Tag: penyebab

  • Biang Kerok Rumah Selalu Terlihat Berantakan Meski Sudah Dirapikan



    Jakarta

    Terkadang kamu sering merasa frustasi karena rumah selalu terlihat berantakan, meskipun sudah berusaha untuk merapikannya. Banyak orang mengalami masalah ini, dan ada berbagai alasan yang mungkin menyebabkannya.

    Simak pembahasan berikut ini yang akan menjelajahi beberapa faktor utama yang membuat rumah tampak tidak teratur. Selain itu solusi praktis untuk mengatasi masalah tersebut.

    Piring di Wastafel

    Mengutip dari Real Simple, denah lantai terbuka semakin banyak diminati akhir-akhir ini. Namun, hal ini juga berarti bahwa dapur kamu yang berantakan akan terlihat oleh semua orang.


    Wastafel yang dipenuhi piring tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga bisa menimbulkan bau tidak sedap.

    Oleh karena itu, penting untuk segera menanganinya. “Dengan mencuci piring segera setelah digunakan, kamu bisa mencegah kekacauan,” ungkap seorang profesional organisasi dan pendiri layanan penataan OCD Ashley Stewart.

    Jika sulit untuk membersihkan piring sepanjang hari, pastikan untuk tidak meninggalkan piring di wastafel saat tidur.

    Mainan Berserakan

    Anak-anak dapat membuat tantangan tersendiri dalam menjaga rumah tetap rapi, tetapi bukan berarti hal itu tidak mungkin diatasi. “Salah satu solusi terbaik untuk mainan adalah dengan menyediakan keranjang dan tempat penyimpanan,” kata Stewart.

    Tidak semua orang memiliki waktu untuk merapikan setiap hari, tetapi setiap orang bisa meluangkan waktu untuk mengumpulkan mainan dan menyimpannya, termasuk anak-anak.

    Jika kamu mengajarkan anak-anak sejak dini untuk membersihkan setelah bermain, mereka akan belajar untuk menyimpan barang-barang mereka setelah digunakan.

    Belum Merapikan Tempat Tidur

    Kamar tidur kamu akan selalu tampak bersih dan teratur jika tempat tidur kamu dirapikan dengan baik. Proses ini hanya memerlukan waktu sekitar satu menit, tetapi dampaknya sangat signifikan.

    Tidak Memakai Keranjang Cucian

    Banyak orang pernah merasa bersalah karena mengenakan kaus selama beberapa jam, kemudian lupa menyimpannya dan meninggalkannya di kursi atau, yang lebih buruk, di lantai. Hal ini sering kali menyebabkan tumpukan pakaian yang berantakan.

    “Jika kamu tidak menggantung pakaian setelah menggunakannya atau memasukkannya ke dalam mesin cuci, kemungkinan besar kamu akan memiliki satu kursi di kamar kamu yang berfungsi sebagai tempat sampah untuk pakaian,” kata Stewart.

    Untuk mencegah kekacauan, para penyelenggara menyarankan agar kamu membiasakan diri untuk menyimpan pakaian di tempat yang tepat atau di keranjang setelah digunakan. Proses ini hanya memerlukan beberapa detik, tetapi dapat memberikan dampak yang signifikan.

    Benda Tidak Memiliki Wadah

    Lindsey Mahanna, seorang pengatur profesional dan pendiri Clutter to Clarity, menjelaskan bahwa ketika barang-barang tidak memiliki tempat yang jelas, mereka cenderung berakhir di lokasi yang acak, yang dapat menciptakan kekacauan di seluruh ruangan.

    Jika kamu meluangkan waktu untuk merapikan, penting untuk mengetahui di mana menyimpan barang-barang yang menumpuk di meja.

    Memiliki Terlalu Banyak Barang

    Baik kamu tinggal di apartemen studio maupun rumah mewah, kita semua memiliki ruang terbatas untuk menyimpan barang. Oleh karena itu, jika kamu memiliki terlalu banyak barang, penting untuk merapikannya secara rutin.

    Jika kamu memiliki lebih dari sekadar alasan untuk menyimpan barang tersebut, hal itu akan semakin menyulitkan proses merapikan. Buatlah jadwal untuk merapikan dan usahakan untuk mematuhi jadwal tersebut.

    Selain itu, sebaiknya pertimbangkan dengan matang apakah kamu benar-benar membutuhkan sesuatu sebelum membelinya.

