Tag: penyebab

  • Ruangan Lembap Bikin Cat Dinding Terkelupas, Begini Cara Mudah Perbaikinya



    Jakarta

    Cat dinding dapat mempengaruhi keindahan sebuah rumah. Kondisi cat yang mulus beserta warna yang tepat bisa membuat rumah terlihat estetik.

    Berbeda halnya kalau cat dinding terkelupas, rumah dapat terkesan kotor dan usang. Kalau seperti ini, penghuni perlu mengecat ulang dinding.

    Namun, apa yang menyebabkan cat dinding mengelupas dan bagaimana cara perbaikinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Cat Dinding Terkelupas

    Inilah beberapa faktor yang dapat membuat cat dinding mengelupas.

    1. Ruangan Lembap

    Dilansir dari Homes and Gardens, tukang cat profesional, Andre Kazimierski menjelaskan, salah satu penyebab cat mengelupas adalah ruangan yang terlalu lembap. Kelembapan dapat merusak cat secara perlahan.

    “Kamu dapat menghindarinya dengan menggunakan langkah-langkah persiapan yang tepat dan memilih hasil akhir dan kualitas cat yang tepat untuk area tersebut, misalnya menggunakan cat pencegah jamur di area lembap seperti dapur dan kamar mandi,” ujar Kazimierski dikutip dari Homes and Gardens, Minggu (13/7/2025).

    2. Cat Tidak Menempel pada Dinding

    Kemudian, biasanya cat terkelupas karena tidak menempel pada dinding dengan benar. Kondisi tersebut bisa terjadi sejak awal pengecatan tembok.

    “Ini terjadi saat kamu mengecat permukaan yang kotor atau basah atau bahkan dengan mengecat permukaan saat suhunya terlalu panas atau dingin,” katanya.

    Cara Perbaiki Cat Tembok Terkelupas

    Pendiri Hometown Painting Oklahoma, Matthew Stone mengatakan, mengecat ulang tembok rumah mungkin terkesan mudah. Namun, sebenarnya teknik mengecat yang kurang tepat membuat cat cepat mengelupas. Berikut ini cara mengecat ulang cat yang terkelupas.

    1. Bersihkan Cat yang Terkelupas

    Pertama, bersihkan dinding dari sisa cat yang mengelupas agar permukaan halus. Penghuni rumah bisa membersihkan cat menggunakan alat pengikis.

    2. Amplas Bagian Dinding yang Kasar

    Penghuni rumah bisa mengamplas dinding untuk mendapat permukaan yang halus. Bersihkan dinding menggunakan air hangat dan sabun, lalu biarkan mengering.

    3. Oleskan Primer Berkualitas

    Selanjutnya, oleskan cat dasar atau primer berkualitas sebelum mengecat tembok. Langkah ini membuat permukaan dinding lebih halus dan menghalangi jamur dan kelembapan.

    4. Cat Ulang Dinding yang Terkelupas

    Terakhir, cat ulang dinding menggunakan warna dan merek cat yang sudah ada pada tembok. Hal ini bermaksud agar warna cat baru tetap sama dengan yang sudah ada.

    Itulah langkah-langkah untuk memperbaiki cat dinding yang mengelupas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Banyak Kamitetep Muncul di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Basminya


    Jakarta

    Kamitetep atau Phereoeca uterella merupakan serangga sejenis ngengat. Penghuni bisa menemukan serangga ini berbentuk seperti biji labu di sekitar rumah, terutama di ruangan yang kotor.

    Kehadiran kamitetep membuat rumah terkesan kotor. Selain itu, serangga ini bisa membuat badan gatal-gatal atau iritasi kalau sampai tersentuh. Biasanya kamitetep terlihat menepel pada tembok, sudut ruangan, maupun kolong furniture.

    Kenapa banyak kamitetep muncul di rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kamitetep Muncul di Rumah

    Inilah beberapa penyebab ada kamitetep di dalam rumah, dikutip dari Bugwiz.

    1. Rumah Jarang Dibersihkan

    Ruangan yang kotor atau diabaikan rawan didatangi kamitetep. Jangan kaget kalau mendapati banyak kepompong kamitetep kalau jarang membersihkan rumah, apalagi kalau sampai berbulan-bulan.

    Serangga ini biasanya ditemukan di kamar tidur, dapur, dan garasi. Mereka dapat menempel pada kayu, batu bata, dinding, dan plesteran.

