Tag Archives: penyebab

Penyebab Pagar Besi Berkarat dan Tips Cara Perbaikinya Tanpa Tukang



Jakarta

Pagar besi terkenal kokoh dan kuat. Namun, kekurangannya adalah mudah berkarat sehingga ada potensi dari waktu ke waktu akan susah digeser dan ditutup.

Selain berpengaruh pada kinerja pagar, karat juga bisa berpengaruh pada tampilan. Sebagai pintu pengaman rumah tentu pagar harus dalam keadaan kokoh dan baik.

Mengapa Pagar Besi Bisa Berkarat?

Dilansir BBC, besi merupakan material yang dapat bereaksi saat terkena air dan oksigen. Reaksi tersebut membentuk besi (III) oksida terhidrasi atau karat. Air dan oksigen tidak dapat langsung menimbulkan karat pada besi, melainkan melalui proses yang berulang. Besi jadi mudah berkarat juga karena lokasinya yang berada di ruang ruangan dan terkadang tidak ditutupi kanopi. Selain itu, ada faktor lain yang dapat menyebabkan pagar besi berkarat, berikut di antaranya.


1. Cat Terkelupas

Cara untuk mencegah pagar besi berkarat bisa dengan mengecat permukaannya dengan cat khusus anti karat. Namun, apabila cat tersebut mengelupas, besi dengan mudah bereaksi dengan air dan oksigen.

2. Cuaca

Hujan merupakan kondisi alam yang paling rentan membuat pagar besi berkarat. Bahkan tempias air pun dapat bereaksi dengan pagar besi yang tidak dilindungi anti karat. Selain itu, suhu udara yang lembab juga bisa memicu munculnya karat.

3. Kotoran dan Vegetasi

Tumpukan kotoran atau tanaman yang tumbuh di atas pagar juga bisa mempercepat korosi. Sebab, tumpukan tanaman yang kering juga bisa menjadi area yang lembap.

Cara Mengatasi Pagar Besi Berkarat

1. Cari Tahu Penyebabnya

Sebelum memperbaikinya, amati apa penyebab pagar besi bisa berkarat. Apakah karena dekat dengan keran air, sering banjir, atau tidak dilapisi dengan cat.

2. Bersihkan Karat dengan Sikat Kawat atau Amplas

Setelah itu, amplas karat hingga tidak ada lagi yang timbul di permukaan besi. Cara ini disarankan untuk karat ringan. Setelah itu cat ulang bagian tersebut dengan cat khusus besi. Sebaiknya saat mengecat ulang, semua bagian juga ikut dicat agar tampilannya tidak timpang atau belang-belang.

Pencegahan dan Pemeliharaan Pagar Besi Setelah Perbaikan

Setelah diperbaiki, pemilik pagar harus lebih perhatian pada pagar, caranya adalah dengan membersihkan karat yang mungkin baru muncul setahun sekali. Alat yang bisa digunakan adalah amplas dan sikat kawat. Lalu, aplikasikan penetralisis karat atau campuran air lemon dan cuka di besi yang berkarat. Cat ulang pagar agar tampilannya seperti baru.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab pagar besi berkarat dan cara mengatasinya. Dengan pemahaman yang baik tentang penyebab dan langkah-langkah penanganan karat, kamu bisa mempertahankan kecantikan pagar besi di rumahmu dalam waktu yang lama. Semoga informasinya bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Mudah Hilangkan Lumut di Kamar Mandi, Bisa Pakai Cuka!


Jakarta

Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang sering terdapat lumut. Selain mengganggu penampilan, adanya lumut di kamar mandi juga membuat lantai licin sehingga membahayakan penghuni rumah.

Dikutip dari Bathroom City, lumut bisa muncul di kamar mandi karena suhu lembap yang sangat tinggi. Penyebab lainnya karena ventilasi udara yang buruk sehingga jadi tempat yang sempurna bagi lumut dan jamur untuk tumbuh.

Membersihkan lumut di kamar mandi ternyata tidak sulit. Ada sejumlah bahan yang diklaim ampuh membasmi lumut. Apa saja bahan tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Cara Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

Membersihkan lumut di kamar mandi ternyata bisa menggunakan bahan sederhana dan mudah didapat. Dilansir situs Better Homes and Gardens, berikut cara-caranya:

1. Cuka Putih

Selain digunakan untuk memasak, cuka putih ternyata bisa digunakan untuk membersihkan lumut di kamar mandi, lho. Cuka putih dapat dipakai untuk membersihkan lumut yang menempel di lantai, pancuran air (shower), saluran pembuangan, atau kloset.

