Tag: perlakuan

  • Lindungi Rumah dari Banjir Pakai Jurus Ini



    Jakarta

    Banjir dapat menjadi ancaman serius bagi rumah, terutama di daerah yang rawan terkena dampak bencana ini. Untuk melindungi hunian dan barang berharga, ada beberapa solusi praktis yang dapat diterapkan.

    Pertama, membuat sumur resapan atau biopori dapat membantu meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah, sehingga mengurangi genangan di permukaan. Selain itu, menjaga kebersihan saluran air dan memasang jeruji untuk mencegah penyumbatan sangat penting agar aliran air tetap lancar.

    Langkah lain yang efektif adalah meninggikan lantai rumah dan menggunakan konstruksi tahan banjir, seperti rumah panggung, yang telah terbukti berhasil menghindari genangan saat banjir besar.


    Gunakan Material Tahan Banjir

    Melansir Archdaily, pada Minggu (10/11/2024), material tahan banjir adalah jenis material yang mampu bertahan ketika terendam banjir selama minimal 72 jam tanpa mengalami kerusakan yang signifikan. Air banjir dapat muncul dalam bentuk genangan (hidrostatik) atau aliran (hidrodinamik).

    Dan terkadang dapat menyebabkan pergeseran pada dinding pondasi, keruntuhan bangunan, pengapungan tangki bahan bakar, serta erosi. Istilah kerusakan yang signifikan merujuk pada kerusakan yang memerlukan perbaikan lebih dari sekadar pembersihan atau perbaikan kosmetik yang murah, seperti pengecatan.

    Untuk menghindari kerusakan tersebut, material tahan banjir harus memiliki daya tahan yang tinggi dan mampu menahan kelembapan berlebih.

    Contoh material tersebut meliputi beton, bata berlapis kaca, insulasi sel tertutup dan busa, perangkat keras dari baja, kayu lapis yang telah diberi perlakuan tekanan dan kelas laut, ubin keramik, lem tahan air, cat epoksi poliester, dan berbagai jenis lainnya.

    Meninggikan Bangunan

    Sebagai langkah awal, arsitek perlu merancang struktur yang berada di atas permukaan banjir untuk mengurangi risiko kerusakan jika banjir terjadi. Salah satu metode umum adalah dengan membangun struktur di atas kolom atau panggung.

    Dalam situasi lain, fondasi yang kuat dapat dinaikkan ke ketinggian yang lebih tinggi. Untuk mendapatkan informasi lebih rinci tentang langkah-langkah yang perlu diambil, arsitek harus menganalisis iklim dan sejarah banjir di daerah tersebut serta berkonsultasi dengan sumber daya online, seperti panduan mengenai konstruksi pesisir.

    Gunakan Pelapis Sealant dan Veneer yang Tahan Air

    Ada dua jenis pelapisan anti banjir yaitu kering dan basah. Pelapisan anti banjir kering berfungsi untuk mencegah air banjir masuk, sedangkan pelapisan anti banjir basah memungkinkan air banjir masuk ke dalam rumah.

    Jenis pelapisan ini mencakup pelapis, sealant, dan veneer kedap air yang dirancang untuk menghentikan air mencapai bagian dalam bangunan.

    Veneer kedap air dapat terdiri dari lapisan batu bata yang didukung oleh membran kedap air, yang berfungsi untuk menyegel dinding luar agar tidak dapat ditembus oleh air.

    Untuk dinding interior, arsitek sebaiknya menggunakan insulasi busa sel tertutup yang dapat dicuci di area yang mungkin terendam banjir.

    Selain itu, pelapis dan sealant juga dapat diterapkan pada fondasi, dinding, jendela, dan pintu untuk mencegah masuknya air banjir melalui celah-celah, karena bukaan ini biasanya tidak dirancang untuk kedap air atau mampu menahan tekanan dari banjir.

    Amankan Perangkat Elektronik dan Perpipaan

    Menempatkan peralatan servis di atas permukaan air banjir adalah salah satu cara terbaik untuk melindunginya. Peralatan ini mencakup pemanas, ventilasi, pendingin udara, peralatan pipa, perlengkapan pipa, sistem saluran, serta peralatan listrik seperti panel servis, meteran, sakelar, dan stopkontak.

    Jika komponen-komponen ini terendam air banjir, bahkan hanya untuk waktu singkat, mereka dapat mengalami kerusakan parah dan perlu diganti. Khususnya, peralatan listrik dapat menjadi sumber risiko kebakaran jika terjadi korsleting.

    Oleh karena itu, sebaiknya komponen-komponen ini ditinggikan di atas permukaan air banjir. Namun, jika hal itu tidak memungkinkan, komponen tersebut dapat dirancang untuk mengurangi risiko kerusakan akibat banjir dengan menggunakan penutup kedap air, penghalang, lapisan pelindung, atau metode lain yang dapat melindungi bagian-bagian yang rentan.

    Untuk memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku, arsitek disarankan untuk berkonsultasi dengan peraturan kota setempat.

    Ratakan Rumput Pada Area Rumah

    Salah satu metode terakhir yang dapat diterapkan oleh arsitek untuk mengurangi kerusakan akibat banjir adalah dengan meratakan halaman rumput agar tidak terlalu dekat dengan rumah. Jika halaman rumput miring ke arah rumah, air hujan akan terakumulasi di sekitar bangunan.

    Sebaliknya, jika halaman rumput dimiringkan ke arah luar, air hujan akan mengalir menjauh dari rumah. Untuk mencapai tujuan ini, halaman rumput sebaiknya menggunakan tanah berat yang mengandung campuran tanah liat dan pasir, sehingga limpasan permukaan dapat mengalir ke tempat yang lebih sesuai, seperti selokan jalan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gantung atau Lipat? Ini Tips Menyimpan Pakaian dengan Rapi



    Jakarta

    Kita terkadang bingung tentang cara terbaik untuk menyimpan pakaian di lemari, antara menggantung atau melipat pakaian. Simak panduan ini yang akan membahas kelebihan dan kekurangan dari kedua metode tersebut, serta memberikan tips praktis untuk menyortir dan menyimpan semua pakaian kamu dengan efisien.

    Barang yang Harus Selalu Digantung

    Pertama-tama, mari kita lihat isi lemari kamu. Kemudian, jenis pakaian apa saja yang sebaiknya digantung di gantungan baju.

