Tag: perabotan

  • 3 Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu, Lebih Bersih dan Sehat!


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala agar rumah jadi lebih bersih, sehingga bebas dari debu dan kotoran yang dapat memengaruhi kesehatan.

    Namun, debu dan kotoran terkadang bisa muncul dengan cepat sehingga mengotori rumah lagi. Padahal, kamu baru saja membersihkan rumah beberapa jam sebelumnya.

    Meski debu dapat dibersihkan, tapi proses pembersihannya dapat memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Hati juga menjadi jengkel karena debu yang kembali muncul terus-menerus.


    Sebenarnya, ada sejumlah tips agar rumah bebas debu meski sudah dibersihkan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu

    Sejumlah pakar kebersihan membeberkan beberapa tips sederhana agar rumah bebas dari debu, bahkan hingga berminggu-minggu. Dilansir situs The Spruce, Kamis (13/11/2025), berikut tipsnya:

    1. Bersihkan Debu Pakai Kain Lembap

    Debu yang menempel di permukaan meja, lemari, karpet, atau perabotan rumah bisa dibersihkan pakai vacuum cleaner atau kemoceng. Namun, cara ini belum efektif mengangkat partikel debu secara menyeluruh.

    Pakar kebersihan dari Filthy Clean Bree Uebergang menyarankan penggunaan kain lembap untuk mengatasi debu. Jika material rentan tergores maka disarankan pakai kain microfiber yang halus.

    “Menyedot debu hanya akan mengangkat sebagian partikel-partikel debu. Pakai kain lap lembap dengan cara melipatnya menjadi empat bagian, lalu balikkan ke sisi yang bersih saat Anda mengelapnya,” ujarnya.

    2. Bersihkan Perabotan dari Sisi Atas ke Bawah

    Banyak pemilik rumah yang mengeluh karena masih ditemukan banyak debu meski sudah dibersihkan. Masalah ini bisa terjadi karena teknik membersihkan yang kurang tepat.

    Pakar kebersihan Marla Mock mengatakan cara yang tepat membersihkan debu di rumah yakni dari atas ke bawah. Sebagai contoh, bersihkan dulu bagian atas lemari, baru setelah itu mengelap debu di bagian dalam dan bawah lemari.

    Teknik bersih-bersih ini juga bisa dilakukan dengan membersihkan bagian langit-langit dan kipas angin gantung terlebih dulu, lalu perlahan turun ke jendela, dan terakhir ke area lantai.

    “Ingat, gravitasi sangat memengaruhi proses bersih-bersih di rumah,” ungkap Mock.

    3. Cuci Kain Secara Berkala

    Mock mengatakan debu dapat terus muncul karena kain yang ada di rumah jarang dibersihkan, seperti kain seprai, kain selimut, hingga gorden. Semakin kotor kain tersebut maka bisa muncul tungau debu yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

    “Debu dan tungau dapat terperangkap di seprai, gorden, dan kain lainnya di rumah,” ungkapnya.

    Mock menganjurkan untuk rutin mencuci kain setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas. Khusus gorden dapat dicuci setiap sebulan sekali.

    “Cuci kain seprai dengan air panas dengan suhu minimal 54 derajat Celcius untuk membunuh tungau debu,” pungkas Mock.

    Demikian tiga tips sederhana agar rumah bebas debu menurut sejumlah pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Cara Cegah Kucing Rusak Perabotan di Rumah


    Jakarta

    Memiliki hewan peliharaan di rumah berarti kamu harus siap perabotan rumah penuh goresan atau interior berbahan kain rusak akibat cakaran mereka.

    Salah satu hewan yang kerap mencakar benda di sekitarnya adalah kucing. Jika pemilik rumah tidak menyediakan tiang khusus yang bisa mereka cakar, maka sasaran mereka adalah benda di sekelilingnya. Beberapa benda yang kerap menjadi incaran mereka adalah sofa, gorden, karpet, hingga kayu penyangga meja dan kursi.

