Tag Archives: penyebab

6 Hal yang Menyebabkan Kamar Mandi Tergenang Air



Jakarta

Kamar mandi yang sering tergenang air bisa bikin tidak nyaman dan bahkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan maupun kerusakan struktur rumah. Air yang tak kunjung surut bisa menjadi sarang nyamuk, memicu lumut, dan menyebabkan lantai jadi licin hingga membahayakan.

Masalah ini ternyata umum terjadi di banyak rumah, terutama yang sudah lama berdiri atau yang sistem drainasenya kurang optimal. Lantas, apa saja penyebab kamar mandi tergenang air? Simak 6 penyebab umumnya berikut ini.

1. Saluran Pembuangan Tersumbat

Penyebab paling umum adalah saluran pembuangan yang tersumbat. Biasanya, sumbatan berasal dari rambut rontok, sabun, sampah kecil, atau endapan kotoran lainnya. Jika saluran sudah mampet, air pun sulit mengalir dan akhirnya menggenang.


Menurut laman The Spruce, penyumbatan ringan bisa diatasi dengan larutan baking soda dan cuka, atau menggunakan alat seperti plumbing snake. Namun, untuk sumbatan parah, sebaiknya panggil jasa sedot WC atau tukang ledeng profesional.

2. Kemiringan Lantai Tidak Sesuai

Kemiringan lantai kamar mandi sangat penting untuk membantu aliran air menuju lubang pembuangan. Jika kemiringannya kurang atau bahkan rata, air akan menggenang dan tidak mengalir dengan baik.

Mengutip laman Houzz, idealnya kemiringan lantai kamar mandi adalah sekitar 1-2% atau setara 1-2 cm setiap 1 meter ke arah floor drain. Jika kemiringannya tidak sesuai, perlu dilakukan renovasi ringan dengan cara mengupas dan meratakan ulang lantai.

3. Floor Drain Kecil atau Tertutup

Ukuran lubang pembuangan yang terlalu kecil juga bisa menyebabkan air tertahan. Apalagi jika floor drain sering tertutup kotoran atau penutupnya tidak memiliki lubang yang cukup besar. Cek apakah tutup lubang pembuangan perlu diganti dengan model yang lebih baik.

Sumber dari Bob Vila, pakar renovasi rumah asal AS, menyarankan menggunakan penutup floor drain berbahan stainless steel dengan lubang lebar agar aliran air tidak terhambat.

4. Penumpukan Sabun dan Sisa Sampo

Sisa-sisa sabun, sampo, dan produk mandi lainnya bisa mengendap di saluran air dan menciptakan lapisan licin yang memperlambat aliran. Jika dibiarkan terus-menerus, endapan ini bisa mengeras dan memperparah sumbatan.

Solusinya, bersihkan secara berkala saluran pembuangan dengan air panas dan cairan pembersih khusus yang aman untuk pipa.

5. Kerusakan Pipa atau Sambungan

Pipa yang bocor atau sambungan yang tidak rapat bisa menyebabkan air kembali keluar dan tergenang di permukaan lantai kamar mandi. Selain itu, air juga bisa merembes ke dinding atau bagian rumah lainnya.

Jika ditemukan tanda-tanda kerusakan seperti rembesan di dinding, bau tidak sedap, atau lantai yang selalu basah, segera lakukan pemeriksaan pipa.

6. Volume Air yang Berlebihan

Kadang-kadang, volume air dari shower atau keran terlalu deras sehingga melebihi kapasitas saluran pembuangan. Hal ini bisa menyebabkan air menggenang sesaat, terutama jika floor drain tidak cukup besar atau dalam kondisi kurang bersih.

HomeAdvisor, platform jasa rumah tangga asal Amerika Serikat, menyarankan untuk menyesuaikan tekanan air, terutama jika menggunakan shower dengan tekanan tinggi.

Agar kamar mandi tetap kering dan nyaman, bersihkan saluran pembuangan minimal seminggu sekali, cek kemiringan lantai secara berkala, dan hindari membuang kotoran ke lubang drainase.

