Tag: penurunan berat badan

  • Kebiasaan Pagi yang Bikin Cepat Kurus, Khusus Buat yang Sering Gagal Diet


    Jakarta

    Bagi beberapa orang, menurunkan berat badan bukan perkara gampang. Sudah mencoba cara ini-itu, mulai dari berolahraga sampai mengurangi asupan camilan favorit, berat badan masih saja tak kunjung turun. Rupanya, kunci keberhasilan turun BB boleh jadi ada di kebiasaan pagi hari setelah bangun tidur lho.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada sejumlah kebiasaan pagi yang bisa membuat proses penurunan berat badan berlangsung lebih cepat. Pasalnya, pembakaran kalori merupakan faktor penting dalam menjaga gaya hidup sehat. Dengan menerapkan kebiasaan kecil di pagi hari, metabolisme untuk pembakaran kalori di pagi hari dan sepanjang hari bisa meningkat.

    Seorang ahli gizi di Rumah Sakit Manipal, Old Airport Road, Bengaluru, Nabanita Saha, membagikan sejumlah kebiasaan di pagi hari yang bisa membantu penurunan berat badan. Begini penjelasannya:


    1. Banyak minum air putih

    “Bangunlah dari tempat tidurmu, dan ambil segelas air di pagi hari. Minum cukup air membantu meningkatkan metabolisme dan juga penting untuk kesehatan secara umum,” jelasnya dikutip dari Healthshots, Selasa (12/12/2023).

    “Untuk meningkatkan metabolisme tambahan, masukkan seiris lemon, atau beberapa tetes cuka sari apel ke dalam air Anda,” ujar Nabanita lebih lanjut.

    2. Pilih jenis olahraga HIIT (High-intensity interval training)

    Jenis olahraga ini bisa membantu proses pembakaran kalori secara lebih efektif. Pasalnya, jenis olahraga HIIT dapat membantu pembakaran kalori berlangsung lebih optimal dan mempertahankan metabolisme yang tinggi lama setelah latihan selesai.

    3. Jangan skip sarapan!

    Sering mendengar bahwa sarapan penting sekali untuk menjaga energi sepanjang hari? Itu fakta! Menurut Nabanita, dengan menjaga perut terisi dengan pas di pagi hari, seseorang bisa mencegah asupan makan berlebihan sepanjang hari.

    “Ada alasan mengapa sarapan sering disebut sebagai waktu makan terpenting dalam sehari. Anda bisa mendapatkan energi yang Anda perlukan untuk hari berikutnya dan menghindari makan berlebihan di kemudian hari dengan mengonsumsi sarapan seimbang yang lengkap,” jelasnya.

    “Untuk memberi bahan bakar pada tubuh Anda dan menjaga metabolisme aktif, campurkan karbohidrat kompleks, lemak sehat, dan protein dalam makanan Anda,” imbuh Nabanita.

    4. Pilih makanan berbumbu

    Sekilas, terdengar aneh ya jika makanan berbumbu dikaitkan dengan penurunan berat badan? Nyatanya menurut ahli gizi, membumbui makanan pagi hari dengan cabai rawit, jahe, atau kayu manis bisa membantu meningkatkan metabolisme dan membakar lebih banyak kalori.

    Pasalnya, rempah-rempah ini bersifat termogenik, artinya meningkatkan kehangatan tubuh dan mempersulit pencernaan.

    5. Perbanyak asupan protein!

    Makanan yang kaya protein dapat membakar lebih banyak kalori. Sebab, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dibandingkan lemak atau karbohidrat. Contoh sumber protein yang baik yakni daging tanpa lemak, yoghurt Yunani, keju cottage, dan telur.

    6. Minum teh hijau atau kopi hitam

    Kafein dalam jenis minuman ini bisa meningkatkan metabolisme. Pasalnya, minuman kopi hitam dan teh hijau mengandung antioksidan yang bisa berdampak positif buat kesehatan. Namun tetap hati-hati ya! Orang dengan masalah medis tertentu tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi kafein, apalagi dalam jumlah banyak.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Kebiasaan Simpel di Pagi Hari yang Ternyata Ampuh untuk Bakar Lemak di Perut


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal menjadi dambaan setiap laki-laki dan perempuan. Tak ayal, mereka yang memiliki berat badan berlebih akan melakukan segala cara untuk bisa mencapai angka yang diinginkan.