    Tingkah kucing yang suka mencakar itu sebenarnya adalah sifat alamiah mereka, tetapi melihat sofa dan perabotan lain banyak goresan dan rusak, tentu mengganggu tampilan dalam rumah.


    Mengutip dari washingtonpost.com pada Rabu (21/2/2024), kebiasaan kucing mencakar perabotan ini bisa dihentikan dengan langkah berikut.

    Alihkan Perhatiannya

    Pendekatan pertama agar kucing tidak mencakar perabotan rumah sembarangan adalah dengan sesekali mengalihkan perhatiannya dengan mainan kucing seperti tongkat atau mainan bergerak agar mereka berlarian. Memarahi kucing tidak akan mempengaruhi mereka untuk berhenti mencakar karena itu sifat alamiahnya.

    Sediakan Tiang Cakaran atau Garukan

    Benda ini seperti rumah untuk burung. Berupa tiang tinggi dan memiliki beberapa cabang atau tempat untuk mereka beristirahat di atas. Perbedaannya di seluruh permukaan tiang dilapisi bahan kain yang disukai oleh kucing seperti karpet, karton, atau sisal.

    Jika sudah memiliki tiang garukan letakkan benda tersebut di tempat yang tepat. Dibandingkan meletakkan jauh dari perabotan yang sudah kucing rusak, ternyata lebih baik tiang diletakkan berdekatan dengan perabotan tersebut. Dengan begitu mereka akan melihat tiang garukan sebagai penggantinya. Bisa juga meletakkan tiang di ruang tersendiri untuk kucing.

    Gunakan Penutup Kuku Kucing

    Jika tiang goresan tidak dapat mengalihkan perhatian kucing, bisa menggunakan penutup kuku kucing topi kecil atau biasa disebut soft paws. Bahan ini dapat bertahan sekitar satu bulan hingga enam minggu. Pemasangannya juga biasanya dilakukan oleh dokter hewan.

    Perlu diingat mungkin saja kucing tidak nyaman saat menggunakan penutup kuku ini. Sebelum memberikannya sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan.

    Melapisi Perabotan

    Memang cara paling aman adalah melindungi perabotan itu sendiri. Bisa dengan melapisi dengan suatu bahan yang tidak mudah rusak atau mengganti perabotan dengan bahan yang lebih awet dari goresan.

    Selimut bisa digunakan untuk melindungi area rawan goresan. Pilihan lainnya adalah dengan membungkus beberapa perabotan dengan menggunakan bahan sisal di bawah kursi atau sofa untuk melindunginya.

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Furnitur yang Wajib Ada biar Rumah Indah & Nyaman


    Jakarta

    Membeli sebuah rumah merupakan investasi yang besar bagi kebanyakan orang. Setelah mendapatkan rumah, langkah selanjutnya adalah mengisinya dengan furnitur yang akan melengkapi tampilan dan fungsi rumah.

    Namun, perlu diingat agar senantiasa bijak dalam membeli furnitur. Kamu tidak perlu sampai kalap membeli banyak furnitur yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Jangan juga asal beli furnitur hanya karena tergiur harga yang murah.

    Untuk itu, pastikan untuk merencanakan serta mencari furnitur terbaik buat dibeli meski menghabiskan lebih banyak uang, demi mewujudkan rumah yang indah dan nyaman bagi penghuninya.


    Melansir dari laman business insider dikutip Minggu (3/3/2024), berikut ini 10 furnitur yang sebaiknya kamu investasikan saat mengisi rumah.

    Sofa Ruang Keluarga

    Furnitur pertama yang sebaiknya kamu beli adalah sofa, terutama untuk rumah keluarga. Selain untuk kenyamanan, sofa merupakan furnitur yang dapat memberikan pengaruh terbesar ke tampilan interior ruang tamu.

