Tag Archives: penyebab

3 Cara Mudah Perbaiki Pintu Kayu Seret yang Mepet Lantai


Jakarta

Banyak masyarakat yang menggunakan pintu berbahan kayu sebagai pintu rumah. Salah satu alasannya karena pintu kaya lebih ringan dan tidak mudah berayun ketika udara masuk.

Namun, pintu kayu juga memiliki sejumlah kekurangan, salah satunya adalah mengalami seret. Kondisi itu menyebabkan pintu jadi sulit dibuka karena menempel ke lantai.

Kalaupun pintu dipaksa untuk dibuka, muncul gesekan antara pintu dengan lantai yang menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Selain itu, keramik juga bisa rusak karena adanya gesekan dengan pintu.


Jika pintu rumah detikers seret hingga sulit dibuka, jangan khawatir dulu. Sebab, ada sejumlah cara mudah untuk memperbaiki pintu kayu yang seret.

Lantas bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Penyebab Pintu Kayu Seret

Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

“Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

Apakah pintu rumah detikers mengalami seret sehingga sulit dibuka? Jangan panik. Sebab, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mengatasi pintu kayu seret dengan mudah:

1. Cek Pintu dan Kusen

Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

2. Kencangkan Engsel

Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Efektif Usir Nyamuk dari Depan Pintu dan Halaman Rumah


Jakarta

Nyamuk adalah salah satu hewan yang mudah ditemukan di Indonesia. Biasanya nyamuk bersembunyi di sudut-sudut rumah yang jarang dilalui atau tumpukan barang di rumah juga adalah spot aman bagi nyamuk. Namun, bukan berarti nyamuk takut berada di ruang terbuka karena hewan ini juga sering ditemukan di depan pintu atau halaman rumah.

Menurut Real Simple, Kamis (22/8/2024), nyamuk juga menyukai area depan rumah. Penyebabnya cukup beragam mulai dari adanya genangan air di depan rumah, banyak puing-puing bangunan atau barang menumpuk, hingga ditemukan banyak karbon dioksida berlebihan di depan rumah.

Biasanya nyamuk lebih mudah ditemukan di depan pintu masuk atau halaman rumah karena bergerombol.


Jika di rumahmu mengalami hal tersebut, mengutip dari Homes and Gardens, berikut cara untuk mengusir nyamuk dari depan rumah.

1. Tambahkan Tanaman Pengusir Nyamuk

Lokasinya yang berada di luar ruangan, lebih baik mencegah nyamuk dengan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah meletakkan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman-tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Beberapa tanaman yang bisa ditanam di dekat pintu masuk adalah serai, lavender, serai, marigold, basil, mint, dan catnip.

2. Bersihkan Genangan Air

Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk menyukai genangan air. Maka, agar nyamuk tidak berkumpul di depan pintu, pastikan setelah hujan tidak ada genangan air di depan rumah. Adanya genangan air hanya membantu nyamuk berkembang biak. Selain genangan air, tanah yang terlalu lembap juga dapat menarik nyamuk untuk datang.

3. Pakai Lampu yang Cahayanya Lembut

Pencahayaan ternyata dapat mengundang nyamuk datang. Semakin terang cahaya yang dihasilkan justru menarik nyamuk datang. Sementara, jika kamu memakai lampu kuning tidak begitu menarik bagi nyamuk. Hal ini dikarenakan panjang gelombang lampu kuning kurang terlihat oleh hama, sehingga kecil kemungkinannya mereka tertarik pada cahaya tersebut.

Selain itu, lampu LED tidak begitu memancarkan panas sehingga tidak begitu menarik bagi serangga. Nyamuk tertarik pada panas, kelembapan, dan karbon dioksida, sehingga mereka berkerumun di sekitar tubuh yang hangat.

4. Semprotkan Obat nyamuk

Untuk cara instan, kamu bisa menyemprotkan aroma yang tidak disukai nyamuk di sekitar pintu atau halaman rumah. Beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk antara lain lavender, lemon, serai, kayu putih, peper mint, cengkeh, dan pohon teh.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Penyebab Banyak Semut di Rumah, Salah Satunya Karena Baju Kotor!