    2. Banyak Sumber Makanan

    Kamitetep senang tinggal di tempat yang banyak sumber makanan. Mereka bisa makan berbagai bahan organik, seperti debu, kain, rambut, serangga mati, hingga sarang laba-laba. Nah, kamitetep bakal betah tinggal di rumah yang jarang dibersihkan karena terdapat banyak makanan mereka.

    3. Lingkungan Memadai

    Kamitetep akan tinggal di tempat yang lingkungannya memadai buat mereka berkembang biak. Serangga ini tidak pilih-pilih soal tempat berlindung asalkan tempatnya cukup lembap. Mereka menyukai lingkungan yang lembap, panas, terlindungi, dan minim gangguan.

    4. Ada Celah buat Masuk Rumah

    Serangga tersebut sebenarnya berasal dari luar rumah, namun kamitetep betina dewasa yang sudah kawin akan masuk rumah untuk bertelur. Mereka akan menemukan celah untuk masuk rumah.

    Selain itu, kamitetep bisa tak sengaja terbawa ke dalam rumah. Hal ini bisa terjadi ketika penghuni membawa benda baru ke dalam rumah, misalnya karpet, furniture, dan tanaman.

    Cara Basmi Kamitetep

    Inilah langkah-langkah yang perlu dilakukan biar rumah bebas dari kamitetep.

    1. Bersihkan Rumah

    Penghuni harus rajin menjaga kebersihan dan menghilangkan kotoran di rumah. Sebab, kamitetep suka makan bahan-bahan organik, misalnya kain, sarang laba-laba, dan serangga mati.

    2. Kurangi Tingkat Kelembapan Ruangan

    Supaya kamitetep nggak berkembang biak di rumah, coba kurangi kelembapan ruangan. Caranya dengan memastikan tidak ada genangan air dan barang lembap. Lalu, pastikan sirkulasi udara lancar di dalam ruangan.

    3. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Jika menemukan kamitetep, penghuni dapat membasminya menggunakan sabun cuci piring. Campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Pastikan cairan tersebut tidak sampai banyak busa.

    Tusuk kepompong hewan agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil. Lalu, semprotkan cairan yang baru dibuat pada kamitetep.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kamitetep yang masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada Bahaya Black Mold di Rumah, Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Sebagai pemilik rumah, kamu harus waspada dengan kemunculan black mold atau jamur hitam. Black mold dapat ditemukan di dinding, langit-langit rumah, pintu, hingga perabotan.

    Selain mengganggu penampilan rumah, kehadiran black mold juga berbahaya bagi kesehatan penghuninya. Bahkan, sudah ada beberapa kasus kematian yang disebabkan munculnya black mold.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan munculnya black mold. Namun jangan khawatir karena jamur hitam ini bisa diatasi dengan beberapa cara. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Munculnya Black Mold

    Penyebab utama munculnya black mold di rumah karena kelembapan tinggi. Dilansir Home Building and Renovating, hal ini terjadi saat udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam dinding bagian dalam yang dingin.

    Ketika suhu udara mendadak berubah dingin secara cepat, maka terjadi embun yang lama kelamaan berubah menjadi air. Seiring waktu, lapisan dalam dinding akan menjadi sangat lembap sehingga menimbulkan jamur hitam.

    Selain itu, faktor lainnya disebabkan oleh kegiatan yang dilakukan oleh penghuni rumah itu sendiri, seperti mandi, memasak, dan menjemur pakaian di dalam ruangan.

    Bangunan yang sudah tua dan lama tidak dipakai juga sangat rentan menjadi tempat bertumbuhnya black mold. Di sisi lain, masalah pada pipa air rumah yang bocor dan tak segera diperbaiki juga memicu tumbuhnya jamur hitam.

    Cara Mengatasi Black Mold

    Ada beberapa cara untuk mengatasi black mold di rumah. Dikutip dari The Spruce, berikut tipsnya:

    1. Larutan Pembersih Jamur

    Jamur hitam tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, sehingga harus menggunakan campuran larutan pembersih seperti cairan klorin dan sabun cuci piring.

    Klorin adalah produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Opsi lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di tembok tidak terlalu banyak.

    Takaran untuk membersihkan black mold di tembok yang tidak begitu luas yakni dengan mencampur satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

    Cairan pencuci piring dapat membantu larutan agar melekat lebih lama pada dinding untuk membasmi spora jamur. Perlu diingat, gunakan sarung tangan saat menuangkan larutan dan membersihkan tembok yang berjamur.

