Tag: penyakit

  • 15 Tanaman Aquascape yang Mudah Dirawat, Cocok untuk Pemula!


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat akuarium ikan dengan taman indah di dalamnya? Nah, itu disebut aquascape. Aquascape bisa dibilang seni mempercantik akuarium atau media serupa dengan komponen seperti tanaman hias.

    Pemilik akuarium tidak sebatas memelihara ikan saja tetapi juga memperhatikan ekosistemnya. Tanaman hias dan objek lain diatur sedemikian rupa agar tercipta tampilan estetis yang sekaligus mirip dengan habitat asli ikan. Tak jarang aquascape dijadikan interior rumah karena penampilannya yang sedap dipandang mata.

    Untuk komponen tanaman hias di aquascape, kira-kira jenis apa saja ya yang biasa digunakan?


    Tanaman Aquascape yang Mudah Dirawat

    Selain menambah unsur keindahan akuarium, tanaman hias yang disusun berguna untuk menjaga kualitas air dan memberi tempat berlindung bagi ikan dan hewan lain di dalamnya. Dilansir Tropica Aquarium Plants A/S, berikut beberapa jenis tanaman aquascape yang mudah perawatannya:

    1. Anubias nana

    Anubias termasuk tanaman aquascape yang paling populer, terlebih varietas nana. Tanaman asal Kamerun ini dapat tumbuh subur di atas batu atau kayu. Jika ditanam di dasar, rimpangnya tidak boleh ditutup karena cenderung membusuk.

    Anubias nana bisa tumbuh mencapai 5-10 cm. Pertumbuhannya agak lambat tapi daunnya bisa tahan cukup lama. Tanaman hias ini tidak akan dimakan oleh ikan herbivora.

    2. Cryptocoryne wendtii

    Cryptocoryne wendtii berdaun hijau dengan panjang mencapai 10-30 cm. Varietas berasal dari Sri Lanka satu ini akan tumbuh melebar jika diletakkan di dasar. Lebar rosetnya berkisar 8-15 cm. Cryptocoryne termasuk tanaman aquascape yang populer di kalangan pemula.

    3. Bacopa caroliniana

    Bacopa caroliniana dapat tumbuh setinggi 10-30 cm. Pertumbuhan tanaman ini lambat tetapi mudah diperbanyak dengan metode stek. Tunas yang dipotong akan cepat membentuk tanaman baru.

    Tanaman batang asal Amerika Utara ini cocok untuk pemula dalam aquascaping. Lantaran tidak membutuhkan perawatan khusus dan cukup berada di pencahayaan dan tingkat CO2 yang rendah.

    4. Bucephalandra pygmaea

    Di alam, Bucephalandra pygmaea tumbuh di bebatuan atau kayu di aliran sungai. Tanaman yang mudah tumbuh ini mempunyai daun berwarna hijau dengan tepi bergelombang. Lebar daun sekitar 2 cm dan panjangnya 5 cm. Bintik-bintik putih akan muncul pada daun yang tumbuh sempurna.

    Bucephalandra pygmaea lebih suka tingkat cahaya yang rendah. Batang dan rimpangnya tidak boleh ditutupi saat ditanam karena bisa menyebabkan tanaman membusuk dan mati.

    5. Anubias coin leaf

    Sesuai namanya, kultivar anubias barteri satu ini mempunyai daun yang berbentuk agak bulat dengan diameter 4-6 cm. Warnanya hijau pekat yang cerah dan pertumbuhannya merambat tapi cenderung lambat.

    Anubias coin leaf mudah tumbuh di pencahayaan yang relatif rendah. Tanaman ini bisa diletakkan di atas batu atau kayu dalam akuarium. Tingginya dapat mencapai 5-15 cm dan tidak memerlukan tingkat CO2 yang tinggi.

    6. Java moss

    Taxiphyllum barbieri atau dikenal java moss tidak membutuhkan banyak cahaya untuk hidup. Lumut ini dapat setebal 3.010 cm dan mampu tumbuh di permukaan apa pun. Sangat ideal untuk menghiasi batu, akar pohon, atau tempat persembunyian ikan-ikan di aquascape.

    Untuk menanamnya, ikat java moss dengan tali hingga lumut ini melekat pada dekorasi. Jika pertumbuhannya terlalu lebat maka dapat dipangkas dengan gunting.

    7. Cryptocoryne tropica

    Cryptocoryne varietas satu ini memiliki daun berwarna gelap dan bergerigi. Ukuran daunnya sekitar 10-20 cm dengan roset selebar 10-20 cm. Apabila ditanam di tempat terbuka, daunnya akan tergeletak melebar di dasar. Tanaman ini menyukai akuarium dengan tingkat CO2 rendah dan cahaya redup.

