Tag: penyebab

  • Jangan Panik! Ini Penyebab Ular Masuk Rumah dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Keberadaan ular cukup ditakuti dan diwaspadai karena dapat mengancam keselamatan manusia. Apalagi kalau jenis ular itu berbisa, gigitannya bisa mematikan.

    Reptil ini dapat ditemukan di pekarangan, bahkan masuk ke dalam rumah. Kemunculan ular bukan tanpa alasan, ada hal yang menarik mereka untuk datang.

    Supaya bisa mengamankan rumah, penghuni perlu mengetahui penyebab ular masuk. Kemudian, ambil langkah pencegahan agar ular enggan mendekati rumah.


    Namun, kenapa ular masuk pekarangan dan rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ular Masuk Lingkungan Rumah

    Inilah beberapa alasan ular masuk ke rumah, dikutip dari Herping Thailand.

    1. Ada Mangsa Ular

    Ular datang ke rumah karena menemukan sumber makanan. Biasanya mereka memakan kodok, kadal, serangga, tikus, serta hewan pengerat lain. Jauhkan sumber makanan mereka dari jangkauan agar rumah tidak dihampiri ular.

    2. Lingkungan Cocok buat Ular

    Selain itu, ular menemukan tempat yang cocok untuk bereproduksi dan berlindung. Hewan melata ini menyukai tempat yang lembap, terutama saat ingin ganti kulit.

    Sebaiknya penghuni rumah menjaga halaman rumah selalu bersih terutama bagian rumput. Lalu, jauhkan sumber air dari area yang mudah dijangkau oleh ular. Meski tak banyak minum, ular tetap bisa datang karena air.

    Cara Cegah Ular Masuk Lingkungan Rumah

    Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah ular mendekati rumah.

    1. Rajin Buang Sampah

    Sampah adalah sumber makanan bagi tikus yang juga mangsa ular. Pastikan untuk rajin membuang sampah keluar buat mencegah ular masuk rumah.

    2. Bersihkan Halaman Rumah

    Ular senang tinggal di lingkungan yang lembap dan banyak benda di halaman rumah. Penghuni dapat mencegah ular dengan memangkas pendek rumput, menyingkirkan batu, batang kayu, dan puing bangunan.

    3. Tutup Lubang di Rumah

    Ular lebih suka mencari tempat persembunyian yang aman daripada berkeliaran dan menyerang manusia. Mereka bisa memanfaatkan lubang-lubang di sekitar rumah seperti di tanah, dinding, atap, kloset, hingga saluran air. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang-lubang di rumah.

    4. Tinggikan Rumah

    Selain itu, pemilik dapat membuat semacam rumah panggung buat mencegah ular masuk. Jika memungkinkan, buatlah rumah yang tidak menempel pada tanah dengan celah 30-50 cm.

    5. Buat Jalur di Halaman

    Jika memiliki halaman yang luas, ada baiknya membuat jalur setapak untuk berjalan. Jalur ini mempermudah penghuni rumah lebih waspada dengan kehadiran ular serta menghindari kaki diserang oleh ular.

    6. Buat Pagar Beton

    Terakhir, pemilik dapat membangun pagar beton yang mengelilingi rumah. Sebab, banyak ular tidak bisa memanjat pagar tersebut.

    Itulah penyebab dan cara cegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya


    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Lantai keramik kamar mandi pun lama-lama bisa berubah warna menjadi kuning karena kotor.

    Kondisi lantai seperti itu merusak estetika kamar mandi. Oleh karena itu, pemilik sebaiknya cari tahu penyebab keramik menguning dan cara membersihkannya.

    Lantas, kenapa lantai keramik kamar mandi berwarna kuning ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Lantai Keramik Menguning

    Dikutip dari Certified Stone Professionals, lantai keramik kamar mandi menjadi kuning karena beberapa faktor berikut ini.

    • Air yang mengandung zat besi
    • Asap rokok
    • Semprotan aerosol
    • Produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
    • Penumpukan sisa minyak atau produk perawatan tubuh
    • Paparan air kotor berlebih yang meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
    • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning seperti ubin berwarna putih
    • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mengandung polimer

    Cara Bersihkan Lantai Keramik Menguning

    Jika lantai keramik kamar mandi berubah warna jadi kuning, penghuni dapat membersihkannya dengan cara berikut ini seperti yang dikutip dari Nobroker dan Cleanipedia.

