Tag: penyok

  • 5 Langkah Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama


    Jakarta

    Memutuskan untuk menggunakan lantai kayu di rumah, merupakan keputusan besar yang kamu ambil. Pembersihan rutin jadi hal wajib untuk merawat lantai kayu agar tetap dalam kondisi prima.

    Lantai kayu cenderung cepat dalam menyerap debu, kotoran kecil, dan pasir. Hal ini membuat lantai menjadi tergores, sehingga menimbulkan kerusakan pada lantai kayu.

    Melansir Architectural Digest, Selasa (17/09/2024), berikut ini merupakan cara yang tepat membersihkan lantai kayu agar tetap kokoh dan bertahan lama.


    1. Sapu Lantai Kayu Setiap Hari

    Langkah pertama dan terpenting untuk membersihkan lantai kayu adalah dengan menyapu secara rutin. Kotoran dan debu yang menumpuk akan membuat lantai kayu tidak mengkilap. Dengan menjaga lantai dari serpihan merupakan kunci agar lantai kayu tetap awet.

    Jika serpihan dibiarkan dan terinjak oleh kamu, hal itu akan merusak dan menggores permukaan lantai kayu.

    2. Vakum Secara Teratur

    Selain menyapu, kamu juga harus melakukan menyedot debu secara teratur. Hal ini akan membantu menyedot partikel halus yang mungkin terlewatkan oleh sapuan, dan daya hisap kuat penyedot debu sangat berguna untuk menyedot debu di celah-celah kecil.

    3. Mengepel Lantai Kayu

    Mengepel lantai kayu harus sangat hati-hati dan tanpa air berlebih. Jangan biarkan air menggenang di lantai kayu, karena hal itu akan membuat lantai kayu menjadi lembap dan menimbulkan rayap yang akan merusak lantai kayu kamu.

    Untuk mencegah terlalu banyak air, pilih pel microfiber daripada pel katun, karena pel microfiber membutuhkan lebih sedikit air dan tidak akan membuat pel menjadi basah kuyup.

    4. Perbaiki Goresan di Lantai Kayu

    Bulu penyedot debu, kotoran, dan bahkan bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan goresan. Terjadinya goresan dan lecet akan merusak lantai kayu, bahkan dengan jenis kayu terbaik pun.

    Jika ingin memperbaiki goresan, cukup gunakan spidol noda atau dengan batang lilin yang berfungsi untuk penyok yang lebih dalam.

    Bila kerusakan serius, pilih pewarna yang sesuai dengan warna lantai kayu, kemudian poles lecet dengan mengamplas area yang rusak menggunakan amplas halus. Pastikan untuk menggunakan lapisan akhir yang sama.

    5. Rawat Lantai Kayu

    Mengetahui cara membersihkan lantai kayu bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal lantai kayu yang bersih. Lingkungan di sekitar lantai juga merupakan komponen penting dalam perawatan dan ketahanannya.

    Kayu bereaksi secara drastis terhadap suhu dan kelembapan, jadi penting untuk memahami elemen-elemen ini. Garis pertahanan terbaik adalah dengan memperhatikan tanda-tanda bahaya.

    Jika terdapat terlalu banyak kelembapan di bawah kayu, kayu akan melengkung. Hilangkan sumber air, terutama genangan air untuk menghentikan hal ini terjadi. Kondisi yang terlalu kering menyebabkan celah, retakan, dan terbelah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bingung Tentukan Jumlah Lapisan Cat Dinding? Ini Faktor yang Harus Diperhatikan



    Jakarta

    Mengecat dinding rumah banyak yang harus diperhatikan. Selain warna, lapisan yang akan diaplikasikan pada dinding akan mempengaruhi hasil akhir cat pada dinding rumah.

    Mempertimbangkan berapa lapisan cat yang dibutuhkan memang sangat penting. Ada lapisan cat yang dapat memberikan kehidupan baru pada ruangan, namun ada juga lapisan cat yang berlebihan sehingga memberikan efek yang merugikan.

    Seberapa Penting Jumlah Lapisan

    Melansir Can You Paint It, Kamis (14/11/2024), jumlah lapisan cat menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Mengaplikasikan jumlah lapisan cat yang tepat tidak hanya memastikan hasil akhir yang maksimal, tetapi juga membantu mencegah penumpukan cat.