    8. Helanthium tenellum

    Helanthium tenellum sebelumnya bernama Echinodorus tenellus. Tanaman ini mudah tumbuh membentuk bak hamparan rumput setinggi 5-10 cm bila cahayanya bagus. Meski begitu, tingkat pencahayaan tanaman rosulat ini cukup rendah saja.

    9. Anubias caladiifolia

    Anubias caladiifolia dikembangkan di Australia. Meski pertumbuhannya lambat, tanaman ini dapat tumbuh subur membentuk sekelompok besar anubias. Batang kecilnya bisa menjalar setinggi 50 cm dan daunnya bisa awet sampai tahunan.

    Anubias varietas satu ini hanya memerlukan pencahayaan redup dan tingkat CO2 yang rendah. Tanaman ini cukup ditempel di potongan kayu dan batu untuk tumbuh

    10. Egeria densa

    Egeria densa cocok untuk pemula di aquascaping. Tanaman ini tumbuh cepat dengan batang setinggi 40-100 cm dan lebarnya 2-4 cm saja. Laju pertumbuhan bergantung pada cahaya dan nutrisi yang didapatkannya.

    Pertumbuhan Egeria densa juga tidak berhenti meski dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Hanya saja warna daunnya berubah menjadi terang dan sulurnya menipis. Tanaman ini bantu menciptakan keseimbangan di akuarium sedari awal dan mencegah alga.

    11. Bucephalandra kedagang

    Kedagang dari famili Bucephalandra berasal dari Kalimantan. Tanaman ini memiliki ciri khas daun panjang berwarna hijau tua dengan bintik-bintik putih. Panjang daunnya bisa mencapai 6 cm dengan lebar 1-2 cm.

    Saat terendam air, warna biru metalik dapat muncul pada daunnya. Bucephalandra kedagang tidak lebih menyukai tingkat cahaya dan CO2 yang rendah.

    12. Hottonia palustris

    Hottonia palustris mudah ditanam dan dapat tumbuh rapat serta lebat. Tinggi setiap batangnya bisa mencapai 10-30 cm. Warnanya yang hijau cerah dan pertumbuhan tanaman ini yang membentuk kelompok rapat, menciptakan kontras yang menawan di taman aquascape.

    13. Anubias petite

    Anubias petite memiliki tinggi kurang dari 5 cm dengan daun berukuran kecil dan rimpang sepanjang 5-10 cm. Rimpangnya ini akan bercabang dengan baik dan menumbuhkan banyak daun.

    Varietas yang muncul di Singapura ini ideal ditanam di atas potongan kayu dan batu. Sama seperti anubias lain, tanaman ini perlu diikat terlebih dahulu dengan tali sampai bisa menempel sendiri. Anubias petite tidak membutuhkan intensitas cahaya yang tinggi.

    14. Spiky moss

    Tanaman spiky moss dapat tumbuh setinggi 2-10 cm. Pertumbuhannya cepat pada intensitas cahaya sangat rendah. Lumut berasal dari Asia ini timbul paling baik di permukaan vertikal tempat tunas bercabang terlihat. Tanaman akan berbentuk bak karpet indah jika ditanam di selipan substrat bawah dengan celah kecil.

    15. Java fern

    Microsorum pteropus atau dikenal java vern atau pakis Jawa bisa tumbuh 15-30 cm. Idealnya tanaman ini tumbuh di atas komponen batu atau kayu di dalam akuarium. Perlu diikat terlebih dahulu dengan tali dan dilepas jika sudah kuat berdiri sendiri.

    Java fern mudah diperbanyak cukup dengan membelah rimpang secara horizontal. Tanaman ini juga tahan hidup di berbagai kondisi. Bintik-bintik hitam di bawah daun adalah sporangia dan bukan tanda-tanda penyakit.

    Nah, itu tadi sejumlah jenis tanaman aquascape yang mudah dirawat dan cocok untuk pemula. Jadi, kamu tertarik dengan tanaman yang mana nih?

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Usir Tikus Cuma Pakai Bawang Merah Dijamin Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Hal yang menjengkelkan di rumah adalah hadirnya tikus bak tamu tak diundang. Tikus yang berkeliaran di rumah tak hanya bikin rumah jadi tak bersih karena sering buang kotoran sembarangan, tapi juga jadi sumber penyakit.

    Ada banyak cara untuk mengusir tikus tanpa ribet. Salah satunya adalah dengan menggunakan bawang merah. Ya, tak butuh perangkap, mengusir tikus bisa pakai bawang merah.