Jika masalah tetap berlanjut, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan tukang bangunan atau jasa profesional untuk mengecek kondisi kamar mandi secara menyeluruh.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Kamitetep Masih Sering Muncul di Rumah? Ini Penyebabnya


Jakarta

Ada beberapa serangga yang kerap muncul di rumah, salah satunya adalah kamitetep. Sebagai informasi, kamitetep atau Phereoeca uterella merupakan serangga sejenis ngengat yang memiliki bentuk seperti biji labu.

Bentuknya yang unik membuat sejumlah orang mengira kamitetep adalah butiran pasir yang menggumpal di sudut rumah. Padahal kalau diperhatikan lebih detail, pada salah satu bagian ujungnya ada berwarna cokelat.

Munculnya kamitetep membuat rumah jadi terkesan kotor. Selain itu, serangga kecil ini bisa menyebabkan gatal-gatal atau iritasi jika dipegang secara langsung.


Kamitetep biasanya menempel pada tembok, sudut ruangan, atau kolong furnitur. Serangga ini bergerak secara perlahan sehingga kerap tidak disadari oleh penghuni rumah.

Membasmi kamitetep bisa menggunakan sabun cuci piring yang dicampur dengan air. Selain itu, kamu juga bisa meletakkan kamper di lemari jika ditemukan ada kamitetep di pakaian.

Jika kamitetep kembali muncul di rumah, berarti ada celah atau kebiasaan buruk yang membuat serangga tersebut datang lagi. Ketahui sejumlah penyebabnya dalam artikel ini.

Penyebab Kamitetep Muncul Lagi di Rumah

Dilansir situs Bugwiz, berikut sejumlah penyebab kamitetep muncul lagi di rumah:

1. Jarang Membersihkan Rumah

Alasan utama kamitetep bisa muncul lagi karena rumah jarang dibersihkan bahkan sampai berbulan-bulan. Ruangan atau area yang kotor di rumah dapat dipenuhi oleh kepompong kamitetep.

Serangga kecil ini umumnya ditemukan di kamar mandi, kamar tidur, garasi, dan dapur. Kamitetep dapat menempel di dinding, loteng, kayu, batu-bata, dan plesteran.

2. Lingkungan yang Memadai

Kamitetep mencari tempat untuk hidup dan berkembang biak yang lembap, panas, tertutup, dan minim gangguan. Apabila terdapat ruangan di rumah yang punya kondisi seperti itu, maka tak heran kamitetep akan muncul kembali meski sebelumnya sudah dibasmi.

3. Terdapat Sumber Makanan

Agar bisa bertahan hidup tentu kamitetep membutuhkan makanan. Para ahli entomologi mengatakan kamitetep kebanyakan dapat hidup berdampingan dengan manusia.

Temuan lainnya mengungkapkan kamitetep senang hidup di dekat laba-laba. Soalnya, mereka akan memakan sisa yang dibuang laba-laba dan sutra dari jaringnya. Selain itu, kamitetep juga dapat memakan serangga mati.

Rumah yang jarang dibersihkan dapat memunculkan laba-laba dan juga serangga lainnya, sehingga jadi tempat yang nyaman untuk kamitetep berkembang biak karena menemukan sumber makanan yang banyak.

4. Ada Celah Masuk Rumah

Kamitetep sebenarnya berasal dari luar rumah, tapi kamitetep betina dewasa yang sudah kawin akan masuk rumah untuk bertelur. Mereka bisa masuk karena menemukan celah kecil di rumah.

Selain itu, kamitetep juga bisa masuk ke rumah karena ikut terbawa. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika pakaian atau benda yang dibawa ternyata ada kamitetep. Alhasil, serangga kecil itu bisa tinggal dan berkembang biak di rumah.

Cara Membasmi Kamitetep

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu bisa membasmi kamitetep cukup dengan menggunakan sabun cuci piring. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Siapkan wadah besar dan isi sekitar 3-4 liter air
  • Campur 2 sendok makan sabun cici piring ke dalam wadah
  • Aduk secara perlahan agar cairan tersebut tidak mengandung banyak busa
  • Tusuk kepompong kamitetep agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil
  • Lalu semprotkan atau tuang cairan sabun cuci piring tersebut ke kamitetep.

