Tag: penyakit

  • Sederet Hal yang Harus Dilakukan Usai Tamu Menginap di Rumah


    Jakarta

    Ketika sedang berlibur atau hari raya, kunjungan kerabat dan teman bisa jadi hal yang sangat menyenangkan. Namun, dibalik itu semua ada sederet hal yang harus dilakukan pemilik hunian usai tamu pulang yaitu membersihkan rumah.

    Ketika tamu pulang usai berkunjung atau menginap, terkadang badan terasa lelah dan ingin segera bersantai. Akan tetapi, jangan dulu lakukan hal tersebut karena membersihkan rumah sesegera mungkin bisa meringankan beban.

    Melansir dari situs Real Simple, berikut hal yang harus dibersihkan segera setelah tamu pulang.


    Membersihkan Kamar Tidur

    Kamar tidur menjadi tempat yang paling privasi bagi pemilik rumah. Jika tamu menggunakan kamar tidur, maka penting bagi pemiliknya untuk melakukan bersih-bersih, termasuk melepas seprai dan mencucinya.

    Selain seprai, sarung bantal dan guling serta selimut juga harus dibersihkan agar kamar menjadi bersih secara menyeluruh.

    Jika memungkinkan, sediakan kamar tamu agar tamu tidak masuk ke kamar dan pemilik rumah tidak perlu segera membersihkan kamar.

    Membersihkan Kamar Mandi

    Terutama jika tamu menginap, maka setelahnya perlu dilakukan pembersihan secara menyeluruh, termasuk bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel. Jangan lupa untuk mengganti handuk yang sudah digunakan oleh tamu. Selain itu, perlengkapan mandi juga perlu diganti atau sediakan sikat gigi baru dan sabun baru untuk tamu.

    Pembersihan pada dua area penting yang telah disebut yakni kamar tidur dan kamar mandi perlu dilakukan setelah ada tamu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita tidak pernah tahu tamu itu membawa bakteri, kuman, atau penyakit. Pembersihan menyeluruh dilakukan untuk menjaga penghuni rumah sekaligus tamu itu sendiri demi kebaikan bersama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Sering Bersih-Bersih tapi Rumah Tetap Kotor? Coba Cek 5 Hal Ini



    Jakarta

    Rumah sering berdebu dan selalu terasa kotor tentu sangat menjengkelkan. Apalagi itu terjadi meski rumah sudah sering dibersihkan.

    Ternyata itu merupakan hal yang wajar. Ada hal-hal yang menyebabkan rumah kita sering berdebu dan terasa kotor meski sering dibersihkan.

    Nah, ini alasan rumah sering berdebu dan terasa kotor:


    1. Pintu dan Jendela Terbuka

    Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

    Tapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

    Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

    2. AC dan Kipas Kotor

    Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila terhidup akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

    Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

    3. Banyak barang menumpuk

    Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

    Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

    4. Cek barang di atas lemari

    Biasanya kita menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

    Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

    5. Bersihkan lantai dan perabotan secara rutin

    Jangan pernah menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tips Merawat Tanaman Anti Hama agar Subur Sepanjang Waktu



    Jakarta

    Tanaman hias maupun tanaman pangan di rumah bisa saja tumbuh subur, tapi ancaman hama sering kali jadi musuh utama yang bikin kesal. Mulai dari serangga, tikus, hingga kelelawar bisa merusak hasil perawatan tanaman yang sudah dilakukan dengan susah payah.

    Supaya tanaman tetap sehat dan tumbuh maksimal sepanjang tahun, penting untuk melakukan pencegahan sejak awal. Berikut beberapa tips praktis merawat tanaman agar bebas hama dan tetap subur dari waktu ke waktu.

    1. Pasang Pembatas Fisik

    Dilansir dari Real Simple, salah satu cara paling efektif menghindari hama adalah dengan memasang pagar pembatas, terutama dari kawat. Langkah ini berguna untuk mencegah masuknya hewan-hewan kecil seperti kelinci, tupai, atau bahkan hewan liar lain yang bisa mencuri buah atau merusak daun.


    Jika kamu punya pohon buah, bungkus buahnya dengan plastik atau jaring pelindung untuk mencegah gangguan dari kelelawar atau burung pemakan buah.

