Tag: penyebabnya

  • Dapur di Rumah Lembap dan Panas? Bisa Jadi Ini 4 Penyebabnya


    Jakarta

    Dapur adalah salah satu tempat yang paling lembap di rumah karena saat memasak pasti menimbulkan panas dan ada air yang menguap. Selain itu, di dapur juga terdapat wastafel listrik, pasti ada cipratan air yang mengenai benda sekelilingnya. Rata-rata ukuran dapur di Indonesia juga tidak begitu besar. Faktor ini yang membuat dapur mudah panas dan lembap.

    Jika kamu berpikir, kebersihan dapur adalah faktor penting untuk mengatasi kondisi ini, benar tetapi tidak cukup. Dapur memang harus higienis dan nyaman saat digunakan. Namun, apa jika masalahnya adalah lembap dan panas bisa dirasakan bahkan saat tidak digunakan. Sebab, panas disebabkan karena udara panas terperangkap di dalam ruangan. Sementara kelembapan disebabkan oleh suhu, tekanan udara, pergerakan angin, kuantitas dan kualitas penyinaran yang tidak seimbang pada sebuah ruangan.

    Apabila dibiarkan, kondisi dapur yang panas dan lembap dapat berbahaya bagi kesehatan. Kamu juga jadi tidak nyaman saat masak karena terasa sesak dan panas. Dilansir dari Europe Enchanting, Minggu, (11/8/2024), berikut beberapa penyebab dapur panas dan lembap dan cara mengatasinya.


    1. Ventilasi Udara

    Selain menjaga kebersihan, dapur juga perlu dilengkapi dengan ventilasi udara. Tanpa ada ventilasi udara di dapur, dampaknya adalah jamur akan tumbuh dengan subur karena udara yang terperangkap di dalam dapur. Selain itu, dapur yang sudah ditumbuhi banyak jamur di dinding atau plafon dapat memicu alergi seperti reaksi gatal-gatal pada kulit, dan napas jadi sesak.

    Untuk mengatasinya kamu bisa gunakan kipas angin dan AC untuk memperlancar sirkulasi udara. AC akan menghisap udara di dalam ruangan dan membuangnya keluar lewat mesin belakang. Bisa pula menggunakan ventilasi alami contohnya seperti jendela yang bisa dibuka tutup atau celah lubang di mana udara dari luar bisa lewat.

    2. Curah Hujan

    Faktor luar yang menjadi penyebab dapur panas dan lembap adalah hujan. Suhu di luar akan menurun dan lebih dingin serta kandungan air di udara jadi lebih tinggi. Apabila bagian dapur terdapat pintu area belakang, ini dapat menyebabkan udara dingin tersebut mudah masuk ke area dapur.

    Untuk menjaga dapur tetap kering, Kamu bisa pilih untuk menggunakan cat tahan air pada dinding rumah bagian luar. Pastikan cat tersebut tahan terhadap jamur, lumut, dan bisa mencegah air hujan meresap ke dalam dinding.

    Kamu juga perlu melakukan waterproofing pada atap rumah, supaya air hujan tidak merembes masuk melalui atap. Dengan mengantisipasi dampak dari musim hujan, Kamu bisa mengurangi dan bahkan menghindari kemungkinan terciptanya dapur yang lembap karena air hujan.

    3. Lantai Tidak Tahan Air

    Selain dari bagian atas rumah, lantai juga bisa menjadi penyebab dapur lembap. Kalau lapisan adukan pada lantai tidak kedap air, air tanah bisa naik dan merembes ke lantai. Solusinya dengan membongkar lantai sampai ke dasar fondasinya. Hal ini dilakukan hanya jika kondisi lantai sudah sangat buruk. Kamu bisa menuangkan pasir tebal ke dasar fondasi dan lapisi dengan plastik.

    4. Kamar Mandi

    Jika dapur berada dekat dengan kamar mandi, kamu perlu curiga panas dan lembap di dapur bisa disebabkan karena hal ini. Sebab, kondisi kamar mandi yang sering terpapar air dan kamar mandi jarang kering serta minim ventilasi udara, mempengaruhi kelembapan sekitar.

    Cara praktis untuk mengatasinya salah satunya seperti memasang exhaust fan. Exhaust fan adalah kipas angin yang dirancang untuk mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar rumah. Kamu juga bisa menaruh kapur barus atau kamper untuk mengurangi kelembapan pada kamar mandi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Bisa Ada Tawon Bersarang di Rumah? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan sarang tawon di rumah? Memang terkadang tawon tertarik untuk tinggal dan membuat sarang di sudut-sudut rumah dan tersembunyi.

