Tag Archives: penyimpanan

6 Tips Membersihkan Garasi Biar Nggak Jadi Sarang Debu


Jakarta

Garasi adalah tempat untuk menyimpan kendaraan di rumah. Namun, ada sebagian orang yang menggunakan garasi sebagai ruang serba guna dan tempat penyimpanan barang-barang yang tidak lagi terpakai.

Lokasi garasi biasanya di tempat yang tertutup dan jarang didatangi sehingga jarang dibersihkan dan berdebu. Barang-barang di dalamnya pun ada yang diletakkan menumpuk dan berserakan. Maka dari itu, ketika mendengar kata gudang pasti terbayang ruangan kotor berisi banyak barang yang sudah tidak digunakan.

Jika kamu ingin mengubah tampilan gudang di rumah jadi lebih nyaman dan bersih meskipun jarang dipakai, melansir dari Real Simple, Jumat (8/11/2024), berikut beberapa tips membereskan garasi agar barang-barang tidak terlihat berantakan dan menumpuk.


1. Tentukan Hari Bersih-bersih Gudang

Kamu perlu memilih hari untuk membereskan garasi. Pastikan cuaca di hari itu tidak terlalu panas atau dingin agar tidak terasa panas dan lembap. Khawatir gudang kamu ternyata berada di luar ruangan atau terpisah dari bangunan utama.

2. Bersihkan Secara Menyeluruh

Membersihkan garasi bukan hanya menghilangkan debu dan menata barang-barang di dalamnya, melainkan mengurangi jumlahnya juga. Caranya dengan memisahkan barang yang benar-benar sudah tidak dibutuhkan dengan yang mungkin masih ingin dipakai.

3. Sediakan Ruang Kosong

Setelah isi garasi berkurang, buka pintu garasi lalu siapkan ruang kosong, bisa untuk menaruh barang baru atau memang diberikan ruang agar mudah saat masuk ke sana.

4. Susun Semua dengan Rapi

Atur ulang rak dinding dengan rapi. Simpan barang tertinggi di bagian belakang. Atur semua barang di balik sehingga labelnya terlihat, dan berikan sekat untuk memastikan pemisahan barang-barang disana. Disarankan setiap dinding memiliki penyimpanan yang sangat rapat dan ramping.

5. Manfaatkan Plafon Garasi

Memaksimalkan penyimpanan pada bagian plafon. Ada banyak pilihan rak yang dapat dipasang di langit-langit garasi sehingga bagian bawah tidak begitu penuh.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Lokasi yang Pas buat Taruh APAR di Rumah


Jakarta

Alat pemadam kebakaran atau alat pemadam api ringan (APAR) bisa menjadi faktor penentu antara terjadinya kebakaran kecil di rumah dan kerugian total. Namun, alat ini hanya akan berfungsi dengan baik jika dapat diakses dengan mudah saat terjadi keadaan darurat.

Berikut adalah beberapa lokasi penyimpanan yang tepat untuk alat pemadam kebakaran di rumah serta rekomendasi dari para ahli tentang cara menggunakan alat tersebut dengan efektif.

Tempat Menyimpan Alat Pemadam Kebakaran

Di Setiap Lantai Rumah

Semakin banyak lantai yang dimiliki sebuah rumah, semakin sulit untuk melarikan diri dari kebakaran. Oleh karena itu, penting untuk memiliki setidaknya satu alat pemadam kebakaran di setiap lantai. Misalnya, kamu punya rumah 3 lantai, maka sebaiknya APAR ada di lantai 1, 2, dan 3.


Meskipun alat ini tidak dapat sepenuhnya memadamkan api, APAR dapat memberikan akses cepat ke jalur evakuasi dan menyelamatkan nyawa.

“Sangat disarankan untuk memiliki alat pemadam kebakaran di setiap lantai rumah,” ungkap seorang ahli wawasan rumah di Hippo Insurance, Courtney Klosterman, dalam kutipannya di Better Homes & Gardens pada Jumat (8/11/2024)

Garasi

Garasi merupakan area lain yang perlu diperhatikan dalam konteks kebakaran rumah. Biasanya, garasi menyimpan berbagai barang seperti kendaraan, cairan dan bahan kimia yang mudah terbakar, alat-alat, serta berbagai komponen rumah yang dapat terbakar. Pastikan alat tersebut ditempatkan di lokasi yang terlindungi dan tidak terpapar risiko dari benda tajam atau kendaraan.