    2. Gunakan Tanaman Jebakan

    Menanam tanaman jebakan atau tanaman pengalih bisa jadi strategi cerdas. Misalnya, jika kamu menanam tomat, tanam juga bunga nasturtium di sekitarnya. Serangga lebih cenderung tertarik pada nasturtium dibandingkan tomat, sehingga tanaman utama bisa tetap aman.

    3. Waspadai Genangan Air

    Air yang menggenang bisa jadi sarang nyamuk dan mempercepat penyebaran penyakit di taman. Pastikan area di sekitar pot, talang air, dan bahkan kandang burung tetap kering dan bersih. Pot yang menampung air hujan juga perlu dikuras secara rutin.

    Selain nyamuk, lingkungan yang terlalu lembap juga bisa memicu jamur dan mempercepat kerusakan akar tanaman.

    4. Tanam Tanaman Asli Daerah Setempat

    Menurut Profesor John Tooker dari Departemen Entomologi Penn State, menanam spesies tanaman lokal bisa memperkuat ekosistem alami di taman rumah. Tumbuhan lokal akan menarik serangga asli yang lebih stabil dan cenderung membawa predator alami yang bisa membantu mengendalikan hama secara alami.

    “Saya juga mendorong masyarakat untuk menghindari pemakaian insektisida, kecuali jika sudah tidak ada pilihan lain,” ujarnya, dikutip dari The Spruce.

    Dengan kombinasi teknik fisik dan pendekatan ekosistem alami, kamu bisa menjaga taman tetap sehat dan subur tanpa tergantung pada bahan kimia. Mulai dari langkah sederhana seperti memasang pagar hingga menanam bunga pengalih serangga, semua bisa dilakukan secara bertahap.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Jangan Langsung Pakai Air Keran untuk Akuarium Ikan di Rumah, Berisiko!


    Jakarta

    Bagi pemilik ikan hias, menggunakan air keran untuk mengisi akuarium kerap jadi pilihan paling mudah. Tinggal buka keran, isi wadah, dan akuarium pun penuh.

    Namun, langkah cepat ini justru bisa membawa masalah besar untuk ikan. Air keran yang terlihat bersih belum tentu aman bagi makhluk air, terutama jika tidak melalui proses pengolahan terlebih dahulu.

    Dilansir dari situs resmi Florida Department of Agriculture & Consumer Services (FDACS), Minggu (2/11/2025), air keran tidak boleh langsung digunakan untuk akuarium karena bisa saja mengandung disinfektan seperti klorin dan kloramin. Bahan kimia ini memang berguna untuk membunuh bakteri berbahaya pada air konsumsi manusia, tetapi bersifat toksik bagi ikan dan dapat merusak sistem pernapasan mereka.


    Bahaya Pakai Air Keran Langsung untuk Ikan

    Klorin dan kloramin bersifat toksik bagi organisme air. Kontak langsung bisa mengiritasi insang, mengganggu kemampuan ikan bernapas, dan menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Selain itu, air keran juga kerap memiliki pH dan tingkat kesadahan yang bervariasi di tiap daerah. Ketidaksesuaian kondisi air membuat ikan lebih mudah stres dan rentan terserang penyakit.

    Dikutip dari laman Petco, kualitas air adalah faktor utama dalam menjaga kesehatan ikan, dan air yang tidak diproses dengan benar bisa menimbulkan masalah besar bagi akuarium rumahan.

    Cara Mengolah Air Keran agar Aman untuk Aquarium

    Ada beberapa teknik sederhana untuk membuat air keran aman bagi ikan. Masih dilansir dari Petco, cara paling efektif adalah menggunakan water conditioner atau dechlorinator khusus akuarium. Produk ini dapat dibeli pada toko ikan dan dirancang untuk menetralkan klorin dan kloramin secara cepat sehingga air siap digunakan dalam hitungan menit.

    Dilansir dari FDACS, air keran juga bisa didiamkan selama 24-48 jam di wadah terbuka agar klorin menguap secara alami, meskipun metode ini kurang efektif untuk kloramin. Penggunaan karbon aktif sebagai media filtrasi juga direkomendasikan untuk membantu menyerap bahan kimia yang tersisa dalam air.

    Sebagai langkah tambahan, mengecek parameter air seperti pH dan kesadahan sebelum memasukkan air ke akuarium bisa membantu menjaga stabilitas ekosistem akuatik.