    Tidak Ada Sistem yang Berlaku

    Shantae Duckworth, seorang pengatur profesional dan pendiri Shantaeize Your Space, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kekacauan di rumah adalah kurangnya sistem yang efektif.

    “Dengan menerapkan strategi pengorganisasian yang praktis, menetapkan rutinitas harian, dan secara teratur merapikan barang, kamu dapat membuat ruang kamu lebih teratur dan mencegahnya menjadi berantakan dengan cepat.”

    Oleh karena itu, jangan ragu untuk mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Biarkan anak-anak bertanggung jawab atas kebersihan kamar mereka. Rencanakan untuk menyortir dapur kamu setiap hari Rabu ketiga.

    Lakukan evaluasi pada kamar mandi kamu setiap bulan. Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk menyewa seorang pengatur profesional yang dapat membantu menemukan sistem yang paling mudah untuk dirawat oleh kamu dan keluarga.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada Musim Hujan, Ini 4 Tanda Dinding Rembes dan Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, sering ditemukan masalah pada bangunan, salah satunya adalah dinding rembes. Kebocoran pada bagian rumah seperti dinding rembes ini dapat merusak rumah.

    Penyebab dari dinding yang rembes bukan hanya air hujan yang masuk ke dalam retakan dinding, melainkan bisa dipicu adanya pipa air yang bocor, talang air yang rusak, water heater yang rusak, dan kebocoran pada bagian atap.

    Air hujan yang masuk ke dinding membuat tingkat kelembapannya meningkat dan memicu jamur tumbuh di permukaan dinding. Kamu bisa langsung mengetahui dinding rumah rembes atau tidak dengan melihat kondisi dinding di rumah. Dilansir Forbes Home, berikut beberapa tanda dinding di rumah mengalami rembes.


    Tanda-tanda Dinding Rembes

    1. Bau Apak

    Tanda pertama dinding rembes adalah tercium bau lembap atau apak. Bau seperti ini biasa kamu cium saat hujan turun. Jika kamu mencium bau seperti ini bisa segera cek area dinding yang bersinggungan langsung dengan area luar. Bagian dinding atas dekat atap juga perlu dicek.

    2. Jamur

    Area yang lembap adalah tempat yang tepat untuk berkembangnya jamur. Keberadaan jamur merupakan bukti nyata jika area dinding tersebut terjadi rembesan. Warna jamur yang muncul ini beragam, bisa berwarna hitam, hijau, oranye, atau coklat.

    3. Gelembung pada Dinding

    Tanda kedua dinding mengalami rembes adalah munculnya gelembung. Penyebabnya adalah air masuk ke balik cat dinding sehingga membentuk gelembung pada permukaan dinding. Jika kamu memakai cat lateks, air yang tertampung di dalam cat tersebut tidak mudah pecah karena cat ini memiliki sifat fleksibel.

    4. Cat Dinding Mengelupas

    Air yang masuk ke dinding dapat merusak perekat pada cat atau wallpaper. Akibatnya cat dinding jadi mudah terkelupas dan mengotori lantai. Dinding yang tidak dilapisi cat akan lebih mudah kotor dan menyisakan noda putih yang bertekstur.

    Cara Mencegah Dinding Rembes

    Dinding yang rembes harus segera ditangani agar tidak menimbulkan kerusakan lebih parah. Tumbuhnya jamur di dinding juga dapat mengakibatkan masalah kesehatan. Dalam catatan detikcom, berikut beberapa cara mencegah dinding rembes.

    1. Waspadai Retak Rambut di Dinding

    Dinding yang retak bisa menjadi akses masuk air ke dalam dinding. Cara untuk mengatasi retak rambut adalah membersihkan sisa cat yang menempel dari permukaan dinding. Lapisan cat dasar menggunakan lapisan semen super dan semen perbandingan 1 : 1,25. Semen super dan semen berfungsi menutup retak rambut pada dinding, mengikat sisa debu dan kotoran. Selain itu, juga meningkatkan daya lekat waterproofing. Setelah kering dapat dilanjutkan dengan proses pelapisan waterproofing pada dinding. Lakukan 2 kali secara bertahap.

    2. Lapisi dengan Cat Waterproofing

    Cat dinding yang bagus dan anti rembes perlu dilapisi dengan cat waterproofing yang memang berguna untuk mencegah air masuk ke dinding. Khusus untuk bagian dinding kamar mandi, kamu harus memilihnya dengan tepat karena rentan lembap.

