Tag: permukaan

  • Bahaya Cuaca Lembab buat Rumah dan Kesehatan, Catat Cara Mengatasinya!



    Jakarta

    Cuaca lembab dapat memberikan dampak serius bagi rumah kamu. Kelembapan yang tinggi tidak hanya menciptakan suasana yang tidak nyaman, tetapi juga menjadi lahan subur bagi pertumbuhan jamur dan masalah kesehatan yang mengikutinya.

    Pahami lebih dalam tentang efek cuaca lembab dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk melindungi rumah serta kesehatan keluarga kamu.

    Pertumbuhan Jamur

    Melansir The Spruce, pada Senin (4/11/2024), jika rumah kamu cenderung lembap jamur dapat berkembang dengan cepat. Jamur bisa tumbuh dan merusak dinding, serta muncul di permukaan lembut seperti bantal atau karpet atau di area yang kurang ventilasi.


    Jamur dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti asma atau alergi, sehingga penting untuk segera menangani masalah ini.

    Cat dan Wallpaper Terkelupas

    Jika kelembapan tidak dikelola dengan baik, akan muncul area berembun di tempat-tempat yang mengalami kondensasi berlebih. Ini dapat mengakibatkan kertas dinding dan cat mulai melengkung atau terkelupas.

    Jangan pernah mencoba untuk menutupi masalah ini, sebab tidak akan menyelesaikannya. Jadi, menambahkan lapisan cat atau kertas dinding baru tidak akan mengatasi isu kelembapan yang ada.

    Furnitur yang Membusuk

    Tanda lain yang mengindikasikan bahwa rumah kamu memiliki kelembapan tinggi adalah furnitur yang mulai lapuk, terutama yang terbuat dari kayu. Ini juga bisa merusak papan lantai, terutama jika terbuat dari kayu dan rangka jendela.

    Menyebabkan Balok dan Kancing Struktural Mengembang dan Menyusut

    Kelembapan dapat menyebabkan balok struktural rumah kamu membengkak dan menyusut. Ini mengakibatkan dinding retak, yang memungkinkan lebih banyak kelembapan masuk ke dalam rumah.

    Cara Mengurangi Kelembapan Pada Rumah

    Pertama, dehumidifier bekerja sesuai namanya dan sangat efektif untuk menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu. Alat ini sangat berguna di area yang paling lembap, seperti ruang bawah tanah dan kamar mandi.

    Kedua, menggunakan kipas angin pembuangan saat kamu menggunakan banyak air, misalnya saat mandi atau memasak, hal itu dapat membantu mengurangi kelembapan di dalam rumah.

    Meskipun tampak sederhana, kiat-kiat ini cukup efektif dan tidak memerlukan biaya tambahan. Membuka jendela dapat dengan cepat menurunkan kelembapan, karena udara segar membantu menyerap kelembapan berlebih.

    Coba batasi penggunaan air, penggunaan air secara berlebihan bisa memicu kelembapan meningkat. Meskipun merepotkan, cobalah untuk mandi lebih singkat dan dengan air dingin jika memungkinkan.

    Terakhir, kamu bisa memasang monitor kualitas udara dalam ruangan yang akan memberi tahu jika ada hal yang perlu diperhatikan di rumah kamu. Alat ini dilengkapi dengan sensor kelembapan yang dapat memberikan rasa tenang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Keramik Ambles, Bisa Jadi Ini 4 Penyebabnya!


    Jakarta

    Lantai keramik adalah salah satu pilihan penutup lantai yang banyak dipakai di Indonesia. Keramik dikenal memiliki daya tahan yang bagus dan tampilan yang menarik. Namun, lantai keramik berpotensi mengalami kerusakan seperti lantainya terlihat ambles dan menjorok ke dalam.

    Kondisi ini membuat permukaan lantai tidak rata dan keramik yang pecah bisa berbahaya saat terinjak. Pecahan keramik ini bisa merobek kulit karena ujung keramik cukup tajam.

