Tag: perangkap tikus

  • 7 Tips Usir Curut dari Rumah, Bisa Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Pernahkah melihat hewan seperti tikus tapi ukurannya kecil dan hidungnya mancung? Kemungkinan hewan itu adalah curut. Mereka terkadang ditemukan di rumah, seperti di dapur, pekarangan, atau tempat penyimpanan makanan.

    Kehadiran curut dapat mengancam kesehatan penghuni karena kotorannya bisa mengandung sumber penyakit. Oleh karena itu, penghuni harus segera mengusir curut kalau menemukannya di rumah.

    Bagaimana cara mengusir curut dari rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Tips Usir Curut di Rumah

    Inilah cara membuat rumah bebas dari curut, dikutip dari situs Do My Own, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Pakai Bahan Alami

    Penghuni dapat mengusir curut menggunakan bahan alami seperti bawang putih atau minyak jarak. Bahan tersebut mengeluarkan aroma yang tidak disukai curut, sehingga bakal mencegah mereka masuk rumah.

    2. Bersihkan Pekarangan

    Bersihkan pekarangan rumah dengan menghilangkan genangan air dan menutup tempat sampah. Cara ini akan meminimalisir populasi serangga yang disukai curut.

    3. Pakai Lem Tikus

    Tangkap curut yang berkeliaran di rumah menggunakan lem tikus. Cara ini aman karena tidak mengandung racun atau menimbulkan bau.

    4. Pasang Perangkap Tikus

    Pasang perangkap tikus yang dapat menjepit untuk membasmi tikus. Letakkan potongan daging atau ikan kecil di area tersebut yang disukai curut. Perangkap ini cukup ampuh daripada perangkap tertutup yang tidak terlalu menarik bagi curut.

    5. Tutup Celah Masuk Curut

    Curut dapat masuk rumah melalui celah kecil pada dinding atau lantai. Sebaiknya tutup atau perbaiki lubang untuk mencegah curut masuk rumah.

    6. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan Piaraan

    Jangan biarkan makanan hewan peliharaan atau biji-bijian burut di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan setelah selesai. Makanan tersebut dapat memancing curut dan serangga buat mendekat dan memakannya.

    7. Pakai Minyak Esensial

    Terakhir, coba gunakan minyak esensial seperti peppermint buat bikin curut nggak betah di rumah. Caranya dengan meneteskan minyak pada kapas, lalu oleskan pada tempat yang sering dilewati curut.

    Itulah beberapa tips untuk membasmi curut di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Kenapa Tikus Wajib Diusir dari Rumah!


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Terkadang, hewan ini kerap bersarang di dalam rumah dan menimbulkan sejumlah masalah.

    Salah satu dampak paling terasa jika tikus bersarang di rumah adalah menggerogoti sisa makanan di atas meja. Padahal, makanan itu masih bisa dikonsumsi.

    Selain itu, masih ada lagi sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Tikus Bersarang di Rumah

    Tikus memang bukan hewan berbahaya seperti ular. Meski begitu, kehadiran tikus di rumah sangat mengganggu kenyamanan dan kebersihan. Berikut sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah:

    1. Kerusakan Listrik

    Dilansir situs ECPC Service, tikus memiliki kebiasaan menggigit kabel listrik. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa memicu korsleting listrik dan berpotensi menyebabkan rumah kebakaran.

    2. Merusak Perabotan

    Selain menggigit kabel, tikus juga kerap menggerogoti kayu. Jika kamu memiliki banyak perabotan kayu di rumah maka sebaiknya waspada karena bisa jadi furnitur kesayanganmu rusak gara-gara digigit tikus.

    3. Menyebarkan Kutu dan Tungau

    Tikus termasuk hewan kotor dan jorok karena hidup di saluran air, kamar mandi, dan tempat sampah. Jika tikus masuk dan bersarang di dalam rumah dikhawatirkan dapat menyebarkan kutu dan tungau. Para penghuni bisa mengalami gatal-gatal karena terkena serangga tersebut.

    4. Menyebarkan Penyakit

    Salah satu dampak paling bahaya dari kehadiran tikus di rumah adalah dapat menyebarkan penyakit. Dikutip dari WebMD, tikus dapat menyebarkan penyakit seperti leptospirosis (infeksi bakteri), koriomeningitis limfositik, dan tifus. Manusia dapat terpapar penyakit tersebut lewat kotoran, air liur, dan air seni tikus.