    1. Perasan Air Lemon

    Penghuni dapat memperbaiki penampilan ubin menggunakan campuran jus lemon dan boraks. Caranya cukup dengan mengoleskannya ke area yang bermasalah.

    2. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Cairan pembersih kamar mandi ampuh untuk membersihkan noda kuning membandel pada lantai keramik. Campurkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

    3. Cairan Asam Klorida

    Asam klorida atau asam muriatik mampu menghilangkan noda kuning yang membandel. Caranya dengan membasahi lantai kamar mandi dan oleskan larutan asam ke keramik yang kuning. Lalu, gosok permukaan keramik secara perlahan.

    4. Baking Soda

    Selain itu, soda kue juga bahan yang dapat membersihkan lantai kamar mandi menguning. Penghuni bisa langsung pakai baking soda atau campurkan dengan bahan lain seperti cuka. Buatlah pasta dengan bahan itu, lalu oleskan pada lantai yang kering semalaman.

    5. Garam

    Garam adalah bahan yang efektif untuk membersihkan noda air. Penghuni perlu membasahi dan menaburkan garam pada lantai. Tunggu selama satu atau dua jam, lalu gosok lantai menggunakan spons.

    6. Cuka

    Campurkan air dan cuka dengan perbandingan yang sama. Kemudian, lap atau gosok bagian keramik yang menguning dengan cairan tersebut.

    7. Kaporit

    Jika ingin menggunakan kaporit, siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuang kaporit secara merata. Tunggu kaporit panas selama kurang lebih 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat. Terakhir, siram air agar noda kuning rontok.

    Itulah penyebab dan cara membersihkan lantai keramik kamar mandi yang menguning. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Penyebab Cat Dinding Rumah Lembap dan Mengelupas


    Jakarta

    Dinding rumah perlu dicat agar hunian terlihat lebih berwarna dan estetis. Akan tetapi, dinding rumah bisa saja mengalami kelembapan tinggi sehingga interior rumah terlihat kusam.

    Jika dinding rumah sudah lembap, maka cat yang menempel di tembok dapat terkelupas. Lalu, muncul seperti benjolan dari dalam dinding yang membuat interior rumah jadi terlihat jelek.

    Untuk mencegah hal tersebut, detikers perlu tahu apa saja penyebab cat dinding rumah lembap dan mengelupas. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Penyebab Cat Dinding Lembap dan Mengelupas

    Ada sejumlah penyebab cat dinding rumah mengalami lembap hingga mengelupas. Dilansir situs Home Building and Renovating, berikut penyebabnya:

    1. Kondensasi

    Faktor utama cat dinding lembap dan mengelupas karena mengalami kondensasi. Perlu diketahui, kondensasi bisa terjadi ketika udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam tembok bagian dalam yang dingin.

    Saat udara mendadak dingin secara cepat maka memicu terjadinya embun yang lama kelamaan menjadi air. Lalu, lapisan dinding di dalamnya akan menjadi lembap.

    Jika kondensasi ini terus dibiarkan bisa menyebabkan masalah lain yang lebih parah, seperti cat dinding mengelupas dan muncul jamur hitam (black mold) di dinding hingga langit-langit rumah.

    2. Dinding Retak

    Adanya dinding retak di rumah juga bisa menjadi penyebabnya. Seiring waktu, dinding rumah bisa mengalami keretakan dalam bentuk halus ataupun lebar.

    Kondisi itu membuat kelembapan dapat masuk ke dinding lewat celah retakan. Lalu, air yang masuk ke dalam dinding tidak bisa keluar lagi, sehingga menyebabkan bercak lembap di dinding bagian dalam.

    3. Ada Pipa Air yang Bermasalah

    Faktor lainnya disebabkan oleh masalah pada sejumlah pipa air rumah yang bocor. Terkadang, beberapa penghuni rumah menganggap sepele masalah ini karena air yang menetes dalam jumlah kecil.