    3. Pastikan Acian Dinding Kering

    Masalah tidak akan bisa diatasi apabila ternyata sumber kerusakan ada pada acian yang tidak sempurna. Meskipun dilapisi cat waterproofing sekalipun tidak akan menjamin air tidak akan tembus.

    Maka dari itu, perlu dilakukan plester dan pengacian ulang pada dinding bagian luar. Proses acian berguna menutupi semua pori-pori menggunakan bahan campuran seperti batu bata dan lainnya (plester). Pastikan acian dinding kering lalu beri waterproofing setelahnya. Kemudian, periksa dinding bagian dalam rumah setelah bagian luarnya selesai diperbaiki.

    4. Perbaiki Sumber Kerusakan

    Sebenarnya jika ketiga cara di atas sudah dilakukan, rembesan pada dinding kemungkinan besar tidak mudah terjadi. Namun, apabila ternyata muncul tanda-tanda rembesan, kamu perlu memeriksa talang air, pipa air, dan sumber-sumber air di rumah. Apabila ditemukan kerusakan harus langsung diperbaiki.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Cicak Masuk Rumah dan Cara Ampuh Usirnya



    Jakarta

    Cicak merupakan binatang hama yang sering didapati di sekitar rumah. Karena termasuk hama, tentunya sebagian orang ingin rumahnya terbebas dari cicak.

    Cicak termasuk hama karena kelakuannya yang suka buang kotoran sembarangan. Tak hanya itu itu, cicak juga kadang ‘mencicipi’ makan yang dibiarkan terbuka.

    Lantas, kenapa banyak cicak di rumah? Lalu, bagaimana cara mencegahnya masuk rumah?


    Penyebab Cicak di Rumah

    Ada beberapa alasan kenapa cicak masuk rumah. Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Housing.

    • Ada makanan yang tergeletak
    • Banyak serangga di rumah
    • Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
    • Suhu di dalam rumah yang hangat
    • Terdapat genangan air yang membuat lembap
    • Sampah dan barang-barang berantakan
    • Wilayah dengan iklim yang hangat dan lembap.

    Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

    Ada sejumlah cara untuk membasmi cicak tanpa harus membunuhnya. Mengutip Homes & Gardens, berikut deretan cara mencegah cicak di masuk rumah.

    1. Simpan Makanan dengan Baik

    Bila kamu mempunyai hidangan atau bahan makanan, segera simpan di tempat yang aman seperti di kulkas. Jangan biarkan makanan tergeletak begitu saja karena dapat mengundang cicak datang untuk memakannya.

    Ada baiknya kamu langsung membersihkan tumpahan atau remah makanan usai makan. Karena sisa makanan yang berceceran juga dapat mendatangkan cicak.

    Kalau punya ruang khusus untuk menyimpan makanan, bersihkan secara berkala untuk menghindari cicak yang bersarang di sana.

    2. Singkirkan Sumber Makanannya

    Cicak akan muncul di rumah karena terdapat banyak sumber makanannya. Makanan utama kadal kecil itu yakni serangga seperti semut dan kecoa. Jika di rumahmu dipenuhi serangga, sebaiknya atasi terlebih dahulu masalah ini sebelum membasmi cicak.

    3. Bersihkan Area Rumah

    Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

    Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

    4. Tutup Akses Masuknya

    Apabila cicak datang ke rumahmu melalui jendela atau ventilasi, kamu bisa memasang jaring untuk mencegahnya. Karena jendela dan ventilasi ada tentunya agar sinar matahari masuk dan sebagai jalur sirkulasi udara.

    Perbaiki retakan atau lubang pada dinding dan struktur rumah lainnya jika itu menjadi akses keluar masuknya cicak.

    5. Semprot Cairan Merica

    Cicak tidak menyukai bau menyengat yang pedas seperti merica. Kamu dapat memanfaatkan merica untuk dijadikan cairan pengusir alami.

    Tambahkan merica bubuk ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Lanjut semprotkan cairan ini ke sejumlah titik cicak sering datang untuk mencegahnya masuk ke rumah.

    6. Letakkan Bawang Putih atau Merah

    Bawang putih dan bawang merah termasuk bahan alami yang mengeluarkan bau menyengat. Kamu bisa meletakkan beberapa siung bawang-bawangan ini di sejumlah spot cicak sering berada.

