Tag: pengusir

  • Basmi Hama di Halaman Bisa Pakai Bawang Putih, Ini Caranya


    Jakarta

    Memiliki tanaman hias yang tumbuh di halaman tentu dapat memperindah rumah. Meski begitu, ada satu hal yang bikin pemilik rumah merasa ketar-ketir, yakni serangan hama.

    Hama yang muncul di halaman rumah dapat menghambat pertumbuhan, menurunkan kualitas, hingga membunuh tanaman. Hal ini bikin kamu sangat merugi apalagi jika tanaman hias yang dimiliki punya harga mahal.

    Namun tenang saja, ada solusi mudah untuk membasmi hama yang datang ke halaman, yakni menggunakan bawang putih. Yap, kamu tidak salah dengar, bumbu masak ini disebut efektif untuk membasmi serangan hama.


    Ingin tahu cara penggunaan bawang putih untuk membasmi hama di halaman rumah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Bawang Putih untuk Membasmi Hama di Halaman

    Shannon Harlow-Ellis seorang entomolog dari Mosquito Joe mengatakan bawang putih punya daya pengusir hama yang cukup kuat. Sebab, aroma atau rasa dari bawang putih yang menyengat membuat hama tersebut memilih untuk menjauh.

    “Bawang putih dapat membantu mengusir serangga seperti kutu daun, semut, tungau laba-laba, kumbang, ulat, siput, siput berlendir, dan nyamuk,” kata Shannon dikutip The Spruce, Selasa (15/7/2025).

    Shannon menyarankan agar membuat larutan bawang putih untuk membasmi hama di halaman rumah. Lebih hebatnya lagi, larutan ini juga tidak berbahaya bagi tanaman lho.

    Membuat semprotan bawang putih terbilang cepat dan mudah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Hancurkan 3-5 siung bawang putih sampai halus, lalu campurkan dengan air sampai teksturnya berubah menjadi bubur halus
    2. Diamkan larutan bawang putih tersebut selama semalaman agar bisa digunakan sebagai pestisida alami
    3. Setelah didiamkan, saring larutan bawang putih dengan kain kasa untuk menyaring sisa-sisa bawang
    4. Kemudian campur larutan bawang putih dengan air, lalu tuang ke dalam botol semprot
    5. Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan, lalu semprotkan larutan bawang putih ke sekitar halaman, terutama yang banyak ditemui hama.

    Jika ingin hasil yang lebih maksimal, kamu bisa mencampur cabai rawit ke dalam larutan bawang putih. Banyak serangga yang tidak menyukai rasa dan aroma dari cabai rawit yang pedas.

    Kalau tidak ada bawang putih di rumah, Shannon menyarankan untuk memakai bawang bombay. Bawang jenis ini juga disebut efektif untuk mengusir hama.

    Kamu juga dapat menambahkan sabun cuci piring dan minyak sayur ke dalam larutan botol semprot. Shannon berujar jika kedua bahan tersebut dapat mengeluarkan bau dan aroma yang tidak disukai hama.

    Itulah cara menggunakan bawang putih untuk mengusir hama di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Gula Dicampur Soda Kue, Cara Ampuh Usir Semut Tanpa Kapur Barus!



    Jakarta

    Semut yang berkeliaran di rumah, apalagi di dapur atau sudut-sudut ruangan, sering kali bikin resah. Meski ukurannya kecil, koloni semut bisa jadi gangguan serius, terutama jika jenisnya bisa menggigit dan menyebabkan iritasi kulit.

    Biasanya, solusi instan yang digunakan banyak orang adalah kapur barus. Tapi, bagaimana kalau stok kapur barus di rumah habis? Jangan panik dulu. Ada cara alami dan murah yang bisa Anda coba!

    Gula & Soda Kue: Kombinasi Ampuh Basmi Semut

    Dilansir dari Apartment Therapy, kombinasi gula bubuk dan soda kue bisa menjadi alternatif pengusir semut yang efektif. Tapi kenapa dua bahan dapur ini bisa bekerja seperti racun bagi semut?


    Ahli Entomologi, David Price, menjelaskan bahwa semut sangat tertarik pada gula karena merupakan sumber energi dan air. Ketika gula dicampur dengan soda kue (natrium bikarbonat), akan terjadi reaksi kimia yang mematikan bagi semut.

    “Natrium bikarbonat akan bereaksi dengan asam dalam tubuh semut. Reaksi ini menyebabkan rangka luar semut mengering dan akhirnya semut mati,” jelas Price.