    Padahal, jika pipa bocor didiamkan selama berbulan-bulan bisa menimbulkan masalah besar, salah satunya dinding menjadi lembap. Soalnya, tetesan air yang keluar dari pipa dan mengenai dinding bisa memicu kelembapan yang sangat tinggi di area tersebut.

    Dalam jangka waktu lama, kelembapan pada dinding akibat pipa air bocor dapat merusak struktur rumah. Kondisi itu menyebabkan korosi pada material bangunan seperti kayu, batu bata, dan semen.

    4. Perubahan Suhu Ekstrem

    Perubahan suhu dan cuaca yang ekstrem juga bisa memicu kelembapan pada cat dinding hingga akhirnya mengelupas. Ketika suhu udara panas bertemu dengan suhu dingin bisa menyebabkan cat dinding rusak. Alhasil, cat yang awalnya menempel dengan erat perlahan akan kendur dan mudah terkelupas.

    Demikian empat penyebab cat dinding rumah mengalami lembap dan mengelupas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Banyak Sarang Laba-laba di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Laba-laba merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Umumnya, laba-laba kerap terlihat di sudut ruangan atau langit-langit rumah.

    Agar bisa bertahan hidup, laba-laba dapat membuat sarang yang bentuknya seperti jaring berwarna putih. Munculnya sarang laba-laba maka membuat hunian jadi terlihat kotor dan seolah tidak terawat.

    Jika kamu menemukan ada banyak sarang laba-laba, segera cari tahu apa penyebabnya. Selain itu, penting untuk mencegah laba-laba agar tidak datang lagi ke rumah.


    Ingin tahu apa penyebab laba-laba muncul di rumah? Lalu bagaimana cara mencegahnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Sarang Laba-laba Muncul di Rumah

    Dilansir situs Stomp Pest Control, sarang laba-laba terbentuk ketika hewan itu membangun jaring untuk menangkap masa. Biasanya, laba-laba membangun sarangnya di area yang tenang dan banyak ditemukan serangga.

    Sarang laba-laba juga bisa ditemukan di sudut ruangan yang gelap, atap rumah, atau langit-langit karena dianggap cocok sebagai tempat berlindung. Area tersebut juga terdapat banyak sumber makanan, seperti semut, lalat, dan ngengat.

    Laba-laba juga dapat membuat sarang di area yang ditumbuhi banyak tumbuhan atau furnitur yang jarang dibersihkan. Tempat itu sangat cocok bagi laba-laba untuk berkembang biak.

    Cara Mencegah Laba-laba Masuk ke Rumah

    Ada sejumlah cara efektif untuk mencegah laba-laba agar tidak masuk ke rumah. Simak tipsnya di bawah ini:

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Langkah yang paling utama adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, laba-laba dapat membuat sarang di furnitur atau perabotan yang kotor.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan seluruh furnitur agar tidak ada debu dan kotoran yang menempel. Cek juga bagian belakang perabotan karena area tersebut juga sering ditemukan sarang laba-laba.

    Perhatikan juga tumbuhan yang hidup di halaman rumah. Jangan biarkan tanaman tumbuh sampai tinggi dan lebat karena bisa menjadi tempat yang nyaman bagi laba-laba untuk membuat sarangnya.

    Tidak hanya bagian dalam rumah, tapi area teras juga perlu dibersihkan secara berkala. Selain mencegah laba-laba, halaman depan yang bersih juga dapat mencegah hewan lain seperti semut, tikus, dan kecoak.

    2. Pakai Minyak Esensial

    Laba-laba termasuk hewan yang tidak menyukai aroma menyengat. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan berbagai aroma minyak esensial untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Kamu dapat mengoleskan minyak esensial pada furnitur yang sering ditemukan ada laba-laba. Selain itu, kamu juga bisa membeli minyak esensial dalam bentuk semprot untuk melindungi perabotan yang sulit dijangkau.

    Namun, tidak semua aroma minyak esensial efektif untuk mengusir laba-laba. Agar efektif, pilih aroma minyak esensial dari pepermin, lavender, rosemary, kayu cedar, dan pohon teh.