    7. Tanam Tanaman Pengusir Cicak

    Agar mencegahnya masuk dan mendekati rumah, kamu dapat menanam sejumlah tanaman untuk mengusir cicak. Tanaman peppermint dan eucalyptus kabarnya tidak disukai cicak karena mengeluarkan aroma menyengat.

    Kamu bisa menanamnya di halaman rumah atau meletakkannya di dalam pot lalu menyimpannya di dekat jendela agar cicak enggan masuk.

    8. Sebarkan Kamper

    Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Kamu bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

    Nah, itu tadi sederet penyebab banyak cicak di rumah dan cara mengusirnya. Kalau kamu sudah lakukan cara yang mana nih untuk membasmi cicak di rumah?

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Amit-amit Kejadian! Ini Penyebab dan Cara Ular Bisa Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Penampakan ular bisa bikin geger orang-orang karena tergolong sebagai hewan berbahaya. Apalagi kalau ular muncul di dalam rumah, pasti ngeri banget deh!

    Lantas, kenapa ular masuk ke dalam rumah ya? Lalu, bagaimana caranya ular bisa masuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa alasan mengapa ular memasuki rumah seperti yang dikutip dari AAC Distributing.


    1. Mencari Tempat Tinggal Nyaman

    Ular biasanya mencari tempat untuk beristirahat yang suhunya nyaman bagi tubuh berdarah dingin mereka. Ular berpindah dari luar ke dalam rumah biasanya terjadi pada peralihan musim. Mereka bisa pindah untuk mendapatkan kehangatan.

    2. Mencari Mangsa

    Selain itu, ular bisa masuk rumah karena adala mangsa mereka, seperti tikus di dalam rumah. Ular memiliki indra penciuman yang kuat dan akan mengikuti aroma tikus ke dalam rumah, sehingga menemukan sumber makanan.

    3. Mencari Tempat Bersarang

    Mereka juga dapat berkeliaran sampai masuk rumah untuk membuat sarang alias bertelur. Kalau kamu menemukan sarang ular, sebaiknya biarkan saja dan segera hubungi petugas profesional. Ular bisa menjadi sangat protektif dan agresif jika ada yang mendekati sarangnya.

    Cara Ular Masuk Rumah

    Berikut ini sejumlah cara ular masuk rumah seperti yang dilansir dari family handyman.

    1. Celah dan Retakan Sekitar Pintu

    Celah dan retakan di sekitar pintu bisa menjadi titik masuk andalan bagi ular. Menurut pembasmi hama Tennessee Paul Osborne celah yang sangat kecil pun memudahkan akses ular ke dalam rumah.

    2. Celah Pada Dinding

    Osborne juga mengingatkan bahwa ular bisa masuk melalui celah-celah pada dinding atau eksterior rumah. Untuk itu, pastikan dinding rumah kamu dalam keadaan baik. Segera perbaiki kalau ada kerusakan akibat kelembapan.

    3. Merangkak ke Dalam Loteng

    Ular bisa memanjat rumah dan masuk melalui loteng ke dalam rumah. Ular yang memanjat rumah biasanya tertarik dengan bau tikus di loteng.

    Jadi penting untuk memastikan tidak ada tikus di rumah supaya ular tidak memasuki loteng. Pastikan juga semua celah tertutup rapat untuk mencegah ular masuk rumah.

    4. Kloset

    Meski jarang terjadi, ternyata sangka ular bisa muncul di kloset, lho. Mereka tidak muncul melalui pipa, biasanya, melainkan masuk dari atas mangkuk kloset.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati, Shower Bau Telur Busuk Bisa Jadi Tanda Masalah Ini



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang rawan muncul bau-bau tidak sedap. Penyebabnya karena lembap atau sisa kotoran. Termasuk shower juga bisa berbau seperti telur busuk lho.

    Kondisi seperti itu bisa mengganggu ketenangan kamu saat menggunakan kamar mandi. Jika menghadapi kondisi seperti itu, segera atasi sampai akar masalahnya ya.

    Namun, kenapa air shower bisa bau telur busuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari Bell Bros.


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Meski baunya seperti telur busuk, bukan berarti ada unsur telur di dalam air ya. Bau tersebut ternyata muncul dari bakteri pemakan sulfat.