Jakarta

Semut adalah salah satu hewan yang bisa tiba-tiba muncul di rumah. Mereka kerap ditemukan di dapur, tempat sampah, dekat pintu, jendela, hingga di sudut-sudut rumah. Lantas, sebenarnya dari mana semut datang dan apa penyebabnya?

Melansir dari detikJateng, laman Phys.org yang menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mengatakan semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi yang cepat bagi mereka.

Dari laman Tom’s Guide, Sabtu (24/8/2024) penyebab adanya semut di rumah cukup beragam, berikut beberapa di antaranya.


1. Dinding Retak atau Berlubang

Seperti hewan lainnya, semut juga pasti butuh tempat tinggal atau tempat berlindung. Semut tidak menyukai tempat di luar ruangan. Mereka membutuhkan tempat yang hangat, terang, dan dekat dengan makanan serta air. Salah satu lokasi yang tepat adalah dinding yang retak atau berlubang atau celah fondasi rumah.

Kamu bisa mengeceknya jika penasaran. Jika kamu ingin mengusirnya, maka kamu perlu menutup akses masuk semut atau menjauhkan lokasi makanan, tempat sampah, dan aroma yang disukai semut dari tempat mereka berlindung.

2. Sumber Air

Semut tidak dapat hidup tanpa air. Maka dari itu, selain mencari makanan, mereka juga harus mencari sumber air. Area yang lembap juga mereka menyukainya karena itu lokasi yang tepat untuk mendapatkan air.

Jadi, jika kamu melihat semut di wastafel atau kamar mandi, kemungkinan besar mereka sedang mencari kelembapan. Untuk mengatasi semut yang datang karena ada sumber air, kamu bisa mencegahnya dengan meletakkan alat untuk menurunkan kelembapan dalam ruangan. Selain itu, pastikan tidak ada air menggenang atau pipa yang bocor.

3. Sisa Makanan

Gula bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dikonsumsi semut. Mereka membutuhkan garam untuk menjaga keseimbangan air dan mendukung otot dan saraf mereka. Protein juga diperlukan untuk pertumbuhan, untuk ratu dan larva di kawanan mereka. Maka dari itu, kamu harus menyimpan dengan benar daging dan telur. Lalu, Bahkan minyak dan lemak pun dapat menarik perhatian beberapa spesies semut. Bisa disimpulkan semut adalah hewan yang tidak pilih soal makanan.

4. Ada Tumpukan Baju Kotor

Siapa yang pernah melihat baju dikerumuni semut? Ternyata semut menyukai bau keringat yang menempel di baju kotor lho. Hal ini dikarenakan di dalam keringat terdapat garam yakni natrium klorida, kalium, dan kalsium. Selain itu, keringat juga mengandung gul,

Oleh karena itu, cucian kotor yang berlebihan di rumah, mudah menarik perhatian semut saat mereka berada di rumah. Jadi sebaiknya baju kotor di rumah tidak lama-lama dibiarkan.

5. Tanaman

Bunga sebenarnya menarik perhatian semut dan serangga untuk penyerbukan. Namun, jika tanaman itu berada di dalam rumah, justru penghuni rumah yang repot. Semut-semut ini datang karena mencium aroma dari tanaman. Tanaman yang bisa memanggil semut adalah bunga peony dan mawar.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Ini Alasan Kamu Perlu Bikin Biopori di Rumah, Banyak Manfaatnya


Jakarta

Lubang resapan biopori berfungsi untuk menimbun sampah organik. Kamu bisa dengan mudah membuat lubang ini di sekitar rumah.

Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN menjelaskan cara membuat biopori di rumah. Pertama, gali lubang vertikal sedalam 1,2 meter dengan diameter 10 cm menggunakan bor khusus.

Kemudian, pasang casing untuk menahan agar tanah tidak longsor. Lalu, tutup lubang biopori menggunakan tutup berlubang untuk mencegah tikus masuk.


Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

“Biopori itu dibuat mudah sekali. Pertama dibor dengan bor buatan kami itu sedalam 1,2 meter. Setelah bor kita lubangi baru kita kasih casing,” kata Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.

Selain mudah dibuat, biopori sangat manfaat bagi lingkungan rumah, lho. Yuk, simak apa saja manfaat punya biopori.

Manfaat Bikin Biopori di Rumah

1. Mengurai Sampah Organik

Lubang resapan biopori bisa diandalkan untuk menguraikan sampah organik, terutama sampah dapur. Lubang ini mampu mengurai sampah secara alami dalam beberapa hari saja.

Mengisi lubang resapan biopori dengan sampah organikMengisi lubang resapan biopori dengan sampah organik Foto: 20detik

“Kita di rumah SOPAN ini punya 80 lubang biopori, kali 10 kilo (muatan sampah) per lubang itu sudah 800 kilogram. Kita bisa 800 kilogram (sampah organik) per hari kita bisa kelola. Dan itu dalam 4 hari langsung habis di lubang sampah biopori,” katanya.

2. Menyuburkan Tanah

Saat proses penguraian, sampah organik sebenarnya sedang berubah menjadi kompos. Nah, kompos ini mengandung berbagai kandungan yang dapat menyuburkan tanah.

“Tanah kita subur. Karena apa? Kompos kita masukkan langsung ke tanah. Sampah-sampah kita masukkan ke tanah jadi kompos. Jadi dia menyuburkan tanah,” ucapnya.

Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menumbuhkan tanaman di pekarangan rumah.

“Kita bisa menyuburkan tanaman di sekitarnya yang kita tanam di dekat letak, letaknya lubang biopori,” tuturnya.

3. Mempercepat Penyerapan Air

Selain itu, lubang resapan biopori mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Sebab ada lubang sebagai akses masuk air yang mudah.

Tanah pekarangan pun menjadi lembap dan kandungan air terjaga. Bagi pengguna sumur air pun tidak perlu khawatir kekeringan.

“Jadi tanah kita kalau bisa dia meresap hujan sebanyak-banyaknya, itu disebutlah kita memanen air hujan. Air hujan nggak bisa dipanen kenapa? Karena nggak ada yang bisa diserap,” jelasnya.

4. Mencegah Genangan Air

Lalu, penyerapan air hujan yang lancar akan mencegah terbentuk genangan air. Sony mengingatkan genangan air bisa berbahaya karena bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

“Kalau ada ada genangan yang lengkung gitu, tidak terserap dengan tanah karena tanahnya keras kan? Nah ini (tempat) malaria (penyebab) demam berdarah itu tidur di situ. Karena (nyamuk) demam berdarah itu kan cuma satu hari bisa berkembang biak,” tuturnya.

Oleh karena itu, Sony menyarankan agar membuat lubang resapan biopori di area tanah yang rawan muncul genangan air.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Air Shower Bau Telur Busuk? Bisa Jadi Pertanda…


Jakarta

Pernahkah kamu mandi dengan shower tapi airnya berbau seperti telur busuk? Mungkin kamu akan merasa terganggu dan tidak bisa menikmati mandi dengan tenang.

Masalah air memang kerap terjadi, apalagi karena air identik dengan kelembapan. Namun, jangan dibiarkan ya. Segera atasi sampai ke akar masalahnya.

Lantas, apa yang menyebabkan air shower bau telur busuk? Berikut ini penjelasannya yang dikutip dari Bell Bros, Selasa (27/8/2024).


Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

Tentunya tidak ada unsur telur dalam masalah air ini, melainkan terdapat bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini secara umum tidak berbahaya, tetapi menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

Sumber Masalah

Untuk mengatasi masalah ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Biasanya sumber masalah air yang berbau telur busuk disebabkan oleh dua hal berikut ini.

1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk di Kamar Mandi


Jakarta

Terkadang ada saja masalah perairan di rumah, salah satunya air shower yang bau telur busuk. Meski tidak berbahaya, bau ini bisa mengganggu kenyamanan di kamar mandi.