Demikian penjelasan mengapa kamitetep bisa muncul lagi di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Atasi Lembap di Dinding Samping Rumah


Jakarta

Dinding rumah yang lembap bukan cuma bikin tampilan jadi kusam, tapi juga bisa menimbulkan masalah serius. Mulai dari cat yang mengelupas, jamur, hingga potensi penyakit akibat udara lembap yang tidak sehat.

Masalah ini kerap terjadi di bagian dinding samping rumah yang langsung terpapar hujan, panas, atau kelembapan tanah. Kalau dibiarkan terlalu lama, dinding bisa rusak dan biaya perbaikannya pun jadi membengkak.

Lalu, bagaimana cara mengatasi dinding lembap, terutama di area samping rumah? Simak 3 langkah berikut, dilansir dari Home Building and Renovating dan New Line Painting.


1. Bersihkan Cat yang Terkelupas

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan cat yang sudah terkelupas. Tujuannya agar permukaan dinding kembali rata dan tidak menumpuk jamur atau kotoran.

Gunakan alat pengikis cat untuk membersihkan bagian yang rusak. Jika ada noda membandel seperti minyak atau lumut, bersihkan terlebih dulu dengan air sabun dan lap bersih. Permukaan yang bersih akan memudahkan proses perbaikan berikutnya.

2. Cek Sumber Kelembapan

Setelah dinding dibersihkan, kamu perlu cari tahu penyebab utama kelembapannya. Apakah karena rembesan air hujan, pipa bocor, atau ada retakan kecil di dinding yang membuat air meresap dari luar?

Retakan halus atau lebar bisa menjadi jalan masuk air yang membuat tembok lembap dari dalam. Di sisi lain, pipa air yang bocor juga sering jadi penyebab yang tak terlihat. Kalau sumber masalahnya tidak diatasi, dinding akan terus-menerus lembap meski sudah dicat ulang berkali-kali.

3. Gunakan Cat Dasar dan Cat Ulang

Setelah memastikan dinding kering dan bebas dari masalah struktural, tahap selanjutnya adalah mengaplikasikan cat dasar (primer). Pilih primer yang khusus untuk area lembap agar bisa memberikan perlindungan ekstra terhadap jamur dan rembesan air.

Setelah itu, cat ulang tembok menggunakan cat eksterior berkualitas tinggi yang tahan cuaca. Untuk dinding luar rumah, penting memilih cat yang punya ketahanan terhadap sinar matahari, hujan, dan kelembapan tinggi.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Keran Air Berkerak? Ini 4 Cara Membersihkannya


Jakarta

Adanya kerak air pada keran bukan lah hal baru. Permasalahan ini sering ditemukan di setiap rumah.

Meski tidak berbahaya, kerak air pada keran bisa membuat tampilan tak enak dipandang. Tenang aja, permasalahan ini masih bisa diatasi kok!

Sebelum membahas cara menghilangkan noda kerak air, ketahui dulu yuk penyebabnya.


Penyebab Ada Kerak Air pada Keran

Dilansir dari SFGate, kerak atau noda putih pada keran biasanya ada karena sisa air sadah yang mengandung banyak mineral seperti kalsium dan magnesium. Selain itu, kerak juga bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering.

Dilansir dari Real Simple, salah satu cara efektif untuk mencegah terbentuknya kerak air adalah mengelap keran setiap usai digunakan atau sesering mungkin.

“Ini akan mencegah mineral mengering di permukaan sejak awal dan menyebabkan penumpukan,” kata ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader, dikutip dari Real Simple, Kamis (7/8/2025).

Cara Membersihkan Kerak Air

1. Pakai Cuka

Kalau mau membersihkan endapan kalsium dan kapur yang ada di air sadah, bisa dengan cuka. Caranya dengan menyemprotkan campuran cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Selanjutnya diamkan selama 2-3 menit lalu bersihkan.

Taylor Riley, partner di AMR US Commercial Cleaning, merekomendasikan penyemprotan campuran ini seminggu sekali.

“Campuran ini melarutkan penumpukan mineral sebelum sempat menggores atau menodai permukaan,” kata Riley, dilansir dari Real Simple.