    Meski tidak terlalu mengganggu, sewaktu-waktu bisa saja kamu tidak sengaja tersengat tawon. Maka, sebaiknya menghilangkan dan mengusir tawon dari rumah.

    Namun, apa yang membuat mengundang tawon masuk dan membuat sarang di rumah ya? Berikut ini alasannya dikutip dari Peachtree Pest Control, Rabu (14/8/2024).


    Alasan Ada Sarang Tawon di Rumah

    1. Keterikatan Tawon ke Area Rumah

    Salah satu alasan tawon masuk ke dalam rumah adalah keterikatan mereka dengan area tempat tinggal kamu. Mereka cenderung membuat sarang di sekitar area yang pernah mereka bersarang.

    2. Mencari Rumah Baru

    Biasanya tawon tertarik masuk ke rumah karena mencari lokasi bersarang yang cocok, sumber makanan baru, dan tempat berlindung. Kemungkinan tawon merasa rumah kamu cocok untuk bersarang.

    3. Jendela dan Pintu Terbuka

    Tawon biasanya masuk ke dalam rumah kalau ada sarang di dalam atau sekitar rumah. Apalagi kalau berada dekat bukaan yang mengarah ke dalam rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk yang dibiarkan terbuka.

    Tawon mungkin masuk secara tidak sengaja melalui jendela atau pintu yang terbuka, atau tidak sengaja dimasuk jika mereka kebetulan menempel pada barang yang kamu bawa.

    4. Ada Celah di Rumah

    Tawon bisa masuk rumah melalui celah dan bukaan. Ada banyak titik masuk yang berbeda bagi tawon, dan mereka tidak hanya dapat terbang masuk, tetapi juga dapat merangkak ke dalam rumah.

    Lubang dan retakan kecil di bagian luar rumah seperti di dinding, kusen jendela, atau kusen pintu, sudah cukup bagi mereka untuk merangkak masuk.
    Jika sarang tawon berada di rongga dinding, serangga biasanya masuk melalui lubang di lantai, celah tempat pipa melewati lantai dan dinding, celah di sekitar pipa yang tertutup, dan juga melalui celah di sekitar kusen dan panel kamar mandi.

    5. Mencari Sumber Makanan dan Minum

    Serangga satu ini selalu mencari sumber makanan baru, sehingga kerap menjelajahi bagian dalam rumah jika mereka dapat masuk dengan mudah. Mereka juga membutuhkan cukup banyak air.

    Jika kamu memiliki kaleng soda atau jus yang terbuka, buah matang, dan sumber makanan manis lainnya, maka akan menarik tawon. Pastikan untuk menutup semua minuman dan wadah makanan yang terbuka, dan tutup tempat sampah.

    6. Tertarik dengan Cahaya dan Warna Terang

    Sumber cahaya di rumah pada malam hari juga dapat menarik serangga terbang dan masuk rumah, termasuk tawon. Membiarkan tawon mati tergeletak di permukaan juga dapat menarik tawon lain ke dalam.

    Lalu, tawon secara alami tertarik pada barang-barang dekorasi bermotif bunga yang cerah. Jadi pastikan untuk menjauhkannya dari jendela dan pintu.

    Itulah beberapa alasan bisa ada tawon bersarang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Ruangan Terasa Panas dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Udara panas dari luar dapat membuat ruangan di dalam rumah ikut terasa hawa panas. Alhasil, kamu akan kegerahan dan tidak nyaman berlama-lama di ruangan tersebut.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan ruangan terasa panas. Namun jangan khawatir, sebab ada beberapa cara untuk menghilangkan hawa panas di dalam ruangan.

    Lantas, apa saja penyebab ruangan terasa panas? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Ruangan Terasa Panas

    Ruangan yang terasa panas tentu bikin tidak nyaman penghuninya. Apabila rumah detikers terasa panas, berikut sejumlah penyebabnya yang dilansir situs Sansone Air Conditioning:

    1. Paparan Sinar Matahari Berlebih

    Penyebab yang pertama akibat paparan sinar matahari berlebih. Jika ruangan di dalam rumah terdapat banyak jendela, maka panas matahari dari luar akan terperangkap di dalam ruangan, sehingga menimbulkan efek rumah kaca.