    2. Cuka Putih

    Cuka putih bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi black mold. Kandungan asam pada cuka putih diyakini bisa merusak struktur jamur.

    Cara pakainya juga mudah, cukup semprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu bersihkan dengan kain microfiber atau spons. Setelah itu, biarkan area dinding sampai mengering.

    Jika ditemukan masih ada noda gelap yang tersisa, kamu perlu membersihkannya lagi dengan tambahan pembersih noda khusus dinding.

    3. Larutan Pembersih

    Kamu dapat menyemprotkan larutan pembersih ke area yang dipenuhi black mold dengan cara disemprot dari bawah ke atas. Cara ini dilakukan untuk mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lainnya.

    Pastikan permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembap agar mencegah kerusakan pada dinding kering. Apabila jamur hitam berada di dinding yang mendekati langit-langit, kamu bisa menggunakan tangga untuk membersihkannya.

    Waspada Bahaya Black Mold

    Dalam catatan BBC, munculnya black mold di rumah telah menyebabkan banyak kasus kematian. Jamur jenis ini dapat menyebarkan spora ke udara yang jika terhirup manusia berisiko menyebabkan berbagai penyakit, seperti batuk, alergi, sesak napas, bersin, dan mata merah.

    Penghuni rumah yang paling rentan terpapar spora dari black mold adalah bayi dan anak-anak. Selain karena saluran pernapasan yang masih kecil, sistem kekebalan tubuhnya juga belum sekuat orang dewasa.

    Menurut laporan The National Health Service (NHS) Inggris pada 2021, tercatat sudah menghabiskan sekitar 1,4 miliar pound sterling atau sekitar Rp 31 triliun (kurs Rp 21.820) setiap tahunnya untuk membantu mengobati penyakit yang disebabkan karena tinggal di perumahan dingin atau lembap.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Banyak Lalat Kecil? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di rumah. Ada satu jenis lalat yang mungkin sering ditemui di kamar mandi, tetapi bentuknya berbeda dengan lalat pada umumnya. Lalat ini jauh lebih kecil dan lebih banyak diam. Lalat satu ini ternyata bernama lalat limbah.

    Dilansir laman Family Handyman, lalat limbah senang hidup di saluran drainase, pipa, dan air yang tergenang. Lalat limbah dapat berkembang biak dengan memakan lendir-lendir yang menempel pada tempat tersebut.

    Lalat ini hanya memiliki panjang sekitar 0,6 cm. Tubuhnya kecil berwarna cokelat keabu-abuan atau hitam, dan tampak seperti bulu halus. Sayapnya juga berbulu dan berbentuk seperti daun. Lalat ini memang sering diam. Saat lalat limbah sedang beristirahat, sayapnya menutupi tubuhnya seperti atap untuk perlindungan. Saat merasakan ada gangguan, lalat limbah akan terbang pendek dan melompat-lompat ke lokasi lain.


    Lalat limbah biasanya hidup selama 21-27 hari. Lalat betina bertelur di tempat yang lembap, seperti saluran pembuangan, biasanya menghasilkan antara 15 dan 40 telur sekaligus. Telur-telur ini menetas dalam dua hari dan berubah menjadi larva. Larva hidup selama 9-15 hari dan ini merupakan masa terpanjang dalam hidup mereka.

    Penyebab Lalat Limbah Muncul di Kamar Mandi

    1. Mencari Makanan

    Lalat limbah biasanya tidak akan muncul pada kamar mandi yang bersih karena mereka datang ketika ada sumber makanan. tertarik pada bahan yang berbau busuk, alga, bakteri, dan jamur. Biasanya sumber makanannya menempel di dekat saluran pembuangan, lekukan bagian bawah barang di kamar mandi dan sudut-sudut yang jarang dibersihkan.

    2. Saluran Pembuangan Jarang Digunakan

    Lalat limbah akan sering muncul di dalam kamar mandi yang jarang digunakan. Sebab, biasanya jarang dibersihkan dan minim gangguan.

    Cara Cegah Lalat Limbah di Kamar Mandi

    Inilah beberapa cara untuk mencegah lalat limbah muncul di kamar mandi.

    1. Sering Membersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi yang bersih pasti tidak ada lumut dan alga yang menempel pada permukaan kamar mandi. Salah satu tanda adanya lumut adalah permukaan lantai yang licin dan kamar mandi sering berbau. Salah satu faktor kemunculan lumut di kamar mandi adalah kondisinya yang lembap.