    Apabila kamu menyadari jika lantai keramik di rumah terlihat turun atau ambles, kamu perlu memanggil ahli untuk memeriksanya. Apabila menilik dari situs True Level Concrete, Selasa (5/11/2024), ada beberapa penyebab lantai keramik turun atau ambles, berikut di antaranya.


    1. Tanah di Bawahnya Tidak Padat

    Lantai yang turun biasanya tidak memiliki penyokong dari bawahnya atau kata lainnya tanah atau susunan di bawahnya kosong atau tidak padat. Jika di bawah keramik tersebut tidak ada permukaan yang keras, maka saat lantai tersebut menerima tekanan, keramik tidak bisa menahannya.

    2. Lantai Lembap

    Lantai lembap biasanya disebabkan karena bagian bawahnya kelebihan air sehingga membentuk celah di antara keramik. Seiring waktu, tanah di bawahnya akan mudah tergerus dan susunannya tidak begitu padat. Selain genangan air, kondisi ini juga bisa disebabkan karena air selokan yang tersumbat, dan erosi tanah.

    3. Pergerakan tanah

    Pergerakan tanah merupakan fenomena alam yang sudah biasa terjadi. Pergerakan tanah tidak sama dengan longsor. Pergerakan tanah ada yang tidak terlihat, ada pula yang terasa jelas. Selain itu, memang sudah sifat tanah yakni mengembang saat basah, dan menyusut saat kering. Perubahan iklim dan waktu juga dapat menyebabkan tanah bergerak.

    4. Ada Masalah pada Struktur Bangunan

    Kerusakan lantai dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti salah mendesain struktural, kondisi tanah di bawah rumah, atau usia bangunan tersebut.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Menyesal! 6 Kesalahan yang Dapat Merusak Lantai Laminasi



    Jakarta

    Lantai laminasi menambah banyak keindahan dan nilai rumah dengan harga yang terjangkau. Membersihkan lantai laminasi adalah dengan menggunakan kain pel datar dengan bantalan microfiber yang menutupi kepala kain pel.

    Membersihkan setiap hari akan meminimalkan kotoran yang dapat masuk ke dalam jahitan atau menggores permukaan. Namun, seringkali kamu melakukan kesalahan saat membersihkan lantai laminasi.

    Melansir The Spruce, Rabu (6/11/2024), berikut beberapa kesalahan saat membersihkan lantai laminasi yang seharusnya kamu hindari.


    Terlalu Banyak Menggunakan Air

    Pastinya untuk membersihkan lantai yang kotor, kamu perlu memerlukan air. Masalah lantai laminasi adalah terlalu banyak air yang akan merembes ke celah-celh di antara papan dan dapat menyebabkan pembengkakan dan kerusakan pada lantai.

    Sedikit air sudah cukup untuk membersihkan lantai laminasi, kamu juga bisa menggunakan pel kering untuk pembersihan rutin. Bagian yang lengket dan kotor dapat dibersihkan menggunakan kain lap dan botol semprot.

    Menyedot Debu dan Menyapu Terlalu Keras

    Lantai laminasi perlu disapu atau disedot debunya secara berkala agar tetap bersih. Kotoran menjadi musuh bagi lantai laminasi yang dapat menggores dan memudarkan lapisan lantai laminasi.

    Namun, menyapu atau menyedot debu dengan tidak benar dan terlalu keras akan menyebabkan kerusakan lebih besar pada lantai laminasi daripada kotorannya. Pastikan untuk menyapu dan menyedot dengan lembut agar tidak tergores.

    Tidak Menggunakan Bantalan pada Furniture

    Furniture yang cantik, pastinya akan mempercantik lantai. Namun, untuk melindungi lantai, furniture berat memerlukan sedikit tambahan seperti bantalan di bagian bawah furniture untuk mengantisipasi terjadinya goresan pada lantai.

    Terlalu Banyak Sinar Matahari

    Masuknya pancaran sinar matahari yang datang secara teratur setiap dapat memudarkan beberapa bagian lantai laminasi kamu. Gunakan tirai tertutup atau gorden yang ditarik untuk melindungi lantai dari sinar matahari yang berpotensi paling keras untuk lantai.