Dapur

Tidak mengherankan bahwa sebagian besar kebakaran rumah berasal dari dapur. Selain itu, kebakaran yang dimulai di area ini dapat dengan cepat menyebar, mengingat banyaknya bahan mudah terbakar seperti kain linen dan minyak goreng yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki alat pemadam kebakaran yang mudah dijangkau di dapur kamu.

Tempat yang Tidak Disarankan Menyimpan APAR

Terlalu dekat dengan sumber panas

Suhu tinggi dari kompor, perapian, tungku, atau benda sejenis dapat merusak berbagai komponen alat pemadam kebakaran.

Di Tempat yang Mudah Dijangkau Anak-anak

Jika ada anak-anak di rumah, alat pemadam kebakaran harus dijauhkan dari jangkauan mereka, tetapi tetap berada di lokasi yang mudah dijangkau oleh orang dewasa.

Terkena Unsur-unsur Alam

Paparan terhadap kondisi cuaca ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat membahayakan alat pemadam kebakaran.

Tempat Tersembunyi

Kami memahami bahwa alat pemadam kebakaran bukanlah perabotan rumah yang paling menarik. Namun, penting untuk memastikan alat tersebut mudah ditemukan karena setiap detik sangat berharga saat terjadi kebakaran.

Itulah tempat-tempat yang cocok dan yang harus dihindari untuk menyimpan APAR di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Catat Sebelum Menyesal! 6 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Garasi



Jakarta

Fungsi utama garasi adalah tempat menyimpan kendaraan pribadi. Tapi sering kali garasi juga dimanfaatkan untuk menyimpan Beberapa barang.

Namun, tidak semua barang di rumah bisa disimpan di garasi. Pintu garasi yang sering dibuka dapat menimbulkan kelembapan dan peluang untuk masuk bagi hama.

Melansir Better Homes & Gardens, Senin (11/11/2024), berikut beberapa barang yang sebaiknya tidak kamu simpan di garasi rumah.


Cat dan Bahan Kimia

Seringnya pintu garasi dibuka, garasi akan terkenan paparan panas dan dingin saat hujan. Hal ini akan membuat kaleng cat berkarat dan merusak sisa cat yang ada.

Begitu juga dengan bahan kimia yang dapat mengeluarkan asap dari pestisida dan produk pembersih. Sehingga akan mencemari udara dan menimbulkan resiko kesehatan.

Sebaiknya simpan benda-benda ini di gudang luar ruangan atau tempat yang jauh dari sumber panas.

Barang Berbahan Kain

Apapun yang terbuat dari kain akan menarik bagi serangga, ditambah lagi jamur dan lumut yang akan mulai tumbuh di tempat yang panas dan lembap.

Hindari menyimpan pakaian, perlengkapan tidur, kasur, karpet, atau furniture berlapis kain lainnya untuk menghindari kerusakan.

Barang Berbahan Kertas

Seringkali di garasi ditemukan barang kertas, seperti dokumen, foto, atau buku-buku yang sudah menumpuk.

Kertas menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan lumut saat terkena panas dan kelembapan, serta bisa mengundang rayap yang bisa menyebar ke area manapun.

Mainan

Mainan dalam ruangan harus tetap berada di dalam ruangan, terutama boneka atau perlengkapan bayi.

Apabila kamu ingin tetap menyimpannya di garasi, pastikan untuk dimasukkan ke dalam plastik untuk menghindari jamur dan serangga sehingga merusak mainan yang disimpan.

Barang Elektronik

Kelembapan dapat dengan mudah merusak perangkat elektronik dan hama kecil dapat masuk ke dalam komponen.

Suhu yang panas juga dapat melelehkan barang elektronik, seperti piring hitam yang kamu koleksi. Singkirkan barang-barang yang sudah tidak terpakai agar tidak terjadi penumpukan di rumah.

Tabung Gas

Tabung gas dapat menimbulkan bahaya serius jika dibiarkan di garasi. Tabung gas berpotensi bocor yang dapat memicu kebakaran.

