Tag Archives: perkuat

Lewat Fitur Ini, Pluang Perkuat Sistem Keamanan Cegah Online Scam


Jakarta

Maraknya modus penipuan digital seperti telepon palsu, tautan berbahaya, hingga aplikasi tiruan membuat perlindungan data pribadi dan aset digital menjadi semakin krusial. Menjawab tantangan tersebut, Pluang menghadirkan lapisan keamanan terbaru berbasis biometrik untuk memastikan setiap akun hanya bisa diakses oleh pemiliknya.

Melalui fitur Liveness Check dan Face Match, Pluang kini menerapkan triple layer security yang mampu mendeteksi keaslian pengguna secara real-time. Teknologi ini memastikan bahwa proses login tidak hanya mengandalkan kata sandi atau kode OTP, tetapi juga verifikasi wajah yang mencocokkan pengguna asli dengan data biometrik yang tersimpan.

Lapisan keamanan tambahan ini memberikan proteksi maksimal, termasuk jika ada pihak lain yang mencoba masuk melalui perangkat atau email pribadi pengguna. Dengan sistem biometrik tersebut, upaya pengambilalihan akun dapat diminimalisir, sehingga aktivitas investasi dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.


Pluang menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan data serta aset pengguna. Untuk memastikan operasional yang transparan dan terpercaya, Pluang juga bekerja sama dengan berbagai mitra yang berizin serta diawasi oleh lembaga pemerintah terkait.

Dengan pengamanan yang semakin ketat ini, pengguna dapat berinvestasi dengan lebih tenang, tanpa perlu khawatir terhadap ancaman penipuan online yang semakin canggih.

Simak juga Video ’97 WNI Kabur dari Perusahaan Online Scam Kamboja’:

(akd/ega)



Sumber : finance.detik.com

Pengertian, Manfaat, dan Cara Buatnya



Jakarta

Di dalam pekarangan rumah ada berbagai sistem penampungan, salah satunya sumur resapan. Bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan istilah sumur resapan.

Padahal, lubang satu ini sangat bermanfaat untuk rumah, lho. Biar nggak bingung, simak penjelasan soal sumur resapan berikut ini ya.

Pengertian Sumur Resapan

Dilansir dari situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (2/1/2024), sumur resapan adalah sistem resapan buatan yang berfungsi sebagai penampungan air hujan. Sistem ini dapat berupa sumur, parit, atau alur taman resapan


Manfaat Sumur Resapan

Sumur resapan dapat menampung dan menahan air hujan, baik yang mengalir dari atap rumah maupun yang langsung jatuh ke tanah. Air akan mengisi kembali air tanah dangkal sebagai sumber air bersih. Dengan begitu, air tidak langsung keluar ke pekarangan rumah.

Cara Membuat Sumur Resapan

1. Pilih Lokasi

Saat menentukan lokasi sumur resapan, pilihlah yang jaraknya 1 meter atau lebih dari fondasi rumah. Tak hanya itu, pilih lokasi yang dekat dengan lokasi talang pembuangan air hujan.

2. Gali Lubang

Selanjutnya, gali lubang sumur dengan diameter 80-100 cm. Untuk kedalamannya mencapai 1,5 meter tapi jangan melebihi muka air tanah.

3. Perkuat Dinding Lubang

Kamu perlu memperkuat dinding tanah dengan memasukkan tiga buah buis beton sepanjang 50 cm. Kalau tak punya buis beton, kamu bisa menggunakan pasangan bata kosong.

4. Sambungkan Pipa ke Talang

Kemudian, pastikan air hujan bisa langsung masuk ke dalam sumur resapan. Hal ini dapat dilakukan dengan menyambungkan pipa paralon atau pipa pemasukan dari talang ke sumur.

5. Pasang Pipa Pembuangan

Beri pipa pembuangan ke selokan atau drainase jalan pada sumur resapan. Posisi pipa pembuangan ini harus lebih tinggi dari muka air tertinggi pada selokan drainase.

6. Isi Batu Koral

Selain memasang dinding, kamu juga perlu mengisi lubang dengan kerakal atau koral. Tumpuk batu-batu tersebut hingga ketinggian 15 cm.

7. Tutup Sumur

Terakhir, tutup bagian atas sumur menggunakan plat beton. Di penutup tersebut dapat diurug tanah untuk taman atau dipasang pot-pot tanaman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Pipa Saluran Air yang Bunyi Berisik


Jakarta

Jika kamu sering mendengar suara ‘dentuman’, ‘ketukan’, atau getaran di pipa saluran air rumah, besar kemungkinan kamu mengalami fenomena yang dikenal sebagai water hammer. Kondisi ini tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang pada sistem perpipaan rumah.

Apa Itu Water Hammer dan Penyebabnya?