    2. Ventilasi Udara Tertutup

    Jika ventilasi udara di rumah tertutup atau terhalang oleh furnitur atau kain pelapis, alhasil aliran udara akan terganggu. Kondisi itu menyebabkan beberapa ruangan jadi lebih panas dibandingkan ruangan lainnya.

    3. Tinggal di Rumah Bertingkat

    Apabila detikers tinggal di rumah bertingkat, maka lantai atas rumah cenderung lebih hangat saat musim panas dan lebih dingin ketika musim hujan. Hal itu disebabkan lantai paling atas lebih banyak bersentuhan langsung dengan elemen luar.

    4. Warna Tembok Gelap

    Mengutip laman Homes and Gardens, warna tembok gelap bersifat menyerap panas, sehingga dapat membuat ruangan terasa lebih hangat ketika cuaca sedang cerah. Untuk itu, sebaiknya pilih cat tembok dengan warna cerah atau pastel sehingga tidak menyerap panas sekaligus terlihat estetik.

    5. Lampu yang Terus Menyala

    Faktor lain yang menyebabkan ruangan terasa panas karena lampu yang terus menyala. Sebab, lampu dapat menghasilkan hawa panas jika dalam keadaan menyala terus menerus.

    Oleh sebab itu, sebaiknya batasi penggunaan lampu dan pastikan tidak selalu menyala. Misalnya, matikan lampu di siang hari dan ketika tidur di malam hari. Selain mengurangi hawa panas, langkah tersebut juga bisa menghemat listrik.

    Cara Mengatasi Ruangan yang Panas

    Ruangan yang terasa panas bisa bikin badmood dan kesal. Apalagi jika detikers kondisinya merasa lelah dan butuh istirahat, tentu semakin tidak nyaman.

    Tapi jangan khawatir, ada sejumlah cara mengatasi ruangan yang panas. Mengutip BBC, berikut sejumlah caranya:

    1. Cegah Sumber Panas Masuk ke Dalam Rumah

    Cara yang pertama adalah dengan mencegah sumber panas masuk ke dalam rumah. Saat siang hari, biasanya suhu udara di luar rumah akan terasa lebih panas daripada di dalam rumah.

    Ada cara mudah untuk mencegah hawa panas masuk ke dalam rumah, yakni dengan menutup jendela, pintu, dan ventilasi di siang hari. Selain itu, kamu juga perlu menutup akses masuk cahaya matahari dengan menggunakan gorden, tapi jangan terlalu tebal agar hawa panas tidak terperangkap.

    2. Buat Sirkulasi Udara

    Kamu juga bisa membuat sirkulasi udara di dalam rumah agar ruangan tetap terasa sejuk. Namun, pastikan bahwa udara di luar lebih sejuk dibandingkan di dalam rumah. Kondisi ini dapat terjadi saat pagi dan malam hari.

    Cara membuat sirkulasi adalah dengan membiarkan jendela yang searah dengan laju angin terbuka. Hal ini untuk membiarkan udara sejuk masuk sekaligus mengeluarkan panas.

    Apabila di rumah kamu tidak ada jendela yang searah dengan laju angin, detikers bisa mencoba menggunakan kipas untuk mendorong angin sejuk ke dalam rumah.

    Udara panas juga cenderung naik dan terperangkap di bagian atas rumah. Untuk itu, jika memiliki jendela atau ventilasi di loteng rumah, detikers bisa mencoba untuk membukanya. Apabila rumah terdiri dari dua lantai atau lebih, kamu bisa mencoba membuka jendela di lantai paling atas.

    Demikian penjelasan mengenai lima penyebab ruangan terasa panas dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Perbaiki Pintu Kayu Seret yang Mepet Lantai


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang menggunakan pintu berbahan kayu sebagai pintu rumah. Salah satu alasannya karena pintu kaya lebih ringan dan tidak mudah berayun ketika udara masuk.

    Namun, pintu kayu juga memiliki sejumlah kekurangan, salah satunya adalah mengalami seret. Kondisi itu menyebabkan pintu jadi sulit dibuka karena menempel ke lantai.

    Kalaupun pintu dipaksa untuk dibuka, muncul gesekan antara pintu dengan lantai yang menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Selain itu, keramik juga bisa rusak karena adanya gesekan dengan pintu.


    Jika pintu rumah detikers seret hingga sulit dibuka, jangan khawatir dulu. Sebab, ada sejumlah cara mudah untuk memperbaiki pintu kayu yang seret.