2. Pakai Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

– Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
– Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
– Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
– Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
– Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

3. Pemutih dan Air Panas

Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni rumah wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

– Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
– Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
– Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
– Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

4. Air Lemon

Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon disebut efektif untuk membersihkan noda yang menempel. Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

– Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
– Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
– Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
– Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

Itulah penyebab dan cara menghilangkan kerak air pada keran.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Kelelawar di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya


Jakarta

Kelelawar merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Hewan nokturnal ini bisa terbang ke sana kemari terlebih saat kondisi gelap gulita.

Adanya kelelawar di rumah bisa membuat penghuni resah. Hal itu karena kelelawar merupakan salah satu vektor atau hewan pembawa penyakit, seperti SARS, ebola, dan virus nipah.

Ada beberapa penyebab adanya kelelawar di rumah. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Penyebab Ada Kelelawar di Rumah

Sumber Makanan dan Air

Sama seperti hewan lainnya, penyebab utama kelelawar ada di rumah yaitu adanya sumber makanan dan air. Sumber makanan kelelawar yaitu serangga dan juga buah-buahan.

Sementara untuk sumber air bisa didapatkan dari air mancur, kolam renang, dan lainnya.

Sumber Panas

Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

Cara Mengusir Kelelawar

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah kelelawar masuk ke rumah. Dilansir dari The Spruce dan Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

Cari Jalur Masuk Kelelawar

Cara pertama adalah mencari jalur masuk kelelawar ke dalam rumah. Coba cari celah-celah kecil di sekitar atap dan loteng. Agar lebih mudah, penghuni dapat mengamati jalur masuk kelelawar ke dalam rumah saat malam hari.

“Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari titik masuk. Kelelawar bisa masuk melalui celah dan retakan kecil, sekecil setengah inci,” kata AH David pemilik Pest Control Weekly, dikutip dari Homes & Gardens.

Selanjutnya, tutup jalur-jalur masuk kelelawar dengan caulk atau sealant.

Pasang Lampu Terang

Kelelawar merupakan hewan nokturnal atau yang aktif pada malam hari dan menyukai kondisi cahaya redup. Maka tak heran hewan satu ini sering bersembunyi di tempat gelap.

Peter Gros selaku pakar satwa liar menyarankan agar memasang lampu terang di loteng dan halaman rumah. Langkah ini dinilai efektif untuk membantu mengusir kelelawar dan mencegah mereka bersarang di dalam rumah.

Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

Beberapa sumber makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika penghuni tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, penghuni bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar.

Cara ini juga bisa membuat serangga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

Taruh Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

Apabila akses masuk kelelawar sudah ditutup tetapi mereka masih bisa masuk, bisa juga gunakan wewangian dari bahan alami untuk membuatnya enggan mendekat. Wewangian tersebut seperti peppermint, kayu manis, dan minyak kayu putih.

Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, bisa pakai minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan satu cup air hangat dan setengah cup gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

Panggil Jasa Profesional

Ini merupakan langkah yang harus diambil apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Penggunaan jasa profesional bisa menghindari penghuni rumah dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

Itulah penyebab dan cara mengusir kelelawar dari rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mesin Cuci Bergetar Hebat Saat Dipakai? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Saat ini penggunaan mesin cuci sangat dibutuhkan karena praktis dan bisa menghemat tenaga manusia. Saat digunakan, kadang-kadang mesin cuci suka bergetar hebat. Kenapa ya?

Ya, kondisi mesin cuci yang bergetar saat digunakan memang suka ditemukan. Hal itu bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya overload atau terlalu banyak baju yang dicuci.

Selain itu masih ada penyebab lainnya. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Overload

Overload tidak hanya bisa membuat mesin cuci bergetar saat digunakan. Hal itu juga bisa menghambat siklus pencucian, misalnya detergen tidak merata, kerutan pada pakaian, serta berdampak buruk pada komponen internal mesin cuci.

Dilansir dari Good Housekeeping, beban yang terlalu berat pada tabung mesin cuci bisa menyebabkan mesin kesulitan berputar. Setiap kali putaran, mesin cuci akan tersentak di tempat yang menyebabkan getaran dan benturan. Sebaiknya, muatan mesin cuci tidak lebih dari 3/4 penuh.

Sebagai tambahan, dilansir dari House Digest, sebaiknya tidak mencampur pakaian yang akan dicuci. Misalnya jika ingin mencuci handuk maka isi mesin cuci dengan handuk saja jangan dicampur dengan pakaian lainnya.