    Kamu bisa memilih sofa dengan warna-warna netral dengan tekstur ataupun warna yang lebih berani jika kamu penggemar tampilan yang lebih mencolok.

    Karpet Ruang Keluarga

    Ternyata karpet juga penting untuk mengubah tampilan sebuah ruangan, apalagi kalau berukuran besar. Pilihlah karpet berkualitas yang kamu suka serta selaras dengan interior ruangan.

    Akan lebih baik lagi kalau memilih ukuran karpet yang lebih luas namun tetap sesuai dengan ruangan. Sebab, karpet yang lebar dapat memberi ilusi ruangan tampak luas.

    Meja Makan

    Meja makan biasanya tahan digunakan untuk waktu yang sangat lama. Untuk itu, pastikan menginvestasikan uang lebih pada meja makan terbaik secara kualitas bahan dan desain.

    Meja ini menjadi furnitur yang sangat penting di dalam rumah, terlebih fungsinya yang sering digunakan untuk menunjang kehidupan keluarga.

    Tempat Tidur

    Kualitas tempat tidur beserta perlengkapan sprei, bantal, hingga selimutnya sangat krusial untuk memastikan penghuni rumah bisa beristirahat dan bersantai dengan optimal di dalam rumah. Jadi, pastikan memilih kasur beserta perlengkapannya ternyaman bagi para penghuni rumah.

    Apalagi karena tempat tidur memakan banyak tempat di dalam kamar tidur, sehingga sebaiknya memilih desain yang paling cocok dengan nuansa kamar.

    Kursi Aksen

    Untuk menambah karakter pada rumah, kamu bisa bereksperimen dengan kursi aksen yang indah supaya mengimbangi tampilan sofa yang sederhana. Kursi ini bisa membantu mentransformasi tampilan ruangan menjadi lebih menarik.

    Furnitur Aksen

    Lengkapi koleksi dengan furnitur aksen yang fungsional untuk keseharianmu, seperti meja samping kasur, meja kopi, ottoman, bahkan lampu. Tak perlu buang-buang uang beli printilan dekorasi, tetapi fokus ke barang-barang yang besar terlebih dahulu.

    Karya Seni

    Karya seni juga penting untuk melengkapi tampilan rumah serta menambah sentuhan personal ke dalamnya. Kamu dapat menghias ruangan dengan beragam karya seni yang sudah dipilih dengan seksama.

    Pilih karya seni yang kamu suka serta merefleksikan kepribadianmu. Namun, hindari menggunakan pajangan karya seni yang pasaran.

    Cermin

    Daripada menggunakan karya seni yang kurang cocok buat rumahmu, lebih baik membeli cermin yang bagus untuk menghias rumah. Cermin sangat fungsional karena bisa memberi ilusi ruangan yang luas, memantulkan cahaya, serta tersedia dalam harga yang terjangkau.

    Gorden

    Pemilihan gorden juga tidak boleh sembarangan, karena barang yang satu ini juga melengkapi nuansa tampilan interior ruangan. Pastikan untuk memilih gorden dengan desain yang bagus serta ukuran yang sesuai dengan tembok dan jendela.

    Selain itu, gorden sebaiknya dipasang setinggi mungkin mendekati plafon supaya menciptakan ilusi ruangan yang tinggi.

    Tempat Penyimpanan

    Semakin banyak tempat penyimpanan akan lebih baik untuk menjaga rumah tampak rapi dan teratur. Buat atau beli tempat penyimpanan yang tertutup agar bisa menyembunyikan printilan barang di rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Boleh Nggak Sih Punya Perabotan dari Kulit Binatang dalam Islam? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Menggunakan perabotan dari bahan kulit asli ternyata memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan bahan sintetis atau buatan. Perabotan dari bahan kulit umumnya lebih tahan lama, coraknya menarik, dan tidak mudah terbakar.

    Namun, apakah dalam Islam menggunakan perabotan berbahan kulit hewan diperbolehkan?

