Tag: penyebab keramik lantai

  • Keramik Lantai Meledak Sampai Terangkat? Ini Penyebabnya Kata Kontraktor


    Jakarta

    Pernahkah melihat keramik lantai meledak alias terangkat sebagian? Kondisi lantai seperti itu memang menjengkelkan karena merusak estetika rumah serta berpotensi mencelakakan penghuninya.

    Kontraktor Wildan mengatakan ledakan pada keramik lantai biasa disebut cracking atau popping. Menurutnya, keramik lantai terangkat biasanya terjadi pada rumah-rumah tua yang berusia 20-30 tahun.

    Kalau sudah terangkat, pemilik perlu mengganti ubin itu dengan memasang yang baru. Bahkan, pemilik rumah yang perfectionist dapat memasang ulang keramik lantai untuk satu ruangan.


    Namun, apa yang menyebabkan keramik lantai meledak dan bagaimana cara cegahnya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Keramik Lantai Meledak

    Inilah beberapa faktor yang membuat lantai keramik meledak atau popping.

    1. Penurunan Lantai

    Wildan mengatakan salah satu penyebab popping lantai adalah penurunan atau pergeseran pada lantai atau tanah. Hal ini biasanya terjadi di lantai satu sebuah rumah.

    “Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar, karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti, Senin (7/7/2025).

    2. Hawa Panas dari Tanah

    Selain itu, ia menyebut lantai dapat terangkat karena hawa panas dari bawah tanah. Akibat hawa panas itu, terdapat indikasi gas alam yang keluar dari bawah tanah. Wildan menjelaskan gas tersebut berusaha keluar, sehingga menekan lantai hingga terbuka.

    3. Panas Semen yang Terperangkap

    Sementara lantai dua, ia menjelaskan popping dapat disebabkan oleh panas semen yang terperangkap. Adonan semen bersifat panas, jadi perlu diredakan dengan bantuan air.

    Caranya, Wildan menyarankan agar ubin keramik direndam selama 15 menit hingga 1 jam sebelum dipasang. Kemudian, pastikan permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai rumah.

    4. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

    Selain itu, Wildan mengatakan adukan mortar atau campuran untuk memasang ubin lantai harus memiliki komposisi yang tepat. Terdapat rasio komposisi adukan mortar yang harus diikuti.

    “Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” katanya.

    5. Keramik Tidak Berkualitas

    Keramik juga bisa terangkat karena tidak kuat menahan tekanan, sehingga sebagian terangkat ketika diinjak. Wildan menyarankan untuk menggunakan keramik yang berkualitas agar memiliki daya tekan yang sesuai standar.

    “Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

    Itulah beberapa penyebab keramik lantai meledak sampai terangkat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Lantai Keramik Bisa Meledak, Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Lantai keramik sewaktu-waktu bisa meledak alias terangkat atau pecah. Kondisi lantai seperti ini tentu akan merusak estetika rumah.

    Kontraktor Wildan mengatakan ubin lantai keramik dapat meledak atau popping sehingga tampak terangkat. Menurutnya, hal ini biasanya terjadi pada bangunan rumah yang sudah tua.

    Jika mengalami hal seperti ini, pemilik perlu mengganti ubin keramik rusak dengan yang baru. Bahkan, pemilik dapat sekalian memasang ulang seluruhnya ubin keramik di suatu ruangan.


    Namun, kenapa keramik lantai bisa meledak ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Keramik Lantai Meledak

    Inilah beberapa faktor yang menyebabkan lantai keramik meledak.

    1. Hawa Panas dari Tanah

    Lantai keramik bisa meledak karena gas alam atau hawa panas dari bawah tanah. Gas tersebut mendorong lantai hingga terbuka.

    2. Penurunan Lantai

    Popping lantai juga bisa disebabkan oleh penurunan atau pergeseran lantai atau tanah. Biasanya hal ini terjadi pada lantai di tingkat satu rumah.

    “Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    3. Panas Semen Terperangkap

    Selain itu, ubin keramik bisa meledak karena panas yang terperangkap dalam semen. Pada dasarnya, adonan semen bersifat panas.

    Untuk mencegah ledakan keramik, tukang bangunan perlu merendam ubin selama 15 menit sampai 1 jam sebelum dipasang. Lalu, pastikan permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai.

    4. Keramik Tidak Berkualitas

    Kualitas keramik yang kurang memadai juga dapat menjadi penyebab keramik meledak. Sebab, keramik tidak kuat menahan tekanan ketika ketiban beban berat. Oleh karena itu, pemilik disarankan menggunakan keramik berkualitas dengan daya tekan sesuai standar.

    “Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

    5. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

    Komposisi adukan mortar yang tidak sesuai bisa mempengaruhi kekuatan lantai. Campuran tersebut perlu mengikuti rasio yang dianjurkan buat memasang ubin lantai.

    “Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” ucapnya.

    Itulah beberapa hal yang membuat lantai keramik meledak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Ubin Lantai Bisa Meledak dan Terangkat Menurut Kontraktor


    Jakarta

    Ubin lantai suatu ketika bisa meledak sampai terangkat. Kerusakan ini membuat permukaan lantai tidak rata sehingga tidak nyaman buat dipijak maupun dipandang.

    Kontraktor dari Rebwild, Wildan, mengatakan ubin lantai yang terangkat karena meledak disebut dengan istilah ‘popping’. Kondisi tersebut umumnya terjadi pada bangunan rumah tua.

    Untuk mengatasinya, pemilik rumah dapat mengganti ubin yang rusak. Pemilik juga bisa mengganti seluruh ubin lantai sekaligus.


    Lantas, mengapa ubin lantai bisa meledak? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Keramik Lantai Meledak

    Inilah faktor-faktor yang bisa membuat ubin lantai meledak.

    1. Penurunan Lantai

    Penurunan atau pergeseran lantai atau tanah dapat menyebabkan lantai popping. Kejadian itu biasanya terjadi di lantai satu rumah bertingkat.

    “Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Hawa Panas dari Tanah

    Lalu, gas alam atau hawa panas dari bawah tanah juga bisa membuat ubin lantai meledak. Tekanan dari gas mendorong ubin hingga terangkat.

    3. Panas Semen Terperangkap

    Selain dari bawah tanah, hawa panas yang terperangkap pada semen bisa membuat lantai terangkat. Adonan semen memang bersifat panas.

    Sebagai langkah pencegahan, tukang bangunan bisa merendam ubin selama 15 menit hingga 1 jam sebelum pemasangan. Pastikan juga permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai.

    4. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

    Kemudian, ubin lantai meledak bisa disebabkan oleh kekuatan lantai. Komposisi adukan mortar yang tidak sesuai anjuran dapat mengurangi kekuatan lantai.

    “Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” ucapnya.

    5. Keramik Tidak Berkualitas

    Terakhir, ubin lantai meledak karena kualitas keramik kurang memadai. Ubin yang tak mampu menahan tekanan besar punya potensi untuk meledak. Nah, sebaiknya menggunakan ubin yang berkualitas dengan daya tekan sesuai standar.

    “Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

    Itulah sejumlah penyebab ubin lantai meledak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com