Hindari menyimpan zat mudah terbakar di garasi, termasuk wadah gas yang terisi dan kain lap yang basah karena minyak sehingga dapat terbakar dalam suhu tinggi.

Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak kamu simpan di garasi, Semoga bermanfaat detikers!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Punya Ruang Tamu Kecil? Jangan Lakukan 5 Hal Ini!



Jakarta

Ruang tamu berukuran kecil tidak harus mengabaikan gaya dekorasinya. Dengan kreativitas, tata dekoratif yang cerdas, dan pemilihan furniture ruang tamu yang tepat, ruang tamu kecil juga bisa terlihat cantik.

Kamu dapat mengaplikasikan gaya interior yang sesuai dengan pilihan kamu, dari pola yang unik dan dinding aksen yang menarik perhatian.

Dilansir dari Good Housekeeping, Senin (18/11/2024), berikut hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat mendekorasi ruang tamu kecil agar mendapatkan hasil yang maksimal.


Jangan Mengabaikan Ruang Vertikal

Bila tidak banyak ruang, mungkin akan terlihat mustahil untuk mendekorasi dan melengkapi rumah. Namun, kamu bisa menata dekorasi secara vertikal, seperti memasang gorden tepat di bawah langit-langit yang akan membuat ruangan terasa lebih besar.

“Konsol dan rak yang dipasang di dinding membuat lantai terlihat dan membantu memperluas ruang. Saya juga merekomendasikan penggunaan cermin untuk membuat ruangan terasa lebih besar dan berfokus pada vertikalitas,” kata Gideon Mendelson, dari Mendelson Group.

Jangan Mengandalkan Satu Sumber Pencahayaan

Pencahayaan di atas kepala tidak selalu menjadi yang paling ideal. Gunakan lampu ramping dan lampu yang dipasang di dinding untuk mencerahkan ruangan dan membuatnya terasa lebih besar.

“Pencahayaan berlapis adalah kuncinya, gunakan kombinasi lampu langit-langit, lampu lantai, dan lampu meja untuk mencerahkan ruangan,” kata Amanda Leigh, dari House of Rolison.

Disarankan juga untuk memasang cermin untuk memantulkan cahaya alami, sehingga ruangan akan terasa lebih luas.

Jangan Membeli Furniture Besar dan Hanya Satu Fungsi

Tidak semua furniture memiliki banyak fungsi, penting untuk memilih beberapa furniture yang menyediakan ruang penyimpanan ekstra. Sesuaikan ukuran furniture dengan ukuran ruangan agar tidak terasa sempit.

Jangan Takut dengan Warna atau Pola Tertentu

Mungkin kamu pernah mendengar untuk menjauhi warna cat gelap saat di ruangan kecil. Hal itu memang pilihan yang aman, namun tidak mustahil untuk dicoba dengan pengaplikasian yang tepat.

“Baik warna cat gelap maupun terang dapat bekerja dengan baik jika kamu menyeimbangkannya dengan dekorasi yang tepat,” ujar Mendelson.

Pilih dekorasi yang melengkapi estetika, seperti memilih warna cat yang lebih gelap untuk dinding, karpet bermotif, atau mendekorasi dengan furniture berwarna cerah.

Jangan Mendorong Furniture ke Dinding

Mendorong furniture sedekat mungkin dengan dinding untuk membuka lebih banyak ruang di tengah ruangan, disarankan untuk tidak melakukannya.

“Letakkan furniture sedikit menjauh dari dinding untuk menciptakan tampilan yang lebih terbuka. Biarkan jalur tetap kosong agar aliran udara lebih lancar,” kata Leigh.

Meskipun mendorong sofa terlalu dekat ke dinding dapat membuat ruangan tampak sempit, mendorongnya terlalu jauh dapat membuatnya terasa terpisah. Disarankan untuk memposisikan furniture sedikit menjauh dari sudut dan tepi ruangan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Mau Bangun Rumah Bentuk A-Frame? Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Rumah berbentuk A-Frame atau rangka huruf A memiliki gaya yang ikonik. Gayanya yang keren dan unik didefinisikan oleh bagian depannya yang berbentuk seperti huruf kapital A dengan atap bersudut tajam yang dimulai di dekat garis pondasi dan bertemu di bagian atas.

