Tag: persembunyian

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Kecoa di Rumah



    Jakarta

    Kecoa merupakan salah satu hewan yang tidak disukai penghuni rumah. Selain bisa membawa penyakit, adanya kecoa juga bisa jadi pertanda rumah kamu kotor.

    Kecoa biasanya tidak langsung masuk ke rumah begitu saja. Mungkin saja kecoa memiliki ‘sarang’ di rumah kamu

    Di mana tempat persembunyian kecoa?


    Kecoa biasanya akan bersembunyi di tempat yang terdapat bahan makanan dan minum. Tempat-tempat yang lembab, seperti kamar mandi, tempat cucian, hingga tempat yang gelap dan redup juga menjadi favorit kecoa.

    Dilansir dari repository UM Surabaya, kecoa biasanya bersembunyi pada malam hari. Tempat yang biasa menjadi tempat persembunyian nya ada di sela-sela dinding, lemari, kamar mandi, selokan, bahkan alat elektronik.

    Sementara itu, dilansir dari Pest World, kecoa bisa saja bersembunyi di dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Bagian-bagian dapur yang biasanya menjadi tempat persembunyian adalah alat elektronik seperti di balik kulkas, oven, microwave, hingga tempat sampah.

    Di ruang keluarga, biasanya kecoa bersembunyi di balik jam, bingkai foto, dan di bawah perabotan. Lalu, untuk di kamar mandi biasanya mereka bersembunyi di wastafel, pipa, tempat drainase, toilet, bahkan di bawah keramik.

    Cara Mencegah Kecoa Bersembunyi di Rumah

    – Buang sampah secara teratur di tempat tertutup, jangan sampai berceceran
    – Jaga kebersihan dapur dengan mengelap meja dapur dan menyuapi lantai untuk menghilangkan sisa remah-remah makanan
    – Simpan makanan di tempat tertutup
    – Rutin periksa bagian bawah wastafel untuk mencari area yang lembab dan perbaiki pipa yang bocor
    – Jika ada ‘serangan’ kecoa dan tidak bisa dikendalikan, segera hubungi profesional

    Itulah tempat-tempat persembunyian kecoa yang ada di rumah. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan rumah ya detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Segera Periksa! Ini 6 Tempat Persembunyian Ular di Rumah


    Jakarta

    Memikirkan ular masuk ke dalam rumah bisa membuat penghuni rumah bergidik ngeri. Namun, hal itu bisa saja terjadi terlebih saat musim hujan tiba.

    Biasanya ular masuk ke rumah untuk mencari makanan dan air. Banyak tempat yang biasanya digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

    Dengan mengetahui tempat persembunyian ular di dalam rumah, hal ini akan membuat kamu berhati-hati terhadap resiko yang akan datang.


    Melansir Pest Pointers, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa tempat yang biasa digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

    Ruang Bawah Tanah atau Gudang

    Jika kamu tinggal di daerah yang banyak ularnya dan memiliki ruang bawah tanah atau gudang, ada kemungkinan besar kamu akan menemukan satu atau dua ular berkeliaran di sana.

    Ular senang berkeliaran di ruang bawah tanah karena suasananya tenang, sejuk, dan lembap. Biasanya mudah bagi mereka masuk ke dalam, dan mereka hampir selalu dapat menemukan sesuatu yang biasa dimakan seperti tikus.

    Ular membutuhkan panas untuk menghasilkan energi. Tanpa energi, mereka tidak dapat bergerak, berburu, mencerna makanan, dan menjalankan fungsi tubuh yang penting.

    Sekitar Pipa

    Ular dapat dan akan masuk ke dalam rumah untuk mencari kehangatan dan mereka sering menemukan kehangatan ini di sekitar tangki dan pipa air panas. Saat mereka kedinginan, ular perlu mencari tempat hangat untuk menaikkan suhu tubuh mereka.

    Ular mungkin bersembunyi di bawah atau di sudut-sudut sekitar pipa atau biasanya mereka melingkari berbagi pipa di rumah kamu.

