Tag: peras

  • 7 Barang yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon, Wangi!


    Jakarta

    Membersihkan rumah tidak harus menggunakan bahan kimia. Kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan alami bahkan buah. Salah satunya adalah lemon.

    Buah ini mengandung citric acid yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibacterial sehingga ampuh untuk hilangkan noda dan cairan pembersih di rumah.

    Media yang bisa dibersihkan dengan lemon juga cukup beragam karena sifatnya tidak merusak bahan seperti kain dan kayu. Manfaat lain dari lemon adalah memiliki aroma yang menyegarkan.


    Dilansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa benda yang bisa dibersihkan dengan lemon.

    1. Peralatan Makan

    Kamu pasti pernah melihat produk pembersih peralatan makanan memakai bahan dasar lemon. Padahal memakai potongan lemon juga bisa membersihkan peralatan makan bahkan yang berminyak dan bau sekali pun.

    Setelah kamu menggosok peralatan makan dengan lemon, kamu perlu tetap membilasnya dengan sabun cuci piring biasa agar peralatan makan benar-benar bersih.

    2. Keran

    Kamu pasti pernah melihat keran penuh kerak kehitaman di bagian luar. Kotoran seperti ini bisa lho dibersihkan menggunakan lemon. Caranya dengan menyemprotkan jus lemon. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

    3. Kulkas

    Lemon juga bisa digunakan untuk membersihkan kotoran di kulkas. Selain itu, apabila kamu menemukan bau yang tidak sedap juga bisa menggunakan buah ini. Caranya dengan memotong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam kulkas. Biarkan selama 30 menit, kemudian hancurkan lemon sebelum dibuang agar tidak ada yang mengonsumsi.

    4. Talenan Kayu

    Talenta kayu cukup sulit dibersihkan karena lembap sedikit akan muncul jamur. Selain itu, bau yang menempel di talenan juga tidak mudah hilang. Ternyata solusinya cukup sederhana yakni menggunakan lemon yang dipotong menjadi setengah dan peras serta lumuri ke permukaan talenan. Selain itu, tambahkan garam di atasnya. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Kemudian bersihkan dengan spons atau dibilas dengan air bersih.

    5. Microwave

    Microwave biasanya dibersihkan dengan kain kering atau baking soda. Selain itu, kamu bisa menggunakan lemon untuk membersihkan microwave. Fungsi dari lemon di sini adalah membuat microwave wangi.

    Caranya dengan merebus air dengan perasan lemon selama 5 menit. Didihkan di dalam microwave tersebut. Setelah mendidih, jangan langsung membuka pintu microwave, tetapi diamkan dahulu selama 5 menit.

    6. Furniture

    Jika kamu memiliki furniture kayu, kamu bisa memakai campuran olive oil dengan jus lemon. Kemudian gunakan kain bersih untuk membersihkan permukaannya seperti meja, kursi, dan lemari.

    7. Jendela

    Jendela adalah bagian rumah yang kerap kotor dengan debu menumpuk dari luar. Apabila dibiarkan, jendela kamu akan tambah kusam dari hari ke hari. Daripada membeli alat pembersih instan yang mahal, kamu bisa menggunakan campuran air dan perasan lemon. Masukkan ke dalam spray dan usap kaca hingga bersih. Kamu bisa menerapkan cara yang sama pada cermin rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini 4 Cara Bersihkan Noda Sabun Membandel di Kamar Mandi



    Jakarta

    Saat mandi menggunakan sabun terkadang terdapat cipratan noda sabun ke permukaan sekitar. Bila air dengan sabun bercampur, hal ini dapat mengakibatkan terbentuknya lapisan abu-abu atau putih yang disebut noda sabun.

    Noda sabun biasanya terdapat pada pintu kamar mandi, dinding kamar mandi, bak mandi, ubin, dan keran yang akan sulit untuk dibersihkan. Noda sabun tidak hanya tampak jelek, tetapi juga mendorong pertumbuhan jamur.