    Allah SWT menganjurkan manusia untuk memanfaatkan segala hal dari hewan selain dari yang Dia haramkan seperti yang disebut dalam Al-Qur’an surat al-An’am ayat 145.


    “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, darah yang mengalir, atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor, atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Al-An’am [6]: 145)

    Dalam ajaran Islam terdapat 2 hewan yang diharamkan untuk dikonsumsi dan dimanfaatkan secara keseluruhan yakni babi dan anjing. Terlepas dari itu, masih ada beberapa binatang yang haram untuk dikonsumsi seperti tikus dan ular.

    Namun untuk penggunaan sebagai perabotan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam keterangan tertulis seperti yang dikutip pada Jumat (15/3/2024), kulit hewan yang dagingnya boleh dimakan dan telah disembelih secara syar’i seperti sapi dan kambing diperbolehkan dalam Islam.

    Bahkan hewan yang sudah menjadi bangkai pun asalkan disamak terlebih dahulu hukumnya adalah mubah atau boleh menurut MUI.

    “Memanfaatkan kulit bangkai hewan yang telah disamak sebagaimana dimaksud dalam angka 3 untuk barang gunaan hukumnya mubah (boleh),” tulis MUI.

    Ketentuan ini didukung dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas RA dalam Hadits Bukhari.

    “Nabi SAW menemukan kambing yang merupakan sedekah kepada Maimunah dalam keadaan mati. Nabi saw bersabda: mengapa kalian tidak mengambil manfaat dengan kulitnya? Para sahabat menjawab: Kambing itu telah jadi bangkai. Kemudian Rasul saw pun menjawab: Hanya haram memakannya.” (HR. Al Bukhari).

    Imam al-Mawardi dalam Kitab al-Hawi al-Kabiir, juz 1 halaman 87 berpendapat kulit bangkai yang najis bisa menjadi suci setelah proses penyamakan.

    Maksud dari proses penyamakan menurut NU Online adalah kegiatan membersihkan kulit bangkai binatang selain babi dan anjing dari sesuatu yang dapat membuatnya busuk, seperti darah atau daging yang masih menempel padanya, dengan menggunakan benda-benda yang rasanya sepet atau kelat (hirrif) semisal daun bidara dan semisalnya.

    MUI juga memutuskan kulit hewan dari anjing dan babi baik bangkai dan daging segar haram untuk dimanfaatkan dan digunakan dalam Islam.

    “Kulit hewan dari anjing, babi, dan yang terlahir dari kedua atau salah satunya hukumnya tetap najis dan haram dimanfaatkan, baik untuk pangan maupun barang gunaan,” tambahnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Furniture yang Wajib Ada di Apartemen Kecil dengan Satu Kamar Tidur


    Jakarta

    Salah satu bagian menyenangkan dari membeli atau menyewa apartemen adalah mengisinya dengan berbagai furnitur. Apalagi kalau apartemen didapatkan dalam keadaan belum furnished, sehingga kamu bisa memilih furnitur sesuai selera.

    Nah, sekarang yang mungkin menjadi pertanyaan adalah perabotan apa saja yang kamu akan butuhkan dalam sebuah apartemen. Terlebih untuk apartemen berukuran kecil dengan satu kamar tidur.

    Untuk mengisi apartemen kecil, sebaiknya memilih furnitur yang praktis dan multifungsi supaya bisa memadai kehidupan tanpa memakan banyak tempat. Berikut ini beberapa furnitur yang wajib ada di apartemen kecil dengan satu kamar tidur, dikutip dari laman Inhabitr pada Minggu (14/4/2024).


    1. Sofa

    Sofa yang muat untuk tiga orang sangat cocok untuk mengisi ruang tamu apartemen. Akan lebih baik lagi kalau sofa dapat diubah menjadi tempat tidur untuk tamu.

