Tag: perlengkapan kebersihan

  • Jangan Geletakan, Begini 5 Tips Simpan Alat Kebersihan yang Elegan di Rumah


    Jakarta

    Kegiatan membersihkan rumah secara rutin memang akan membuatnya nyaman dan rapi. Namun, hal ini akan percuma jika alat-alat kebersihannya tidak disimpan dengan baik.

    Dengan penyimpanan yang tepat, kamu tidak hanya membuatnya awet dan efektif dalam membersihkan rumah, tetapi juga mudah ditemukan saat akan digunakan.

    Melansir The Spruce, Selasa (26/12/2023), berikut adalah lima tips cerdas dan aman untuk menyimpan alat-alat kebersihan di rumah.


    1. Manfaatkan Ruang Vertikal pada Pintu

    Alat pel dan sapu bisa digantung di bagian dalam pintu dengan pengait atau penjepit. Tambahkan kawat atau keranjang plastik untuk menaruh pengki, kemoceng, dan sikat gosok kecil. Gantungan handuk bisa digunakan untuk menggantung botol semprotan.

    Untuk penyimpanan yang bisa dilepas, pilihlah tas sepatu gantung dengan kantong-kantong untuk menyimpan botol-botol cairan pembersih, kain, dan sikat.

    2. Manfaatkan Ruang Vertikal di Lemari

    Simpan alat-alat kebersihan di tempat penyimpanan gantung. Tempat penyimpanan yang didesain untuk sweater sangat cocok untuk menyimpan tempat sampah plastik kecil berisi perlengkapan kebersihan. Beri label pada setiap tempat pembersih kaca, kain, pembersih debu, pembersih kamar mandi, dll. Kamu bisa dengan mudah mengambil alat yang kamu butuhkan saat tiba waktunya untuk membersihkan.

    Gunakan pengait berbentuk S di atas gantungan lemari untuk menggantung kain pel dan sapu. Jangan lupakan ruang di dinding lemari. Mungkin saja ada ruang untuk menyelipkan beberapa keranjang gantung yang sempit, seperti yang digunakan untuk surat atau majalah, di antara batang lemari dan kusen pintu.

    3. Buat Akses Lebih Mudah

    Pasang tatakan yang bisa diputar di dalam lemari untuk memudahkan akses ke semua alat-alat kebersihan. Dengan cara ini, kamu bisa menggunakan setiap produk dan mengawasi kapan saatnya untuk mengganti persediaan.

    4. Gunakan Rak yang Memiliki Roda

    Gunakan rak yang memiliki roda untuk menyimpan alat-alat kebersihan dengan rapi. Temukan rak yang cocok untuk dimasukkan ke dalam lemari atau di belakang pintu sehingga alat-alat kebersihan yang kamu miliki selalu siap digunakan.

    6. Gunakan Keranjang dan Bak di dalam Rak

    Keranjang pembersih sangat berguna untuk menyimpan peralatan berdasarkan fungsinya. Pisahkan untuk kamar mandi, dapur, dan ruang tamu, dan gunakan bak plastik transparan berlabel untuk melihat dengan cepat persediaan yang kamu miliki.

    Tips Tambahan

    Sebelum memilih metode penyimpanan terbaik, luangkan waktu untuk mengevaluasi peralatan dan produk pembersih yang kamu miliki. Bersihkan alat yang jarang digunakan dan pastikan produk pembersih tidak melebihi masa kedaluwarsanya.

    Demikianlah lima tips cerdas dan aman untuk menyimpan alat-alat kebersihan di rumah. Dengan menerapkan tips ini, kamu tidak hanya membuat rumah bersih dan terorganisasi dengan baik, tetapi juga menjaga alat-alat kebersihan tetap aman dan efektif. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya, Begini Tips Pilih Bahan Keset Kaki Berdasarkan Penempatannya


    Jakarta

    Keset kaki adalah salah satu perlengkapan kebersihan yang wajib ada di rumah. Namun, masalahnya kaset memiliki banyak jenisnya yang bisa dibedakan dari jenis bahan yang digunakan. Lantas, bagaimana cara memilih keset yang cocok untuk di rumah?