    Penting untuk segera membersihkan kerak sabun agar tidak sulit dibersihkan. Melansir Better Homes & Gardens, berikut beberapa metode efektif membersihkan noda sabun.


    Cara Membersihkan Noda Sabun

    Menggunakan Soda Kue dan Cuka

    Penggunaan soda kue dan cuka biasanya merupakan cara terbaik untuk menghilangkan noda sabun. Semprotkan cuka putih pada sabun dan biarkan selama 20 menit, tambahkan selapis soda kue dan gosok hingga noda sabun hilang.

    Bilas dengan air dan mengeringkan area tersebut dengan kain bersih. Jika noda sabun dibiarkan cukup lama, campurkan cuka dengan soda kue hingga membentuk pasta serta oleskan ke area tersebut.

    Gunakan Lemon

    Lemon merupakan cara yang tidak beracun untuk membersihkan rumah dan membuatnya tetap beraroma segar. Potong lemon menjadi dua bagian dan gosokan langsung pada noda sabun atau peras air dari beberapa lemon, lalu semprotkan ke area noda.

    Biarkan asam dari air lemon memecah noda sabun selama 10 hingga 15 menit, lalu gosok area tersebut dengan spons sebelum dibilas dengan air bersih.

    Campurkan Sabun Cuci Piring dan Cuka

    Apabila tidak ingin menggunakan soda kue, ganti dengan cairan pencuci piring. Jika jumlah buih sabun sedikit, campurkan dua bagian cuka dan sabun cuci piring dalam botol semprot, lalu oleskan ke area tersebut dan bersihkan setelah 15 menit.

    Jika noda sabun lebih membandel, tambahkan cuka dan sabun cuci piring dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk lalu panaskan campuran tersebut selama sekitar dua menit.

    Campuran tersebut harus panas, namun tidak mendidih. Biarkan agak dingin sebelum menuangkan ke dalam botol semprot.

    Gosok dengan Batu Apung atau Tongkat

    Wastafel, bak mandi, toilet, dan ubin keramik dapat dibersihkan dengan batu apung atau tongkat gosok. Gosokkan batu apung secara perlahan pada noda, lalu bilas hingga busa sabun terkumpul.

    Cara Mencegah Noda Sabun Kembali Muncul

    Bersihkan Titik-titik Secara Teratur

    Area sekitar wastafel atau bak mandi rentan terkena noda sabun, atasi kekacauan dengan membuat rutinitas pembersihan mingguan. Hal ini membatasi waktu sabun bercampur dengan air dan berkembang menjadi noda sabun.

    Jaga Permukaan tetap Kering

    Di antara sesi pembersihan kamar mandi sebisa mungkin bersihkan area yang basah dan jaga agar tetap kering.

    Batasi Sabun Batang

    Sabun cair umumnya tidak mengandung bedak, salah satu penyumbang utama buih sabun. Gunakan produk cair sebagai pengganti sabun batang jika memungkinkan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Memutihkan Pakaian yang Menguning Tanpa Pemutih


    Jakarta

    Baju, celana, hingga kain putih mudah kusam atau menguning jika terus digunakan. Cairan pemutih umumnya dipakai untuk membuat warna pakaian kinclong kembali.

    Sayangnya, penggunaan produk pemutih yang terlalu banyak bisa merusak bahan. Bukannya bersih, baju justru semakin kekuningan sehingga tidak layak lagi dipakai.

    Ada kok cara ampuh memutihkan pakaian tanpa pemutih. Temukan caranya di bawah ini.


    Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

    Mengutip The Spruce dan Real Simple, berikut sederet cara memutihkan pakaian putih yang kekuningan atau kusam tanpa cairan pemutih:

    1. Gunakan Perasan Lemon

    Air perasan lemon merupakan pemutih alami untuk pakaian. Kandungan asam sitratnya berguna untuk memutihkan pakaian berbahan katun, linen, dan poliester.