    Tips Saat Mengganti Air Aquarium

    Walau air sudah diproses, penggantian tetap perlu dilakukan bertahap. Penggantian sekitar seperlima hingga sepertiga volume air membantu mencegah stres pada ikan dan menjaga keseimbangan bakteri baik. Penting pula memastikan suhu air pengganti serupa dengan suhu air akuarium agar ikan tidak mengalami temperature shock.

    Air keran tetap bisa digunakan untuk akuarium, asalkan melalui proses penetralan terlebih dahulu. Dengan langkah sederhana seperti penggunaan dechlorinator, pengendapan air, atau filtrasi karbon aktif, ikan dapat hidup lebih sehat dan terhindar dari bahaya zat kimia beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 9 Cara Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga yang sangat mudah dijumpai di Indonesia, hal ini karena nyamuk sangat senang berada di tempat yang hangat. Salah satu faktornya adalah karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa, yang tidak lain membuat negara kita beriklim tropis.

    Kamu harus membasmi nyamuk sampai ke akarnya kalau ingin efek jangka panjang, seperti membasmi sumbernya yaitu genangan air. Mau musim panas atau musim hujan, kalau lingkungan di sekitarmu mendukung perkembangbiakan nyamuk, maka sama saja.

    Keberadaan nyamuk sangat mengganggu kegiatan penghuni rumah siang dan malam. Selain menimbulkan bentol dan gatal, suara bising nyamuk terbang pasti mengganggu tidurmu, ‘kan? Di samping itu, gigitan nyamuk juga dapat menjadi media penyebaran penyakit berbahaya, di antaranya adalah demam berdarah, demam kuning, dan malaria.


    Obat nyamuk bakar dan semprotan nyamuk adalah pilihan banyak orang untuk membasmi nyamuk. Namun, kamu tahu nggak kalau ada cara alami mengusir nyamuk tanpa obat-obatan? Begini ulasannya.

    1. Kamper

    Kamper atau yang biasa disebut kapur barus pasti tidak asing di telingamu. Kamper sudah lama terkenal sebagai obat tradisional pengusir nyamuk di rumah. Aromanya yang tajam sangat ampuh menangkal nyamuk. Beli kamper tablet lalu taruh di mangkuk berisi air. Pastikan posisinya sulit untuk dijangkau anak-anak dan hewan karena sangat berbahaya jika terkonsumsi. Ganti kamper setiap beberapa hari sekali.

    2. Bubuk Kopi

    Dilansir dari Livspace, Sabtu (16/3/2024) selain menghasilkan nitrogen untuk tanaman di sekitarnya, bubuk kopi juga bisa mengusir nyamuk. Trik yang satu ini sangat mudah untuk dilakukan. Kalau masalah di rumahmu adalah genangan air, solusinya adalah bubuk kopi.

    Seperti yang kita tahu, nyamuk menyukai genangan air, jadi kamu cukup menaburkan bubuk kopi ke genangannya. Telur nyamuk akan muncul ke permukaan dan mati karena kekurangan oksigen. Tidak hanya nyamuk, bubuk kopi juga bisa mengusir serangga lainnya.

    3. Taruh Irisan Lemon dan Cengkeh di Sekitar Rumah

    Aroma yang dihasilkan oleh lemon dan cengkeh sudah terbukti dapat mengusir nyamuk di rumah. Belah lemon jadi dua dan isikan cengkeh pada masing-masing bagian. Taruh di beberapa piring dan letakkan perpaduan ini di sekitar rumahmu yang banyak nyamuknya.

    4. Aplikasikan Semprotan Bawang Putih

    Bawang putih mengandung belerang yang tidak disukai nyamuk. Cukup hancurkan beberapa siung bawang putih dan rebus dalam air untuk membuat campuran. Lalu, pakai botol semprot untuk menyemprotkan larutan tadi di sekitar garasi, kamar, dan tempat lainnya.

    Larutan bawang putih dapat langsung mematikan nyamuk. Kamu tidak perlu khawatir dengan baunya, karena tidak akan bertahan lama. Kamu juga bisa mengkonsumsi bawang kalau merasa keberatan melakukan cara yang satu ini.

    5. Minyak Esensial

    Bahan selanjutnya yang ampuh mengusir nyamuk adalah minyak esensial, seperti minyak lavender. Semprotkan minyak lavender ke seluruh ruangan di rumahmu, kamu juga bisa semprotkan di pakaianmu untuk mengusir nyamuk.

