Tag Archives: perbaikan keran

Risih Keran Air Menetes Terus? Begini Cara Mudah Perbaikinya


Jakarta

Keran air yang terus menetes bisa membuat risih pemilik rumah. Meski sudah tutup keran rapat-rapat, tetesan air terus berjatuhan.

Jika menemui masalah seperti ini, pemilik perlu segera memperbaikinya. Sebab, air yang mengalir terus bisa jadi pemborosan.

Sebelum memperbaiki keran, pemilik rumah perlu menyiapkan beberapa peralatan, antara lain kunci pas, obeng berkepala silang, cartridge pengganti atau ring-O, dan selotip ledeng. Simak cara perbaiki keran air menetes berikut ini.


Cara Perbaiki Keran Air Menetes

Inilah langkah-langkah untuk memperbaiki keran air yang menetes, dikutip dari Your Repair dan My Plumber London.

1. Matikan Saluran Air

Pertama, matikan saluran air untuk memudahkan proses perbaikan. Langkah ini menghindari munculnya air secara tiba-tiba.

2. Tutup Saluran Pembuangan Sekitar Keran

Tutup juga saluran pembuangan di sekitar keran. Hal ini untuk mencegah komponen keran masuk ke lubang pembuangan saat perbaikan.

3. Lepas Gagang Keran

Lepaskan sekrup pada gagang keran menggunakan obeng secara hati-hati. Sebagian gagang memiliki penutup yang harus dibuka pelan-pelan, lalu bisa membuka sekrup pengaman.

4. Buka Cartridge atau Katup

Selanjutnya, buka cartridge atau katup menggunakan kunci pas sesuai ukuran. Putar kunci pas berlawanan arah jarum jam. Komponen keran akan terlihat setelah terbuka.

5. Periksa dan Ganti Washer atau Ring-O

Periksa kondisi washer dan ring-O di dalam cartridge. Jika ada tanda kerusakan, keausan, dan kelonggaran, gantilah dengan washer atau ring-O yang baru.

6. Pasang Selotip Ledeng

Kalau desain keran terdapat sambungan berulir, pasanglah selotip ledeng di sekitar ulir sebelum memasang keran kembali. Hal ini agar pemasangan lebih kencang, sehingga mencegah air merembes lewat ulir.

7. Pasang Keran

Kemudian, pasang kembali katup secara pelan-pelan pada lokasi semula. Pastikan katup terpasang sejajar dengan komponen internal keran. Gunakan kunci pas untuk mengencangkannya dengan memutar searah jarum jam. Pastikan keran kencang tapi tidak terlalu kencang.

8. Pasang Kembali Gagang Keran

Pasang kembali gagang keran dengan memasang sekrupnya. Kalau ada bagian penutup, pasang kembali pada tempatnya.

9. Nyalakan Saluran Air

Terakhir, nyalakan kembali saluran air. Coba buka dan tutup keran untuk mengecek aliran air normal dan ada tidak kebocoran.

Jika keran air masih bocor, pastikan lagi komponen sudah terpasang dengan kencang. Apabila masih belum teratasi, mungkin sudah saatnya mengganti dengan keran yang baru.

Itulah tips memperbaiki keran air yang bocor. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Keran Air Longgar Tanpa Alat Khusus



Jakarta

Keran air yang terus menetes meski sudah ditutup rapat bisa bikin risih, boros air, bahkan berisiko meningkatkan tagihan bulanan. Masalah ini umum terjadi di banyak rumah, namun kabar baiknya: bisa diatasi sendiri tanpa perlu alat-alat khusus.

Dilansir dari berbagai sumber, salah satu penyebab utama keran menetes adalah bagian dalamnya yang mulai aus, terutama washer alias segel karet kecil di dalam gagang keran. Selain itu, komponen seperti ring-O, seal, atau katup bisa saja longgar akibat karat, retakan, atau penumpukan mineral dari air yang mengalir setiap hari.

Masalah makin parah jika air digunakan dalam tekanan tinggi. Debit besar dapat menekan bagian dalam keran dan menyebabkan kebocoran seiring waktu.


Berikut ini langkah-langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki keran air longgar di rumah, tanpa perlu memanggil tukang:

1. Matikan Saluran Air

Pastikan aliran air utama ditutup agar tidak menyembur saat keran dibuka. Ini juga mencegah air terbuang sia-sia ke saluran pembuangan.

2. Lepas Gagang Keran

Gunakan obeng atau tangan kosong (jika memungkinkan) untuk membuka gagang keran. Simpan sekrup di tempat yang aman agar mudah dipasang kembali nanti.

3. Periksa Bagian Dalam Keran

Buka katup atau cartridge dengan memutar berlawanan arah jarum jam. Perhatikan kondisi washer dan ring-O di dalamnya. Jika sudah aus, keras, atau pecah, segera ganti dengan yang baru.

4. Gunakan Selotip Pipa

Untuk keran dengan ulir, kamu bisa melilitkan selotip khusus pipa di bagian sambungan agar lebih rapat dan mencegah kebocoran.

5. Rakit Ulang dan Tes

Setelah penggantian selesai, pasang kembali seluruh komponen keran seperti semula. Kencangkan secukupnya, lalu buka saluran air dan tes. Jika keran sudah tidak menetes, berarti kamu berhasil mengatasi masalahnya.

Dengan perawatan sederhana ini, kamu tak hanya menghemat air, tapi juga menghindari kerusakan lebih parah yang bisa mengganggu aktivitas di rumah. Jadi, sebelum buru-buru panggil tukang, tak ada salahnya mencoba sendiri dulu, kan?

(das/das)



Sumber : www.detik.com