Tag: permukaan dinding

  • Bingung Tentukan Jumlah Lapisan Cat Dinding? Ini Faktor yang Harus Diperhatikan



    Jakarta

    Mengecat dinding rumah banyak yang harus diperhatikan. Selain warna, lapisan yang akan diaplikasikan pada dinding akan mempengaruhi hasil akhir cat pada dinding rumah.

    Mempertimbangkan berapa lapisan cat yang dibutuhkan memang sangat penting. Ada lapisan cat yang dapat memberikan kehidupan baru pada ruangan, namun ada juga lapisan cat yang berlebihan sehingga memberikan efek yang merugikan.

    Seberapa Penting Jumlah Lapisan

    Melansir Can You Paint It, Kamis (14/11/2024), jumlah lapisan cat menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Mengaplikasikan jumlah lapisan cat yang tepat tidak hanya memastikan hasil akhir yang maksimal, tetapi juga membantu mencegah penumpukan cat.


    Dinding dengan lapisan yang tepat akan tampak cerah dan membuat rumah tampak seperti baru. Hal ini juga akan membantu cat bertahan lebih lama, jika lapisan tidak tepat akan kasar dan lebih mudah rusak.

    Faktor yang Harus Dipertimbangkan

    Jenis Cat

    Berbagai jenis cat memiliki kemampuan menutup yang berbeda, hal ini harus dipertimbangkan saat memutuskan berapa banyak lapisan yang akan diaplikasikan. Penting untuk mengetahui informasi ini saat kamu membeli cat.

    Kualitas Cat

    Kualitas cat juga mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Cat berkualitas tinggi seringkali memiliki pigmentasi dan daya tutup yang lebih baik, sehingga menghasilkan hasil akhir yang lebih merata dengan lapisan yang lebih sedikit.

    Namun, cat berkualitas rendah akan memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai tingkat kepekatan dan ketahanan yang diinginkan.

    Warna dan Tingkat Kepekatan

    Warna dan tingkat kepekatan cat dapat mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Warna yang lebih gelap atau lebih cerah mungkin memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai cakupan penuh, terutama saat menutupi warna yang lebih terang atau kontras.

    Cat dengan tingkat kepekatan yang lebih tinggi, mungkin perlu lapisan yang lebih sedikit dibandingkan dengan lapisan yang lebih tembus cahaya atau tipis.

    Kondisi Permukaan Dinding

    Kondisi permukaan dinding juga berperan penting dalam menentukan jumlah lapisan cat yang dibutuhkan. Dinding yang mengalami kerusakan, seperti retak, penyok, atau bercak kasar akan memerlukan lapisan cat tambahan untuk memastikan cakupan yang tepat.

    Penting untuk melakukan persiapan permukaan, termasuk penambalan dan pengamplasan. Sehingga dapat mempengaruhi jumlah lapisan cat yang dibutuhkan secara signifikan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Muncul Noda Putih Saat Menyentuh Cat Dinding? Begini Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Cat dinding yang berkapur dapat mengotori benda apa pun yang menempel di atasnya. Mulai dari pakaian, tangan, rambut, hingga barang lainnya.

    Pada awalnya tidak ada yang menyadari jika cat dinding tersebut bermasalah. Ketika ada yang menyandarkan badan ke dinding atau hendak meletakkan tangan di dinding, muncul noda berwarna putih pada pakaian dan tangan.

    Sebenarnya dari mana asal kapur tersebut dan bagaimana cara mengatasi cat dinding yang seperti itu?


    Arsitek Denny Setiawan mengatakan kondisi cat dinding seperti itu disebabkan oleh kesalahan pada saat pengacian hingga pengecatan. Semua yang menempel pada bata tidak sepenuhnya menempel.

    “Yang membuat hal itu terjadi adalah bata itu tidak mengering sempurna pada saat proses plesteran sehingga acian tidak menempel sempurna dengan plesteran. Hal itu berakibat jika acian itu dicat, catnya itu tidak akan menempel sempurna juga pada acian,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025).

    Pengerjaan yang buru-buru dan tidak menunggu hingga semua proses mengering secara sempurna menimbulkan transfer warna dari cat dinding.

    “Jadi setiap proses acian di atas plesteran, cat di atas acian itu, harus ada jeda minimal 2 minggu. Untuk mengering. Jadi proses itu harus terjadi,” jelasnya.