    • Siapkan 4 buah lemon, potong menjadi dua bagian dan peras untuk diambil airnya.
    • Campurkan perasan lemon ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    2. Rendam dengan Soda Kue

    Soda kue atau baking soda mengandung natrium bikarbonat yang bantu menghilangkan noda membandel pada kain. Bahan ini juga dapat menghempaskan bau yang menempel di pakaian, termasuk kaus kaki.

    • Campurkan 230 gram soda kue ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas, aduk hingga larut.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 1 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    3. Tambahkan Cuka Putih

    Asam asetat dalam cuka putih bantu menghilangkan residu deterjen penyebab pakaian menguning dan kusam.

    • Tambahkan 250 ml cuka putih suling ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Masukkan pakaian putih menguning dan rendam semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    4. Pakai Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring ada yang mengandung natrium hipoklorit yang bisa memutihkan kain terbuat dari serat alami seperti katun atau linen.

    • Siapkan 3,5 liter air panas.
    • Tambahkan sedikit sabun cuci piring dengan deterjen biasa, aduk merata.
    • Masukkan pakaian kusam dan rendam selama 30 menit.
    • Cuci pakaian seperti biasa.

    5. Cobalah Citric Acid

    Bubuk citric acid atau asam sitrat bekerja sebagai pemutih sama seperti lemon. Teksturnya yang bubuk cukup disimpan tempat kering dan tidak mudah rusak seperti perasan lemon.

    • Campurkan 3 sdm bubuk asam sitrat dalam 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    6. Campurkan Boraks

    Boraks termasuk alternatif pemutih yang dapat menghilangkan noda dan residu yang mampu menempel pada kain.

    • Campurkan 115 gram bubuk boraks ke 3,5 liter air hangat, aduk hingga larut.
    • Masukkan pakaian putih dan rendam selama 30 menit atau lebih.
    • Cuci seperti biasa.

    7. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) bisa memudarkan warna pakaian tapi juga dapat mencerahkan baju putih. Tidak hanya memutihkan, cahaya ini bantu membunuh kuman yang mungkin bersarang di kain.

    Pakaian, seprai, maupun handuk putih dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung dan biarkan hingga kering.

    Penting diperhatikan, sejumlah cara di atas dikhususkan untuk pakaian full putih. Pengulangan metode mungkin diperlukan untuk mendapatkan pakaian yang kembali putih dan bersih.

    Hindari penggunaannya pada pakaian berwarna atau motif. Lakukan metode sesuai petunjuk dan jangan mencampur-campur bahan yang dipakai.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Debu dan Jamur di Dinding Bisa Bikin Alergi, Ini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Dinding juga bisa berdebu, sama seperti perabotan rumah tangga lainnya. Dinding yang berdebu dan kotor bisa terjadi karena faktor cuaca dan kebiasaan dari penghuninya.

    Dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka biasanya akan cepat kotor dan kusam. Begitu pula dengan dinding yang jarang dibersihkan juga membuat debu menumpuk.

    Debu pada dinding dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Selain itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang membuat warna cat juga jadi cepat kusam.


    Nah, kamu bisa membersihkannya untuk menghilangkan debu dan mencegah tumbuhnya jamur. Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya.

    Apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bersihkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Itulah cara membersihkan dinding berdasarkan bahan dasarnya. Semoga bermanfaat detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Dapur Lengket dan Berminyak Bikin Gengges, Ini Cara Atasinya



    Jakarta

    Rumah yang bersih biasanya tercermin dari kondisi lantainya. Namun, pernahkan kamu merasa kalau lantai dapur lebih cepat lengket dan berminyak?

    Bagi kamu yang pengin rumah bersih mungkin gemas karena bagian dapur cepat kotor. Tak heran karena bagian rumah ini sering digunakan untuk memasak.

    Lantai seperti ini mengganggu banget. Selain tidak nyaman diinjak, penghuni rumah bisa tidak sengaja tergelincir.


    Lantas, bagaimana cara efektif buat membersihkannya? Yuk, simak dulu penyebabnya berikut ini, dilansir dari Mr Handyman.