Nah, ternyata bau busuk itu sebenarnya aroma gas hidrogen sulfida. Gas ini dihasilkan oleh bakteri pemakan sulfat yang biasa ditemui di sumber air atau sistem perpipaan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi air shower bau telur busuk? Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini yang dikutip dari Pentair Water Solutions, Selasa (27/8/2024).


Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk

1. Cek Aroma Air Dingin dan Panas

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi sumber bau. Kalau kamu memasang water heater, coba cek aroma saat menyalakan air suhu panas dan suhu dingin secara terpisah.

Kalau hanya air panasnya yang berbau, kemungkinan besar ada masalah pada pemanas air Anda.

2. Cek Water Softener

Apakah shower kamu terhubung dengan water softener atau pelembut air? Itu juga bisa menjadi penyebab bau telur telur busuk. Uji aroma air dengan water softener dan tanpa pelembut air untuk melihat apa ada perbedaan.

Jika aroma berbeda, maka kemungkinan bau telur busuk bersumber dari water softener.

3. Biarkan Air Mengalir Beberapa Menit

Biarkan air mengalir selama beberapa menit. Jika bau busuk itu hilang, kemungkinan bakteri pereduksi sulfur itu bersumber dari sumur atau sistem perpipaan. Mungkin kamu perlu memanggil tukang ledeng atau teknisi sumur untuk membersihkan pipa.

4. Ganti Anoda Magnesium Water Heater

Kalau kamu sudah mengidentifikasi masalahnya ada pada water heater, maka langkah selanjutnya adalah mengganti anoda magnesium. Anoda ini biasanya terhubung ke colokan di bagian atas tangki. Namun, perlu diingat bahwa hal ini dapat memperpendek umur pemanas, jadi pertimbangkan untuk menggantinya dengan anoda aluminium.

5. Bersihkan Tangki Water Heater

Selain itu, kamu juga bisa membersihkan water heater. Untuk melakukannya, gunakan larutan pemutih klorin untuk membilas tangki, karena ini dapat membunuh bakteri sulfur.

6. Naikan Suhu Water Heater

Selanjutnya, kamu dapat menaikan suhu tangki water heater untuk membunuh bakteri tersebut selama beberapa jam. Lalu, bilas tangki setelah selesai. Perlu diingat, cara ini hanya solusi sementara saja.

7. Pasang Filter Air

Apabila masalahnya ada pada sumber air itu sendiri, maka solusi terbaik adalah memasang filter air atau water softener.

Alat ini akan membantu mengurangi bakteri pemakan sulfur dan lama-lama menghilangkan bau telur busuk pada air. Kamu juga bisa mempertimbangkan klorinasi yang membantu mengurangi tingkat bakteri.

Itulah beberapa cara mengatasi air shower bau busuk. Semoga membantu!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Saluran Air Mampet? Bisa Jadi Ada Benda Ini…


Jakarta

Saluran air mampet adalah salah satu masalah yang sering terjadi di rumah. Hal ini bisa terjadi pada saluran air di wastafel dapur ataupun area shower kamar mandi.

Kondisi seperti ini sangat mengganggu karena air meluap dan menggenang dapat mengotori rumah. Selain itu, aktivitas penghuni rumah akan terganggu.

Saluran air bisa mampet karena penghuni yang jarang membersihkan rumah. Namun, kemungkinan ada benda yang tidak sengaja masuk ke saluran air.


Lantas, apa saja benda yang sering bikin saluran air mampet dan bagaimana cara cegahnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini dikutip dari Simply Green Plumbing, Kamis (29/8/2024).

Benda yang Sering Bikin Saluran Air Mampet

1. Sisa Makanan

Kemungkinan masih ada sisa-sisa makanan di piring yang terbuang ke saluran air saat mencuci piring. Jika saluran air tidak tersiram dengan baik, maka sisa-sisa makanan bisa menumpuk menjadi sampah.

Sisa makanan kecil dan mudah lembek mungkin tidak berpengaruh banyak. Tetapi bila jumlahnya banyak atau padat bisa menyumbat saluran air, misalnya tulang, wortel, dan sebagainya.