    Kain yang Ringan dan Lembut

    Melansir dari Martha Stewart, semua jenis pakaian yang terbuat dari kain yang mengalir perlu perlakuan khusus. Pakaian yang terbuat dari sutra, sifon, atau bahan ‘mengalir’ lainnya.


    Biasanya berupa gaun atau blus sebaiknya digantung. Kamu disarankan untuk membayangkan bagaimana kain tersebut bergerak saat tertiup angin, jika kain itu terlihat melayang atau menari, maka sebaiknya tidak dilipat dan disimpan dalam laci.

    Kain Linen

    Kain linen dikenal mudah kusut, sehingga lebih baik untuk menggantung semua pakaian berbahan linen di lemari. Menggantung kain linen membantu mencegah kerutan yang tidak perlu.

    Kain linen hampir selalu memerlukan setrika agar tampil optimal. Oleh karena itu, gantung semua pakaian linen kamu.

    Celana

    Meskipun celana jeans tidak selalu memerlukan ruang di lemari kamu, penting untuk menggantung semua celana lainnya, seperti celana panjang yang lebih formal.

    Celana formal dan kasual sebaiknya selalu digantung. Kamu bisa menggantungnya secara lurus atau melipatnya di gantungan.

    Blus

    Jika kamu ingin blus cantik kamu terhindar dari lipatan dan kerutan yang mengganggu, pastikan untuk menggantungnya. Blus sebaiknya selalu digantung, karena hal ini akan membantu mencegah kerutan yang lebih parah.

    Jaket

    Jaket adalah barang yang cukup besar, dan jika kamu mencoba melipatnya untuk disimpan di lemari, hal ini tidak hanya dapat menyebabkan kerutan serta berisiko merusak strukturnya, tetapi juga akan memakan banyak ruang.

    Semua jenis jaket sebaiknya digantung. Baik itu blazer, jaket jeans, atau pakaian luar lainnya, semua itu terlalu besar untuk dilipat.

    Gaun

    Sebagian besar gaun kamu, meski tidak semuanya, sebaiknya mendapatkan ruang vertikal di lemari kamu. Secara umum, gaun harus selalu digantung.

    Namun, pengecualiannya adalah gaun sweater tebal atau gaun berat lainnya. Jika digantung, gaun tersebut bisa melar. Sebaiknya lipat gaun ini untuk mencegah hal itu.

    Pakaian yang Harus Selalu Dilipat

    Setelah mengetahui pakaian mana yang sebaiknya digantung, kini saatnya membahas jenis pakaian yang harus dilipat, dimulai dengan sweater musim dingin kamu yang lebih tebal.

    Sweater Tebal

    Lipatlah untuk menjaga integritas strukturalnya sekaligus menghemat ruang di lemari kamu. Sweater yang sangat tebal sebaiknya dilipat, meskipun ada teknik khusus untuk menggantung sweater dengan lembut agar tidak meninggalkan bekas, metode ini biasanya tidak intuitif bagi banyak orang.

    Selain itu, sweater tebal dapat memakan ruang yang cukup besar, sering kali setara dengan enam blus yang digantung atau lebih.

    Pakaian Olahraga

    Celana yoga, atasan olahraga, dan pakaian olahraga apa pun yang akan kamu gunakan di gym, sebaiknya dilipat. Menggantung pakaian ini bisa membuatnya tidak nyaman dan melar.

    Celana Pendek

    Meskipun kamu tidak perlu melipat celana pendek, sebenarnya tidak ada alasan untuk menggantungnya, jadi lebih baik jika celana pendek dilipat dan disimpan di lemari kamu. Celana pendek sebaiknya selalu dilipat karena tidak praktis untuk menggantungnya.

    Pakaian yang Bisa Digantung atau Dilipat

    Di sisi lain, ada beberapa jenis pakaian yang dapat dilipat atau digantung, tergantung pada ruang yang tersedia dan preferensi pribadi.

    Kaos

    Kaos adalah salah satu jenis pakaian yang bisa diperlakukan seperti itu. Kaos dapat digantung, dilipat, atau ditumpuk, dan menggantungnya pasti mengurangi kemungkinan kerutan.

    Namun, sebagian besar kaos modern mengandung serat elastis seperti Lycra, sehingga mereka cenderung tidak mudah kusut, termasuk saat dilipat. Jika kamu memilih untuk menggantung kaos, pastikan menggunakan gantungan yang tepat.

    Kamu direkomendasikan untuk memakai gantungan yang empuk. Pilihan yang lebih lembut dan lebar dapat membantu mencegah distorsi yang mungkin terjadi akibat gantungan yang sempit.

    Jeans

    Jeans adalah salah satu pakaian paling fleksibel di lemari pakaian kamu, hal ini sangat relevan ketika harus menyimpannya. Jeans adalah celana yang paling mudah dilipat karena biasanya lebih tebal dan akan mempertahankan bentuknya.

    Tentu saja, beberapa orang lebih suka menggantungnya. Jika demikian, melipatkannya di gantungan adalah cara terbaik.

    Syal

    Jika kamu memiliki koleksi syal, kamu dapat melipat syal, menggulung, atau menggantungnya. Meskipun ada berbagai cara untuk menyimpan syal, ukuran syal sering kali menjadi faktor penentu apakah sebaiknya dilipat atau digantung.

    Syal yang lebih besar, yang berfungsi sebagai selendang, sebaiknya dilipat karena lebih praktis untuk barang sebesar itu. Syal yang lebih kecil, yang dikenakan di leher, dapat dilipat dan disimpan di laci atau wadah, serta bisa juga digantung di gantungan syal.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Area yang Bisa Dibersihkan Pakai Baking Soda


    Jakarta

    Baking soda merupakan salah satu bahan yang biasa dipakai untuk membuat kue. Ternyata bahan ini memiliki kegunaan lain yang tak kalah penting yakni bisa membersihkan noda di berbagai permukaan barang.

    Bagi kamu yang masih bingung, di dalam baking soda terdapat zat tepung yang berfungsi sebagai penyerap bau dan abrasif ringan yang dapat menghilangkan kotoran yang menempel dengan cepat tanpa merusak permukaan. Maka dari itu, baking soda bisa dipakai pada makanan dan benda keras.

    Lantas, benda apa saja yang bisa dibersihkan memakai baking soda?