    2. Sering Gunakan Saluran Pembuangan

    Untuk mencegah lalat limbah muncul di dalam kamar mandi, gunakan kamar mandi minimal sehari sekali agar saluran pembuangan tetap berfungsi. Selain dipastikan tetap terpakai, jaga juga kebersihannya jangan sampai tersumbat.

    3. Pasang Penutup Saluran Pembuangan

    Lalat limbah biasanya muncul di kamar mandi melalui saluran pembuangan. Salah satu cara agar serangga kecil tersebut tidak muncul di kamar mandi adalah dengan memasang penutup saluran pembuangan ketika tidak digunakan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Fungsi Penting Exhaust Fan di Kamar Mandi, Beda dari Kipas Angin Biasa


    Jakarta

    Kelembapan merupakan musuh bagi bangunan terutama di area kamar mandi. Kondisi kamar mandi yang lembap dapat menyebabkan dinding dan plafon berjamur, lantai licin, hingga muncul bau tak sedap.

    Penyebab kamar mandi lembap adalah ruangan tersebut tidak pernah benar-benar kering karena tidak ada ventilasi yang dapat membantu angin dan panas keluar masuk. Tidak adanya ventilasi di kamar mandi disebabkan lokasi kamar mandi yang berhimpitan dengan ruangan lain atau memang karena tidak terpikirkan sebelumnya.

    Padahal solusi untuk mengatasi kelembapan bukan hanya dengan menggunakan ventilasi, melainkan bisa dengan perangkat elektronik seperti exhaust fan.


    Pentingnya Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Dilansir dari Bob Vila, berikut beberapa manfaat pemakaian exhaust fan di kamar mandi.

    1. Pengganti Lubang Ventilasi

    Seperti namanya, exhaust fan merupakan kipas angin yang bisa menyala otomatis setiap menggunakan kamar mandi atau saat menyalakan lampu. Cara kerja exhaust fan adalah menyerap udara di dalam kamar mandi dan mengalirkan udara segar sehingga terjadi pertukaran udara. Exhaust van bisa menjadi solusi bagi ruangan yang tidak memiliki ventilasi yang memadai.

    2. Mencegah Kerusakan Struktur Bangunan

    Seperti yang disebut sebelumnya dengan memasang exhaust fan, kelembapan bisa dikurangi di kamar mandi. Kelembapan berlebih menyebabkan berbagai macam kerusakan-cat retak, wallpaper mengelupas, dan lemari melengkung. Dengan begitu, exhaust fan bisa mencegah kerusakan struktural dan permukaan kamar mandi.

    3. Mencegah Munculnya Jamur

    Penasaran nggak sih kenapa kamar mandi sering berbau apek padahal tidak ada sumber kotoran dan jarang dipakai? Penyebab utamanya adalah di dalam sana, sedang terjadi berkembangnya jamur. Kelembapan menyebabkan jamur mudah tumbuh. Tanda-tanda munculnya jamur adalah adanya noda-noda berwarna pada permukaan di kamar mandi. Bau apek tersebut berasal dari noda tersebut

    Exhaust fan dapat menyerap kelembapan berlebih secara efektif, melindungi kamar mandi dari kerusakan akibat air sekaligus membantu menghilangkan kabut dan bau pada cermin.

    Cara Memilih Exhaust Fan yang Cocok di Rumah

    1. Tentukan Jenis Exhaust Fan

    Exhaust fan memiliki beberapa macam dan bentuk. Jenis yang paling banyak di pasaran adalah kipas di langit-langit dan kipas angin in-line. Perbedaannya, exhaust fan di langit-langit itu berada tepat di plafon, sementara exhaust fan di in-line berada tidak jauh dari kamar mandi.

    2. Cari yang Hemat Energi

    Meskipun sangat membantu, sebaiknya cari exhaust fan yang tidak membebani tagihan listrik. Bagaimana pun exhaust fan adalah perangkat listrik yang akan digunakan setiap hari.

    3. Cek Fitur

    Saat ini cara untuk membedakan produk satu dengan lainnya adalah dengan melihat fitur tambahan pada produk tersebut. Sebagai contoh ada exhaust fan yang bisa menyala saat lampu dinyalakan, saat ada pergerakan di dalam ruangan, atau ketika kamar mandi terasa lembap.