    2. Meja Kopi

    Meja kopi berukuran sedang cukup penting untuk dimiliki di ruang tamu apartemen. Kamu bisa menggunakan meja ini untuk berbagai hal, termasuk menjadi area ngobrol dengan keluarga atau tamu, tempat bermain game, bahkan tempat makan.

    3. Lampu Berdiri

    Apartemen kecil terkadang bisa terasa sumpek dan membosankan. Akan tetapi, kamu bisa menghias ruangan dengan pencahayaan dari lampu berdiri untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Lampu berdiri bisa ditaruh di mana saja dan bisa menjadi hiasan yang melengkapi apartemen.

    4. Tempat Tidur

    Tentu saja furnitur yang tidak boleh ketinggalan adalah tempat tidur untuk mengisi satu kamar di dalam apartemen. Kamu bisa memilih tempat tidur berukuran twin atau queen untuk apartemen kecil.

    5. Laci Pakaian

    Tempat penyimpanan sangat penting untuk memaksimalkan ruang apartemen yang kecil. Jika ingin apartemen tidak terasa sesak dengan barang-barang, pastikan untuk menyimpan pakaian di laci dengan ruang yang luas.

    6. Meja Makan dan Kursi

    Memilih meja makan dan kursi untuk apartemen kecil memang sedikit menantang. Pastikan untuk membeli meja akan dan kursi yang memadai untuk tamu-tamu yang mungkin datang, namun tidak memakan terlalu banyak tempat ketika kamu sedang sendirian.

    7. Meja Kecil

    Meja kecil di samping sofa ataupun tempat tidur bisa sangat berguna di dalam apartemen kecil. Kamu dapat menaruh berbagai printilan barang seperti kunci, ponsel, ataupun tas supaya tidak tergeletak begitu saja di lantai.

    Itulah beberapa furnitur yang wajib ada untuk mengisi apartemen kecil dengan satu kamar tidur. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Bisa Bahayakan Keselamatan Balita di Rumah


    Jakarta

    Mempunyai anak balita adalah anugerah yang indah bagi orang tua. Namun, ada beberapa tantangan ketika merawat balita, apalagi kalau balita sudah mulai aktif bergerak di sekitar rumah.

    Para orang tua harus memberi perhatian lebih karena ada beberapa hal di dalam rumah yang berpotensi mencelakakan balita. Kejadian tak terduga pada balita mungkin saja terjadi ketika orang tua lengah, seperti terjatuh dari ketinggian atau tertimpa perabotan.

    Nah, penting sekali melakukan langkah-langkah pencegahan. Berikut ini beberapa hal yang bisa membahayakan balita di dalam rumah, dilansir dari Pangea Real Estate, Selasa (23/4/2024).


    1. Jendela

    Balita memang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan senang mengeksplorasi hal baru. Maka, jendela terbuka sangat berbahaya karena balita bisa merangkak ke luar atau memanjat jendela hingga terjatuh ke luar rumah.

    Oleh karena itu, sebaiknya menutup dan mengunci jendela di sekitar rumah. Jika perlu membuka jendela, bukalah yang lebih tinggi agar sulit diraih balita.

    2. Tangga

    Tangga juga tempat yang berbahaya bagi balita yang belum bisa menjaga keseimbangan. Balita bisa terjatuh menuruni tangga ataupun celah pagar tangga. Sebaiknya memasang pagar khusus untuk menghalangi balita untuk naik turun tangga.

    3. Stop kontak

    Stop kontak tentu barang berbahaya yang sudah banyak diketahui oleh orang tua. Lindungi balita dari potensi sengatan listrik dari stop kontak karena balita mungkin saja memasukan jari atau benda ke dalamnya. Sudah banyak penutup stop kontak yang dijual di pasaran untuk melindungi balita.

    4. Pintu

    Percaya atau tidak, pintu juga bisa membahayakan balita karena jari-jari mereka bisa terjepit celah pintu. Maka, sebaiknya membiarkan pintu terbuka lebar dengan pengawasan, supaya balita tidak perlu membuka atau menutup pintu.