    Demikian penyebab laba-laba masuk ke rumah dan cara mencegahnya datang lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Muncul Percikan Api Saat Colok Kabel ke Stopkontak? Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Pernahkah melihat ada percikan api ketika mencolok kabel ke stopkontak? Sebagian orang mungkin merasa kaget atau khawatir saat mengalami hal itu.

    Munculnya percikan api dianggap sebagai tanda masalah pada kabel. Kondisi seperti itu pun dikhawatirkan dapat memicu korsleting listrik.

    Namun, apakah percikan api yang timbul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak hal yang wajar?


    Dilansir dari Angi, percikan api yang muncul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak adalah hal normal dan mirip dengan listrik statis. Sebagian daya akan berpindah ke perangkat elektronik sewaktu kabelnya dicolok ke stopkontak. Percikan api kecil pun muncul saat terjadi perpindahan daya yang cepat akibat peralihan cepat arus listrik beralih.

    Di sisi lain, beberapa kasus percikan api bisa berbahaya. Jika percikan api berkepanjangan, muncul suara mendesis, dan mengeluarkan bau terbakar, sebaiknya segera cabut kabel dari stopkontak atau mematikan aliran listrik dari mini circuit breaker (MCB).

    Penyebab Ada Percikan Api Saat Mencolok Kabel

    Inilah beberapa hal yang bisa menimbulkan percikan api pada stopkontak.

    1. Stopkontak Aus

    Stopkontak yang sering digunakan dapat akan termakan usia. Jika stopkontak sudah aus, sambungannya menjadi kendur sehingga meningkatkan risiko arus pendek listrik.

    2. Pemasangan yang Tidak Tepat

    Percikan api bisa dipicu dari pemasangan kabel ke stopkontak yang kurang tepat. Contohnya, kabel charger terpasang ke stopkontak tetapi dalam keadaan terlilit atau berantakan.

    Lalu, kabel terkelupas juga bisa memicu api pada stopkontak. Hal itu menyebabkan busur listrik yang merusak kabel dan menimbulkan kebakaran.

    3. Kelebihan Beban

    Selain itu, kelebihan beban sirkuit menyebabkan arus listrik melebihi kemampuan sirkuit. Alhasil, kabel listrik terlalu panas dan merusak isolasi di sekitarnya. Kondisi itu bisa menimbulkan percikan api besar sampai memicu kerusakan pada perangkat elektronik, bahkan kebakaran.

    4. Korsleting Listrik

    Percikan api pada stopkontak juga bisa menjadi pertanda korsleting listrik. Beberapa penyebabnya adalah sambungan kabel longgar, kabel bocor, lembap, atau perangkat elektronik sudah usang.

    Arus listrik akan mulai bergerak cepat di luar jalur dan menyebabkan arus yang mengalir terlalu banyak di sirkuit. Stopkontak pun bisa rusak hingga memicu kebakaran.

    Itulah beberapa penyebab adanya percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Bisa Bikin Boros Saat Bangun Rumah Menurut Kontraktor


    Jakarta

    Membangun rumah membutuhkan dana yang tidak sedikit. Terkadang biaya bangun rumah bisa membengkak di luar perencanaan.

    Pemilik rumah perlu berhati-hati agar tidak boros saat bangun rumah. Jangan sampai tabungan habis dan pembangunan rumah mangkrak.

    Nah, ada beberapa hal yang bisa membuat pemilik boros ketika bangun rumah. Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Biaya Bangun Rumah Bengkak

    Inilah beberapa hal yang perlu dihindari agar pengeluaran tidak berlebihan waktu bikin rumah menurut kontraktor.

    1. Tidak Mengikuti Rencana Awal

    Kontraktor Wildan mengatakan pembangunan rumah menjadi semakin mahal karena tidak mengikuti rencana awal. Sebelumnya, pemilik harus sudah merencanakan dan memperhitungkan desain rumah dengan matang. Hindari perubahan ketika sudah pembangunan agar tidak ada pembengkakan biaya.

    “Konsepnya satu lantai jadi dua lantai. Udah dua lantai terus mau jadi lagi tiga lantai ada rooftop-nya. Nah itu akan ada pembekakan (biaya). Nah itu balik lagi ke guideline,” ujar Wildan saat dihubungi detikProperti belum lama ini.

