Tag: perbaikan lantai

  • Celah di Nat Keramik Bisa Jadi Sarang Rayap! Begini Cara Perbaikannya


    Jakarta

    Lantai keramik terkadang membutuhkan perawatan khusus, apalagi kalau sudah berumur. Nat keramik sewaktu-waktu bisa berongga atau pecah, sehingga membutuhkan perbaikan.

    Oleh karena itu, pemilik rumah sebaiknya memeriksa kondisi lantai secara berkala. Jika menemukan nat keramik berongga, segera perbaiki sebelum muncul masalah baru.

    Nat keramik berongga bisa merusak tampilan lantai. Belum lagi, celah itu bisa jadi tempat munculnya rayap, jamur, dan lumut. Hal itu malah merugikan pemilik rumah dan bikin ruangan gagal estetik.


    Bagaimana cara memperbaiki nat keramik berongga? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki Nat Keramik Berongga

    Berikut ini langkah-langkah memperbaiki nat keramik, dikutip dari Angi’s List.

    1. Bersihkan Nat Keramik

    Sebelum memulai, persiapkan diri dengan mengenakan kacamata pengaman, masker, dan sarung tangan. Jika nat rusak, bersihkan dengan menyapu dan menyedot debu. Lalu, bersihkan nat dengan air hangat dan sikat nat.

    2. Hilangkan Nat Rusak

    Hilangkan nat yang sudah rusak menggunakan tangan. Nat yang retak, hancur, atau longgar. terkelupas, atau hancur yang longgar dan mudah dicungkil. Lalu, gunakan gergaji nat untuk memecah sisa nat yang rusak tapi tidak dapat dihilangkan dengan tangan.

    3. Pilih Nat dengan Warna Senada

    Kalau pemilik hanya akan mengganti sebagian nat, jangan lupa untuk memilih warna nat yang sesuai dengan yang sudah ada saat ini. Langkah ini penting kalau mau nat menyatu dengan bagian lantai lain.

    4. Bersihkan Sisa Kotoran

    Bersihkan sisa debu dan kotoran bekas nat menggunakan penyedot debu. Lalu, bersihkan dengan baik lembap dan biarkan kering.

    5. Siapkan Adonan Nat

    Jika membeli nat yang belum tercampur, siapkan adonan nat dengan takaran sesuai anjuran pabrik. Tuang bubuk nat dan air ke dalam mangkuk, lalu aduk menggunakan sekop.

    6. Aplikasikan Nat pada Keramik

    Aplikasikan nat pada celah-celah keramik secara merata. Kerjakan secara perlahan mulai dari bagian kecil dan hindari mengoleskan terlalu banyak nat sekaligus. Kemudian, bersihkan nat berlebih agar permukaan mulus.

    7. Bersihkan Keramik

    Biarkan nat selama 15 hingga 30 menit, lalu bersihkan permukaan keramik menggunakan spons untuk menghilangkan sisa nat. Jangan sampai nat di celah keramik terangkat. Kemudian, bersihkan spons secara berkala.

    8. Biarkan Nat Mengering

    Selanjutnya, biarkan nat mengering secara menyeluruh. Langkah ini bisa memakan waktu 24-72 jam.

    9. Bersihkan Keramik

    Setelah nat kering, kemungkinan akan ada semacam kotoran sisa nat. Bersihkan keramik menggunakan kain lembap, lalu dengan kain kering.

    10. Segel Nat

    Untuk mencegah kerusakan, lapisi nat baru dengan segel. Oleskan cairan penyegel nat dengan kuas.

    Itulah cara memperbaiki nat keramik yang berongga. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Lantai Retak karena Tekanan Besar


    Jakarta

    Lantai keramik bisa pecah karena terkena benturan keras atau tekanan yang besar. Pemilik rumah perlu memperbaiki lantai agar tidak merusak estetika rumah.

    Pemilik bisa memperbaiki lantai retak dengan mengganti seluruh keramiknya. Namun, retakan yang masih ringan bisa diperbaiki tanpa perlu melakukan pembongkaran kok.

    Bagaimana cara mudah mengatasi lantai retak? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Mengatasi Lantai Retak

    Inilah cara memperbaiki lantai keramik yang retak akibat tekanan besar, dikutip dari Home Decor Bliss.

    1. Bersihkan Retakan

    Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan ubin keramik agar jalur retakan terlihat jelas. Gunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran pada keramik. Jika ada bagian yang terlalu tajam, pemilik bisa menggunakan amplas atau pengikis pada retakan.

    2. Oleskan Epoxy

    Kemudian, isi retakan menggunakan epoxy. Gunakan karton atau alat khusus untuk mengoleskan dan meratakan permukaan lantai dengan epoxy.

    Tuang epoxy ke retakan keramik dan tunggu hingga mengeras. Tusuk gigi bisa digunakan untuk retakan tipis, sedangkan alat dengan permukaan lebar untuk retakan besar. Hindari penggunaan pisau karena epoxy akan cepat mengeras.

