Tag: perangkap

  • Ternyata Garam Lebih Ampuh Basmi Cacing Ketimbang Ular, Ini Alasannya



    Jakarta

    Banyak orang mengira ular takut dan bisa diusir dengan menaburkan garam di sekitar rumah. Padahal, garam lebih cocok dipakai untuk membasmi cacing, lho.

    Seperti yang diketahui, beberapa masyarakat kerap menaburkan atau menaruh bahan-bahan dapur tertentu untuk mencegah hewan masuk ke dalam lingkungan rumah. Termasuk salah satunya, garam yang dipercaya dapat menangkal hewan, termasuk ular.

    Lantas, bagaimana sebenarnya kemampuan garam menghalau hewan-hewan? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


    Melansir dari detikEdu, Senin (5/8/2024), ular merupakan hewan yang bersisik, sehingga tidak mengalami efek dari garam. Justru ular cenderung menghindar jika mencium aroma menyengat dan kuat seperti bawang merah & putih, cengkeh, kayu manis, dan bubuk belerang.

    Faktanya, cacing lebih terpengaruh dengan garam. Garam bisa menjadi ancaman serius bahkan mematikan cacing.

    Berdasarkan Science Focus, hewan-hewan berlendir seperti cacing bisa mati karena garam bertindak sebagai “kryptonite”. Artinya, cacing bisa dehidrasi pada bagian luarnya yang berlendir.

    “Garam pada dasarnya mengeluarkan air dari kulit mereka (efek osmosis) dan mereka mati dalam beberapa menit karena dehidrasi,” kata dosen senior di Universitas Newcastle Dr Gordon Port.

    Dr Gordon menerangkan hewan berlendir sangat bergantung pada kandungan air yang tinggi di tubuhnya. Oleh karena itu, mereka akan kesakitan jika bersentuhan dengan garam.

    “Mereka selalu membutuhkan air untuk mengisi kembali semua yang hilang,” ucapnya.

    Namun, di sisi lain, hewan berlendir seperti cacing akan mengeluarkan banyak lendir untuk berusaha keluar dari perangkap garam.

    “Yang terperangkap dalam butiran akan mencoba untuk pergi sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulit mereka,” ujar Dr Gordon.

    Dengan demikian, garam bisa menjadi senjata andalan untuk membasmi cacing di sekitar rumah. Semoga bermanfaat!

    Artikel ini sudah tayang di detikEdu.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Pipa P-Trap? Ini Cara Kerja, Fungsi, dan Perawatannya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat pipa untuk saluran pembuangan yang melengkung-lengkung di rumah? Walau terlihat seperti jaringan pipa yang rumit, lengkungan tersebut disebut P-trap atau yang sering disebut sebagai ‘leher angsa’ oleh para ahli tukang ledeng.

    P-trap berperan penting dalam sistem pembuangan air rumah. Apalagi untuk mencegah bau tidak sedap dari saluran pembuangan.

    Lantas, apa itu p-trap dan bagaimana cara kerja hingga perawatannya? Simak penjelasan berikut ini ya.


    Apa Itu P-Trap?

    Melansir situs Sierra Air Conditioning & Plumbing, Selasa (6/8/2024), p-trap merupakan bagian pipa PVC yang memiliki bentuk seperti huruf U terbalik yang biasanya terpasang di bawah wastafel atau saluran pembuangan lainnya di rumah. Bentuknya yang mirip dengan huruf P terbalik inilah yang memberi nama pada perangkap ini.

    P-trap memiliki dua ujung yang terhubung ke pipa pembuangan. Sesuai namanya, p-trap membentuk perangkap yang mencegah gas kloaka beracun naik kembali melalui saluran pembuangan ke dalam ruangan.

    Cara Kerja P-Trap

    P-trap terdiri dari tikungan berbentuk U yang menyaring air limbah saat memasuki sistem perpipaan. Perangkap ini terhubung ke wastafel, bak mandi, dan pancuran dengan tikungan berbentuk huruf J di salah satu ujungnya dan keluar ke sistem drainase.