Cara pakainya juga mudah, cukup menuangkan cuka ke area yang terdapat lumut di kamar mandi, lalu diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, bersihkan lumut dengan spons atau kain lap.

Jika lumut sulit dihilangkan, kamu dapat menggosoknya dengan sikat berbulu. Jika sudah, bilas dengan air bersih agar sisa lumut bisa terbuang ke saluran air.

2. Cairan Pemutih

Tak hanya untuk mencuci pakaian, cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lumut. Cara pakainya cukup dengan mencampur larutan pemutih dan air bersih dengan perbandingan 50:50. Kemudian, siram ke area di kamar mandi yang terdapat lumut.

Tunggu sekitar 5-10 menit, kemudian bersihkan lumut menggunakan sikat berbulu secara perlahan. Jika lumut sudah hilang, bilas seluruh kamar mandi dengan air.

Penggunaan cairan pemutih dan air disebut sangat efektif untuk membersihkan lumut yang menempel di lantai dan dinding kamar mandi, wastafel, dan pancuran air. Perlu diingat, pastikan pintu dan jendela kamar mandi dalam posisi terbuka saat membersihkannya agar udara dapat mengalir lancar.

3. Boraks

Jika dua cara di atas masih belum efektif membasmi lumut di kamar mandi, kamu dapat menggunakan boraks. Bahan yang satu ini disebut ampuh membersihkan lumut.

Untuk cara penggunaannya, campur satu cangkir boraks ke dalam wadah berisi tiga liter air hangat, setelah itu aduk sampai merata. Lalu, larutan yang sudah tercampur bisa dituang ke dalam botol semprot.

Kemudian, semprot cairan boraks pada permukaan yang ingin dibersihkan atau terdapat lumut di kamar mandi. Gunakan sikat kawat, spons, atau kain lap untuk membersihkan lumut yang sulit hilang. Agar lebih aman, gunakan sarung tangan saat membersihkan lumut dengan cairan boraks bagi kulit yang sensitif.

Demikian tiga cara ampuh membersihkan lumut di kamar mandi dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

4 Bahan Sederhana Ini Bisa Atas Noda Kuning di Kamar Mandi


Jakarta

Noda kuning kerap muncul di kamar mandi, terutama pada area dinding dan lantai. Adanya noda tersebut dapat mengganggu pemandangan dan bikin tidak nyaman.

Muncul noda kuning di kamar mandi bisa disebabkan oleh sejumlah hal. Dilansir situs Merry Maids, penyebab utamanya karena sisa sabun atau sampo yang menempel di lantai dan dinding kamar mandi. Jika noda sabun tak segera dibersihkan maka dapat menimbulkan noda kuning serta terasa licin saat diinjak.

Jika menemukan ada noda kuning di kamar mandi, jangan khawatir. Ada sejumlah bahan sederhana yang disebut ampuh menghilangkan noda tersebut. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Menghilangkan Noda Kuning di Kamar Mandi

Membersihkan noda kuning di kamar mandi bisa dilakukan dengan mudah dengan menggunakan bahan sederhana. Dilansir situs PMA Imperio Ceramic, berikut bahan-bahannya:

1. Baking Soda

Baking soda disebut ampuh untuk menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Berikut cara penggunaannya:

  • Taburkan baking soda secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi
  • Biarkan baking soda meresap dan kering selama 10 menit. Saat proses ini berlangsung, kamar mandi sebaiknya tidak digunakan dahulu
  • Jika sudah, bersihkan noda kuning dengan sikat sampai benar-benar hilang
  • Setelah itu siram dengan air agar noda dan kotoran larut.

2. Cuka Putih dan Lemon

Selain digunakan untuk bahan masak, kombinasi cuka putih dan lemon bisa menjadi solusi alternatif untuk membersihkan noda kuning. Agar tidak salah, simak cara-caranya di bawah ini:

  • Campur 2 sendok makan cuka ke dalam wadah
  • Peras 1 buah jeruk lemon ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
  • Setelah itu, tuang campuran tadi ke dalam botol semprot
  • Bersihkan noda kuning di kamar mandi dengan menyemprotkan cuka dan lemon
  • Gosok menggunakan sikat berbulu hingga bersih
  • Kemudian siram dengan air.

