Tag: penyebabnya

  • Mudah! Ini 4 Langkah Perbaiki Retak Rambut pada Dinding Rumah


    Jakarta

    Bangunan rumah lama-lama bisa rusak karena usia maupun faktor eksternal. Untuk bagian dinding, kerusakan bisa muncul berupa retak rambut.

    Retak rambut adalah celah pada dinding yang berukuran kecil dan terkadang tak terlihat jelas seperti rambut. Meski terlihat sepele, retak ini bisa melebar kalau dibiarkan.

    Lantas, apa yang harus dilakukan kalau ada retak rambut pada dinding rumah? Berikut ini langkah-langkah untuk memperbaikinya.


    Cara Memperbaiki Retak Rambut pada Dinding

    Inilah cara memperbaiki retak rambut di dinding rumah seperti yang dikutip dari Instagram Kementerian PUPR.

    1. Cari Tahu Penyebabnya

    Langkah pertama yang harus dilakukan ketika menemukan retak rambut di rumah adalah mencari tahu penyebabnya. Retak rambut bisa muncul akibat gempa bumi, usia bangunan, atau proses plester yang kurang baik. Cara memperbaiki retak rambut bisa disesuaikan dengan penyebabnya.

    2. Kerok atau Amplas Tembok

    Ada berbagai tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi retak rambut. Hal ini tergantung dari penyebabnya. Misalnya, jika penyebabnya karena kegagalan struktur bangunan, maka perlu perbaikan struktur.

    Namun, apabila hanya diperlukan penanganan jangka pendek, bagian retak pada tembok bisa dikerok menggunakan sekrap hingga cat terkelupas.

    3. Isi Celah Retak Rambut

    Kemudian, bersihkan dinding dari debu sisa pengerokkan hingga benar-benar bersih. Setelah bersih, lapisi tembok dengan wall sealer menggunakan kuas. Biarkan wall sealer mengering dengan sempurna.

    4. Cat tembok

    Jika wall sealer sudah mengering dengan sempurna, barulah bisa dilakukan pengecatan tembok dengan warna yang diinginkan. Pastikan wall sealer tersamarkan oleh cat.

    Itulah cara mengatasi retak rambut pada dinding rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Penyebab Pakaian Masih Bau Meski Sudah Dicuci


    Jakarta

    Mencuci pakaian perlu dilakukan agar pakaian setelah digunakan seharian kembali bersih dan wangi. Mencuci pakaian bisa menggunakan tangan secara manual atau menggunakan mesin cuci supaya lebih praktis dan efisien.

    Ketika mencuci pakaian, terkadang ada saja masalah yang muncul, salah satunya adalah pakaian masih bau bahkan setelah dicuci. Padahal, kita mengharapkan pakaian yang bersih, lembut, dan wangi setelah dicuci. Kenapa ya hal itu bisa terjadi?

    Melansir dari situs Cleanipedia, pakaian masih bau setelah dicuci dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini.


    1. Mesin Cuci Kotor

    Mesin cuci merupakan salah satu tempat yang bisa menampung atau menggenangkan air. Hal itu membuat mesin cuci dapat dengan mudah timbul bakteri atau jamur yang bisa menyumbat filter. Air yang tergenang atau air sisa ini dapat menimbulkan bau. Maka dari itu perlu membersihkan mesin cuci secara menyeluruh untuk hasil cucian yang lebih baik.

    2. Terlalu Banyak Detergen

    Mungkin selama ini kita berpikir menggunakan lebih banyak detergen membuat pakaian menjadi lebih bersih. Namun, detergen yang berlebihan dalam mesin cuci justru tidak akan terbilas dengan baik dan terperangkap dalam bahan pakaian. Pertumbuhan jamur dan kelembapan berlebih pada detergen yang terperangkap itu juga bisa menimbulkan bau.

    Oleh karena itu, sebaiknya cek ukuran yang tepat penggunaan detergen pada kemasan. Penghuni rumah juga bisa pertimbangkan memakai detergen beraroma agar pakaian lebih segar.