    Melansir Oatey, tikungan pada p-trap mengumpulkan air dalam kurva, menciptakan segel air berukuran 1,5 inci hingga 2 inci di bendung, mencegah gas dan bau saluran pembuangan masuk ke dalam rumah.

    Bendung adalah tikungan atas p-trap tempat mengalirnya air yang kemudian masuk ke dalam tabung dinding. Dengan setiap penggunaan perlengkapan, air limbah baru mengalir melalui p-trap, menggantikan air lama dalam kurva dengan air segar.

    P-trap juga mengumpulkan kotoran agar tidak masuk ke dalam sistem drainase. Bentuknya yang menyerupai huruf U menangkap endapan dan mencegahnya masuk ke saluran pembuangan.

    Fungsi P-Trap

    Salah satu fungsi utama dari p-trap adalah untuk menjaga agar bau tidak sedap dari gas kloaka tetap terperangkap di dalam sistem pembuangan air sehingga tidak tercium di dalam ruangan.

    Saat air mengalir melalui saluran pembuangan, sejumlah air akan tetap terjebak di dalam lipatan U p-trap setelah keran ditutup. Air inilah yang menjadi penghalang bagi gas kloaka untuk naik kembali melalui saluran pembuangan.

    Cara Merawat P-Trap

    Meski terlihat sepele, p-trap membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang tepat. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah p-trap menjadi kering, terutama jika saluran pembuangan jarang digunakan.

    Hal ini bisa menyebabkan bau tidak sedap dari gas kloaka naik kembali ke dalam ruangan. Untuk mencegah hal ini, penting untuk menjaga agar air selalu mengalir melalui saluran pembuangan secara teratur.

    Demikianlah penjelasan lengkap mengenai p-trap. Dalam dunia perpipaan, p-trap memegang peran krusial dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam rumah.

    Dengan memahami peran dan fungsi p-trap, kamu bisa menjaga agar sistem pembuangan air rumah tetap berfungsi dengan baik dan terhindar dari masalah bau yang tidak sedap. Semoga informasinya bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Mudah Basmi Lalat dari Rumah!


    Jakarta

    Lalat merupakan serangga pembawa penyakit. Lalat dapat membawa virus dan bakteri yang dapat ditularkan melalui makanan yang dihinggapinya. Beberapa penyakit yang dibawa oleh lalat di antaranya kolera, demam tifoid, disentri, infeksi mata, hingga keracunan makanan.

    Maka tak heran jika ada lalat di rumah rasanya ingin langsung mengusir atau membasminya. Untuk membasminya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari menggunakan bahan alami hingga bahan-bahan yang sering ditemukan di rumah.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan beberapa tipsnya.


    1. Pakai Rempah-rempah dan Bunga

    Dilansir dari Healthline, Kamis (4/9/2024), rempah-rempah dan bunga dapat ditanam di kebun maupun bagian luar rumah untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah. Beberapa yang dapat mengusir lalat yaitu kemangi, marigold, lavender, daun salam, dan catnip. Sebagai bonus, tanaman-tanaman tersebut juga bisa dipakai untuk memasak lho!

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Campuran dari cuka dan sabun cuci piring dapat menjebak lalat. Caranya, campurkan sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring di gelas panjang. Tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik. Ikat bungkus plastik tersebut dengan karet dan beri lubang di atas bungkus plastik tersebut.

    Lalat akan tertarik dengan baru cuka tersebut dan akan masuk ke dalamnya. Namun, sabun cuci piring tersebut akan membuat lalat tenggelam alih-alih mendarat di cuka tersebut.

    3. Cabai Cayenne dan Air

    Campurkan cabai cayenne dan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Hal tersebut dapat membuat lalat ogah datang ke rumah kalian.

    4. Tanaman Venus

    Tanaman venus merupakan tanaman insektivora atau pemakan serangga. Jika kalian menanamnya di luar, mereka akan memakan lalat yang ada.

    Saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman Venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

    5. Jebakan Lampu

    Jebakan lampu merupakan sebuah kotak dengan lampu di bagian belakangnya yang dapat menarik perhatian lalat. Saat lalat mendekat ke arah lampu, mereka bisa mati dengan sengatan listrik yang ada di dalamnya atau terperangkap di sana, tergantung dari jebakan yang kalian pilih.

    6. Sticky Traps

    Sticky traps berupa kertas maupun stik yang lengket dan dapat digantung atau diletakkan di bagian rumah kalian. Sebagai tips, gunakan stik atau kertas dengan warna terang agar lalat tertarik untuk mendarat di situ.

    7. Pakai Perangkap Buah buat Usir Lalat

    Dilansir dari detikJatim, perangkap cuka apel dapat mengusir lalat. Campurkan cuka apel bersama gula dan sabun cuci piring ke dalam mangkok. Kemudian letakkan di meja dan dekat dengan buah-buahan. Aroma cuka apel dan gula dapat menarik perhatian lalat dan terperangkap ke dalam mangkok.

    8. Cahaya Lilin Bisa Usir Lalat

    Lalat juga tertarik dengan nyala api. Kamu bisa menyalakan lilin di wadah yang berisi sedikit air. Saat lalat mendekat ke arah api, ia akan terbakar kemudian tergelincir ke dalam air. Cara ini dapat mengusir lalat buah yang suka menghampiri potongan buah segar.

    Demikian beberapa tips untuk mengusir dan membasmi lalat dari rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Suka Ada Tikus di Atap Rumah, Masuknya dari Mana? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Salah satu hama yang kerap dijumpai di rumah adalah tikus. Hewan berbulu yang satu ini suka mengendap-endap dan bersembunyi di sekitar rumah.

    Jika menemukan tikus di rumah, jangan dibiarkan ya. Sebab, tikus suka mencuri makanan, merusak barang-barang, bahkan menjadi sumber penyakit.

    Oleh karena itu, kamu perlu membasmi tikus dari tempat persembunyiannya, salah satunya di atap rumah. Lantas, kenapa tikus bisa sampai masuk ke atap rumah?


    Yuk, simak penjelasan cara tikus masuk ke atap rumah, dikutip dari Merlin Environmental, Kamis (26/9/2024).

    Cara Tikus Masuk Atap Rumah

    1. Pipa dan Saluran Pembuangan

    Tikus bisa memanjat pipa pembuangan untuk mengakses talang air yang rendah. Dari sana, tikus mencari cara untuk masuk ke loteng melalui atap.

    Selain itu, tikus juga dapat masuk melalui saluran pembuangan yang menuju ke rumah kamu. Lalu, tikus dapat masuk melalui ventilasi udara.

    2. Perkabelan

    Lubang di sekitar kabel sering kali menjadi celah buat tikus masuk ke dalam rumah. Tikus dapat memanjat kabel yang menuju rumah, kemudian melewati lubang tersebut jika ada ruang di sekitar kabel.

    3. Batang Pohon dan Struktur Eksternal Bangunan

    Jika ada pohon atau bangunan luar yang menempel pada bangunan, tikus dapat menjadikannya sebagai jalur masuk ke rumah kalau ada celah kecil pada dinding. Celah tersebut bisa saja ventilasi udara atau lubang lain di dekat tempat cabang atau bangunan yang bersentuhan dengan dinding luar.

    4. Memanjat Tembok

    Tikus mampu memanjat dinding vertikal setinggi 2 meter. Hal itu pun tergantung pada seberapa kasar atau halus permukaan tembok tersebut.

    Namun, kalau atap kamu lebih tinggi dari dua meter di atas tanah, tikus masih bisa memanjat kalau terdapat benda besar di dekat dinding. Misalkan tempat sampah atau pot tanaman, benda-benda tersebut dapat berfungsi sebagai landasan yang memungkinkan tikus mencapai atap.

    5. Melalui Tembok Dalam Rumah

    Tikus yang tinggal di loteng terkadang masuk melalui akses lebih rendah, seperti melalui pintu depan jika dibiarkan terbuka. Mereka kemudian dapat naik ke loteng melalui dinding dalam rumah.