    4. Kebisingan

    Sama seperti kipas angin pada umumnya, exhaust fan bisa menimbulkan suara. Beberapa produk memiliki suara yang mengganggu seperti mesin jet yang baru dihidupkan. Jadi sebelum benar-benar membeli sebaiknya cek dahulu kondisi exhaust fan ketika digunakan.

    5. Kapasitas Angin

    Cara memilih exhaust fan yang memiliki kapasitas angin yang pas untuk kamar mandi adalah dengan membandingkan dengan luas kamar mandi. Jadi sebelum membeli exhaust fan sebaiknya sudah mengetahui luas kamar mandi dan ketinggian dari lantai hingga plafon.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Diserbu Kaki Seribu saat Musim Hujan? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Kaki seribu merupakan salah satu hewan berjenis lipan yang senang hidup di tempat yang sejuk dan lembap. Kaki seribu biasanya tidak menetap terlalu lama di satu tempat. Mereka berpindah mencari lokasi yang lebih baik, terutama jika lingkungan terasa panas dan kering.

    Dikutip dari Southern Living, kaki seribu biasanya tinggal di bawah tanah. Mereka tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu di sekitar rumah.

    Oleh karena itu, jika melihat kaki seribu ada di dalam rumah adalah hal yang jarang. Apabila mereka masuk hingga ke dalam rumah dan di tempat-tempat yang tak biasa, kemungkinan besar area tersebut merupakan tempat yang sejuk dan lembap.


    Bisa juga mereka tengah menuju daerah yang lebih lembap di dekat sana. Daerah tersebut biasanya sempit, gelap, dan dingin. Apabila di rumah terdapat tumpukan barang atau sudut-sudut rumah yang memenuhi kriteria tersebut, harap berhati-hati.

    Cara Cegah Kaki Seribu Masuk ke Rumah

    Dilansir dari Southern Living, kaki seribu bisa dicegah untuk tidak muncul di permukaan dengan cara berikut.

    1. Tutup Celah di Rumah

    Kaki seribu bisa masuk rumah melalui celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Saat memasuki musim hujan, usahakan celah tersebut dalam keadaan tertutup sehingga kaki seribu tidak ada kesempatan untuk masuk.

    2. Hilangkan Kelembapan

    Kelembapan merupakan musuh utama kerusakan bangunan. Selain itu, kelembapan juga bisa memicu datangnya kaki seribu. Untuk mengurangi kelembapan di rumah, coba pakai perangkat elektronik bernama dehumidifier. Singkirkan pula penyebab munculnya kelembapan.

    Jangan biarkan membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa menumpuk di rumah karena bisa menjadi sarang baru bagi kaki seribu.

    3. Hilangkan Genangan Air

    Jangan biarkan di halaman rumah terdapat genangan air. Sebab, genangan air dapat menarik perhatian kaki seribu, bahkan hewan lainnya. Genangan air muncul karena tidak ada resapan, tidak ada jalur mengalirkan air, permukaan tanah yang cekung, atau karena ada kebocoran pada pipa. Jadi atasi dahulu permasalahannya agar tidak ada lagi genangan air di rumah.

    Itulah penyebab dan cara mencegah kaki seribu masuk rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Gatal Usai Mandi? Bisa Jadi Gara-Gara Toren Air Berlumut


    Jakarta

    Toren atau disebut juga tandon air merupakan alat yang berfungsi sebagai wadah menyimpan air bersih. Toren air dapat ditemukan dengan mudah di banyak rumah penduduk.

    Penggunaan toren air dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh air bersih. Namun, sering kali ditemukan toren air yang berlumut sehingga yang keluar justru air kotor dan berwarna hijau.

    Kualitas air tersebut tentu tidak bisa digunakan untuk mandi dan mencuci. Jika air tetap digunakan maka bisa memicu penyakit seperti kulit gatal-gatal dan gangguan saluran pencernaan. Mau tak mau kamu harus membersihkan toren air dari sisa-sisa lumut yang menempel.


    Sebagai pemilik rumah, penting juga untuk mengetahui sejumlah penyebab toren air menjadi berlumut. Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.

    Penyebab Toren Air Berlumut

    Adanya lumut di dalam toren air bukan tanpa sebab. Dikutip dari catatan detikProperti, berikut sejumlah penyebab toren air berlumut:

    1. Sinar Matahari

    Toren air yang terpapar sinar matahari secara langsung bisa memicu lumut. Pada umumnya, banyak warga yang menempatkan toren air di bawah sinar matahari langsung, sehingga tak heran kalau ditumbuhi lumut seiring waktu.