    Dilansir dari situs BHG, berikut beberapa kegunaan baking soda.

    1. Membersihkan Shower

    Kalau kamu sadari, barang-barang di kamar mandi sering terlihat kotor dengan noda-noda berwarna putih. Noda tersebut merupakan bekas dari sabun. Noda ini biasanya tidak mudah hilang apabila dibersihkan dengan sabun. Bahan yang ampuh untuk membersihkan noda ini adalah baking soda. Caranya cukup mudah yakni dengan mencampurkan sedikit baking soda dengan satu tetes sabun cuci piring di atas kain microfiber. Remas hingga muncul busa kemudian gosok dinding shower.

    2. Mengatasi Pipa yang Mampet

    Pipa yang mampet bisa diatasi tanpa bantuan tukang. Kamu bisa menggunakan baking soda yang sudah dilarutkan ke dalam air panas. Lalu air tersebut dituang ke dalam saluran yang pipanya tersumbat. Diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air panas untuk menghilangkan bau apeknya.

    3. Mengepel Lantai

    Jika di lantai kamu banyak noda membandel yang tidak bisa dihilangkan dengan cairan pembersih biasa. Coba campurkan ½ cangkir baking soda ke dalam ember berisi air panas. Lalu gunakan seperti mengepel lantai biasa.

    4. Menghilangkan Panci Gosong

    Noda minyak memang susah untuk dibersihkan. Ternyata baking soda dapat menghilangkan noda minyak dalam sekali dibersihkan. Caranya masukkan cuka ke dalam microwave hingga panas lalu tabur baking soda dan cuka tadi di panci. Tunggu selama 30 menit lalu lap dengan spons basah kemudian bilas hingga bersih.

    5. Membersihkan Lantai Kamar Mandi

    Jika lantai kamu mulai berbau tidak enak atau terlalu licin, itu pertanda kamu harus segera membersihkan kamar mandi. Jika tidak ada larutan pembersih, kamu bisa memakai baking soda. Caranya dengan campuran sabun cuci dengan baking soda. Lalu gosok lantai dengan sikat basah. Bilas semua permukaan lantai dengan air hangat. Lap dinding dan lantai dengan kain microfiber kering. Bersihkan tirai shower dengan kain microfiber lembap yang ditaburi soda kue kemudian bilas dengan air panas.

    6. Menghilangkan Bau Sepatu

    Kamu pasti menyadari jika sepatu pun bisa berbau. Penyebabnya karena berkembangnya bakteri setelah lama digunakan. Untuk menghilangkan bau di sepatu kamu, taburkan baking soda ke dalam sepatu secara merata dan diamkan semalaman.

    7. Membersihkan Permukaan yang Dicat

    Permukaan yang dicat membutuhkan perlakuan khusus untuk dibersihkan agar tidak merusak catnya. Taburkan baking soda di atas spons lembab dan gosok perlahan di atas permukaan yang terdapat noda kotor setelah itu lap dengan kain kering. Cara ini ampuh buat noda minyak, sidik jari,dan tinta.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok, Cegah Salah Hitung Saat Renovasi


    Jakarta

    Mengecat tembok adalah salah satu proses paling penting saat renovasi rumah. Tampilan rumah yang segar dan rapi bisa langsung tercipta hanya dengan warna cat yang pas.

    Tapi tak cuma itu, butuh pengukuran juga agar pembelian jumlah catnya pas. Beberapa orang merasa kebingungan saat menghitung berapa banyak cat yang dibutuhkan. Kesalahan hitung bisa bikin proses pengecatan jadi terhambat, budget pun jadi berantakan.

    Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok

    Dirangkum dari buku Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut Susanta dan berbagai laman produk cat tembok, menghitung kebutuhan cat untuk dinding perlu disesuaikan dengan jumlah perlakuan pengecatan. Biasanya, daya sebar cat tembok untuk setiap meter persegi bidang dinding dengan dua kali pengecatan adalah 10-12 m2/kg.


    Walau demikian, alangkah baiknya melalui perhitungan yang tepat agar bukan hanya lebih hemat tetapi juga memastikan hasil cat jadi rapi dan maksimal. Simak berikut beberapa langkah menghitung kebutuhan cat tembok, dirangkum dari laman Asianpaints:

    1. Ukur Luas Permukaan yang Akan Dicat

    Langkah pertama, ukur tinggi dan lebar dinding menggunakan meteran. Setelah itu, kalikan kedua angka tersebut untuk mengetahui luas permukaan dalam satuan meter persegi (m²). Ulangi cara ini untuk setiap dinding yang ingin dicat, lalu jumlahkan semua luasnya agar mengetahui total area yang perlu dicat.

    Untuk menghitung berapa banyak cat yang dibutuhkan untuk mengecat sebuah ruangan, pemilik rumah perlu mempertimbangkan beberapa faktor seperti bentuk ruangan dan dimensi dinding yang ingin dicat. Ukur tinggi dan lebar setiap dinding, lalu kalikan dimensi tersebut untuk mendapatkan total luas persegi area yang dapat dicat. Rumusnya sederhana:

    • Ketahui ukuran panjang x lebar ruangan, dan tingginya. Contoh 3×4 meter dengan tinggi ruangan 3 meter
    • Ketahui jumlah dinding yang akan dicat. Contohnya ada dua dinding berukuran 3×4 meter (dibuat istilah d1) dan dua dinding lagi berukuran 3×3 meter (dibuat istilah d2)
    • Maka rumusnya sebagai berikut:
      Jumlah dinding (p x l d1) + Jumlah dinding (p x l d2)
      Jadi 2(3×4) + 2(3×3) = 42 m².

    2. Hitung Luas Pintu dan Jendela

    Karena pintu dan jendela biasanya tidak dicat, pemilik rumah harus mengurangi luas bukaan ini dari total luas dinding. Cara hitungnya pun mirip dengan dinding. Cukup ukur tinggi dan lebar pintu serta jendela, hitung luasnya, lalu kurangi dari total yang tadi kamu hitung.

    3. Hitung Cat Langit-langit

    Jika pemilik rumah berencana untuk mengecat langit-langit, perlu menghitung luas perseginya juga secara terpisah menggunakan metode yang sama yang digunakan untuk dinding. Selanjutnya tambahkan ke total luas persegi untuk dinding.