Gaya rumah ini menjadi populer, terutama untuk rumah liburan seiring dengan kemampuannya untuk mencerminkan alam. Maka dari itu, rumah dengan bentuk seperti ini sangat cocok untuk kawasan pegunungan dan pantai.

Sebelum memutuskan untuk membangun rumah berbentuk A-Frame, melansir Modern Cabin Living, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan membuat rumah dengan bentuk A-Frame.


Keuntungan Rumah A-Frame

Dirancang Hemat Uang dan Energi

Kemiringan atap rumah berbentuk A-Frame memberi banyak area untuk digunakan jika ingin memasang panel surya. Hal ini membuat rumah tidak hanya hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan.

Selama musim panas, rumah ini cenderung lebih mudah didinginkan karena sebagian besar ruang tinggal berada di lantai bawah dan tidak ada dinding vertikal yang menghalangi aliran udara.

Bentuk yang Kuat

Bentuk segitiga rumah A-Frame membuatnya lebih kuat daripada desain lain yang dapat membantunya bertahan terhadap iklim yang keras seperti, hujan, angin, dan salju.

Namun, karena gaya rangka A segitiga pada rumah ini merupakan ciri khas yang berarti rumah tersebut tidak fleksibel dalam hal desain dan tampilan.

Memiliki Denah Lantai Terbuka

Denah lantai terbuka merupakan salah satu permintaan terbesar yang dicari dan rumah A-Frame menyediakan hal itu, Ruang-ruang ini memiliki dinding vertikal yang terbatas, sehingga ada sedikit ruang yang memotong garis luar di seluruh rumah.

Denah ini memenuhi beberapa permintaan lain, seperti langit-langit yang tinggi, jendela besar yang indah, dan desain yang tidak rumit.

Cocok untuk Rumah Liburan

Rumah berbentuk A-Frame sangat populer karena memungkinkan kamu menikmati pemandangan tanpa gangguan. Pada saat yang sama, kurangnya tempat penyimpanan dan lebih sedikit kamar sehingga tidak cocok untuk menjadi rumah utama.

Rumah ini bisa menjadi pilihan untuk menjadi rumah liburan yang menyenangkan sehingga dapat dikunjungi setiap tahunnya.

Kekurangan Rumah A-Frame

Atap yang Mahal

Bila atap rangka A rusak, biaya penggantinya bisa mahal. Pada saat yang sama, bila tidak diisolasi dengan baik maka atap tersebut dapat menyedot energi dan membuat rumah tidak memiliki kontrol suhu yang tepat.

Tidak Ada Ruang Penyimpanan Konvensional

Ruang penyimpanan merupakan masalah besar bagi banyak keluarga, dan tampaknya hal ini sangat diperlukan. Jika ruang penyimpanan merupakan masalah besar, rumah A-Frame bukan menjadi pilihan.

Hal ini karena A-Frame memiliki banyak dinding vertikal dan membatasi ruang untuk membangun lemari, yang berarti kamu harus kreatif dalam menambahkan area penyimpanan ke rumah A-Frame kamu.

Tidak Cocok untuk Keluarga Besar

Dinding vertikal yang terbatas, ruang penyimpanan yang terbatas, dan jumlah kamar yang terbatas menjadi hal yang kurang nyaman untuk keluarga besar. Rumah A-Frame menjadi rumah utama yang bagus untuk individu atau pasangan yang masih sendiri.

Meskipun rumah A-Frame telah melonjak popularitasnya, gaya dan desain yang tak lekang oleh waktu tidak akan pernah ketinggalan zaman.

Itulah kelebihan dan kekurangan rumah bentuk rangka huruf A atau A-Frame.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! 5 Jalur Ini Bisa Jadi Akses Masuk Tikus ke Rumah


Jakarta

Tikus adalah salah satu hewan yang cerdas dan cepat pergerakannya. Jika mereka mendapat sinyal tempat makanan berada, mereka bisa mencari celah untuk mencapai tempat tersebut. Bahkan saat rumah sudah menutup segala lubang, mereka bisa lolos masuk melalui pintu depan saat terbuka.