    5. Muncul Bau Tak Sedap

    Muncul sarang tikus di rumah juga dapat menimbulkan aroma tak sedap ke seluruh ruangan. Bau tersebut bisa berasal dari kotoran dan air seni tikus. Apalagi jika ditemukan ada tikus yang mati di loteng atau sudut rumah, tentu aroma bangkainya sungguh sangat menyengat dan mengganggu penghuni rumah.

    Cara Basmi Tikus di Rumah

    Jika mengetahui ada tikus yang bersarang di rumah, sebaiknya segera dibasmi agar tikus tidak terus berkembang biak. Berikut cara basminya:

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Cara yang pertama adalah dengan memasang perangkap tikus. Namun, kamu harus mencari tahu letak sarangnya di dalam rumah. Setelah itu, barulah pasang perangkap tikus yang efektif, seperti lem tikus. Agar terpancing, kamu bisa memasang umpan yang memiliki aroma menyengat.

    2. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus ke sarang atau area yang kerap dilaluinya. Namun, hati-hati dalam menggunakan cairan tersebut karena dapat membahayakan kesehatan. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan dan masker agar baunya tidak terhirup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tikus Ternyata Suka Bersarang di Atap Rumah, Ini Cara Usirnya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Hewan ini sering kali ditemukan bersarang di sejumlah tempat, salah satunya pada bagian atap rumah.

    Meski tinggal di atap, tapi tikus masih bisa mengganggu penghuni rumah. Misalnya, tikus dapat turun ke bawah demi menggerogoti sisa-sisa makanan yang ada di atas meja makan.

    Munculnya sarang tikus di dalam rumah tentu tidak bisa dianggap remeh. Sebab, tikus bisa membawa sejumlah kotoran dan bakteri yang dapat membahayakan kesehatan manusia.


    Ingin tahu mengapa tikus bisa bersarang di atap rumah? Lalu bagaimana cara untuk mengusirnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Tikus Sering Bersarang di Atap Rumah

    Ada sejumlah faktor yang membuat tikus memilih bersarang di atap rumah. Dilansir situs Cleanipedia, berikut penyebabnya:

    1. Ada Lubang atau Celah

    Tikus bisa masuk ke atap rumah dengan melewati lubang ventilasi udara. Selain itu, ada celah yang terbuka juga bisa mengundang tikus untuk datang dan membuat sarang di atap rumah.

    Hewan ini bahkan mampu masuk ke dalam lubang yang ukurannya lebih kecil dari tubuh mereka. Sebab, tikus memiliki tubuh yang lentur.

    2. Menemukan Sumber Air

    Jika tikus bersarang di atap rumah maka kemungkinan besar karena ada pipa air yang bocor. Air yang keluar dari pipa dimanfaatkan oleh para tikus untuk mendapatkan minum. Bahkan, tikus tak segan untuk menggerogoti pipa air agar bisa mendapatkan air yang jauh lebih banyak.

    3. Tempat yang Nyaman

    Faktor lain yang membuat tikus bersarang di atap rumah karena menemukan tempat yang aman. Perlu diketahui, tikus termasuk hewan yang dapat bersarang di tempat hangat dan gelap.

    Selain itu, rumah yang kotor juga menjadi tempat yang cocok bagi tikus untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau sering menemukan tikus di meja makan atau dapur saat malam hari.

    Cara Ampuh Mengusir Tikus dari Atap Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir tikus dari atap rumah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Periksa Atap Rumah

    Langkah pertama adalah mengecek area plafon rumah yang sering dilalui tikus. Jika melihat tanda-tanda seperti muncul kotoran tikus atau bekas cakaran di kayu, maka sebaiknya lakukan penanganan dengan cepat agar tikus bisa keluar dari rumah.

    2. Pasang Lem Tikus

    Jika sudah menemukan jejak tikus di atap rumah, kini tinggal memasang perangkap tikus. Kamu bisa memasang lem tikus dengan cara menempatkannya di area yang sering dilalui hama tersebut.

    Jangan lupa letakkan beberapa makanan yang beraroma menyengat. Hal ini agar tikus bisa terpancing dan masuk ke perangkap.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Guna mencegah tikus datang lagi ke atap rumah, kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus. Lakukan penyemprotan cairan secara berkala agar hama tersebut tak akan datang lagi.

    Itu dia penyebab tikus bersarang di atap rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com