    Cara Cegah Tikus Masuk Atap Rumah

    Supaya tikus nggak masuk ke atap rumah kamu, coba lakukan langkah-langkah berikut ini.

    1. Pangkas Pohon dan Semak-semak di Dekat Rumah

    Pastikan untuk rajin memangkas batang pohon dan semak-semak yang dekat dan menempel ke rumah. Langkah ini membuat tikus tidak punya akses mendekat ke loteng rumah.

    Selain itu, kamu dapat memastikan tempat sampah di sekitar rumah jauh dari dinding, sehingga tidak menjadi tempat bagi tikus untuk melompat.

    2. Pasang Perangkap dan Racun Tikus

    Gunakan perangkap dan racun tikus untuk mengusir tikus di loteng. Namun, pastikan anak-anak dan hewan peliharaan tidak dapat menjangkau perangkap ini.

    Jika kamu lebih suka metode yang manusiawi, cobalah perangkap hidup, yang biasa disebut perangkapyang dapat menangkap tikus tanpa melukainya sehingga kamu dapat memindahkannya ke lokasi lain.

    3. Tutup Lubang dan Celah Kecil

    Perbaiki celah atau lubang kecil di dekat ventilasi, rangka pintu atau jendela, di sekitar titik masuk kabel, atau atap. Kamu dapat mengisi celah pada blok bangunan dengan mortar.

    Sementara celah lainnya dapat ditutup dengan empul atau diisi sabut baja. Untuk lubang ventilasi, kamu bisa memasang lembaran kawat kasa halus.

    4. Singkirkan Sumber Makanan

    Singkirkan semua akses ke makanan yang dapat menarik perhatian tikus. Simpan semua makanan dalam wadah kedap udara atau simpan makanan di lemari es agar tidak tercium baunya. Hindari membiarkan makanan seperti roti di dapur yang mudah dijangkau.

    5. Hubungi Pengendalian Hama

    Serangan hama harus ditangani sesegera mungkin agar tidak terus berkembang biak. Sebaiknya hubungi ahli pengendali hama untuk meminta bantuan. Pengendali hama juga mampu menemukan semua titik masuk tikus dan membantu memblokirnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma buat Makanan, Cuka Apel Juga Ampuh Usir 5 Hewan Ini!


    Jakarta

    Mengusir serangga dan hewan pengerat di rumah tidak harus selalu menggunakan bahan kimia. Selain berbahaya untuk anabul atau anak-anak, ada beberapa bahan pembasmi kimia yang justru membuat bangkai hewan yang mati jadi berbau menyengat.

    Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami. Bahan-bahan ini mudah ditemukan karena sering digunakan di dapur sebagai bahan masakan. Bahan tersebut adalah cuka apel. Bahan satu ini banyak digunakan pada masakan untuk penambah rasa, mengawetkan makanan, dan campuran pada daging.

    Keunggulan lain dari cuka apel memiliki aroma yang tajam sehingga bagus untuk makanan, tetapi untuk hewan-hewan pengerat dan serangga justru dibenci. Lantas, hewan apa saja yang tidak suka dengan cuka apel? Dilansir ABC10, berikut di antaranya.


    Hewan yang Bisa Diusir Pakai Cuka Apel

    1. Nyamuk

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang sering menyerang manusia. Tidak mengenal musim, mereka bisa ditemukan di rumah terutama pada saat kita sedang beristirahat.

    Gangguan dari nyamuk bukan hanya gigitannya yang membuat gatal, tetapi suaranya yang kerap berada di dekat telinga saat kita tidur. Suara dengung yang nyaring itu tentu membuat tidurmu terganggu.

    Biasanya untuk mengusir nyamuk, kamu menggunakan penyemprot, bahan pembasmi yang dibakar, dan lilin aroma. Sekarang coba kamu pakai perpaduan cuka apel dan lilin beraroma serai. Dua bahan alami ini jauh lebih aman dan ampuh membasmi nyamuk.

