Tag: perhatian

  • Bingung Pilih Sofa buat Ruangan Sempit? Begini Tipsnya



    Jakarta

    Memiliki sofa di rumah bisa membuat rumah semakin cantik sekaligus digunakan untuk duduk santai. Namun, perlu perhatian khusus saat memilih sofa, apalagi jika ruangan di rumah kamu sempit.

    Jika salah pilih sofa, bisa-bisa ruangan di rumah kamu jadi makin sempit. Lantas, bagaimana cara memilih sofa untuk ruangan yang sempit?

    Dilansir dari Homes & Gardens, Sabtu (20/7/2024), berikut ini caranya.


    1. Pastikan Ukuran Sofa Pas untuk Ruangan

    Ukuran sofa memegang peran penting agar ruangan kamu tidak terasa sesak. Jika kamu memilih sofa yang terlalu panjang, itu akan memakan banyak ruang sehingga ruangan di rumah kamu terasa makin kecil.

    “Saya menyarankan pilih sofa dengan ukuran yang kecil untuk menyesuaikan proporsi ruangan,” kata desainer interior, Brianna Untener.

    2. Pilih Sofa dengan Detail Minimalis

    Pada ruangan kecil, sebaiknya tidak terdapat detail yang berlebih. Dengan demikian, bisa membuat ruangan terasa nyaman.

    3. Pilih Sofa dengan Kaki

    Sofa yang memiliki kaki akan membantu ruangan terasa lebih ‘ringan’ dan terasa lebih luas karena ada ruang lebih.

    4. Pilih Warna yang Sesuai

    Warna terang maupun warna gelap bisa saja cocok di ruangan yang sempit. Biasanya, warna terang sangat sering digunakan. Jika dipadukan dengan warna dinding yang terang, maka ruangan bisa terasa lebih terang.

    Penggunaan warna gelap pada sofa yang dipadukan dengan warna dinding yang gelap bisa meningkatkan kesan ruang. Walau demikian, penggunaan warna gelap atau terang pada sofa tergantung dari gaya dan tampilan yang kamu inginkan.

    “Tidak ada jawaban benar atau salah ketika memilih sesuatu yang berwarna untuk ruangan kecil. Itu semua tergantung selera klien dan kemudian bekerja dari sana,” kata Untener.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Dihindari saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rak buku di rumah bisa digunakan sebagai partisi antar-ruangan. Agar tampak menarik, rak buku harus ditata dengan baik.

    Menata rak buku tidak bisa dilakukan asal karena bisa jadi membuatnya tampak berantakan. Butuh waktu untuk menatanya supaya tampak pas dan tidak berlebihan.

    Nah, saat menata rak buku, ada beberapa hal yang harus dihindari. Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (22/8/2024), berikut ini informasinya.


    1. Hanya Ada Buku Saja

    Isi dari rak buku tidak hanya buku saja. Kamu juga bisa menambahkan barang-barang dekoratif lain, misalnya bingkai foto, vas bunga, dan lainnya.

    Memasukkan barang lain pada rak buku tidak hanya memberikan kesan personal, tapi juga menciptakan tampilan yang lebih menyeluruh.

    2. Mengatur Barang Terlalu Dekat

    Untuk menata rak buku yang ‘sempurna’ kamu bisa meletakkan barang-barang dengan jarak yang cukup agar bisa ‘bernapas’. Dengan adanya jarak juga bisa membuat barang-barang tampak harmonis. Jika rak buku terlalu penuh atau jarak antar-barang terlalu dekat, maka akan tampak terlalu penuh.

    3. Menata Rak Buku Secara Berlebihan

    Kamu bisa menata rak buku dimulai dari barang-barang yang kamu suka dan ingin menjadi pusat perhatian agar fokus. Setelah itu baru tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit. Jika ada yang dirasa kurang pas, segera singkirkan.

    4. Salah Mengukur Skala

    Ukuran penting dalam menata barang. Sebab, barang yang ukurannya tidak pas akan tampak mencolok. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci. Untuk barang-barang berukuran besar, kamu bisa meletakkannya dengan memberikan jarak.

    5. Tidak Memperhatikan Bagian Belakang Rak Buku

    Tak hanya apa yang ada di rak buku saja, tetapi bagian belakangnya juga penting. Wallpaper, papan kayu, atau cat dapat menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu.

    Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan. Kamu bisa menggunakan lampu kecil, lampu perpustakaan, atau bahkan lilin untuk menunjukkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari saat menata rak buku. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Atap Rumah Harus Dicek?



    Jakarta

    Atap merupakan salah satu komponen penting pada sebuah rumah. Adanya atap, bisa melindungi penghuni rumah baik dari hujan maupun panas matahari.

    Letak atap memang sangat tinggi dan terkadang luput dari pemeriksaan. Walau demikian, atap rumah perlu dicek sesekali untuk memastikan kondisinya masih bagus agar tidak bocor saat musim hujan.

    Seberapa sering ya atap rumah harus dicek?


    Hal tersebut tergantung dari material atap yang digunakan. Sebab, beda bahan beda ketahanannya.

    Umumnya, atap bisa tahan 25 hingga 50 tahun tergantung dari faktor lainnya dan jenis bahan yang digunakan. Namun, setelah separuh masa pakai atap berlalu sebaiknya kamu mengecek kondisi atap.

    Dilansir Forbes, Kamis (26/9/2024), kamu bisa memeriksa atap melalui ahli/profesional setiap 3-4 tahun sekali. Pertimbangkan untuk melakukan lebih sering jika tinggal di iklim yang lebih keras.

    Sementara itu, dilansir dari The Spruce, disarankan untuk periksa atap sekitar setahun sekali. Namun, berikan perhatian khusus setelah cuaca buruk atau ketika memasuki musim hujan.

    Kamu bisa menyingkirkan dedaunan, ranting, dan puing lainnya. Selain itu, pastikan Talang air tetap bersih dan jernih untuk membantu memperpanjang masa pakai atap.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com