    Cara Membuat Campuran Gula & Soda Kue Pengusir Semut

    Untuk mencoba trik ini, berikut langkah-langkahnya:

    1. Campurkan gula bubuk dan soda kue dengan perbandingan 1:1.
    2. Ambil sekitar ¾ sendok makan dari masing-masing bahan.
    3. Aduk rata, lalu letakkan campuran di atas tutup toples atau wadah datar kecil.
    4. Tempatkan di area yang sering dilewati semut seperti dapur, pojok ruangan, atau dekat tempat sampah.

    Semut akan tertarik pada gula, lalu tanpa sadar juga memakan soda kue yang mematikan bagi mereka.

    Selain menggunakan bahan alami, mencegah lebih baik daripada mengobati. Agar rumah bebas semut, terutama di area dapur, penting untuk menjaga kebersihan meja dan lantai dari sisa makanan.

    Selain itu bersihkan jejak semut dengan cuka, karena cuka bisa menghapus feromon yang jadi penanda jalur semut. Terakhir tutup rapat makanan dan jangan biarkan gula atau makanan manis terbuka di meja.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Lebah Bersarang di Dalam Rumah


    Jakarta

    Lebah adalah serangga bersayap yang terkadang bisa masuk dan bersarang di area rumah. Kehadiran serangga ini suka bikin penghuni takut karena khawatir bakal disengat.

    Penghuni bisa melakukan pencegahan agar lebah tidak masuk dan bersarang. Sebab, lebih baik mencegah daripada menghadapi kumpulan lebah yang sudah bersarang di rumah.

    Bagaimana cara mencegah sarang lebah di dalam rumah? Simak penjelasannya berikut ini dihimpun dari laman Invasive Species Council, Southeast Bee Removal, University of Florida, Bee Aware, dan Picture Insect.


    Cara Cegah Lebah Bersarang di Rumah

    Inilah beberapa tips untuk mencegah lebah masuk dan bersarang di dalam rumah.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Cara sederhana untuk mencegah lebah masuk rumah adalah menutup pintu dan jendela. Lebah akan mencari tempat yang gelap dan hangat untuk bersarang, termasuk ke dalam rumah.

    Selain itu, penghuni bisa menggunakan jaring atau kawat untuk menutup ventilasi yang mungkin menjadi akses masuk lebah. Pastikan semua celah dan retakan tertutup untuk mengurangi kemungkinan lebah masuk rumah.

    2. Bersihkan Area Sekitar Rumah

    Bersihkan area sekitar rumah untuk mengurangi tempat persembunyian lebah. Misalnya barang-barang tidak terpakai seperti alat berkebun atau perabotan tua.

    Barang-barang itu bisa menjadi tempat persembunyian menarik bagi lebah. Pastikan untuk rutin membersihkan halaman dan menghilangkan barang yang tidak digunakan.

    3. Basmi Sarang yang Sudah Ada

    Segera basmi sarang lebah kalau menemukannya di sekitar rumah. Sarang lebah bisa mengeluarkan feromon yang menarik lebah lainnya. Bersihkan semua bagian sarang sampai tidak tersisa untuk menghindari kedatangan lebah baru.

    Penghuni harus berhati-hati saat memusnahkan sarang lebah. Jika sarang berada di tempat yang sulit dijangkau, sebaiknya panggil layanan profesional untuk menghindari risiko tersengat.

    4. Menanam Tanaman Pengusir Lebah

    Beberapa jenis tanaman bisa membantu mengusir lebah, seperti tanaman mint, eucalyptus, citronella. Penghuni bisa menanam tanaman tersebut di sekitar rumah agar lebah tidak nyaman di lingkungan itu.

    Kalau ingin memiliki bunga berwarna-warni di kebun, pilihlah jenis bunga yang tidak menarik bagi lebah, seperti bunga berbentuk terompet. Cara ini membantu menjaga keindahan taman tanpa menarik perhatian lebah.

    5. Gunakan Pengusir Alami

    Terakhir, gunakan bahan alami seperti minyak esensial untuk mengusir lebah. Coba campurkan minyak pepermin atau lemon dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering dikunjungi lebah. Aroma kuat dari minyak esensial membuat lebah enggan mendekati rumah.

    Selain itu, sebarkan bubuk kayu manis di sekitar sarang lebah. Aroma kayu manis dapat memicu lebah untuk berpindah ke tempat lain dan tidak kembali ke sarangnya.