    Alasannya, tikus dipercaya tak menyukai aroma bawang merah yang menyengat. Alhasil, tikus akan pergi dan nggak balik lagi.


    Begini caranya.

    Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

    1. Siapkan beberapa siung bawang merah

    2. Kupas kulit dan potong bawang merah menggunakan pisau,

    3. Lalu, letakkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau tikus seperti lubang, dan lain sebagainya

    4. Biarkan selama beberapa hari

    5. Apabila sudah layu, ganti dengan potongan bawang merah yang baru

    Dengan begitu, bawang merah akan bekerja membasmi tikus yang ada di rumah.

    Cara Mencegah Tikus Kembali lagi

    Agar selanjutnya tidak didatangi oleh tikus, kamu wajib melakukan hal ini:

    1. Simpan persediaan makanan di dalam wadah dengan tutup yang terbuat dari kaca atau bahan metalik

    2. Jika ditemukan adanya lubang bekas gigitan tikus segera perbaiki

    3. Jangan biarkan barang-barang menumpuk

    4. Pasang jaring kawat pada lubang ventilasi agar tak menjadi pintu masuk tikus

    5. Gunakan tempat sampah yang punya penutup

    6. Pastikan pintu tidak memiliki celah yang bisa menjadi pintu masuk dan keluar tikus

    7. Apabila ada pipa yang rusak dan berlubang, segera perbaiki

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek dan Basmi! Ini 6 Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah hewan yang bisa ditemukan di mana saja baik di dalam maupun di luar rumah. Bahkan kedatangannya tidak menentu, terkadang rumah sama sekali tidak diganggu nyamuk, ada suatu waktu nyamuk banyak sekali di rumah. Maka dari itu, minimal kita harus tau tempat-tempat apa saja yang disukai oleh nyamuk agar di waktu apa pun, nyamuk tidak bisa datang lagi ke rumah.

    Sebelum itu, kamu harus mengetahui dahulu apa yang disukai nyamuk untuk tempat tinggalnya. Nyamuk adalah hewan yang menyukai genangan air. Di sana, dia bisa berkembang biak dengan baik. Maka dari itu, saat marak terjangkit penyakit DBD, salah satu pencegahannya adalah dengan menutup genangan.

    Lalu, nyamuk mudah mendeteksi berbagai senyawa, salah satunya karbondioksida, maka dari itu, dia suka menghampiri manusia dan berada di halaman rumah.


    “Karbon dioksida adalah sinyal terbaik bagi hewan berdarah panas, dan mereka dapat merasakannya dari jarak hingga 9 meter, jarak yang cukup jauh,” kata Peneliti Universitas Washington, Jeff Riffell seperti yang dikutip dari The Christian Science Monitor.

    “Dan kemudian mereka mulai menggunakan penglihatan dan bau badan lainnya untuk membedakan apakah kita anjing, rusa, sapi, atau manusia. Mungkin itulah cara mereka membeda-bedakan calon inang darah,” lanjutnya.

    Lantas, tempat-tempat mana saja yang sering jadi tempat persembunyian nyamuk? Melansir dari berbagai sumber pada Jumat (23/8/2024), berikut di antaranya.

    1. Genangan Air

    Menurut USA Today, seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk sangat menyukai genangan air karena dijadikan sebagai tempat berkembang biak. Genangan air ini tidak hanya di tanah atau lantai yang cekung. Nyamuk juga bisa memanfaatkan sisa air di bawah pot, air yang menggenang di benda yang tahan air, dan ember di rumah.

    Maka dari itu, usahakan tidak ada air yang bersisa di ember atau wadah yang letaknya di luar ruangan atau ruang terbuka.

    2. Tumpukan Barang dan Area yang Gelap

    Di rumah pasti ada sudut rumah digunakan untuk menyimpan barang yang tidak terpakai. Sudut ini juga biasanya jarang dibersihkan karena jarang dilalui atau tertutup. Ternyata area seperti ini penuh dengan barang adalah tempat yang disukai oleh nyamuk.

    3. Bagian Bawah Sudut Dinding

    Dikutip dari Best Life, penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal PNAS Nexus menemukan bahwa menyemprot bagian bawah dinding dengan insektisida dapat membasmih nyamuk di rumah. Hal ini dikarenakan adanya panas, sementara lebih suka tinggal di tempat yang lebih dingin.

    4. Dapur

    Selain halaman depan dan kamar mandi, dapur adalah tempat yang juga bisa banyak genangan karena ada wastafel.