    Penyebab Lantai Dapur Lengket dan Berminyak

    1. Menggoreng dan Menumis Makanan

    Aktivitas memasak identik dengan menggoreng dan menumis makanan. Ternyata proses memasak seperti ini membuat partikel minyak menguap ke udara. Lama-lama partikel minyak akan jatuh dan menumpuk di berbagai permukaan dapur, termasuk lantai.

    2. Cipratan dan Tumpahan Minyak

    Sangat wajar kalau penghuni rumah tak sengaja menyiprat atau menumpahkan minyak di dapur. Hal ini tentu membuat lantai menjadi kotor, apalagi kalau sedang banyak aktivitas memasak.

    3. Kurang Ventilasi

    Sistem ventilasi yang kurang memadai membuat uap berminyak dari memasak terperangkap di dapur. Padahal, dengan ventilasi yang cukup, uap tersebut dapat dikeluarkan dari dapur, sehingga mengurangi tumpukan minyak.

    4. Tidak Rajin Bersihkan Dapur

    Tidak membersihkan lantai dapur secara rutin akan membuat lemak dan minyak lama-lama menumpuk. Lalu, metode yang kurang tepat juga membuat proses pembersihan kurang efektif, sehingga lantai selalu berminyak.

    Cara Bersihkan Lantai Dapur

    Inilah cara membersihkan lantai dapur yang lengket dan berminyak.

    1. Larutan Cuka Putih

    Larutkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan 1:1 di dalam baskom atau botol semprot. Lalu, aplikasikan cairan tersebut pada area berminyak.

    Kamu bisa menggunakan sikat untuk menggosok lantai dengan perlahan, terutama pada noda minyak membandel. Setelah itu, kamu bisa bilas lantai dengan air bersih dan keringkan.

    2. Pasta Soda Kue

    Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat bentuk pasta. Oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Selanjutnya, gosok permukaan tersebut dengan sikat atau spons secara perlahan. Barulah membilas dan mengeringkan lantai.

    3. Larutan Sabun Cuci Piring

    Campurkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring di dalam baskom. Kamu bisa menyikat atau mengelap noda minyak membandel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Larutan Jus Lemon

    Peras jus lemon segar dan campurkan dengan air hangat. Selanjutnya, aplikasikan larutan menggunakan kain pel atau spons. Gunakan kain pel atau spons untuk mengaplikasikan minyak pada pantai.

    Lalu, biarkan larutan bekerja untuk menghancurkan minyak. Barulah menyikat atau mengelap lantai dengan air bersih.

    Itulah cara membersihkan lantai dapur dari minyak yang lengket, kotor, dan licin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cukup Pakai Satu Bahan, Begini Cara Bersihkan Noda Membandel di Sofa


    Jakarta

    Sofa yang terkena noda membandel pasti akan sulit dibersihkan. Selain itu, kamu tidak bisa asal sikat atau tuang cairan kimia ke permukaan sofa karena bahannya yang berbeda. Ukurannya pun besar tidak seperti baju yang mudah direndam air panas.

    Noda membandel seperti tinta, minyak, atau cat hanya bisa dibersihkan dengan cairan tertentu saja. Salah pakai cairan pembersih, bisa-bisa bukan bikin bersih, tapi nodanya melebar dan membuat sofa makin kotor.

    Namun, tenang, dilansir The Spruce, cara menghilangkan noda membandel pada sofa cukup menggunakan satu jenis cairan saja yakni sabun cuci piring. Berikut caranya.


    1. Bersihkan Kotoran dan Rambut

    Sebelum menghilangkan noda membandel, singkirkan dulu kotoran padat seperti pulpen apabila nodanya dari tinta, makanan jika nodanya muncul dari saus. Jika kotoran padat bisa dibuang, noda tidak akan banyak terserap. Caranya membersihkannya pun jangan diusap atau ditarik ke sisi lain. Cukup di usap-usap lembut di permukaannya.

    2. Campurkan Larutan Sabun Cuci Piring

    Siapkan mangkuk kecil berisi air hangat. Lalu tambahkan sabun cuci piring cair dengan perbandingan 2:1. Aduk hingga muncul busa.