    Itulah cara untuk mencegah lebah bersarang di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Tidak Mengundang Semut


    Jakarta

    Salah satu tempat yang sering didatangi semut adalah dapur. Di tempat ini banyak sekali sumber makanan dan tempat berlindung yang cocok untuk kawanan semut.

    Di sisi lain, hal ini menjadi masalah bagi penghuni rumah karena bahan dapur hingga makanan yang disimpan di sana tidak lagi higienis.

    Tenang, ada cara untuk mencegah semut mendekat ke dapur dan tidak menyentuh bumbu dapur. Dilansir The Spruce berikut caranya.


    1. Simpan Makanan dengan Benar

    Cara agar bumbu dapur aman dari semut adalah cara penyimpanannya harus benar. Meskipun tersimpan aman di dalam lemari, tempatkan makanan ke dalam wadah tertutup agar semut tak bisa menjangkaunya.

    2. Singkirkan Sumber Kelembapan

    Selain menjauhi sumber makanan semut, lingkungannya juga harus tetap bersih dan tidak boleh lembap terlalu lama. Area yang lembap merupakan tempat yang disukai oleh semut. Jaga area dapur agar tetap kering. Setelah selesai memasak, segera bersihkan area dapur dari tumpahan air, baik di meja, maupun lantai.

    3. Gunakan Pengusir Semut Alami

    Dapur merupakan tempat yang harus selalu bersih dan higienis. Sebaiknya tidak banyak bahan kimia karena khawatir dapat masuk ke makanan. Oleh karena itu, untuk mengusir semut atau hewan lain, sebaiknya memakai bahan-bahan yang alami. Ada lho bahan alami yang dibenci semut dan membuat mereka enggan mendekat di antaranya minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, dan cuka.

    4. Tutup Akses Masuk Semut

    Terakhir yang tak kalah penting adalah menutup akses masuk semut ke dalam rumah. Tubuhnya yang kecil bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti retakan pada dinding dan lantai. Jadi perlu dicari dengan cermat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Aromatik yang Dibenci Hama dan Serangga


    Jakarta

    Adanya serangga dan hama bisa mengganggu penghuni rumah. Keberadaannya tidak hanya membuat penghuni tidak nyaman tetapi juga bisa membawa penyakit.

    Untuk mengusirnya, bisa dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan menanam tanaman aromatik. Sebab, ada beberapa aroma dari tanaman yang tidak disukai oleh serangga maupun hama.

    Tanaman apa saja yang bisa mengusir serangga serta hama? Berikut ini informasinya dilansir dari berbagai sumber.


    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Dilansir dari The Spruce, lavender merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh lalat dan juga kecoak. Aromanya cenderung menenangkan bagi manusia namun tidak disukai serangga.

    Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Selanjutnya ada tanaman mint. Tanaman beraroma segar ini ternyata tidak disukai oleh lalat lho!

    Penghuni bisa menanamnya di rumah. Selain untuk mengusir lalat, mint juga bisa dipakai untuk bahan masakan.

    3. Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusIlustrasi basil. Foto: iStock

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi atau basil, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawat kemangi adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari.

    4. Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Serai wangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah serai wangi atau citronella. Tanaman ini memiliki aroma menenangkan namun tidak disukai nyamuk.

    “Serai sejauh ini merupakan tanaman pengusir nyamuk paling populer. Serai memiliki bau yang sangat menyengat,” kata ahli berkebun Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple, Selasa (29/7/2025).

    5. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Aromanya sangat tidak disukai oleh hewan penghisap darah itu.

    6. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip. Foto: iStock

    Tanaman yang masih satu keluarga dengan mint ini juga bisa mengusir serangga lho contohnya nyamuk. Minyak esensial catnip banyak digunakan sebagai pengusir serangga.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa mengusir serangga. Sebab, Thyme atau timi memiliki aroma yang tidak disukai serangga.

    “Timi merupakan herba yang bisa diandalkan saat serangga mengganggu rumah dan kebun Anda. Begitu hama pengganggu itu mencium aroma timi, mereka akan terbang atau merayap menjauh dari properti Anda,” kata Lake Norman Pest Control, dikutip dari Homes and Gardens.

    Itulah beberapa tanaman aromatik yang bisa mengusir serangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Rayap yang Mulai Muncul di Bingkai Pintu



    Jakarta

    Kehadiran rayap adalah musuh bagi pemilik rumah yang punya banyak barang-barang berbahan dasar kayu. Biasanya, rayap menggerogoti furniture kayu hingga membentuk koloni. Tapi perlu diingat, rayap tak hanya menyerang furniture lho.