Oleh karena itu, sebaiknya kumpulkan sisa-sisa makanan sebelum mencuci agar tidak terbawa air. Kamu bisa mendaur ulang sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos.

2. Rambut

Saat keramas, sering kali tanpa sadar rambut kita ada yang rontok, begitu pula dengan hewan peliharaan. Rambut ini lama-kelamaan bisa bercampur dengan sampah makanan hingga menyumbat saluran air.

Pasanglah penutup saluran air di kamar mandi untuk mencegah masuknya rambut. Jika suka memandikan hewan, pertimbangkan melakukannya di luar rumah.

3. Sabun

Sabun batangan sering kali tidak digunakan sampai habis. Sisanya yang berukuran kecil dapat jatuh dan terbuang di saluran air.

Selain itu, buih sabun yang berlebihan juga sulit dihilangkan dari permukaan kamar mandi dan bisa menyebabkan pipa pembuangan tersumbat.

Jika sabun batangan meninggalkan buih yang terlihat, pertimbangkan untuk beralih ke sabun cair atau sabun batangan yang komposisinya tanpa lemak hewani.

4. Tisu

Tisu adalah penyebab dari kebanyakan penyumbatan saluran air. Ini termasuk tisu yang dibuang sembarangan maupun serpihan tisu yang jatuh karena tersiram air.

Sebaiknya kamu membuang tisu di tempat sampah, bukan di toilet. Sebab sebagian besar tisu tidak larut dan dapat membentuk penyumbatan di dalam toilet, maupun saluran air.

5. Lemak dan Minyak

Lemak dan minyak mungkin terlihat seperti benda cair dan tidak berbahaya. Namun kenyataannya, zat ini lama-kelamaan akan melapisi dinding pipa dan bergabung dengan puing-puing lainnya hingga menyebabkan sumbatan.

Kumpulkan minyak goreng bekas pakai ke dalam stoples. Jika penuh, buang ke sampah rumah tangga. Atau buang minyak ke sampah padat yang bisa menyerap minyak, misalnya tisu, kertas, dan biarkan dibuang bersama sampah rumah tangga.

6. Penumpukan Mineral

Endapan mineral dari jenis air tertentu dapat terkumpul di sepanjang dinding saluran air. Beberapa jenis air memiliki kalsium, magnesium, dan mineral lain yang terlarut secara alami dalam air. Kamu bisa menggunakan filter atau penyaring air agar tidak ada penumpukan mineral.

7. Bilasan Sampah

Banyak benda-benda kotor yang sering kita bilas di kamar mandi atau toilet, misalnya popok, pembalut, hingga kotoran kucing. Biasakan agar hal tersebut tidak dilakukan lagi. Toilet hanya untuk membilas kotoran manusia.

Jadi ada baiknya menyediakan tempat sampah di dalam kamar mandi untuk memudahkan kita membuang sampah dengan benar.

8. Benda Asing

Jika membersihkan saluran air, mungkin kamu menemukan benda asing atau yang tak diperkirakan, misalnya mainan anak. Mainan anak yang padat akan mengganggu saluran air dan akan menyumbat jika bergabung dengan sampah-sampah lainnya.

Cegah hal ini dengan memasang penutup saluran air untuk melindungi wastafel atau saluran pembuangan toilet dari benda asing ini.

Nah, itulah tadi penyebab-penyebab saluran air sering mampet. Ada 9 benda yang kemungkinan menjadi penyebabnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Bersihkan Kamar Mandi buat Cegah Saluran Air Mampet


Jakarta

Saluran air mampet di kamar mandi memang menjengkelkan. Mulai dari air yang menggenang hingga timbul bau tidak sedap akan sangat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Sebelum kejadian, kamu bisa mencegahnya dengan rajin membersihkan saluran air kamar mandi. Tenang saja, nggak sulit kok. Berikut ini cara membersihkan kamar mandi agar terhindar dari saluran air mampet.

Seberapa Sering Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi?