    Pembersih yang Salah

    Banyak pembersih yang dapat menumpulkan tampilan lantai laminasi, terutama ketika digunakan secara berlebihan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dan coba larutan ke lantai yang tersembunyi agar tidak mengubah warna secara langsung.

    Meletakkan Tanaman Sembarangan

    Tanaman yang terlalu penuh atau pot yang bocor dapat menyebabkan kerusakan yang mungkin tersembunyi sementara. Lindungi lantai dengan memperhatikan penyiraman dan menggunakan alas untuk melindungi lantai di bawah pot.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Antisipasi Kantong Jebol! Ini 5 Jenis Lantai yang Tahan Lama



    Jakarta

    Pemasangan lantai menjadi proyek yang mahal dan cukup memakan banyak waktu, sehingga untuk menggantinya memerlukan pertimbangan yang sangat matang dan memilih jenis lantai yang tahan lama.

    Banyak jenis lantai yang bisa bertahan dalam jangka waktu lama, namun itu saja tidak cukup. Pastinya kamu juga tidak ingin mendapatkan goresan dan retak pada lantai rumah.

    Melansir The Spruce, Rabu (6/11/2024), berikut beberapa pilihan lantai yang paling tahan lama sebagai rekomendasi untuk lantai rumah kamu.


    Lantai Vinyl

    Lantai vinyl menjadi pilihan terbaik untuk ketahanan murni juga memiliki ketahanan pada kelembapan. Jenis lantai ini seperti lembaran atau papan yang menjadi pilihan sangat baik untuk merenovasi dapur atau kamar mandi.

    Keramik dan Porselen

    Ubin keramik dan porselen lebih unggul dibandingkan jenis lantai lain, terutama karena tampilannya. Ubin sangat tahan terhadap goresan dan tumpahan, namun jika benda berat jatuh di atasnya, ubin pasti akan mengalami keretakan.

    Satu ubin yang retak dapat diganti tanpa mengganggu lantai lainnya. Pemasangan oleh ahli membantu meningkatkan daya tahan. Lapisan bawah yang tidak tepat atau rongga yang tersisa di bawah ubin dapat menyebabkan keretakan.

    Laminasi

    Laminasi menjadi lebih tahan lama karena saat ini produsen meningkatkan lapisan aus dan dasarnya. Lapisan atas dapat sangat terhadap goresan dari benda tajam dan furniture.

    Disarankan untuk tidak dipasang di lingkungan yang memiliki tingkat kelembapan tinggi. Namun, kamu bisa membeli laminasi kedap air karena laminasi kedap air tidak mengandung kayu sama sekali.

    Jika mempertimbangkan ketahanan, lantai vinyl bisa menjadi pilihan daripada lantai laminasi.

    Lantai Beton

    Lantai beton menyediakan permukaan yang seragam untuk penggunaan komersial dan merupakan lantai yang sedang tren karena daya tahannya. Beton adalah lantai dalam ruangan yang paling tahan lama.

    Namun, beton tidak cocok di semua ruangan tetapi bisa menjadi tambahan yang layak untuk ruang-ruang tertentu yang lembap dan sering terkena goresan. Hal ini karena beton tahan lembap dan anti terhadap goresan.

    Kayu Keras Padat

    Lantai kayu keras padat merupakan salah satu lantai yang paling tahan lama. Jika lantai tergores, lantai dapat diamplas. Setelah satu atau dua kali pengamplasan, sebagian besar lantai kayu padat akan kembali ke tampilan aslinya yang halus.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Tahu Kebocoran Pada Genteng, Buruan Cek Sebelum Makin Parah!


    Jakarta

    Genteng yang bocor atau rembes biasanya diketahui saat memasuki musim hujan. Hal ini dikarenakan bagian atap berulang kali diguyur air dengan jumlah banyak dan waktu yang lama.

    Kerusakan pada atap yang diketahui saat musim hujan akan lebih sulit perbaikannya dibandingkan pada musim kemarau. Hal ini dikarenakan kondisi atap yang licin dan lembap. Selain itu, apabila ingin dilapisi dengan waterproofing, kamu perlu menunggu sampai lapisan tersebut kering yang bisa sampai berhari-hari.