    Dinding dengan lapisan yang tepat akan tampak cerah dan membuat rumah tampak seperti baru. Hal ini juga akan membantu cat bertahan lebih lama, jika lapisan tidak tepat akan kasar dan lebih mudah rusak.

    Faktor yang Harus Dipertimbangkan

    Jenis Cat

    Berbagai jenis cat memiliki kemampuan menutup yang berbeda, hal ini harus dipertimbangkan saat memutuskan berapa banyak lapisan yang akan diaplikasikan. Penting untuk mengetahui informasi ini saat kamu membeli cat.

    Kualitas Cat

    Kualitas cat juga mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Cat berkualitas tinggi seringkali memiliki pigmentasi dan daya tutup yang lebih baik, sehingga menghasilkan hasil akhir yang lebih merata dengan lapisan yang lebih sedikit.

    Namun, cat berkualitas rendah akan memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai tingkat kepekatan dan ketahanan yang diinginkan.

    Warna dan Tingkat Kepekatan

    Warna dan tingkat kepekatan cat dapat mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Warna yang lebih gelap atau lebih cerah mungkin memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai cakupan penuh, terutama saat menutupi warna yang lebih terang atau kontras.

    Cat dengan tingkat kepekatan yang lebih tinggi, mungkin perlu lapisan yang lebih sedikit dibandingkan dengan lapisan yang lebih tembus cahaya atau tipis.

    Kondisi Permukaan Dinding

    Kondisi permukaan dinding juga berperan penting dalam menentukan jumlah lapisan cat yang dibutuhkan. Dinding yang mengalami kerusakan, seperti retak, penyok, atau bercak kasar akan memerlukan lapisan cat tambahan untuk memastikan cakupan yang tepat.

    Penting untuk melakukan persiapan permukaan, termasuk penambalan dan pengamplasan. Sehingga dapat mempengaruhi jumlah lapisan cat yang dibutuhkan secara signifikan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Material Talang Air Awet Tahan Lama, Kokoh hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Talang air termasuk bagian vital pada sebuah hunian. Fungsinya untuk mengalirkan air hujan dari atap ke tanah melalui pipa pembuangan. Dengan begitu, air tidak akan menggenang maupun membuat atap rusak.

    Saat akan memasang talang air, penting untuk mempertimbangkan material yang digunakan. Tujuannya agar talang tidak mudah jebol dan tahan lama. Lantas, seperti apa material yang awet untuk talang air?

    Material Talang Air yang Tahan Lama

    Dilansir This Old House, berikut deretan bahan talang air yang masa pakainya awet bertahun-tahun:


    1. Aluminium

    Aluminum roof gutterTalang air aluminium Foto: Getty Images/Luis Diaz Devesa

    Aluminium jadi material yang banyak digunakan untuk talang air. Bahannya ringan, harganya terjangkau, dan cenderung mudah dipasang. Materialnya juga tahan terhadap berbagai cuaca dan iklim.

    Aluminium tahan korosi dan dapat bertahan hingga 20 tahun. Material satu ini kuat menahan benturan cukup keras tanpa menimbulkan pecah atau retak. Namun, aluminium rentan penyok dan bengkok terutama jika terkena benda atau peralatan berat.

    2. Baja

    Talang air baja galvanisTalang air baja galvanis Foto: Getty Images/michael1959

    Baja termasuk material talang air yang paling kokoh. Terdapat dua bahan baja yang kerap dipakai: galvanis dan tahan karat (stainless).

    Baja galvanis berlapis seng di permukaannya sehingga meningkatkan daya tahannya terhadap cuaca dan mencegah karat. Masa pakainya hingga 20 tahun, pemasangannya lebih mudah, dan harganya tidak terlalu mahal.

    Namun jika lapisan sengnya terkikis, baja akan mulai berkarat. Apalagi jika rumah di wilayah dekat laut, air asin yang menguap di udara mampu merusak lapisan baja lebih cepat.