Namun, tidak perlu khawatir, kamu bisa mencegah tikus masuk ke rumah dengan memasang perangkap. Sebelum memasang perangkap, kamu perlu tahu dari mana mereka masuk ke rumah. Celah mana yang bisa ditembus oleh tikus selama ini. Tanpa menutup jalur masuknya, sebanyak apa pun memusnahkan tikus, kawanannya yang lain dapat masuk lagi dan lagi.

Melansir dari The Spruce, berikut 5 jalur masuk tikus ke rumah.


1. Lubang

Tikus memiliki kemampuan sensorik yang luar biasa, terutama untuk mencium bau dan suhu. Bagi mereka menemukan celah-celah merupakan hal mudah. Maka dari itu, pemilik rumah juga harus pintar agar tidak kebobolan.

Perlu diingat, apabila kamu ingin menutup akses masuk bagi tikus, pastikan bahan penutupnya yang tidak bisa dihancurkan oleh tikus. Mereka bisa mengunyah bahan-bahan seperti plastik, kayu, atau bahan tipis lainnya karena giginya yang tajam.

2. Pintu dan Jendela

Celah satu ini kerap tidak disadari oleh pemilik rumah, terutama pada malam hari atau tempat yang gelap. Tikus bisa masuk ke rumah pada saat jendela atau pintu dalam keadaan terbuka. Selain gerakan yang cepat, mereka juga bisa memanjat dan tubuhnya fleksibel.

3. Saluran Pembuangan dan Sistem Perpipaan

Got atau saluran pembuangan air merupakan tempat tinggal mereka. Bukan hal susah mereka masuk ke rumah lewat saluran pembuangan atau sistem perpipaan. Maka dari itu, kamu perlu menutup semua lubang yang terhubung ke sistem pembuangan agar pada saat malam hari atau saat rumah kosong, tikus tidak bisa masuk melalui lubang di dalam rumah.

4. Atap dan Ventilasi

Jika kamu pernah merasakan keberadaan tikus di atap, maka kamu pasti dengan mudah menyadari. Sebab, tikus di atap kerap menimbulkan suara langkah kaki yang cukup berisik. Bahkan setelah ditakuti dengan atap dipukul pun tikus tidak takut.

Apabila kamu sudah merasakan ada tikus di rumah, sebaiknya panggil orang profesional untuk mengatasinya. Ditakutkan tikus itu bukan hanya satu dan pada saat kamu cek khawatirnya dia melompat masuk ke rumah.

Selain atap, cek juga ventilasi loteng, ventilasi atap pelana, celah pada atap, cerobong asap di dapur, dan jendela atap.

5. Tumpukan Barang di Garasi dan Gudang

Ternyata tumpukan barang di garasi dan gudang bisa mengundang kedatangan tikus. Meskipun tidak ada sumber makanan, tetapi tempat penuh debu, hangat, dan kumuh itu merupakan tempat tinggal yang nyaman bagi semut. Untuk menghindari hal ini, sering-sering membersihkan tumpukan barang atau bisa juga buat tempat penyimpanan yang tidak bisa dirusak tikus.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Kulkas Nggak Dingin dan Bikin Banyak Makanan Basi Ternyata Ini Pemicunya


Jakarta

Kulkas yang tidak dingin bisa menjadi masalah terutama untuk makanan yang harus disimpan di suhu dingin. Makanan akan cepat basi dan kulkas jadi mudah tercium bau tidak sedap karena suhu di dalam kulkas lembap.

Apabila kamu menemukan kondisi kulkas seperti ini, jangan dianggap sepele karena pasti ada kerusakan di dalamnya yang perlu diperbaiki. Lantas, apa penyebab kulkas tidak dingin?

Dikutip dari Better Homes and Gardens, berikut penyebab kulkas jadi nggak dingin.


1. Ventilasi Udara Terhalang

Ventilasi udara di kulkas berfungsi untuk mengontrol suhu kulkas, mencegah penumpukan uap air, mengontrol pergerakan udara dingin ke semua kompartemen kulkas.