    Tenang saja, bakteri ini secara umum tidak berbahaya kok. Akan tetapi, menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Saat menghadapi kondisi ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Berikut dua sumber masalah yang bisa sebabkan air bau telur busuk.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi Agar Tak Mampet


    Jakarta

    Saluran air kamar mandi yang mampet merupakan masalah yang sering ditemukan. Hal itu tentunya sangat menjengkelkan karena bisa membuat air bekas mandi tergenang dan membutuhkan waktu untuk surut.

    Tak hanya itu, saluran air yang mampet juga bisa menimbulkan bau tak sedap. Jika terjadi dalam waktu lama, kamar mandi bisa saja menjadi lebih lembap dan memungkinkan tumbuhnya jamur.

    Tentunya kamu nggak mau kan hal itu terjadi? Nah, ada beberapa cara untuk mengatasi saluran air kamar mandi yang mampet.


    sebelum mengetahui cara mengatasi saluran air kamar mandi, ketahui dulu seberapa sering saluran air kamar mandi dibersihkan. Berikut ini informasinya.

    Seberapa Sering Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi?

    Melansir Real Simple, membersihkan saluran air kamar mandi sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menghilangkan rambut yang terjebak dan sisa sabun. Jika ada beberapa penghuni rumah memiliki rambut panjang, membersihkan saluran air lebih baik dilakukan setiap dua minggu sekali.

    Langkah-Langkah Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi

    Ketahui Penyebabnya

    Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk mengetahui penyebab saluran air kamar mandi mampet dan berbau tidak sedap. Apakah disebabkan oleh sisa sabun, rambut panjang, atau mungkin jamur? Dengan mengidentifikasi penyebabnya, kamu akan mudah dalam memilih metode pembersihan yang paling efektif.

    Bersihkan dengan Penyedot Toilet

    Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan penyedot toilet. Isi bak mandi atau kamar mandi dengan air hingga menggenang untuk menutupi bagian karet embung. Tempatkan embung di atas saluran dan tekan-tekan untuk menciptakan tekanan air yang bisa menghilangkan sumbatan. Jika langkah ini tidak berhasil, gunakan drain snake untuk menjangkau dan menghilangkan sumbatan yang lebih sulit.

    Bersihkan dengan Soda Kue dan Cuka

    Soda kue dan cuka bisa menjadi penyelamat dalam membersihkan saluran air kamar mandi akibat sisa sabun yang mengeras. Rebus air, lalu tuangkan ke dalam saluran air kamar mandi. Setelah itu, campur 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka putih. Tuangkan campuran ini ke dalam saluran dan biarkan bekerja selama minimal 10 menit sebelum dibilas dengan air panas.

    Bersihkan dengan Produk Serbuk Anti Mampet

    Jika sumbatan terlalu sulit, kamu bisa coba membersihkannya dengan serbuk anti mampet untuk saluran air yang dijual di pasaran. Pembersih saluran berbasis kimia ini bisa membantu melarutkan sumbatan yang lebih kuat. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat dan menggunakan perlindungan mata serta sarung tangan.

    Langkah Pencegahan Agar Saluran Air Kamar Mandi Tetap Lancar

    Agar masalah saluran air tidak kembali, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

    • Gunakan penyaring rambut untuk mencegah rambut masuk ke dalam saluran.
    • Rutin membersihkan saluran menggunakan soda kue dan cuka untuk mencegah penumpukan sisa sabun.
    • Evaluasi produk kebersihan yang kamu pakai yang mungkin menjadi penyebab saluran air mampet.

    Jangan lupa untuk membersihkan penutup saluran air kamar mandi dari rambut maupun sisa sabun supaya bersih.

    Demikian cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa kembali menggunakan kamar mandi yang bersih, lancar, dan bebas dari bau tak sedap. Semoga informasinya bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata… 5 Benda Ini Penyebab Saluran Air Mampet!


    Jakarta

    Saluran air yang mampet merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi masyarakat. Ada beberapa benda yang menyebabkan saluran air menjadi mampet, misalnya kotoran yang menumpuk.

    Saluran air yang mampet itu bisa menimbulkan masalah baru, seperti luapan air sehingga menimbulkan bau tak sedap. Nah, sebelum kejadian sebaiknya kamu mengetahui benda apa saja yang bisa bikin saluran air mampet. Berikut ini benda-benda yang bikin saluran air mampet serta cara mengatasinya, dikutip dari Dengarden.