    2. Kecoak

    Kamu pasti tau jika kecoak adalah hewan yang susah-susah gampang diusir. Sebab, terkadang hewan ini justru lari ke arah kita, bukan sebaliknya. Selain itu, kecoak juga hewan yang bisa terbang sehingga pergerakannya cepat.

    Jika mengusirnya dengan bahan penyemprot kimia tidak berhasil, kamu bisa mencoba pakai campuran cuka apel dan air. Meskipun sama-sama disemprot, tetapi cairan yang nantinya menempel di perabotan tidak berbahaya jika lupa dibersihkan. Cairan ini pun harus disemprotkan secara rutin, bukan hanya saat menemukan kecoak.

    3. Lalat Buah

    Lalat buah adalah hewan kecil yang beterbangan di dekat buah-buahan. Jika dilihat kasat mata, hewan ini seperti titik yang mengambang. Kamu pasti merasa risih dengan kehadiran hewan satu ini karena biasanya tidak akan pergi meski sudah diusir.

    Cara agar lalat buah tidak mendekat ke buah-buahan di rumah, coba tuangkan secangkir cuka apel yang dicampurkan dengan beberapa tes sabun cuci piring ke dalam stoples. Lalu tutup stoples dengan plastik dan buat lubang seukuran lalat. Lalat buah tertarik pada aroma cuka. Saat lalat masuk ke dalam stoples, mereka akan terjebak di dalam cairan sabun.

    4. Siput

    Kamu bisa menggunakan cuka apel untuk mengusir siput yang kerap merusak tanaman di rumah. Caranya dengan rajin menyemprotkan cuka apel di sekitar taman atau pot.

    5. Tikus

    Hewan pengerat satu ini bisa merusak apa saja baik barang dan makanan di rumah. Mencegah tikus masuk ke rumah sebenarnya ampuh dengan bahan kimia, tetapi setelah hewan tersebut mati, akan tercium bau busuk sehingga tidak aman dibuang sembarangan di tempat sampah.

    Sebagai gantinya, coba pasang perangkap dengan menggunakan cuka apel. Caranya dengan merendam kapas di dalam cuka apel. Letakkan kapas di area tempat keluar tikus. Bau cuka apel yang menyengat dapat menghalangi mereka untuk masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 5 Tanaman Ini Bisa Mengundang Hama ke Taman Rumah


    Jakarta

    Menanam tanaman di halaman rumah bisa memberikan kesan asri dan sejuk. Namun harus hati-hati karena ada beberapa tanaman yang justru menarik hama.

    Keberadaan hama, seperti serangga hingga tupai, tentu bisa merusak tanaman. Tentu kamu nggak mau dong hal itu terjadi?

    Nah, ada beberapa tanaman yang bisa mengundang hama ke taman. Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Tanaman yang Mengundang Hama

    1. Mawar

    Pink rose bush in the evening sunBunga mawar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Marina Izvekova

    Buat kamu yang suka menanam mawar di rumah, hati-hati ya. Tanaman ini rentan terhadap diserang hama seperti kumbang Jepang, tungau laba-laba, maupun kutu daun.

    2. Tomat

    Ilustrasi cara simpan tomatIlustrasi tomat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat merupakan salah satu tanaman yang disukai berbagai jenis hewan, seperti tupai, serangga, kutu daun, kutu busuk, maupun ulat tanduk. Maka dari itu harus waspada ya agar tanaman tidak dirusak hama.

    3. Lili Air

    Bright violet water lily. Flower and leaves in the pond. Bright floral natural background. Aquatic plants. Panoramic water landscapewater lily atau lili air. Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Giliarova

    Tanaman cantik yang satu ini bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Hal itu karena pada tanaman ini terdapat bagian yang terisi air sehingga dipakai nyamuk untuk menaruh telurnya.

    4. English Ivy

    A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.English Ivy. Foto: Getty Images/Jack Holliday

    English ivy bisa menjadi tempat berlindung yang aman bagi nyamuk karena area bawah tanaman yang lembap dan teduh. Selain itu, tanaman ini juga cenderung menarik perhatian kutu putih maupun hama tanaman lainnya.