    5. Dekat Tanaman

    Tanaman dalam ruangan yang terlalu banyak air dapat menarik nyamuk, terutama di dekat jendela yang terbuka. Coba selalu cek bagian bawah pot apakah ada genangan air atau tidak, selain itu cek juga kondisi tanah terlalu berair atau tidak.

    6. Kamar Mandi

    Salah satu sumber air di rumah, kamar mandi merupakan tempat yang disukai oleh nyamuk untuk bersembunyi.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Dinding yang Bikin Nyamuk Tak Mau Datang


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk terkadang membuat siapa pun tidak nyaman karena hewan satu ini bisa menimbulkan gatal di kulit dan suara bising di dekat telinga. Selain itu, beberapa spesies nyamuk juga dapat menularkan penyakit berbahaya seperti malaria dan demam berdarah. Kamu tidak perlu khawatir, sebenarnya ada cara sederhana agar nyamuk tidak datang ke rumah yakni memakai warna yang dibenci nyamuk.

    Menurut Hyperallergic, sebuah studi baru melaporkan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meskipun begitu, tetap tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Biru

    Sama seperti reaksi pada warna putih, warna biru tua, warna biru yang lebih terang yang memantulkan lebih banyak panas dan cahaya, tidak disukai nyamuk. Kamu bisa menggunakan biru pada dinding untuk mengurangi nyamuk bersarang di rumah.

    4. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada biru, hijau, atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    Warna yang Dapat Menarik Banyak Nyamuk

    Untuk warna-warna yang dapat menarik kehadiran nyamuk di antaranya merah, oranye, hitam, dan cyan atau warna yang mirip dengan kulit telur asin. Hal ini dikarenakan warna-warna tersebut menimbulkan gambaran visual dan gelombang yang panjang. Mereka terbang lebih cepat dan tinggal lebih lama di sekitar warna tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Simak! 5 Tanaman Ini Bisa Usir Lalat dari Rumah


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Kehadirannya membuat resah penghuni rumah karena bisa menyebarkan penyakit.

    Lalat kerap hinggap di sembarang tempat sehingga memungkinkan untuk membawa bakteri yang menyebabkan berbagai penyakit. Belum lagi kalau mereka bertelur dan meninggalkan larva di makanan yang dihinggapinya.

    Maka dari itu, perlu mengusir atau membasmi lalat yang ada di rumah. Selain menggunakan insektisida, kamu juga bisa mengusir lalat dengan bahan alami.


    Dilansir dari The Spruce, Senin (26/8/2024), berikut ini beberapa tanaman yang bisa mengusir lalat atau bahkan membasminya dari rumah.

    Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Lavender disebut dapat mengusir lalat dari rumah. Hal itu karena lalat tidak menyukai aromanya. Selain lalat, lavender juga bisa mengusir nyamuk dan ngengat.

    Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

    Tanaman ini memang disukai dan aman untuk kucing. Di sisi lain, tanaman ini juga bisa mengusir lalat. Aroma dan minyak yang dihasilkan oleh catnip bisa mengusir serangga, termasuk lalat.

    Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldVibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers Field Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Bunga Marigold tidak hanya cantik dan cerah tetapi juga bisa mengusir serangga dari rumah, tak terkecuali lalat. Senyawa pyrethrum yang ada di Marigold kerap digunakan sebagai pengusir serangga.

    Venus

    Detailed image of Venus flytrap (Dionaea muscipula). When an insect or spider enters the trap, the trap closes.Detailed image of Venus flytrap (Dionaea muscipula). When an insect or spider enters the trap, the trap closes. Foto: Getty Images/iStockphoto/Meindert van der Haven

    Tanaman venus merupakan salah satu tanaman pemakan serangga. Dilansir dari Healthline, saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman Venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

    Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Tanaman ini kerap dipakai sebagai salah satu bahan masakan. Namun, siapa sangka tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengusir lalat. Aromanya yang segar memang disukai manusia, namun tidak disukai oleh lalat sehingga tanaman ini cocok untuk diletakkan di rumah.

    Itulah beberapa tanaman di rumah yang bisa mengusir lalat. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Aroma yang Ampuh Usir Tikus, Bisa Pakai Kopi Biar Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Tikus adalah hama yang bisa mengotori dan membawa penyakit ke rumah. Kalau kamu melihat ada tikus berkeliaran di rumah, segera usir biar sebelum menimbulkan masalah.

    Perlu kamu tahu, tikus memiliki indera penciuman yang tajam, sehingga bisa memanfaatkan untuk mengusirnya. Nah, ada beberapa bahan-bahan dapur yang bisa kamu gunakan untuk mengusir tikus.