    Namun, tidak perlu khawatir, sebelum atap genteng di rumah mengalami kebocoran, kamu bisa lho memastikannya dengan mengetahui beberapa tandanya. Mengutip dari Angi, Jumat (8/11/2024) berikut 7 tanda-tanda genteng bocor dan cara mengatasinya.


    Tanda Genteng Rumah Bocor

    1. Muncul Warna pada Permukaan Plafon

    Tanda paling mudah dan cukup jelas genteng rumah bocor adalah munculnya warna kecoklatan, hitam, hijau, atau lainnya pada plafon. Warna ini juga membentuk sebuah pola acak yang merupakan bekas air yang membasahi plafon. Titik air rembesan ditemukan pada bagian tengah plafon, pinggirannya, hingga ke sekitar tembok.

    Apabila kamu melihat air rembesan mencapai tembok, maka kamu perlu mengecek sumber kebocoran dan memperbaikinya. Bisa dengan membongkar genteng, mengecek talang air apabila di dekat sana, atau pipa yang ditanam di dalam tembok.

    2. Muncul Jamur pada Dinding Terluar

    Muncul warna pada plafon atau dinding dikarenakan jamur tumbuh di atas permukaannya yang lembap. Sama seperti cara sebelumnya, kamu perlu mencari sumber air yang paling dekat dengan noda jamur tersebut. Namun, bisa juga jamur tersebut muncul karena dinding lembap dari udara di luar rumah.

    3. Terdengar Suara Air Menetes dari Atap

    Tanda atap rumah bocor saat hujan adalah terdengar suara air menetes dari atap. Air masuk dari celah di antara genteng dan tertahan di plafon. Apabila plafon kamu sifatnya tahan air, kamu tidak perlu sampai mengganti plafon. Namun, apabila modelnya tidak tahan air, akan muncul jamur di area yang basah tersebut sehingga berdampak pada tampilan rumah dan plafon tersebut harus diganti.

    4. Genteng Retak, Rusak, atau Bergeser

    Kondisi genteng yang rusak, retak, dan tidak pada tempatnya dapat menjadi celah air masuk. Penyebab genteng retak atau bergeser bisa karena guncangan, angin, terkena beban yang berat, atau bisa pula karena faktor kualitas dan usia genteng.

    Cara mengetahui kondisi genteng seperti ini dengan cara mengecek langsung dengan naik ke atas. Setelah itu, ganti genteng yang rusak agar saat hujan tidak ada lagi celah untuk air masuk.

    5. Flashing Rusak atau Hilang

    Biasanya pada atap rumah terdapat flashing yang berfungsi melindungi rumah dari kebocoran. Flashing ini berpotensi jadi jalan masuknya air apabila terjadi kerusakan. Jika sudah begitu, flashing harus diganti.

    6. Genangan air

    Meskipun atap dengan genteng biasanya berbentuk miring, tetapi air bisa menggenang di atap apabila model pembuangan airnya salah. Sebagai contoh ujung atap miring tersebut bersinggungan dengan atap dak beton yang datar sehingga ada air yang tergenang di atasnya, tidak langsung terbuang ke tanah. Solusinya, kamu bisa membuat talang air tepat di bawah atap yang miring dan buang ke arah samping.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Sudah Kendur? Jangan Langsung Dibuang, Coba Tips Ini



    Jakarta

    Pasti kamu pernah merasa kasur kamu sudah tidak sekuat dulu. Banyak orang mengalami masalah ini juga, dengan kasur yang mulai kempes atau kurang mendukung. Ada beberapa cara yang dapat kamu coba untuk membuat kasur kamu lebih kencang dan nyaman.

    Berikut adalah eksplorasi tentang beberapa tips dan trik yang dapat membantu kamu mengembalikan kualitas tidur yang optimal.