Mencuci Barang yang Berat

Mencuci barang dengan bobot yang berat juga bisa menjadi alasan mesin cuci bergetar. Misalnya mencuci bantal.

Bantal menyerap banyak air saat pencucian. Karena tidak ada yang menahannya saat tabung mesin cuci berputar, bantal bisa terlontar ke sana kemari di dalam tabung.

Solusinya bisa dengan meratakan distribusi berat dengan mencuci dua bantal sekaligus atau melapisi beban dengan seprai agar bantal lebih aman.

Masalah Internal Mesin Cuci

Bisa juga adanya masalah internal mesin sehingga benda tersebut bergetar saat digunakan. Sebaiknya panggil profesional untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Posisi Mesin Tidak Seimbang

Bisa juga posisi mesin cuci tidak seimbang sehingga bergetar saat digunakan. Jika tidak rata, penghuni bisa menyesuaikan kaki mesin cuci. Jika terlalu sulit untuk dilakukan, bisa menggunakan jasa profesional.

Baut Transit Masih Terpasang

Biasanya, ada 3-5 baut transit yang dipasang pada mesin cuci baru. Hal ini supaya pada saat pengiriman, tabung mesin cuci tetap berada di tempatnya untuk mengurangi risiko kerusakan.

Akan tetapi, kalau baut itu tidak dilepas saat pemasangan, mesin cuci akan bergetar dan ada benturan hebat hebat saat digunakan. Hal itu tentunya bisa menyebabkan kerusakan pada mesin cuci.

Biasanya, kerusakan seperti itu tidak ditanggung oleh garansi, jadi gunakan jasa pemasangan profesional untuk menghindari kondisi tersebut. Disarankan juga untuk menyimpan baut transit untuk jaga-jaga kalau pemilik pindah rumah dan harus memindahkan mesin cuci lagi.

Itulah beberapa kemungkinan penyebab mesin cuci bergetar saat digunakan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

WC Mampet Bisa Diperbaiki Pakai Garam, Begini Caranya


Jakarta

Cara mengatasi WC yang mampet tidak perlu sampai dibongkar. Saat ini, banyak cara yang bisa diikuti dan terbukti berhasil untuk mengatasinya. Salah satunya adalah dengan memakai garam. Lho, emang bisa?

Dilansir Apartment Therapy, garam adalah salah satu bahan yang terbukti ampuh untuk mengatasi WC mampet. Bahan alami ini juga disebut dapat menghilangkan bau tak sedap akibat penumpukan kotoran pada pipa pembuangan.

Jenis garam yang digunakan berbeda dengan garam masakan yang biasa tersedia di dapur. Untuk masalah WC mampet harus memakai garam epsom atau garam Inggris. Garam satu ini mengandung magnesium, sulfur, dan oksigen. Sementara, garam dapur untuk masakan mengandung natrium klorida.


Penggunaan bahan-bahan alami seperti garam ini juga berdampak baik untuk lingkungan karena tidak mencemari.

Cara Mengatasi WC Mampet dengan Garam Epsom

Garam epsom tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan bahan lain yang membantu Menekan kotoran masuk ke dalam septic tank, yakni baking soda. Berikut langkah menggunakan garam epsom untuk mengatasi WC mampet.

1. Siapkan setengah cangkir soda kue dan setengah cangkir garam epsom ke wadah yang nantinya mudah untuk dituang.

2. Tambahkan air pada campuran 2 bahan tersebut

3. Tuang larutan soda kue, garam epsom, dan air ke dalam WC

4. Siapkan air hangat, jangan yang mendidih sebanyak 6 gelas. Apabila air sudah tidak mendidih tuang ke dalam WC

5. Diamkan campuran tersebut selama maksimal semalaman atau 8 jam.

6. Reaksi garam epsom, soda kue, dan air dapat menimbulkan suara gelembung yang tidak biasa, tetapi hal tersebut wajar pada WC

7. Setelah minimal 8 jam, siapkan satu gelas air hangat. jangan mendidih dan tuang ke dalam WC. Bilas juga dengan air biasa.

Selain memakai garam epsom, ada banyak cara lain untuk mengatasi WC mampet, berikut di antaranya.