    Bahkan, kamu juga bisa oleskan di tubuhmu untuk mencegah gigitan nyamuk. Beberapa tetes minyak lavender juga bisa meredakan gigitan nyamuk.

    6. Burung

    Salah satu pengendali perkembangbiakan nyamuk adalah burung, karena memang burung suka memakan nyamuk. Kamu hanya perlu menaruh satu atau dua tempat makan burung di balkon atau teras. Hal ini akan mengundang burung datang ke rumahmu, yang mana mereka akan memakan nyamuk yang ada di rumahmu.

    7. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Kemangi memiliki daun beracun bagi serangga, jentik nyamuk yang memakannya akan mati. Kamu bisa tanam satu atau dua kemangi di pintu masuk rumahmu. Kamu juga bisa membuat semprotan pengusir nyamuk dengan beberapa helai daun kemangi.

    Serai juga sering dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk secara alami. Tanaman ini memiliki kandungan senyawa citronella yang bisa menyembunyikan bau asam laktat dan karbon dioksida yang dipakai nyamuk untuk mencari mangsanya.

    8. Cuka Apel

    Cuka apel yang dicampurkan dengan witch hazel adalah kombinasi pengusir nyamuk yang ampuh. Campurkan cuka apel dan witch hazel dengan takaran yang sama ke dalam mangkuk kecil. Lalu, agar tidak terlalu menyengat bisa ditambah beberapa tetes minyak esensial. Kalau bisa pilihlah yang bersifat anti-nyamuk, seperti serai atau kayu putih. Isi botol semprot dengan campuran tadi sampai setengahnya. Kocok dahulu sebelum disemprotkan.

    9. Hilangkan Genangan Air

    Hal utama untuk mengusir nyamuk adalah dengan membasmi tempat berkembangbiaknya yang tidak lain adalah genangan air. Air yang tenang adalah tempat kesukaan nyamuk untuk bertelur,jadi kamu bisa memutus siklusnya dari sini. Bersihkan genangan air yang ada di sekitar rumahmu, seperti pot tua di balkon tanpa drainase memadai biasanya menampung air hujan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

    Itulah 9 cara yang ampuh untuk mengusir nyamuk dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Suka Ada Tikus di Atap Rumah? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Tikus merupakan hama yang biasa ditemukan di rumah, salah satunya ada di atap. Penting sekali segera mengusir tikus agar tidak mengganggu penghuni di dalam rumah.


    Hewan ini bisa mengotori dan membawa penyakit. Selain itu, tikus juga bisa merusak barang-barang, bahkan memakan makananmu di rumah.

    Lantas, kenapa tikus naik ke atap rumah? Yuk, cek penjelasan dan tips mengusir tikus di atap rumah berikut ini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (4/7/2024).

    Kenapa Tikus Naik ke Atap Rumah?

    Tikus bisa masuk ke dalam rumah lewat atap, saluran air, dan lubang atau celah pada dinding. Dan ada faktor yang bisa bikin sarang di atap rumah:

    1. Ada Makanan

    Tikus senang tinggal di rumah manusia karena ada sumber makanan. Fakta lain dari tikus adalah mereka memiliki ingatan yang baik. Setelah mereka mengetahui ada sumber makanan di suatu tempat, tikus akan terus mendatangi tempat itu untuk mencari makanan.

    2. Ada Kebocoran pada Saluran Air

    Jika tikus menemukan ada pipa yang mengalami kebocoran, maka mereka akan kembali lagi ke tempat itu untuk mendapatkan minum. Bahkan, saluran air yang utuh pun bisa bocor jika terus menerus digerogoti oleh tikus.

    3. Ada Lubang atau Celah di Tembok

    Lubang ventilasi juga bisa jadi salah satu jalur masuk tikus ke dalam rumah. Bahkan, tikus mampu memasuki lubang yang ukurannya lebih kecil dari ukuran tubuh mereka. Hal ini karena tikus memiliki tubuh yang fleksibel.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Dalam Rumah

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Tutup pintu depan rumah bila tidak ada orang di area tersebut. Tutup jendela pada malam hari. Keadaan malam yang gelap bisa membuat Anda tidak dapat melihat tikus yang masuk melalui jendela rumah.