    Banyak strategi diet yang dipilih untuk bisa membantu menurunkan berat badan. Mulai dari diet yang aman, hingga diet ketat untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat yang justru bisa berisiko untuk kesehatan tubuh.

    Padahal, beberapa perubahan rutinitas sederhana di pagi hari dapat membantu seseorang lebih efektif menurunkan berat badan dengan aman. Dikutip dari Healthline, berikut rutinitas di pagi hari yang bisa membantu menurunkan berat badan:


    1. Sarapan dengan makanan berprotein tinggi

    Sarapan dianggap menjadi waktu terpenting untuk makan. Pasalnya, sarapan dengan menu makanan yang benar akan membantu seseorang merasa kenyang dan puas sampai siang hari. Mengonsumsi makanan tinggi protein juga dapat membantu mengurangi nafsu makan hingga siang hari, sehingga akan membantu dalam proses penurunan berat badan.

    Hasil penelitian pada 15 pria, sarapan berprotein tinggi akan membantu menurunkan kadar ghrelin atau ‘hormon kelaparan’ yang bertanggung jawab soal nafsu makan. Sarapan tinggi protein dinilai lebih efektif daripada yang tinggi karbohidrat. Pertimbangkan untuk mulai mengonsumsi telur, kacang-kacangan, biji chia, dan keju cottage.

    2. Minum banyak air putih

    Memulai pagi dengan meminum satu hingga dua gelas air putih dinilai sangat efektif membantu menurunkan berat badan. Pasalnya air dapat membantu meningkatkan pengeluaran energi atau jumlah kalori yang dibakar tubuh.

    Dalam sebuah penelitian penelitian, minum 500 ml air dapat meningkatkan laju metabolisme sebesar 30 persen. Serta, 500 ml air juga mampu mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi saat sarapan sebesar 13 persen.

    3. Menimbang berat badan

    Menggunakan timbangan setiap pagi dapat menjadi menjadi cara efektif untuk terus meningkatkan motivasi dan pengendalian diri dalam mencapai target penurunan berat badan. Selain itu, rutinitas ini bisa menumbuhkan perilaku atau kebiasaan sehat.

    Waktu yang tepat untuk menimbang badan setelah bangun tidur di pagi hari adalah sebelum makan atau minum apapun.

    4. Berjemur dengan sinar matahari

    Membuka tirai atau sekadar berjalan keluar ruangan untuk mendapatkan sinar matahari dinilai mampu membantu dalam upaya penurunan berat badan. Dengan paparan sinar matahari yang cukup, mampu memenuhi kebutuhan vitamin D seseorang.

    Membiarkan sinar matahari masuk atau duduk di luar ruangan selama 10-15 menit setiap pagi dapat memberikan efek yang menguntungkan selama proses penurunan berat badan.

    5. Memilih transportasi umum atau bersepeda ke tempat kerja

    Penelitian menunjukkan seseorang yang berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum memiliki kaitan dengan penurunan berat badan dan penurunan risiko penambahan berat badan.

    Mereka yang setiap hari bepergian menggunakan mobil cenderung mengalami kenaikan berat badan lebih banyak dibanding mereka yang tidak. Serta, mereka yang aktif bersepeda atau berjalan kaki dikaitkan dengan indeks massa tubuh atau persentase lemak tubuh yang lebih rendah, daripada mereka yang menggunakan transportasi pribadi.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Katy Perry Bikin Pangling usai Turun BB, Jalani Clean Eating demi Body Goals


    Jakarta

    Penampilan Katy Perry beberapa bulan terakhir sukses menarik perhatian banyak orang. Diketahui, ia sukses menurunkan berat badannya hingga 20 pon atau sekitar 9 kg.

    Selama program penurunan berat badan, wanita 39 tahun itu mengurangi asupan gula dan makanan olahan. Selain itu, ia juga mulai rutin berolahraga bersama tunangannya, Orlando Bloom.