    Sementara baja stainless mengandung paduan 10-30% kromium, sehingga lebih tahan karat. Jenis baja ini dapat bertahan hingga 25 tahun. Ketahanannya akan cuaca lebih baik, tetapi biayanya cenderung mahal dan lebih sulit dipasang.

    3. Tembaga

    Tembaga juga banyak dipilih untuk talang air dan atap. Materialnya tahan cuaca dan korosi serta bisa awet sampai 50 tahun jika dirawat dengan baik. Tembaga memiliki sifat algisida dan fungisida alami sehingga mencegah pertumbuhan jamur dan lumut pada talang.

    Talang dari tembaga memiliki nilai estetika tinggi. Saat pemasangan biasanya akan dipoles dengan pelapis untuk mempertahankan kilau metaliknya. Dengan begitu mampu menambah kesan megah pada rumah.

    Sayangnya, tembaga termasuk material talang paling mahal. Bahannya tidak sekuat baja dan memerlukan pemeliharaan rutin khusus.

    4. Seng

    Talang Air SengTalang air seng Foto: Getty Images/OceanProd

    Talang air dapat dibuat dari seng. Bahannya tahan korosi dan dapat bertahan lama. Patina seng membuat permukaan luarnya terlindungi dari pelapukan.

    Namun lapisan seng rentan rusak akibat udara pantai. Pemasangan seng juga tidak boleh dibarengi dengan atap kayu karena limpasan asamnya bisa merusak atap.

    5. Kayu

    Mengutip Leafguard Gutters, kayu juga bisa dipakai untuk material talang air tapi penggunaannya cukup jarang. Materialnya cukup awet namun harganya mahal karena umumnya terbuat dari kayu cedar tua.

    Nah, itu tadi sederet material talang air yang tahan lama. Talang air logam cenderung lebih awet dibanding terbuat dari plastik yang biasanya rentan rusak.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Pasang Lantai atau Lemari Dulu? Ini Jawabannya!



    Jakarta

    Saat merencanakan renovasi atau pembangunan interior, salah satu pertanyaan penting yang sering muncul adalah apakah sebaiknya memasang lantai terlebih dahulu atau lemari.

    Keputusan ini dapat memengaruhi hasil akhir dan efisiensi proyek kamu. Dalam hal ini pembahasan mengenai pro dan kontra dari masing-masing pendekatan, serta faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan untuk membantu kamu menentukan urutan yang paling tepat dalam proses pemasangan.

    Kapan Harus Memasang Kabinet Sebelum Lantai?

    Melansir The Spruce, Selasa (3/12/2024), dalam banyak kasus, dengan ketinggian lantai standar, kamu sebaiknya memasang lemari atau pulau dapur sebelum menambahkan penutup lantai. Selain itu, lantai juga harus dipasang sebelum peralatan.


    Penutup lantai, atau pelapis lantai, adalah permukaan yang terlihat dan diinjak bukan sublantai atau lapisan dasar, dan dapat terdiri dari bahan laminasi, vinil, kayu, atau ubin.

    Penutup lantai perlu dipotong sesuai ukuran dan disandarkan pada lemari atau pulau dapur, sehingga menyisakan celah minimal antara lantai dan lemari. Celah ini nantinya akan ditutupi oleh alas tiang atau cetakan sepatu yang dipaku pada bagian bawah lemari.

    Kelebihan Memasang Lantai Lebih Dulu

    Menurut Build Direct, banyak orang lebih memilih untuk memasang lantai terlebih dahulu guna menghindari pemotongan material di sekitar lemari dan peralatan. Ini menjadi daya tarik utama bagi mereka yang baru memulai pemasangan lantai.

    Selain itu, beberapa orang khawatir bahwa jika mereka memasang lemari terlebih dahulu, akan lebih sulit untuk menggantinya di masa depan, karena mereka terikat pada ukuran lemari yang sama.

    Namun, jika kamu sedang merenovasi dapur, kemungkinan besar kamu akan melakukannya dengan gaya yang tidak ingin diubah di kemudian hari. Terakhir, memasang lantai di bawah lemari dasar memberikan tampilan yang rapi dan menghemat waktu, karena kamu tidak perlu memasang lemari seperempat lingkaran.