    Apabila ingin menutup pintu, sebaiknya menguncinya terutama pada kamar yang semestinya tidak dimasuki balita. Dengan begitu, balita tidak bisa membuka atau memainkan pintu.

    5. Perabotan

    Benda-benda besar seperti perabotan dan peralatan di rumah bisa terjatuh. Apalagi kalau balita mulai menarik atau memanjat perabotan, seperti meja, kursi, lemari, dan TV.

    Jadi pastikan untuk mengamankan perabotan, salah satunya dengan merekatkannya ke tembok dan lain sebagainya. Selain itu, penting juga memasang pelindung pada sisi-sisi tajam perabotan agar tidak mencelakakan balita ketika belajar jalan.

    Itulah beberapa hal yang perlu diwaspadai karena dapat membahayakan balita di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya, Begini Cara Memilih Perabotan yang Cocok Untuk Rumah Kecil


    Jakarta

    Setelah membeli rumah, kamu pasti mulai memikirkan perabotan apa saja yang akan mengisi rumah tersebut. Kebetulan rumah yang kamu beli tidak begitu besar sehingga kamu harus memilih dengan cermat agar ruang geraknya masih leluasa.

    Pilihannya antara kamu membeli perabotan ukuran kecil atau mengurangi perabotan di rumah. Namun, terlepas dari dua pilihan itu sebenarnya kamu harus mengutamakan perabotan yang fungsional. Dengan begitu tidak perlu banyak barang di rumah, kamu tetap bisa hidup dengan nyaman.

    Untuk lebih jelasnya, melansir dari The Spruce, Sabtu (27/7/2024), berikut beberapa cara memilih barang untuk rumah yang kecil.


    1. Pilih Barang yang Fungsional

    Saat mengambil keputusan, pasti kamu harus mendahulukan yang prioritas. Begitu pula dengan perabotan, kamu bisa mengurutkan suatu barang prioritas dari yang paling banyak akan digunakan. Misalnya pada kamar mandi, cukup ada shower dan kloset saja. Bahkan terkadang di dalam kamar mandi tak ada wastafel karena fungsinya sama seperti wastafel di dapur.

    Desainer Ruangan Terbatas, Penulis, Konsultan, dan Blogger dari Tiny Canal Cottage, Whitney Leigh Morris menyarankan adanya kaca dan cahaya di kamar mandi bisa membuat ruangan tampak luas.

    Lalu, untuk bagian dapur, sebaiknya tidak menyimpan terlalu banyak peralatan masak. Cukup membeli peralatan masak yang akan sering digunakan.

    “Misalnya, saya tidak memerlukan oven di rumah mungil saya karena saya jarang membuat kue. Selain itu, oven memakan banyak ruang dan menggunakan banyak listrik,” kata Pendiri blog Tiny House Giant Journey, Jenna Spesard, dikutip dari The Spruce.

    “Saya juga tidak memiliki pembuat kopi atau microwave karena alasan yang sama. Saya merasa yang saya butuhkan hanyalah beberapa kompor, kulkas mini, wastafel, dapur kering, dan banyak ruang di meja dapur,” tambahnya.

    2. Pilih Perabotan yang Mudah Disimpan

    Rumah kecil harus memiliki tempat penyimpanan yang rapih dan bisa muat banyak agar ada ruang yang tersisa. Selain penyimpanan yang besar, kamu juga harus memilih perabotan yang ‘fleksibel’ seperti bisa dilipat, digulung, diperluas, maupun ditarik sehingga tidak memakan banyak tempat. Misalnya, meja makan yang digunakan adalah meja lipat. Jadi setelah digunakan, meja bisa dilipat dan ditaruh di sisi ruangan.