Jika suhu kulkas sudah sesuai dengan yang direkomendasikan, coba cek bagian ventilasi. Bagian ini sebaiknya tidak tertutupi oleh benda apa pun agar akses udara dingin yang mengalir ke dalam kulkas bisa maksimal. Selain itu, cek kebersihan dari ventilasi udara. Bisa jadi, ventilasi tertutup bukan karena ada benda di depannya melainkan kotoran yang menumpuk.

2. Kumparan Kondensor Kotor

Kumparan kondensor merupakan komponen kunci dalam proses pendinginan kulkas. Letaknya berada di bagian belakang kulkas. Sama seperti ventilasi, kumparan kondensor ini tidak boleh tertutup kotoran agar kulkas dapat dingin.

3. Segel Karet Pintu Kulkas Rusak

Salah satu kunci penting kulkas dapat dingin adalah pintu yang rapat. Pintu kulkas memiliki karet dan magnet sehingga saat pintu ditutup bisa sangat rapat. Apabila bagian karet rusak seperti pecah permukaannya atau aus, maka udara dingin di dalam bisa bocor keluar dan udara panas masuk. Alhasil kulkas susah untuk dingin. Selain karena rusak, kamu bisa juga kulkas tidak kunjung dingin karena segel kotor.

4. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

Kulkas diciptakan sebagai mesin penyimpanan bersuhu dingin. Sebenarnya kamu bisa mengatur tingkat kedinginannya sesuai kebutuhan. Saat membeli kulkas, kamu bisa bertanya berapa suhu yang tepat untuk mendinginkan kulkas dan freezer. Biasanya kulkas yang baru digunakan butuh waktu 24 jam untuk didinginkan.

5. Kurang Suplai Listrik

Penyebab berikutnya bisa karena rendahnya suplai listrik di rumah sehingga kulkas tidak dapat didinginkan dengan cepat. Maka dari itu, penting saat membeli perabotan kamu perlu menyesuaikan dengan daya masing-masing alat elektronik. Suplai listrik yang terlalu rendah dengan kulkas juga bisa membuat perabotan tersebut rusak,

6. Isi Kulkas Terlalu Penuh dan Berantakan

Barang-barang yang disimpan di kulkas perlu disusun dengan rapi agar tidak menutupi ventilasi dari komponen penting lainnya di kulkas. Selain itu, isi kulkas yang rapi juga enak dilihat dan bisa memuat lebih banyak barang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

6 Langkah Mudah Membersihkan Bagian Dalam Kulkas dengan Aman


Jakarta

Kulkas merupakan salah satu peralatan penting yang ada di rumah. Seperti perabotan lainnya, kulkas juga perlu dibersihkan. Namun, seberapa sering kamu berpikir untuk membersihkannya secara menyeluruh?

Kulkas yang bersih lebih hemat energi dan akan bertahan lebih lama. Saat membersihkan kulkas sebaiknya bagian dalamnya juga dibersihkan, bukan hanya bagian luarnya saja. Nah, saat membersihkan kulkas disarankan untuk mencabut aliran listrik agar mengurangi risiko berbahaya.

Dilansir dari Martha Stewart, berikut cara membersihkan bagian dalam kulkas dengan aman agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


1. Keluarkan Semua Barang

Mulailah dengan mengosongkan semua isi kulkas. Saat mengeluarkan barang, pastikan untuk memeriksa jamur dan makanan yang sudah kadaluarsa, buang semua agar tidak menumpuk di dalam kulkas.

Barang apa pun yang kamu simpan harus dilap. Setelah kulkas kosong dari makanan, minuman, dan bumbu, keluarkan semua rak serta laci.

2. Bersihkan Rak dan Laci

Campurkan sabun cuci piring alami dan air hangat ke dalam ember, celupkan spons bersih ke dalam larutan dan gosok semua sisi laci serta rak hingga bersih.

Bilas kompartemen di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa sabun. Keringkan setiap rak dan wadah dengan kain microfiber.

3. Bersihkan Bagian Dalam

Campurkan cuka dan air hangat dengan perbandingan yang sama dalam botol semprot. Semprotkan ke seluruh permukaan bagian dalam dan biarkan selama beberapa menit sebelum mengelapnya dengan kain lembut.