    Benda yang Bikin Saluran Air Mampet

    1. Rambut

    Rambut yang rontok setiap hari bisa menjadi penyebab saluran air mampet. Nggak cuma itu, rambut hewan peliharaan dan bahan berserat lainnya juga bisa menyumbat saluran air. Rambut juga dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.


    Cara mengatasinya: Kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan cairan pembersih saluran air untuk menghancurkan minyak dan rambut yang menyumbat, namun perlu diingat jika penggunaan jangka panjang dapat merusak pipa. Untuk alternatifnya, kamu bisa menggunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sisa-sisa sabun yang berbentuk buih dapat terakumulasi seiring berjalannya waktu, terutama di saluran cucian, pancuran, dan kamar mandi, sehingga mengurangi diameter pipa dan menyebabkan saluran air menjadi lambat. Sabun jika tercampur dengan bahan lain seperti rambut dan kotoran bisa menimbulkan penyumbatan.

    Cara mengatasinya: Pembersihan dengan air bertekanan tinggi adalah cara terbaik untuk menghilangkan penumpukan sabun dari pipa.

    3. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak sisa makanan bisa mengendap dan membeku ketika suhu dingin dan terkena air sehingga menyumbat saluran air.Dengan menyiram air panas ke dalam saluran air ternyata dinilai kurang ampuh.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa campurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    4. Sisa Makanan

    Penyebab utama kenapa wastafel sering tersumbat adalah sisa makanan yang jatuh ke dalam saluran air kemudian menyumbatnya. Terutama untuk teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air.

    Cara mengatasinya: Bersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    5. Endapan Mineral

    Air sadah punya konsentrasi pH mineral tinggi, Maka jika air di tempat tinggal kamu adalah air sadah maka saluran air kamu bisa tersumbat oleh endapan mineral dengan seiring berjalannya waktu. Hal ini akan mengurangi arus aliran kemudian dapat menyumbat saluran air.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa panggil tukang ledeng profesional. Pipa-pipa tersebut perlu dibersihkan keraknya untuk menghilangkan penumpukan mineral.

    Itulah 5 benda yang bisa menyebabkan saluran air mampet dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Air Kloset Lama Turun dan Penyebabnya


    Jakarta

    Kloset duduk di rumah memiliki keunggulan yakni dapat membersihkan kotoran dengan sekali pencet. Air di dalam kloset akan turun, kemudian terisi kembali dengan cepat dalam kondisi bersih.

    Namun, bisa saja kamu mendapati masalah, seperti air kloset lama sekali turun, tidak seperti biasanya. Kamu memencet tombol berulang kali, tetapi air tetap lambat turun. Jika kamu mendapati hal ini, berarti ada masalah pada sistem pembuangan di kloset tersebut.

    Dilansir Angi, ternyata terdapat beberapa penyebab air kloset lama turun, berikut di antaranya.


    1. Adanya Penumpukan Material Sisa di Rim Jets

    Pada kloset duduk terdapat lubang kecil di bagian pinggiran yang jarang terlihat. Lubang tersebut adalah Rim Jets. Fungsinya untuk menciptakan gerakan berputar pada saat menyiram klose dan mendorong kotoran ke saluran pembuangan.

    Pada proses pembuangan tersebut, pasti ada partikel-partikel yang menyangkut di pipa atau lubang pembuangan. Seiring waktu, partikel tersebut menyumbat jalur air sehingga menghambat tekanan air yang turun.

    Apabila terjadi hal seperti ini, kamu bisa mencampurkan sabun cuci piring dengan air panas dengan volume sekitar 1-2 panci. Air panas yang digunakan sebaiknya bukan dalam skala mendidih. Namun perlu diingat bahwa bukan berarti sabun dicampur air panas baru dituangkan.

    Pertama, tuangkan sabun ke dalam lubang kloset. Lalu, tuangkan 1-2 cangkir sabun cuci piring tersebut secara perlahan. Diamkan sekitar lima menit. Selanjutnya, tuangkan air panas sedikit demi sedikit. kamu bisa kembali menunggu sekitar 30 menit.

    2. Saluran Air Tersumbat

    Dalam beberapa kasus, lambatnya air kloset turun karena adanya penyumbatan pada pipa pembuangan. Penyumbatan ini bisa diakibatkan karena ada barang yang tidak seharusnya dibuang ke kloset atau ada kotoran menumpuk.