1. Tuangkan Sabun & Air Panas

Selain garam epsom, coba pakai sabun cuci piring yang dicampur dengan air panah. Ingat, saat menuangkan air panas sebaiknya tidak dalam kondisi mendidih karena dapat merusak pipa pembuangan. Setelah kedua bahan tersebut dituang ke dalam WC, tunggu selama beberapa menit saja sebelum dibilas dengan air biasa.

2. Pemutih dan Detergen Bubuk

Bahan campuran kedua adalah pemutih dan detergen bubuk. Caranya cukup mudah yakni dengan menuangkan beberapa cangkir pemutih dan satu cangkir detergen bubuk ke dalam mangkuk. Tunggu 20-30 menit, lalu coba siram ke dalam WC.

3. Manfaatkan Kawat Hanger

Jika detikers tidak punya alat-alat di atas, kalian bisa memanfaatkan kawat hanger untuk menyingkirkan sumbatan di WC. kawat ini dapat difungsikan sebagai ular pipa toilet. Modifikasi terlebih dahulu bentuk kawat hanger agar bisa dimasukkan ke saluran toilet. Untuk mencegah goresan pada porselen, lilitkan kain di sekeliling pengaitnya.

Masukkan ke lubang dan carilah penyebab sumbatan, kemudian sodok kawat lebih dalam hingga sumbatan terurai. Lihat apakah cairan di WC usudah turun atau belum. Apabila sudah lancar siram WC untuk mengurai kotoran-kotoran di pipa yang masih tertinggal.

Demikian tadi Cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Air Sumur Bau dan Cara Atasinya Tanpa Pakai Filter


Jakarta

Air sumur merupakan sumber air bersih yang masih banyak digunakan di Indonesia. Untuk memakai air sumur biasanya orang akan menurunkan ember yang sudah diikat tali yang kuat kemudian ditarik ke atas setelah ember terisi penuh.

Kualitas air sumur dengan air yang didapat dengan pompa modern tidak ada bedanya, karena sama-sama dari dalam tanah. Meskipun begitu, sebelum menggunakan air sumur sebaiknya periksa dahulu kondisinya. Sebab, tak jarang air sumur di rumah berbau tak sedap dan berwarna kekuningan.

Air yang layak untuk digunakan adalah yang tidak berbau, tidak berwarna, dan bersih. Apabila berbau tak sedap sebaiknya jangan langsung digunakan karena dapat menyebabkan masalah kesehatan.


Penyebab Air Sumur Bau

Menurut MN Department of Health, penyebab air sumur berbau dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut.

1. Gas Hidrogen Sulfida

Gas hidrogen sulfida (H2S) merupakan senyawa gas yang memang biasa muncul di sumur. Penyebab munculnya gas hidrogen sulfida adalah terjadi pembusukan dan reaksi kimia antara tanah dan bebatuan. Bau yang muncul dari gas ini mirip dengan bau telur busuk. Air yang tercemar gas H2S dengan kadar tinggi sudah masuk kategori racun sehingga tidak disarankan untuk terlalu lama dicium aromanya.

2. Bakteri Sulfur

Bakteri sulfur juga bisa memproduksi gas H2S. Makhluk satu ini memang tidak berbahaya, tetapi bisa bantu merangsang pertumbuhan bakteri lain seperti bakteri besi. Lendir yang dihasilkan bakteri mampu menyumbat sistem perpipaan sumur.

Cara Mengatasi Air Sumur yang Bau

Apabila air sumur yang sudah tercemar tentu akan lebih sulit untuk dibersihkan. Namun, tetap ada cara untuk mengatasi air sumur yang berbau, bahkan tanpa perlu memasang alat filter, berikut caranya.

1. Gunakan Kaporit

Kaporit biasa digunakan pada air di kolam renang. Senyawa kimia ini sebenarnya zat disinfektan air yang ampuh untuk menjernihkan juga menghilangkan bau pada air. Namun air yang diberi kaporit tidak dapat langsung dikonsumsi. Penggunanya harus menunggu beberapa hari sampai baunya menghilang dan barulah air bisa digunakan kembali.