    Dikutip dari detikFood, Selasa (27/8/2024), beberapa bahan dapur bisa mengeluarkan aroma yang dapat mengusir tikus di rumah. Yuk, simak apa saja aroma yang dibenci tikus berikut ini.


    Aroma buat Usir Tikus

    1. Merica Bubuk

    Merica bubuk memiliki aroma menyengat yang bisa menghasilkan sensasi pedas jika terhirup. Aroma ini ternyata tidak disukai oleh tikus, lho.

    Merica juga memiliki tekstur bubuk yang halus sehingga mudah digunakan. Kamu hanya perlu menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang biasa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Rumah yang bersih tentu tidak nyaman untuk disambangi tikus.

    2. Bubuk Kopi

    Kopi punya manfaat untuk mengusir tikus karena aromanya yang tajam. Aroma kopi juga tidak disukai tikus sehingga mereka pasti menghindari area yang ditaburi kopi.

    Gunakan kopi hitam, jangan menggunakan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut. Cara penggunaannya juga mudah, taburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan cara ini berulang sampai tikus benar-benar pergi.

    3. Bawang Putih

    Aroma bawang putih yang menyengat juga bisa diandalkan untuk mengusir tikus. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih.

    Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    4. Teh Celup Bekas

    Habis ngeteh jangan langsung buang kantungnya, kamu bisa mengandalkan teh bekas ini untuk mengusir tikus. Ambil teh celup bekas, pastikan masih dalam keadaan lembab.

    Letakkan teh celup bekas ini di sudut ruangan, kamu bisa menggunakan beberapa kantung teh sekaligus. Tikus tidak suka dengan aroma teh bekas ini. Jadi mereka akan kabur menghindar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas, Ini 5 Risiko Kalau Nggak Segera Atasi Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air mampet biasanya terjadi karena ada benda yang tersumbat di dalamnya. Apabila sudah terjadi, segera perbaiki sebelum muncul masalah baru lainnya.

    Sebab, saluran air yang mampet tak hanya menimbulkan genangan air, tetapi lama-lama bisa merusak rumah dan mengganggu kesehatan lho!

    Berikut ini membiarkan saluran air mampet yang dilansir dari Amazing Architecture, Kamis (29/8/2024).


    Risiko Akibat Saluran Air Mampet

    1. Menimbulkan Bau Tak Sedap

    Air dan limbah yang menumpuk di dalam saluran pembuangan yang tersumbat dapat mulai menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau tak sedap ini bisa menyebar ke seluruh rumah membuat keluarga akan mengalami sakit kepala dan mual.

    Untuk menghentikan bau tak sedap, kamu harus segera menghilangkan semua kotoran yang menyumbat dari saluran pembuangan kamu.

    2. Air yang Terkontaminasi

    Selain air, limbah bisa juga menyumbat saluran pembuangan. Jika sudah tersumbat, maka air di dalamnya tidak bisa mengalir. Jika hal ini terjadi, air akan menjadi kotor dan terkontaminasi oleh limbah. Hal ini akan menyebabkan penyebaran kuman dan penyakit di antara kamu dan keluarga.

    Air yang terkontaminasi tentunya tidak bisa digunakan untuk mencuci, mandi, atau minum karena dapat menyebabkan diare, iritasi kulit dan gangguan penyakit lainnya.

    3. Mengganggu Kesehatan

    Ketika saluran air mampet dapat membuat bakteri cepat berkembang. Hal ini terjadi karena limbah dan air mengalir akan kembali lagi ke bak cuci setiap kali saluran air tersumbat.

    Dengan limbah dan air yang mengalir kembali ke wastafel, kamu bisa tertular penyakit dari bakteri dan virus. Jika kamu terkena air yang terkontaminasi ini, dapat menyebabkan peradangan dan iritasi kulit. Untuk melindungi kesehatan kamu dan keluarga, kamu harus membersihkan saluran air.

    4. Menyebabkan Kebocoran

    Jika terlalu banyak volume air di dalam saluran yang tersumbat, hal ini akan menyebabkan tekanan di dalam pipa meningkat. Tekanan di dalam pipa yang terus meningkat akan menyebabkan pipa pecah dan bocor.

    Jika pipa bocor, akan ada noda air yang ditinggalkan oleh air rembesan pada dinding dan lantai. Jika kebocoran nggak terdeteksi kamu atau anggota keluargamu bisa terpeleset oleh bekas air kebocoran.

    5. Merusak Struktur Rumah

    Saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan pondasi rumah kamu terendam oleh air. Jika dibiarkan akan menghancurkan struktur bahkan dapat membuat rumah kamu tergenang banjir. Tapi kamu nggak usah khawatir pondasi rumah kamu dirancang dengan baik.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Ampuh Usir Semut di Rumah dengan Bahan Alami, Dijamin Hilang!