    4. Perhatikan Daya Sebar Cat

    Setelah mengetahui total luas persegi area yang akan dicat, tentukan dan periksa jenis cat yang akan kamu gunakan. Biasanya informasi ini bisa dilihat di label kaleng cat. Sebab cakupan cat Enamel per liter berbeda antara cat merek A dengan merek B, misalnya.

    Kalau hanya ingin mengecat satu bidang dinding, caranya juga gampang. Cukup ukur tinggi dan lebarnya, lalu kalikan. Setelah dapat total luas, tinggal bagi dengan daya sebar cat per liter.

    Kalau ingin mengecat permukaan yang lebih kecil, seperti pintu atau furnitur, caranya juga sama. Ukur tinggi dan lebar benda tersebut, hitung luas permukaannya, lalu kalikan dengan jumlah sisi yang akan dicat. Setelah itu, bagi hasilnya dengan daya sebar cat.

    Kalau ingin tahu berapa berat cat yang akan dibeli, bisa pakai patokan rata-rata 1 liter cat beratnya sekitar 1,5 kg. Jadi, kalau butuh 8 liter, total beratnya kira-kira 12 kg.

    5. Hitung Jumlah Lapisan Cat

    Kalau ingin hasil pengecatan lebih maksimal dan warnanya keluar dengan sempurna, biasanya dinding perlu dicat dua lapis. Jadi, setelah tahu berapa liter yang dibutuhkan untuk satu lapisan, tinggal kalikan dua untuk hasil akhir.

    6. Sisihkan Cat untuk Retouch

    Jangan lupa, selalu siapkan cadangan cat untuk jaga-jaga. Biasanya bagian dinding bisa saja tergores, kotor, atau ada kegagalan pengecatan. Sisihkan sekitar 5-10% dari total cat yang dihitung sebelumnya, supaya tidak repot mencari warna yang sama di kemudian hari.

    Nah, itulah tadi langkah-langkah cara menghitung kebutuhan cat tembok. Semoga membantu dan berhasil, ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Mangkuk Toilet Pakai Cuka dan Baking Soda


    Jakarta

    Membersihkan mangkuk toilet harus dilakukan untuk menghilangkan noda dan mencegah pertumbuhan bakteri. Namun, banyak pemilik rumah yang enggan melakukannya.

    Meski demikian, ada cara untuk membersihkannya dengan cepat dan mudah lho. Salah satunya pakai cuka dan baking soda.

    Nah, sebelumnya membersihkannya, pastikan dulu mangkuk toilet itu terbuat dari apa. Sebab, beberapa bahan pembersih terlalu keras sehingga untuk membersihkan noda perlu perlakuan khusus.


    Noda-noda yang biasanya menempel pada mangkuk toilet biasanya noda air sadah, karat, hingga jamur. Untuk membersihkan noda-noda tersebut perlu penanganan khusus.

    Dikutip dari Southern Living, Kamis (3/7/2025), pembersih profesional dan pemilik Home Reimagined di Austin, Texas, Jacqueline Stein mencontohkan cara membersihkan noda air sadah. Noda tersebut berasal dari kandungan mineral yang ada pada air dan perlu dibersihkan dengan pembersih yang memiliki basis asam.

    “Lalu, tentunya pembersihan mingguan secara teratur juga diperlukan,” ujarnya.

    Nah, untuk membersihkan mangkuk toilet juga bisa dilakukan dengan cuka dan baking soda. Berikut ini caranya.

    Perhatikan Keamanan Sekitar

    Sebelum mulai membersihkan, pastikan keadaan sekitar aman. Misalnya, pastikan tempat yang dibersihkan memiliki ventilasi udara yang baik saat menggunakan pembersih kimia maupun buatan serta jangan lupa pakai sarung tangan.

    Stein menyarankan untuk membaca cara penggunaan bahan pembersih dan peringatan. Pastikan juga pemilik rumah mengetahui bahan toilet sebelum menggunakan pabrik pembersih agar tidak rusak.

    Cara Membersihkan Noda di Mangkuk Toilet

    Membersihkan noda di mangkuk toilet bisa dengan cuka dan baking soda. Metode ini relatif aman dan bisa bekerja dengan baik serta cocok untuk perawatan rutin.

    Bahan dan langkah-langkahnya:

    • Gunakan sarung tangan
    • Tuang cuka ke dalam mangkuk toilet
    • Tambahkan baking soda dan gosok
    • Biarkan 15-30 menit
    • Flush dan keringkan

    “Saya suka betapa mudah dan ramah lingkungannya. Cukup tuangkan cuka ke dalam mangkuk (toilet), tambahkan soda kue, biarkan berbusa, gosok dengan baik, dan diamkan sebelum menyiramnya. Karena akan berbusa, pastikan untuk tidak menambahkan terlalu banyak, atau airnya bisa meluap,” kata Stein.

    Pemilik rumah bisa membersihkan toilet setidaknya seminggu sekali untuk mencegah penumpukan noda. Kalau di rumah menggunakan air sadah maka toilet perlu dibersihkan lebih sering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Lapisan Cat yang Menggelembung Saat Musim Hujan



    Jakarta

    Musim hujan sering membawa masalah baru bagi rumah, salah satunya cat dinding yang menggelembung. Gelembung cat ini biasanya berisi udara atau air, dan jika tidak ditangani dengan benar bisa merusak tampilan bahkan struktur permukaan dinding rumah.

    Lapisan cat yang menggelembung bisa muncul dalam ukuran kecil maupun besar, dan sering kali jadi tanda bahwa ada masalah serius pada tembok-khususnya soal kelembapan.

    Penyebab Cat Dinding Menggelembung

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux), Rahman Wijaya menjelaskan, penyebab utama cat menggelembung saat musim hujan adalah munculnya penggumpalan garam alkali (efflorescence). Gejala ini ditandai dengan keluarnya serbuk putih mirip kapur dari permukaan dinding beton atau bata.


    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal,” kata Rahman kepada detikcom saat ditemui di IndoBuildTech Expo 2025, ICE BSD City, Jumat (4/7/2025) lalu.

    Efflorescence ini muncul akibat garam dari bahan semen, bata, atau mortar yang terdorong keluar oleh kelembapan. Jika langsung ditimpa cat tanpa perlakuan khusus, gelembung bisa muncul kembali bahkan setelah cat baru diaplikasikan.