    Jika kloset kamu mengalami hal ini, kamu bisa menggunakan alat yang dapat mendorong sumbatan di dalam pipa pembuangan. Alat ini sering disebut ular pipa karena dapat dipanjangkan dan fleksibel.

    3. Tekanan Air di Tangki Rendah

    Apabila tidak ada sumbatan, kamu perlu mengecek pasokan air di dalam tangki kloset. Apabila tekanan air di kloset rendah, bisa jadi salah satu alasan air lambat turun. Penyebab tekanan air di tangki rendah biasanya karena penggunaannya berlebihan, tabung siramnya rusak, adanya kebocoran, hingga penguapan air.

    Cara mengatasinya adalah dengan mengisi ulang tangki manual untuk membantu menyiram toilet. Jika kamu memiliki modal yang cukup, perbaiki tangki air kloset atau perbaiki kerusakan di dalam tangki tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jurus Jitu Atasi Dinding Rembes Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Masalah kerap muncul di rumah ketika musim hujan tiba. Air hujan bisa saja menembus rumah sampai mengakibatkan dinding rembes.

    Dinding rembes saat hujan bisa terjadi karena bata yang digunakan memiliki pori yang dapat menyerap air. Jika tidak segera diatasi, rumah kamu bisa tergenang air, bangunan menjadi rusak, dan masalah lainnya bakal bermunculan.

    Nah kalau mengalami dinding rembes, kamu harus mencari tahu akar penyebabnya. Kamu bisa meminta bantuan ahli bangunan untuk memeriksa rumah dan mencarikan solusi yang tepat.


    Selain itu, kamu bisa mencoba jurus jitu berikut ini buat mengatasi dinding rembes seperti yang dilansir dari All Weather Coating dan waterproofing.com.

    Tips Mengatasi Dinding Rembes

    Inilah cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan.

    1. Memperbaiki Sambungan Bangunan yang Rusak

    Saat melakukan renovasi rumah, misalnya menambah bangunan, biasanya akan ada bagian rumah yang disambung dengan bangunan baru.

    Kemungkinan terdapat celah pada sambungan bangunan tersebut yang dapat dilalui air. Celah ini dapat melebar atau rusak seiring waktu.

    Dengan memperbaiki sambungan tersebut, air hujan yang merembes ke dinding dapat teratasi.

    2. Melapisi Retak Rambut

    Retak rambut di dinding dapat terjadi karena perubahan suhu dan kelembaban udara. Kondisi ini dapat membuat air hujan merembes ke dinding.

    Untuk mengatasinya, cobalah melapisi retak rambut dengan menggunakan semen putih dan cat anti air. Tujuannya agar pori-pori di dinding tertutupi sehingga air tidak merembes.

    3. Mengecat Eksterior Rumah

    Bukan hanya untuk keperluan estetika, mengecat bagian eksterior rumah juga dibutuhkan untuk menjaga bangunan dari perubahan cuaca.

    Gunakan cat eksterior berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus agar tahan cuaca (weatherproof). Cat weatherproof dapat menjaga tembok rumah dari air hujan dan kelembaban. Dengan begitu, masalah air rembes di dinding saat musim hujan dapat teratasi.

    4. Membersihkan Saluran Pembuangan Air

    Sistem drainase atau pembuangan air merupakan bagian penting dari sebuah rumah. Masalah yang terjadi pada drainase dapat menyebabkan kebocoran.

    Bila dinding rumah kamu terkena rembesan air hujan, cobalah periksa talang air hujan di rumah. Bisa jadi ada kotoran yang menghambat aliran pembuangan air.

    5. Memperbaiki Pipa yang Rusak

    Selain karena penyumbatan, pipa pembuangan air hujan yang rusak juga dapat menyebabkan kebocoran. Misalnya pipa retak, bocor, atau sambungan antarpipa longgar.

    Memperbaiki pipa yang rusak cenderung rumit, apalagi bila ditanam di dalam tembok rumah. Oleh karena itu, kamu mungkin memerlukan jasa ahli bangunan untuk memperbaikinya.

    6. Mengaplikasikan Sealant pada Dinding

    Cara mengatasi dinding rumah yang rembes saat musim hujan juga bisa dengan cara melapisi dinding dengan sealant.