Melansir Real Simple, Kamis (29/8/2024), membersihkan saluran air kamar mandi sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menghilangkan rambut yang terjebak dan sisa sabun.


Jika ada beberapa penghuni rumah memiliki rambut panjang, membersihkan saluran air lebih baik dilakukan setiap dua minggu sekali.

Langkah-Langkah Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi

Berikut ini cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap.

1. Ketahui Penyebabnya

Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk mengetahui penyebab saluran air kamar mandi mampet dan berbau tidak sedap. Apakah disebabkan oleh sisa sabun, rambut panjang, atau mungkin jamur?

Dengan mengidentifikasi penyebabnya, kamu akan mudah dalam memilih metode pembersihan yang paling efektif.

2. Bersihkan dengan Penyedot Toilet

Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan penyedot toilet. Isi bak mandi atau kamar dengan air hingga menggenang untuk menutupi bagian karet embung.

Tempatkan embung di atas saluran dan tekan-tekan untuk menciptakan tekanan air yang bisa menghilangkan sumbatan. Jika langkah ini tidak berhasil, gunakan drain snake untuk menjangkau dan menghilangkan sumbatan yang lebih sulit.

3. Bersihkan dengan Soda Kue dan Cuka

Soda kue dan cuka bisa menjadi penyelamat dalam membersihkan saluran air kamar mandi akibat sisa sabun yang mengeras. Rebus air, lalu tuangkan ke dalam saluran air kamar mandi.

Setelah itu, campur 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka putih. Tuangkan campuran ini ke dalam saluran dan biarkan bekerja selama minimal 10 menit sebelum dibilas dengan air panas.

4. Bersihkan dengan Produk Serbuk Anti Mampet

Jika sumbatan terlalu sulit, kamu bisa coba membersihkannya dengan serbuk anti mampet untuk saluran air yang dijual di pasaran. Pembersih saluran berbasis kimia ini bisa membantu melarutkan sumbatan yang lebih kuat.

Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat dan menggunakan perlindungan mata serta sarung tangan.

Langkah Pencegahan Agar Saluran Air Kamar Mandi Tetap Lancar

Agar masalah saluran air tidak kembali, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

  • Gunakan penyaring rambut untuk mencegah rambut masuk ke dalam saluran.
  • Rutin membersihkan saluran menggunakan soda kue dan cuka untuk mencegah penumpukan sisa sabun.
  • Evaluasi produk kebersihan yang kamu pakai yang mungkin menjadi penyebab saluran air mampet.

Demikian cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Ketahui 4 Alasan KPR Ditolak Bank dan Cara Menyiasatinya


Jakarta

Salah satu cara untuk membayar pembelian rumah adalah melalui kredit pemilikan rumah (KPR). Sistem pembayaran kredit seperti ini bagi sebagian orang sangat membantu karena mereka bisa membeli rumah dan membayarnya secara mencicil selama beberapa tahun. Namun, ternyata nggak semua debitur bisa diterima pengajuannya oleh bank. Lantas, apa yang menyebabkan KPR ditolak bank?

KPR ditolak oleh bank biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Mereka menilai debitur tersebut tidak sanggup untuk melunasi sehingga berisiko jika diberikan kredit. Sebab, banyak debitur yang awalnya dinilai sanggup untuk melunasi cicilan, tetapi pada akhirnya berhenti di tengah jalan karena kondisi ekonomi yang tiba-tiba merosot.

Di luar itu, ada banyak faktor lain yang menyebabkan pengajuan KPR ditolak bank. Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo, bank biasanya menilai debitur dengan rumus 4C. Apa itu? Berikut penjelasannya.


Penyebab KPR Ditolak

1. Karakter (Character)

Bank memprioritaskan debitur yang bisa melunasi kredit tepat waktu. Maka dari itu, wajar jika bank akan mengecek karakter calon debitur (peminjam). Caranya dengan mengecek riwayat kredit di SLIK OJK atau lainnya. Di sana juga terdapat skor kredit yang menunjukkan baik atau buruk aktivitas kredit sebelumnya. Memiliki tunggakan atau kredit macet saat ini, pekerjaan atau penghasilan tidak stabil, hingga usianya terlalu muda atau terlalu tua.

