Tag: penyakit ginjal

  • Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing Segera, Jangan Dibiarkan!


    Jakarta

    Banyak orang mempunyai hewan peliharaan di rumah, salah satu yang sering dipelihara adalah kucing. Namun, terkadang kucing suka pipis sembarangan, sehingga rumah menjadi bau pipis kucing.

    Jangan biarkan pipis kucing terlalu lama karena akan sulit dibersihkan, terutama aroma tidak sedapnya. Apalagi, kucing biasanya akan pipis di tempat yang sama berulang kali.

    Oleh karena itu, penting bagi para pemilik kucing untuk tahu cara menghilangkan bau pipis kucing dengan efektif. Sebelum itu, ketahui dulu alasan kucing suka pipis sembarangan di rumah.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan di Rumah

    Melansir The Vets, Jumat (5/7/2024), salah satu alasan utama adalah masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Segera konsultasikan ke dokter hewan jika kucingmu tiba-tiba mulai pipis sembarangan.

    Selain masalah kesehatan, kucing juga bisa pipis sembarangan karena masalah perilaku. Stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah bisa menjadi pemicu. Selain itu, pastikan kotak pasir tempat kucingmu buang air dalam keadaan bersih karena ini juga memainkan peran penting.

    3 Cara Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    1. Bersihkan Secepat Mungkin

    Sebaiknya segera membersihkan pipis kucing ketika menemukannya. Seiring berjalannya waktu, bakteri akan mengurai zat kimia dalam pipis, seperti urea, yang menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap.

    Jangan biarkan pipis kucing sampai mengering. Ketika pipis kucing telah mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Lap Pipis dengan Tisu atau Kain

    Bersihkan pipis kucing menggunakan tisu atau kain untuk menyerap semua cairan urine. Ini akan membantu mengurangi bau sebelum membersihkannya secara menyeluruh. Selain itu, hindari penggunaan air panas untuk membilas pipis kucingmu karena noda dan baunya akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari produk pembersih mengandung amonia

    Hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia. Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa mendorong kucing untuk pipis sembarangan lagi di tempat yang sama.

    Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim, campuran baking soda dan cuka putih, atau detergen dan air soda.

    Menghilangkan bau pipis kucing di rumah bisa menjadi tugas yang menantang. Dengan tiga cara jitu di atas, kamu dapat mengatasi masalah ini dengan lebih efektif.

    Selalu perhatikan kesehatan dan kesejahteraan kucingmu. Jika terus pipis sembarangan, konsultasikan dengan dokter hewan untuk saran lebih lanjut. Dengan demikian, rumahmu akan tetap bersih, nyaman, dan bebas dari bau pipis yang tidak sedap.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Ribet, Begini 3 Cara Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah


    Jakarta

    Saat memelihara kucing kita perlu lebih perhatian pada kebersihan rumah karena hewan peliharaan juga bisa mengotori rumah. Sebagai contoh kotoran dari kotak pasir berceceran atau tercium bau bekas kotorannya di seluruh rumah. Rasanya tidak enak jika tiba-tiba ada tamu datang ke rumah dan tercium bau tidak sedap dari kotoran hewan.

    Saat ini barang-barang untuk kebersihan kucing sudah mulai canggih dan mudah ditemukan. Salah satunya adalah tersedianya pasir yang bisa menyerap kotoran kucing hingga kotak pasir yang dapat membersihkan sendiri.

    Selain menambahkan barang-barang ini di rumah, kamu juga perlu mengajarkan kucing untuk buang air di tempat yang telah disediakan. Perilaku kucing yang kerap buang air sembarangan, melansir The Vets, disebabkan karena masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Apabila kucing di rumah tiba-tiba sering buang kotoran sembarangan di rumah, segera konsultasikan ke dokter hewan.


    Selain masalah kesehatan, perilaku pipis sembarangan juga bisa dipicu karena stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya. Biasanya ini dikarenakan kotak pasir kotor.

    3 Cara Jitu Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing di rumah pipis sembarangan atau bau kotorannya menyebar ke seluruh rumah, coba tiga cara ini agar baunya cepat hilang.