    Pelapis Kasur yang Kuat

    Melansir Homes & Gardens, pada Minggu (10/11/2024), pelapis kasur yang berkualitas dapat memperpanjang umur kasur yang sudah lembut dan kendur sambil kamu menunggu untuk membeli kasur baru. Ketika memilih jenis pelapis kasur, carilah yang terbuat dari lateks alami atau busa memori dengan kepadatan tinggi.


    Dalam hal ini yang ditekankan adalah kepadatan tinggi karena kamu tidak ingin menggunakan bahan yang terlalu lembut dan mudah kempes. Kamu memerlukan busa yang kokoh dan mendukung, sehingga dapat mengikuti kontur tubuh kamu tanpa membuat kamu tenggelam ke dalam kasur.

    Kepadatan diukur dalam pon busa per kaki kubik, semakin tinggi kepadatan busa, semakin baik dukungannya. Kamu harus mempertimbangkan untuk memakai busa memori dengan kepadatan 5 pon.

    Namun, perlu diingat bahwa semakin padat busanya, semakin banyak panas yang terperangkap. Ini bisa menjadi masalah bagi mereka yang mudah merasa panas atau tinggal di daerah dengan iklim hangat.

    Jika kamu sering berkeringat di malam hari atau merasa gerah, sebaiknya fokus pada pelapis kasur pendingin terbaik. Kamu dapat menemukan pelapis kasur busa memori yang dilengkapi dengan gel pendingin untuk mengurangi panas dan menyerap kelembapan.

    Untuk pendinginan alami dan dukungan yang lebih elastis, pelapis kasur lateks adalah pilihan yang tepat. “Lateks adalah bahan pelapis kasur yang bagus karena memiliki dukungan yang responsif,” ujar salah satu pendiri Coop merek tempat tidur mewah, Jin Chon, dalam kutipannya di Homes & Gardens.

    Lateks adalah bahan yang cocok untuk tidur, berbeda dengan busa memori berdensitas rendah yang cenderung membuat kamu tenggelam. Pelapis kasur yang keras dapat membantu mendistribusikan berat badan secara merata di seluruh permukaan kasur, sehingga mencegah terjadinya titik-titik tekanan yang membuat kamu tenggelam.

    Selain itu, pelapis kasur yang lebih tebal lebih disarankan dibandingkan yang tipis. Idealnya, kamu sebaiknya memilih pelapis kasur dengan ketebalan 3 inci atau lebih.

    Membalik Kasur

    “Seiring berjalannya waktu, bahan-bahan di kasur kamu mulai memadat dan rusak, sehingga daya dukungnya berkurang,” jelas ilmuwan tidur Hafiz Shariff.” Membalik atau memutar kasur dapat membantu mendistribusikan kembali bahan-bahan di dalamnya dan mengembalikan sebagian kekencangannya.

    Perhatikan dengan seksama kasur kamu dan identifikasi area-area yang menonjol. Pertimbangkan apakah seluruh permukaan kasur terasa empuk atau hanya bagian tertentu saja.

    Mungkin ada area tertentu yang mengalami tekanan lebih besar, sehingga menyebabkan kasur menjadi kendur dan kehilangan dukungannya. Pikirkanlah jika kamu cenderung tidur di area yang sama setiap malam, wajar jika bagian tersebut akan mulai kehilangan daya dukungnya lebih cepat dibandingkan dengan bagian kasur yang jarang kamu gunakan.

    Cek Fondasinya

    Jika kamu telah mencoba membalik kasur tetapi tidak melihat banyak perubahan, kemungkinan masalahnya bukan terletak pada kasur itu sendiri. Kehilangan dukungan mungkin berasal dari alas tempat tidur kamu.

    Bahkan rangka tempat tidur yang terbaik pun bisa menjadi longgar dan bergerak seiring berjalannya waktu. Saat kamu berada di tempat tidur di malam hari, perhatikan bunyi berderit dan rasakan area yang kendur.

    Untuk memeriksa bagian dasar tempat tidur dengan lebih baik, angkat kasur dan lihat apakah ada bilah yang rusak atau retak. Jika kamu memiliki tempat tidur yang dapat disesuaikan, coba atur kontrolnya untuk menciptakan dasar yang rata dan mendukung.