    3. Terlalu Banyak Pakaian

    Pakaian juga butuh ruang untuk bergerak guna mengoptimalkan proses mencuci di dalam mesin cuci. Jika terlalu banyak pakaian, maka pakaian itu tidak bisa dibersihkan dengan benar. Untuk itu, sebaiknya jangan memasukkan pakaian sebanyak mungkin ke dalam mesin cuci.

    4. Terlalu Lama di Mesin Cuci

    Semakin lama mencuci dalam mesin cuci bukan tambah bersih justru bisa membuat pakaian bau. Coba atur waktu agar tidak terlalu lama mencuci pakaian dalam mesin cuci.

    5. Kesalahan Menjemur

    Proses menjemur yang tidak benar membuat pakaian yang telah dicuci justru jadi bau. Pakaian harus benar-benar kering saat dijemur untuk memastikan tidak ada kelembapan di dalamnya. Jika cuaca sedang hujan dan pakaian tidak kering secara optimal, juga bisa menyebabkan bau. Untuk itu, perhatikan proses penjemuran pakaian.

    6. Proses Pengeringan Tidak Tepat

    Jika punya pengering mesin cuci, pastikan pakaian benar-benar kering sebelum menjemurnya. Saat menggunakan mesin pengering, jangan memasukkan pakaian terlalu banyak karena bisa menambah beban.

    7. Tidak Gantung Pakaian

    Ternyata, pakaian kita juga membutuhkan udara atau sirkulasi yang baik agar tidak menimbulkan bau. Jika pakaian sudah kering, maka lebih baik digantung daripada dilipat untuk memberi ruang bagi udara. Selain itu, beri jarak juga antara pakaian agar mencegah pakaian berbau.

    Itu dia beberapa faktor yang bisa menyebabkan pakaian masih bau bahkan setelah dicuci. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku? Berikut 7 Penyebab dan Cara Menanganinya


    Jakarta

    Kulkas atau lemari pendingin harus dalam kondisi prima untuk bisa menyimpan stok makanan atau bahan masakan kita sehari-hari. Tapi bagaimana jika bagian pendinginnya berfungsi, tapi tidak bisa membekukan stok sampai menjadi es batu?

    Mungkin, lemari es milikmu perlu beberapa perbaikan sederhana untuk dapat membantu mengembalikan agar bahan makanan tetap dingin dalam waktu singkat. Sebagian besar freezer bekerja dengan menggunakan pipa pendingin yang diisi dengan cairan pendingin yang cepat menguap.

    Proses ini melibatkan kompresi, kondensasi, dan penguapan gas refrigeran melalui komponen mekanis freezer. Gangguan suhu pada kulkas kerap kali baru disadari ketika kamu membuka freezer, karena bagian chiller tetap terasa dingin seperti biasa.


    7 Penyebab Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku

    Dikutip dari laman American Home Shield, ada beberapa penyebab kulkas yang dingin tapi freezernya tidak beku. Berikut penyebabnya, dirangkum juga dari laman beberapa merek elektronik:

    1. Udara di Freezer Keluar

    Jika freezer dingin tetapi tidak membeku, coba cek pintu freezer. Kamu mungkin tidak menyadari bahwa ada benda yang mengganjal sehingga pintu tetap terbuka. Biasanya, saat kondisi freezer terlalu penuh. Tandanya, ada udara dingin yang keluar dari freezer sehingga tak bisa membeku dengan optimal.

    Bisa juga karena pintu freezer sudah terlalu usang sehingga tidak mampu menutup dengan baik. Kamu bisa melakukan uji kerapatan pintu dengan menaruh selembar kertas di antara dinding freezer dan pintu, lalu tutup pintu freezer. Jika kamu dapat menarik kertas tersebut, maka lapisan segel pintu freezer yang berfungsi untuk menjaga kerapatannya, perlu diperbaiki atau diganti.

    2. Isi Freezer Menyumbat Kipas Evaporator

    Pastikan ada cukup ruang di bawah kipas evaporator, yang biasanya terletak di bagian belakang freezer. Sehingga, udara dingin yang keluar dari kipas dapat menjangkau semua bagian freezer.