3. Garam Laut

Bahan dapur lainnya yang bisa digunakan untuk menghilangkan noda kuning adalah garam laut. Untuk cara pakainya cukup menaburkan gara laut secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi. Kemudian, gosok menggunakan sikat sampai bersih.

Setelah itu, bilas kamar mandi dengan air agar noda kuning dan kotoran larut. Jika masih ada sisa noda kuning, kamu bisa mengulangi langkah-langkah di atas.

4. Cairan Pembersih Kamar Mandi

Kalau noda kuning masih sulit hilang, maka solusi terakhir adalah menggunakan cairan pembersih kamar mandi yang dijual bebas di pasaran. Perlu diingat, baca petunjuk pemakaian dan cara penggunaannya terlebih dahulu. Sebab, zat yang terkandung di dalam cairan pembersih dapat merusak lapisan keramik jika digunakan dalam jumlah banyak.

Demikian empat bahan sederhana yang dapat menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Tips Menjaga Kitchen Set Tetap Awet dan Jauh dari Sasaran Rayap hingga Jamur


Jakarta

Kitchen set merupakan lemari atau ruang penyimpanan yang biasa dipasang di dapur. Fungsinya sebagai ruang penyimpanan peralatan memasak dan makan.

Model penyimpanan seperti ini sangat digandrungi terutama pada dapur-dapur modern. Sebab, ukurannya yang besar, bisa menyesuaikan dengan ukuran dapur yang kecil hingga besar, dan tampilannya yang elegan serta terlihat lebih rapi.

Namun, kitchen set juga memiliki kekurangan, terutama yang menggunakan material dari kayu, yakni mudah berjamur dan keropos. Pemilik rumah bisa melihat tanda-tanda jamur tersebut dengan jelas dari noda kehitaman atau warna lain yang muncul pada sudut-sudut kitchen set. Dalam jangka waktu lama, jamur tersebut bisa membuat serat kayu rusak dan membuatnya keropos. Belum lagi jika kitchen set jadi sasaran serbuan rayap, kerusakannya bisa semakin parah.

Cara Mencegah Kitchen Set Berjamur dan Keropos

Menurut manajer FurnitureMu Sidiq cara merawat kitchen set tidak sulit. Berikut cara menjaga kitchen set tetap awet dan jauh dari sasaran rayap serta tidak mudah berjamur.

1. Hindari Lingkungan yang Lembap

Bagi yang memakai kitchen set dari kayu, hal yang perlu kamu ketahui adalah musuh dari kayu. Material alami ini mudah sekali rentan sekali ditumbuhi jamur apabila sering terpapar udara lembap.

Dapur adalah ruangan yang lembap di rumah setelah kamar mandi. Kelembapan tersebut tidak hanya berasal dari air, melainkan dari uap api ketika memasak. Uap tersebut bisa menjadi air dan menempel pada kitchen set.

Selain itu, kayu juga material favorit rayap. Apabila tidak dilapisi cat anti rayap, kitchen mudah sekali keropos. Penyebab kitchen set lembap juga bisa disebabkan oleh dinding dapur yang bocor, rembesan air, atap yang bocor, hingga pipa yang bocor

“Memastikan bahwa lingkungan tempat yang ada aman dari rembesan air dan kelembapan. Bisa juga dengan ditambahkan cairan anti jamur pada kabinet kayu,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

Kitchen set memiliki beragam warna, bentuk, dan material yang digunakan. Terdapat beberapa bahan kitchen set yang dijamin aman dari jamur, yakni HPL, Multiplek, Decosheet, Medium Density Fiberboard (MDF), Poly Vinyl Chloride (PVC), dan Blockboard.

2. Tambahkan Ventilasi di Dapur

Sidiq menyarankan di dalam dapur harus ditambahkan ventilasi untuk mengeluarkan panas dan udara lembap. Ventilasi akan membantu udara segar masuk ke rumah dan mendorong udara panas keluar.

“Menjaga sirkulasi ruangan ataupun mengecek dinding jika terjadi kebocoran atau rembesan air dari luar. Kalau mau lebih aman gunakan kitchen set yang berbahan dasar waterproof seperti aluminium maupun PVC board,” ungkapnya.