2. Gali Sumur Lebih Dalam

Sumur yang masih dangkal bisa menjadi salah satu faktor airnya berbau tak sedap. Salah satu cara untuk menghindari air sumur tidak berbau adalah dengan digali lebih dalam supaya air kotor tidak masuk ke dalamnya. Dinding sumur juga sebaiknya dilapisi dengan beton agar lebih tinggi dan tak mudah bocor sehingga air kotor tak mengontaminasi air di dalamnya.

3. Disinfeksi Sumur

Jamur bisa tumbuh di mana saja terutama di area sumur. Tanda adanya jamur bukan hanya dari noda, melainkan bau. Untuk mengatasinya, coba gunakan larutan klorin tingkat kuat untuk membunuh jamur. Cara membersihkannya sebaiknya memanggil jasa profesional agar takarannya pas dan tepat.

4. Bor Sumur Baru

Apabila sumber bau berasal dari air tanahnya, mengebor sumur baru di lokasi berbeda menjadi cara terakhir yang dapat dilakukan.

Itu penyebab dan cara mengatasi air sumur yang berbau, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

4 Faktor Penyebab Dapur Terasa Lembap dan Panas Meski Tidak Dipakai


Jakarta

Dapur hampir setiap hari pasti digunakan selama ada penghuni di dalamnya. Ruangan ini seharusnya dibuat sama nyamannya seperti kamar tidur karena terkadang memasak membutuhkan waktu yang lama dan bisa dilakukan tanpa duduk.

Kenyataannya sering ditemui beberapa dapur terasa pengap, lembap, panas, dan tidak nyaman untuk berada lama-lama di dalamnya. Kondisi ini bukan dikarenakan kompor sedang menyala atau banyak sumber panas sedang digunakan. Melainkan ada faktor eksternal yang terkadang tidak disadari oleh penghuni rumah.

Kondisi dapur yang panas dan lembap meski tidak digunakan juga bisa memicu percepatan munculnya jamur di dinding, kitchen set hingga ke plafon. Munculnya jamur hitam pada area rumah dapat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyerang sistem pernapasan.


Lantas, apa saja faktor yang dapat memicu dapur terasa panas dan lembap selain kesalahan terhadap desain dapur tersebut?

Dilansir dari Europe Enchanting, berikut beberapa penyebab dapur terasa panas dan lembap beserta cara mengatasinya.

1. Ventilasi Udara

Ventilasi udara adalah komponen penting pada rumah yang tidak boleh dilewatkan, terutama pada bagian dapur dan kamar mandi. Fungsinya bukan hanya untuk akses cahaya alami masuk ke dalam rumah, melainkan untuk jalur pertukaran udara panas di dalam dengan area luar yang segar. Dengan begitu, dapur tidak akan terasa lembap.

Apabila sudah terlanjur membuat dapur tanpa ventilasi, siasati dengan memasang AC sehingga dapur tidak akan terasa panas dan tidak begitu lembap. Bisa juga memakai kipas angin, tetapi kurangnya adalah tidak bisa membuat suhu jadi lebih sejuk.

2. Curah Hujan

Faktor luar yang menyebabkan dapur terasa panas dan lembap adalah suhu udara di luar yang turun drastis serta kandungan air di udara jadi lebih tinggi. Apabila bagian dapur terdapat pintu area belakang, ini dapat menyebabkan udara dingin tersebut mudah masuk ke area dapur. Oleh karena itu udara di dapur terasa menyesakkan.

Untuk menjaga dapur tetap kering adalah dengan memakai cat tahan air pada dinding rumah bagian luar. Pastikan cat tersebut tahan terhadap jamur, lumut, dan bisa mencegah air hujan meresap ke dalam dinding. Selain itu, juga lakukan waterproofing pada atap rumah, supaya air hujan tidak merembes masuk melalui atap.

3. Lantai Tidak Tahan Air

Kelembapan juga bisa muncul dari lantai. Hal ini ditandai dengan lantai yang selalu basah atau terasa dingin padahal udara sedang panas. Penyebab lantai menjadi celah masuknya kelembapan adalah lapisan adukan semen pada lantai tidak kedap air dan penuh. Air tanah memiliki celah untuk naik dan merembes ke lantai.