    Langkah Mengatasi Cat yang Terlanjur Menggelembung

    Jika cat dinding rumah sudah terlanjur menggelembung, jangan langsung ditimpa dengan cat baru. Berikut langkah yang disarankan:

    Kerok cat lama

    Gunakan alat seperti kape untuk mengikis seluruh cat lama hingga bersih. Jangan sisakan bagian yang mengelupas agar tidak mengganggu daya lekat cat baru.

    Pastikan permukaan kering dan tidak lembap

    Dinding yang masih basah bisa membuat masalah kembali muncul. Tunggu hingga benar-benar kering sebelum melanjutkan proses pengecatan.

    Gunakan cat dasar dengan anti alkali

    Pilih cat dasar (primer) yang memiliki kandungan alkali killer. Produk ini biasanya berbahan solvent dan efektif mengunci garam agar tidak keluar ke permukaan.

    Lapisi dengan cat luar (top coat)

    Setelah cat dasar mengering, aplikasikan cat luar minimal 2 lapis agar hasilnya maksimal dan warnanya lebih rata.

    Tips Mencegah Cat Menggelembung di Musim Hujan

    • Pilih lokasi pengecatan yang tidak terkena tampias air hujan langsung.
    • Gunakan bahan bangunan berkualitas untuk mencegah rembesan air dari dalam dinding.
    • Pastikan tembok benar-benar kering sebelum proses pengecatan.
    • Hindari mengecat saat cuaca terlalu lembap atau sedang hujan.

    Dengan perawatan dan proses pengecatan yang benar, dinding rumah tetap awet dan tampil menawan meski musim hujan datang. Jangan abaikan tanda-tanda seperti cat mengelupas atau menggelembung-karena bisa jadi itu awal dari masalah struktural dinding.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Rumah Lembap Jadi ‘Surga’ Kutu Busuk, Begini Penjelasan Ahlinya



    Jakarta

    Kelembapan yang terlalu tinggi di dalam ruangan kerap menjadi pemicu berbagai masalah, termasuk meningkatnya potensi serangan hama. Potensi hama yang muncul di ruangan lembap salah satunya adalah kutu busuk. Hal itu dikarenakan udara lembap menyediakan kondisi yang ideal bagi mereka untuk bertahan dan berkembang.

    Kutu busuk sebenarnya tidak membutuhkan banyak hal untuk hidup, tetapi mereka sangat peka terhadap kondisi sekitar, terutama kelembapan. Saat udara menjadi lebih lembap, tubuh mereka bisa bertahan lebih lama tanpa makan dan tetap aktif bergerak untuk mencari inang. Inilah sebabnya mengapa rumah yang terasa lembap sering kali menjadi lokasi ideal bagi pertumbuhan kutu busuk.

    Dilansir dari situs E&G Exterminators, Kamis (20/11/2025), berikut penjelasan mengenai kelembapan bisa memengaruhi kehidupan dan penyebaran kutu busuk.


    Kelembapan Membantu Kutu Busuk Bertahan

    Menurut E&G Exterminators, kutu busuk tidak minum air secara langsung, melainkan menyerap kelembapan dari udara. Karena itulah kelembapan relatif di atas 50 persen dapat membantu mereka mencegah dehidrasi, memperpanjang masa hidup, dan tetap aktif.

    Telur kutu busuk cenderung menetas lebih baik dalam kondisi lembap, sehingga siklus hidup mereka berjalan lebih efisien. Selain itu, kelembapan tinggi mendorong aktivitas mereka berlangsung lebih lama. Pada kondisi kering, kutu busuk bisa pasif atau lebih jarang mencari inang, namun pada lingkungan lembap perilaku mereka menjadi lebih agresif karena tubuh mereka aman dari risiko kekurangan air.

    Tanda Kemunculan Kutu Busuk di Ruangan Lembap

    Ruangan yang lembap biasanya membuat tanda-tanda keberadaan kutu busuk lebih mudah terlihat. Beberapa gejala yang sering muncul adalah bercak kecokelatan di seprai, bau manis yang agak apek dari feromon (zat kimia) kutu busuk, serta ditemukannya telur atau kulit kutu busuk yang rontok di lipatan kasur.

    Kelembapan dan suhu hangat juga membuat mereka lebih aktif bergerak.Mereka bisa berpindah ke furnitur berlapis kain, celah dinding, sofa, karpet, dan furnitur lainnya.

    Selain mempercepat penyebaran, kondisi lembap juga bisa meningkatkan risiko reaksi alergi pada sebagian orang. Kombinasi kutu busuk dan kelembapan dapat memperparah iritasi atau sensitivitas kulit akibat gigitan.

    Cara Mengendalikan Kutu Busuk di Lingkungan Lembap

    E&G Exterminators menegaskan bahwa mengatasi kutu busuk di ruangan lembap membutuhkan beberapa cara. Namun, banyak metode mandiri tidak mampu menjangkau telur atau kutu busuk yang bersembunyi di celah-celah furnitur, apalagi jika kelembapan masih tinggi dan terus mendukung perkembangan mereka.

    Ahli pengendalian hama biasanya menggunakan strategi terpadu. Cara-cara tersebut dilakukan mulai dari inspeksi mendalam, perlakuan yang bertahap, hingga mengurangi sumber kelembapan dalam rumah.

    Penurunan kelembapan melalui perbaikan ventilasi, menutup kebocoran, atau penggunaan dehumidifier dapat membantu memperlambat siklus hidup kutu busuk. Namun keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kombinasi antara pengendalian lingkungan dan penanganan untuk benar-benar memutus siklus hidup kutu busuk di rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Oprah Winfrey Cerita Proses Diet, Berat Badannya Sempat Sentuh 102 Kg


    Jakarta

    Oprah Winfrey merenungkan perjalanannya selama menurunkan berat badannya. Selama 25 berkarier di The Oprah Winfrey Show, ia merasa menjadi sorotan publik.

    “Mengolok-olok saya selama 25 tahun adalah olahraga publik. Saya telah disalahkan dan dipermalukan, dan saya menyalahkan serta mempermalukan diri sendiri,” ujar Winfrey saat diwawancarai People pada 2023.

    Mulai Turunkan Berat Badan Pasca Operasi

    Winfrey mulai menurunkan berat badan pada 2021, setelah menjalani operasi lutut. Ia merasakan peningkatan rasa sakit seiring bertambahnya usia.