3. Hindari Meletakkan Muatan Berlebihan di Kitchen Set Atas

Kitchen set ada yang letaknya di atas kompor dan ada yang berada di bawah. Pada setiap ruang pasti ada maksimal bobot yang bisa ditampung di dalamnya. Setiap pembeli harus bertanya kepada produsen. Jangan sampai muatannya melebihi kapasitas. Risikonya kitchen set bisa ambruk dan menimpa pemilik rumah yang sedang memasak.

“Rak di atas bisa diisi sesuai dengan kebutuhan misalnya seperti wadah-wadah yang berbahan dasar plastik yang lebih ringan, sementara untuk peralatan yang berbahan dasar logam biasanya sudah disediakan wadah di kabinet bawah. Piring juga boleh diletakkan di rak gantung atas wastafel, namun sebagian piring yang lain juga biasanya tersedia rak di kabinet bawah,” pungkasnya.

itulah 3 cara untuk merawat kitchen set di dapur, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Masalah Water Heater yang Bisa Diperbaiki Tanpa Tukang


Jakarta

Water heater menjadi alat andalan buat memanaskan air di kamar mandi agar penghuni rumah tidak kedinginan. Namun, alat ini sewaktu-waktu bisa rusak, apalagi kalau sudah lama digunakan.

Jika water heater bermasalah, penghuni rumah tidak perlu buru-buru panggil tukang buat memperbaikinya. Ada beberapa masalah pemanas air yang dapat ditangani sendiri.

Penghuni perlu mengenali masalah-masalah yang terjadi pada water heater agar tahu cara memperbaikinya. Simak penjelasannya berikut ini.


Masalah Water Heater

Inilah deretan masalah yang dapat terjadi pada water heater dan cara memperbaikinya, dikutip dari The Spruce.

1. Suhu Air Terlalu Panas

Suhu air yang terlalu panas bukannya membuat nyaman, tetapi menyiksa penghuni rumah. Nah, biasanya masalahnya ada pada termostat water heater yang dipasang terlalu tinggi. Penghuni dapat memperbaikinya dengan mengikuti langkah ini.

  • Pertama, matikan daya water heater di panel servis.
  • Selanjutnya, lepaskan panel akses dan periksa apakah pengaturan panas pada kedua termostat tidak lebih dari 120F° atau 48 derajat Celcius.
  • Sesuaikan dengan pengaturan yang diinginkan dengan memutar sekrup set menggunakan obeng pipih.

2. Air Panas Tidak Keluar

Selain itu, masalah yang paling umum pada water heater adalah air yang keluar tidak panas. Hal ini biasanya disebabkan oleh terputusnya aliran listrik pada water heater atau elemen pemanasnya rusak. Untuk memperbaiki masalah ini, penghuni perlu tahu dulu penyebab air tidak panas.

Pertama, periksa pemutus water heater di panel servis untuk memastikan aliran listrik tidak terputus. Jika aliran listriknya putus, matikan dulu dengan menekan tombol OFF, lalu nyalakan kembali ke ON.

Apabila pemutus pemanas tidak putus, setel ulang batas suhu tinggi pada water heater. Caranya dengan mematikan daya water heater di panel servis. Selanjutnya, tekan tombol reset suhu tinggi yang biasanya berwarna merah.

3. Air Berwarna Karat

Bagian dalam tangki pemanas air bisa korosi sehingga air yang keluar dari keran berwarna coklat, kuning, atau merah. Masalah ini dapat diatasi dengan meminta tukang ledeng mengganti batang anoda di tangki water heater.

Batang anoda adalah batang logam di tengah water heater. Batang tersebut mudah korosi dibandingkan tangki. Oksigen yang bersifat korosif lebih mudah tertarik ke batang anoda dibandingkan ke pemanas air.

4. Water Heater Bocor

Kemudian, water heater bisa bocor pada bagian katup dan sambungan pipa. Jika air bocor itu hangat atau panas, kemungkinan hal itu disebabkan oleh pipa saluran keluar yang bocor.

Untuk memperbaikinya, penghuni dapat memeriksa water heater apakah ada pipa masuk atau keluar yang longgar. Jika menemukan sambungan yang longgar, cukup kencangkan dengan kunci pas agar tidak terjadi kebocoran.