    Jakarta

    Serangga seperti semut umum ditemukan di rumah. Ketika berkerumun dalam jumlah banyak saat menemukan makanan, koloni semut membuat penghuni rumah risih dan menjadikan hunian tampak kotor.

    Bahkan terdapat spesies semut yang dapat membawa bakteri sehingga berpotensi menyebarkan penyakit atau infeksi. Sebab itu, penghuni rumah ingin menyingkirkannya dari sekitar rumah.

    Meski keberadaannya di rumah sulit untuk benar-benar dihilangkan, setidaknya semut tidak mengganggu dan membuat jengkel penghuni hunian. Lantas, bagaimana cara mengusir semut di rumah?


    10 Cara Usir Semut dengan Bahan Alami

    Terdapat sejumlah bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi semut di rumah. Dilansir The Spruce dan Better Homes & Gardens, berikut sederet cara alami mengusir semut di rumah dan mencegahnya untuk kembali:

    1. Bersihkan Sisa Makanan

    Semut tertarik dengan makanan, terutama yang manis dan bertepung. Karena itu, cara terbaik untuk mengusir semut adalah dengan memastikan sumber makanan pengundang hama kecil itu tidak ada.

    Jika memiliki makanan, simpan dalam wadah atau kantong plastik yang tertutup rapat. Selanjutnya, masukkan ke dalam kulkas atau tempat yang aman dari semut.

    Setelah makan atau ngemil, segera bersihkan remah-remah yang mungkin jatuh dan tersebar di area makan, sofa, atau tempat lainnya. Sebaiknya juga cuci semua piring, peralatan makan, dan bersihkan area dapur secara keseluruhan setelah selesai masak.

    Selain itu, jangan lupa rutin buang tumpukan sampah di dalam rumah ke tempat pembuangan di halaman luar. Dengan begitu, sampah sisa makanan tidak menarik perhatian koloni semut untuk datang.

    2. Sebarkan Ampas Kopi

    Kalau kamu rutin minum kopi hitam pahit setiap hari, jangan buang ampasnya. Lebih baik taburkan ampas atau bubuk kopi di sekitar area yang sering banyak semut. Hal ini karena semut tidak suka bau kopi dan akan menjauhi area tempat bubuk itu diletakkan.

    Metode ini ampuh untuk mengusir semut sementara. Karena itu, ampas kopi bisa ditaburkan kembali jika telah mengering dan aromanya menghilang.

    3. Taburkan Bubuk Lada atau Cabai

    Bumbu dapur seperti lada dan cabai bubuk bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan koloni semut di rumah. Aroma kuat yang dimiliki kedua bahan tersebut mampu mengganggu dan mencegah semut datang kembali.

    Detikers dapat menaburkan lada atau cabai bubuk di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Cara lainnya dengan membuat larutan air dan bubuk lada atau cabai. Setelahnya, semprotkan larutan tersebut ke koloni semut.

    4. Letakkan Kayu Manis

    Menurut penelitian, kayu manis mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir semut. Senyawa ini memberi aroma kuat pada kayu manis yang tidak disukai hama kecil itu.

    Kamu bisa meletakkan batang kayu manis utuh di lokasi tempat semut biasa berkumpul. Namun jika hanya punya bubuk kayu manis, itu juga bisa disebarkan di area tersebut.

    5. Taburkan Tepung Maizena

    Tepung maizena bisa digunakan untuk menghilangkan semut di rumah. Caranya dengan menaburkannya ke kawanan semut lalu tambahkan air ke atasnya. Nantinya tepung akan mengental dan semut-semut akan terperangkap. Setelah itu, barulah detikers bisa membersihkannya.

    6. Semprotkan Air Cengkeh

    Cengkeh seperti bumbu dapur lain yang punya aroma kuat untuk mengusir semut. Kamu dapat menyebarkan beberapa cengkeh utuh ke area berkumpulnya semut.

    Selain itu, bahan alami ini dapat dibuat larutan untuk membasmi semut. Caranya dengan mencampurkan sejumlah cengkeh utuh ke dalam air hangat. Setelah mendingin, larutan yang tercipta bisa disemprotkan ke lokasi yang sering dilalui semut.

    7. Sebarkan Kulit Jeruk

    Usai makan jeruk atau lemon, kulitnya jangan langsung dibuang. Kulit kedua buah itu bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan koloni semut di rumah.