    3. Pilih Perabotan Besar yang Multifungsi

    Saat ini sudah banyak inovasi pada tempat tidur, sofa, meja yang cocok untuk rumah kecil. Mereka dibuat fleksibel dan bisa untuk beberapa fungsi. Salah satu contohnya adalah tempat tidur, kamu bisa memilih tempat tidur yang bagian bawahnya terdapat lemari penyimpanan. Kamu bisa menyimpan pakaian di bawahnya, sehingga kamu tidak perlu membeli lemari lagi.

    Contoh lainnya, kamu bisa menggunakan sofabed. Pada rumah yang sempit, sofabed bisa menjadi pilihan yang tepat dan tidak makan tempat. Pada pagi hingga siang hari bisa menggunakan sofa ketika ada tamu, lalu pada malam hari, sofa tersebut bisa digunakan sebagai tempat tidur.

    Di sisi lain, Spesard menyebutkan bahwa mendekorasi rumah mungil bisa menjadi sebuah tantangan dan terkadang hal yang terbaik adalah berinvestasi pada furnitur khusus atau built-in furniture. Hal yang paling penting adalah kamu siap beradaptasi sesuai dengan kebutuhan.

    “Kamu tidak akan tahu apa yang sebenarnya kamu butuhkan di rumah mungil sampai kamu tinggal di dalamnya. Jadi saya sarankan mulailah dengan jumlah yang sedikit dari yang kamu pikir kamu butuhkan,” katanya.

    “Kamu selalu bisa menambahkan lebih banyak atau meningkatkan perabotan selama tinggal di sana,” tambahnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Benda yang Kalau Disimpan di Rumah Bisa Bikin Dosa


    Jakarta

    Seorang Muslim tentu ingin tinggal di rumah yang penuh keberkahan. Namun, siapa sangka ada yang disimpan di rumah ternyata bisa bikin dosa lho.

    Selain jadi tempat beristirahat, rumah juga tempat menyimpan harta benda. Nah, dari sekian banyak harta-benda yang kamu miliki di rumah, mungkin kamu perlu cek kalau ada benda yang dilarang dalam Islam.

    Lalu, apa saja benda-benda di rumah yang bisa bikin dosa? Yuk, simak daftarnya berikut ini.


    3 Benda di Rumah yang Bikin Dosa

    Inilah sejumlah barang yang tidak boleh disimpan di rumah karena bisa menimbulkan dosa.

    1. Lukisan dan Gambar

    Karya seni berupa lukisan manusia dan hewan yang terlalu detail dan menyerupai ciptaan Allah SWT ternyata dilarang dalam Islam. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Anggota Dewan Syariah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail. Sementara lukisan berisi pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Patung

    Patung terkadang menjadi hiasan yang melengkapi interior rumah. Akan tetapi, patung di rumah menurut ajaran Islam justru tidak dianjurkan. Walau sekadar menjadi pajangan pun tetap tidak diperkenankan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

    3. Perabotan Emas dan Perak

    Menurut, Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, para ulama berbeda pendapat soal larangan memiliki perabotan dari emas dan perak. Sebagian ada yang memperketat penggunaan emas, sehingga mereka mengharamkan penggunaannya untuk seluruh perabot rumah tangga.

    Hal itu dengan qiyas atau sumber hukum mengatakan menggunakan emas dan perak pada berbagai macam wadah diharamkan.

    Dari Ummu Salamah diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

    مَنْ شَرِبَ فِي إِنَاءٍ مِنْ ذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ فَإِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارًا مِنْ جَهَنَّمَ

    “Barang siapa minum dengan bejana emas atau perak, maka sebenarnya dia sedang menggodok api neraka di dalam perutnya.” (HR. Muslim no. 2065).

    Sementara itu, ada beberapa ulama ada yang berpendapat sebaliknya. Mereka setuju tidak menggunakan wadah dari emas dan perak. Namun, memperbolehkan memajang hiasan, pajangan, atau senjata dengan emas selama bukan untuk dibangga-banggakan.

    Itulah beberapa benda di rumah yang bisa menimbulkan dosa. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Liburan, Nggak Perlu Khawatir!