Bank juga tidak memberikan KPR kepada calon debitur yang memiliki pinjaman online atau pinjol. Mereka bisa melihatnya melalui BI Check. Batas utang seseorang seharusnya hanya sekitar 30-40%.

“Batas rule of thumb-nya (biasanya) tidak lebih dari 30-40% penghasilan, cukup untuk mengangsur bulanan,” kata Arianto saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.

2. Kemampuan (Capacity)

Debitur dengan kemampuan bayar kredit yang rendah dinilai berisiko oleh bank. Selain itu, debitur yang mengambil uang dengan nominal besar juga akan menjadi pertimbangan. Biasanya bank akan mencocokkan kemampuan bayar debitur dengan nilai yang hendak diambil.

3. Jaminan (Collateral)

Setiap pinjaman, kreditur tentu akan meminta sebuah jaminan atau nilai agunan untuk berjaga-jaga jika di tengah jalan debitur kesulitan melunasi cicilannya. Jaminan ini tentu harus cukup untuk mengganti nilai uang kredit yang telah diberikan kepada debitur.

4. Keadaan (Condition)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kemampuan debitur sangat mempengaruhi keputusan bank. Mereka akan ragu untuk menyetujui KPR kepada debitur yang kondisi ekonomi yang tidak stabil. Namun ada pula yang kondisinya cukup stabil tetapi tidak disetujui KPR-nya karena berbagai alasan lain.

Cara Lolos Pengajuan KPR

Agar kamu lolos saat mengajukan KPR ke bank, menurut Arianto, kamu perlu mempelajari bagaimana bank melakukan analisis kredit seperti yang disebutkan sebelumnya menggunakan rumus 4C.

1. Tepat Waktu Membayar Pinjaman

Pertimbangan paling utama terhadap debitur yang ingin mengajukan KPR adalah apakah dia bisa membayar cicilan tepat waktu hingga akhir. Cara bank mengetahui tersebut adalah salah satunya dengan mengecek riwayat kreditnya melalui SLIK OJK dan lainnya. Jika kamu selalu bisa melunasi utang tersebut, kemungkinan pengajuanmu akan berhasil. Setelah melunasi utang, kamu juga perlu minta bukti pelunasannya.

“Kalau melakukan pelunasan, pihak kreditur akan mengeluarkan bukti pelunasan. Dan bagi debitur sebaiknya selalu minta bukti pelunasan pada saat menyelesaikan kewajibannya,” kata Arianto beberapa waktu yang lalu.

2. Cicilan Tidak Boleh Lebih dari 30% dari Penghasilan

Arianto menegaskan besaran cicilan KPR tidak boleh lebih dari 30% jumlah penghasilan. Ini adalah cara aman agar kamu bisa melunasi KPR tanpa terasa berat. Kamu bisa mulai mengatur keuanganmu agar bisa mengambil cicilan. Kamu juga bisa meningkatkan penghasilan misalnya dengan membuka usaha sampingan sehingga sumber pendapatan tidak hanya dari satu pintu.

3. Memilih Jaminan yang Tepat

Pemilihan jaminan yang tepat dapat meyakinkan pihak bank. Sebagai contoh, jaminan yang tepat itu adalah aset yang cukup nilai dan likuidnya. Likuid adalah jaminan yang mudah untuk dikonversikan menjadi uang tunai atau mudah dijual.

“Jaminan yang tepat adalah cukup nilainya bila dibandingkan dengan pinjaman yang diterima dan likuid untuk dapat ‘dijual’ sewaktu gagal bayar,” jelas Arianto.