    3. Bersihkan Noda

    Celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih. Lalu, peras air sampai tidak ada yang menetes. Setelah itu, usap-usap lembut noda hingga menghilang.

    4. Bersihkan Sisa Sabun

    Ambil kain microfiber lain yang masih bersih. Basahkan dengan air hangat, lalu tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

    5. Tunggu Hingga Kering

    Pastikan sofa tidak basah terlalu lama atau lembap. Area lembap tersebut bisa memicu munculnya jamur. Apabila jamur muncul, akan tercium bau apek dan muncul noda hitam di permukaannya. Untuk sementara jauhkan bantal dan penutup sofa apabila ada.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Merawat Kain Pel Agar Selalu Bersih, Lantai Jadi Kinclong dan Wangi


    Jakarta

    Penggunaan kain pel yang bersih dilakukan saat mengepel lantai. Jangan sampai sudah susah-susah mengepel tapi lantai tetap kotor dan bau karena menggunakan kain pel yang sudah usang.

    Oleh karena itu, penting untuk merawat kain pel secara teratur supaya bersih, sehingga mengepel lantai jadi lebih efektif. Sebaiknya kamu segera membersihkan kain pel setelah selesai digunakan.

    Lantas, bagaimana cara merawat kain pel? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple.


    Persiapkan Alat dan Bahan

    Sebelum membersihkan kain pel, kamu perlu menyiapkan alat dan bahan berikut ini.

    • Ember
    • Mesin cuci
    • Jemuran
    • Sarung tangan pelindung
    • Pembersih serba guna
    • Detergen
    • Cuka Pembersih cucian
    • Pemutih

    Cara Merawat Kain Pel

    Inilah tips merawat kain pel yang bisa kamu lakukan biar kain pel selalu bersih.

    1. Bersihkan Kain Pel Setelah Digunakan

    Setelah mengepel lantai, kamu bisa merendam kain pel ke dalam bak cuci atau ember berisi air hangat dan biarkan selama tiga menit. Jangan lupa gunakan sarung tangan pelindung untuk menghindari iritasi kulit.

    Lalu, peras kain pel hingga cukup kering. Celupkan dan peras beberapa kali untuk menghilangkan semua sisa sabun.

    Untuk kepala kain pel yang dapat dilepas, kamu bisa masukkan ke mesin cuci dan tambahkan detergen. Setelah dibersihkan, jemur kain pel hingga kering.

    2. Bersihkan Kepala Pel Secara Mendalam

    Isi penuh ember dengan air panas dan pembersih serbaguna. Ikuti petunjuk pemakaian tentang berapa banyak bahan pembersih yang harus digunakan.

    Rendam kain pel dalam larutan pembersih dan biarkan terendam setidaknya selama 10 menit agar pembersih dapat menghilangkan penumpukan kotoran. Isi ulang ember dengan air hangat segar dan bilas kain pel

    3. Sanitasi Kepala Pel

    Kamu perlu menyiapkan dua cangkir cuka, dua cangkir air panas, air dingin, dan campuran air panas dengan pemutih (hanya untuk kepala pel kapas). Rendam kain pel selama 10 menit, lalu tuang larutan pembersih, dan isi ulang ember dengan air hangat.

    Gosok kain pel agar noda hilang, kemudian bilas kepala pel hingga bersih. Peras kain pel dengan baik dan biarkan mengering dalam posisi tegak.

    4. Cara Menyimpan Kain Pel dengan Benar

    Setelah kain pel bersih dan kering, kamu perlu menyimpannya dengan benar. Setiap jenis kain pel memiliki cara penyimpanan yang berbeda.

    • Pel Spons : Selalu simpan spons pel dengan kepala menghadap ke atas untuk mencegahnya berubah bentuk. Jika spons mulai rusak, berbau, atau berubah warna.
    • Kepala Pel Kapas: Kepala pel kapas harus benar-benar kering sebelum menyimpannya dalam posisi tegak di tempat yang tidak berventilasi.
    • Kepala Pel Microfiber: Kepala pel microfiber melingkar atau tali harus disimpan tegak di ruang yang berventilasi baik. Kebanyakan kepala pel mikrofiber dapat bertahan hingga 200 kali penggunaan.