    Kekurangan Memasang Lantai Lebih Dulu

    Selain itu, jenis material yang dipilih dapat memengaruhi urutan pemasangan. Lantai kayu cenderung mengembang dan menyusut akibat perubahan suhu dan kelembapan, sehingga memerlukan ruang untuk proses tersebut.

    Memasang lantai di bawah lemari dapat menyebabkan kayu melengkung saat berusaha mengembang, yang bisa merusak lantai baru kamu. Oleh karena itu, beberapa ahli merekomendasikan agar pemasangan lantai kayu dilakukan setelah kabinet terpasang.

    Di samping itu, lantai yang mengambang tidak bisa dipasang di bawah kabinet karena berat kabinet akan membatasi ruang gerak lantai untuk mengembang dan menyusut, yang dapat menyebabkan kerusakan pada lantai.

    Kelebihan Memasang Lemari Lebih Dulu

    Memulai proyek dengan lemari dapat membantu kamu menghindari berbagai masalah yang mungkin muncul jika kamu melakukannya dengan cara yang berbeda. Dengan cara ini, kamu tidak akan menghabiskan waktu dan uang untuk lantai yang tidak akan terlihat.

    Selain itu, memulai dengan lemari juga mengurangi risiko kerusakan pada lantai baru kamu . Jika kamu memasang lantai terlebih dahulu dan kemudian menambahkan lemari, ada kemungkinan kamu akan menggores atau menciptakan penyok pada lantai saat proses pemasangan.

    Kekurangan Memasang Lemari Lebih Dulu

    Dengan memulai proyek dengan kabinet, kamu pada dasarnya menetapkan fondasi yang harus diikuti selama renovasi yang akan datang. Selain itu, kamu perlu memotong lantai agar sesuai dengan kabinet bawah, yang dapat membuat proses pemasangan menjadi lebih mahal dan memakan waktu.

    Peralatan yang terpasang akan terjebak di tempatnya selama kamu menggunakan lantai ini, sehingga penggantian peralatan tersebut menjadi jauh lebih sulit. Tentu saja, kamu bisa memilih untuk membeli peralatan yang tidak terpasang untuk mengatasi masalah ini.

    Seperti yang dapat dilihat, ada kelebihan dan kekurangan dalam memilih apakah akan memasang lantai atau kabinet terlebih dahulu, meskipun ada lebih banyak risiko jika kamu memilih untuk memasang lantai terlebih dahulu.

    Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat bahan yang kamu pilih, jenis peralatan yang kamu miliki, dan rencana renovasi di masa depan saat membuat keputusan. Jika kamu bekerja sama dengan kontraktor, jangan ragu untuk menanyakan metode apa yang biasanya mereka gunakan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan 9 Barang Ini di Atas Kulkas, Bahaya!


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik yang memiliki permukaan rata pada bagian atasnya sehingga tak jarang ada berbagai benda yang diletakkan di sana. Namun, jangan asal menaruh benda di atas kulkas ya detikers.

    Ada beberapa benda yang tidak dapat ditaruh di atas kulkas karena akan menimbulkan masalah, mulai dari potensi adanya kerusakan kulkas, merusak barang yang ditaruh di atasnya, hingga mengancam keselamatan.

    Mengutip dari situs Southern Living, berikut beberapa benda yang bahaya apabila ditaruh di atas kulkas


    Minyak Goreng

    Ahli sekaligus supervisor pembersihan rumah dari Fantastic Service, Petya Holevich menyebut bahwa minyak goreng tidak boleh ditaruh di atas kulkas karena minyak goreng sensitif terhadap panas dan cahaya. Selain itu, panas yang ditimbulkan dari permukaan atas kulkas dapat memengaruhi kualitas dan rasa minyak.

    Roti

    Roti yang ditaruh di atas kulkas akan lebih cepat basi karena suhu panas yang menyebabkan roti lebih cepat mengembun dan menumbuhkan jamur dalam kemasan roti. Supaya roti tetap aman, simpan roti di tempat yang sejuk dan kering serta jauhkan dari sinar matahari atau sumber panas.

    Keripik

    Keripik memiliki tekstur yang garing dan renyah, sehingga bila ditaruh di atas kulkas akan terkena suhu panas yang membuat tekstur keripik jadi cepat lunak dan alot. Selain itu, minyak yang ada di keripik juga perlahan bisa hilang dengan cepat karena suhu yang panas, membuat rasa dan aroma keripik jadi berubah.