    Katy biasa berolahraga tiga hingga empat kali dalam seminggu. Tetapi, ia mengakui bahwa olahraga bukanlah hal favorit untuk dilakukannya.


    “Itu bukan hal favorit saya untuk dilakukan di dunia, kecuali jika saya menari atau bermain papan seluncur salju, atau melakukan sesuatu yang agak tertutup,” kata Katy yang dikutip dari Hello Magazine.

    Beberapa aktivitas yang menjadi pilihan Katy termasuk hiking, pickleball, dan yoga dengan cahaya lilin. Meski begitu, Katy lebih memilih menghabiskan waktunya bersama putrinya, Daisy Dove, daripada berolahraga.

    “Saya ingin memberikan waktu ekstra yang saya miliki untuk hadir dan menjadi seorang ibu,” tutur dia.

    “(Olahraga) berakhir di urutan kedua,” lanjutnya.

    Katy juga sangat memperhatikan pola makan yang dijalaninya. Ia biasa mengkonsumsi beberapa butir telur dalam sehari dan memilih camilan yang kaya protein.

    Menurutnya, telur rebus merupakan sumber protein yang sangat baik. Ia juga mencoba mengikuti pola makan ‘clean eating’ seperti Orlando.

    Makanan yang dikonsumsi seperti ayam, ikan, dengan banyak buah dan sayuran, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

    “[Orlando] jelas sangat berorientasi pada tujuan dalam segala hal dengan cara ia makan dan berolahraga. Saya mungkin seperempat atau seperlima dari berat badannya, jadi ia sangat berdedikasi dan saya lebih seperti ibu yang suka merawat,” beber Katy.

    Selain itu, ia juga rutin minum segelas air dengan cuka sari apel, dan jus seledri sebelum memulai harinya. Kemudian dilanjutkan dengan makan pisang atau telur rebus untuk sarapan, diikuti protein dengan salad atau sup untuk makan siang.

    Untuk makan malam, menunya cukup sederhana seperti ayam panggang dengan quinoa dan asparagus. Tetapi, dia akan memanjakan dirinya dengan pasta sekali atau dua kali seminggu.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 6 Cara Simpel Tingkatkan Metabolisme Biar Cepat Kurus, Termasuk Sering Berdiri

    Jakarta

    Metabolisme memainkan peran yang sangat penting dalam penurunan berat badan. Laju metabolisme yang tinggi dapat membakar kalori lebih cepat dan banyak, sehingga mencegah kalori disimpan sebagai lemak dalam tubuh.

    Sebaliknya, metabolisme yang lambat membuat tubuh membakar lebih sedikit kalori. Akibatnya, kelebihan kalori disimpan dalam bentuk lemak dan menyebabkan kenaikan berat badan.

    Maka dari itu, seseorang yang ingin menurunkan berat badan perlu meningkatkan laju metabolismenya untuk membakar kalori dan mencegah penumpukan lemak.


    Dikutip dari Healthline, berikut cara meningkatkan metabolisme tubuh agar cepat kurus.

    1.⁠ ⁠Konsumsi Makanan Tinggi Protein

    Saat makan, metabolisme tubuh akan meningkat selama beberapa jam. Ini disebut juga sebagai efek termal makanan (thermic effect of food), yaitu kondisi ketika tubuh membakar kalori ekstra menjadi energi untuk memproses makanan yang dikonsumsi.

    Dibandingkan karbohidrat dan lemak, protein dapat memicu peningkatan metabolisme lebih besar. Protein meningkatkan laju metabolisme 20-30 persen. Sementara, karbohidrat meningkatkan laju metabolisme 5-10 persen, dan lemak 0-3 persen.

    Mengonsumsi lebih banyak protein juga dapat mencegah kehilangan massa otot yang kerap terjadi saat sedang diet.

    2.⁠ ⁠Jajal HIIT

    HIIT atau High-intensity interval training belakangan semakin sering digandrungi oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. HIIT biasanya menggabungkan gerakan dari beberapa olahraga, seperti kardio, angkat beban, push up, burpee, dan lain sebagainya.