    Pemilik rumah juga harus memperhatikan rangka, struktur bangunan, jendela hingga pintu yang berbahan kayu. Bukan tak mungkin, rayap menyerang barang-barang itu.

    Lalu bagaimana cara mengusir rayap dan mencegahnya datang kembali? Begini triknya.


    Cara Usir Rayap di Rumah

    1. Menanam Catnip

    Catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

    Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    2. Menanam Mint

    Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan, permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

    Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    3. Menanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    4. Semprot Insektisida

    Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

    Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    5. Taruh Kapur Barus

    Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

    6. Semprotkan Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap.

    Cara penggunaanya Masukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan. Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

    7. Taruh daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

    Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    8. Semprotkan Cairan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

    Lanjut halaman berikutnya

    Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

    Meski sudah melakukan perawatan dan mencoba cara untuk membasmi rayap tetapi tidak kecil kemungkinan rayap akan Kembali lagi, berikut adalah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rayap kembali lagi ke rumah.

    1. Rutin Menjemur Furnitur Kayu

    Rayap paling suka menggerogoti sesuatu yang lembap. Salah satu cara paling mudah mencegah rayap memakan lemari adalah rutin menjemur perabot di bawah matahari.

    Pastikan setiap sisi furnitur berbahan kayu benar-benar kering dan tidak ada sisi yang lembap. Cara ini tidak hanya efektif untuk membasmi rayap kayu, tetapi juga dapat menghilangkan uap di dalam lemari.

    2. Beri Jarak Antara Furnitur dan Dinding

    Memberikan jarak antara perabot dan dinding. Apalagi, furnitur bahan kayu lebih mudah lapuk ketika berdekatan dengan dinding yang lembap.

    3. Hindari Kontak Langsung dengan Lantai Kayu

    Menggunakan trap dari material besi disarankan untuk menghindari jarak antara perabot dan lantai kayu

    4. Perhatikan Kebersihan Lingkungan Rumah

    Membersihkan Genangan air di Rumah salah satu cara termudah untuk melakukan pencegahan karena penyebab banyak rayap di rumah adalah adanya genangan air baik di selokan maupun di halaman, terutama di musim penghujan.

    5. Kurangi Kelembapan di Rumah

    Jika ada rembesan hujan ataupun keramik lantai yang rusak disebabkan oleh kebocoran saluran air harus segera di perbaiki agar rumah tidak menjadi lembap dan mudah diserang oleh rayap.

    6. Tutup Retakan Dinding dan Kusen

    Retakan dinding dan kusen yang sudah dihinggapi rayap akan sangat terlihat sebelum kerusakanya semakin parah segera perbaiki bagian tersebut. menggunakan semen putih, sebelum rayap membentuk koloni.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nyamuk Bakal Kabur Kalau di Rumah Ada Tanaman-tanaman Ini



    Jakarta

    Tanaman aromatik dipercaya bisa mengusir hama dan serangga seperti nyamuk. Nyamuk yang menghisap darah manusia tidak akan merasa nyaman bila di rumah kita ditanami tanaman aromatik.

    Ada beberapa tanaman aromatik yang menghasilkan aroma atau wewangian yang mencolok dan bikin nyamuk ogah datang lagi ke rumah.

    Berikut contohnya:


    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Dilansir dari The Spruce, lavender merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh lalat dan juga kecoak. Aromanya cenderung menenangkan bagi manusia namun tidak disukai serangga.

    Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Selanjutnya ada tanaman mint. Tanaman beraroma segar ini ternyata tidak disukai oleh lalat lho!

    Penghuni bisa menanamnya di rumah. Selain untuk mengusir lalat, mint juga bisa dipakai untuk bahan masakan.

    3. Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusIlustrasi basil. Foto: iStock

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi atau basil, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawat kemangi adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari.

    4. Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Serai wangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah serai wangi atau citronella. Tanaman ini memiliki aroma menenangkan namun tidak disukai nyamuk.

    “Serai sejauh ini merupakan tanaman pengusir nyamuk paling populer. Serai memiliki bau yang sangat menyengat,” kata ahli berkebun Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple, Selasa (29/7/2025).

    5. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Aromanya sangat tidak disukai oleh hewan penghisap darah itu.

    6. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip. Foto: iStock

    Tanaman yang masih satu keluarga dengan mint ini juga bisa mengusir serangga lho contohnya nyamuk. Minyak esensial catnip banyak digunakan sebagai pengusir serangga.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa mengusir serangga. Sebab, Thyme atau timi memiliki aroma yang tidak disukai serangga.