    Lantas bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Pintu Kayu Seret

    Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

    Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

    Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

    Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

    Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

    Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

    Apakah pintu rumah detikers mengalami seret sehingga sulit dibuka? Jangan panik. Sebab, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mengatasi pintu kayu seret dengan mudah:

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

    Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

    3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

    Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

    Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Efektif Usir Nyamuk dari Depan Pintu dan Halaman Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang mudah ditemukan di Indonesia. Biasanya nyamuk bersembunyi di sudut-sudut rumah yang jarang dilalui atau tumpukan barang di rumah juga adalah spot aman bagi nyamuk. Namun, bukan berarti nyamuk takut berada di ruang terbuka karena hewan ini juga sering ditemukan di depan pintu atau halaman rumah.

    Menurut Real Simple, Kamis (22/8/2024), nyamuk juga menyukai area depan rumah. Penyebabnya cukup beragam mulai dari adanya genangan air di depan rumah, banyak puing-puing bangunan atau barang menumpuk, hingga ditemukan banyak karbon dioksida berlebihan di depan rumah.

    Biasanya nyamuk lebih mudah ditemukan di depan pintu masuk atau halaman rumah karena bergerombol.


    Jika di rumahmu mengalami hal tersebut, mengutip dari Homes and Gardens, berikut cara untuk mengusir nyamuk dari depan rumah.

    1. Tambahkan Tanaman Pengusir Nyamuk

    Lokasinya yang berada di luar ruangan, lebih baik mencegah nyamuk dengan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah meletakkan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman-tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Beberapa tanaman yang bisa ditanam di dekat pintu masuk adalah serai, lavender, serai, marigold, basil, mint, dan catnip.

    2. Bersihkan Genangan Air

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk menyukai genangan air. Maka, agar nyamuk tidak berkumpul di depan pintu, pastikan setelah hujan tidak ada genangan air di depan rumah. Adanya genangan air hanya membantu nyamuk berkembang biak. Selain genangan air, tanah yang terlalu lembap juga dapat menarik nyamuk untuk datang.

    3. Pakai Lampu yang Cahayanya Lembut

    Pencahayaan ternyata dapat mengundang nyamuk datang. Semakin terang cahaya yang dihasilkan justru menarik nyamuk datang. Sementara, jika kamu memakai lampu kuning tidak begitu menarik bagi nyamuk. Hal ini dikarenakan panjang gelombang lampu kuning kurang terlihat oleh hama, sehingga kecil kemungkinannya mereka tertarik pada cahaya tersebut.

    Selain itu, lampu LED tidak begitu memancarkan panas sehingga tidak begitu menarik bagi serangga. Nyamuk tertarik pada panas, kelembapan, dan karbon dioksida, sehingga mereka berkerumun di sekitar tubuh yang hangat.

    4. Semprotkan Obat nyamuk

    Untuk cara instan, kamu bisa menyemprotkan aroma yang tidak disukai nyamuk di sekitar pintu atau halaman rumah. Beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk antara lain lavender, lemon, serai, kayu putih, peper mint, cengkeh, dan pohon teh.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Banyak Semut di Rumah, Salah Satunya Karena Baju Kotor!


    Jakarta

    Semut adalah salah satu hewan yang bisa tiba-tiba muncul di rumah. Mereka kerap ditemukan di dapur, tempat sampah, dekat pintu, jendela, hingga di sudut-sudut rumah. Lantas, sebenarnya dari mana semut datang dan apa penyebabnya?

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org yang menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mengatakan semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi yang cepat bagi mereka.

    Dari laman Tom’s Guide, Sabtu (24/8/2024) penyebab adanya semut di rumah cukup beragam, berikut beberapa di antaranya.


    1. Dinding Retak atau Berlubang

    Seperti hewan lainnya, semut juga pasti butuh tempat tinggal atau tempat berlindung. Semut tidak menyukai tempat di luar ruangan. Mereka membutuhkan tempat yang hangat, terang, dan dekat dengan makanan serta air. Salah satu lokasi yang tepat adalah dinding yang retak atau berlubang atau celah fondasi rumah.

    Kamu bisa mengeceknya jika penasaran. Jika kamu ingin mengusirnya, maka kamu perlu menutup akses masuk semut atau menjauhkan lokasi makanan, tempat sampah, dan aroma yang disukai semut dari tempat mereka berlindung.

    2. Sumber Air

    Semut tidak dapat hidup tanpa air. Maka dari itu, selain mencari makanan, mereka juga harus mencari sumber air. Area yang lembap juga mereka menyukainya karena itu lokasi yang tepat untuk mendapatkan air.