    Jakarta

    Rumah yang ditinggal liburan pemiliknya terkadang bisa menyebabkan banyak debu menumpuk. Hal itu tentu membuat pemilik rumah lelah, habis pulang liburan tidak bisa langsung istirahat melainkan harus membersihkan rumah dulu.

    Namun, kamu kini nggak usah bingung atau takut lagi saat meninggalkan rumah. Sebab, ada beberapa cara untuk mencegah rumah berdebu saat ditinggal liburan.

    Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.


    Bersihkan Rumah Pakai Vacuum Cleaner

    Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu.

    Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

    Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

    Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti.

    Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

    Bereskan Kertas dan Pakaian

    Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan.

    Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap bersih dari debu saat ditinggal liburan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Amankan Perabotan di Rumah dari Cakaran Kucing dan Anjing


    Jakarta

    Memiliki hewan seperti anjing dan kucing di rumah dipercaya dapat mengurangi stres. Hewan-hewan berbulu yang aktif ini dapat mengalihkan perhatian kita dan membuat tubuh jauh lebih rileks.

    Di satu sisi, anabul bisa juga memicu stress jika kamu tidak siap barang-barang di rumah penuh goresan karena terkena cakaran. Kamu tidak bisa menghentikan mereka karena itu sudah naluri alamiah untuk berburu dan bertahan hidup.

    Mau tidak mau yang harus dilindungi adalah perabotan agar tidak cepat rusak atau membahayakan bagi anabul.


    Dilansir Washington Post, berikut beberapa cara mengamankan perabotan dari cakaran kuku anabul.

    1. Sediakan Tiang Cakaran atau Garukan

    Cara paling aman mengamankan perabotan adalah dengan memberikan benda yang aman dari goresan. Saat ini sudah banyak dijual tiang cakaran yang bisa menjadi tempat main anabul. Benda ini berupa tiang yang bagian bawah dan atasnya datar. Seluruh permukaan tiang cakaran sudah dilapisi dengan serat kait yang aman jika dicakar anabul. Bahan pelapisnya itu terbuat dari karpet, karton, atau sisal. Pastikan tiang cakaran ini diletakkan di dekat mereka sehingga anabul tidak akan mendekat ke perabotan di rumah.

    2. Alihkan Perhatiannya

    Seperti yang disebutkan sebelumnya mencakar benda di sekitarnya adalah sifat alamiah hewan sehingga kamu tidak dapat menghentikan kebiasaan tersebut. Namun, kamu bisa mengalihkan perhatiannya. Salah satunya dengan menyediakan benda yang tidak meninggalkan goresan. Bisa juga kamu memberikan banyak mainan dan mengajak mereka bermain sehingga anabul tidak tertarik untuk mendekati perabotan yang mudah tergores. Mainan kucing tersebut bisa berupa tongkat atau mainan bergerak agar mereka berlarian.

    3. Melapisi Perabotan

    Jika kamu tidak memiliki waktu untuk mengawasi atau bermain dengan anabul. Cara paling aman adalah dengan melapisi perabotan atau mengganti dengan bahan yang aman dari goresan.

    Selimut bisa digunakan untuk melindungi area rawan goresan. Pilihan lainnya adalah dengan membungkus beberapa perabotan dengan menggunakan bahan sisal di bawah kursi atau sofa untuk melindunginya.

    4. Gunakan Penutup Kuku Kucing

    Ada juga yang menyarankan untuk menggunakan penutup pada kuku hewan. Penutup ini juga disebut dengan soft paws. Bahan ini dapat bertahan sekitar satu bulan hingga enam minggu. Pemasangannya juga biasanya dilakukan oleh dokter hewan.

    Namun, pemakaian ini dikhawatirkan dapat mengganggu pergerakan anabul dan membuat mereka tidak nyaman. Jika kamu ingin benar-benar memakaikan kucing dan anjing dengan ini, konsultasikan dahulu dengan dokter hewan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com