    Lalu, untuk mencegah munculnya kapur atau garam-garam pada permukaannya, dinding juga harus dilapisi dengan cat pencegah munculnya alkali. Pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Penyebabnya biasanya dikarenakan indikasi masuknya kelembapan dan buruknya kualitas udara dalam ruangan tersebut. Hal ini dapat membuat cat mudah rusak.

    Untuk mencegah muncul lapisan alkali adalah dengan memakai cat dasar atau cat primer sebelum mengecat lapisan lainnya. Cat dasar ini biasanya berwarna putih, tetapi saat ini sudah banyak produsen yang menyediakan warna lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

    Cara Mengatasi Dinding yang Berkapur atau Muncul Kristal Alkali

    Denny mengatakan untuk mengatasi muncul kapur atau kristal alkali pada dinding adalah dengan mengupas seluruh lapisan dinding. Kemudian, dilakukan pelapisan ulang. Setiap lapisan harus ditunggu selama 2 minggu sampai dipastikan benar-benar mengering.

    “Cara memperbaikinya adalah harus dikupas, dikasih alkali. Alkali itu harus dikupas. Kalau nggak, percuma. Waktu tunggunya 2 minggu, supaya kelembapannya hilang,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Atasi Cat Dinding Rumah yang Lembap dan Mengelupas


    Jakarta

    Dinding rumah bisa mengalami lembap karena adanya retakan halus, pipa air bocor, atau kondensasi. Jika masalah ini tidak segera diatasi, cat dinding bisa rusak dan akhirnya terkelupas karena kelembapan yang tinggi.

    Sayangnya, tidak semua pemilik rumah tahu bagaimana cara mengatasi cat dinding yang lembap dan mengelupas. Jika salah prosedur malah bisa membuat dinding semakin rusak.

    Ingin tahu cara mudah mengatasi cat dinding yang mengelupas karena lembap? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Atasi Cat Dinding Rumah Lembap dan Mengelupas

    Kalau cat dinding rumah sudah lembap, sebaiknya segera diatasi sebelum kondisinya semakin parah. Dikutip dari New Line Painting, berikut cara mengatasi dinding lembap dan cat mengelupas:

    1. Bersihkan Dinding dari Cat yang Mengelupas

    Langkah pertama adalah membersihkan cat dinding yang mengelupas dengan cara mengikisnya. Cara ini dilakukan agar mendapatkan permukaan dinding yang halus.

    Untuk membersihkan cat dinding yang terkelupas dapat menggunakan alat pengikis khusus. Apabila ada noda atau minyak yang menempel, sebaiknya dibersihkan dulu dengan air, sabun, dan kain.

    2. Cari Tahu Masalahnya

    Setelah mengikis seluruh cat dinding, kini saatnya mengidentifikasi masalahnya. Cari tahu apa yang memicu dinding menjadi lembab, cat mengelupas, dan terdapat noda hitam (black mold).

    Cek juga seluruh permukaan dinding secara teliti untuk melihat apakah ada retakan halus atau cukup lebar. Dengan begitu, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan sesuai masalah yang terjadi.

    3. Amplas Dinding

    Lakukan pengamplasan pada dinding secara perlahan agar permukaan tembok rumah kembali halus. Langkah ini dilakukan jika terdapat retakan halus pada dinding hunian.

    4. Gunakan Cat Primer Berkualitas

    Usai dinding diamplas sampai halus, langkah berikutnya adalah mengecat ulang dinding dengan cat dasar atau primer. Sebaiknya menggunakan cat dasar yang berkualitas agar tahan lama dan hasilnya baik.

    Penggunaan cat dasar dapat meminimalisir cat dinding mengelupas yang disebabkan oleh suhu lembap atau jamur. Selain itu, permukaan tembok akan terasa lebih halus.

    5. Mengecat Ulang Dinding

    Usai melapiskan cat primer pada dinding, langkah terakhir adalah mengecat ulang seluruh tembok sesuai dengan warna keinginan. Pastikan kamu menggunakan merek cat yang berkualitas tinggi agar memberikan proteksi terbaik sekaligus tahan lama.

    Demikian lima cara mudah mengatasi cat dinding rumah lembap dan mengelupas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com