    Letakkan Papan Kayu Lapis

    Ini adalah trik yang harus kamu pelajari dari pengujian kasur. Jika kasur kamu terlalu empuk dan kamu tidak ingin membeli kasur atau alas baru, kamu bisa menggunakan papan tripleks sebagai solusi sementara.

    Ini adalah cara yang mudah dan terjangkau untuk menciptakan permukaan yang kokoh dan datar, serta memberikan dukungan yang lebih konsisten pada kasur kamu. Kamu bisa memotong sepotong kayu lapis, dan tidak perlu terlalu khawatir tentang ketebalan kayu, kayu lapis dengan ketebalan satu inci sudah cukup.

    Letakkan papan di antara kasur dan alas tempat tidur, pastikan papan berada di tengah agar dapat mendukung kedua sisi kasur secara merata.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Ciri-ciri Genteng Bocor, Buruan Cek Sebelum Tambah Parah


    Jakarta

    Saat musim hujan tiba, kamu perlu lebih waspada soal kemungkinan genteng bocor. Air hujan bisa saja merembes masuk melalui celah genteng yang bocor.

    Pastinya kamu nggak mau kan rumah jadi becek dan bangunan rumah rusak gegara genteng bocor. Nah, sebelum hal itu terjadi, kamu harus bisa mengenali tanda-tanda awal kebocoran.

    Lantas, apa saja ciri-ciri enteng bocor? Yuk, simak penjelasannya berikut ini dikutip dari Red Canyon Roofing, Minggu (10/11/2024).


    Ciri-ciri Genteng Bocor

    1. Bintik-bintik di Dinding Luar Rumah

    Noda dan noda air serupa seperti langit-langit bisa muncul pada dinding di luar rumah. Air bisa mempengaruhi dinding interior dan eksterior. Dalam banyak kasus, noda pada dinding eksterior akan menjadi pertanda awal ada kebocoran.

    Salah satu cara untuk mencegah masuknya air selama musim hujan adalah dengan memeriksa apakah loteng terisolasi dan air hujan mengalir dengan benar.

    Kalau kamu nggak yakin bagaimana cara memeriksa genteng rumah, pastikan untuk menghubungi kontraktor lokal secepat mungkin.

    2. Noda Plafon

    Langit-langit atau plafon yang berubah warna hingga muncul bercak bisa jadi pertanda kalau ada kebocoran pada genteng rumah kamu. Bercak itu gampang banget dikenali. Biasanya berwarna kuning atau bahkan hitam pekat.

    Kalau kamu menemukan tanda itu dan curiga genteng kamu bocor, ada baiknya kalau kamu langsung memeriksa untuk memastikan ada kebocoran. Jangan dibiarkan atau kamu akan menyesal di kemudian hari.

    3. Permukaan Dinding Berubah Bentuk

    Dinding yang tumbuh atau berubah bentuk karena air dan terkena kelembapan sering kali jadi pertanda ada kebocoran di rumah. Ketika kerusakan akibat air seperti ini ditemukan, kemungkinan besar sudah ada air yang mengalir ke berbagai area di rumah dalam kurun waktu yang cukup lama.

    Terkadang kebocoran sangat parah sehingga bisa terjadi lebih cepat dari itu. Tapi dalam banyak kasus, pertumbuhan dan perubahan bentuk dinding merupakan perubahan yang memerlukan waktu. Sebelum makin parah, kamu harus segera memeriksa kemungkinan kebocoran yang ada.

    Dinding yang tumbuh disebabkan oleh penumpukan kelembapan dan menyebabkan kayu serta batuan lembaran mengembang karena kelembapan meresap ke dalam kayu. Jika masalah ini berlangsung terlalu lama, kamu mungkin perlu merenovasi rumah untuk memperbaiki kerusakan dan menghilangkan jamur atau lumut.