    3. Kikis Kelebihan Epoxy

    Terkadang epoxy bisa menyebar ke bagian lain kalau pemilik terlalu banyak menuangkannya. Pemilik dapat merapikannya dengan cara mengikis bagian berlebih. Segera lakukan langkah ini sebelum epoxy mengeras.

    4. Cat Bekas Retakan

    Setelah epoxy kering, pemilik bisa mengecat bekas retakan agar terlihat seperti baru. Gunakan kuas yang tipis untuk mengecat bekas retakan.

    Pastikan untuk memilih warna cat yang mirip dengan lantai dan finish-nya mengkilap. Sebaiknya gunakan cat berbahan dasar minyak agar tidak cepat pudar ketika terkena air.

    Itulah cara mengatasi lantai retak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Lantai Rumah Bergelombang dan Terangkat



    Jakarta

    Lantai rumah yang bergelombang atau keramik yang terangkat bisa menjadi masalah serius jika dibiarkan. Selain mengganggu estetika, kondisi ini juga bisa membahayakan penghuni rumah. Masalah ini umum terjadi, terutama pada lantai keramik, dan perlu penanganan yang tepat.

    Keramik memang dikenal kuat dan awet, namun bukan berarti bebas dari kerusakan. Salah satu masalah yang kerap muncul adalah keramik terangkat, pecah, atau bahkan ‘meledak’-kondisi yang dikenal dengan istilah popping. Jika tidak segera diperbaiki, air bisa merembes ke bawah lantai dan memicu jamur serta kerusakan lebih lanjut.

    Lalu, apa penyebab lantai rumah menjadi bergelombang atau terangkat, dan bagaimana cara mengatasinya?


    Penyebab Lantai Keramik Terangkat atau Pecah

    Dikutip dari catatan detikProperti dan The Floor Trader Outlet, berikut beberapa penyebab umum lantai keramik bisa mengalami popping:

    1. Perubahan Suhu

    Keramik akan sedikit mengembang saat panas dan menyusut saat dingin. Perubahan suhu yang terjadi terus-menerus bisa menyebabkan keramik bergeser, longgar, hingga terangkat.

    2. Pergerakan Pondasi Rumah

    Seiring waktu, pondasi rumah bisa mengalami pergeseran karena perubahan kelembaban, tekanan tanah, atau penyusutan material. Ini bisa membuat keramik menjadi retak atau terangkat.

    3. Jenis Perekat yang Digunakan

    Tidak semua perekat punya kekuatan sama. Perekat berkualitas rendah atau yang sudah melemah seiring waktu bisa membuat ubin longgar dan terlepas.

    4. Cara Pemasangan yang Kurang Tepat

    Pemasangan yang hanya menggunakan titik-titik perekat di tengah atau sudut keramik bisa menciptakan rongga udara. Inilah yang memicu popping.

    5. Permukaan Dasar yang Tidak Rata

    Jika lantai dasar tidak rata, tekanan yang tidak merata akan membuat ubin bergeser, pecah, atau terangkat. Permukaan seperti ini harus diratakan sebelum pemasangan.

    Cara Mengatasi Lantai Rumah yang Terangkat

    Jika keramik sudah terangkat atau pecah, satu-satunya cara efektif adalah mengganti ubin yang rusak. Berikut langkah-langkah perbaikannya:

    • Potong nat di sekitar ubin yang rusak menggunakan alat pemotong nat.
    • Angkat ubin dengan hati-hati, bisa menggunakan palu atau bor jika sulit dilepas.
    • Bersihkan sisa puing dan permukaan dasar.
    • Pasang ubin baru dengan perekat berkualitas dan teknik yang benar.
    • Tutup kembali nat dengan rapi dan biarkan kering.

    Pastikan pengerjaan dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak keramik lain di sekitarnya.

    Cara Mencegah Lantai Bergelombang Sejak Awal

    Untuk mencegah keramik terangkat atau lantai bergelombang, perhatikan hal-hal berikut saat pemasangan:

    1. Gunakan Teknik Pemasangan yang Tepat

    Gunakan adukan mortar yang sesuai dan ratakan perekat secara menyeluruh di bawah ubin, bukan hanya di titik-titik tertentu.

    2. Pilih Perekat Berkualitas Tinggi

    Gunakan perekat khusus keramik yang lebih kuat dibandingkan semen biasa.

    3. Cek dan Rawat Nat Secara Berkala

    Jika ada celah atau keretakan pada nat, segera perbaiki agar udara dan air tidak masuk.

    4. Antisipasi Potensi Banjir

    Jika rumah berada di kawasan rawan banjir, pertimbangkan untuk meninggikan lantai agar tidak terendam air yang bisa menyebabkan kerusakan pada keramik.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com