    1. Bersihkan secepat mungkin

    Kunci agar bau kotoran tidak menyebar ke seluruh ruangan adalah kamu harus segera membersihkannya. Di dalam kotoran kucing tersebut pasti mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Pakai tisu atau kain saat membersihkannya

    Sama seperti membersihkan cairan lainnya, kamu bisa memakai tisu atau kain bersih saat mengelap kotoran kucing atau bekas pipisnya. Setelah itu masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari produk pembersih mengandung amonia

    Hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia. Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa mendorong kucing untuk pipis sembarangan lagi di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim, campuran baking soda dan cuka putih, atau deterjen dan air soda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Bau Pesing


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang banyak dipelihara orang di rumah. Kalau kamu memelihara kucing, sebaiknya perhatikan kebersihan rumah karena hewan ini bisa pipis sembarangan.

    Tentu kamu nggak mau ada kotoran berceceran dan baunya menyebar di rumah. Hal ini bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang akan merasa tidak nyaman.

    Jika menemukan kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera diatasi ya. Berikut ini penyebab kucing kencing sembarangan dan cara membersihkannya agar tak terulang lagi.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan

    Dilansir dari The Vets, kucing pipis sembarangan bisa karena ada masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Apabila kucing di rumah tiba-tiba sering buang kotoran sembarangan di rumah, segera konsultasikan ke dokter hewan.

    Selain itu, perilaku pipis sembarangan juga bisa dipicu karena stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya. Biasanya ini dikarenakan kotak pasir kotor.

    3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing di rumah pipis sembarangan atau bau kotorannya menyebar ke seluruh rumah, coba tiga cara ini agar baunya cepat hilang.

    1. Segera Bersihkan

    Segera bersihkan pipis kucing agar baunya tidak menyebar ke seluruh ruangan. Di dalam kotoran kucing tersebut pasti mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

    Kamu bisa membersihkan pipis kucing dengan mengelap menggunakan tisu. Setelah itu masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

    Lalu, gunakan cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Namun, hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia.

    Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing buat pipis lagi di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Itulah cara membersihkan pipis kucing agar tidak kencing sembarangan lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Langkah Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Tercium Bau Pesing


    Jakarta

    Pernah nggak pagi-pagi keluar rumah mencium bau tak sedap? Setelah dicari ternyata ada kucing yang pipis sembarangan di dekat tanaman di rumah.

    Tentu pemilik rumah nggak bisa menyalahkan kucing karena memang sifat hewan sering buang kotoran sembarangan. Nggak semua kucing dilatih untuk buang di tempat yang benar. Terlalu banyak kucing liar daripada kucing peliharaan.

    Dilansir dari The Vets, kucing yang pipis sembarangan ternyata bukan kebiasaan semata. Bisa juga karena ada pemicunya. Salah satunya adalah kucing tersebut mengalami masalah kesehatan, seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis.


    Selain itu, perilaku pipis sembarangan pada kucing juga bisa disebabkan karena stres, kecemasan, atau perasaan tengah menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya, misalnya kotak pasir tersebut kotor.

    Hal yang perlu diingat oleh pemilik rumah saat menemukan bau bekas pipis kucing adalah harus segera dibersihkan. Dengan begitu, kotoran tersebut lebih mudah dibersihkan dan kucing tidak lagi datang ke halaman rumah. Untuk lebih jelasnya, bisa ikuti tips berikut.

    3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    1. Harus Segera Bersihkan

    Kotoran kucing mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut. Kucing juga bisa kembali lagi ke rumah kita dan buang air di tempat yang sama karena wilayah tersebut sudah ditandai milik mereka.

    2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

    Air mengalir saja tidak cukup untuk membersihkan pipis kucing. Untuk di tempat-tempat tertentu kotoran tersebut dibersihkan menggunakan kain atau tisur. Saat mengelap kotoran tersebut usahakan memakai sarung tangan agar kotoran tidak mengenai tangan langsung.

    Setelah itu, masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

    Pakai cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Pastikan cairan tersebut tidak mengandung zat berbasis amonia. Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing pipis kembali di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh Hilangkan Bau Pesing! Begini Cara Bersihkan Pipis Kucing di Rumah


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Namun, jika kucing kamu sering pipis di dalam rumah tentu rasanya bikin kesal.

    Pipis kucing dapat mengeluarkan bau tak sedap ke seluruh ruangan. Hal ini bisa membuat kamu atau tamu yang datang ke rumah jadi merasa tidak nyaman.

    Jika kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera dibersihkan agar tidak bau dan kotor. Nah, untuk membersihkan pipis kucing juga tidak bisa sembarangan.


    Ingin tahu cara membersihkan pipis kucing di rumah biar nggak bau pesing? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing kamu kedapatan habis pipis sembarangan di rumah, lakukan tiga cara ini agar baunya cepat hilang yang dilansir situs The Vets:

    1. Segera Bersihkan

    Langkah yang pertama adalah segera membersihkan pipis kucing yang ada di lantai rumah. Cara ini dilakukan agar bau pesing tidak menyebar ke seluruh ruangan.