    Benda Pembersih

    Manajer Operasional Two Maids, Kathy Cohoon, menyebut bahwa alat pembersih harus disimpan di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari panas, sehingga jangan menaruh benda pembersih di atas kulkas.

    Benda Berat

    Bagian atas kulkas biasanya terbuat dari logam atau plastik yang mudah tergores atau penyok sehingga hindari menaruh benda berat di atas kulkas. Selain itu, benda berat dapat memberi tekanan yang terlalu besar pada kulkas. Ditambah lagi, menaruh benda berat dapat membahayakan orang karena kemungkinan jatuh dan melukai orang tersebut.

    Microwave dan Panggangan Roti

    Menempatkan microwave atau pemanggang roti adalah hal yang tidak boleh dilakukan karena ventilasi panas dari kulkas dapat merusak alat tersebut.

    Wadah Plastik

    Walau wadah plastik pada umumnya bersifat tahan lama, tetapi dapat cepat rusak juga jika ditaruh di atas kulkas karena terpapar panas yang dapat menyebabkan lengkungan atau keretakan pada wadah plastik.

    Benda Mudah Terbakar

    Hindari menaruh benda mudah terbakar seperti lilin dan korek api karena panas dari kulkas dapat menimbulkan bahaya seperti kebakaran.

    Obat-obatan

    Obat-obatan biasanya wajib disimpan pada suhu yang stabil dan jika ditaruh di atas kulkas akan terkena panas yang berlebih sehingga dapat mengurangi keefektifan obat. Sebaiknya simpan obat di tempat kering seperti yang direkomendasikan pada kemasannya.

    Demikian daftar benda-benda yang bahaya jika ditaruh di atas kulkas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Rumah Jadi Kotor


    Jakarta

    Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus kamu lakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang besar.

    Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden, pada Kamis (10/04/2025).

    Warna Cat Terlalu Terang

    Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


    “Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

    Beli Cat Terlalu Murah

    Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

    “Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

    Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

    Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

    Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

    Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

    Bersihkan Dinding

    Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

    Kuas Cat Tidak Tepat

    Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

    Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Cepat Kotor, Hindari Mulai Sekarang!



    Jakarta

    Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga.

    Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden.

    Warna Cat Terlalu Terang

    Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


    “Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

    Beli Cat Terlalu Murah

    Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

    “Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

    Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

    Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

    Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

    Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

    Bersihkan Dinding

    Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

    Kuas Cat Tidak Tepat

    Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

    Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter untuk Kanopi


    Jakarta

    Ada berbagai jenis bahan material yang digunakan untuk kanopi, salah satunya spandek pasir. Dikenal juga sebagai spandek zinc atau seng berpasir, material atap ini begitu populer di Indonesia.

    Dikutip dari Sinar Mas Land, spandek pasir terbuat dari baja galvanis yang dilapisi pasir berwarna agar terlihat lebih estetis. Fungsi pasir tersebut juga diklaim mampu tahan api.

    Spandek pasir memiliki harga yang berbeda-beda, tergantung dari ukuran, ketebalan, merek, hingga lokasi penjualannya. Lantas, berapa harga spandek pasir ukuran 6 meter untuk kanopi rumah? Simak kisaran harganya dalam artikel ini.


    Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter

    Berencana membangun kanopi rumah dari material spandek pasir? Pastikan detikers sudah mengetahui harganya. Selain di jual di toko bangunan, spandek pasir juga bisa dibeli dari berbagai toko online.

    Berikut kisaran harga spandek pasir ukuran 6 meter yang tergantung dari ketebalan materialnya:

    1. Ketebalan 0,30 mm

    Spandek pasir dengan ketebalan paling tipis berada di ukuran 0,30 mm. Untuk harganya berkisar antara Rp 350.000-450.000 per 6 meter di berbagai toko bangunan online.

    2. Ketebalan 0,35 mm

    Spandek pasir dengan ketebalan 0,35 mm punya harga berkisar Rp 420.000-510.000 per 6 meter di sejumlah toko bangunan online.