5. Tangki Water Heater Bersuara Bising

Water heater bisa mengeluarkan suara bising seperti gemuruh pelan, letupan, atau berdenging. Suara bising itu menandakan tangki sedang mendidih. Penumpukan sedimen di dasar tangki membuat dasar tangki terlalu panas dan air mendidih. Kebisingan itu dapat diatasi dengan mengikuti langkah ini:

  • Pastikan untuk mematikan aliran listrik dan pasokan air ke water heater.
  • Tiriskan seluruh air dan sedimen pada pemanas air lalu isi kembali.
  • Pasang ujung selang taman ke katup di bagian bawah water heater, dengan ujung lainnya terletak di luar.
  • Buka katup pelepas tekanan suhu di bagian atas dan katup pembuangan di bagian bawah.
  • Setelah air dan sedimen terkuras seluruhnya, tutup katup bawah dan katup pelepas tekanan atas, lalu lepaskan selang.
  • Nyalakan listrik dan air lagi.

Itulah masalah yang bisa terjadi pada pemanas air dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-Hati! Keramik Lantai Bisa Meledak, Ini Penyebab yang Jarang Disadari


Jakarta

Bangunan rumah yang sudah tua biasanya muncul beberapa masalah atau kerusakan. Salah satunya keramik lantai meledak atau terangkat sebagian.

Kondisi lantai seperti ini dapat mengganggu estetika rumah. Lalu, ujung keramik yang timbul berpotensi mencelakakan penghuninya.

Kontraktor Wildan pernah mengatakan ubin keramik bisa meledak atau popping sehingga terangkat. Kalau seperti ini, ubin tersebut perlu diganti dengan yang baru atau sekaligus memasang ulang seluruh keramik lantai di suatu ruangan.


Namun, kenapa keramik lantai bisa meledak sampai terangkat ya? Berikut ini penyebab dan cara mencegahnya.

Penyebab Ubin Keramik Meledak

Inilah beberapa hal yang menyebabkan lantai keramik meledak sampai terangkat.

1. Hawa Panas dari Tanah

Lantai dapat terangkat akibat hawa panas atau gas alam dari bawah tanah. Gas tersebut berusaha keluar dengan mendorong lantai hingga terbuka atau terangkat.

2. Panas Semen Terperangkap

Selain gas alam, ubin keramik terangkat karena panas semen yang terperangkap. Adonan semen mempunyai sifat panas sehingga perlu diredakan dengan bantuan air.

Caranya dengan merendam ubin selama 15 menit hingga 1 jam sebelum dipasang. Lalu, pastikan permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai.

3. Penurunan Lantai

Selain itu, popping lantai dapat disebabkan oleh penurunan atau pergeseran lantai atau tanah. Kejadian ini biasanya terjadi pada tingkat satu dari sebuah rumah.

“Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

4. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

Komposisi adukan mortar yang kurang tepat juga mempengaruhi kondisi lantai. Campuran tersebut harus mengikuti rasio komposisi sesuai anjuran buat memasang ubin lantai.

“Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” ucapnya.

5. Keramik Tidak Berkualitas

Kemudian, keramik bisa terangkat karena tidak kuat menahan tekanan ketika diinjak. Sebaiknya pemilik rumah menggunakan keramik yang berkualitas agar daya tekan sesuai standar.

“Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

Itulah penyebab keramik lantai meledak sampai terangkat. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Penyebab Lantai Bau Amis Meski Sudah Dipel Berkali-kali


Jakarta

Lantai rumah perlu dipel secara rutin agar tidak lengket dan terasa wangi. Namun terkadang muncul aroma bau amis dari lantai walau sudah dipel sampai berkali-kali.

Jika lantai masih tercium bau amis yang bikin tidak nyaman, mungkin jadi pertanda kalau lantai sebenarnya masih kotor. Lantas, apa yang menyebabkan lantai masih bau meski sudah dipel? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Penyebab Lantai Bau Amis Walau Sudah Dipel

Dilansir situs Cleanpedia, berikut sejumlah faktor yang menyebabkan lantai tetap bau amis meski sudah dipel berkali-kali.


1. Kain Pel Kotor

Kain pel yang sudah kotor tentu tidak akan mampu membersihkan lantai secara optimal. Maka tak heran lantai masih tercium bau amis walau sudah dipel berulang kali.

Untuk itu, kamu perlu mencuci kain pel secara berkala agar tetap bersih dan wangi. Caranya dengan mencuci kain pel secara rutin menggunakan detergen, lalu dijemur di bawah matahari sampai kering.