    Saat membersihkan pipis kucing sebaiknya menggunakan sarung tangan. Soalnya, di dalam pipisnya mengandung bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan penyakit bagi manusia.

    2. Bersihkan Pakai Kain atau Tisu

    Untuk mengeringkan pipis kucing di lantai bisa dilap dengan tisu atau kain kering. Lalu, segera buang ke kantong sampah dan masukkan ke dalam tempat sampah. Pastikan tidak ada sisa pipis kucing yang berada di lantai.

    Oh ya, tidak disarankan membersihkan pipis kucing dengan air panas. Sebab, bau pipis kucing justru akan lebih sulit hilang.

    3. Siram dengan Cairan Pembersih

    Saat membersihkan bau pipis kucing, sebaiknya menggunakan cairan pembersih agar ampuh menghilangkan bakteri sekaligus membuat lantai wangi. Perlu diingat, hindari menggunakan produk pembersih berbasis amonia.

    Sebab, penggunaan produk pembersih itu dapat memicu kucing untuk pipis lagi di lokasi yang sama. Sebaiknya gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Kenapa Kucing Pipis Sembarangan?

    Ada sejumlah penyebab kucing bisa pipis sembarangan. Faktor utamanya karena ada masalah kesehatan, seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis.

    Jika kucing kesayanganmu akhir-akhir ini lebih sering pipis sembarangan dan terlihat murung, segera bertemu dengan dokter hewan untuk konsultasi.

    Penyebab lainnya karena dipicu stres, kecemasan, atau perasaan ingin menguasai wilayah tertentu. Bisa juga karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasir untuk membuang kotoran yang tak pernah dibersihkan.

    Selain itu, mungkin kucing tidak terbiasa untuk membuang kotoran atau pipis di dalam kotak pasir. Hal itu yang membuat kucing jadi sering pipis sembarangan di dalam rumah.

    Demikian tiga cara mudah membersihkan pipis kucing di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pria Malaysia Kena Gagal Ginjal gegara Pola Makan, BB Sempat Sentuh 190 Kg


    Jakarta

    Seorang pria di Malaysia menceritakan pengalamannya menurunkan berat badannya yang mencapai 190 kg. Kondisi pria bernama Muhd Idzwan Syafiq Mohd Johari itu juga disertai dengan gagal ginjal.

    Semua ini bermula pada tahun 2019, Idzwan harus berbaring di tempat tidur selama tiga tahun. Ini terjadi akibat masalah tulang belakang akibat jatuh dari tangga saat berat badannya mencapai 150 kg.

    Idzwan juga mengalami asam urat dan pembekuan darah di paru-parunya. Sebelumnya, ia sangat bergantung pada makanan olahan yang tinggi garam, gula, dan perasa buatan hingga berat badannya pernah mencapai 190 kg.


    “Dulu saya tidak peduli dengan nutrisi. Saya suka makanan cepat saji, minuman manis, dan segala macam saus,” kata Idzwan yang dikutip dari Sinar Harian, Kamis (21/8/2025).

    “Tetapi, saat saya didiagnosis penyakit ginjal stadium akhir. Pada saat itu, saya baru mulai menyadari segala kesalahan saya selama ini,” sambungnya.

    Pada November 2023, Idzwan menjalani enam sesi dialisis atau cuci darah. Tetapi, itu harus dihentikan karena ia mengalami infeksi bakteri akibat bekas asam urat di tangan dan tubuhnya.

    Sejak saat itu, Idzwan mulai mengendalikan pola makannya menjadi lebih sehat. Hal ini bertujuan untuk menurunkan berat badannya.

    “Saya mulai makan lebih banyak sayuran, seperti bayam dan mentimun, menghindari protein hewani, produk susu, serta mengganti gula dengan madu,” tutur Idzwan.

    “Saya juga berhenti mengonsumsi makanan olahan, seperti nugget dan makanan cepat saji lainnya,” tambahnya.

    Berkat perubahan gaya hidup itu, berat badannya turun menjadi 55 kg dalam waktu enam bulan. Kondisi ini juga membuatnya bisa mengendalikan penyakit ginjal yang dialami.

    “Sebelumnya, saya sering lelah, wajah dan kaki bengkak, dan tidak bisa buang air kecil selama empat bulan. Sekarang, saya bisa bergerak aktif dan tidak lagi mengalami gejala berat,” bebernya.