    3. Ketebalan 0,40 mm

    Jika ingin membeli spandek pasir dengan bahan material yang lebih tebal, tersedia juga ukuran 0,40 mm. Soal harga, spandek pasir ini dibanderol sekitar Rp 465.000-750.000 per 6 meter.

    4. Ketebalan 0,45 mm

    Tersedia juga spandek pasir dengan ketebalan 0,45 mm. Di berbagai toko bangunan online, harga per 6 meternya dibanderol sekitar Rp 600.000-750.000.

    6. Ketebalan 0,50 mm

    Jika ingin memasang kanopi yang lebih kokoh, kamu bisa pilih ketebalan 0,50 mm. Untuk kisaran harganya mulai dari Rp 720.000-800.000 per 6 meter.

    Kelebihan dan Kekurangan Spandek Pasir

    Spandek pasir memiliki berbagai kelebihan, seperti kokoh dan elastis. Meski begitu, material ini juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan.

    Berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari spandek pasir:

    Kelebihan Spandek Pasir

    • Awet dan tidak mudah berkarat
    • Cocok digunakan saat cuaca ekstrem
    • Ringan
    • Punya tampilan yang estetis
    • Hemat biaya jika dibandingkan atap genteng atau beton
    • Ramah lingkungan karena dapat didaur ulang.

    Kekurangan Spandek Pasir

    • Rentan penyok karena terbuat dari logam yang cukup tipis
    • Menyerap panas sehingga ruangan di bawahnya terasa lebih panas.

    Itulah kisaran harga spandek pasir untuk atap kanopi dari berbagai jenis ketebalan. Semoga membantu detikers!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Tercium Bau Gas? Waspada, Ini Langkah Cepat Cegah Ledakan!


    Jakarta

    Penghuni rumah perlu waspada terhadap kebocoran tabung gas karena bisa menimbulkan bahaya besar jika tidak segera ditangani. Mulai dari penyebab, tanda-tanda, hingga cara mencegahnya penting untuk diketahui agar rumah tetap aman.

    Berikut ini penjelasan penyebab dan cara mengatasi tabung gas bocor seperti dirangkum detikProperti.

    Penyebab Tabung Gas Bocor

    Salah satu penyebab utama tabung gas bocor adalah pemasangan regulator yang kurang tepat. Pastikan regulator terpasang rapat dan tidak ada celah udara setiap kali mengganti tabung gas baru.


    Selain itu, kondisi tabung yang tidak layak pakai juga bisa menyebabkan kebocoran. Karena itu, sebaiknya periksa selalu kondisi fisik tabung dan jangan gunakan tabung yang penyok, berkarat, atau rusak pada bagian lehernya.

    Cara Mengatasi Tabung Gas Bocor

    Jika penghuni rumah mencurigai adanya kebocoran, berikut langkah-langkah aman yang bisa dilakukan:

    1. Kenali Tanda Kebocoran Gas

    Tanda paling mudah dikenali adalah bau gas menyengat di dapur atau area tempat tabung disimpan.

    Jika tercium bau gas, jangan menyalakan atau mematikan saklar listrik, dan jangan menyalakan api dalam bentuk apa pun. Hindari juga merendam tabung ke dalam air karena bisa memperburuk situasi.

    2. Cabut Regulator Tabung Gas

    Segera cabut regulator dari tabung gas untuk menghentikan aliran gas. Langkah ini penting agar kebocoran tidak terus terjadi dan tabung bisa segera dipindahkan ke tempat aman.

    3. Buka Ventilasi dan Buat Sirkulasi Udara

    Buka pintu dan jendela agar udara segar masuk dan gas keluar dari ruangan.
    Setelah itu, pindahkan tabung ke area terbuka dan biarkan gas yang tersisa menguap hingga habis dengan sendirinya. Pastikan tidak ada orang menyalakan api di sekitar lokasi tersebut.

    4. Jika Tabung Gas Terbakar

    Apabila muncul api di area tabung, jangan panik. Kondisi ini menandakan tabung tidak akan meledak, tetapi api tetap harus segera dipadamkan.

    Gunakan karung basah, handuk, atau kain lembap untuk menutup sumber api, kemudian lepaskan regulator dan bawa tabung keluar rumah dengan hati-hati.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com