    “Saya semakin lemah sampai-sampai sulit untuk berjalan dua langkah saja hanya untuk masuk ke mobil,” tutur Winfrey yang dikutip dari People, Senin (14/7/2025).

    Namun, akhirnya ia melakukan operasi lutut yang membantunya kembali beraktivitas. Winfrey merasa dia diberikan kesempatan baru untuk hidup.

    “Saya benar-benar merasa seperti memiliki kesempatan baru untuk hidup di dalam tubuh dengan cara yang tidak bisa saya lakukan selama bertahun-tahun, karena berat badan menyebabkan lutut saya semakin parah,” terangnya.

    Sejak saat itu, ia beralih dari terapi fisik menjadi mendaki lurus sejauh 16 km di akhir pekan.

    “Setelah operasi lutut, saya mulai mendaki target jarak baru setiap minggu. Saya akhirnya bisa mendaki 4-8 km setiap hari,” kata Winfrey.

    “Saya merasa lebih kuat, lebih bugar, dan lebih bersemangat daripada yang saya rasakan selama bertahun-tahun,” sambungnya.

    Winfrey mulai memikirkan kembali cara untuk menurunkan berat badan pada Juli 2023, setelah menjadi pembawa acara panel rekaman bersama para ahli medis tentang obesitas dan penurunan berat badan dari seri The Life You Want di Oprah Daily, berjudul The State of Weight.

    Ia mengatakan berat badannya sempat mencapai 102 kg. Itu Winfrey jalani hampir sepanjang hidupnya.

    “Saya tidak tahu apakah ada tokoh publik lain yang perjuangan berat badannya telah dieksploitasi sebanyak perjuangan saya selama bertahun-tahun.”

    Winfrey mengungkapkan panel tersebut membantunya melepaskan rasa malu yang telah lama ditanggungnya soal berat badan.

    Menggunakan Obat Penurun Berat Badan

    Winfrey mengaku bahwa ia menggunakan obat untuk membantu mengelola berat badan. Diketahui, ia menggunakan obat GLP-1 yang diresepkan dokter untuk mengelola berat badannya.

    “Sekarang saya menggunakannya sesuai kebutuhan, sebagai alat untuk menghindari naik-turunnya berat badan,” lanjutnya.

    Ia mengatakan pengobatan yang tidak ingin dia ungkap namanya sebagai sebuah kelegaan. Faktanya, ada resep yang disetujui secara medis untuk mengelola berat badannya dan bisa terbebas dari cemoohan orang-orang.

    Mengubah Gaya Hidup

    Namun, ia menyebut obat itu sebagai ‘solusi ajaib’. Winfrey merasa harus memperbaiki gaya hidupnya secara keseluruhan dan mempertahankan hasilnya.

    “Saya tahu semua orang mengira saya mengonsumsinya, tetapi saya juga bekerja keras. Jika saya tidak berolahraga dan memperhatikan hal-hal lain, obat itu tidak akan berhasil untuk saya.

    Winfrey pun muncul dengan penampilan barunya dan merasa diperlakukan dengan lebih baik. Dalam sebuah kesempatan, ia mengungkapkan kesedihannya menerima komentar-komentar buruk saat berat badannya masih lebih dari 90 kg.

    Ia merasa marah dan menelan semua perlakuan itu, karena merasa itu semua adalah kesalahannya.

    Tak Punya Target Berat Badan

    Selama perjuangannya, Winfrey merasa tidak memiliki target khusus soal berat badan yang harus ia turunkan. Sampai akhirnya, ia berhasil menurunkan berat badan hingga 11 kg saat bersama WeightWatchers.

    Ia sempat menerapkan diet ketat dengan menghitung poin dengan menggunakan prinsip WeightWatchers. Winfrey makan terakhir pukul 4 sore hingga minum banyak air dalam sehari.

    Selama ini, ia juga merasa seperti dikendalikan oleh makanan, khususnya kentang selama beberapa dekade.

    “Saya telah dikendalikan oleh kentang selama 40 tahun. Semua jenis kentang goreng, kentang panggang, kentang scallop, astaga,” ungkapnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Biarkan Sempurna Atau Dibantu, Yang Mana?



    Jakarta

    Di sebuah Universitas Swasta. Di salah satu kota terbesar di Indonesia. Ada seorang mahasiswi. Ia mengambil jurusan arsitektur. Putri tunggal keluarga berada. Walau dua orang tuanya tinggal di kota yang sama. Mahasiswi itu disiapkan tempat tinggal kos di dekat kampusnya. Pasti tujuannya supaya setiap berangkat dan pulang kuliah, tidak perlu bermacet ria. Menghabiskan waktu tiada berguna.

    Namun sayangnya. Pagi, siang, sore, malam orang tuanya terbiasa selalu menjaga. Melakukan komunikasi telpon atau melalui WA. Terutama tentang sarapan dan makan siang. Bila putrinya bilang belum makan. Mamanya gelisah lalu berangkat menuju kos-kosan. Minta ijin pemilik kos untuk menjenguk putrinya.

    Itu rutin dilakukan. Hampir setiap hari orang tuanya pulang-pergi kos-kosan.


    Berbeda yang dialami putri seorang ibu yang suaminya sudah berpulang. Ibu dan putrinya ini malah tinggal di kota besar yang paling besar. Di sana kehidupan jauh lebih menantang.

    Boleh jadi karena tidak cukup uang. Putri itu dibiarkan pulang-pergi sekolahnya. Tak pernah dikawal. Bahkan dikala menjadi mahasiswi. Ia ikut bergelantungan di bus kota. Walau kadang perlu berganti bus kota lebih dari sekali. Natural, layaknya kebanyakan orang.

    Belakangan sang putri tumbuh menuju dewasa dengan pengalaman segudang. Mampu bertahan dalam kondisi yang semuanya menantang. Bahkan popularitasnya di Indonesia bisa dijadikan gambaran kesuksesan. Kesempurnaan natural yang secara alamiah dibiarkan tumbuh dan berkembang.

    Ibundanya hanya menjelaskan keadaan sebenarnya yang harus dihadapi. Menuntun pola lika-liku hidup yang biasa dihadapi semua orang. Lalu meneladankan kekuatan kemandirian agar mampu menjadi individu yang pantang menyerah. Kokoh bertahan menghadapi segala tantangan. Melalui nikmat kehidupan yang telah sempurna dianugerahkan Tuhan.