    Pengertian Keset

    Menurut KBBI, keset adalah pengesat kaki, terbuat dari sabut kelapa dan sebagainya atau tempat mengesat (membersihkan) kaki.

    Fungsi Keset

    Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa fungsi keset.


    1. Mencegah selip jika lantai dalam keadaan basah.

    2. Mengeringkan kaki dan mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.

    3. Sebagai elemen dekorasi rumah.

    4. Mengeringkan lantai yang basah dan lembap.

    5. Mencegah kotoran dan debu masuk ke rumah.

    Tips Memilih Keset yang Tepat di Rumah

    Dilansir situs Make an Entrance, Rabu (25/9/2024), saat ingin memilih kaset, kamu perlu tahu ingin diletakkan di mana keset tersebut. Apakah di luar ruangan seperti pintu masuk dan teras atau di dalam ruangan, seperti di depan kamar mandi dan kamar tidur.

    Area Outdoor

    Barang yang akan diletakkan di luar ruangan, sebisa mungkin harus bisa beradaptasi terhadap perubahan cuaca. Maka dari itu, bahan yang disarankan adalah material yang tidak berpori seperti keset karet dan keset dari serabut kelapa.

    Keset yang terbuat dari karet tahan luntur dan memiliki permukaan anti selip yang baik. Bahan ini juga tahan lama dan biasanya modelnya cocok untuk dekorasi apa pun.

    Keset dari anyaman serabut kelapa yang terbuat dari batok kelapa memiliki tekstur kasar yang sangat bagus untuk mencegah kotoran masuk ke dalam rumah dan membersihkan sepatu yang berlumpur.

    Kedua jenis bahan ini dapat mengering dengan cepat sehingga tidak akan menimbulkan efek menggelembung pada permukaannya dan mudah dalam perawatannya.

    Area Indoor

    Bahan keset yang cocok untuk area dalam rumah harus bisa menyerap air, memiliki ketebalan yang cukup, dan desain yang menyesuaikan dengan gaya ruangan.

    Jenis keset yang disarankan di antaranya sebagai berikut.

    1. Keset Anti Slip

    Biasanya jenis keset kaki ini cocok diletakkan di depan pintu kamar mandi atau berdekatan dengan shower atau bathtub untuk mengeringkan kaki yang basah agar ketika berjalan di atas keramik tidak terpeleset. Jenis dari keset ini memiliki bahan yang bukan kain tetapi bentuknya mirip seperti buntalan dimana bagian tengahnya terdapat lubang yang tinggi dan bertekstur serta pada bagian bawahnya memiliki daya cengkram yang kuat.

    2. Keset Katun

    Bahan katun ini mirip dengan bahan pada sprei, bed cover, atau baju pada umumnya. Keset ini biasanya diletakkan di tempat yang mudah lembab sehingga mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri pada kaki. Namun, keset ini memiliki kemampuan pengeringan yang rendah jika terkena daerah yang mudah berair berlebih.

    3. Keset PVC

    Keset PVC adalah keset yang terbuat dari plastik. Meskipun sifat plastik tidak menyerap air, tetapi untuk keset digunakan plastik yang bisa menyerap air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah Selain Sapu dan Pel


    Jakarta

    Isi rumah bukan hanya perabotan atau barang yang akan melekat pada tubuh penghuninya, banyak sekali jenis barang lainnya yang harus tersedia di rumah. Salah satunya adalah alat kebersihan. Tanpa ada alat kebersihan, bagaimana cara memastikan rumah bersih dan layak ditempati?

    Bahkan sebenarnya alat kebersihan merupakan barang yang tersedia sejak awal rumah tersebut selesai dibangun. Sebab, biasanya penghuni yang sedang mengecek hasil pembangunan pasti membutuhkan minimal sapu dan pel untuk membersihkan debu di lantai.

    Selain sapu dan pel, alat kebersihan apa lagi yang harus ada di rumah?


    Dilansir dari Homes and Gardens berikut beberapa alat kebersihan yang tidak boleh terlewat di rumah.

    Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah

    1. Pengki

    Dust on a house floor and floor brush with dustpan background. Home cleaning concept.Ilustrasi Pengki Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined

    Salah satu alat yang sangat berguna di rumah dan tentunya murah adalah pengki. Alat kebersihan satu ini berguna untuk menampung debu yang sudah dikumpulkan sehingga lebih mudah ketika dibuang. Alat ini bisa bertahan lama selama tidak untuk mengangkat benda berat atau terkena beban yang terlalu berat.

    2. Spons

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewSpons Foto: Istock

    Kebanyakan spons digunakan untuk mencuci piring. Namun, kegunaan barang satu ini lebih daripada itu. Bahannya yang bisa menyerap air sangat berguna untuk mengeringkan berbagai macam permukaan benda. Hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan spons adalah sebisa mungkin sering diganti karena masa pemakaiannya singkat. Apabila tidak diganti, spons akan menjadi sarang bakteri.

    3. Kain Mikrofiber

    Hand is cleaning car headlight with a using red microfiber cloth,Automotive maintenance concept.ilustrasi kain microfiber Foto: Getty Images/iStockphoto/Birdlkportfolio

    Selain spons, siapkan pula kain mikrofiber. Ukurannya beragam dan barang satu ini lebih lebar daripada spons sehingga bisa mempercepat pekerjaan. Kain mikrofiber juga tahan lama, bisa dipakai berulang kali, dan bagus untuk menyerap air.

    Ukuran serat yang kecil pada kain menciptakan listrik statis yang memungkinkannya mengangkat debu, kotoran, buih sabun, dan minyak dengan lebih kuat.

    4. Serbet

    Kitchen utensils, cloth hanging alone on wall.ilustrasi serbet Foto: Getty Images/iStockphoto/blyjak

    Serbet berbeda dengan kain mikrofiber. Serbet merupakan kain biasa yang berfungsi untuk mengelap tangan yang basah. Biasanya letaknya di dapur, dekat wastafel, atau meja makan. Serbet harus sering dicuci karena ketika permukaannya basah atau lembap bisa berpotensi muncul jamur dan jjadi tempat berkembangnya bakteri.

    5. Pembersih Kaca

    Pekerjaan membersihkan kaca gedung kerap dinilai sebagai pekerjaan laki-laki. Namun, wanita ini buktikan ia pun mampu bekerja sebagai pembersih kaca gedung.Pembersih Kaca Foto: AP Photo/Vahid Salemi

    Kaca di rumah juga harus sering-sering dibersihkan. Apabila dibiarkan, kaca akan menjadi buram dan tidak enak dipandang. Membersihkan kaca seminggu sekali juga tidak masalah. Apabila tidak punya alat untuk mengelap kaca, bisa memakai kain mikrofiber.

    6. Kemoceng

    70 Persen warga Desa Tarikolot, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, merupakan pembuat kerajinan tradisional. Mereka memproduksi sapu, kemoceng dan lain-lain.Ilustrasi Kemoceng Foto: Bima Bagaskara

    Kemoceng merupakan alat pembersih untuk membuang debu yang menempel pada perabotan rumah tangga. Alat ini hanya bisa dipakai untuk membersihkan permukaan yang kering. Pengganti kemoceng bisa memakai kain kering atau kain mikrofiber yang kering.

    7. Sikat Gosok

    Sikat LantaiSikat Gosok Foto: iStock

    Bentuknya mirip sapu karena memiliki tongkat yang panjang. Padahal alat kebersihan ini berbeda dengan sapu. Sikat gosok berguna untuk membersihkan noda membandel pada lantai atau dinding. Bagian bawahnya keras, tajam, dan rapat.

    8. Sikat Toilet

    Toilet Brush on White Background.Toilet Brush on White Background. Foto: iStock

    Area kamar mandi sangat membutuhkan sikat toilet. Fungsinya untuk membersihkan toilet agar bersih dari kotoran dan noda yang membandel.

    9. Penyedot Debu (Vacuum Cleaner)

    happy girl cleaning carpet with vacuum cleanerhappy girl cleaning carpet with vacuum cleaner Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios

    Penyedot debu atau vacuum cleaner merupakan alat kebersihan tidak wajib karena tidak semua keluarga bisa membeli barang ini. Namun, apabila kamu memiliki vacuum cleaner, tidak perlu lagi ada pengki atau sapu di rumah karena alat ini bisa menyedot debu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com