    Itulah cara merawat kain pel agar tetap bersih dan awet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat, Bisa Bikin Rusak!


    Jakarta

    Salah satu masalah yang sering terjadi pada mesin cuci adalah bergetar hebat saat mesin berputar, terutama saat sedang dalam mode peras. Mesin cuci mungkin akan bersuara keras dan posisi mesin cuci bisa berpindah akibat getaran itu.

    Bagi yang pertama mengalaminya, mungkin ini akan menakutkan. Tenang saja, biasanya hal ini bukan karena mesin cuci rusak. Tapi jika ini terjadi terus menerus, maka bisa menyebabkan kerusakan.

    Untuk mengetahui penyebab mesin cuci bergetar hebat, simak penjelasan berikut ini, lengkap dengan cara menanganinya.


    5 Alasan Mesin Cuci Bergetar Hebat

    Dilansir dari situs The Spruce dan Quality Appliance Repair, berikut ini 5 alasan mesin cuci bergetar hebat, dan cara menanganinya:

    1. Beban Cucian Tidak Seimbang

    Beban cucian harus seimbang saat mesin melakukan pemerasan. Terutama saat mesin mulai memutar, beban yang tidak seimbang membuat proses pemutaran akan menciptakan getaran

    Cara mengatasinya, ulangi menata cucian di dalam mesin sampai merata di kanan, kiri, atas, bawah. Jika bebannya seimbang, mesin akan berputar sempurna.

    2. Permukaan Lantai Tidak Rata

    Jika beban cucian kamu rasa sudah seimbang tetapi masih bergetar hebat, mungkin ini akibat permukaan lantai tempat mesin cuci berdiri tidak rata alias miring.

    Saat pertama kali meletakkan mesin cuci, pastikan keempat kakinya benar-benar menapak dengan baik dan rata. Jika lantainya memang tidak rata, kalian bisa menambahkan ganjal pada kaki yang tidak rata.

    3. Penyangga Lantai Kurang Kuat

    Agar mesin cuci berdiri lebih kokoh dan stabil, kamu bisa menambahkan penyangga. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan agar meningkatkan stabilitas lantai.

    Atau kamu bisa menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil untuk mesin cuci yang dijual di pasaran. Peredam kejut ini biasanya dapat menghentikan getaran kencang.

    4. Motor Tidak Seimbang

    Selain kemungkinan di atas, getaran hebat bisa muncul akibat motor yang tidak seimbang. Selain bergetar, mesin juga akan mengeluarkan bunyi berdenting. Coba periksa komponen internal motor untuk mengetahui apakah ada kerusakan atau keausan.

    5. Sabuk Putus atau Pegas Suspensi Rusak

    Kemungkinan terakhir adalah terjadi kerusakan pada sabuk atau pegas suspensi. Jika sabuk penghubung motor ke drum putus atau rusak, maka mesin cuci bisa berguncang hebat selama siklus pemutaran.

    Jika pegas suspensi yang menghubungkan tabung mesin cuci bagian dalam ke tabung luar putus, maka bisa menyebabkan mesin cuci goyang. Pegas ini membantu menyerap getaran tabung. Tapi jika putus, mesin cuci akan tidak seimbang dan menimbulkan getaran.

    Nah, jika mesin cuci kamu bergetar hebat, jangan buru-buru menyangka mesin cuci kamu rusak. Setidaknya coba seimbangkan dulu cucian, permukaan lantai, atau penyangganya. Jika masih bergetar, kamu bisa memanggil tukang servis mesin cuci.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini 7 Tips Bikin Baju Menguning Kembali Putih Tanpa Pemutih


    Jakarta

    Baju atau pakaian berwarna putih memang punya daya tarik sendiri, namun mudah kotor dan menguning. Untuk mengembalikannya jadi putih bersih, biasanya orang-orang menggunakan cairan pemutih.