    Itulah beberapa ciri-ciri genteng bocor di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bingung Tentukan Jumlah Lapisan Cat Dinding? Ini Faktor yang Harus Diperhatikan



    Jakarta

    Mengecat dinding rumah banyak yang harus diperhatikan. Selain warna, lapisan yang akan diaplikasikan pada dinding akan mempengaruhi hasil akhir cat pada dinding rumah.

    Mempertimbangkan berapa lapisan cat yang dibutuhkan memang sangat penting. Ada lapisan cat yang dapat memberikan kehidupan baru pada ruangan, namun ada juga lapisan cat yang berlebihan sehingga memberikan efek yang merugikan.

    Seberapa Penting Jumlah Lapisan

    Melansir Can You Paint It, Kamis (14/11/2024), jumlah lapisan cat menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Mengaplikasikan jumlah lapisan cat yang tepat tidak hanya memastikan hasil akhir yang maksimal, tetapi juga membantu mencegah penumpukan cat.


    Dinding dengan lapisan yang tepat akan tampak cerah dan membuat rumah tampak seperti baru. Hal ini juga akan membantu cat bertahan lebih lama, jika lapisan tidak tepat akan kasar dan lebih mudah rusak.

    Faktor yang Harus Dipertimbangkan

    Jenis Cat

    Berbagai jenis cat memiliki kemampuan menutup yang berbeda, hal ini harus dipertimbangkan saat memutuskan berapa banyak lapisan yang akan diaplikasikan. Penting untuk mengetahui informasi ini saat kamu membeli cat.

    Kualitas Cat

    Kualitas cat juga mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Cat berkualitas tinggi seringkali memiliki pigmentasi dan daya tutup yang lebih baik, sehingga menghasilkan hasil akhir yang lebih merata dengan lapisan yang lebih sedikit.

    Namun, cat berkualitas rendah akan memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai tingkat kepekatan dan ketahanan yang diinginkan.

    Warna dan Tingkat Kepekatan

    Warna dan tingkat kepekatan cat dapat mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Warna yang lebih gelap atau lebih cerah mungkin memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai cakupan penuh, terutama saat menutupi warna yang lebih terang atau kontras.

    Cat dengan tingkat kepekatan yang lebih tinggi, mungkin perlu lapisan yang lebih sedikit dibandingkan dengan lapisan yang lebih tembus cahaya atau tipis.

    Kondisi Permukaan Dinding

    Kondisi permukaan dinding juga berperan penting dalam menentukan jumlah lapisan cat yang dibutuhkan. Dinding yang mengalami kerusakan, seperti retak, penyok, atau bercak kasar akan memerlukan lapisan cat tambahan untuk memastikan cakupan yang tepat.

    Penting untuk melakukan persiapan permukaan, termasuk penambalan dan pengamplasan. Sehingga dapat mempengaruhi jumlah lapisan cat yang dibutuhkan secara signifikan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Teknik Ini Bisa Buktikan Ada Genangan Air di Kamar Mandi, Pernah Coba?



    Jakarta

    Saat survei rumah baru, banyak hal yang perlu diperhatikan termasuk kondisi saluran pembuangan air atau floor drain kamar mandi. Biasanya lubang saluran ini berada di area paling rendah di kamar mandi agar air bisa langsung terbuang ke satu titik. Lantas apa yang harus diperiksa dari kondisi saluran pembuangan air ini?

    Hal yang paling penting adalah memastikan memastikan air di kamar mandi semuanya terbuang ke lubang tersebut. Jangan sampai ada genangan air karena ini menandakan air tidak bisa bergerak ke saluran pembuangan tersebut.

    Untuk memeriksanya ada 2 cara, salah satunya dengan membuang air ke seluruh lantai kamar mandi, lalu tunggu beberapa saat. Perhatikan seluruh area di kamar mandi, termasuk yang paling jauh dari saluran pembuangan. Apabila tidak ada air yang menggenang berarti posisi saluran pembuangan telah tepat.


    Cara kedua, menurut Panggah Nuzhulrizky seorang Profesional Kontraktor di PT Gaharu Konstruksindo Utama, bisa memakai kelereng. Caranya dengan menyebarkan beberapa kelereng ke seluruh permukaan kamar mandi.