    Kulit jeruk dan lemon mengandung senyawa d-limonene yang bertanggung jawab atas aroma khas buah tersebut. Dengan meletakkan kulit jeruk di area semut berkumpul, jejak atau bau sisa makan yang menarik perhatian mereka akan tertutupi. Dengan begitu, kawanan hama kecil itu akan pergi dan tak datang kembali.

    8. Taburkan Soda Kue dan Gula Bubuk

    Soda kue dapat dikombinasikan dengan gula bubuk untuk mengusir semut. Campuran keduanya kemudian bisa ditaburkan ke kawanan semut.

    Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk dan berusaha mengumpulkannya. Namun, asam dalam soda kue akan mengendap di tubuh mereka dan menyebabkan semut mati dalam hitungan menit saja.

    9. Semprotkan Larutan Cuka

    Larutan cuka dapat digunakan sebagai pembasmi semut. Lantaran hama kecil itu diketahui tidak suka dengan bau cuka. Selain itu, larutan tersebut juga akan menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut untuk memberikan sinyal kepada koloninya.

    Cuka dapat dicampurkan dengan air dan dimasukkan ke dalam botol semprot. Kamu bisa menyemprotkan larutan ini di mana pun kawanan semut terlihat maupun titik masuk serangga itu ke rumah.

    10. Sebarkan Bedak Bayi

    Bedak bayi bisa disebarkan untuk mengusir semut lho. Caranya dengan menyebarkan bedak di tiap titik masuk serangga itu ke rumah.

    Aroma bedak bayi sudah cukup kuat untuk mengganggu semut. Di samping itu, bahan utama bedak yaitu talc dapat membuat hama kecil itu lemas jika ditaburkan ke tubuhnya. Talc akan meresap ke tubuh semut melalui lubang pernapasannya dan menyebabkan mereka mati.

    Nah, itu tadi sejumlah cara ampuh mengusir semut di rumah dan mencegah mereka untuk datang kembali. Jadi, jangan lupa praktikkan sederet cara di atas ya!

    (row/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Kecoa di Rumah



    Jakarta

    Kecoa merupakan salah satu hewan yang tidak disukai penghuni rumah. Selain bisa membawa penyakit, adanya kecoa juga bisa jadi pertanda rumah kamu kotor.

    Kecoa biasanya tidak langsung masuk ke rumah begitu saja. Mungkin saja kecoa memiliki ‘sarang’ di rumah kamu

    Di mana tempat persembunyian kecoa?


    Kecoa biasanya akan bersembunyi di tempat yang terdapat bahan makanan dan minum. Tempat-tempat yang lembab, seperti kamar mandi, tempat cucian, hingga tempat yang gelap dan redup juga menjadi favorit kecoa.

    Dilansir dari repository UM Surabaya, kecoa biasanya bersembunyi pada malam hari. Tempat yang biasa menjadi tempat persembunyian nya ada di sela-sela dinding, lemari, kamar mandi, selokan, bahkan alat elektronik.

    Sementara itu, dilansir dari Pest World, kecoa bisa saja bersembunyi di dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Bagian-bagian dapur yang biasanya menjadi tempat persembunyian adalah alat elektronik seperti di balik kulkas, oven, microwave, hingga tempat sampah.

    Di ruang keluarga, biasanya kecoa bersembunyi di balik jam, bingkai foto, dan di bawah perabotan. Lalu, untuk di kamar mandi biasanya mereka bersembunyi di wastafel, pipa, tempat drainase, toilet, bahkan di bawah keramik.

    Cara Mencegah Kecoa Bersembunyi di Rumah

    – Buang sampah secara teratur di tempat tertutup, jangan sampai berceceran
    – Jaga kebersihan dapur dengan mengelap meja dapur dan menyuapi lantai untuk menghilangkan sisa remah-remah makanan
    – Simpan makanan di tempat tertutup
    – Rutin periksa bagian bawah wastafel untuk mencari area yang lembab dan perbaiki pipa yang bocor
    – Jika ada ‘serangan’ kecoa dan tidak bisa dikendalikan, segera hubungi profesional

    Itulah tempat-tempat persembunyian kecoa yang ada di rumah. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan rumah ya detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 4 Lokasi Ini Saat Beli Rumah, Lengkap dengan Alasannya


    Jakarta

    Saat membeli rumah, hal yang paling utama harus diperhatikan adalah lokasi. Lokasi rumah harus membuat kita nyaman dan betah, bila rumah itu untuk ditinggali.

    Sama halnya bila mau dijadikan investasi. Lokasi juga bisa menentukan nilai jual rumah itu di kemudian hari. Oleh karena itu, beli rumah jangan terburu-buru. Pikirkan yang matang, apalagi soal lokasi.