    Solusi dari masalah ini adalah memasang pelindung toren agar tidak terpapar sinar matahari. Kamu juga bisa memilih tandon air berwarna gelap agar dapat menghalangi cahaya masuk ke dalam toren.

    2. Air Baku yang Kotor

    Jika air yang digunakan untuk mengisi toren punya kualitas buruk, maka lumut dapat tumbuh di dalamnya. Hal ini karena air mengandung jamur sehingga lumut dapat tumbuh lebih cepat.

    Bahkan, air bersih pun juga bisa menyebabkan tandon jadi berlumut karena ada beberapa partikel tanah yang ikut terbawa saat memompa air. Solusinya adalah dengan rutin menguras toren minimal 3-4 bulan sekali.

    3. Udara Lembap

    Udara lembap juga menjadi pemicu tumbuhnya lumut di dalam toren. Ditambah lagi jika posisi toren berada di bawah sinar matahari langsung, maka lumut dapat tumbuh dengan cepat.

    Demi mencegah tandon air berlumut di kemudian hari, sebaiknya dilakukan pengecekan secara berkala. Selain itu, pastikan toren air sudah ditutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang bisa masuk ke dalam.

    Demikian tiga penyebab toren air di rumah jadi berlumut. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Cegah Lumut di Toren Air, Nggak Perlu Ribet!



    Jakarta

    Toren air atau tandon air merupakan penampungan cadangan air yang biasa diletakkan di atap rumah. Fungsinya sangat vital, yaitu menyimpan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak.

    Namun, karena toren selalu terisi air, kondisi di dalamnya menjadi lembap dan rentan ditumbuhi lumut. Jika dibiarkan, pertumbuhan lumut ini bisa membuat air menjadi keruh, berbau, dan tidak layak pakai.

    Kondisi lembap, paparan sinar matahari langsung, hingga kualitas air baku yang buruk menjadi penyebab utama toren cepat ditumbuhi lumut. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?


    Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), berikut ini tips mencegah pertumbuhan lumut di toren air rumah:

    1. Pastikan Tangki Air Tertutup Rapat

    Lumut tumbuh subur saat air terkena cahaya matahari. Oleh karena itu, pastikan toren air selalu dalam kondisi tertutup rapat. Penutup yang baik akan menghalangi sinar matahari masuk dan menjaga kualitas air tetap bersih.

    2. Pasang Pelindung atau Atap di Atas Toren

    Banyak toren berbahan plastik dan berwarna cerah yang memungkinkan cahaya menembus ke dalam. Solusinya, pasang pelindung atau kanopi di atas toren agar tidak terpapar sinar matahari langsung. Dengan begitu, suhu dan kelembapan di dalam toren bisa lebih terkontrol.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Alternatif lain untuk meminimalisir masuknya cahaya adalah dengan mengecat toren menggunakan warna gelap. Warna gelap seperti hitam atau biru tua mampu menghalangi penetrasi cahaya, sehingga menekan pertumbuhan lumut di dalam toren.

    4. Kuras Toren Secara Rutin

    Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah menguras toren secara berkala. Idealnya, toren air dikuras setiap 6 bulan sekali. Namun, jika lumut tumbuh lebih cepat, lakukan pengurasan setiap 3-4 bulan sekali agar air tetap higienis dan sehat digunakan.

    Menjaga kebersihan toren air adalah bagian penting dari upaya menjaga kesehatan keluarga. Jangan tunggu sampai air berubah warna atau berbau! Lakukan perawatan sederhana namun rutin agar toren bebas lumut dan air tetap bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bunga Es di Freezer Bikin Jengkel, Begini Cara Cegahnya!


    Jakarta

    Freezer punya fungsi penting dalam lemari es, yakni untuk membekukan bahan makanan. Namun, seiring penggunaan terkadang muncul bunga es yang dapat memenuhi freezer.

    Hadirnya bunga es di freezer tentu bikin kesal karena dapat mengganggu proses penyimpanan bahan makanan. Lapisan es yang tebal dan keras membuat freezer jadi sempit. Selain itu, freezer juga harus bekerja lebih keras untuk membekukan makanan.

    Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya bunga es di freezer. Selain itu, penting juga untuk melakukan beberapa pencegahan agar freezer tak muncul kembali. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Bunga Es Muncul di Freezer

    Ada sejumlah faktor yang memicu timbulnya bunga es di freezer. Dilansir situs Ideal Home, berikut beberapa penyebabnya:

    1. Sering Buka Pintu Kulkas

    Bunga es terbentuk saat udara hangat dan lembap masuk ke freezer. Kemudian pintu freezer yang sering dibuka-tutup memungkinkan udara hangat masuk, sehingga freezer akan mengembun dan membeku.

    Maka dari itu, sebaiknya jangan terlalu sering membuka pintu kulkas tanpa alasan yang jelas, misalnya karena iseng atau penasaran. Bukalah pintu kulkas ketika memang ingin mengambil makanan dan jangan dibuka terlalu lama.

    2. Cara Menyimpan Makanan Kurang Tepat

    Penyebab lainnya karena makanan yang disimpan di dalam kulkas tidak tertutup rapat. Misalnya, menyimpan makanan hangat dan dibiarkan terbuka dapat menambah kelembapan di dalam freezer.

    Untuk itu, pastikan menyimpan makanan dalam wadah tertutup dan adem sebelum dimasukkan ke freezer. Selain itu, jangan mengisi freezer terlalu penuh agar sirkulasi udara tetap lancar sehingga mencegah pembentukan bunga es.

    3. Pintu Freezer Tidak Tertutup Rapat

    Pintu freezer yang tidak tertutup rapat menyebabkan udara hangat masuk ke dalam dan memicu pembentukan bunga es. Sebagai bentuk pencegahan, kamu perlu menutup pintu freezer dengan rapt serta mengecek keandalan segel pintu lemari es.

    4. Termostat Rusak

    Termostat berfungsi mengatur suhu freezer agar tetap stabil. Apabila termostat tidak berfungsi dengan baik, maka suhu dingin akan meningkat dan memicu terbentuknya bunga es. Jadi, pastikan suhu freezer sesuai dengan rekomendasi produsen.

    Cara Mencegah Bunga Es di Freezer

    Munculnya bunga es di freezer dapat dicegah dengan sejumlah cara. Dilansir situs Beko, berikut cara-caranya:

    1. Simpan Makanan dengan Benar

    Ketika makanan didinginkan di dalam freezer, penting untuk menyimpannya dengan benar. Jika makanan disimpan dalam kondisi hangat dan terbuka maka bisa menambah kelembapan dan memicu bunga es.

    Untuk mencegahnya, pastikan kamu menyimpan makanan dalam wadah yang tertutup rapat. Kamu juga bisa menyimpan makanan dengan dibungkus plastik yang rapat untuk mencegah kelembapan.

    2. Jangan Bukan Pintu Kulkas Terlalu Sering

    Cobalah untuk mulai berhenti membuka pintu kulkas terlalu sering tanpa tujuan yang jelas. Jika memang akan membuka pintu kulkas hingga berkali-kali, pastikan tidak dibuka terlalu lama atau lebar-lebar agar udara hangat dari luar tidak masuk ke dalam freezer.

    3. Cek Segel Pintu Lemari Es

    Selain itu, periksa bagian segel pintu lemari es untuk mengecek apakah ada celah di antara pintu dan kabinet. Jika pintu kulkas tidak tertutup rapat, coba bersihkan segel dengan kain lembut atau spons dan air hangat.

    Hindari penggunaan produk pembersih abrasif karena dapat merusak segel. Jika ditemukan segel mulai longgar atau retak, segera diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

    Demikian cara mencegah bunga es muncul kembali di freezer. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Cara Cegah Ular Masuk Lingkungan Rumah, Termasuk Ular Weling


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang kerap membahayakan bagi manusia. Kehadiran ular dapat mengancam nyawa karena hewan ini bisa menggigit dan mengeluarkan bisa.

    Ada beberapa jenis ular berbisa seperti ular kobra atau weling. Bisa dari ular tersebut mengandung venom atau racun yang jika masuk ke dalam tubuh manusia bisa berujung kematian.

    Jika ada ular masuk ke lingkungan rumah, cara membasminya adalah bukan dengan dibunuh. Sebab, ada beberapa jenis ular seperti weling yang justru akan menyerang saat terancam. Ular ini dapat mengeluarkan bisa yang berpotensi 70% menyebabkan kematian bagi korbannya.