    Namun, Idzwan masih menghadapi masalah kesehatan lainnya, termasuk harus menjalani operasi tulang belakang karena besi atau pen yang terpasang di tubuhnya mulai keluar. Tetapi, ia tetap optimis dan berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.

    Idzwan mengatakan ibunya, Che Piah Che Seman (68), menjadi salah satu motivasi untuk bisa tetap hidup.

    “Saya mungkin tidak bisa makan seperti dulu, tetapi saya masih memiliki berkat lain yang patut disyukuri dan akan terus berjuang untuk hidup lebih sehat,” pungkasnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Batasi Selagi Bisa, 5 Makanan Ini Bisa Merusak Ginjal


    Jakarta

    Diabetes masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada kadar gula darah, tetapi juga meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk kerusakan ginjal atau penyakit ginjal kronis (CKD). Data International Diabetes Federation (IDF) 2021 menunjukkan bahwa lebih dari 19,46 juta orang di Indonesia hidup dengan diabetes, dan sebagian besar di antaranya berisiko mengalami komplikasi ginjal bila pola hidup sehat tidak diperbaiki.

    Ginjal berfungsi menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Namun, gula darah tinggi yang berlangsung lama dapat merusak pembuluh darah kecil dalam ginjal sehingga fungsi penyaringan melemah. Bila tidak dicegah, kondisi ini bisa berkembang menjadi gagal ginjal. Karena itu, pengidap diabetes perlu memberi perhatian khusus pada pola makan sehari-hari. Beberapa jenis makanan terbukti mempercepat kerusakan ginjal, sementara yang lain justru membantu melindungi fungsi ginjal agar tetap optimal.


    1. Makanan Tinggi Garam

    Asupan garam berlebih dari mie instan, keripik, makanan cepat saji, atau makanan olahan dapat meningkatkan tekanan darah. Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan ginjal pada penderita diabetes.

    Penelitian dalam International Urology and Nephrology tahun 2022 menunjukkan bahwa pembatasan natrium hingga kurang dari 2 gram per hari membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi retensi cairan pada pasien CKD.

    2. Buah Tinggi Kalium

    Kalium memang bermanfaat bagi tubuh, tetapi pada pengidap diabetes dengan fungsi ginjal terganggu, kadar kalium yang berlebihan dapat berbahaya buat jantung. Buah seperti pisang, alpukat, jeruk, pepaya, dan melon sebaiknya dikurangi.

    Journal of Renal Nutrition tahun 2020 menegaskan bahwa pembatasan kalium secara bertahap diperlukan untuk mencegah hiperkalemia pada pasien CKD lanjut. Sebagai alternatif, pilihlah buah yang rendah kalium seperti apel, anggur, nanas, atau pir yang lebih aman dikonsumsi.

    3. Produk Susu Tinggi Fosfor

    Produk susu full cream, keju, cokelat, hingga kacang-kacangan memiliki kandungan fosfor cukup tinggi. Pengidap diabetes yang menderita gangguan ginjal, asupan fosfor berlebih dapat menyebabkan ketidakseimbangan kalsium dan memperburuk kesehatan tulang. Fosfor juga memberikan beban tambahan pada ginjal yang sudah bekerja lebih berat.

    4. Daging Olahan dan Gorengan

    Sosis, nugget, bacon, dan daging olahan lain biasanya tinggi garam, lemak jenuh, serta bahan pengawet. Jika ditambah dengan proses menggoreng, kandungan lemak trans meningkat. Konsumsi rutin makanan jenis ini terbukti mempercepat kerusakan pembuluh darah, meningkatkan kolesterol, dan memperberat fungsi ginjal.

    5. Minuman Manis dan Bersoda

    Minuman kemasan, soda, boba, hingga teh manis kemasan mengandung gula tambahan yang tinggi. Bagi pengidap diabetes, konsumsi gula berlebih akan memperburuk kontrol gula darah. Selain itu, asupan kalori tinggi dari minuman manis meningkatkan risiko obesitas yang menjadi beban tambahan bagi ginjal.

    Pilihan Makanan yang Lebih Aman

    Selain menghindari makanan berisiko, ada pula pilihan makanan yang mendukung kesehatan ginjal. Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan sarden kaya akan omega-3 yang bermanfaat menurunkan peradangan. Penelitian dalam Jurnal Plos One tahun 2020 menyebutkan bahwa suplementasi omega-3 dapat membantu mengurangi proteinuria pada pasien diabetes.