    Ruang Cuci di Rumah

    Sebagian besar spesies ular membutuhkan kelembapan agar tetap sehat dan mencegah dehidrasi. Karena ruang cuci seringkali merupakan ruangan paling lembap di rumah, masuk akal jika ular bersembunyi di sana.

    Ular yang tidak terpapar tingkat kelembapan yang tepat dapat mengalami masalah pergantian kulit. Untuk membantu mencegah hal ini, ular sering kali bersembunyi di tempat yang lembap untuk mempersiapkan diri berganti kulit.

    Dapur Rumah

    Dapur adalah salah satu ruangan terpenting di rumah, tempat orang dapat bersantai dan menghabiskan waktu untuk memasak bersama keluarga.

    Ular merayap ke dapur untuk mengambil air untuk makanan dan sering bersembunyi di dapur dan di bawah atau di belakang berbagai peralatan memasak. Mereka tertarik ke dapur karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat berteduh.

    Dari berbagai ruangan di rumah, dapur adalah yang paling rentan terhadap serangan tikus atau serangga karena makanan dan sampah paling sering ditemukan di dapur.

    Dekat Sumber Air

    Banyak spesies ular yang membutuhkan air. Meskipun mereka mendapatkan sebagian cairan dari makanan yang mereka makan, sebagian besar spesies ular perlu minum air selama proses dehidrasi.

    Toilet Rumah

    Banyak kasus ditemukan ular yang muncul di toilet rumah, biasanya hal itu terjadi karena ular masuk ke dalam pipa untuk mencari air dan mengikuti pipa tersebut sampai ke toilet kamar mandi rumah.

    Itulah bagian-bagian yang bisa jadi tempat persembunyian ular.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Coba Periksa! Ini Tempat Persembunyian Tikus di Rumah



    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaannya sering kali membuat penghuni rumah geram dan khawatir karena dapat membawa penyakit.

    Adanya tikus juga bisa dianggap bahwa rumah yang ditempati penghuni tersebut kotor. Sebab, tikus sering dianggap sebagai hewan yang kotor karena suka berada di tempat sampah maupun di got atau saluran pembuangan air.

    Para penghuni rumah juga perlu berhati-hati karena ada beberapa tempat yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus. Beberapa contohnya yaitu di atap dan di dapur.


    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan secara umum ada 2 spesies tikus yang umum ditemukan, yaitu tikus got yang bersarang di dalam tanah dan tikus atap yang bersarang di atap rumah.

    Ia menuturkan, tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap, hangat, dan tersembunyi. Contohnya seperti dapur.

    “Di dalam rumah, biasanya tikus bersembunyi di dapur seperti peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (28/10/2024).

    Agar dapur tidak menjadi tempat persembunyian tikus, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dapur rumah. Apalagi, jika di dapur kamu ada tempat sampah. Sebisa mungkin sampah tidak didiamkan semalaman di dalam rumah.

    “Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk (ke dalam rumah),”paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Kalau Cuci Piring di Kamar Mandi, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Mencuci piring merupakan aktivitas yang biasanya dilakukan di dapur. Tapi, ada sebagian orang yang memilih untuk mencuci piring di kamar mandi, mungkin karena keterbatasan ruang.

    Meski sekilas tidak terlihat bermasalah, kebiasaan ini sebenarnya tidak disarankan. Mengapa begitu?

    Alasan Sebaiknya Tidak Mencuci Piring di Kamar Mandi

    Pada faktanya, area kamar mandi menjadi populasi terbesar bagi kuman dan serangga di rumah. Jika tidak dibersihkan dengan teratur, kamar mandi bukanlah tempat yang higienis untuk mencuci piring. Mengutip laman Loo Academy, begini penjelasanya:


    1. Kran Kamar Mandi Seringkali Tidak Steril

    Jika kamu jarang atau bahkan tidak pernah membersihkan gagang kran kamar mandi dengan disinfektan, kemungkinan besar di sana menjadi tempat berkumpul kuman dan bakteri. Dengan mencuci piring di kamar mandi, maka kemungkinan besar kuman dari keran berpindah ke piring. Sebab, kamu menyentuh keran kamar mandi dan memegang piring.