    Jadi, jika kamu melihat semut di wastafel atau kamar mandi, kemungkinan besar mereka sedang mencari kelembapan. Untuk mengatasi semut yang datang karena ada sumber air, kamu bisa mencegahnya dengan meletakkan alat untuk menurunkan kelembapan dalam ruangan. Selain itu, pastikan tidak ada air menggenang atau pipa yang bocor.

    3. Sisa Makanan

    Gula bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dikonsumsi semut. Mereka membutuhkan garam untuk menjaga keseimbangan air dan mendukung otot dan saraf mereka. Protein juga diperlukan untuk pertumbuhan, untuk ratu dan larva di kawanan mereka. Maka dari itu, kamu harus menyimpan dengan benar daging dan telur. Lalu, Bahkan minyak dan lemak pun dapat menarik perhatian beberapa spesies semut. Bisa disimpulkan semut adalah hewan yang tidak pilih soal makanan.

    4. Ada Tumpukan Baju Kotor

    Siapa yang pernah melihat baju dikerumuni semut? Ternyata semut menyukai bau keringat yang menempel di baju kotor lho. Hal ini dikarenakan di dalam keringat terdapat garam yakni natrium klorida, kalium, dan kalsium. Selain itu, keringat juga mengandung gul,

    Oleh karena itu, cucian kotor yang berlebihan di rumah, mudah menarik perhatian semut saat mereka berada di rumah. Jadi sebaiknya baju kotor di rumah tidak lama-lama dibiarkan.

    5. Tanaman

    Bunga sebenarnya menarik perhatian semut dan serangga untuk penyerbukan. Namun, jika tanaman itu berada di dalam rumah, justru penghuni rumah yang repot. Semut-semut ini datang karena mencium aroma dari tanaman. Tanaman yang bisa memanggil semut adalah bunga peony dan mawar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Shower Bau Telur Busuk? Bisa Jadi Pertanda…


    Jakarta

    Pernahkah kamu mandi dengan shower tapi airnya berbau seperti telur busuk? Mungkin kamu akan merasa terganggu dan tidak bisa menikmati mandi dengan tenang.

    Masalah air memang kerap terjadi, apalagi karena air identik dengan kelembapan. Namun, jangan dibiarkan ya. Segera atasi sampai ke akar masalahnya.

    Lantas, apa yang menyebabkan air shower bau telur busuk? Berikut ini penjelasannya yang dikutip dari Bell Bros, Selasa (27/8/2024).


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Tentunya tidak ada unsur telur dalam masalah air ini, melainkan terdapat bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini secara umum tidak berbahaya, tetapi menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Untuk mengatasi masalah ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Biasanya sumber masalah air yang berbau telur busuk disebabkan oleh dua hal berikut ini.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Saluran Air Mampet? Bisa Jadi Ada Benda Ini…


    Jakarta

    Saluran air mampet adalah salah satu masalah yang sering terjadi di rumah. Hal ini bisa terjadi pada saluran air di wastafel dapur ataupun area shower kamar mandi.

    Kondisi seperti ini sangat mengganggu karena air meluap dan menggenang dapat mengotori rumah. Selain itu, aktivitas penghuni rumah akan terganggu.

    Saluran air bisa mampet karena penghuni yang jarang membersihkan rumah. Namun, kemungkinan ada benda yang tidak sengaja masuk ke saluran air.


    Lantas, apa saja benda yang sering bikin saluran air mampet dan bagaimana cara cegahnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini dikutip dari Simply Green Plumbing, Kamis (29/8/2024).

    Benda yang Sering Bikin Saluran Air Mampet

    1. Sisa Makanan

    Kemungkinan masih ada sisa-sisa makanan di piring yang terbuang ke saluran air saat mencuci piring. Jika saluran air tidak tersiram dengan baik, maka sisa-sisa makanan bisa menumpuk menjadi sampah.

    Sisa makanan kecil dan mudah lembek mungkin tidak berpengaruh banyak. Tetapi bila jumlahnya banyak atau padat bisa menyumbat saluran air, misalnya tulang, wortel, dan sebagainya.

    Oleh karena itu, sebaiknya kumpulkan sisa-sisa makanan sebelum mencuci agar tidak terbawa air. Kamu bisa mendaur ulang sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos.