    Karena HIIT melibatkan gerakan yang cepat dan intens, olahraga ini mampu mendongkrak laju metabolisme. Saat beristirahat, sel otot akan membakar energi, yang kemudian membantu mengurangi lemak dan membentuk otot.

    3.⁠ ⁠Lakukan Angkat Beban

    Otot tubuh lebih dari sekadar estetika saja. Faktanya, otot-otot tersebut dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.

    Tubuh perlu membakar energi untuk mempertahankan massa otot. Semakin banyak otot yang dimiliki, tentu semakin banyak pula kalori dan energi yang dibakar untuk menjaga massa otot tersebut, sehingga mencegah terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh.

    Bahkan, latihan kekuatan dapat memicu metabolisme dan pembakaran kalori meski tubuh sedang beristirahat.

    4.⁠ ⁠Tidur yang Cukup

    Kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan berat badan. Pasalnya, kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar (ghrelin) dan kenyang (leptin).

    Hal ini membuat seseorang yang kurang tidur cenderung mudah lapar dan makan berlebihan, yang kemudian meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

    Studi pada 2019 juga menunjukkan kurang tidur dapat memperlambat metabolisme lemak dalam tubuh.

    5.⁠ ⁠Minum Kopi

    Penelitian menunjukkan kafein dapat memicu tubuh melepaskan neurotransmiter, seperti epinefrin, yang membantu tubuh memproses lemak.

    Namun, efek ini bisa bervariasi berdasarkan beberapa faktor. Misalnya, salah satu studi menemukan kafein lebih aktif meeningkatkan pembakaran lemak selama berolahraga pada individu dengan gaya hidup kurang aktif (sedentary) dibandingkan atlet terlatih.

    6.⁠ ⁠Sering-sering Berdiri

    Duduk dalam jangka waktu yang lama membuat tubuh membakar lebih sedikit kalori, sehingga menyebabkan penambahan berat badan.

    Sebuah tinjauan pada 2018 menemukan berdiri dapat menurunkan risiko kardiometabolik, berat badan, lemak tubuh, lingkar pinggang, tekanan darah sistolik dan diastolik, trigliserida, dan kolesterol total.

    Lebih lanjut, berjalan kaki dapat menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan resistensi insulin.

    Cobalah untuk berdiri dan berjalan kaki di sela-sela pekerjaan guna mengurangi waktu yang dihabiskan untuk duduk.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Perjuangan Aurel Hermansyah Turun 21 Kg, Sempat Masuk RS gegara Diet


    Jakarta

    Selebriti Aurel Hermansyah membagikan perjuangannya menurunkan berat badan yang ternyata penuh lika-liku. Dalam waktu kurang lebih lima bulan, Aurel menurunkan berat badan hingga 21 kg.

    “Waktu itu sempat turun 18 kilo, tapi karena aku sempat sakit itu aku turun lagi 2 kilo. Jadi totalnya aku turun 21 kilo sih alhamdulillah banget,” kata Aurel saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV, Jakarta Selatan, dikutip detikcom, Jumat (22/11/2024).

    Sebelum turun berat badan, Aurel kerap mendapatkan komentar buruk tentang bentuk tubuhnya. Ibu anak dua ini menjadi korban bullying setelah berat badannya naik pasca hamil dan melahirkan.


    Demi kembali ke bentuk tubuh yang semula, Aurel diet mati-matian. Dia bahkan sempat jatuh sakit dan dirawat di RS karena berusaha menurunkan berat badan dengan cepat.

    “Karena aku empat, lima bulan ini turun 21 kilo itu termasuk yang cepet banget. Katanya suruh stop dulu. Sekarang maksudnya, maintence aja, nyantai dulu. Jangan turun-turun dulu,” jelas Aurel.

    Ada alasan mengapa putri Krisdayanti itu memilih untuk menguruskan badan dengan cara yang ekstrem. Pada Januari lalu, Aurel mengungkapkan dirinya sering mendapatkan hujatan dari netien terkait bentuk tubuhnya.