    2. Simpan Makanan di Wadah dan Jangan Menyimpan Sampah

    Simpan makanan dan bahan makanan di wadah tertutup sehingga tidak bisa dijamah tikus. Jangan menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah.

    Bahkan, sebaiknya buang sampah atau sisa makanan ke tempat sampah di luar rumah. Di dalam rumah, gunakan tempat sampah yang ada tutupnya sehingga tidak bisa dimasuki oleh tikus untuk mencari makanan.

    3. Memeriksa Kebocoran Pipa

    Pastikan kalau ada kebocoran di saluran pipa air. Jika ada, segera perbaiki pipa air yang bocor supaya tidak memancing datangnya tikus.

    4. Periksa ada Lubang di Dinding

    Periksa juga apakah dinding di rumah berlubang atau memiliki celah yang dapat dimasuki tikus. Bila ada, tutup celah tersebut supaya tidak bisa dilewati tikus.

    Cara Usir Tikus dari Atap Rumah

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Periksa terlebih dahulu area plafon yang sering dilalui tikus. Jika Kamu melihat tanda-tanda pergerakan tikus seperti letak kotoran tikus dan bekas cakaran maka Kamu dapat memasang perangkap tikus.

    2. Pasang Lem Tikus

    Supaya lebih efisien dalam menangkap tikus di atap, kamu dapat memasang lem tikus di dekat perangkap yang Kamu pasang. Biasanya juga lem tikus dilengkapi aroma yang disukai tikus untuk memancing keluar tikus.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Tikus memiliki naluri untuk mengikuti arah ruangan. Untuk cara yang lebih ampuh Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus pada sepanjang area yang dilalui tikus.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing Segera, Jangan Dibiarkan!


    Jakarta

    Banyak orang mempunyai hewan peliharaan di rumah, salah satu yang sering dipelihara adalah kucing. Namun, terkadang kucing suka pipis sembarangan, sehingga rumah menjadi bau pipis kucing.

    Jangan biarkan pipis kucing terlalu lama karena akan sulit dibersihkan, terutama aroma tidak sedapnya. Apalagi, kucing biasanya akan pipis di tempat yang sama berulang kali.

    Oleh karena itu, penting bagi para pemilik kucing untuk tahu cara menghilangkan bau pipis kucing dengan efektif. Sebelum itu, ketahui dulu alasan kucing suka pipis sembarangan di rumah.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan di Rumah

    Melansir The Vets, Jumat (5/7/2024), salah satu alasan utama adalah masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Segera konsultasikan ke dokter hewan jika kucingmu tiba-tiba mulai pipis sembarangan.

    Selain masalah kesehatan, kucing juga bisa pipis sembarangan karena masalah perilaku. Stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah bisa menjadi pemicu. Selain itu, pastikan kotak pasir tempat kucingmu buang air dalam keadaan bersih karena ini juga memainkan peran penting.

    3 Cara Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    1. Bersihkan Secepat Mungkin

    Sebaiknya segera membersihkan pipis kucing ketika menemukannya. Seiring berjalannya waktu, bakteri akan mengurai zat kimia dalam pipis, seperti urea, yang menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap.

    Jangan biarkan pipis kucing sampai mengering. Ketika pipis kucing telah mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Lap Pipis dengan Tisu atau Kain

    Bersihkan pipis kucing menggunakan tisu atau kain untuk menyerap semua cairan urine. Ini akan membantu mengurangi bau sebelum membersihkannya secara menyeluruh. Selain itu, hindari penggunaan air panas untuk membilas pipis kucingmu karena noda dan baunya akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari produk pembersih mengandung amonia

    Hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia. Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa mendorong kucing untuk pipis sembarangan lagi di tempat yang sama.

    Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim, campuran baking soda dan cuka putih, atau detergen dan air soda.

    Menghilangkan bau pipis kucing di rumah bisa menjadi tugas yang menantang. Dengan tiga cara jitu di atas, kamu dapat mengatasi masalah ini dengan lebih efektif.

    Selalu perhatikan kesehatan dan kesejahteraan kucingmu. Jika terus pipis sembarangan, konsultasikan dengan dokter hewan untuk saran lebih lanjut. Dengan demikian, rumahmu akan tetap bersih, nyaman, dan bebas dari bau pipis yang tidak sedap.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sembarangan, Begini Cara Buang Bangkai Tikus yang Benar


    Jakarta

    Tikus adalah hewan pengerat yang sering bikin banyak masalah di rumah. Bukan hanya saat hidup, tikus mati juga bikin banyak masalah. Membuang bangkai tikus ternyata bukan perkara sederhana.