    Jika kita jujur memandang. Seberapa besar putra-putri yang bersandarkan kawalan dan bantuan penuh orang tua? Dalam arti bantuan yang melenakan. Menjadikan kekuatan natural yang sejatinya bisa berkembang. Terpaksa tidur pulas tertutup perlakuan yang belum bisa dibenarkan.

    Pasti jawabnya tidak banyak. Boleh jadi kurang dari sekian persen. Ukuran statistik yang memang perlu dibuktikan. Tapi hasil pasti sepertinya tidak menyangkal dugaan kebanyakan orang.

    Orang-orang sukses hampir di seluruh jaman, hampir di seluruh pelosok penjuru bumi. Kebanyakan mereka adalah hasil publikasi alam secara natural. Sebagaimana putri janda yang kemudian tumbuh berkembang menjadi bintang terkenal. Andai saja dia memperoleh model pendidikan seperti mahasiswi arsitektur itu. Sulit diharap akan meraup sukses besar seperti sekarang.

    Membiarkan mereka (putra-putri) mengembangkan kemampuan natural. Adalah kebijaksanaan yang perlu ditumbuhkan. Memang pada sekian sisi perlu dibantu. Perlu didukung. Paling tidak pendidikan yang memotivasi. Penjelasan fakta nyata yang sejatinya wajar dihadapi semua orang. Boleh jadi itu bantuan yang membuat kemampuan natural tumbuh dan berkembang optimal.

    Bukan bantuan yang melenakan. Bantuan yang menjadikan individu selalu ketergantungan kepada bantuan. Kekuatan naturalnya seolah hilang. Sayang, jika karunia Tuhan tidak ditumbuhkembangkan.

    Semisal dengan kekuatan natural dua orang putri di atas. Semisal itu pula situasi diskusi yang ada di salah satu grup medis internasional. Diskusi tentang vaksinasi.

    Ada pertanyaan wajar. Pertanyaan dalam bahasa Inggris tentang apakah seorang individu sebaiknya divaksin atau tidak. Terhadap penyakit influenza. Terutama pada kehamilan?

    Salah satu pakar medis berpendapat bahwa secara natural manusia diciptakan Tuhan sudah sempurna. Disiapkan segala kebutuhan untuk menghadapi segala keadaan. Termasuk menghadapi tantangan diserang penyakit.

    Secara umum, manusia dibekali sistem kekebalan/isistem imun, imunitas yang sempurna untuk dirinya. Imunitas yang mampu menjadikan dirinya tetap survive, mampu betahan hidup dan tetap sehat. Termasuk untuk menghadapi penyakit. Antara lain influenza.

    Namun, di dalam perjalanan hidupnya. Imunitas ini biasanya mengalami penurunan kualitas. Salah satu sebab utamanya adalah stress. Terutama cemas. Kecemasan yang berlebihan akan mengundang ketakutan. Tingginya tingkat ketakutan ini akan menurunkan kualitas imunitas, bahkan sampai membahayakan.

    Ketakutan yang berlebihan bahkan bisa membuat imunitas salah melakukan mekanisme pertahanan. Imunitas demikian bahkan bisa membuatnya keliru melakukan pengenalan. Mengenali dirinya sendiri sebagai musuh yang harus ditaklukkan. Serangan yang malah sulit dikendalikan.

    Jadi, sesuai pakar ini, tindakan utama pada kasus ini adalah melepaskan kecemasan. Menggantinya dengan keyakinan positif, optimis. Mengembalikan kepercayaan diri dan membuang seluruh pengaruh negatif. Antara lain informasi yang seringnya menambah-nambah ketakutan.

    Ketakutan hilang, kecemasan sirna, imunitas kembali sempurna. Untuk kasus ini tindakan vaksinasi bukan merupakan pilihan.

    Sesuai pakar tadi, inti dari penanggulangan infeksi, adalah mengembalikan kesempurnaan imunitas individu itu sendiri. Imunitas yang sudah sempurna, anugerah dari Tuhan. Tinggal dipelihara, dan dijaga agar tidak menurun. Dijaga terutama dari pengaruh sejumlah besar informasi yang menakutkan!

    Tentu saja upaya seperti di atas perlu pemahaman dan dukungan masyarakat secara keseluruhan. Bagaimana tidak, media massa lebih senang menjual informasi yang sering menambah ketakutan. Anehnya informasi yang meninggikan kecemasan, ketakutan justru yang diminati awam mau pun sebagian ilmuwan. Informasi demikian lebih punya pangsa pasar. Lebih laris dijual.

    Boleh jadi ketika kita mulai sadar. Kita pun berusaha menumbuh kembangkan imunitas natural yang kualitasnya memang andalan. Antara lain melalui menahan diri dari menyebarkan informasi yang membuat ketakutan.
    Tetapi justru sebaliknya, terus berupaya menyebarkan informasi yang berisikan ajakan kasih sayang di jalan Tuhan.

    Betapa pun, semoga semakin hari, kekuatan imunitas tubuh setiap kita semakin sempurna. Mari jauhkan segala bentuk informasi yang justru mengakibatkan kecemasan dan ketakutan yang berlebihan.

    Dengan begitu, imunitas kita semakin berkualitas, kesehatan meningkat, kondisi negara bertambah kuat. Kita pun lebih ceria menyongsong masa depan!

    Abdurachman

    Penulis adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Pemerhati spiritual medis dan penasihat sejumlah masjid di Surabaya.

    Artikel ini adalah kiriman dari pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terima kasih-Redaksi)

    (erd/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Ringan Menyenangkan, Terapi Lisan!



    Jakarta

    “Start”, teriak seorang driver di dalam mobil yang akan dikendarainya. Tiba-tiba mobil yang diteriaki menyalakan mesin tanda siap berangkat. Sesampainya di lokasi tujuan, driver tadi berucap lagi, “stop.” Mobilnya pun menurut dengan mematikan suara mesin. Tanda mobil benar-benar berhenti.

    Start-stop bisa dilakukan cukup hanya dengan menggunakan perintah kata. Luar biasa. Era digital yang barangkali mendekati suasana surga? Tak perlu daya, tak perlu upaya, tinggal berkata semua bisa berubah sesuai makna perintahnya.