    2. Wastafel Kamar Mandi menjadi Tempat Berkembangnya Kuman

    Mungkin, ada yang berpikir aman-aman saja jika mencuci piring di wastafel kamar mandi. Namun, pada kenyataannya tidak. Ada banyak bakteri dan kuman di wastafel ini.

    Wastafel kamar mandi juga seringkali berada di dekat toilet, tempat berkembang biak berbagai macam kontaminan. Jadi, jika mencuci piring di wastafel kamar mandi, berbagai bakteri dan kuman juga bisa mencemari piring.

    3. Lantai Kamar Mandi Tempat Bakteri Bekembang Biak setelah Dudukan Toilet

    Lantai kamar mandi menjadi salah satu tempat yang paling memungkinkan bakteri berkembang biak kedua setelah dudukan toilet. Saat mencuci piring, bisa saja sabun, spons atau perlengkapan cuci piring lainnya di lantai. Tentunya hal ini juga bisa membawa bakteri ke peralatan makan.

    Cara Aman Mencuci Piring di Kamar Mandi

    Jika kamar mandi memang satu-satunya tempat mencuci piring, pastikan kamu sudah membersihkannya terlebih dahulu. Selain menggosok permukaan kamar mandi, disinfeksi bisa dilakukan untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang tidak terlihat. Berikut langkah-langkah membersihkan kamar mandi:

    1. Semprotkan Disinfektan

    Jika kamu memiliki wastafel di kamar mandi, bersihkan tempat ini dengan pembersih kamar mandi disinfektan. Diamkan setidaknya selama lima menit untuk membunuh kuman. Lalu bilas dan lap permukaannya hingga bersih.

    2. Bersihkan Keran

    Keran bisa menjadi tempat persembunyian mikroorganisme. Pastikan mendisinfeksi keran dan bagian-bagian yang sulit dijangkau.

    3. Disinfeksi Toilet

    Sebab toilet merupakan sumber utama kuman di kamar mandi, jadi pastikan area ini dibersihkan. Disinfeksi permukaan toilet dengan cara yang sama seperti membersihkan wastafel kamar mandi. Bersihkan juga dengan pembersih toilet dengan teratur.

    Untuk membersihkan kamar mandi secara menyeluruh, lakukan ini:

    • Bersihkan kuman dari ventilasi kamar mandi
    • Semprotkan dinding dan langit kamar mandi dengan pembersih serbaguna.
    • Sikat dan gosok nat ubin kamar mandi
    • Bersihkan pintu kamar mandi
    • Bersihkan kerak pada perlengkapan kamar mandi seperti kran, pancuran, keran, dan saluran pembuangan.

    Cuci piring sesekali di kamar mandi mungkin tidak masalah. Namun jangan selalu membersihkan alat makan di kamar mandi, untuk menjamin kebersihannya.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang meresahkan penghuni rumah. Tak heran berbagai cara dilakukan untuk mengusir makhluk penghisap darah itu dari rumah.

    Nyamuk biasanya tidak terbang terlalu lama. Ada waktu-waktu khusus saat ia terbang yaitu setelah subuh hingga pagi lalu beberapa saat sebelum senja dan terbang keliling-keliling selama 2 jam.

    Pada waktu jeda antara pagi ke senja, ada di mana nyamuk itu?


    Dilansir Varsity Termite and Pest Control, nyamuk tidak menyukai angin dan sinar matahari yang terang dan panas. Hewan tersebut justru menyukai suasana yang lembap dan gelap. Tak heran mereka menyukai tempat yang ada penghalang, contohnya seperti semak-semak atau rumput yang tinggi.

    Oleh karena itu, taman maupun kebun di rumah harus dirawat dan pangkas jika sudah terlalu rimbun atau rumputnya sudah panjang agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk.

    Selain di luar rumah, nyamuk juga memiliki tempat persembunyiannya di dalam rumah. Mereka suka bersembunyi di bak mandi, wastafel, dan keran. Kamu juga bisa menemukan nyamuk di sistem perpipaan di rumah maupun di bagian atap.