    5. Bunga Matahari

    Bunga matahari.Bunga matahari. Foto: iStock/ohishiistk

    Biji bunga matahari menjadi favorit banyak hewan, seperti tupai dan burung. Tak hanya itu, ada beberapa serangga yang juga tertarik pada tanaman tersebut seperti ngengat dan kumbang.

    Cara Melindungi Tanaman dari Hama

    Ada beberapa cara untuk melindungi tanaman dari hama yaitu sebagai berikut.

    Buat Pembatas

    Kamu bisa membuat pagar pembatas untuk mencegah hewan merusak maupun memakan tanaman.

    Tanam Tanaman Pengusir Hama

    Kamu bisa menanam tanaman perangkap untuk membasmi hama. Sebagai contoh, tanam nasturtium di dekat tomat. Hal itu karena kumbang akan lebih tertarik ke tanaman nasturtium sehingga tanaman tomat kamu akan aman.

    Hati-hati dengan Genangan Air

    Adanya genangan air bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Maka dari itu pastikan tidak ada genangan air di dekat rumah, termasuk pot tanaman.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengundang hama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nyamuk di Rumah Bikin Risih? Ini Cara Ampuh Mengusirnya!


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga penghisap darah yang sering ditemukan di dalam rumah. Serangga satu ini sangat mengganggu karena gigitannya membuat kulit gatal dan bisa menyebarkan penyakit.

    Jika ada banyak nyamuk di rumah, sebaiknya segera kamu basmi. Serangga ini dapat berkembang biak dengan cepat, apalagi kalau ada banyak tempat yang ideal buat mereka bersarang.

    Lantas, bagaimana cara mengusir nyamuk dari rumah? Yuk, simak tipsnya berikut ini dilansir dari The Spruce.


    Tips Usir Nyamuk dari Rumah

    Inilah cara mengusir nyamuk dari rumah agar tidak kena gigitannya.

    1. Musnahkan Sarangnya

    Salah satu cara paling ampuh mengusir nyamuk adalah mencegah mereka mendekati rumah sejak awal. Caranya dengan menghilangkan tempat mereka biasa berkembang biak.

    Nyamuk senang bersarang di rumput tinggi, genangan air, dan tumpukan daun. Oleh karena itu, pastikan untuk rajin membersihkan pekarangan, seperti memangkas rumput dan membuang tumpukan daun.

    Lalu, bersihkan genangan air di pekarangan. Terkadang ada benda-benda tidak terpakai di luar rumah yang bisa menampung air hujan. Kamu bisa menutup benda-benda tersebut atau menyimpannya di dalam rumah.

    2. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Kemudian, kamu bisa menanam tanaman yang dibenci nyamuk di halaman rumah untuk mencegah mereka mendekati rumah. Banyak tanaman bisa mengusir nyamuk berkat aromanya yang menyengat.

    Beberapa pilihan tanaman yang dibenci nyamuk adalah serai, balsem lebah, kemangi, catnip, peppermint, bunga mawar, bunga lavender, bawang putih, sage, dan allium termasuk bawang putih dan bawang bombai.

    3. Pakailah Obat Nyamuk

    Tentunya cara paling efektif dan instan untuk mengusir nyamuk adalah menggunakan obat nyamuk. Obat nyamuk yang paling ampuh biasanya mengandung bahan kimia yang bisa memberikan perlindungan hingga delapan jam.

    Untuk mengusir nyamuk dari area yang lebih luas, kamu bisa mencoba menggunakan pengusir nyamuk khusus untuk teras atau dek, seperti lilin atau lentera serai.

    4. Letakkan Perangkap Nyamuk

    Selain itu, kamu bisa pertimbangkan perangkap nyamuk. Ada perangkat pengusir nyamuk bertenaga baterai yang bisa diletakkan di luar rumah. Alat ini akan segera berfungsi untuk menurunkan jumlah nyamuk di perkarangan rumah kamu.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bebas Lalat! Gunakan Bahan Alami Ini untuk Mengusirnya


    Jakarta

    Lalat adalah serangga kotor yang membawa penyakit. Serangga ini terkadang bisa masuk rumah dan hinggap pada makanan di meja.