    “Timi merupakan herba yang bisa diandalkan saat serangga mengganggu rumah dan kebun Anda. Begitu hama pengganggu itu mencium aroma timi, mereka akan terbang atau merayap menjauh dari properti Anda,” kata Lake Norman Pest Control, dikutip dari Homes and Gardens.

    Itulah beberapa tanaman aromatik yang bisa mengusir serangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mengatur Taman agar Tidak Menjadi Sarang Serangga


    Jakarta

    Beberapa serangga lebih menyukai area terbuka seperti taman untuk membuat tempat tinggal. Meskipun tidak langsung mengganggu manusia, keberadaan serangga seperti nyamuk, lalat, atau lebah, tetap membuat tidak nyaman terutama saat ingin bermain di luar rumah.

    Untuk mengatasi serangga di luar ruangan, tidak bisa hanya mengandalkan bahan-bahan kimia karena kemungkinan besar tidak akan berpengaruh. Cara yang paling tepat untuk mencegah serangga berkumpul di taman rumah adalah dengan mengatur taman agar tidak menjadi tempat yang disukai serangga.

    Menjaga kebersihannya dan membuat taman yang selalu rapi merupakan salah satu kuncinya. Dilansir The Spruce berikut tips mengatur taman agar bebas dari serangga.


    1. Hindari Genangan pada Halaman Rumah

    Taman rumah biasanya mudah sekali muncul genangan, terutama yang tidak memiliki area resapan alami. Genangan air dapat menjadi tempat berkembang biak bagi serangga terbang, seperti nyamuk.

    “Nyamuk berkembang biak di genangan air, jadi menguras pot bunga dan talang air secara teratur akan membantu mencegah nyamuk berkumpul di dekatnya,” ujar Frank Meek, ahli entomologi bersertifikat di Rollins, seperti yang dikutip dari The Spruce, Jumat (1/8/2025).

    Jika memiliki tempat mandi burung atau air mancur di luar ruangan, tempat tersebut juga harus sering diperiksa, jangan sampai ada genangan.

    2. Jangan Letakkan Tempat Sampah di Taman

    Tempat sampah luar ruangan sebaiknya berada di luar rumah atau pagar rumah dan harus dalam keadaan tertutup rapat. Selain untuk mencegah bau tak sedap, tempat sampah tertutup juga mencegah serangga berkembang biak di dalamnya dan tikus masuk mengacak-acak.

    3. Pasang Lampu Taman

    Biasanya bagian taman hanya diberi pencahayaan yang minim, padahal adanya lampu taman juga dapat membantu mengusir tanaman dari taman. Caranya dengan memilih bohlam khusus berwarna kuning. Warna-warna lain seperti putih dan biru justru menarik perhatian serangga.

    “Lampu-lampu ini kurang menarik bagi serangga terbang, seperti ngengat dan nyamuk,” kata Napolski, pendiri A-Tex Pest Management.

    4. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Serangga

    Banyak sekali tanaman yang bisa menjadi bahan alami pengusir serangga. Sebagai contoh sera, lavender, mint, kemangi, hingga rosemary.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Mudah Dirawat


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk kerap mengganggu manusia. Selain gigitannya yang bikin gatal-gatal, nyamuk juga bisa memicu penyakit DBD atau Demam Berdarah Dengue.

    Salah satu solusi untuk membasmi nyamuk di rumah adalah dengan menggunakan obat semprot nyamuk. Namun, kandungan zat dan aromanya dapat membahayakan manusia jika dihirup terlalu lama.

    Namun jangan khawatir, kamu masih bisa mengusir nyamuk dengan menanam beberapa jenis tanaman. Bahkan, tanaman ini juga mudah dirawat lho. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Pengusir Nyamuk yang Mudah Dirawat

    Ada sejumlah tanaman pengusir nyamuk yang disebut efektif dan mudah dirawat. Dilansir situs Real Simple dan Garden Design, berikut daftarnya:

    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengusir nyamuk. Aroma dari tanaman ini tidak disukai nyamuk, lalat, dan kecoak sehingga memilih untuk menghindar.

    Lavender termasuk tanaman yang dapat bertahan hidup di kondisi kering dan hanya membutuhkan sedikit sinar matahari. Meski begitu, lavender dapat tumbuh subur di daerah yang lebih hangat.

    “Lavender menyukai udara panas dan kering, jadi cocok untuk musim panas,” ujar pakar tanaman Carmen Johnston.