    Andai sebagian penduduk bumi ada yang belum mengenal adanya perkembangan teknologi masa kini. Perkembangan bagaimana hanya dengan kata suatu kondisi bisa menjadi sebaliknya (start dari stop, mulai hidup dari posisi berhenti atau mati). Boleh jadi mereka mengira, bahwa peristiwa hidupnya mesin mobil hanya melalui perintah kata adalah peristiwa supra natural. Perbuatan yang hanya bisa dilakukan penduduk angkasa luar.


    Namun itulah makna kata, begitu dahsyat merubah segala. Dari satu sisi ke sisi lain yang bersebelahan. Start-stop, on-off, mundur-maju, belakang-depan, buruk-baik, dst.

    Lalu, jangan-jangan kata ini bisa juga diguna untuk mengubah sakit menjadi sehat. Memangnya bisa? Lah, apa bedanya?
    Mungkin jika setiap orang paham kemajuan ilmu dan teknologi. Mudah bagi siapa pun menerima bukti kemampuan kata dalam mengubah sakit menjadi sehat.

    Sesuai dengan start-stop, on-off, bukankah sakit-sehat juga sepasang keadaan yang berpasangan sebagaimana start-stop. Wajar kalau kata, harus juga mampu mengubah sakit menjadi sehat, atau sebaliknya.

    Kata start, memang bisa diganti on, bisa diganti mulai, bisa menggunakan kata hidup, dst. tergantung kode perintah yang di-install-kan ke dalam software komputer mobil. Tapi semua bermakna memulai aktifitas.

    Kelompok kata hanya dibagi ke dalam sepasang golongan. Sesuai contoh pada komputer mobil di atas, kelompok start dan kelompok stop.
    Kata yang sejenis masuk dalam satu kelompok. Kata jenis sebaliknya masuk kelompok satunya.

    Kata yang satu kelompok dengan kata sehat jumlahnya hampir tak terbatas. Kata yang segolongan dengan makna sehat misalnya, baik, indah, benar, jujur, sempurna, cantik, senang, bahagia, awet muda, dst. Sedang kata yang satu kelompok dengan makna sakit adalah, buruk, patah hati, sulit, sengsara, bohong, payah, melarat, kesal, rugi, dll.

    Bukti empiris pengaruh sepasang makna kata ini ditemukan oleh Prof. John Bargh dari Universitas Yale. Beliau pakar psikologi negeri Paman Sam. Eksperimennya menghasilkan teori yang memiliki tingkat kepercayaan sempurna, 100 prosen, Bargh Hallway Theory.

    Sesuai teori itu, orang-orang yang memilih berkata-kata sesuai dengan kelompok kata sehat, kulit mereka terlihat terang, wajahnya ceria, auranya menyenangkan. Pertanda sehat dan bahagia. Banyak orang yang ingin mendekati mereka.

    Di tempat yang berbeda, pakar kata-kata berkebangsaan Jepang menemukan hasil yang serupa. Ia adalah Dr. Masaru Emoto. Risetnya sangat fenomenal. Doctor Emoto melakukan eksperimen menggunakan tiga backer glass.

    Masing-masing backer glass diisi sejumlah beras. Lalu ditambah air putih sampai air menutup seluruh beras itu. Ketiga gelas diisi beras dan air dalam jumlah yang sama persis. Kemudian ketiganya menerima perlakuan yang berbeda.

    Gelas pertama setiap pagi diucapkan kata terima kasih kepadanya. Gelas kedua disapa dengan ucapan kamu bodoh. Sedang gelas ketiga Dr. Emoto sama sekali mengacuhkannya.

    Setelah satu bulan dilakukan pengamatan. Beras di dalam gelas pertama mengalami fermentasi. Mengeluarkan aroma yang menyenangkan. Wangi.

    Beras pada gelas kedua berubah menjadi hitam.
    Beras di gelas yang diacuhkan, gelas ketiga, berubah mengeras dan membatu.

    Bargh melakukan riset self-talk, bicara pada diri sendiri. Menghasilkan bukti yang mengagumkan.
    Terbayang jika masing-masing orang selalu menggunakan kata-kata dalam kelompok sehat. Bukankah mereka menjadi lebih sempurna sehat. Lebih sulit sakit.

    Demikian penting kata yang diproduksi lidah atau lisan ini. Sampai-sampai ada nasehat yang menyebutkan, “Selamatlah manusia jika dia pandai menjaga lisannya.”

    Orang-orang yang selalu berusaha mengucapkan kata-kata baik dari lisannya, sesuai teori Bargh, dia pasti mendapati dirinya awet muda, wajah cemerlang, kulit terang, banyak disenangi orang. Kalau sesuai eksperimen Emoto, maka kata-kata baik, masuk kelompok kata sehat, antara lain kata terimakasih.

    Maka orang yang demikian akan awet muda. Bahkan tubuhnya bisa terhindar dari aroma yang dijauhi orang. Bagaimana tidak. Beras saja yang dicelupkan dalam air, dibiarkan selama satu bulan. Terus menerus dikatakan kepadanya terimakasih, hanya mengalami fermentasi. Tidak menghitam, atau membatu sebagaimana beras di dua backer glass yang lain.

    Disamping hanya mengalami fermentasi, beras di backer glass pertama, yang selalu diucapkan kata-kata baik kepadanya mengeluarkan aroma menyenangkan.

    Jika siapa saja, pandai menjaga lisan ini dari berkata buruk. Bisa dipastikan siapa pun orang itu, ia akan awet muda. Tubuhnya tidak banyak terpapar radikal bebas, tubuh terhindar dari aroma yang dijauhi.
    Keadaan yang pasti tidak hanya diimpikan oleh para perempuan mulia, para lelaki bijaksana, tetapi sangat diimpikan oleh seluruh insan. Terutama muda-mudi.

    Semoga setiap kita bisa menjauhi kata-kata buruk produksi lisan. Tubuh sehat menawan, awet muda disenangi banyak kawan. Upaya ringan yang menyenangkan!

    Abdurachman

    Penulis adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Pemerhati spiritual medis dan penasihat sejumlah masjid di Surabaya.

    Artikel ini adalah kiriman dari pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terima kasih-Redaksi)

    (erd/erd)



    Sumber : www.detik.com