    Mengutip laman National Library of Medicine (NCBI), bisa ular weling mengandung neurotoksin yang sangat kuat. Bisa milik ular weling juga diketahui bisa menyebabkan rhabdomyolysis dan gangguan kardiovaskular seperti hipertensi dan syok.

    Pada umumnya, ular berbisa sering ditemui di tengah hutan atau kebun. Namun, dalam sejumlah kasus ular berbisa juga muncul di permukiman penduduk, terutama di tempat yang tidak disangka-sangka.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi ular yang masuk ke lingkungan rumah jika tidak dengan membunuhnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Ular Masuk ke Lingkungan Rumah

    Kemunculan ular di perumahan penduduk bisa jadi karena terdapat tempat yang mendukung bagi ular untuk datang. Dikutip dari Herping Thailand, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Menemukan Sumber Makanan

    Ular biasanya memakan hewan seperti serangga, kodok, tikus, dan hewan pengerat. Jika hewan-hewan tersebut ada di lingkungan rumah kamu, maka tak heran ular akan masuk untuk mendapatkan makanannya.

    Untuk itu, singkirkan sumber makanan ular dengan cara membasminya. Jika sudah disingkirkan maka ular tak datang lagi karena ia tidak menemukan sumber makanan.

    2. Cocok Untuk Berkembang Biak

    Alasan kenapa ular sering datang ke rumah kamu mungkin karena tempat tersebut cocok baginya untuk berlindung dan berkembang biak. Sebab, ular menyukai tempat yang lembap, terutama saat ingin berganti kulit. Disarankan agar halaman rumah selalu dalam kondisi bersih terutama bagian rumput.

    3. Terdapat Sumber Air

    Jika terdapat sumber air di rumah yang cukup banyak, hal itu bisa membuat ular akan selalu datang ke rumah. Meskipun hewan berbisa ini tak mengonsumsi banyak air, tetapi dalam beberapa kasus ular bisa datang karena ingin minum air.

    Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah. Mengutip catatan detikProperti, berikut langkah-langkahnya:

    1. Rawat Halaman dalam Kondisi Bersih

    Ular termasuk hewan yang suka tinggal di lingkungan lembap. Maka dari itu, kamu harus mencegah area-area lembap di sekitar rumah, seperti memangkas rumput yang panjang di jalaman, menyingkirikan batu, batang kayu, dan puing sisa bangunan.

    Keempat hal tersebut apabila berserakan di sekitar rumah justru dapat dimanfaatkan oleh ular sebagai tempat tinggalnya.

    2. Rajin Membuang Sampah

    Sampah merupakan sumber makanan bagi hewan pengerat seperti tikus, hal itu juga menjadi ‘harta karun’ bagi ular karena mendapatkan sumber makanan. Jadi, agar ular tidak muncul di halaman rumah sebaiknya kamu rajin membuang sampah sehingga tidak ada tikus-tikus yang datang.

    3. Buat Semacam Rumah Panggung

    Membuat rumah panggung disebut efektif mencegah ular masuk ke rumah. Sebab, rumah yang tidak menempel di tanah dapat menyulitkan ular untuk masuk.

    Celah antara rumah dan tanah tidak perlu terlalu tinggi, cukup sekitar 30-50 cm saja. Namun, jika kondisi rumah tidak memungkinkan untuk ditinggikan maka bisa dengan cara sebelumnya, yakni rajin membersihkan halaman.

    4. Membuat Jalur Khusus

    Jika kamu tinggal di rumah yang punya halaman luas, sebaiknya buat jalur setapak khusus untuk berjalan. Langkah ini untuk menghindari kaki diserang oleh ular secara mendadak. Selain itu, hadirnya jalur ini juga mempermudah penghuni rumah saat berjalan kaki di halaman.

    Menutup lubang jadi salah satu cara berikutnya untuk mencegah ular masuk ke rumah. Tidak hanya lubang yang berada di tanah, tapi juga lubang atau celah di dinding, atap, kloset, dan saluran air. Sebab, ular akan berusaha mencari tempat persembunyian dengan menyelinap masuk di antara lubang-lubang atau celah.

    6. Buat Pagar Beton

    Cara yang terakhir adalah dengan membuat pagar beton. Sebab, ular akan kesulitan untuk menerobos pagar beton dan akhirnya memilih untuk putar balik. Langkah ini bisa diterapkan untuk rumah yang memang sering ditemui ular atau yang berada di dekat kebun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com