    “Dibilang gendutan, kaya ibu-ibu, kangen Aurel setelah menikah,” ucap Aurel dalam postingan Instagram pribadinya.

    “Kenapa ya orang-orang itu pada jahat dan suka banget body shaming? Yang mirisnya adalah yang ngomong sesama perempuan,” sambung Aurel.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Aurel sampai Masuk RS gegara Diet, Aman Nggak Sih Turun 21 Kg dalam 5 Bulan?


    Jakarta

    Artis Aurel Hermansyah mengungkapkan kisah perjuangannya menurunkan berat badan hingga 21 kg hanya dalam waktu 5 bulan. Aurel menceritakan bahwa semua berawal dari komentar-komentar buruk soal bentuk badannya yang ia dapatkan dari netizen.

    Ia menjadi korban perundungan dari netizen karena perubahan bentuk tubuhnya pasca hamil dan melahirkan. Demi mengembalikan bentuk tubuhnya, istri dari Atta Halilintar itu melakukan diet dengan sungguh-sungguh.

    Ia bahkan sempat jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Hal tersebut menurutnya terjadi akibat gangguan asam lambung yang dialaminya.


    “Waktu itu sempat turun 18 kilo, tapi karena aku sempat sakit itu aku turun lagi 2 kilo. Jadi totalnya aku turun 21 kilo sih alhamdulillah banget,” kata Aurel saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV, Jakarta Selatan, dikutip detikcom, Jumat (22/11/2024).

    “Perjuangannya ya sampai masuk rumah sakit, iya memang sempat karena aku ada asam lambung kan. Nah, dokternya waktu itu bilang jangan ngoyo lagi deh sudah cukup,” sambungnya.

    Berkaitan dengan situasi yang dialami oleh Aurel, sebenarnya normal nggak sih berat badan turun hingga 21 kg dalam waktu hanya 5 bulan? Spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, SpGK berpendapat idealnya penurunan berat badan yang normal ada di angka 2-4 kg dalam waktu sebulan.

    “Per bulan idealnya turun 2-4 kg. Kalau turun 21 kg selama 5 bulan berarti masih tergolong normal,” kata dr Raissa ketika dihubungi oleh detikcom, Jumat (22/11/2024).

    Meski masih dalam kategori yang normal, penurunan berat badan sebanyak 21 kg dalam waktu 5 bulan tetap tergolong cepat. Oleh karena itu, konsultasi ke dokter gizi tetap perlu dilakukan untuk memeriksa dan memonitor kondisi tubuh selama menjalani program diet.

    Hal ini juga penting untuk mengetahui apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang dapat mengganggu tubuh selama diet dan menjaga proses penurunan berat badan tetap sehat.

    Penurunan berat badan sehat dapat diterapkan dengan jadwal makan yang teratur. dr Raissa menyarankan penerapan gerakan ‘Isi Piringku’ dari Kementerian Kesehatan dengan cara satu piring berisi 1/2 porsi sayur dan buah, 1/4 karbohidrat kompleks, dan 1/4 protein.

    Penting juga untuk menerapkan olahraga secara rutin demi menjaga massa otot, menjaga cairan tubuh, dan istirahat cukup.

    “Defisit kalori sebaiknya dilakukan bertahap ya 500-1.000 kalori per hari. Sebaiknya konsultasi dulu ke dokter gizi,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Mau Pangkas BB Puluhan Kg? Begini Tips dari Dokter Gizi Biar Nggak Tumbang


    Jakarta

    Aurel Hermansyah menceritakan perjuangan diet yang ia lakukan dalam beberapa bulan terakhir. Aurel berhasil memangkas sebanyak 21 kg dalam waktu hanya 5 bulan saja.

    Aurel mengaku tidak ingin diet dengan metode yang ketat seperti sebelumnya. Suami Atta Halilintar ini menceritakan dirinya sempat masuk rumah sakit ketika menjalani diet.

    Hal tersebut menurutnya juga disebabkan oleh gangguan asam lambung yang dialaminya.