    Sayuran rendah kalium seperti kubis, kembang kol, paprika merah, dan timun juga lebih aman untuk pengidap diabetes dengan risiko gangguan ginjal. Buah rendah kalium seperti apel, anggur, dan nanas dapat menjadi pilihan sehat untuk konsumsi harian.

    Kesimpulan

    Ginjal tetap bisa dijaga kesehatannya meski pada pengidap diabetes, asalkan pola makan diperhatikan. Pembatasan garam, kalium, fosfor, serta menghindari daging olahan dan minuman manis merupakan langkah penting. Sebaliknya, memilih ikan kaya omega-3, sayuran rendah kalium, dan buah segar yang tepat membantu memperlambat kerusakan ginjal.

    Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengaturan diet berperan besar dalam menjaga fungsi ginjal pada penderita diabetes. Dengan pola makan sehat, pengendalian gula darah, serta pemeriksaan rutin, komplikasi dapat dicegah sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Arab Saudi Terapkan Aturan Ketat untuk Penyelenggaraan Ibadah Haji 2025


    Jakarta

    Arab Saudi menerapkan sejumlah aturan baru pada penyelenggaraan haji 2025 mendatang. Kebijakan ini dinilai ketat, khususnya mengenai himbauan kesehatan jemaah haji 2025.

    Melansir dari salah satu majalah Saudi yaitu Leaders Mina, Kementerian Haji dan Umrah Saudi memberlakukan imbauan kesehatan dengan mengutamakan keselamatan para jemaah haji 2025. Keputusan ditetapkan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem selama musim haji.

    Aturan Baru Saudi pada Penyelenggaraan Haji 2025

    1. Jemaah Risiko Tinggi Dilarang Berpartisipasi

    Calon jemaah dengan risiko tinggi dilarang untuk berpartisipasi dalam ibadah haji 2025 mendatang. Mereka yang berisiko tinggi ini memiliki kondisi medis yang parah, seperti penyakit ginjal, jantung, paru-paru, hati dan kanker.


    Selain itu, calon jemaah yang didiagnosa dengan demensia atau penyakit menular seperti tuberkulosis dan batuk rejan dilarang untuk berhaji. Saudi juga melarang anak-anak di bawah usia 12 tahun dan wanita hamil untuk berhaji.

    Perlu dipahami, aturan pelarangan jemaah risti ini dilakukan sebagai langkah mencerminkan komitmen Arab Saudi untuk memastikan kesejahteraan jemaah selama haji.

    2. Kewajiban Vaksinasi bagi Jemaah

    Jemaah haji 2025 juga diwajibkan melakukan vaksinasi sebagai salah satu aturan kesehatan. Vaksinasi ini mencakup imunisasi meningitis, COVID-19, influenza musiman, dan polio.

    3. Larangan Kegiatan Berpolitik atau Sektarian

    Aturan lainnya yang harus dipatuhi jemaah haji 2025 adalah larangan berpolitik. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengeluarkan peringatan keras bagi jemaah yang menyalahgunakan haji sebagai tujuan politik atau sektarian.

    Kementerian melarang segala sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan publik atau hukum serta ketertiban.

    4. Aturan Baru bagi Kantor Haji Asing

    Kantor haji asing diminta mematuhi kebijakan larangan berpolitik atau sektarian demi ketertiban umum serta keselamatan jemaah. Kementerian menetapkan pedoman ketat dalam pengoperasian kantor haji asing.

    Kantor-kantor tersebut harus memastikan jemaah haji mereka mematuhi peraturan dari Saudi. Kementerian menekankan pelanggaran sekecil apapun bisa mengakibatkan deportasi staf kantor atau tindakan hukum lainnya.

    Mengutip laman Independent Newspapers Limited, peraturan baru mengenai kantor haji asing atau internasional ini harus dipatuhi. Mereka memiliki tanggung jawab atas jemaah dari negara masing-masing.

    “Peraturan tersebut mengamanatkan bahwa kantor harus memasukkan data jamaah ke dalam sistem elektronik sebelum kedatangan mereka dan memastikan bahwa jamaah tidak membawa materi politik atau terlibat dalam kegiatan yang mengganggu.” tulis media Independent Newspaper Limited.

    Selain itu, kantor haji harus mencegah penggunaan akomodasi dan transportasi yang tidak sah. Kementerian menekankan komitmennya untuk mencegah eksploitasi haji untuk agenda politik atau sektarian dan akan menindak tegas siapapun yang melakukan pelanggaran.

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com