    Diingat saja, nyamuk menyukai tempat-tempat uang gelap dan lembap. Ia akan bersembunyi di tempat serupa di mana pun mereka berada.

    Cara Mencegah Nyamuk Bersarang di Rumah

    Dilansir CDC, ada beberapa cara untuk mencegah nyamuk berkembang biak dan bersarang di rumah. Berikut ini caranya.

    Agar Nyamuk Tidak Masuk Rumah

    – Pasang jendela dan pintu dengan jaring-jaring (door screen) agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah
    – Tutup pintu, jangan biarkan pintu terbuka
    – Gunakan AC jika memungkinkan

    Agar Nyamuk Tidak Bertelur di Rumah

    – Seminggu sekali, kosongkan dan gosok, balikkan tutupi, atau buang semua barang yang menampung air, seperti vas atau tatakan pot bunga untuk membuang telur dan larva nyamuk
    – Gunakan insektisida dalam ruangan jika masih ada nyamuk di rumah kamu setelah memasang dan memperbaiki door screen serta mengosongkan dan menggosok wadah
    – Sewa jasa profesional pengendalian hama untuk menangani area di dalam rumah

    Itulah informasi tempat persembunyian dan cara mencegah nyamuk berkembang biak di rumah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Semut Suka Tiba-tiba Muncul? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada banyak semut yang berbaris memasuki rumah? Agak mengherankan mengapa mereka masuk rumah berbondong-bondong.

    Lantas, apa yang membuat semut-semut masuk rumah?

    Dilansir dari Eco Care Pest Control, kedatangan semut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, bagi sebagian besar rumah, penyebabnya adalah 1 dari 2 faktor, yakni mencari sumber makanan atau tempat bersarang.


    Semut selalu dalam pencarian untuk menemukan sumber makanan. Begitu mereka menemukan persediaan makanan, mereka tak akan pergi sampai persediaan habis. Serangga satu ini biasanya menyerbu makanan hewan peliharaan, makanan manis, hingga remah-remah makanan.

    Selain itu, rumah bisa didatangi semut untuk membangun sarang. Lalu, semut akan sering berlalu-lalang di rumah selama sarang itu masih ada.

    Semut menyukai kayu yang basah dan lapuk. Jika rumah baru saja mengalami kerusakan akibat air atau saat ini mengalami kebocoran, rumah kamu sangat rentan jadi sarang semut.

    Tempat Persembunyian Semut

    1. Dapur

    Mengingat semut selalu mencari makanan, tidak heran jika dapur menjadi tempat berkumpulnya semut di rumah. Hal ini terutama kalau ada makanan tertinggal di luar, piring menumpuk, atau makanan tidak disimpan dengan baik.

    2. Kamar mandi

    Kamar mandi merupakan tempat berkumpulnya semut. Air yang bocor dan kelembapan yang terbentuk dari pancuran menjadi tempat tinggal yang ideal bagi semut.

    3. Bingkai Jendela Lapuk

    Bingkai jendela lapuk adalah tempat andalan semut untuk masuk rumah. Hal ini menjadi tempat berkembang biaknya sarang dan juga cara bagi semut untuk masuk ke dalam rumah.

    Cara Atasi Semut Masuk Rumah

    Memerangi koloni semut di rumah memang membutuhkan banyak ketekunan. Langkah pencegahan terbaik adalah rajin membersihkan. Namun, ada beberapa cara untuk mencegah jejak semut sebagai berikut.

    1. Bersihkan Permukaan di Rumah

    Bersihkan permukaan seperti di dapur dengan cairan pembersih. Kamu bisa menggunakan pemutih atau cuka tergantung pada jenis permukaannya. Kamu juga dapat membunuh semut dengan campuran Boraks dan pengobatan rumahan lainnya.

    2. Tutup Celah di Rumah

    Tutup semua titik masuk yang dapat diakses semut. Jika menemukan semut di rumah, telusuri jalur semut untuk melihat dari mana mereka berasal dan tutup aksesnya.