    “Perjuangannya ya sampai masuk rumah sakit, iya memang sempat karena aku ada asam lambung kan. Nah, dokternya waktu itu bilang jangan ngoyo lagi deh sudah cukup,” cerita Aurel di acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV, Jakarta Selatan, dikutip detikcom, Jumat (22/11/2024).

    Meskipun menjaga berat badan ideal adalah hal yang baik untuk kesehatan, penurunan berat badan secara drastis juga tidak disarankan. Spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, SpGK mengingatkan bahwa penurunan berat badan secara drastis dapat meningkatkan risiko kehilangan massa otot.

    “Risiko jika terlalu cepat (turun berat badannya), bisa kehilangan massa otot, gangguan elektrolit, gangguan pencernaan, dan efek yoyo,” kata dr Raissa ketika dihubungi detikcom, Jumat (22/11/2024).

    Penurunan berat badan yang ideal adalah sebanyak 2-4 kg dalam waktu satu bulan. Dalam kasus Aurel, penurunan berat badan yang dialami oleh putri Anang Hermansyah itu sebenarnya masih masuk dalam kategori normal, namun memang termasuk cepat.

    Untuk orang yang ingin menjalani diet, dr Raissa menyarankan masyarakat untuk melakukan konsultasi dengan dokter gizi. Hal ini perlu dilakukan untuk menetapkan program diet terbaik pada setiap orang dan juga memonitor risiko kesehatan yang mungkin muncul selama menjalani penurunan berat badan.

    Dengan begitu, penurunan berat badan bisa dilakukan secara sehat dan tidak berlebihan.

    “Tipsnya tetap makan dengan jadwal teratur, bisa pakai ‘Isi Piringku’ setengah piring berupa sayur dan buah, 1/4 karbohidrat kompleks, 1/4 protein, tetap rutin berolahraga, jaga cairan tubuh, dan istirahat cukup,” kata dr Raissa.

    “Defisit kalori sebaiknya dilakukan bertahap 500-1000 kalori per hari. Sebaiknya konsultasi dulu ke dokter gizi,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Viral Transformasi Wanita Turun 50 Kg Meski Jarang Olahraga, Begini Dietnya


    Jakarta

    Transformasi luar biasa seorang wanita asal Malaysia berhasil menarik perhatian netizen. Berkat tekad dan usahanya, ia mampu menurunkan berat badan hingga 50 kilogram dalam waktu dua tahun, perubahan yang membuat banyak orang terinspirasi.

    Sebelumnya, Adila memiliki berat badan 95 kilogram. Meski prosesnya cukup lama karena ia jarang berolahraga, ia tetap konsisten menjaga pola hidup sehat.

    Dalam komentarnya kepada netizen, Adila mengungkapkan tips yang ia terapkan yaitu dengan menjaga pola hidup dan pola makan sehat.


    “Kurangkan makan berminyak, banyak makan rebus atau bakar, banyak juga makan buah dan sayur,” tulis Adila di akun TikTok pribadinya.

    Adila juga menambahkan rincian kebiasaan makannya yang membantunya mencapai hasil maksimal. Menurutnya, konsistensi dan disiplin adalah kunci utama.

    “Hal pertama, jangan menyerah. Harus kuat melawan nafsu makan. Kalau lapar, makan sayur, salad, atau buah yang banyak. Saat makan siang, boleh makan nasi tapi jangan terlalu banyak, cukup separuh saja. Makan hanya dua kali sehari,” tulis Adila.

    Ia juga menyarankan untuk menghindari makan di malam hari dan menggantinya dengan pilihan sehat.

    “Malam jangan makan. Kalau lapar, makan buah saja, jangan minum minuman manis atau makanan yang mengandung gula. Saat makan siang, nasi cukup seperempat porsi, dalam piring lebihkan sayur dan lauk. Malam hari minum air detox,” tambah Adila.

    Metode Adila berfokus pada pengurangan konsumsi gula dan porsi karbohidrat sambil meningkatkan asupan serat dari sayur dan buah.

    Perjuangannya tidaklah mudah, terutama dalam melawan keinginan makan berlebih. Namun, konsistensinya membuahkan hasil yang menginspirasi. Saat ini, Adila memiliki berat badan 48 kilogram dengan tinggi 138 cm.