Pastikan juga untuk menyemprotkan laci samping yang terpasang di lemari es dan semua lekukan. Gunakan sikat gigi bekas untuk menggosok kulkas hingga bersih.

4. Bersihkan Gasket

Gasket kulkas mengumpulkan cukup banyak kotoran, membersihkannya secara teratur membantu menjaga segel. Untuk membersihkan gasket, campurkan larutan air dan cuka dengan perbandingan yang sama.

Celupkan kapas ke dalam larutan dan usapkan di sepanjang jahitan gasket. Ulangi hingga bersih dan kering dengan kain microfiber.

5. Bersihkan Bagian Bawah Kulkas

Cabut kabel listrik kulkas dan jauhkan dari dinding. Sedot debu atau sapu lantai di bawah kulkas. Bersihkan lantai dengan kain pel, lalu lap hingga kering. Kembalikan kulkas ke posisi semua dan hubungkan kembali kabel listriknya.

6. Mengembalikan Isi Kulkas

Setelah semua komponen kulkas dibersihkan, kamu dapat mengembalikan barang-barang yang dikeluarkan. Luangkan waktu ini untuk melakukan perubahan pada pengorganisasian pada kulkas kamu. Hal ini dapat membantu untuk memaksimalkan penyimpanan sehingga tidak terlihat berantakan.

Itu dia langkah mudah membersihkan kulkas dengan aman. Semoga bermanfaat detikers!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Liburan


Jakarta

Saat pergi liburan, rumah akan ditinggal selama beberapa hari. Umumnya, masalah yang sering muncul yaitu banyak debu yang menumpuk di rumah.

Banyaknya debu di rumah bisa mengganggu kenyamanan penghuni ketika kembali dari liburan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga rumah supaya bebas agar kita bisa menikmati liburan tanpa khawatir kembali ke rumah yang berdebu.

Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.


Kemasi Kertas dan Kain

Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan.

Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.

Bersihkan Rumah Pakai Vacuum Cleaner

Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu.

Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

Gunakan Alat Pembersih Udara (Air Purifier)

Menggunakan air purifier akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan rumah yang bebas debu saat ditinggal mudik. Mesin berguna untuk mengumpulkan dan memerangkap debu yang ada di udara. Pastikan untuk menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA dan letakkan di dekat pintu atau jendela untuk hasil yang maksimal.

Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti.

Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap bersih dari debu saat ditinggal liburan. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Merapikan Tempat Tidur Seperti di Hotel, Coba Metode Tiga Lembar Ini!



Jakarta

Merapikan tempat tidur dapat menjadi lebih dari sekadar rutinitas dengan penerapan Metode Tiga Lembar. Teknik ini, yang umum digunakan di hotel berbintang, tidak hanya menciptakan tempat tidur yang rapi tetapi juga memberikan kesan mewah dan higienis.

Dengan langkah-langkah sederhana, kamu dapat meningkatkan kenyamanan tidur dan mempercantik tampilan kamar di rumah.

Apa Itu Metode Tiga Lembar?

Melansir dari Beter Homes & Gardens, metode seprai tiga lapis adalah cara merapikan tempat tidur yang menggunakan tiga lembar seprai alih-alih dua lembar seprai tradisional. Pendekatan ini juga mencakup penggunaan selimut atau duvet ringan, sehingga menghilangkan kebutuhan akan penutup selimut yang rumit.


Teknik ini banyak diterapkan dalam industri perhotelan karena beberapa alasan. Dari segi logistik, metode ini mempercepat proses pergantian kamar bagi tamu. Secara visual, metode ini membuat tampilan tempat tidur menjadi lebih rapi dan menarik.

Menerapkan metode seprai tiga lapis di kamar tidur kamu dapat memberikan manfaat serupa dan lebih banyak lagi, meskipun ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.

Cara Menentukan Apakah Metode Ini Sesuai untuk Kamu

Sebelum memutuskan apakah teknik ini cocok untuk tempat tidur kamu, pertimbangkan beberapa faktor berikut. Jika kamu masih merasa ragu, tidak ada salahnya untuk mencoba metode ini dengan mengikuti tutorial di bawah, kamu selalu bisa kembali ke rutinitas semula jika metode ini tidak sesuai dengan preferensi tidur kamu.