    2. Serai

    Tips memasak dengan seraiFoto: Getty Images/iStockphoto

    Sama seperti lavender, aroma serai yang menyengat membuat nyamuk memilih untuk ‘putar balik’. Tanaman yang juga disebut sereh ini juga efektif mengusir hama di halaman rumah.

    Serai termasuk tanaman yang mudah dirawat karena dapat tumbuh besar. Cukup ditanam di dalam pot besar dan letakkan di area yang terkena cukup sinar matahari.

    3. Rosemary

    Tanaman yang satu ini kerap digunakan sebagai bumbu masak agar lebih wangi dan sedap. Selain itu, rosemary ternyata juga ampuh untuk mengusir nyamuk di rumah lho.

    Rosemary dapat tumbuh subur di iklim panas dan kering. Kamu bisa menanamnya di dalam pot lalu diletakkan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung.

    4. Mint

    Mint termasuk salah satu tanaman yang efektif mengusir nyamuk, lalat, dan semut. Aroma kuat dari mint membuat serangga hingga hama memilih menjauh sehingga tidak akan masuk ke dalam rumah.

    Menanam mint juga terbilang mudah. Kamu bisa menanamnya di pot dan diletakkan di teras rumah. Bahkan, kamu bisa memetik daun mint untuk dikonsumsi atau digunakan sebagai pengusir serangga di dalam rumah.

    “Sebaiknya tanam mint di dalam pot dan petik daunnya secara teratur agar tanaman tetap dalam kondisi terbaiknya,” kata pakar gaya hidup Peyton Lambton.

    5. Basil

    Aroma kuat dari basil atau kemangi ternyata dinilai ampuh mengusir serangga seperti nyamuk. Pakar penata tanaman Chris Lambton mengatakan merawat tanaman basil terbilang mudah, pastikan dalam kondisi lembap, selalu cek saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari langsung.

    “Pastikan tanaman ini mendapatkan sinar matahari penuh selama 6-8 jam setiap hari dan tanahnya harus lembap serta memiliki drainase yang baik,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Cegah Laba-laba Masuk Rumah!


    Jakarta

    Laba-laba seringkali muncul di dalam rumah tanpa disadari. Hewan kecil berkaki delapan ini bisa berkembang biak dan membuat jaring di sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan.

    Jika dibiarkan, sarang laba-laba tak hanya mengganggu estetika, tapi juga menjadi pertanda bahwa rumah dalam kondisi kotor atau tidak terawat. Untuk itu, penting mengetahui cara mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Dilansir dari Real Simple dan Places for People, berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menghalau laba-laba agar tidak betah tinggal di rumah.


    1. Tutup Celah dan Retakan

    Laba-laba bisa masuk rumah melalui celah kecil di dinding, kusen jendela, maupun pintu. Lakukan pengecekan secara berkala dan segera tutup celah atau retakan dengan dempul agar mereka tak bisa menyelinap masuk.

    2. Rutin Bersihkan Rumah

    Laba-laba senang bersarang di tempat yang gelap dan jarang disentuh. Rutinlah membersihkan rumah, terutama di area langit-langit, kolong furnitur, hingga bagian belakang lemari.

    3. Rapikan Halaman Rumah

    Tanaman liar dan barang tak terpakai di halaman bisa jadi tempat ideal untuk laba-laba membuat sarang. Pastikan halaman tetap bersih, rumput tidak terlalu tinggi, dan barang-barang tertata rapi.

    4. Usir Serangga Lain

    Laba-laba memangsa serangga kecil seperti lalat dan semut. Dengan mengusir serangga lain terlebih dulu, otomatis laba-laba akan kehilangan sumber makanan dan enggan datang ke rumah.

    5. Matikan Lampu Luar Ruangan

    Lampu terang di luar rumah bisa menarik perhatian serangga, yang pada akhirnya mengundang laba-laba. Matikan lampu luar saat tidak digunakan, khususnya di malam hari.

    6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

    Beberapa tanaman seperti lavender, mint, dan citronella mengeluarkan aroma yang tidak disukai laba-laba. Tanam di sekitar rumah agar sekaligus memperindah halaman dan jadi pengusir alami.

    7. Gunakan Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti peppermint dan tea tree juga bisa digunakan. Teteskan di sekitar pintu, jendela, atau sudut ruangan. Aromanya menyengat bagi laba-laba, tapi segar untuk penghuni rumah.

    Dengan langkah-langkah di atas, rumah tidak hanya lebih bersih dan nyaman, tapi juga bebas dari gangguan laba-laba. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com