    Kipas evaporator memiliki peran penting dalam menyebarkan udara dingin dari sekitar coil evaporator ke seluruh ruang dalam freezer. Ketika pintu freezer dibuka, kipas akan berhenti berputar dan akan menyala kembali setelah pintu ditutup. Jika motor kipas mengalami kerusakan, kipas tidak akan berfungsi sama sekali, sehingga suhu freezer tidak akan cukup dingin untuk membekukan.

    3. Kumparan Kondensor Kotor

    Kondisi coil kondensor yang kotor juga bisa menjadi penyebab freezer tidak mampu membekukan. Kumparan kondensor yang kotor dapat mengurangi kapasitas pendinginan freezer secara keseluruhan, karena kumparan yang kotor membuat kondensor menahan panas dan bukannya melepaskannya. Hal ini menyebabkan kompresor bekerja berlebihan.

    Lokasi coil ini bervariasi tergantung tipe dan merek kulkas, bisa berada di dalam, di belakang, atau di bagian bawah freezer. Coil yang terletak di bagian dalam cenderung lebih terlindungi dari kotoran, sedangkan yang berada di belakang atau bawah lebih mudah kotor.

    Kipas kondensor bertugas menarik udara melewati kondensor agar proses pendinginan berjalan optimal. Apabila motor kipas kondensor mengalami kerusakan, proses sirkulasi udara akan terganggu, sehingga meskipun suhu kulkas terasa dingin, freezer tidak akan mampu membekukan. Biasanya, masalah ini terjadi karena bantalan motor kemasukan air, dan solusinya adalah mengganti motor kipas yang rusak.

    4. Relai Start Buruk

    Freezer yang tidak membeku mungkin menandakan relai start tidak berfungsi sebagaimana mestinya, karena relai tidak memberikan daya ke kompresor.

    5. Penumpukan Bunga Es di Freezer

    Tidak hanya kerusakan komponen, tumpukan bunga es yang berlebihan di dalam freezer juga bisa menjadi penyebab udara dingin tidak tersebar merata. Akibatnya, performa pendinginan terganggu dan bahan makanan tidak dapat membeku secara maksimal.

    Biasanya kulkas dilengkapi dengan sistem pemanas otomatis (defrost) yang akan aktif beberapa kali dalam sehari untuk mencairkan lapisan bunga es yang menempel pada coil evaporator. Namun, jika sistem ini tidak berjalan dengan baik, bunga es akan terus menumpuk hingga menutupi coil evaporator, yang akhirnya menghambat proses pendinginan, terutama di bagian freezer.

    6. Kerusakan pada Thermostat

    Thermostat berfungsi untuk memantau dan mengatur suhu di dalam freezer. Apabila komponen ini mengalami kerusakan, maka suhu di dalam freezer tidak bisa dijaga dengan baik, sehingga proses pembekuan pun terganggu.

    7. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

    Ketika freezer terasa dingin tetapi tidak mampu membekukan, bisa juga mungkin salah dalam pengaturan suhunya. Jika suhu diatur terlalu tinggi, udara dingin yang dihasilkan tidak akan cukup kuat untuk membekukan bahan makanan, sehingga beberapa barang di dalam freezer tetap dalam kondisi cair.

    7 Cara Menangani Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku

    Berikut beberapa langkah menangani kulkas yang dingin tapi tidak beku, beserta perawatan yang bisa membantu menjaga performa freezer agar tetap prima:

    1. Baca Buku Panduan Freezer

    Pastikan juga kamu sudah memahami petunjuk perawatan yang tertera di buku manual. Mengenali karakteristik dan sistem kerja freezer sejak awal akan memudahkan kamu melakukan perawatan maupun perbaikan jika sewaktu-waktu diperlukan.

    2. Bersihkan Bagian dalam Freezer

    Kebersihan freezer juga penting dalam menjaga kinerjanya. Gunakan kain lembap yang dipadukan dengan sedikit cairan pembersih untuk mengelap bagian dalam freezer secara rutin, sehingga freezer selalu dalam kondisi bersih dan bebas bau.

    Bagian-bagian seperti coil evaporator, coil kondensor, dan ruang dalam freezer berpotensi tertutup bunga es atau debu. Membersihkannya secara teratur dapat mencegah penumpukan kotoran yang bisa menghambat proses pendinginan.

    3. Setel Ulang Termostat

    Kulkas jadi bekerja terlalu keras jika termostat pengontrol suhu tidak berfungsi dengan baik, sehingga kulkas harus terus-menerus menyala untuk mencapai suhu yang tepat. Jika demikian, kamu dapat mencoba menyetel ulang termostat atau menggantinya secara keseluruhan.

    Alasan lainnya adalah motor kipas evaporator atau motor kipas kondensor tidak berfungsi dengan baik. Jika ini masalahnya, mungkin sudah waktunya untuk memanggil seorang profesional.

    4. Ganti Relai Start

    Kamu dapat melakukan uji fisik pada relai start dengan mencabut kabel kulkas, membuka kompartemen di bagian belakang freezer, mencabut relai start dari kompresor, lalu coba goyangkan relai start.

    Jika kamu mendengar suara seperti ada dadu dalam kaleng, relai start mungkin harus diganti. Jika tidak ada suara, itu mungkin ada masalah kompresor yang memerlukan bantuan perbaikan profesional.

    5. Ganti Kipas Evaporator

    Lemari es yang rusak mungkin akan mengeluarkan banyak suara bising, mungkin karena dinding bagian dalam mengembang dan menyusut akibat fluktuasi suhu. Suara-suara ini bisa berarti bahwa kumparan kondensor kulkas kotor, hingga menghalangi aliran udara yang baik. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan untuk membersihkan kumparan kondensor secara teratur, sebaiknya dibersihkan secara rutin setiap enam bulan.

    Suara bising tersebut juga bisa berarti kipas evaporator freezer tidak bekerja dengan benar. Jika demikian, pertama-tama cabut kabel daya kulkas dan lepaskan serta bersihkan bilah kipas evaporator.

    Jika kamu melihat bilah kipas yang bengkok, kamu harus menggantinya. Jika bilah kipas evaporator bisa diputar, tetapi kipas tetap tidak mau berputar, kamu mungkin perlu mengganti motor yang rusak atau memperbaiki kabel yang putus antara motor kipas dan kontrol termostat.

    6. Cairkan Bunga Es

    Jika freezermu mengeluarkan air yang bocor, itu tanda ada bunga es di dalam freezer. Kemungkinan terbesarnya, saluran pembuangan pencairan es tersumbat atau membeku. Kamu dapat membuka sumbatannya dengan mengisi pipet ukur dengan air panas dan menggunakannya untuk membersihkan saluran pembuangan.

    7. Periksa Suhu Freezer Secara Rutin

    Agar freezer mampu membekukan makanan dengan optimal, pastikan pengaturan suhu berada di kisaran nol derajat Fahrenheit atau sekitar -17 sampai -18 derajat Celsius. Jika freezer tidak dilengkapi dengan termostat digital, kamu bisa menggunakan termometer sebagai alat bantu pengecekan suhu.

    Seperti halnya peralatan rumah tangga lainnya, semakin baik kamu merawat freezer, semakin baik pula freezer bekerja dalam menjaga kualitas makanan yang kamu simpan. Perawatan rutin adalah kunci agar freezer awet dan selalu dalam kondisi optimal.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Handuk Masih Bau Setelah Dicuci? Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Handuk merupakan salah satu jenis kain pengering badan yang biasa digunakan sehabis mandi. Handuk juga harus dicuci walau tidak setiap hari, sebab handuk juga menyimpan kuman dan bakteri. Namun, pernahkah kamu merasa handuk masih bau bahkan setelah dicuci?

    Dilansir dari situs Homes To Love, pada Senin (21/04/2025), bau tersebut diakibatkan oleh adanya endapan detergen pada handuk. Sederhananya, residu sabun menumpuk pada serat handuk dan mencegah penyerapan air sehingga handuk tidak dapat kering dengan maksimal.

    Salah satu solusi agar handuk tidak bau setelah dicuci adalah membersihkannya menggunakan cuka putih dan soda bikarbonat. Selain menghilangkan bau, cuka putih dan soda bikarbonat membuat handuk terasa lembut dan seperti baru.


    Kamu bisa melakukan pembersihan pakai cuka putih dan soda bikarbonat apabila handuk sudah berjumbai atau usang, tidak lagi menyerap, dan masih bau setelah dicuci. Adapun, cara mencucinya adalah sebagai berikut.

    1. Masukkan handuk ke dalam mesin cuci dan secangkir cuka putih sebagai pengganti detergen, lalu cuci dengan air panas.
    2. Saat menekan tombol bilas, tambahkan setengah cangkir soda bikarbonat dan lanjutkan mencuci.
    3. Keluarkan handuk dan keringkan sampai maksimal di jemuran atau mesin pengering.

    Intinya, tuang cuka saat siklus pencucian dan tuang soda bikarbonat saat siklus pembilasan. Biasakan membersihkan handuk pakai cuka putih dan soda bikarbonat setiap pencucian ketiga atau keempat

    Sementara itu, untuk tips lainnya pastikan handuk kering maksimal di ruang terbuka. Kemudian, ikuti aturan pemakaian detergen yang disarankan. Lalu, jangan gunakan pelembut kain komersial karena bahan kimia dari pelembut dapat melapisi handuk sehingga daya serapnya berkurang.

    Itu dia tips mengatasi handuk yang masih bau setelah dicuci. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Sebaiknya Dijauhkan dari Anabul dan Anak-anak, Bisa Keracunan!


    Jakarta

    Terdapat beberapa tanaman hias yang berbahaya bagi hewan peliharaan dan anak-anak. Penyebabnya bukan hanya karena tampilan atau bau dari tanaman tersebut, melainkan apabila tanaman tersebut dikonsumsi.

    Seperti yang kita tahu, anak-anak seperti balita suka meraih benda apa pun di sekitarnya. Jika mereka mencabut daun tanaman yang disebut berbahaya ini, dapat akan timbul gejala-gejala yang membuat tubuh tak nyaman. Lalu, hewan peliharaan seperti kucing dan anjing tidak hanya memakan daging, terkadang mereka kerap memakan atau menggigit tanaman.

    Khawatirnya apabila tanaman-tanaman berbahaya ini berada di jangkauan hewan dan anak-anak, kemudian tanpa pengawasan dapat membahayakan keselamatan mereka.


    Lantas, tanaman apa saja yang sebaiknya dijauhkan dari anak-anak dan hewan? Dilansir Real Simple berikut daftarnya.

    1. Palem Sagu

    beautiful green tropical palm tree in a potbeautiful green tropical palm tree in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Tanaman palem sagu atau sikas sagu (Cycas revoluta) memiliki bentuk dahan yang melebar. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi orang dewasa. Oleh karena itu, banyak yang memajang tanaman ini di dalam ruangan karena cukup besar tetapi mudah perawatannya.

    Namun, hati-hati tanaman satu ini beracun bagi hewan dan manusia. Bagian yang harus dihindari adalah bijinya. Di dalamnya terdapat zat bernama sitosin yang apabila dimakan bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, atau gejala yang lebih parah.

    Apabila hewan peliharaan atau anak-anak memakan bagian apapun dari tanaman, bukan bijinya, tetap harus periksa ke dokter untuk segera mendapat penanganan.

    2. Kaktus Pensil

    Ilustrasi kaktusIlustrasi kaktus pensil. Foto: Getty Images/Jobrestful

    Tanaman kaktus terkadang dihindari dari anak-anak karena permukaannya yang berduri. Di samping itu, ada lho jenis kaktus yang lain, lebih kecil dan ramping batangnya tetapi tak kalah berbahaya. Tanaman ini memang tidak memiliki daun hanya batang yang ramping. Nama tanaman ini adalah kaktus pensil.

    Di balik tampilannya yang unik, hati-hati dengan getahnya yang muncul dari ujung batang. Getah ini berwarna putih yang apabila terkena di tangan akan terasa kesat dan lengket. Untuk kulitnya sensitif getah ini dapat menimbulkan iritasi bagi manusia dan hewan. Jauhnya getah ini dari area wajah karena jika terkena di mata dapat menimbulkan kebutaan.

    3. Kuping Gajah

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Kuping gajah juga sering disebut dengan anthurium. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang lebar dan berserat mirip telinga gajah. Daunnya pun tidak hanya hijau, melainkan banyak warna, seperti merah, pink, hingga coklat kemerahan.

    Di balik keindahannya ternyata kuping gajah mengandung asam oksalat, asparagin, dan asam amino yang bisa menyebabkan sensasi terbakar pada kulit, rasa gatal, gangguan pernapasan, hingga menutup jalur napas.

    4. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Philodendron adalah tanaman yang perawatannya cukup mudah dan cocok untuk diletakkan di dalam rumah. Namun, di dalam tanaman ini terdapat kandungan kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi apabila dikonsumsi. Selain itu, bisa juga bereaksi pada kulit dengan menimbulkan bengkak.

    5. Tanaman Ivy

    Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantIvy Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

    Tanaman Ivy memiliki bentuk daun yang cantik yakni seperti bintang. Tanaman ini termasuk tanaman rambat. Hati-hati ketika memegangnya karena tanaman ivy dapat mengeluarkan getah. Di dalam mengandung falcarinol yang bisa berdampak dermatitis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Harus Pakai Cat Dasar Sebelum Ngecat Dinding? Ini Alasannya



    Jakarta

    Saat mengecat dinding, kalian harus mengaplikasikan cat beberapa kali hingga dinding tertutup sempurna dan rata. Untuk memastikan lapisan paling atas menempel dengan erat, dibutuhkan lapisan paling bawah yang kuat atau sering disebut cat dasar atau cat primer.

    Cat dasar atau cat primer merupakan jenis cat tersendiri dan berbeda dengan cat-cat untuk lapisan luar. Selain itu, cat primer biasanya berwarna putih atau abu-abu. Berbeda dengan cat lapisan atas yang memiliki berbagai warna.

    Selain untuk mengeratkan lapisan di atasnya, keberadaan cat dasar punya banyak manfaat. Menurut Achriano Toyang, Senior RD&I Manager PT ICI Paints Indonesia, cat dasar atau primer juga bisa untuk melindungi kelembapan, pengkristalan garam alkali, dan bisa untuk membuat cat lebih tahan lama.


    Ada pun pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Penyebabnya biasanya dikarenakan indikasi masuknya kelembapan dan buruknya kualitas udara dalam ruangan tersebut. Hal ini dapat membuat cat mudah rusak.

    Head of Marketing PT ICI Paints Indonesia, Niluh Putu Ayu Setiawati menambahkan bahwa cat dasar dibutuhkan karena dapat melindungi dinding dari air dan kelembapan yang merupakan musuh terbesar dinding.

    “Musuh terbesar daripada tembok adalah air dan kelembapan. Apalagi di Indonesia, air itu sangat tinggi. Oleh karena itu, cat dasar itu sangat dibutuhkan,” ungkap Niluh saat ditemui dalam acara Press Conference Dulux Professional: 2-in-1 Evolution, Jakarta, Rabu (23/4/2025).

    Niluh membenarkan jika saat ini cat primer dengan cat pelapis atas adalah dua produk yang berbeda. Konsumen perlu membeli dua produk berbeda untuk mengecat dinding. Namun, saat ini sudah ada inovasi produk yang telah menyatukan dua jenis cat tersebut dalam satu produk yakni Dulux Professional Interior Express 2-in-1 A700 yang dapat dipakai di dalam ruangan.

    Produk ini diharapkan dapat membantu konsumen untuk mendapatkan produk yang lebih murah, pemakaiannya cepat, dan lebih ramah lingkungan. Sebab, ada satu step yang akan dilewatkan yakni pengecatan primer karena dalam produk tersebut sudah mencakup cat primer dan cat lapisan atas.

    “Tapi karena cat dasar itu membutuhkan dua bahan yang berbeda dengan top coat, jadi menyatukan menjadi satu. Jadi dia udah pelindung alkalinya, warnanya. Jadi dua menjadi satu,” jelas Niluh.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Kerak Kuning di WC? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang cepat kotor, terutama bagian WC. Nggak heran, WC memang cepat kotor karena digunakan untuk membuang kotoran.

    Kalau sudah muncul kerak di WC, itu tandanya kamar mandi atau toilet sudah kotor. Kerak ini cukup sulit untuk dibersihkan, sehingga tidak cukup disiram dengan air.


    Lantas, apa yang bikin kerak muncul di WC dan bagaimana cara membersihkannya? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab WC Berkerak

    Menurut Simply Spotless, lubang WC berkerak akibat jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan WC. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban WC yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.

    Warna kerak pada WC cukup beragam tergantung pada penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Cara Bersihkan Kerak pada WC

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Jika menemui WC muncul kerak kuning, berikut cara menghilangkan seperti yang dikutip dari Real Simple.

    1. Pakai Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka bisa menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang WC, siramlah cuka ke permukaan WC yang berkerak, ,alu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pakai Pasta Boraks

    Cara alternatif untuk membersihkan WC berkerak adalah menggunakan pasta boraks. Campurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Cegah WC Berkerak

    WC dipastikan tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan anti bakteri yang bisa dibeli di warung terdekat. Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan anti bakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Biang Kerok Saluran Air Mampet dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Saluran air tersumbat merupakan permasalahan yang cukup menjengkelkan. Penyebabnya tentu adanya sumbatan di saluran air yang disebabkan oleh penumpukan kotoran ataupun sampah.

    Dalam keadaan yang sudah parah, saluran air tersumbat bukan hanya menghambat saluran pembuangan air, tapi juga bisa meluap.

    Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, berikut penyebab saluran air tersumbat.


    1. Rambut

    Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

    Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

    Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

    3. Sisa Makanan

    Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    4. Kotoran

    Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

    5. Minyak dan Lemak

    Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan? Itu Pertanda Buruk!



    Jakarta

    Ada berbagai jenis atap yang bisa dipilih pemilik rumah berdasarkan bahannya. Salah satu atap yang banyak digunakan untuk membangun rumah modern adalah atap baja ringan.

    Jenis atap itu cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Akan tetapi, atap baja ringan bisa menimbulkan suara bising saat hujan dan angin kencang.

    Kondisi seperti itu akan dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah. Apalagi suara dari atap baja ringan bisa menjadi pertanda masalah.


    Lantas, apa arti dari bunyi atap baja ringan ketika hujan? Lalu, apa penyebabnya ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap logam yang berbunyi bisa menandakan masalah. Berikut potensi masalah yang menyebabkan atap bising.

    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik atau insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau pengencang yang longgar.
    • Penempatan atap yang tidak tepat.

    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Atap baja ringan bisa berbunyi karena beberapa faktor di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan. Atap baja ringan sering bising bisa karena sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Selain material, bentuk atap juga mempengaruhi bunyi pada atap. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Cara Cegah Atap Bising

    Sebenarnya, atap material logam modern tidak akan berbunyi kalau dipasang dengan benar menurut laman JJ Roofing Supplies. Proses pemasangan dan bahan yang digunakan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap lembaran logam.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah adalah cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Sebab, sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Penyebab Piring Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berkali-kali


    Jakarta

    Setelah makan, piring dan gelas wajib dicuci sampai bersih. Namun terkadang, bau sisa makanan masih suka menempel di piring walau sudah dicuci berkali-kali.

    Secara tampilan, piring dan gelas mungkin terlihat bersih dan kinclong dan siap diletakkan ke lemari makan. Namun jangan terkecoh, sebab piring tersebut belum sepenuhnya bersih karena masih mengeluarkan aroma tak sedap.

    Lantas, apa penyebab piring masih bau walau sudah dicuci berkali-kali? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Piring Masih Bau Walau Sudah Dicuci

    Ada sejumlah hal yang membuat piring tetap bau meski sudah dicuci. Dilansir situs Real Simple, Senin (12/5/2025) berikut penyebabnya:

    1. Dishwasher dan Kitchen Sink Kotor

    Penyebab yang pertama bisa diakibatkan mesin pencuci piring (dishwasher) sudah kotor. Sebab, bau dari dishwasher bisa menempel di piring meski sudah dicuci.

    Maka dari itu, sebaiknya bersihkan dishwasher setidaknya empat kali dalam setahun, terutama pada bagian filternya. Pastikan juga saluran pembuangan air tidak tersumbat.

    Selain itu, kitchen sink yang kotor juga dapat menyebabkan piring menjadi bau. Sebelum mencuci piring, segera bersihkan kitchen sink agar tidak ada sisa makanan atau piring kotor yang menumpuk. Tak hanya mencegah bau, cara ini juga bisa membunuh bakteri dan kuman yang menempel.

    2. Spons Sudah Kotor

    Spons digunakan untuk mencuci piring dan gelas yang kotor. Seiring penggunaan, spons juga akan menjadi kotor dan harus diganti dengan yang baru.

    Jika piring sudah dicuci tapi masih mengeluarkan bau, mungkin dikarenakan spons cuci piring sudah jelek dan kusam. Satu-satunya cara adalah dengan membeli spons yang baru.

    3. Piring Tidak Dicuci dengan Benar

    Faktor berikutnya karena piring tidak dicuci dengan benar. Mungkin saat itu kamu sedang malas atau terburu-buru untuk pergi, sehingga piring tidak dicuci sampai bersih. Alhasil, masih ada sisa noda makanan yang menempel di permukaan. Hal itulah yang membuat piring mengeluarkan aroma tak sedap.

    4. Noda Membandel

    Ada sejumlah noda membandel di piring yang sulit dibersihkan, seperti sisa bumbu kari atau saus sambal yang sudah mengering. Meski sudah dicuci dengan sabun dan menggunakan spons, biasanya noda tersebut tidak mudah hilang. Jadi, detikers harus mencucinya berulang kali dan pastikan noda sudah hilang.

    Cara Menghilangkan Bau di Piring

    Bau tak sedap yang menempel di piring tentu bikin kesal. Namun jangan khawatir, berikut sejumlah cara untuk menghilangkan bau di piring:

    1. Pakai Air Panas

    Air panas diklaim ampuh untuk mengatasi bau tak sedap di piring. Selain itu, air panas juga dapat menghilangkan sisa-sisa minyak dan kotoran yang menempel.

    Namun, jangan mengandalkan air panas saja untuk mencuci piring karena bau tak sepenuhnya menghilang. Lakukan pencucian ulang dengan air mengalir dan sabun agar baunya hilang.

    2. Pilih Sabun Cuci Piring yang Berkualitas

    Mungkin selama ini kamu menggunakan sabun cuci piring yang harganya terjangkau, tapi kualitasnya kurang bagus. Alhasil, piring masih tetap bau meski sudah dicuci berkali-kali.

    Salah satu solusinya adalah dengan membeli sabun cuci piring yang berkualitas baik. Baca label produk untuk mengetahui kandungan zat aktif seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang diklaim efektif menghilangkan lemak dan minyak.

    3. Simpan Piring dengan Benar

    Setelah dicuci, simpan piring di tempat yang aman dan benar. Pastikan piring telah dilap dan disimpan dalam kondisi kering. Sebab, menyimpan piring dalam keadaan masih basah dapat menyebabkan timbulnya jamur dan lumut.

    4. Buang Piring yang Retak

    Piring yang sudah retak, pecah, atau rusak sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Sebab, retakan pada piring bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang menyebabkan bau.

    Itulah empat penyebab piring masih bau meski sudah dicuci berkali-kali. Semoga bermanfaat!

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com