    Jika kelereng yang sudah disebar menuju satu arah yaitu pada floor drain maka bisa dikatakan pemasangan lantai kamar mandi kamu sudah benar. Uji yang dilakukan tadi menjamin air yang mengalir ketika kamu mandi akan masuk ke dalam saluran air, bukan malah menggenang di tengah ruangan.

    “Sebar kelereng di lantai kamar mandi. Nantinya kelereng akan menuju arah floor drain. Jika semua kelereng menuju titik yang sama, dapat disimpulkan bahwa aliran air sudah sesuai menuju titik yang dituju dan pemasangan keramik bisa dikatakan sudah benar.” Kata Panggah saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    Sama seperti teknik penyiraman dengan air, apabila kelereng yang disebar tidak menuju ke titik floor drain maka sudah dipastikan pemasangan keramik tidak sesuai dan perlu ada perbaikan. Untuk proses perbaikan sendiri dimulai dari pengecekan leveling keramik lalu jika ada bagian yang tidak sesuai maka dilakukan pembongkaran dan pemasangan kembali.

    “Pertama yang harus dilakukan adalah pengecekan leveling keramik menggunakan alat waterpass, leveling laser. Jika ada bagian yang tidak sesuai, area tersebut dapat dibongkar dan dipasang kembali dengan menyesuaikan kemiringan area yang sudah benar” jelas Panggah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Ampuh Membasmi Gulma dari Paving Block


    Jakarta

    Menyingkirkan gulma dari paving halaman rumah menjadi pekerjaan yang tidak ada habisnya. Namun tidak perlu khawatir karena ada cara untuk membasminya.

    Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh di sekitar tanaman lain, biasanya gulma tumbuh secara liar sehingga sulit untuk dikendalikan. Gulma taman yang ditakuti akan mencuri ruang akar, cahaya, air, dan nutrisi dari tanaman lain. Gulma juga menjadi tempat berkembang biaknya hama, penyakit, dan bakteri, sehingga bahaya apabila tidak disingkirkan.

    Melansir Homes & Gardens, berikut beberapa cara menghilangkan gulma dari paving block dengan mudah dan efektif.


    Gunakan Cangkul

    Membuang gulma dari paving block dengan cangkul cukup efektif dan ramah lingkungan. Sebelum mencangkul, pastikan permukaan tanah cukup kering sehingga gulma tercabut hingga akarnya.

    Gulma yang berakar dalam memerlukan pencabutan akar tunggangnya. Hal ini membuat pekerjaan lebih sulit saat dilakukan di celah atau retakan paving block.

    Tuangkan Air Panas ke Gulma

    Bukan hanya gulma yang perlu disingkirkan dari paving block, tetapi juga lumut dan alga yang menumpuk dapat membuat teras atau dek kamu licin serta berlendir. Kamu bisa menggunakan air panas.

    Air mendidih akan membunuh serangga, cukup tuangkan air panas langsung ke gulma yang membandel. Pastikan untuk mengenakan pelindung untuk mencegah luka bakar.

    Bakar Gulma di Antara Paving Block

    Penyembur api bisa menjadi alat pembasmi gulma yang tersedia secara luas yang dapat memancarkan api langsung ke gulma yang tidak diinginkan. Hal ini akan mengatasi masalah gulma yang tumbuh di celah-celah paving block.

    Namun, saat kamu menggunakan cara ini, panas dari udara dapat merusak tanaman di sekitarnya. Sehingga hal ini tidak dapat digunakan untuk rumput di halaman rumah.

    Gunakan Cuka untuk Membunuh Gulma

    Cuka bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk membunuh gulma dari paving block. Namun meskipun cara ini efektif, metode ini menyingkirkan gulma bersifat sementara.

    Sebaiknya hindari cuka dan garam di dekat hamparan bunga karena asamnya dapat mengubah kadar PH tanah dan dapat membunuh hewan di sekitarnya. Namun, menggunakannya di antara celah-celah paving bisa menjadi ide yang mudah dilakukan.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com