    Sealant dapat diaplikasikan pada mortar (semen sambungan antarbata). Tujuannya untuk menyerap air ke dalam bata sehingga membantu menahan air agar tidak merembes keluar.

    Namun sebagai catatan, solusi ini hanya dapat mengatasi rembesan air yang muncul sesekali, bukan terus menerus.

    7. Melapisi Dinding dengan Cat waterproof

    Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi rembesan air hujan pada dinding yaitu melapisi permukaan dinding dengan cat anti air (cat waterproof).

    Cara ini bisa menjadi solusi praktis yang dapat mengatasi rembesan air dengan cepat. Namun, bila air masih saja merembes, cobalah mencari tahu penyebab utamanya.

    Mungkin saja ada masalah lain, seperti kebocoran pipa, talang air yang tersumbat, dan sebagainya.

    Itulah beberapa cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan yang bisa kamu coba di rumah. Pastikan kamu mencari tahu dulu penyebab munculnya rembesan air, agar perbaikan lebih efektif.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Bisa Memicu Datangnya Lalat ke Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering hinggap di makanan. Kehadirannya tak membawa keuntungan apa pun, justru mengganggu karena hewan ini bisa saja membawa bakteri atau kuman dari tempat hinggap sebelumnya.

    Serangga satu ini masuk ke rumah biasanya karena mendapat sinyal dari sesuatu yang mereka sukai. Misalnya mereka datang karena tau ada makanan di meja makan. Setelah itu, mereka perlu melunakkan makanan tersebut agar bisa dimakan dengan melepaskan cairan pencernaan. Maka dari itu, makanan yang sudah dihinggapi lalat sebaiknya tidak dimakan.

    Selain makanan, lalat juga bisa datang karena penyebab lain, dilansir Better Homes and Gardens berikut beberapa sinyal yang disukai lalat hingga datang ke rumah.


    1. Tempat Sampah di Dekat Jendela

    Tempat sampah adalah salah satu tempat yang disukai oleh lalat. Penempatan tempat sampah di dekat jendela yang keadaan terbuka sangat memudahkan mereka untuk masuk ke rumah. Selain jendela, lalat juga bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti pipa drainase.

    “Beberapa lalat seperti lalat drainase dapat masuk melalui retakan tipis di pipa drainase. Kemudian mereka dapat mulai bertelur. Sebaiknya gunakan pembersih drainase enzimatik beberapa kali setahun jika Anda sering dihinggapi lalat drainase,” kata Craig Wilson, pakar hortikultura, dan Direktur Gardener’s Dream Ltd, seperti yang dikutip pada Kamis (9/1/2025).

    2. Bau Busuk

    Alasan lalat senang berada di sekitar tempat sampah adalah untuk mencari makanan dari buah busuk atau terlalu matang yang ada di tempat sampah, bakteri atau makanan kecil pada air menggenang. Mereka memang senang mengkonsumsi makanan organik. Selain tempat sampah, mereka juga sering berburu makan pada di tempat kompos dan genangan air.

    3. Suhu Hangat

    Baik musim kemarau ataupun hujan, lalat bisa berkembang biak. Serangga ini cukup mencari tempat yang hangat bersuhu sekitar di atas 75°F atau setara dengan 24°C.

    Kebanyakan dari spesies lalat bisa bereproduksi sangat cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Selain itu, rata-rata proses pendewasaan telur tersebut hingga menjadi lalat adalah 7-10 hari. Jadi kalau di rumahmu ada 5 ekor lalat betina, lalat tersebut bisa berkembang hingga 2000 ekor dalam waktu kurang dari satu bulan.

    4. Ada Tumpahan Makanan atau Minuman

    Bukan hanya semut, lalat juga bisa datang ke rumah apabila mengetahui ada tumpahan makanan dan minuman. Maka dari itu, bekas tumpahan makanan dan minuman harus langsung dibersihkan atau justru jadi tempatnya berkembang biak.

    “Lalat buah berkembang biak pada bahan organik yang lembap dan membusuk, seperti buah atau tumpahan minuman. Jika ada tempat bagi serangga ini untuk berkembang biak, mereka akan terus kembali,” kata Nancy Troyano, Ahli Entomologi Bersertifikat dan Direktur Operasional Pendidikan dan Pelatihan untuk Pengendalian Hama Ehrlich.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com