    3. Bersihkan Sisa Makanan

    Pastikan lantai dan permukaan di rumah bebas dari sisa makanan yang berjatuhan. Cara ini pasti akan mengurangi jumlah semut yang mencari makanan di dapurmu.

    4. Tutup Rapat Sumber Makanan

    Simpan makanan dalam wadah tertutup di dapur. Lalu, sebaiknya wadah tersebut disimpan di tempat lebih tinggi dari lantai.

    Jika kamu memiliki hewan peliharaan, pastikan mangkuk makanan bersih dan tidak menyentuh lantai saat tidak digunakan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Persembunyian Ular di Rumah, Buruan Cek!



    Jakarta

    Saat musim hujan ular biasanya sering ditemukan di sekitar permukiman. Bahkan beberapa kasus ular ditemukan di dalam rumah.

    Tentu hampir semua orang tidak ada yang mau rumahnya dimasuki oleh ular. Namun, hal itu bisa saja terjadi terlebih saat musim hujan tiba.

    Ular masuk ke rumah biasanya untuk mencari makanan dan air. Banyak tempat yang biasanya dimanfaatkan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.


    Dengan mengetahui tempat persembunyian ular di dalam rumah, hal ini akan membantu mengurangi resiko yang akan datang.

    Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang biasa digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

    Ruang Bawah Tanah atau Gudang

    Jika kamu tinggal di daerah yang banyak ularnya dan memiliki ruang bawah tanah atau gudang, ada kemungkinan besar kamu akan menemukan satu atau dua ular berkeliaran di sana.

    Ular senang berkeliaran di ruang bawah tanah karena suasananya tenang, sejuk, dan lembap. Biasanya mudah bagi mereka masuk ke dalam, dan mereka hampir selalu dapat menemukan sesuatu yang biasa dimakan seperti tikus.

    Ular membutuhkan panas untuk menghasilkan energi. Tanpa energi, mereka tidak dapat bergerak, berburu, mencerna makanan, dan menjalankan fungsi tubuh yang penting.

    Sekitar Pipa

    Ular dapat dan akan masuk ke dalam rumah untuk mencari kehangatan dan mereka sering menemukan kehangatan ini di sekitar tangki dan pipa air panas. Saat mereka kedinginan, ular perlu mencari tempat hangat untuk menaikkan suhu tubuh mereka.

    Ular mungkin bersembunyi di bawah atau di sudut-sudut sekitar pipa atau biasanya mereka melingkari berbagi pipa di rumah kamu.

    Ruang Cuci di Rumah

    Sebagian besar spesies ular membutuhkan kelembapan agar tetap sehat dan mencegah dehidrasi. Karena ruang cuci seringkali merupakan ruangan paling lembap di rumah, masuk akal jika ular bersembunyi di sana.

    Ular yang tidak terpapar tingkat kelembapan yang tepat dapat mengalami masalah pergantian kulit. Untuk membantu mencegah hal ini, ular sering kali bersembunyi di tempat yang lembap untuk mempersiapkan diri berganti kulit.

    Dapur Rumah

    Dapur adalah salah satu ruangan terpenting di rumah, tempat orang dapat bersantai dan menghabiskan waktu untuk memasak bersama keluarga.

    Ular merayap ke dapur untuk mengambil air untuk makanan dan sering bersembunyi di dapur dan di bawah atau di belakang berbagai peralatan memasak. Mereka tertarik ke dapur karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat berteduh.

    Dari berbagai ruangan di rumah, dapur adalah yang paling rentan terhadap serangan tikus atau serangga karena makanan dan sampah paling sering ditemukan di dapur.

    Dekat Sumber Air

    Banyak spesies ular yang membutuhkan air. Meskipun mereka mendapatkan sebagian cairan dari makanan yang mereka makan, sebagian besar spesies ular perlu minum air selama proses dehidrasi.

    Toilet Rumah

    Banyak kasus ditemukan ular yang muncul di toilet rumah, biasanya hal itu terjadi karena ular masuk ke dalam pipa untuk mencari air dan mengikuti pipa tersebut sampai ke toilet kamar mandi rumah.