    Namun, penggunaan produk pemutih yang kurang tepat justru bisa merusak pakaian, lho. Tapi tenang saja, ada cara lain untuk memutihkan baju putih yang menguning.

    Kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah atau di alam. Yuk, simak caranya di bawah ini.


    Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

    Dikutip dari The Spruce dan Real Simple, berikut sederet cara memutihkan pakaian putih yang kekuningan atau kusam tanpa cairan pemutih:

    1. Gunakan Perasan Lemon

    Air perasan lemon merupakan pemutih alami untuk pakaian. Kandungan asam sitratnya berguna untuk memutihkan pakaian berbahan katun, linen, dan poliester.

    • Siapkan 4 buah lemon, potong menjadi dua bagian dan peras untuk diambil airnya.
    • Campurkan perasan lemon ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    2. Rendam dengan Soda Kue

    Soda kue atau baking soda mengandung natrium bikarbonat yang bantu menghilangkan noda membandel pada kain. Bahan ini juga dapat menghempaskan bau yang menempel di pakaian, termasuk kaus kaki.

    • Campurkan 230 gram soda kue ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas, aduk hingga larut.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 1 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    3. Tambahkan Cuka Putih

    Asam asetat dalam cuka putih bantu menghilangkan residu detergen penyebab pakaian menguning dan kusam.

    • Tambahkan 250 ml cuka putih suling ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Masukkan pakaian putih menguning dan rendam semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    4. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring ada yang mengandung natrium hipoklorit yang bisa memutihkan kain terbuat dari serat alami seperti katun atau linen.

    • Siapkan 3,5 liter air panas.
    • Tambahkan sedikit sabun cuci piring dengan detergen biasa, aduk merata.
    • Masukkan pakaian kusam dan rendam selama 30 menit.
    • Cuci pakaian seperti biasa.

    5. Gunakan Citric Acid

    Bubuk citric acid atau asam sitrat bekerja sebagai pemutih sama seperti lemon. Teksturnya yang bubuk cukup disimpan tempat kering dan tidak mudah rusak seperti perasan lemon.

    • Campurkan 3 sendok makan bubuk asam sitrat dalam 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    6. Campurkan Boraks

    Boraks termasuk alternatif pemutih yang dapat menghilangkan noda dan residu yang mampu menempel pada kain.

    • Campurkan 115 gram bubuk boraks ke 3,5 liter air hangat, aduk hingga larut.
    • Masukkan pakaian putih dan rendam selama 30 menit atau lebih.
    • Cuci seperti biasa.

    7. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) bisa memudarkan warna pakaian tapi juga dapat mencerahkan baju putih. Tidak hanya memutihkan, cahaya ini bantu membunuh kuman yang mungkin bersarang di kain.

    Pakaian, seprai, maupun handuk putih dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung dan biarkan hingga kering.

    Penting diperhatikan, sejumlah cara di atas dikhususkan untuk pakaian full putih. Pengulangan metode mungkin diperlukan untuk mendapatkan pakaian yang kembali putih dan bersih.

    Hindari penggunaannya pada pakaian berwarna atau motif. Lakukan metode sesuai petunjuk dan jangan mencampur-campur bahan yang dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Dinding Biar Nggak Gampang Debu dan Jamuran



    Jakarta

    Sama seperti perabotan di rumah, dinding juga bisa berdebu dan menimbulkan jamur. Hal ini bisa terjadi karena tidak dirawat dan faktor cuaca.

    Biasanya dinding yang cepat kotor dan kusam adalah bagian dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka. Penumpukan debu pada dinding juga bisa lebih parah jika jarang dibersihkan.

    Padahal Debu di dinding bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Tak hanya itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut, bisa membuat warna cat jadi cepat kusam.


    Nah, kamu bisa membersihkannya untuk menghilangkan debu dan mencegah tumbuhnya jamur. Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya.

    Apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bersihkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Itulah cara membersihkan dinding berdasarkan bahan dasarnya. Semoga bermanfaat detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com