Tag: penurunan lantai

  • Hati-Hati! Keramik Lantai Bisa Meledak, Ini Penyebab yang Jarang Disadari


    Jakarta

    Bangunan rumah yang sudah tua biasanya muncul beberapa masalah atau kerusakan. Salah satunya keramik lantai meledak atau terangkat sebagian.

    Kondisi lantai seperti ini dapat mengganggu estetika rumah. Lalu, ujung keramik yang timbul berpotensi mencelakakan penghuninya.

    Kontraktor Wildan pernah mengatakan ubin keramik bisa meledak atau popping sehingga terangkat. Kalau seperti ini, ubin tersebut perlu diganti dengan yang baru atau sekaligus memasang ulang seluruh keramik lantai di suatu ruangan.


    Namun, kenapa keramik lantai bisa meledak sampai terangkat ya? Berikut ini penyebab dan cara mencegahnya.

    Penyebab Ubin Keramik Meledak

    Inilah beberapa hal yang menyebabkan lantai keramik meledak sampai terangkat.

    1. Hawa Panas dari Tanah

    Lantai dapat terangkat akibat hawa panas atau gas alam dari bawah tanah. Gas tersebut berusaha keluar dengan mendorong lantai hingga terbuka atau terangkat.

    2. Panas Semen Terperangkap

    Selain gas alam, ubin keramik terangkat karena panas semen yang terperangkap. Adonan semen mempunyai sifat panas sehingga perlu diredakan dengan bantuan air.

    Caranya dengan merendam ubin selama 15 menit hingga 1 jam sebelum dipasang. Lalu, pastikan permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai.

    3. Penurunan Lantai

    Selain itu, popping lantai dapat disebabkan oleh penurunan atau pergeseran lantai atau tanah. Kejadian ini biasanya terjadi pada tingkat satu dari sebuah rumah.

    “Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    4. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

    Komposisi adukan mortar yang kurang tepat juga mempengaruhi kondisi lantai. Campuran tersebut harus mengikuti rasio komposisi sesuai anjuran buat memasang ubin lantai.

    “Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” ucapnya.

    5. Keramik Tidak Berkualitas

    Kemudian, keramik bisa terangkat karena tidak kuat menahan tekanan ketika diinjak. Sebaiknya pemilik rumah menggunakan keramik yang berkualitas agar daya tekan sesuai standar.

    “Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

    Itulah penyebab keramik lantai meledak sampai terangkat. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Ubin Lantai Bisa Meledak dan Terangkat Menurut Kontraktor


    Jakarta

    Ubin lantai suatu ketika bisa meledak sampai terangkat. Kerusakan ini membuat permukaan lantai tidak rata sehingga tidak nyaman buat dipijak maupun dipandang.

    Kontraktor dari Rebwild, Wildan, mengatakan ubin lantai yang terangkat karena meledak disebut dengan istilah ‘popping’. Kondisi tersebut umumnya terjadi pada bangunan rumah tua.

    Untuk mengatasinya, pemilik rumah dapat mengganti ubin yang rusak. Pemilik juga bisa mengganti seluruh ubin lantai sekaligus.


    Lantas, mengapa ubin lantai bisa meledak? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Keramik Lantai Meledak

    Inilah faktor-faktor yang bisa membuat ubin lantai meledak.

    1. Penurunan Lantai

    Penurunan atau pergeseran lantai atau tanah dapat menyebabkan lantai popping. Kejadian itu biasanya terjadi di lantai satu rumah bertingkat.

    “Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Hawa Panas dari Tanah

    Lalu, gas alam atau hawa panas dari bawah tanah juga bisa membuat ubin lantai meledak. Tekanan dari gas mendorong ubin hingga terangkat.

    3. Panas Semen Terperangkap

    Selain dari bawah tanah, hawa panas yang terperangkap pada semen bisa membuat lantai terangkat. Adonan semen memang bersifat panas.

    Sebagai langkah pencegahan, tukang bangunan bisa merendam ubin selama 15 menit hingga 1 jam sebelum pemasangan. Pastikan juga permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai.

    4. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

    Kemudian, ubin lantai meledak bisa disebabkan oleh kekuatan lantai. Komposisi adukan mortar yang tidak sesuai anjuran dapat mengurangi kekuatan lantai.

    “Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” ucapnya.

    5. Keramik Tidak Berkualitas

    Terakhir, ubin lantai meledak karena kualitas keramik kurang memadai. Ubin yang tak mampu menahan tekanan besar punya potensi untuk meledak. Nah, sebaiknya menggunakan ubin yang berkualitas dengan daya tekan sesuai standar.

    “Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

    Itulah sejumlah penyebab ubin lantai meledak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com