    Itulah bagian-bagian yang bisa jadi tempat persembunyian ular.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Geger Rumah Kosong Depok Jadi Sarang 35 Ekor Ular, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Rumah kosong yang dibiarkan tak terawat bisa menimbulkan berbagai masalah. Salah satunya ada potensi rumah itu menjadi sarang ular, lho.

    Seperti rumah kosong di Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok yang tak ditinggali selama 2 tahun. Petugas Damkar Kota Depok menemukan dan mengevakuasi 35 ekor anak kobra dari rumah tersebut pada Selasa (10/12) lalu.

    Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Tessy Haryati mengatakan pihaknya mengevakuasi puluhan anak kobra tersebut setelah mendapatkan laporan warga soal keberadaan induk kobra.


    “Itu sekitar 2 minggu yang lalu kita respons ke sini, cuma nggak ketemu, indukannya masuk lagi. Nah ini kita respons lagi, ternyata telurnya sudah menetas,” kata Tessy dikutip dari detikNews, Jumat (13/12/2024).

    Tessy mengatakan induk kobra tersebut ternyata menetaskan diri di sebuah rumah kosong milik warga. Namun rumah tersebut sudah tak dihuni dan kondisinya pun tidak layak huni.

    “Jadi saya pesan ya kepada semua warga untuk selalu mengecek, rumah yang kosong ini kemungkinan potensi seperti ini. Ini alhamdulillah kita bisa evakuasi ya, masih anakan. Kalau sudah besar semua mungkin satu kompleks ini bisa terdampak,” jelasnya.

    Lantas bagaimana cara merawat rumah kosong agar ular tidak masuk dan bersarang?

    Tips Cegah Ular Masuk Rumah Kosong

    Inilah cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong, dikutip dari homes to love.

    1. Tutup Lubang di Luar Rumah dan Garasi

    Ular suka memasuki tempat yang gelap dan kering seperti atap, kolong rumah, dan garasi. Pastikan kamu menutup lubang di atap, langit-langit, garasi, dan area lain tempat mereka mungkin tinggal.

    Kamu juga bisa memasang lapisan jaring atau kasa pada bukaan pintu atau ventilasi agar ular atau hewan tidak masuk, namun tetap memungkinkan sirkulasi udara.

    2. Rapikan Pekarangan

    Meski rumah kosong, kunjungi rumah secara berkala untuk merapikan pekarangan. Pastikan tidak ada celah yang bisa menjadi tempat persembunyian ular di pekarangan.

    Rajin potong rumput agar tetap pendek dan segera buang sisa potongan rumput. Jangan biarkan potongan rumput menumpuk karena bisa menjadi tempat ular menghangatkan diri.

    3. Tutup Lubang Pada Dinding dan Struktur Rumah

    Ular menyukai dinding batu dan bisa masuk rumah melalui celah-celah serta menjadikannya tempat persembunyian. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang atau rongga pada dinding atau struktur rumah lainnya.

    4. Bersihkan Rumah

    Walaupun rumah kosong, bersihkan secara berkala karena rumah menjadi kotor dari waktu ke waktu. Pastikan tidak ada sisa makanan di rumah, sebab akan mengundang tikus, yakni makanan ular.

    5. Pilih-pilih Tanaman

    Ternyata jenis tanaman di pekarangan rumah kamu bisa menjadi faktor munculnya ular di rumah, lho.

    Jika kamu punya pekarangan atau taman di rumah, pemilihan tanaman ternyata datang mempengaruhi kedatangan ular. Misalnya, semak rendah dan semak berdaun lebat akan menjadi tempat yang disukai ular buat bersembunyi.

    Namun, menanam pohon tinggi serta mengurangi sampah daun bisa menjadikan rumahmu tidak begitu menarik bagi ular.