4. Perkirakan Momen yang Tepat

Kemudian, ada pula faktor luar yang perlu kamu lihat secara cermat. KPR memiliki bunga yang harus kamu bayarkan bersamaan dengan cicilan rumah yang kamu beli. Cicilan bulanan akan terasa berat apabila kamu mengambilnya saat kondisi ekonomi dan kebijakan bank terkait KPR tidak baik. Sebelum mengajukan KPR kamu bisa melakukan riset antar bank, mana yang cocok dengan kondisi keuangan saat ini.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Freezer di Rumah Bocor? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya



Jakarta

Freezer yang bocor bisa menjadi salah satu masalah yang terjadi di rumah. Tentunya kondisi ini bisa mengganggu penghuni rumah karena tidak menyimpan makanan di dalam freezer secara maksimal.

Freezer yang bocor juga bisa menyebabkan tumbuhnya jamur di dalam kulkas, kerusakan kulkas, hingga masalah keamanan makanan. Maka dari itu, jika freezer bocor harus segera diperbaiki.

Sebelum memperbaiki freezer yang bocor, ketahui dulu penyebab hal itu bisa terjadi. Dilansir dari Angi.com, Sabtu (31/8/2024), berikut ini penyebab freezer bocor dan cara memperbaikinya.


1. Saluran Pembuangan Es yang Tersumbat atau Beku

Saluran pembuangan es biasanya terletak di dekat bagian belakang dan bawah freezer, membuang air yang dihasilkan selama siklus pencairan es. Namun, jika saluran pembuangan tersumbat atau beku, air tidak dapat keluar sehingga dapat bocor keluar dari freezer.

Solusi untuk hal tersebut, kamu bisa mematikan freezer dan cairan es secara manual dengan membuka pintunya. Setelah sebagian es mencair, celupkan kain ke dalam air hangat dan gunakan untuk mencairkan es yang menyumbat saluran pembuangan es.

Jika ada partikel makanan atau kotoran yang menyumbat saluran tersebut, kamu bisa pakai obeng atau kawat yang kuat untuk mengeluarkannya.

2. Saluran Air Rusak, Tersumbat, atau Longgar

Jika saluran air yang memasok air ke pembuat es rusak atau longgar, air bisa mengenang di bawah freezer.

Untuk mengatasinya, temukan saluran air terlebih dahulu. Biasanya, saluran air berupa tabung tembaga atau plastik tipis yang terletak di bagian belakang freezer. Jika tampak longgar, kencangkan. Jika ada yang menyumbat, segera singkirkan. Jika yang menyumbat adalah es, biarkan mencair dengan cara mencabut listrik untuk freezer dan kulkas selama beberapa jam.

Jika freezer masih tidak dingin, segera hubungi petugas yang bisa memperbaikinya.

3. Freezer Terlalu Penuh

Freezer yang terlalu penuh juga bisa membuatnya bocor karena pintu freezer tidak bisa tertutup sempurna sehingga membuat udara hangat masuk ke dalam.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kamu bisa tata ulang isi freezer dan pastikan pintu freezer tertutup rapat.

4. Kumparan Kondensor Kotor atau Rusak

Kumparan kondensor, biasanya terletak di bagian belakang atau di bawah freezer di balik kisi-kisi untuk menghilangkan panas yang dikeluarkan dari bagian dalam freezer sehingga dapat membantu menjaga suhu tetap rendah. Jika rusak atau kotor, freezer dapat bekerja berlebihan, sehingga menghasilkan embun beku berlebih, yang akan bocor selama siklus pencairan.

Untuk mengatasinya, kamu bisa membersihkan kumparan kondensor pakai sikat dan penyedot debu. Setidaknya, bersihkan bagian ini sekali atau 2 kali setahun. Jika kumparan kondensor rusak, segera hubungi profesional untuk memperbaikinya.

5. Terlalu Lembab

Jika ruangan tempat freezer berada terlalu lembab, maka akan freezer akan bekerja ekstra untuk menghilangkan kelembapan berlebih. Jika freezer bekerja berlebihan, maka akan menimbulkan kondensasi dan/atau embun beku.

Untuk mengatasinya, kamu bisa tempatkan humidifier di ruangan yang terdapat freezer untuk membantu menyeimbangkan tingkat kelembapan.

Itulah penyebab dan cara mengatasi freezer yang bocor. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com