    Kehadiran lalat sangat mengganggu, sehingga tak heran kalau kamu merasa ingin membasminya. Supaya lalat nggak dekat-dekat mendekati makanan di meja, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

    Berikut ini beberapa cara mudah membasmi lalat di rumah, dikutip dari berbagai sumber.


    Cara Membasmi Lalat di Rumah

    1. Pakai Rempah-rempah dan Bunga

    Dilansir dari Healthline, rempah-rempah dan bunga dapat ditanam di kebun maupun bagian luar rumah untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah. Beberapa yang dapat mengusir lalat yaitu kemangi, marigold, lavender, daun salam, dan catnip. Sebagai bonus, tanaman-tanaman tersebut juga bisa dipakai untuk memasak lho!

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Campuran dari cuka dan sabun cuci piring dapat menjebak lalat. Caranya, campurkan sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring di gelas panjang. Tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik. Ikat bungkus plastik tersebut dengan karet dan beri lubang di atas bungkus plastik tersebut.

    Lalat akan tertarik dengan baru cuka tersebut dan akan masuk ke dalamnya. Namun, sabun cuci piring tersebut akan membuat lalat tenggelam alih-alih mendarat di cuka tersebut.

    3. Cabai Cayenne dan Air

    Campurkan cabai cayenne dan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Hal tersebut dapat membuat lalat ogah datang ke rumah kalian.

    4. Tanaman Venus

    Tanaman venus merupakan tanaman insektivora atau pemakan serangga. Jika kalian menanamnya di luar, mereka akan memakan lalat yang ada.

    Saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

    5. Sticky Traps

    Sticky traps berupa kertas maupun stik yang lengket dan dapat digantung atau diletakkan di bagian rumah kalian. Kamu juga bisa menaruh stik atau kertas dengan warna terang agar lalat tertarik untuk mendarat di situ.

    6. Pakai Perangkap Buah buat Usir Lalat

    Dilansir dari detikJatim, perangkap cuka apel dapat mengusir lalat. Campurkan cuka apel bersama gula dan sabun cuci piring ke dalam mangkok. Kemudian letakkan di meja dan dekat dengan buah-buahan. Aroma cuka apel dan gula dapat menarik perhatian lalat dan terperangkap ke dalam mangkok.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir dan membasmi lalat dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Trik Jitu Usir Semut yang Bersarang di Rumah, Bisa Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Semut bisa ditemukan di dalam dan luar rumah. Biasanya semut di luar rumah lebih mudah dimusnahkan karena sarangnya terlihat. Namun, ternyata cara membasmi semut tidak sekadar menutup sarangnya karena mereka bisa berpindah tempat.

    Dilansir HGTV, bagian sarang semut yang terlihat di permukaan hanyalah puncak dari gunungan sarang koloni semut. Sarang tersebut lebih luas daripada lebar lubangnya yakni bisa mencapai 60-91 cm luasnya. Lokasinya berada di 1 meter dari permukaannya.

    Sementara itu, untuk menemukan sarang semut di dalam ruangan jauh lebih sulit karena letaknya tersembunyi, bisa di dinding, lantai, atau bahkan di bawah lemari.


    Kemudian, setelah menemukan sarang semut, cara memusnahkannya bukan hanya dengan menutup atau menghancurkan sarangnya saja, melainkan menargetkan ratu semut. Koloni semut dapat bubar apabila ratu semut tiada. Selama ratu semut masih hidup, koloni semut dapat berpindah tempat untuk hidup.

    Ada beberapa cara dan bahan yang bisa digunakan untuk membasmi semut, terutama di luar ruangan, berikut di antaranya.

    1. Air mendidih

    Cara lainnya yang bisa dicoba untuk mengusir semut adalah menyiramkan air mendidih ke sarang mereka. Namun, air mendidih juga bisa membunuh tanaman sehingga jika lokasi sarang terlalu dekat sebaiknya pakai cara lain.