Kelebihan Menggunakan Metode ini

Kamu dapat menghemat waktu dan biaya dalam mencuci sprei dibandingkan dengan selimut tebal, memastikan kamu tidur di tempat tidur yang selalu bersih karena lapisan sprei yang bersentuhan langsung dengan kulit.

Memberikan tampilan mewah bergaya hotel berkat sudut-sudut yang tajam dan permukaan yang halus, serta memungkinkan penyesuaian sesuai musim dengan mengganti sisipan selimut atau selimut tebal yang diletakkan di antara seprai.

Kekurangan Menggunakan Metode Ini

Kamu akan membutuhkan seprai tambahan untuk setiap tempat tidur jika ingin mencoba metode seprai rangkap tiga, yang berarti kamu mungkin perlu membeli set seprai tambahan dan mencari ruang penyimpanan jika saat ini tidak memiliki cukup seprai, dan jika kamu terbiasa dengan kenyamanan selimut tebal.

Kamu mungkin perlu melakukan penyesuaian saat beralih ke metode ini, karena selimut tebal tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga membuat tempat tidur terlihat lebih ramping dan tidak terlalu berawan.

Selain itu, hingga kamu merasa nyaman dengan teknik ini, kedua lembar kain datar bisa terurai, terutama jika kamu banyak bergerak saat tidur, yang dapat mengganggu tujuan untuk menghindari kontak dengan selimut bagian dalam.

Teknik Merapikan Tempat Tidur Menggunakan Metode Tiga Lembar Seprai

Meskipun menguasai cara membuat tempat tidur dengan tiga lembar seprai mungkin terasa menakutkan, dengan sedikit latihan kamu akan dapat melakukannya dengan cepat dan mungkin menemukan bahwa metode ini jauh lebih mudah dibandingkan memasang kembali selimut penutup setiap kali mencucinya.

Untuk memulai, kamu memerlukan satu lembar sprei, dua lembar datar dengan ukuran yang sama, dan satu selimut atau sisipan selimut, serta untuk sentuhan dekoratif opsional. Kamu dapat menambahkan runner di ujung tempat tidur untuk menciptakan tampilan dan nuansa hotel yang elegan.

Siapkan Dasar Tempat Tidur

Pasang sprei yang telah disiapkan pada kasur seperti biasa. Tarik ujung-ujungnya dengan erat agar permukaannya menjadi sehalus mungkin, yang akan menjadi fondasi untuk tampilan keseluruhan.

Tambahkan Lembaran Datar Pertama

Ketika kamu meletakkan seprai datar di tempat tidur, pastikan sisi yang sudah dijahit menghadap ke bawah, mulai dari kaki tempat tidur dan melanjutkan ke sisi-sisinya dengan menyelipkan tepi seprai di bawah kasur, dan jika kamu sudah terbiasa membuat sudut rumah sakit.

Gunakan teknik tersebut untuk menciptakan tampilan tempat tidur yang lebih rapi.

Lapisi Sisipan Selimut

Selanjutnya, letakkan selimut pilihan kamu di atas seprai datar. Sisipan selimut tanpa penutup sangat cocok digunakan karena tidak akan terlihat. Pastikan selimut berada di posisi tengah sehingga terdapat tonjolan yang merata di semua sisi, dan ratakan agar tidak mengumpul.

Selesaikan dengan Lembaran Datar Kedua

Berbeda dengan langkah pertama, biarkan sisi yang sudah dijahit menghadap ke atas saat kamu meletakkan kain ini di atas selimut. Pastikan bagian atas kain datar pertama, selimut, dan kain ini sejajar.

Selanjutnya, lipat bagian atas kedua kain di atas selimut dan rapatkan di antara keduanya. Kamu akan tahu bahwa kamu telah melakukannya dengan benar jika sisipan tidak terlihat.

Ratakan Semua

Selipkan semua sisi selimut dan lembar atas yang ketiga di bawah kasur sekali lagi, gunakan sudut rumah sakit untuk hasil yang maksimal. Ratakan bagian atas dan samping sebelum menambahkan bantal hias atau penutup untuk menyelesaikan transformasi tempat tidur kamu.

(das/das)



Sumber : www.detik.com