    Lokasi rumah yang umumnya dijual pengembang adalah strategis. Dekat dengan sejumlah fasilitas umum penting seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sarana olah raga dan lainnya. Selain strategis dan nyaman, lokasi rumah juga harus membuat si penghuni merasa aman.


    Ada beberapa lokasi rumah yang disarankan dihindari untuk ditinggali. Berikut daftar 4 lokasi yang harus dihindari saat beli rumah.

    1. Rumah Dekat Bandara

    Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in BarcelonaBandara/Getty Images

    Beli rumah di dekat bandara secara akses memang menguntungkan, karena saat kita mau bepergian menggunakan pesawat terbang, kita tak perlu repot menuju bandara dengan jarak dan waktu tempuh yang jauh. Namun, poin minusnya, rumah di dekat bandara itu berisik. Suara pesawat yang hilir mudik mengeluarkan suara bising yang memekakkan telinga.

    Bayangkan saat mau tidur kamu masih mendengar suara mesin pesawat yang baru take off atau akan landing. Atau saat mengobrol dengan keluarga terganggu suara pesawat yang berada di atas kepala kita.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh Imperial College London bahkan menganalisa pasien rumah sakit yang terkena penyakit kardiovaskular adalah mereka yang tinggal di bawah jalur pesawat Bandara Heathrow. London.

    Analisis itu menemukan ada risiko tambahan penyakit jantung untuk mereka yang mendengar suara bising mesin pesawat yang terbang di malam hari. Pria di atas umur 65 tahun paling banyak mengalami hal ini.

    2. Rumah di Pinggir Jalan Raya

    Jalan MH Thamrin Kota Tangerang arah Serpong Utara Tangsel terpantau macet siang ini. Kepadatan disebabkan volume lalin dan traffic light.Jalan MH Thamrin Kota Tangerang arah Serpong Utara Tangsel terpantau macet siang ini. Kepadatan disebabkan volume lalin dan traffic light. Foto: Andhika Prasetia

    Properti di pinggir jalan raya akan menguntungkan bila dijadikan toko atau tempat komersial. Tapi kalau untuk rumah tinggal, pikir-pikir lagi deh. Suara kendaraan yang hilir mudik apalagi di tengah jam-jam sibuk bikin suasana tenang di rumah berubah jadi tak nyaman. Belum lagi, debu dan polusi yang dihasilkan dari asap kendaraan juga akan berdampak buruk pada kesehatan.

    Bila punya anak-anak, risiko punya rumah di pinggir jalan raya pun bertambah. Pastikan selalu mengunci pagar agar anak kita tak keluar rumah sendiri saat banyak kendaraan melintas.

    3. Rumah Dekat Rel Kereta Api

    Rumah di Pinggir Rel Pinggir Rel Gunung AntangRumah di Pinggir Rel Pinggir Rel Gunung Antang Foto: Fajar Yogaswara

    Alasan menghindari beli rumah di dekat rel kereta api sama halnya dengan dua poin sebelumnya. Alasan utamanya adalah soal kenyamanan dan faktor risiko kecelakaan.

    Bila punya rumah di samping rel kereta api, siap-siap hari-hari kamu diwarnai suara bising dari kereta lewat. Selalu hati-hati juga saat tinggal di rumah samping rel kereta api, karena risiko kecelakaan lebih besar.

    4. Rumah Dekat SUTET

    Sejumlah pekerja  menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (14/12).Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (14/12). Foto: Pradita Utama

    Lokasi lain yang dihindari untuk punya rumah adalah dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET). Keberadaan SUTET ini tidak dipungkiri, akan menimbulkan suatu radiasi, yaitu radiasi medan magnet dan medan listrik. Medan listrik dan medan magnet termasuk kelompok radiasi non-pengion.

    Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Anies, M.Kes. PKK dari UNDIP, pada penduduk di bawah SUTET 500 Kv di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal (2004) menunjukkan bahwa besar risiko electrical sensitivity pada penduduk yang bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV adalah 5,8 kali lebih besar dibandingkan dengan penduduk yang tidak bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV.

    Secara umum dapat disimpulkan bahwa pajanan medan elektromagnetik yang berasal dari SUTET 500 kV berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pada penduduk, yaitu sekumpulan gejala : hipersensitivitas yang dikenal dengan electrical sensitivity berupa keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome). Hasil penemuan Anies menyimpulkan bahwa ketiga gejala tersebut dapat dialami sekaligus oleh seseorang, sehingga penemuan baru ini diwacanakan sebagai “Trias Anies”.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com