    Jika kamu menemukan bangkai tikus di dalam rumah, penting untuk mengetahui bagaimana menangani bangkai tikus tersebut. Mengutip dari Terminix, Senin (12/2/2024), berikut ini cara membuang bangkai tikus dengan benar.

    Cara Membuang Bangkai Tikus

    Tikus merupakan hewan pengerat yang membawa berbagai jenis penyakit. Hama ini dapat menularkan banyak penyakit, baik secara langsung maupun tidak langsung. Menyingkirkan bangkai tikus sembarangan bisa berisiko kamu tertular penyakit. sebaiknya hubungi ahli pengendalian hewan pengerat untuk menangani situasi ini. Namun, jika kamu bersikeras melakukannya sendiri, berikut cara membuang tikus mati yang benar.


    Alat dan Barang yang Dibutuhkan

    • Sarung tangan dan pakaian pelindung

    • Masker respirator atau penyaring debu

    • Sebuah kantong plastik

    • Sebuah kantong sampah

    Setelah mengenakan masker dan alat pelindung, masukkan tikus ke dalam kantong plastik dan tutup rapat. Kemudian, masukkan kantong plastik tersebut ke dalam kantong sampah terpisah dan ikat kantong sampah tersebut dengan erat.

    Meski mungkin tampak berlebihan, tetapi lebih baik mencegah penularan penyakit dari bangkai tikus. Kamu dapat membuang bangkai tikus di tempat sampah ataupun di luar ruangan. Pastikan kamu membuang tikus jauh dari lingkungan kamu.

    Tindakan Pencegahan Setelah Membuang Bangkai Tikus

    • Lakukan terus perbaikan dan pemeliharaan bangunan rumah untuk menghilangkan celah masuk untuk tikus.

    • Pangkas cabang-cabang pohon agar tidak menyentuh bangunan atau rumahmu sehingga tikus tak dapat memanjat.

    • Tutup talang air hujan dengan kawat atau jaring agar tikus tidak bisa memasuki dan memanjatnya.

    • Gunakan tempat sampah luar ruangan yang tidak bisa dimasuki tikus.

    • Pastikan persiapan makanan dan area makan dibersihkan dengan benar dan simpan makanan dalam wadah kedap udara.

    Demikian cara membuang bangkai tikus yang benar. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Waktu yang Tepat Ganti Seprai, Dijamin Bikin Tidur Makin Nyaman



    Jakarta

    Mengganti seprai adalah salah satu cara kamu menjaga tempat tidur tetap bersih. Seprai yang merupakan pelindung kasur dari debu, pasti lama kelamaan jadi sarang kuman, debu, dan bakteri yang tidak baik bagi kulit dan pernapasan. Maka dari itu, penting bagi kamu sering mengganti seprai kasur. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengganti seprai?

    Dilansir dari The Spruce, Selasa (23/7/2024) waktu yang tepat untuk mengganti seprai ternyata tergantung kegiatan yang dilakukan di atas kasur. Jika kasur hanya digunakan untuk tidur dengan menggunakan pakaian yang bersih dan setelah mandi, seprai dapat diganti setiap minggu atau dua minggu sekali. Namun yang jelas, jangan pernah lebih dari dua minggu sekali seprai tidak dicuci.

    Akan tetapi, jika kamu banyak melakukan kegiatan di atasnya mulai dari minum, berkeringat, dari luar langsung berbaring, atau memiliki hewan peliharaan yang sering naik ke kasur, sebaiknya seprai dicuci seminggu sekali.


    Seprai dapat lebih sering lagi diganti apabila kasur tersebut digunakan oleh orang sakit. Bahkan sakit ringan seperti flu, pilek, dan batuk. Kamu perlu mengganti seprai setiap hari jika keadaannya seperti itu. Hal ini untuk menghindari bakteri menempel di seprai dan menularkan ke orang lain.

    Cara mencuci seprai pun sebaiknya memakai air panas. Selain itu, jika kamu memiliki masalah jerawat atau kulit, sarung bantal harus lebih sering diganti dan dibersihkan dibandingkan seprai untuk mencegah peradangan dan perpindahan bakteri.