    2. Bahan Bangunan Tidak Berkualitas

    Penggunaan bahan bangunan yang tidak berkualitas bisa merugikan pemilik di kemudian hari. Bahan tersebut cenderung lebih cepat rusak sehingga pemilik harus mengeluarkan biaya perbaikan.

    “Pinter-pinter pilih bahan karena banyak orang yang tergiur harga murah tapi dia (bahan) nggak tahan lama,” ucapnya.

    3. Tukang Bangunan Kurang Terampil

    Selanjutnya, tenaga ahli atau tukang yang kurang terampil juga bisa membuat biaya bangun rumah menjadi mahal. Hasil pekerjaan mereka bisa saja tidak sesuai harapan sehingga harus mengulang lagi pengerjaannya. Oleh karena itu, pemilik harus pandai memilih tukang yang terampil.

    4. Penggantian Kualitas Material

    Pemilik rumah tentu ingin menggunakan material bangunan dengan kualitas terbaik. Hal ini boleh saja tetapi sebaiknya sudah ditentukan sejak perencanaan awal. Sebab, perubahan merek atau produk bahan bangunan akan membuat pengeluaran pemilik melebihi anggaran.

    “Misalkan awalnya mau pakai semen harga Rp 50.000. Setelah berjalan ternyata hasilnya kurang bagus, dia mau ganti upgrade. Nah itu bisa jadi pembengkakan juga. Jadi dia pakai harga yang Rp 70.000 satu sak. Nah tinggal dikali aja satu rumah misalkan 100 sak udah lumayan,” tuturnya.

    Itulah beberapa hal yang bikin boros saat bangun rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele! Ini Penyebab Muncul Retak Rambut di Dinding


    Jakarta

    Retak rambut atau garis-garis kecil di dinding sering muncul di banyak rumah. Ukurannya bisa bermacam-macam, ada yang kecil pendek dan ada juga yang kecil panjang.

    Muncul retak rambut pada dinding tidak bisa dianggap sepele. Seiring waktu, retak rambut di dinding bisa bertambah panjang dan lebar. Jika hal itu terjadi pada hunian kamu, maka sebaiknya segera dicek dan diperbaiki sebelum bertambah parah.

    Apa yang menyebabkan muncul retak rambut di dinding? Simak penjelasannya menurut pakar dalam artikel ini.


    Penyebab Retak Rambut di Dinding Rumah

    Wildan selaku tim konstruksi dari Rebwild Construction menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan retak rambut pada dinding rumah. Berikut penjelasannya:

    1. Permukaan Tanah

    Faktor yang pertama karena terjadinya pergerakan pada permukaan tanah. Kondisi alam ini bisa menyebabkan munculnya retak rambut pada dinding. Apabila pergerakan tanah yang terjadi cukup kuat maka dapat menimbulkan retakan lebih besar.

    “Karena struktur bangunan itu dibuat sedemikian rupa, jadi kalau ada penurunan tanah maka rumah itu turunnya bisa bareng. Berarti di sekeliling rumah strukturnya masih kuat, tapi di area yang retak ini strukturnya agak kurang kuat, makanya dia jadi retak dan turun,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Rabu (3/9/2025).

    Demi mencegah terjadinya kerusakan pada struktur rumah, sebaiknya tidak membangun hunian di lokasi yang rawan terjadi pergerakan tanah. Namun sayang, masyarakat terkadang tidak mengecek kondisi wilayah tersebut dan baru menyadari setelah muncul retak rambut cukup besar di dinding.

    2. Pemilihan Material yang Salah

    Pemilihan material yang tidak tepat saat membangun rumah juga bisa menyebabkan retak rambut pada dinding. Untuk material dinding misalnya, Wildan mengatakan penggunaan bata yang tepat bisa memengaruhi kekuatan struktur dinding.

    “Kita bicara material dinding ya, itu ada yang dari coran, bata merah, bata ringan, dan batako. Biasanya kalau rumah pakai bata ringan sering muncul retak rambut karena sifatnya nggak tahan tekanan,” ujarnya.