2. Air Pel Kotor

Meski kain pel sudah rutin dicuci, tapi percuma saja jika kamu menggunakan air pel yang kotor dan bau. Selain mengeluarkan bau tak sedap, mengepel lantai dengan air kotor justru menambah kuman dan bakteri yang dapat membahayakan penghuni rumah.

Agar tetap bersih dan sehat, kamu bisa menggunakan air hangat untuk mengepel lantai. Tambahkan juga cairan pembersih lantai agar wangi dan kinclong.

3. Ember Pel Sudah Kotor

Ternyata ember pel yang sudah kotor juga bisa menyebabkan lantai bau amis. Sebab, banyak kotoran, sisa makanan, dan debu yang menggenang di bawah ember pel. Jika tidak dibersihkan secara rutin, maka kain pel justru menyerap kotoran tersebut dan akhirnya menempel di permukaan lantai.

4. Cara Mengepel yang Salah

Mengepel lantai secara asal-asalan juga bisa menimbulkan bau tidak sedap. Ternyata, teknik mengepel juga dipengaruhi oleh alat pel yang digunakan.

Untuk kain pel dengan kepala serupa rumbai-rumbai tali sebaiknya menggunakan gerakkan menyerupai angka ‘8’. Sementara kain pel yang terbuat dari spons menggunakan teknik gerakan maju mundur.

5. Pakai Cairan Pembersih yang Wangi

Mungkin selama ini kamu mengepel tidak menggunakan cairan pembersih lantai, sehingga hanya menggunakan air biasa. Ditambah lagi kain dan ember pel yang sudah kotor, maka tak heran lantai tercium bau amis yang bikin tidak nyaman.

Cobalah untuk mulai menggunakan cairan pembersih khusus lantai yang dijual secara umum. Pilih wangi yang sesuai dengan selera kamu, lalu gunakan secukupnya agar lantai tidak terlalu licin.

Demikian lima penyebab lantai tercium bau amis meski sudah dipel berulang kali. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Takut Cacing Masuk Kamar Mandi, Begini Cara Atasinya


Jakarta

Cacing yang biasa ditemukan di tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Penghuni rumah mungkin akan merasa geli atau jijik kalau melihat makhluk ini di rumahnya.

Jika dibiarkan, cacing dapat berkembang biak dan semakin banyak di kamar mandi. Untuk itu, sebaiknya penghuni segera mengatasinya sampai ke akar permasalahannya.

Namun, kenapa cacing bisa muncul di kamar mandi ya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

Inilah beberapa faktor yang membuat cacing dapat masuk kamar mandi.

1. Lingkungan Lembap

Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, cacing menyukai lingkungan yang lembap seperti kamar mandi. Mereka memang tinggal di tempat lembap, terutama kalau ada potensi sumber makanan.

“Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

2. Celah Lantai

Cacing bisa muncul di kamar mandi yang terdapat celah atau retakan di lantai keramik. Mereka masuk ke kamar mandi melewati akses tersebut.

Cara Cegah Cacing Masuk Kamar Mandi

Bagi penghuni yang geli sama cacing, perlu mengambil langkah pencegahan dengan cara berikut ini.

  • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
  • Menjaga kebersihan kamar mandi
  • Rutin bersihkan saluran air
  • Hilangkan genangan air
  • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing
  • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik

Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

Jika menemukan cacing di kamar mandi, penghuni bisa segera membasminya. Salah satu caranya dengan menggunakan insektisida.

“Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” katanya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Rumah Bau Apek? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


Jakarta

Pernah merasa udara di dalam rumah tidak segar atau bau apek? Suasana rumah seperti ini bisa membuat penghuni merasa kurang nyaman.

Bukan tanpa alasan, bau apek itu dapat muncul karena berbagai faktor. Kalau merasa terganggu, penghuni sebaiknya mengatasi bau langsung pada sumbernya karena jika hanya menyemprot pewangi tak cukup menghilangkan baunya.

Namun, kenapa rumah bisa bau apek ya? Simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Rumah Bau Apek

Inilah sederet hal yang membuat rumah bau, dikutip dari Homes and Gardens.

1. Kurang Sirkulasi Udara

Bau tidak sedap bisa timbul dari aktivitas penghuni rumah seperti memasak, berolahraga di rumah, dan membersihkan rumah. Aroma itu bisa terperangkap di dalam rumah yang kurang sirkulasi udara. Nah, pastikan rumah sudah memiliki cukup ventilasi udara.