    Lebih lanjut, dilansir dari Homes & Gardens, para ahli merekomendasikan untuk mencuci seprai setidaknya dua minggu sekali, tergantung dari keadaan pribadi dan musim.

    “Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift seperti yang dilansir Selasa (23/7/2024).

    Menurutnya, cuaca yang lebih panas dapat membuat seseorang lebih mudah berkeringat dan jadi mudah terserang penyakit sehingga kamu perlu sering mengganti seprai. Namun, dia memberikan catatan saat mencuci seprai sebaiknya tidak berlebihan karena itu bisa merusak bahannya.

    Selain itu, pastikan seprai dalam keadaan bersih dan kering saat digunakan. Seprai yang sedikit lembab dapat menyebabkan jamur dan iritasi kulit, jadi penting untuk mengeringkan sepenuhnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Ketika Ada Kelabang Masuk Rumah, Ketahui Cara Mengusirnya!


    Jakarta

    Kehadiran kelabang di rumah seringkali menjadi hal yang menakutkan bagi banyak orang. Selain tampilannya yang mengerikan, kelabang juga dikenal memiliki gigitan yang menyakitkan.

    Dalam situasi seperti ini, umat muslim dapat memanjatkan doa meminta perlindungan. Doa akan memiliki kekuatan untuk menenagkan pikiran dan Insya Allah akan memberi rasa aman.

    Doa Kelabang Masuk Rumah

    Ketika melihat kelabang di dalam rumah, kamu bisa berdoa meminta perlindungan dari hewan melata atau doa perlindungan dari kejahatan makhluk. Berikut bacaannya.


    1. Doa Meminta Perlindungan dari Hewan Melata

    Kelabang merupakan salah satu hewan yang melata. Ketika hewan ini masuk ke dalam rumah, umat muslim bisa membacakan doa berikut ini:

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Arab latin: A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

    2. Doa Meminta Perlindungan dari Kejahatan Makhluk

    Berikut doa yang bisa dibacakan agar tidak mendapatkan dampak buruk dari kelabang:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab latin: A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Mengutip Medicine Net, kelabang biasanya tidak menyengat manusia, kecuali jika merasa terganggu. Hewan ini akan menyengat dengan forcipules, yaitu kaki yang dimodifikasi seperti capit yang ada di dekat kepalanya.

    Cara Mengusir Kelabang dari Rumah

    Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengusir kelabang dari rumah. Mengutip laman perusahaan jasa pengendalian hama serta Forbes Home, berikut penjelasannya:

    1. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus dapat digunakan untuk mengusir munculnya hama seperti kelabang. Kandungan kimia yang ada dalam kapur barus aman digunakan. Sehingga, kamu bisa menyebarkan kapur barus degan cara menggerusnya ke berbagai area rumah.

    2. Siram dengan Air Panas

    Kelabang biasanya muncul dari lubang kamar mandi. Jika melihatnya, kamu bisa mengusirnya dengan air panas. Kalau kamar mandimu dilengkapi dengan water heater, nyalakan sampai maksimum dan biarkan air mengalir selama 10-20 detik.

    3. Gunakan Daun Pandan

    Aroma dari pandan tidak disukai oleh kelabang. Untuk mengusir hewan ini, iris tipis daun pandan, lalu letakkan di beberapa sudut rumah.

    4. Semprotkan Cuka

    Cuka aman digunakan karena tidak mengandung racun. Kamu bisa menyemprotkan cairan ini ke kelabang untuk membasminya.

    5. Semprotkan Minyak Peppermint

    Selain cuka, minyak peppermint dapat digunakan untuk membasmi kelabang. Campurkan minyak dengan sedikit air, lalu semprotkan di sekta celah atau tempat yang pernah dihinggapi kelabang.

    6. Tutup Retakan

    Periksa apakah ada retakan di dinding atau celah antara dinding dan jendela. Tambahkan lebih banyak dempul untuk mencegah kelabang atau hama lainnya masuk.

    Doa ketika ada kelabang masuk rumah dan cara mengusirnya ini, semoga bisa bikin detikers makin nyaman di rumah. Sekaligus, meningkatkan keimanan pada Allah SWT.

    (row/dna)



    Sumber : www.detik.com