    2. Rambut

    Saat keramas, sering kali tanpa sadar rambut kita ada yang rontok, begitu pula dengan hewan peliharaan. Rambut ini lama-kelamaan bisa bercampur dengan sampah makanan hingga menyumbat saluran air.

    Pasanglah penutup saluran air di kamar mandi untuk mencegah masuknya rambut. Jika suka memandikan hewan, pertimbangkan melakukannya di luar rumah.

    3. Sabun

    Sabun batangan sering kali tidak digunakan sampai habis. Sisanya yang berukuran kecil dapat jatuh dan terbuang di saluran air.

    Selain itu, buih sabun yang berlebihan juga sulit dihilangkan dari permukaan kamar mandi dan bisa menyebabkan pipa pembuangan tersumbat.

    Jika sabun batangan meninggalkan buih yang terlihat, pertimbangkan untuk beralih ke sabun cair atau sabun batangan yang komposisinya tanpa lemak hewani.

    4. Tisu

    Tisu adalah penyebab dari kebanyakan penyumbatan saluran air. Ini termasuk tisu yang dibuang sembarangan maupun serpihan tisu yang jatuh karena tersiram air.

    Sebaiknya kamu membuang tisu di tempat sampah, bukan di toilet. Sebab sebagian besar tisu tidak larut dan dapat membentuk penyumbatan di dalam toilet, maupun saluran air.

    5. Lemak dan Minyak

    Lemak dan minyak mungkin terlihat seperti benda cair dan tidak berbahaya. Namun kenyataannya, zat ini lama-kelamaan akan melapisi dinding pipa dan bergabung dengan puing-puing lainnya hingga menyebabkan sumbatan.

    Kumpulkan minyak goreng bekas pakai ke dalam stoples. Jika penuh, buang ke sampah rumah tangga. Atau buang minyak ke sampah padat yang bisa menyerap minyak, misalnya tisu, kertas, dan biarkan dibuang bersama sampah rumah tangga.

    6. Penumpukan Mineral

    Endapan mineral dari jenis air tertentu dapat terkumpul di sepanjang dinding saluran air. Beberapa jenis air memiliki kalsium, magnesium, dan mineral lain yang terlarut secara alami dalam air. Kamu bisa menggunakan filter atau penyaring air agar tidak ada penumpukan mineral.

    7. Bilasan Sampah

    Banyak benda-benda kotor yang sering kita bilas di kamar mandi atau toilet, misalnya popok, pembalut, hingga kotoran kucing. Biasakan agar hal tersebut tidak dilakukan lagi. Toilet hanya untuk membilas kotoran manusia.

    Jadi ada baiknya menyediakan tempat sampah di dalam kamar mandi untuk memudahkan kita membuang sampah dengan benar.

    8. Benda Asing

    Jika membersihkan saluran air, mungkin kamu menemukan benda asing atau yang tak diperkirakan, misalnya mainan anak. Mainan anak yang padat akan mengganggu saluran air dan akan menyumbat jika bergabung dengan sampah-sampah lainnya.

    Cegah hal ini dengan memasang penutup saluran air untuk melindungi wastafel atau saluran pembuangan toilet dari benda asing ini.

    Nah, itulah tadi penyebab-penyebab saluran air sering mampet. Ada 9 benda yang kemungkinan menjadi penyebabnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Bersihkan Kamar Mandi buat Cegah Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air mampet di kamar mandi memang menjengkelkan. Mulai dari air yang menggenang hingga timbul bau tidak sedap akan sangat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

    Sebelum kejadian, kamu bisa mencegahnya dengan rajin membersihkan saluran air kamar mandi. Tenang saja, nggak sulit kok. Berikut ini cara membersihkan kamar mandi agar terhindar dari saluran air mampet.

    Seberapa Sering Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi?

    Melansir Real Simple, Kamis (29/8/2024), membersihkan saluran air kamar mandi sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menghilangkan rambut yang terjebak dan sisa sabun.


    Jika ada beberapa penghuni rumah memiliki rambut panjang, membersihkan saluran air lebih baik dilakukan setiap dua minggu sekali.

    Langkah-Langkah Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi

    Berikut ini cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap.

    1. Ketahui Penyebabnya

    Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk mengetahui penyebab saluran air kamar mandi mampet dan berbau tidak sedap. Apakah disebabkan oleh sisa sabun, rambut panjang, atau mungkin jamur?

    Dengan mengidentifikasi penyebabnya, kamu akan mudah dalam memilih metode pembersihan yang paling efektif.