    Wildan lebih merekomendasikan penggunaan material bata merah oven untuk dinding, khususnya bata oven yang bagian dalamnya berwarna hitam. Sebab, bata merah dinilai lebih kuat, bisa menahan panas, dan tidak mudah retak karena tekanan. Hanya saja, harga bata merah memang lebih mahal daripada bata ringan.

    3. Plester yang Kurang Baik

    Selain itu, retak rambut bisa disebabkan karena proses plester yang kurang baik. Sedikit informasi, plester merupakan tahapan melapisi susunan batu untuk dinding yang sudah selesai ditumpuk sehingga batu-batu tersebut tidak terlihat lagi.

    Retak rambut dapat muncul karena lapisan plester yang dioleskan terlalu kering sehingga tidak ada kelembapan meski hanya sedikit. Alhasil, acian tidak bisa menempel dengan sempurna dan menyebabkan retak rambut pada dinding.

    Wildan menyebut bahan baku yang digunakan untuk plester seperti pasir dan semen juga dapat memengaruhi kekuatan struktur dinding. Jika menggunakan bahan bangunan yang murah maka bisa muncul retak rambut karena tidak kuat menahan tekanan.

    “Kalau material yang dipakai bukan material yang murah karena biasanya ada yang plesterannya tuh pakai pasir ayak. Nah, sedangkan yang bagus tuh sekarang pasir bangka, cuma dia agak mahal memang,” tutur Wildan.

    Semen yang digunakan untuk plester dinding juga harus berkualitas, bila perlu yang mengusung grade A. Sebab, kekhawatiran akan retak rambut sering dianggap remeh pemilik rumah. Padahal, jika terus mengalami retak hingga lebar bisa menyebabkan rumah rata dengan tanah.

    “Retak rambut ini pasti awalnya kecil dan mungkin banyak yang nggak sadar. Tapi kalau misalkan memang sengaja didiamkan, lama-lama makin besar dan paling parahnya rumah bisa sampai ambruk,” imbuhnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Diserbu Cacing? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Cacing yang biasanya tinggal di dalam tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Hewan melata ini terkadang cukup mengganggu ketenangan penghuni rumah.

    Sebagian penghuni rumah merasa jijik dan geli sama cacing. Saat melihat cacing di kamar mandi, insting pertama penghuni mungkin langsung menyiramnya dengan air. Akan tetapi, jurus ini kurang ampuh.

    Penghuni yang tak suka cacing perlu tahu penyebab kemunculan beserta cara mengatasinya. Simak penjelasannya di sini.


    Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi.

    1. Lingkungan Lembap

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan cacing tinggal di lingkungan yang lembap. Kamar mandi sendiri merupakan ruangan yang lembap sehingga bisa ditinggali cacing.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Celah Lantai Keramik

    Cacing dapat muncul melalui celah atau retakan di lantai keramik. Adanya celah itu membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    Cara Cegah Cacing di Kamar Mandi

    Jika tak ingin ada cacing di kamar mandi, penghuni bisa mengikuti tips pencegahan berikut ini.

    • Hilangkan genangan air
    • Rutin bersihkan saluran air
    • Menjaga kebersihan kamar mandi
    • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
    • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik
    • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

    Kalau kamar mandi diserang cacing, penghuni dapat membasminya dengan insektisida. Namun, pastikan untuk berhati-hati ketika menggunakan insektisida.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tuturnya.

    Itulah penyebab cacing muncul di kamar mandi dan cara mengatasinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Susah Buka Pintu Kayu yang Seret? Ini Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Pernahkah kesulitan membuka pintu kayu? Saat diayun, pintu kayu yang seret bisa sampai menggesek lantai.

    Arsitek Denny Setiawan pernah mengatakan banyak orang memakai material kayu untuk pintu rumah. Beberapa jenis kayu terkenal kuat seperti merbau, jati, dan ulin.

    “Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Namun, bahan ini punya kekurangan yaitu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Kondisi seperti ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

    Jika pintu susah dibuka, pemilik dapat memperbaikinya kok. Simak cara memperbaiki pintu seret berikut ini.