Cara mengatasinya mau tidak mau harus dengan membongkar lantai sampai ke dasar fondasinya. Hal ini dilakukan hanya jika kondisi lantai sudah sangat buruk.

4. Kamar Mandi

Sebenarnya ada anjuran untuk tidak meletakkan dapur di dekat kamar mandi. Menurut paham feng shui, hal itu dapat memengaruhi aliran energi baik di rumah atau qi.

Selain dari feng shui, letak dapur dekat dengan kamar mandi juga bisa menjadi salah satu faktor ruangan tersebut terasa panas dan lembap. Biasanya kamar mandi sering terpapar air dan jarang kering serta minim ventilasi udara sehingga memengaruhi kelembapan sekitar.

Apabila tata letak di rumah tidak bisa diubah, cara mengatasinya adalah dengan memasang exhaust fan. Perangkat elektronik ini adalah kipas angin yang dirancang untuk mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar rumah. Cara lainnya adalah dengan menaruh kapur barus atau kamper untuk mengurangi kelembapan pada kamar mandi.

Itulah sederet faktor penyebab dapur terasa lembap dan panas walau tidak sedang dipakai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Pintu Kayu Seret Sampai Muncul Goresan di Lantai? Begini Cara Mengatasinya


Jakarta

Masalah yang kerap terjadi pada pintu kayu adalah serat dan tidak bisa dibuka lebar karena bagian bawah menempel pada lantai. Alhasil pada lantai muncul banyak goresan karena daun pintu dipaksa bergerak.

Hal ini sebenarnya bisa terjadi pada semua jenis material pintu, tetapi bagi pemakai material kayu, masalah ini merupakan hal yang pasti ditemukan. Jika berfikir solusi untuk pintu seret seperti ini hanya perlu diangkat ketika dibuka dan ditutup, tentu tidak bisa. Masalahnya bukan hanya pada engsel yang kendor, melainkan material daun pintu tersebut.

Dilansir Better Homes and Gardens, pintu rumah kayu yang seret atau susah ketika didorong disebabkan karena kelembapan yang tinggi. Hal ini mudah sekali terjadi pada bahan kayu karena memicu pemuaian dan penyusutan sehingga mempengaruhi pergerakan kayu.


“Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves, Justin Brown, dikutip Kamis (14/8/2025).

Masalah seperti kayu yang seret ini bisa diatasi dengan memakai jenis kayu yang berkualitas. Menurut arsitek Denny Setiawan kayu tidak memiliki karakteristik yang sama. Jenis kayu yang cocok untuk perabotan rumah tangga karena ketahanannya hanya beberapa saja, seperti merbau, jati, dan ulin.

“Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Kayu-kayu tersebut memiliki harga yang cukup mahal karena sesuai dengan kualitas dan ketahanannya. Selain itu stoknya tidak banyak saat ini sehingga tidak banyak orang memakai kayu-kayu tersebut.

Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

Selain memilih material kayu yang berkualitas, juga ada cara lain untuk memperbaiki pintu agar tidak serat lagi, yakni sebagai berikut.

1. Cek Pintu dan Kusen

Alasan pintu terasa serat adalah adanya penghalang pada pintu. Penghalang tersebut bisa berupa tumpukan debu, cat terlalu tebal, atau kotoran yang berada di bawah pintu atau engsel. Sebelum diperbaiki, lebih baik cek menyeluruh penghalang yang menghalangi pergerakan pintu.

2. Kencangkan Engsel

Penyebab lainnya pintu kayu terasa sulit dibuka dan ditutup adalah karena bagian engsel ada yang longgar. Engsel yang longgar dapat mengubah letak pintu sehingga saat digerakkan bisa menyentuh ke permukaan lantai.

Cara memperbaiki sekrup yang kendur bisa dengan mengencangkan kembali atau menggantinya dengan yang baru.

3. Pangkas Bagian Bawah Pintu

Cara satu ini agak menyita tenaga, waktu, dan biaya karena pintu tersebut dipotong di bagian bawah. Selain itu, memotong bagian bawah juga bisa memberikan celah bagi tikus, semut, atau rayap masuk ke rumah. Sebaiknya konsultasikan dahulu dengan ahli sebelum memotong bagian bawah pintu.

Itulah informasi seputar pintu seret. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com