2. Kelembapan Rumah Tinggi

Rumah yang terlalu lembap bisa menimbulkan bau apek dan lembap. Kondisi seperti ini juga memicu pertumbuhan jamur dan lumut sehingga menambah bau. Penghuni dapat mengurangi kelembapan menggunakan dehumidifier atau membuka jendela setiap pagi selama setengah jam.

3. Karpet Kotor

Selain itu, bau apek bisa berasal dari karpet yang sudah tua dan jarang dibersihkan. Sebenarnya sekadar menyedot debu pada karpet tidak cukup. Sebaiknya menyedot debu dan menggunakan semprotan pembersih seminggu sekali untuk menjaga kebersihan karpet.

4. Pakaian Lembap

Pakaian dan linen yang belum sepenuhnya kering alias lembap bisa menimbulkan bau apek di rumah. Pastikan semua bahan kain kering sempurna sebelum menyimpannya di lemari.

5. Jamur

Rumah yang lembap sangat rawan ditumbuhi jamur. Beberapa tanda pertumbuhan jamur adalah muncul bercak hitam di tembok, furniture, dan karpet disertai bau apek. Cara menyingkirkannya bisa dengan menyemprotkan cuka pada jamur hitam lalu bilas dengan air hangat secara perlahan.

Bau apek juga bisa disebabkan oleh debu dan kotoran di rumah. Setiap sudut rumah dan furnitur harus rajin dibersihkan agar tidak bau. Penghuni dapat menggunakan kain kanebo dan cairan pembersih.

Itulah beberapa sumber bau apek di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Punya Biopori di Halaman Rumah Bikin Tanah Makin Subur, Ini Manfaatnya


Jakarta

Biopori adalah lubang resapan yang diisi dengan sampah organik. Membuat lubang ini di halaman menguntungkan bagi penghuni rumah, lho.

Penghuni dapat dengan mudah membuat biopori di halaman rumah. Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN Sony Teguh Trilaksono menjelaskan lubang biopori dibuat sedalam 1,2 meter dengan diameter 10 cm menggunakan bor khusus.

Selanjutnya, pasang casing untuk menahan agar lubang tidak tertutup tanah lagi. Tutup lubang tersebut menggunakan penutup berlubang untuk mencegah tikus masuk.


Namun, apa saja manfaat mempunyai biopori di pekarangan rumah? Simak penjelasannya berikut.

Manfaat Bikin Biopori di Halaman Rumah

Inilah beberapa keuntungan memiliki biopori di halaman rumah.

1. Menyuburkan Tanah

Sampah organik yang dimasukkan ke dalam biopori akan berubah menjadi kompos. Kompos tersebut mempunyai kandungan yang dapat menyuburkan tanah.

“Kita bisa menyuburkan tanaman di sekitarnya yang kita tanam di dekat letak, letaknya lubang biopori,” ujar Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi beberapa waktu lalu.

2. Menyerap Air

Biopori dapat mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Adanya lubang memudahkan akses air untuk menyerap ke tanah. Alhasil, tanah menjadi lembap dan kandungan air terjaga sehingga tak perlu khawatir kekeringan.

“Jadi tanah kita kalau bisa dia meresap hujan sebanyak-banyaknya, itu disebutlah kita memanen air hujan. Air hujan nggak bisa dipanen kenapa? Karena nggak ada yang bisa diserap,” jelasnya.

3. Mencegah Genangan Air

Jika penyerapan air lancar, air hujan tidak akan menggenangi pekarangan. Hal ini baik karena mencegah genangan, yakni tempat nyamuk berkembang biak.

“Kalau ada genangan yang lengkung gitu, tidak terserap dengan tanah karena tanahnya keras kan? Nah ini (tempat) malaria (penyebab) demam berdarah itu tidur di situ. Karena (nyamuk) demam berdarah itu kan cuma satu hari bisa berkembang biak,” imbuhnya.

4. Mengurangi Sampah Organik

Biopori berfungsi untuk mengurai sampah organik seperti sisa makanan dari dapur. Sony mengatakan lubang tersebut mampu mengurai sampah secara alami dalam kurun waktu beberapa hari saja.

Itulah beberapa manfaat membuat biopori di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com