    Cara Perbaiki Pintu Kayu Seret

    Inilah tips untuk mengatasi pintu kayu yang susah dibuka, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. Bersihkan Pintu dan Kusen

    Salah satu penyebab pintu seret adalah kusen pintu sudah kotor. Periksa pintu dan kusen untuk melihat adanya kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel. Bersihkan kusen pintu dari kotoran tersebut agar pintu mudah dibuka.

    2. Kencangkan Engsel

    Selain itu, pintu kayu bisa seret karena ada sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, cukup kencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar tapi tak bisa dikencangkan, ganti dengan sekrup yang lebih besar. Lalu, posisi pelat juga dapat diatur untuk mengatasi pintu seret.

    3. Pangkas Bawah Pintu

    Kalau pintu masih seret, kemungkinan pintu kayu memuai karena lembap. Pemilik bisa memangkas bagian bawah pintu dengan cara menyerut dan mengamplasnya.

    Itulah cara memperbaiki pintu yang susah dibuka dan menggesek lantai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Piring Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Piring yang telah digunakan untuk makan wajib dicuci sampai bersih. Namun, piring yang sudah dicuci hingga berkali-kali terkadang masih saja tetap bau.

    Hal ini tentu bikin kesal karena secara tampilan piring sudah bersih dan kinclong. Namun ternyata, jika dicium pada permukaan piring masih mengeluarkan bau tak sedap.

    Ingin tahu penyebab piring tetap bau meski sudah dicuci berulang kali? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Piring Masih Bau Meski Telah Dicuci

    Ada beberapa penyebab piring masih tercium aroma tidak sedap walau sudah dicuci berulang kali. Dikutip dari Real Simple, berikut penyebabnya:

    1. Spons Sudah Kotor

    Penyebab yang utama mungkin karena spons yang dipakai untuk mencuci sudah kotor. Seiring penggunaan, spons juga akan menjadi kotor dan harus diganti dengan yang baru

    Jika piring sudah dicuci tapi masih mengeluarkan bau dan terasa lengket pada permukaannya, mungkin disebabkan karena spons cuci piring sudah jelek dan kusam. Satu-satunya solusi adalah dengan menggantinya dengan spons baru.

    2. Piring Tidak Dicuci dengan Tepat

    Faktor lainnya karena piring tidak dibersihkan dengan tepat. Mungkin saat itu kamu sedang malas atau terburu-buru untuk pergi, sehingga piring tidak dicuci sampai bersih.

    Maka jangan heran kalau masih terdapat sisa noda makanan yang menempel di permukaan piring setelah dicuci. Hal itu yang membuat piring dapat mengeluarkan aroma tak sedap.

    3. Dishwasher atau Kitchen Sink Kotor

    Mesin pencuci piring (dishwasher) yang sudah kotor juga bisa menyebabkan piring menjadi bau. Sebab, bau dari dishwasher dapat menempel di permukaan piring yang telah dicuci.

    Oleh sebab itu, sebaiknya bersihkan dishwasher setidaknya empat kali dalam setahun, terutama pada bagian filternya. Pastikan juga saluran pembuangan air tidak tersumbat.

    Selain itu, kitchen sink atau wastafel yang kotor juga bisa menyebabkan piring menjadi bau. Sebelum mencuci piring, sebaiknya bersihkan kitchen sink agar tidak ada sisa makanan atau piring kotor yang menumpuk. Tidak hanya mencegah bau, cara ini juga bisa membunuh bakteri dan kuman yang menempel.

    4. Noda Membandel

    Piring yang digunakan sehari-hari mungkin terdapat noda membandel yang sulit dibersihkan, seperti sisa bumbu rendang atau sambal yang sudah mengering. Meski sudah dicuci dengan sabun dan menggunakan spons, biasanya noda tersebut tidak mudah hilang.

    Untuk menghilangkan noda membandel di piring, cobalah menggunakan air panas agar noda bisa larut. Setelah itu, bersihkan dengan sabun cuci piring dan spons yang berkualitas.

    Kalau permukaan piring sudah kotor dan kusam karena terdapat banyak noda membandel, sebaiknya buang piring tersebut dan menggantinya dengan yang baru.

    Itulah empat penyebab piring masih bau meski sudah dicuci berulang kali. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com