    2. Bersihkan dengan Penyedot Toilet

    Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan penyedot toilet. Isi bak mandi atau kamar dengan air hingga menggenang untuk menutupi bagian karet embung.

    Tempatkan embung di atas saluran dan tekan-tekan untuk menciptakan tekanan air yang bisa menghilangkan sumbatan. Jika langkah ini tidak berhasil, gunakan drain snake untuk menjangkau dan menghilangkan sumbatan yang lebih sulit.

    3. Bersihkan dengan Soda Kue dan Cuka

    Soda kue dan cuka bisa menjadi penyelamat dalam membersihkan saluran air kamar mandi akibat sisa sabun yang mengeras. Rebus air, lalu tuangkan ke dalam saluran air kamar mandi.

    Setelah itu, campur 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka putih. Tuangkan campuran ini ke dalam saluran dan biarkan bekerja selama minimal 10 menit sebelum dibilas dengan air panas.

    4. Bersihkan dengan Produk Serbuk Anti Mampet

    Jika sumbatan terlalu sulit, kamu bisa coba membersihkannya dengan serbuk anti mampet untuk saluran air yang dijual di pasaran. Pembersih saluran berbasis kimia ini bisa membantu melarutkan sumbatan yang lebih kuat.

    Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat dan menggunakan perlindungan mata serta sarung tangan.

    Langkah Pencegahan Agar Saluran Air Kamar Mandi Tetap Lancar

    Agar masalah saluran air tidak kembali, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

    • Gunakan penyaring rambut untuk mencegah rambut masuk ke dalam saluran.
    • Rutin membersihkan saluran menggunakan soda kue dan cuka untuk mencegah penumpukan sisa sabun.
    • Evaluasi produk kebersihan yang kamu pakai yang mungkin menjadi penyebab saluran air mampet.

    Demikian cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda Keringat dan Deodoran pada Pakaian


    Jakarta

    Cuaca yang panas belakangan ini tak jarang membuat tubuh berkeringat. Keringat tersebut bisa saja meninggalkan noda apabila pakaian tidak dicuci dengan bersih.

    Selain keringat, deodoran yang digunakan juga bisa meninggalkan noda pada pakaian. Tentunya akan menyebalkan jika ada noda keringat dan deodoran di baju kesayangan kamu kan?

    Nah, berikut ini adalah cara untuk membersihkan noda keringat dan deodoran pada pakaian. Simak informasinya di bawah ini.


    Menghilangkan Noda Keringat pada Pakaian

    Melansir dari martha Stewart, walaupun keringat pada dasarnya adalah air, perubahan warna terjadi saat keringat bercampur dengan kotoran, minyak, dan bakteri pada kulit. Keringat juga bisa menimbulkan noda jika tercampur dengan deodoran. Terlepas dari penyebabnya, noda keringat gampang dibersihkan dengan memakai bahan pembersih alami yang mungkin ada di rumahmu.

    Saat keringat bercampur dengan minyak pada kulitmu atau bahan yang terkandung dalam deodoranmu, keringat bisa menimbulkan noda. Berikut cara menghilangkannya

    Alat dan Bahan

    1. Cuka putih
    2. Mangkuk
    3. Air
    4. Kain mikrofiber atau spons
    5. Detergen cair ringan
    6. Soda kue

    Cara Menghilangkan Noda Keringat

    1. Campurkan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk
    2. Oleskan campuran tersebut di bagian yang terkena noda dengan kain atau spons bersih
    3. Gosok area yang terkena noda memakai kain secara perlahan dengan gerakan melingkar
    4. Biarkan campuran tersebut menempel pada noda
    5. Bilas area tersebut dengan air dingin untuk membersihkan campuran tadi
    6. Cuci pakaian tersebut seperti biasa menggunakan detergen cair lembut, dengan tetap memperhatikan petunjuk label perawatan
    7. Keluarkan pakaian dari mesin cuci dan periksa lagi untuk memastikan nodanya hilang
    8. Kalau masih ada, ulangi langkah-langkah di atas atau gunakan sesuatu yang lebih kuat

    Menghilangkan Noda Deodoran pada Pakaian

    Melansir Real Simple, noda tersebut biasanya datang dari hasil penumpukan bahan deodoran yang bereaksi dengan keringat, sehingga menyebabkan pudarnya warna baju atau timbulnya warna kuning pada baju putih.

    Noda ini sebenarnya bisa dihilangkan dengan beberapa cara khusus tergantung dengan warna pakaian kamu. Berikut ringkasannya.