    2. Cuka

    Cuka mengandung asam asetat yang memiliki aroma tajam dan tidak disukai oleh semut. Bahan ini cukup mudah menjadi bahan pengusir semut, caranya dengan mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama. Kemudian, tambahkan beberapa tetes sabun cair. Tuangkan campuran tersebut ke sarang semut. Namun, sama seperti air mendidih, cuka dapat membunuh tanaman, jadi perlu berhati-hatilah saat menggunakannya di halaman.

    3. Genangan Air

    Semut bisa bertahan hidup di bawah air sekitar 24 jam. Maka, perangkap yang harus kita buat adalah air yang dapat merendam sarang lebih dari itu.

    Itulah beberapa cara membasmi semut dengan bahan alami. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Perangkap Lalat dari Bahan Sederhana, Bisa Pakai Botol Bekas


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sangat mengganggu. Soalnya, lalat kerap membawa penyakit karena mereka sering hinggap di tempat-tempat kotor dan bau, seperti tempat sampah hingga bangkai hewan.

    Jika ada banyak lalat di rumah, kamu bisa membasminya dengan semprotan serangga yang dijual bebas. Meski begitu, kandungan zat di dalamnya dinilai berbahaya bagi kesehatan jika dihirup dalam jumlah banyak.

    Kalau ragu menggunakan semprotan serangga, kamu dapat membuat perangkap lalat dari bahan sederhana. Untuk lebih jelasnya, simak dalam artikel ini.


    Cara Buat Perangkap Lalat dari Bahan Sederhana

    Ada sejumlah bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membuat perangkap lalat. Dikutip dari Good Housekeeping, Selasa (8/7/2025), berikut sejumlah caranya:

    1. Botol Soda Bekas

    Botol soda bekas sebaiknya jangan langsung dibuang ke tempat sampah. Kamu bisa membuat perangkap lalat yang efektif dari benda ini. Berikut cara membuatnya:

    • Ambil 1 botol soda bekas ukuran 1 liter
    • Potong botol menjadi 2 bagian dengan gunting atau pisau
    • Isi bagian bawah botol soda dengan cuka apel tapi jangan sampai penuh. Sisakan sedikit ruang agar bisa meletakkan bagian atas botol
    • Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam botol
    • Lalu, masukkan bagian atas botol secara terbalik sehingga ujung botol ada di bagian dalam atau terlihat seperti corong.

    Jika tidak ada cuka apel, kamu bisa menggantinya dengan madu, sisa buah, atau air gula. Fungsinya adalah untuk memancing lalat agar masuk ke dalam perangkat. Sabun cuci piring berguna untuk menenggelamkan lalat agar tidak bisa kabur dari perangkap.

    2. Stoples Bekas

    Jika kamu memiliki stoples bekas di rumah, jangan dibuang dulu. Kamu bisa mengubahnya menjadi perangkap lalat yang ampuh dan efektif. Ini cara membuatnya:

    • Ambil satu stoples bekas di rumah yang ukurannya sekitar 600 ml.
    • Tuang cuka apel ke dalam stoples secukupnya. Bisa ditambahkan juga umpan lainnya seperti gula, madu, atau sisa buah agar lalat makin tertarik
    • Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring agar lalat tidak bisa kabur
    • Gunakan paku dan palu untuk melubangi bagian tutup stoples. Lakukan secara hati-hati agar tidak membuat lubang yang terlalu besar.
    • Jika sudah, pasang tutup stolpes dan taruh perangkap di tempat yang sering didatangi lalat.

    Apabila lalat yang terkumpul di dalam perangkap sudah banyak, segera buang lalat dengan cara dimasukkan ke dalam kantong plastik dan masukkan ke tempat sampah. Pastikan juga kamu menempatkan perangkap tersebut di area yang sering dilalui lalat, seperti meja makan dan dapur.

    Itu dia dua perangkap lalat dari bahan sederhana yang efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com