Fenomena water hammer atau hydraulic shock terjadi ketika aliran air dalam pipa berhenti secara tiba-tiba, seperti saat keran ditutup kilat. Air yang tidak bisa dikompresikan menyebabkan gelombang tekanan yang merambat melalui sistem pipa dan menghasilkan suara keras atau getaran.

Penyebab umum:


  • Katup atau kran ditutup terlalu cepat
  • Pompa berhenti mendadak atau sistem katup otomatis bekerja terlalu cepat
  • Udara terjebak dalam pipa yang membentuk tekanan tidak stabil

Dampak Water Hammer Jika Tidak Ditangani

Beberapa efek negatif akibat water hammer:

  • Kerusakan sambungan pipa, retak bahkan bocor
  • Katup dan fitting rusak akibat lonjakan tekanan tiba-tiba
  • Kerusakan pompa atau peralatan, jika gelombang tekanan merembet ke komponen

Cara Efektif Mengatasi Pipa Berbunyi karena Water Hammer

Berikut solusi praktis yang bisa kamu terapkan:

1. Pasang Water Hammer Arrestor atau Air Chamber

Perangkat ini dirancang untuk menyerap lonjakan tekanan ketika aliran air terhenti secara drastis. Arrestor biasanya dipasang dekat katup, washer, atau mesin cuci.

2. Gunakan Katup Penutup Lambat (Slow‑closing valve)

Katup jenis ini menutup lebih bertahap, mengurangi tekanan mendadak dalam sistem.

3. Hapus udara terjebak di pipa

Pemasangan katup udara atau metode vakum air dapat mengatasi udara terperangkap yang memicu getaran.

4. Perkuat penopang dan instalasi pipa

Pastikan pipa terikat rapat ke rangka/bangunan agar getaran tidak menimbulkan suara keras saat terjadi tekanan.

5. Kurangi kecepatan aliran air

Memasang pengatur tekanan (pressure regulator) dan menghindari pembukaan/penutupan keran terlalu cepat membantu mengurangi momentum air

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu! 9 Tips Bangun Rumah Anti Gempa Biar Nggak Waswas


Jakarta

Gempa bumi menjadi salah satu bencana alam yang paling ditakuti karena bisa merobohkan rumah dalam hitungan detik. Meski tak bisa diprediksi kapan datangnya, masyarakat bisa meminimalisir risiko dengan membangun rumah yang tahan gempa.

CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat, menegaskan pentingnya memperhitungkan kekuatan struktur bangunan sejak awal. Fondasi, kolom, hingga balok beton bertulang harus dihitung secara matang agar mampu menahan guncangan.

“Ketahanan strukturnya itu harus kuat. Mulai dari kualitas beton, besi sebagai tulangan rangka, hingga perhitungan zona gempa di lokasi rumah,” kata Taufiq kepada detikProperti.


Tips Bangun Rumah Tahan Gempa

1. Hitung Kekuatan Struktur dengan Ahli

Jangan asal bangun! Pastikan ahli struktur menghitung fondasi, kolom, dan rangka beton sesuai standar.

2. Perkuat Sambungan Kolom dan Balok

Banyak rumah roboh karena sambungan kolom dan balok lemah. Pastikan penulangan dibuat overlap, bukan asal tempel.

3. Amankan Genteng Rumah

Atap adalah bagian paling rawan saat gempa. Gunakan genteng ringan seperti spandek, seng, PVC, atau ikat genteng dengan baut agar tidak mudah runtuh.

4. Pilih Jendela Kecil

Jendela kaca besar mudah pecah. Lebih aman gunakan jendela modular kecil agar rangkanya kuat menahan getaran.

5. Kuatkan Struktur Dinding

Tambahkan pembesian pada dinding, misalnya dengan bata interlock yang diberi tulangan besi vertikal dan horizontal.

6. Ikuti Panduan Resmi PUPR

Kontraktor Panggah Nuzhul Rizki mengingatkan bahwa Kementerian PUPR sudah membuat panduan teknis bangunan tahan gempa, seperti rumah contoh RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat).

7. Konsultasi dengan Konsultan

Konsultasi dengan arsitek dan konsultan struktur akan membantu memilih desain, fondasi, hingga dimensi bangunan yang paling aman.

8. Gunakan Material Ringan & Berstandar SNI

Pilih material ringan, seperti genteng metal atau beton ringan. Pastikan semua bahan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

9. Pastikan Pelaksanaan Sesuai Rencana

Jangan sampai pembangunan berbeda dengan rencana awal. Pemilik rumah bisa memakai jasa konsultan profesional untuk mengawasi kualitas bangunan.

Membangun rumah tahan gempa memang membutuhkan perencanaan yang matang. Namun, investasi ini sangat penting demi keselamatan penghuni.

(das/das)



Sumber : www.detik.com