    Alat dan Bahan

    Alat:
    – Sikat gosok nylon lembut
    – Mesin cuci baju
    – Mangkuk
    – Sarung tangan karet
    – Gelas takar/ukur
    – Sendok

    Bahan:
    – Baking soda
    – Cuka putih suling
    – Hidrogen peroksida
    – Detergen

    Cara Membersihkan Noda Deodoran Sesuai dengan Warna Baju

    1. Baju Berwarna

    Langkah-langkah:

    – Untuk satu buah baju, cukup campurkan 2 sendok makan cuka putih suling dengan 2 sendok air dingin ke dalam mangkuk atau gelas ukur.

    – Rentangkan baju di lantai dalam keadaan dibalik (bagian dalam baju menghadap keluar), lalu gunakan sikat lembut untuk menggosok noda dengan air cuka yang sudah disiapkan.

    – Setelah selesai digosok, selanjutnya siapkan campuran satu sendok makan cuka putih suling dengan air dingin secukupnya pada ember atau baskom. Lalu masukkan baju yang sudah di gosok tadi ke dalamnya, dan biarkan selama 30 menit.

    – Setelah direndam 30 menit, cuci baju tersebut menggunakan detergen di dalam mesin cuci seperti biasanya. Pastikan agar proses pencucian tersebut sesuai dengan arahan mencuci yang ada pada label di baju kamu.

    – Setelah selesai, keringkan dan jemur baju kamu.

    2. Baju Putih

    Langkah-langkah:

    – Campurkan 4 cup baking soda, 4 cup hidrogen peroksida, dan 4 cup air dingin ke dalam mangkuk atau gelas ukur.

    – Rentangkan baju di lantai dalam keadaan dibalik (bagian dalam baju menghadap keluar), lalu gunakan sikat lembut untuk menggosok noda dengan air campuran baking soda dan hidrogen peroksida yang sudah disiapkan. Lalu biarkan selama 30 menit.

    – Setelah 30 menit, cuci baju tersebut menggunakan detergen di dalam mesin cuci dengan pengaturan air paling hangat bila baju tersebut tidak memiliki arahan mencuci khusus. Bila baju tersebut memiliki arahan mencuci khusus, sebaiknya kamu ikuti aturan tersebut.

    – Ulangi proses bila noda masih tersisa hingga noda hilang sepenuhnya dari baju.

    – Setelah bersih, keringkan dan jemur baju tersebut.

    3. Baju Hitam

    Langkah-langkah:

    – Ambil sepotong karet busa, lalu gosok noda deodoran pada baju.

    – Coba untuk menggunakan lembaran pengering kain bekas untuk menghilangkan noda dengan cara menggosoknya secara cepat dengan jarak gosokan yang pendek.

    – Bila kamu tidak mempunyai lembaran pengering kain, kamu bisa mencoba untuk menggosokkan noda tersebut pada kain baju yang sama dengan cepat untuk merontokkan residu deodoran.

    – Bila noda putih deodoran sudah rontok, selanjutnya kamu bisa menyikatnya dengan sikat lembut

    Nah, setelah kamu tahu cara membersihkan noda deodoran, selanjutnya kamu juga perlu untuk mempelajari bagaimana cara untuk mencegah noda tersebut timbul lagi. Ayo kita simak bersama caranya di bawah ini.

    Cara Mencegah Timbul Noda Deodoran pada Bagian Ketiak Baju

    1. Pastikan deodoran yang kamu gunakan mengering sebelum kamu memakai baju. Bila kamu terburu-buru, kamu bisa coba untuk menggunakan pengering rambut untuk mempercepat proses pengeringannya.

    2. Ganti deodoranmu dengan deodoran yang memiliki rating tanpa aluminium (aluminum-free deodorant). Bahan aluminium pada deodoran adalah salah satu penyebab timbulnya noda pada bagian ketiak baju kamu.

    3. Hindari pemakaian deodoran berlebih. Bila kamu merasa masih bau ketika menggunakan deodoran, sebaiknya kamu coba merek lain, bukan dengan menggunakan deodoran tersebut dengan berlebih.

    4. Ganti produk deodoranmu dari deodoran tipe padat, menjadi deodoran tipe gel atau aerosol.

    5. Memakai pakaian dalam (kaos dalam), untuk mencegah noda deodoran tembus hingga baju luar kamu.

    Itu dia beberapa cara untuk menghilangkan noda keringat dan deodoran pada pakaian. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com