Penyebab dan Cara Basminya


    Jakarta

    Kaki seribu adalah antropoda yang mempunyai banyak kaki. Makhluk kecil ini terkadang ditemukan merayap di dalam rumah.

    Meski bukan hewan yang berbahaya, kehadiran kaki seribu membuat sebagian penghuni nggak nyaman. Ada penghuni yang merasa jijik atau ngeri kalau melihat kaki seribu.

    Bagi penghuni yang tidak suka kaki seribu, ada baiknya tahu penyebab kemunculannya. Dengan begitu, penghuni tahu cara mencegah kaki seribu masuk rumah.


    Lalu, kenapa kaki seribu menyerbu rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    Inilah beberapa faktor penyebab kaki seribu datang ke rumah.

    1. Ada Celah di Rumah

    Dikutip dari Forbes Home, kaki seribu bisa masuk rumah melalui retakan atau celah pada bangunan rumah seperti fondasi dan pintu. Pastikan untuk menutup celah yang bisa menjadi akses masuk kaki seribu. Selain itu, perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk.

    2. Rumah Lembap

    Kaki seribu hidup di tempat yang lembap. Nah, rumah yang lembap merupakan tempat yang menarik bagi mereka.

    Penghuni sebaiknya menjaga tingkat kelembapan dengan ‘mengeringkan’ bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi. Penghuni juga bisa memanfaatkan dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan di rumah.

    3. Ada Tanaman Membusuk

    Kaki seribu merupakan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Penghuni dapat mencegah kedatangannya dengan menyingkirkan rerumputan busuk atau lapisan kompos.

    4. Ada Genangan Air

    Dilansir dari Southern Living, genangan air menarik perhatian kaki seribu. Sebaiknya periksa genangan air di sekitar fondasi rumah dan segera hilangkan.

    Lalu, perbaiki pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Penghuni dapat memasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah genangan air di sekitar rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Jika rumah diserbu kaki seribu, penghuni bisa membasminya dengan mudah. Berikut ini cara menyingkirkan kaki seribu.

    1. Buang Kaki Seribu

    Cara paling mudah untuk basmi kaki seribu adalah mengangkat dan membuangnya ke luar rumah. Penghuni dapat memakai alat bantu seperti penyedot debu buat membuang kaki seribu.

    2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Senyemprotkan cairan atau butiran insektisida pada fondasi dan dinding luar rumah. Langkah ini membantu mencegah serangga masuk ke dalam rumah.

    Selain itu, minyak esensial dan cabai rawit bisa menjadi opsi bahan alami buat basmi kaki seribu. Taburkan atau semprotkan bahan tersebut di area yang rawan dilalui kaki seribu.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kaki seribu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Bikin Rumah Bebas Nyamuk, Nggak Khawatir Digigit Lagi


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk cukup mengganggu penghuni rumah. Serangga itu suka hinggap di kulit manusia dan mengisap darah.

    Gigitan nyamuk menimbulkan sensasi gatal pada kulit. Belum lagi, nyamuk dapat menularkan penyakit serius melalui gigitannya.

    Oleh karena itu, penghuni sebaiknya melindungi rumah agar bebas nyamuk. Caranya dengan membuat lingkungan yang sulit ditinggali nyamuk.


    Lantas, bagaimana cara membuat rumah bebas nyamuk? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bikin Rumah Bebas Nyamuk

    Inilah beberapa cara untuk mengusir nyamuk dari rumah, dikutip dari Better Health Channel, Sabtu (6/9/2025).

    1. Pasang Jaring Anti Nyamuk

    Penghuni dapat mencegah serangan nyamuk dengan menutup akses masuknya ke rumah. Pasang jaring atau layar berlubang pada jendela, pintu, dan lubang ventilasi agar tak bisa dilalui nyamuk.

    2. Gunakan Obat Anti-Nyamuk

    Lalu, kamu bisa membasmi nyamuk memakai semprotan obat atau pengusir serangga di sekitar rumah. Ada berbagai macam produk anti-nyamuk tersedia di pasaran.

    Gunakan semprotan anti-nyamuk untuk membasmi serangga itu ketika tampak di dalam rumah. Manfaatkan juga alat pengusir nyamuk berbentuk vaporizer atau diffuser yang dapat dicolokkan ke stopkontak. Untuk area outdoor, penghuni bisa menyalakan obat nyamuk bakar.

    3. Bersihkan Halaman Rumah

    Penghuni bisa membasmi nyamuk langsung dari sumbernya, salah satunya di halaman rumah. Bersihkan halaman rumah agar tidak ada genangan air. Nyamuk dapat berkembang biak di genangan air yang sangat sedikit.

    Singkirkan benda yang dapat menampung air misalnya pot, wadah, dan ban. Kalau ada tangki air, pastikan untuk menutupnya dengan rapat.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah rumah diserang nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Usir Rayap biar Benda Kayu Nggak Keropos di Rumah


    Jakarta

    Rayap suka memakan benda berbahan kayu sampai keropos. Kehadiran serangga berkoloni ini cukup meresahkan penghuni rumah.

    Perlahan furnitur hingga bingka pintu pun rusak di rumah gegara rayap. Alhasil, penghuni rumah menjadi rugi secara material. Apalagi keselamatan penghuni dapat terancam, misalkan akibat terjatuh dari kursi yang keropos.

    Jika mengetahui ada serangan rayap di rumah, penghuni perlu segera mengatasinya. Temukan cara mengusir rayap dalam artikel ini.


    Cara Mengusir Rayap

    Inilah beberapa cara untuk mengatasi rayap di rumah, dikutip dari Southern Perimeter.

    1. Insektisida

    Penghuni rumah dapat mengaplikasikan insektisida atau lebih tepatnya termisida buat membasmi rayap. Caranya dengan menyuntikkan termisida pada bagian benda yang terserang rayap.

    2. Catnip

    Catnip adalah tanaman pengusir serangga yang juga ampuh terhadap rayap. Penghuni dapat menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara lain adalah mengoleskan minyak esensial beraroma catnip pada area yang terkena rayap.

    3. Kapur Barus

    Rayap tidak suka bau menyengat dan zat kimia naftalena pada kapur barus. Letakkan kamper atau kapur barus di daerah yang terserang rayap.

    4. Borat

    Selain itu, asam borat punya kandungan racun yang bisa mengganggu sistem pencernaan rayap. Penghuni dapat membasmi rayap dengan menyemprotkan cairan asam borat pada sarangnya.

    5. Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga bisa mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Larutkan 1 sendok makan garam dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap secara rutin sampai hilang.

    6. Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar mempunyai aroma kuat yang tidak disukai oleh rayap. Letakkan dedaunan ini di dalam lemari atau perabotan lainnya untuk mengusir rayap.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir rayap dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com