    Wajahnya yang baby face membuat banyak orang mengagumi transformasinya, bahkan menyebutnya terlihat seperti anak kecil.

    “Tiba2 jd anak kecil😭 ko bsa,” tulis akun @Citradewi.

    “Heh jadi kek bocil,” tulis @heinze162.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Kiat Wanita Sukses Pangkas BB 50 Kg Tanpa Olahraga, Begini Pola Makannya

    Jakarta

    Seorang wanita di Malaysia bernama Adila berhasil membuat warganet terkejut dengan perubahan penampilannya. Melalui akun TikTok pribadinya, ia membagikan tipsnya dalam menurunkan berat badan dalam waktu dua tahun.

    Adila mengatakan metode yang dilakukannya berfokus pada pengurangan konsumsi gula dan porsi karbohidrat. Ia juga meningkatkan asupan serat dari buah dan sayuran untuk memenuhi kebutuhannya.

    Sebelumnya, berat badan Adila mencapai 95 kg. Berkat diet yang dijalaninya, berat badannya kini berada di angka 48 kg dengan tinggi 138 cm.


    Namun, siapa sangka berat badan Adila bisa turun meski dirinya jarang berolahraga. Tipsnya adalah dengan menjaga pola makan dan hidup yang sehat.

    “Kurangkan makan berminyak, banyak makan rebus atau bakar, banyak juga makan buah dan sayur,” tulis Adila di akun TikTok pribadinya.

    Menurut Adila, bagaimana pun pola diet yang dilakukan, hal yang harus dilakukan adalah disiplin. Selama diet, ia banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan masih makan nasi.

    Seperti diet kebanyakan, Adila juga menghindari makan malam. Ia juga memastikan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula.

    “Kalau lapar, makan sayur, salad, atau buah yang banyak. Saat makan siang, boleh nasi tapi jangan terlalu banyak, cukup separuh saja. Makan hanya dua kali sehari,” kata Adila.

    “Jangan minum minuman manis atau makanan yang mengandung gula. Saat makan siang, porsi dalam piring lebihkan sayur dan lauk. Untuk malam hari, minum air detoks,” sambungnya.

    Meski begitu, Adila merasa prosesnya dalam menurunkan berat badan sangat sulit. Ia harus berusaha melawan keinginannya untuk makan berlebih, termasuk yang manis-manis.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Meghan Trainor Sukses Pangkas 27 Kg, Begini Caranya Dapatkan BB Ideal


    Jakarta

    Penyanyi Meghan Trainor sempat kesulitan dengan berat badannya. Saat hamil anak pertamanya, Riley, bobot Meghan Trainor sempat menyentuh 90 kg.

    “Berat badanku sekitar 90 kg saat lahiran Caesar,” tutur Meghan Trainor kepada Entertainment Tonight Canada.

    Setelah melahirkan, dia mulai fokus untuk menjaga kesehatan dan mengubah kebiasaannya. Selama beberapa tahun terakhir, Meghan Trainor berhasil turun 27 kg dengan diet dan olahraga.


    Pelantun ‘Me Too’ itu juga mengatakan agar mendapatkan berat badan ideal, dia berolahraga setiap hari dan menantang dirinya sendiri. Katanya, “jika saya bisa selamat dari operasi caesar, saya pasti bisa melakukan apa saja.”

    Di awal perjalanan dietnya, Meghan Trainor berfokus untuk turun setidaknya satu pon sepekan demi sepekan. Selama proses penurunan berat badan, dia juga rutin gym dan angkat beban.

    “Saya merasa sangat senang ketika berolahraga,” ucapnya.

    Saat masih melajang, Meghan Trainor banyak mengonsumsi junkfood seperti pizza, pasta dan burger. Namun setelah bertemu dengan sang suami, Daryl Sabara, pola makannya berubah total, terutama pascamelahirkan.

    Sebelumnya, Meghan sempat mengungkapkan pada People bahwa ia ingin memiliki tubuh yang lebih bugar sebelum tur konsernya. Ia mulai berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto