Tag: penyebabnya

  • Kenapa AC Tidak Dingin? Ketahui Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Menyalakan AC saat cuaca sedang panas dapat membantu mendinginkan ruangan. Namun terkadang AC tidak mampu menyemburkan udara dingin meski sudah dinyalakan dalam waktu yang lama.

    Kondisi ini tentu bikin jengkel karena ruangan tetap terasa panas dan gerah. Di sisi lain, listrik akan menjadi boros karena AC terus dinyalakan selama berjam-jam agar ruangan menjadi dingin.

    Sebelum memanggil teknisi ke rumah, sebenarnya kamu dapat mengecek sendiri penyebab AC menjadi tidak dingin. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya dalam artikel ini.


    Penyebab AC Tidak Dingin

    Ada sejumlah faktor yang membuat AC menjadi tidak dingin. Dilansir situs TCL dan Carrier, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Filter Udara Kotor

    Sebagai informasi, filter udara berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu saat masuk ke dalam AC. Dengan begitu, udara yang disemburkan dari AC ke ruangan dalam kondisi bersih dan sehat.

    Meski begitu, seiring penggunaan filter AC bisa kotor karena tidak dibersihkan. Ketika sudah kotor, aliran udara yang keluar akan terhambat sehingga mengurangi kapasitas pendinginan AC.

    Solusinya adalah dengan membersihkan filter udara AC secara rutin. Jika memang sudah sangat kotor maka sebaiknya diganti dengan yang baru.

    2. Kurang Cairan Pendingin

    Cairan pendingin bersirkulasi melalui evaporator, lalu mendinginkan udara yang mengalir di atasnya dan mengeluarkan udara sejuk ke seluruh ruangan. Ketika level cairan pendingin tidak mencukupi maka AC tidak mampu mendinginkan udara secara optimal. Untuk mengatasi masalah ini bisa menggunakan jasa cuci AC untuk mengisi ulang cairan pendingin.

    3. Ada Serpihan di Kondensor

    Apabila AC masih tidak mengeluarkan udara dingin, cobalah cek bagian kondensor. Sebagai informasi, kondensor adalah bagian dari sistem yang mendorong udara melalui ventilasi.

    Kondensor memiliki kipas dan kumparan yang terletak di bagian luar. Jika terdapat kotoran di dalam atau di sekitar kondensor maka bisa menghalangi aliran udara dingin masuk ke dalam rumah.

    Masalah ini dapat diatasi dengan cara dibersihkan menggunakan sikat berbulu lembut atau menyemprotkan air. Namun jika kotoran yang menempel sudah sangat banyak, sebaiknya panggil teknisi AC untuk membersihkannya.

    4. Kompresor Rusak

    Kompresor bisa disebut sebagai ‘jantung’ AC karena berfungsi untuk mendinginkan udara di ruangan. Sebab, kompresor merupakan motor yang memampatkan cairan pendingin, lalu disebar melalui kumparan evaporator dan kondensor.

    Jika AC tidak dingin maka bisa disebabkan kompresor rusak. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti masalah kelistrikan, ada sumbatan, atau masa usia pakai.

    5. Freon AC Bocor

    AC yang tidak mampu mengeluarkan udara dingin bisa disebabkan karena freon AC bocor. Jika freon AC di rumah kamu sudah mengalami kebocoran parah, maka AC sama sekali tidak mengeluarkan udara dingin. Jika AC dipaksa terus menyala dikhawatirkan dapat merusak komponen lainnya hingga menyebabkan AC mati total.

    6. Remote AC Rusak

    Mungkin penyebab AC di rumah tidak dingin karena remote AC sudah rusak. Hal tersebut membuat remote gagal mengirimkan sinyal perubahan suhu ke unit AC. Solusinya adalah cukup dengan membeli remote yang baru dan cobalah untuk mengatur suhu AC.

    Demikian enam penyebab AC tidak dingin dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi AC Berisik, Tak Perlu Panggil Teknisi!


    Jakarta

    AC yang mengeluarkan suara bisik terkadang bikin penghuni merasa was-was dan tidak nyaman. Selain khawatir AC menjadi rusak, suara berisik itu dapat mengganggu istirahat di malam hari.

    Suara berisik dari AC bisa menandakan sejumlah hal. Jangan anggap sepele suara tersebut karena jika dibiarkan dapat memicu kerusakan yang lebih parah.

    Sebelum memanggil teknisi AC ke rumah, sebenarnya kamu bisa mengecek dan mengatasi suara berisik AC secara mandiri. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Suara AC Berisik

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan AC di rumah mengeluarkan suara berisik. Dilansir situs Franks Repair Plumbing, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Filter Udara Kotor

    Pada umumnya suara AC yang berisik disebabkan karena filter udara sudah kotor. Kondisi itu membuat aliran udara jadi tersumbat dan memaksa AC bekerja lebih keras, sehingga memicu suara bising yang mengganggu ketenangan.

    2. Komponen Aus

    Bantalan dan dinamo motor fan di dalam komponen AC membutuhkan pelumas agar tetap bekerja secara optimal. Jika lapisan pelumas sudah mulai habis, maka gesekan antar komponen dapat memicu keausan dan menyebabkan suara berisik dari dalam AC.

    3. Ada Sekrup AC yang Longgar

    Jika sering digunakan dan jarang dirawat, getaran dari AC bisa melonggarkan sejumlah sekrup dan panel sehingga menimbulkan suara berisik. Jika tidak segera dicek dan diperbaiki maka dapat merusak komponen AC.

    4. Saluran Udara Tersumbat

    Debu, kotoran, jamur, atau bulu hewan peliharaan dapat menyumbat aliran udara sehingga tidak mampu mendinginkan ruangan. Dalam kasus yang lebih parah, udara yang tersumbat mengakibatkan tekanan di dalam sistem AC jadi tidak seimbang, sehingga memicu saluran mengembang dan menyempit serta memunculkan suara berisik ketika AC dinyalakan atau dimatikan.

    5. Dinamo Motor Fan AC Rusak

    Dinamo motor fan AC yang rusak dapat menghasilkan suara berisik. Namun, suara yang dihasilkan dapat berbeda-beda tergantung dari jenis kerusakannya.

    Misalnya, bantalan dinamo motor fan AC yang sudah aus dapat memicu suara derit bernada tinggi. Jika ditemukan adanya masalah pada kelistrikan dapat menghasilkan suara dengung yang terus-menerus.

    Cara Atasi Suara AC Berisik

    Suara AC yang berisik masih bisa diatasi dengan sejumlah cara mudah. Dikutip situs CNET, berikut langkah-langkahnya:

    1. Bersihkan Kotoran dan Debu

    Seperti dijelaskan sebelumnya, kotoran dan debu dapat memicu suara AC berisik. Cobalah untuk membersihkan bagian AC yang mudah dijangkau dengan sikat berbulu halus. Kemudian hidupkan kembali AC dan dengar baik-baik apakah suara bising sudah hilang atau tidak.

    2. Kencangkan Sekrup

    Sekrup yang kendor bisa menyebabkan suara berisik pada AC. Hal ini wajar karena AC terus digunakan selama bertahun-tahun sehingga menyebabkan sekrup kendor.

    Coba kencangkan sekrup pada sejumlah komponen AC. Setelah itu nyalakan kembali AC untuk memastikan suara berisik tersebut benar-benar hilang.

    3. Periksa Kompresor

    Kompresor AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan agar tetap dingin. Namun seiring waktu kompresor bisa mengalami rusak atau bocor sehingga menimbulkan bunyi berisik.

    Coba periksa kondisi kompresor dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internal. Jika ditemukan ada masalah segera hubungi teknisi AC untuk segera diperbaiki.

    4. Cek Kondensor dan Evaporator

    Selain mengecek kondensor, penting juga untuk memeriksa kondensor dan evaporator. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya menjadi tidak rata. Selain itu, lihat juga bagian pipanya apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    5. Lumasi Komponen AC

    Agar AC dapat berfungsi secara optimal, kamu perlu melumasi seluruh komponen secara berkala. Selain membuat kinerja AC lebih baik, cara ini dilakukan untuk mencegah keausan pada seluruh komponen.

    Demikian lima penyebab muncul suara berisik pada AC dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Bau Tak Sedap dari Wastafel



    Jakarta

    Bau tak sedap dari wastafel bisa sangat mengganggu kenyamanan di dapur maupun kamar mandi. Meski kerap dianggap sepele, masalah ini bisa menjadi tanda adanya tumpukan kotoran, sisa makanan, atau bahkan jamur yang berkembang di saluran pembuangan.

    Jika dibiarkan, bukan hanya aroma tidak sedap yang muncul, tetapi juga potensi penyumbatan hingga kerusakan pipa. Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

    Kenali Penyebab Wastafel Berbau

    Dilansir dari Home Made Simple, bau tak sedap dari wastafel bisa berasal dari berbagai sumber, antara lain:


    • Sisa makanan yang menyangkut di dalam pipa dan membusuk.
    • Lemak dan minyak dari masakan yang dibuang ke wastafel, lalu mengendap dan mengeras di dalam saluran.
    • Saluran yang jarang digunakan, sehingga air di dalamnya menguap dan menimbulkan bau.
    • Kotoran seperti rambut dan sabun di wastafel kamar mandi yang menumpuk dan mengeras.
    • Pertumbuhan jamur dan bakteri karena kondisi lembap dan tidak bersih.

    Alat Sederhana yang Bisa Digunakan

    Tak perlu peralatan khusus, kamu bisa menggunakan perlengkapan yang ada di rumah, seperti:

    • Sabun cuci piring yang cukup kuat
    • Air panas dari ketel atau panci
    • Spons, sikat gigi bekas, atau penggosok
    • Penyedot wastafel manual (plunger)
    • Kulit jeruk dan es batu (opsional untuk penyegar alami)

    Langkah Membersihkan Wastafel yang Bau

    1. Rendam dengan Air Panas dan Sabun

    Tutup saluran wastafel, isi dengan air panas dan tambahkan sabun cuci piring. Biarkan beberapa saat lalu buka saluran agar air dan sabun mengalir membersihkan bagian dalam.

    2. Sikat Sudut-Sudut Tersembunyi

    Gunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan sisa kotoran di area pinggir, sambungan, dan celah kecil di sekitar wastafel.

    3. Periksa dan Buang Kotoran

    Jika ada sisa makanan yang tersangkut di saluran, keluarkan secara manual. Jangan lupa periksa juga bagian bawah wastafel atau perangkap pipa (U-bend) jika memungkinkan.

    4. Tuang Air Mendidih

    Tuangkan air panas langsung ke dalam saluran secara perlahan. Ini membantu melunakkan sumbatan lemak atau minyak yang membeku.

    5. Gunakan Bahan Alami

    Untuk menghilangkan sisa bau, masukkan kulit jeruk dan es batu ke dalam saluran. Ini bisa membantu menyegarkan aroma sekaligus membersihkan bilah jika wastafel menggunakan garbage disposal.

    6. Hindari Pembersih Kimia Keras

    Beberapa orang mungkin tergoda menggunakan pembersih kimia untuk mengatasi bau dengan cepat. Namun, banyak tukang ledeng menyarankan agar tidak terlalu sering memakai bahan kimia keras, karena berisiko merusak pipa dalam jangka panjang.

    Dengan perawatan rutin dan pembersihan berkala, bau tak sedap dari wastafel bisa dicegah. Hindari membuang minyak, lemak, atau sisa makanan ke dalam wastafel, dan pastikan saluran air tetap bersih agar rumah tetap nyaman dan segar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tetap Tenang, Ini Penyebab dan Solusi Lampu Rumah Tiba-tiba Berkedip


    Jakarta

    Lampu rumah yang berkedip secara tiba-tiba kerap bikin khawatir sebagian orang. Sebab, mereka was-was jika terjadi masalah pada kelistrikan yang dapat memicu kebakaran.

    Pada dasarnya, lampu rumah yang kedap-kedip merupakan suatu pertanda adanya kerusakan atau masalah pada listrik di rumah. Namun jangan langsung panik karena kamu juga perlu mengetahui apa penyebabnya.

    Penyebab Lampu Rumah Berkedip Tiba-tiba

    Dilansir situs Sunrise Electric, lampu rumah sering kedap-kedip terkadang dipicu oleh masalah kecil, seperti jenis bohlam lampu yang tidak sesuai, sakelar lampu rusak, dan sambungan yang longgar antara steker dan stopkontak. Masalah tersebut masih bisa diatasi dengan mudah.


    Meski begitu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan lampu rumah terus berkedip. Hal tersebut harus diwaspadai karena jika tidak segera diperbaiki bisa menimbulkan masalah besar.

    Dikutip dari CNET dan Rainbow Restoration, berikut sejumlah penyebab lain lampu rumah berkedip tiba-tiba:

    1. Sirkuit Kelebihan Beban

    Apabila lampu rumah sering berkedip saat dinyalakan, kemungkinan besar disebabkan karena sirkuit lampu yang mengalami kelebihan beban. Kondisi ini dapat terjadi karena ada masalah pada alat, bukan lampunya. Kemungkinan besar terjadi kegagalan bantalan atau sirkuit yang overloading.

    Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya hubungi teknisi listrik agar dilakukan pengecekan lebih lanjut.

    2. Tegangan Listrik Terlalu Tinggi

    Pada sirkuit standar 120 volt, rumah perlu memiliki tegangan antara 115 dan 125 volt. Jika tegangannya lebih tinggi maka bisa menyebabkan lampu berkedip. Tegangan listrik yang berlebihan bisa disebabkan karena masalah teknis sehingga membutuhkan perbaikan oleh teknisi listrik.

    Ada sejumlah penyebab voltase di rumah bisa terlalu tinggi. Pada umumnya karena masalah teknis dan mengarah pada kesalahan serius pada sistem listrik di rumah. Kondisi tersebut yang membuat lampu rumah sering berkedip secara tiba-tiba.

    Jangan anggap sepele masalah ini karena bisa membahayakan bagi seluruh penghuni rumah. Segera panggil teknisi listrik untuk mengatasinya.

    3. Ada Kabel yang Longgar

    Jika ada kabel yang tidak terpasang dengan benar atau kabel listrik di rumah sudah tua, maka bisa memicu lampu sering berkedip. Jika ada kabel yang longgar segera hubungi teknisi listrik agar dapat diperbaiki. Jangan perbaiki sendiri karena berisiko tersengat listrik. Di sisi lain, jika kabel dibiarkan longgar bisa memicu korsleting listrik dan terjadi kebakaran.

    4. Sirkuit Rusak

    Selain kelebihan beban, sirkuit yang rusak juga bisa memicu lampu rumah terus berkedip. Kondisi ini dapat disebabkan karena sambungan kabel longgar atau kabel dan sakelar sudah rusak.

    Ketika sambungan longgar atau kabel rusak, arus listrik mungkin tidak mengalir secara optimal ke lampu sehingga menyebabkan lampu berkedip atau redup. Sakelar yang rusak juga tidak dapat mengontrol aliran listrik ke lampu dengan baik, sehingga mengakibatkan pasokan daya jadi terputus dan menimbulkan kedap-kedip.

    Kabel dan sambungan dalam suatu sirkuit dapat menjadi aus atau rusak karena seiring penggunaan, fluktuasi suhu, dan kelembapan.

    5. Masalah Pelayanan Utilitas Listrik

    Apabila rumah kamu berbagi trafo dengan rumah di sekitar, pasokan listrik jadi terikat pada beban masing-masing. Hal itu yang membuat lampu berkedip karena orang lain menggunakan listrik dalam jumlah besar.

    Namun, jika hal ini tidak terjadi atau lampu di rumah orang lain juga ikut berkedip, mungkin masalahnya terletak pada layanan utilitas.

    6. Masalah Koneksi Utama

    Penyebab yang terakhir karena masalah pada sambungan kotak meteran utama atau kabel layanan di rumah. Kondisi ini bisa menyebabkan lebih dari satu lampu rumah mengalami kedap-kedip. Disarankan untuk segera mengatasi masalah ini untuk menghindari risiko kebakaran.

    Demikian enam penyebab lampu rumah sering berkedip secara tiba-tiba. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Pipa Saluran Air yang Bunyi Berisik


    Jakarta

    Jika kamu sering mendengar suara ‘dentuman’, ‘ketukan’, atau getaran di pipa saluran air rumah, besar kemungkinan kamu mengalami fenomena yang dikenal sebagai water hammer. Kondisi ini tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang pada sistem perpipaan rumah.

    Apa Itu Water Hammer dan Penyebabnya?

    Fenomena water hammer atau hydraulic shock terjadi ketika aliran air dalam pipa berhenti secara tiba-tiba, seperti saat keran ditutup kilat. Air yang tidak bisa dikompresikan menyebabkan gelombang tekanan yang merambat melalui sistem pipa dan menghasilkan suara keras atau getaran.

    Penyebab umum:


    • Katup atau kran ditutup terlalu cepat
    • Pompa berhenti mendadak atau sistem katup otomatis bekerja terlalu cepat
    • Udara terjebak dalam pipa yang membentuk tekanan tidak stabil

    Dampak Water Hammer Jika Tidak Ditangani

    Beberapa efek negatif akibat water hammer:

    • Kerusakan sambungan pipa, retak bahkan bocor
    • Katup dan fitting rusak akibat lonjakan tekanan tiba-tiba
    • Kerusakan pompa atau peralatan, jika gelombang tekanan merembet ke komponen

    Cara Efektif Mengatasi Pipa Berbunyi karena Water Hammer

    Berikut solusi praktis yang bisa kamu terapkan:

    1. Pasang Water Hammer Arrestor atau Air Chamber

    Perangkat ini dirancang untuk menyerap lonjakan tekanan ketika aliran air terhenti secara drastis. Arrestor biasanya dipasang dekat katup, washer, atau mesin cuci.

    2. Gunakan Katup Penutup Lambat (Slow‑closing valve)

    Katup jenis ini menutup lebih bertahap, mengurangi tekanan mendadak dalam sistem.

    3. Hapus udara terjebak di pipa

    Pemasangan katup udara atau metode vakum air dapat mengatasi udara terperangkap yang memicu getaran.

    4. Perkuat penopang dan instalasi pipa

    Pastikan pipa terikat rapat ke rangka/bangunan agar getaran tidak menimbulkan suara keras saat terjadi tekanan.

    5. Kurangi kecepatan aliran air

    Memasang pengatur tekanan (pressure regulator) dan menghindari pembukaan/penutupan keran terlalu cepat membantu mengurangi momentum air

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Saluran Air Sering Mampet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Salah satu masalah yang kerap dialami banyak pemilik rumah adalah saluran air tersumbat. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar sehingga dapat meluap dan menggenangi lantai.

    Salah satu faktor utama yang menyebabkan saluran air mampet karena ada benda yang menghalangi, misalnya rambut. Selain itu, ada sejumlah penyebab lainnya yang membuat saluran air tersumbat.

    Penyebab Saluran Air Mampet

    Dilansir situs Dengarden dan Zeek Plumbing, berikut sejumlah penyebab saluran air di rumah jadi mampet:


    1. Rambut

    Penyebab utama saluran air kerap mampet karena sisa rambut yang rontok saat mandi. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika rambut yang rontok jumlahnya cukup banyak sehingga dapat menghambat aliran air di saluran kamar mandi.

    Solusinya adalah dengan rajin mengambil gumpalan rambut yang menumpuk di kamar mandi, lalu membuangnya ke tempat sampah. Selain itu, pastikan untuk menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui air. Jika sudah tersumbat, gunakan baking soda dan cuka agar kembali lancar.

    2. Sisa Makanan

    Kebiasaan membuang sisa makanan di kitchen sink dapat berdampak buruk bagi saluran air. Tentu saja hal tersebut dapat menyumbat saluran air dan akhirnya jadi meluap.

    Sisa makanan seperti nasi, tulang ayam, tulang ikan, dan ampas teh sulit terurai. Jika sudah menumpuk dalam jumlah banyak maka tak heran saluran air tersumbat.

    Cara mengatasinya adalah dengan mengangkat kotoran tersebut dari kitchen sink. Gunakan juga cairan pembersih untuk membersihkan sisa noda dan minyak yang terdapat di kitchen sink.

    3. Sabun

    Sabun berguna untuk membersihkan kotoran di tubuh tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih ternyata bisa menyumbat saluran air lho. Sebab, sisa sabun berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau terbuang ke saluran air dapat mengurangi diameter pipa seiring waktu.

    Salah satu cara mencegahnya adalah dengan membersihkan sabun setiap selesai mandi. Pastikan tidak ada bekas sabun yang menempel di lantai atau dinding.

    4. Endapan Pasir

    Kebiasaan membuang sisa pasir atau tanah di kamar mandi ternyata dapat berdampak buruk bagi saluran air. Hal tersebut menciptakan endapan di sekitar tutup saluran sehingga air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar.

    Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanggil tenaga profesional untuk membersihkan saluran air dari sisa pasir atau tanah.

    5. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak juga menjadi penyebab saluran air jadi tersumbat. Pada dasarnya, minyak dan lemak tidak dianjurkan dibuang melalui saluran air karena tidak akan larut di dalam air, sehingga dapat menumpuk dan menyebabkan mampet.

    Jika ingin membuang minyak dan lemak sisa makanan, sebaiknya dibuang ke dalam plastik lalu dimasukkan ke tempat sampah. Namun jika terlanjur membuangnya ke saluran air, gunakan tips di bawah ini untuk mencegah mampet:

    • Campurkan sedikit detergen dengan air panas.
    • Lalu tuangkan cairan tersebut ke dalam saluran air.
    • Biarkan sekitar 10 menit agar larutan tersebut dapat memecah minyak yang tersumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah kerap ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Apabila sudah tersumbat, maka perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    7. Pipa Air Rusak

    Penyebab yang terakhir karena ada kerusakan atau retakan pada bagian pipa air sehingga menghalangi aliran air. Kondisi ini dapat terjadi karena umur pipa sudah tua atau korosi. Dalam beberapa kasus, pipa air bisa rusak karena akar pohon yang dapat menembus dan menghambat aliran air.

    Itulah tujuh penyebab saluran air sering mampet. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kamitetep Masih Sering Muncul di Rumah? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Ada beberapa serangga yang kerap muncul di rumah, salah satunya adalah kamitetep. Sebagai informasi, kamitetep atau Phereoeca uterella merupakan serangga sejenis ngengat yang memiliki bentuk seperti biji labu.

    Bentuknya yang unik membuat sejumlah orang mengira kamitetep adalah butiran pasir yang menggumpal di sudut rumah. Padahal kalau diperhatikan lebih detail, pada salah satu bagian ujungnya ada berwarna cokelat.

    Munculnya kamitetep membuat rumah jadi terkesan kotor. Selain itu, serangga kecil ini bisa menyebabkan gatal-gatal atau iritasi jika dipegang secara langsung.


    Kamitetep biasanya menempel pada tembok, sudut ruangan, atau kolong furnitur. Serangga ini bergerak secara perlahan sehingga kerap tidak disadari oleh penghuni rumah.

    Membasmi kamitetep bisa menggunakan sabun cuci piring yang dicampur dengan air. Selain itu, kamu juga bisa meletakkan kamper di lemari jika ditemukan ada kamitetep di pakaian.

    Jika kamitetep kembali muncul di rumah, berarti ada celah atau kebiasaan buruk yang membuat serangga tersebut datang lagi. Ketahui sejumlah penyebabnya dalam artikel ini.

    Penyebab Kamitetep Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Bugwiz, berikut sejumlah penyebab kamitetep muncul lagi di rumah:

    1. Jarang Membersihkan Rumah

    Alasan utama kamitetep bisa muncul lagi karena rumah jarang dibersihkan bahkan sampai berbulan-bulan. Ruangan atau area yang kotor di rumah dapat dipenuhi oleh kepompong kamitetep.

    Serangga kecil ini umumnya ditemukan di kamar mandi, kamar tidur, garasi, dan dapur. Kamitetep dapat menempel di dinding, loteng, kayu, batu-bata, dan plesteran.

    2. Lingkungan yang Memadai

    Kamitetep mencari tempat untuk hidup dan berkembang biak yang lembap, panas, tertutup, dan minim gangguan. Apabila terdapat ruangan di rumah yang punya kondisi seperti itu, maka tak heran kamitetep akan muncul kembali meski sebelumnya sudah dibasmi.

    3. Terdapat Sumber Makanan

    Agar bisa bertahan hidup tentu kamitetep membutuhkan makanan. Para ahli entomologi mengatakan kamitetep kebanyakan dapat hidup berdampingan dengan manusia.

    Temuan lainnya mengungkapkan kamitetep senang hidup di dekat laba-laba. Soalnya, mereka akan memakan sisa yang dibuang laba-laba dan sutra dari jaringnya. Selain itu, kamitetep juga dapat memakan serangga mati.

    Rumah yang jarang dibersihkan dapat memunculkan laba-laba dan juga serangga lainnya, sehingga jadi tempat yang nyaman untuk kamitetep berkembang biak karena menemukan sumber makanan yang banyak.

    4. Ada Celah Masuk Rumah

    Kamitetep sebenarnya berasal dari luar rumah, tapi kamitetep betina dewasa yang sudah kawin akan masuk rumah untuk bertelur. Mereka bisa masuk karena menemukan celah kecil di rumah.

    Selain itu, kamitetep juga bisa masuk ke rumah karena ikut terbawa. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika pakaian atau benda yang dibawa ternyata ada kamitetep. Alhasil, serangga kecil itu bisa tinggal dan berkembang biak di rumah.

    Cara Membasmi Kamitetep

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu bisa membasmi kamitetep cukup dengan menggunakan sabun cuci piring. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Siapkan wadah besar dan isi sekitar 3-4 liter air
    • Campur 2 sendok makan sabun cici piring ke dalam wadah
    • Aduk secara perlahan agar cairan tersebut tidak mengandung banyak busa
    • Tusuk kepompong kamitetep agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil
    • Lalu semprotkan atau tuang cairan sabun cuci piring tersebut ke kamitetep.

    Demikian penjelasan mengapa kamitetep bisa muncul lagi di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Semut Muncul Lagi di Rumah Meski Sudah Diusir


    Jakarta

    Semut merupakan salah satu serangga yang sering dijumpai di rumah. Hewan ini memang ukurannya kecil, tapi kalau sudah berkumpul dalam jumlah banyak tentu akan merepotkan.

    Sebab, semut dapat menggerogoti makanan yang ada di dapur atau meja makan. Padahal, makanan tersebut masih bisa dikonsumsi di lain waktu. Khusus semut merah, mereka termasuk jenis semut yang suka menggigit dan bisa menyebabkan bentol di kulit.

    Sebenarnya, semut bisa diusir dengan menggunakan obat semprot serangga. Meski begitu, kandungan zat dan baunya dapat membahayakan kesehatan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.


    Solusi lainnya adalah dengan menggunakan bahan alami, seperti cuka putih, garam, atau minyak peppermint. Meskipun sudah diusir, tapi terkadang semut bisa datang lagi ke rumah. Apa penyebabnya?

    Penyebab Semut Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Eco Care Pest Control, ada sejumlah faktor yang menyebabkan semut muncul lagi di rumah, yaitu:

    1. Mencari Sumber Makanan

    Faktor yang pertama karena semut ingin mencari sumber makanan. Apabila telah menemukan sumber makanan di rumah, semut tidak akan pergi sampat persediaan telah habis.

    Serangga kecil ini kerap menyerbu makanan manis, sisa makanan di lantai, atau makanan milik hewan peliharaan. Jadi, kalau ada sisa makanan di meja makan atau dapur yang tidak dibersihkan, maka tak heran semut akan datang kembali meski sebelumnya sudah diusir.

    2. Membuat Sarang Baru

    Selain itu, semut juga kerap masuk ke rumah karena ingin membangun sarang baru. Semut akan terlihat berlalu-lalang di dinding atau lantai rumah selama sarangnya masih ada dan tidak dibersihkan.

    Perlu diketahui, semut sangat menyukai kayu yang basah dan lapuk. Apabila hunian kamu sering mengalami kerusakan akibat air atau terdapat atap yang bocor, maka sangat rentan dijadikan sarang oleh semut.

    Cara Mengatasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu dapat mengatasi sarang semut di rumah dengan sejumlah bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Cuka Putih

    • Campur 1 sendok makan cuka putih ke dalam wadah berisi air
    • Tuang larutan cuka ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan ke sarang semut
    • Cairan cuka juga bisa disemprot ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melaluinya lagi.

    2. Garam

    • Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya
    • Bisa juga membuat semprotan garam dengan mencampur air dan garam, lalu dimasukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut.

    3. Peppermint

    • Campur minyak peppermint dan air
    • Tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan
    • Semprotkan cairan peppermint ke sarang semut di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Lalat merupakan serangga kecil yang dapat mengganggu manusia. Hewan ini memang tidak menggigit, tapi sering hinggap di makanan dan minuman yang kita konsumsi. Masalahnya, lalat dapat membawa kotoran yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

    Sebenarnya membasmi lalat terbilang cukup mudah, yakni bisa menggunakan obat semprotan nyamuk yang dijual bebas. Namun terkadang, lalat masih bisa datang lagi ke rumah meski sebelumnya sudah dibasmi.

    Ada sejumlah penyebab mengapa lalat bisa muncul lagi di rumah. Namun tenang, masalah lalat ini dapat dicegah dengan beberapa cara. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut sejumlah penyebab lalat kerap muncul di rumah:

    1. Ada yang Membusuk di Dalam Rumah

    Lalat merupakan serangga yang memakan bahan organik. Hewan ini kerap mencari makan di dapur, meja makan, tempat sampah, tumpukan kompos, dan air yang menggenang.

    Lalat juga suka hinggap di bangkai hewan. Kalau kamu mencium aroma tak sedap di dalam rumah dan setelah dicari tahu ternyata ada bangkai hewan, maka tak heran jika menemukan banyak lalat beterbangan.

    Serangga kecil ini juga suka hinggap di makanan yang sudah membusuk. Apabila kamu tidak segera membuang sisa makanan yang ada di dapur atau tempat sampah, maka dapat mengundang lalat untuk datang ke rumah.

    2. Suhu Hangat

    Lalat termasuk hewan yang dapat berkembang biak pada suhu hangat, yakni sekitar 24 derajat Celcius atau lebih. Suhu hangat ini dapat membantu larva lalat cepat matang dalam waktu 4-13 hari saja.

    3. Cepatnya Reproduksi

    Secara umum, banyak dari spesies lalat yang mampu bereproduksi dengan cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Lalu, rata-rata proses pertumbuhan telur hingga menjadi lalat dewasa hanya butuh waktu 7-10 hari saja. Bahkan lalat bisa semakin cepat tumbuh jika berkembang biak di suhu hangat.

    Jika kamu menemukan ada lima lalat betina di rumah, mungkin lalat tersebut dapat berkembang biak dan menghasilkan 2.000 ekor lalat dalam waktu kurang dari satu bulan. Wow!

    Cara Mencegah Lalat Berkembang Biak di Rumah

    Ketiga faktor di atas menjadi penyebab utama lalat kerap datang ke rumah. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya datang lagi. Berikut tipsnya:

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Cara yang paling ampuh adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Langkah ini sangat sederhana, yakni:

    • Buang sampah pada tempatnya
    • Segera cuci piring dan gelas setelah dipakai
    • Bersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh ke lantai, dapur, atau meja makan
    • Segera buang sampah dapur keluar rumah agar tidak menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

    Apabila kamu memiliki hewan peliharaan, segera buang sisa kotoran dan bersihkan tempat untuk BAB-nya agar tidak mengundang lalat. Kamu juga perlu membersihkan tempat makannya agar tetap kering.

    2. Simpan Makanan dengan Baik

    Lalat bisa masuk ke dalam rumah karena menemukan sumber makanan. Jika kamu meletakkan sisa makanan di atas meja, sebaiknya ditutup dengan tisu, piring, atau penutup lainnya agar tidak digerogoti lalat. Bila perlu kamu menyimpan sisa makanan dan minuman ke dalam kulkas.

    3. Tutup Akses Masuk Lalat

    Pada dasarnya lalat hidup di luar ruangan. Serangga ini masuk ke dalam rumah karena ingin mencari makan atau tempat untuk berkembang biak.

    Maka dari itu, cobalah tutup akses masuk lalat dengan cara menutup rapat pintu. Selain itu, kamu juga bisa memasang jaring anti serangga di jendela atau pintu rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Keran Air Berkerak? Ini 4 Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Adanya kerak air pada keran bukan lah hal baru. Permasalahan ini sering ditemukan di setiap rumah.

    Meski tidak berbahaya, kerak air pada keran bisa membuat tampilan tak enak dipandang. Tenang aja, permasalahan ini masih bisa diatasi kok!

    Sebelum membahas cara menghilangkan noda kerak air, ketahui dulu yuk penyebabnya.


    Penyebab Ada Kerak Air pada Keran

    Dilansir dari SFGate, kerak atau noda putih pada keran biasanya ada karena sisa air sadah yang mengandung banyak mineral seperti kalsium dan magnesium. Selain itu, kerak juga bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering.

    Dilansir dari Real Simple, salah satu cara efektif untuk mencegah terbentuknya kerak air adalah mengelap keran setiap usai digunakan atau sesering mungkin.

    “Ini akan mencegah mineral mengering di permukaan sejak awal dan menyebabkan penumpukan,” kata ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader, dikutip dari Real Simple, Kamis (7/8/2025).

    Cara Membersihkan Kerak Air

    1. Pakai Cuka

    Kalau mau membersihkan endapan kalsium dan kapur yang ada di air sadah, bisa dengan cuka. Caranya dengan menyemprotkan campuran cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Selanjutnya diamkan selama 2-3 menit lalu bersihkan.

    Taylor Riley, partner di AMR US Commercial Cleaning, merekomendasikan penyemprotan campuran ini seminggu sekali.

    “Campuran ini melarutkan penumpukan mineral sebelum sempat menggores atau menodai permukaan,” kata Riley, dilansir dari Real Simple.

    2. Pakai Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

    Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

    – Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    – Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    – Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
    – Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    – Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    3. Pemutih dan Air Panas

    Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni rumah wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    – Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
    – Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
    – Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
    – Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

    4. Air Lemon

    Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon disebut efektif untuk membersihkan noda yang menempel. Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

    – Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
    – Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
    – Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
    – Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itulah penyebab dan cara menghilangkan kerak air pada keran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com