    Itulah beberapa cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Bisa Tidur Gegara Suara Katak di Sekitar Rumah? Begini Cara Usirnya



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar suara katak pada malam hari di pekarangan rumah? Biasanya suaranya cukup nyaring tetapi tidak begitu sering. Katak mengeluarkan suara pada malam hari saat katak mencoba menarik perhatian dan mengganggu tidur pasangannya.

    Keberadaan katak sebenarnya bermanfaat karena hewan ini merupakan predator serangga. Lalat, nyamuk, laba-laba, hingga tawon adalah makanannya. Namun, ada beberapa orang yang tidak menyukai keberadaan katak karena geli melihat wujudnya.

    Jika kamu termasuk salah satunya, dilansir The Spruce, berikut cara mengusir katak dari pekarangan.


    1. Singkirkan Genangan Air

    Katak menyukai area yang dekat dengan sumber air. Ia membutuhkan air untuk membasahi tubuhnya. Genangan air ini bukan hanya yang berada di tanah, air yang berada di dalam wadah seperti gayung, botol minum bekas, ember, atau benda lainnya.

    2. Hindari Tumpukan Barang di Halaman

    Sama seperti hewan lainnya, katak juga mencari tempat-tempat tersembunyi. Semakin sedikit barang di pekarangan atau kebun, tidak memberikan mereka peluang untuk bersembunyi apalagi berkembang biak. Maka, simpan barang-barang yang tidak terpakai di tempat yang tepat atau buang sehingga tidak memenuhi rumah.

    3. Rawat Kebun dan Pekarangan

    Selain tidak ada tumpukan barang tak terpakai di pekarangan, kamu juga harus rajin merawat kebun atau pekarangan. Pangkas tanaman yang terlalu lebat sehingga tidak menjadi tempat persembunyian katak.

    4. Matikan Lampu Luar Ruangan

    Katak akan terbantu mencari mangsa apabila di kebun atau pekarangan dilengkapi lampu yang banyak. Kamu boleh memasang lampu di pekarangan atau kebun, tetapi jangan terlalu banyak. Lampu dapat membantu mereka menemukan makanan yakni serangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Cicak Masuk Rumah dan Cara Ampuh Usirnya



    Jakarta

    Cicak merupakan binatang hama yang sering didapati di sekitar rumah. Karena termasuk hama, tentunya sebagian orang ingin rumahnya terbebas dari cicak.

    Cicak termasuk hama karena kelakuannya yang suka buang kotoran sembarangan. Tak hanya itu itu, cicak juga kadang ‘mencicipi’ makan yang dibiarkan terbuka.

    Lantas, kenapa banyak cicak di rumah? Lalu, bagaimana cara mencegahnya masuk rumah?


    Penyebab Cicak di Rumah

    Ada beberapa alasan kenapa cicak masuk rumah. Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Housing.

    • Ada makanan yang tergeletak
    • Banyak serangga di rumah
    • Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
    • Suhu di dalam rumah yang hangat
    • Terdapat genangan air yang membuat lembap
    • Sampah dan barang-barang berantakan
    • Wilayah dengan iklim yang hangat dan lembap.

    Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

    Ada sejumlah cara untuk membasmi cicak tanpa harus membunuhnya. Mengutip Homes & Gardens, berikut deretan cara mencegah cicak di masuk rumah.

    1. Simpan Makanan dengan Baik

    Bila kamu mempunyai hidangan atau bahan makanan, segera simpan di tempat yang aman seperti di kulkas. Jangan biarkan makanan tergeletak begitu saja karena dapat mengundang cicak datang untuk memakannya.

    Ada baiknya kamu langsung membersihkan tumpahan atau remah makanan usai makan. Karena sisa makanan yang berceceran juga dapat mendatangkan cicak.

    Kalau punya ruang khusus untuk menyimpan makanan, bersihkan secara berkala untuk menghindari cicak yang bersarang di sana.

    2. Singkirkan Sumber Makanannya

    Cicak akan muncul di rumah karena terdapat banyak sumber makanannya. Makanan utama kadal kecil itu yakni serangga seperti semut dan kecoa. Jika di rumahmu dipenuhi serangga, sebaiknya atasi terlebih dahulu masalah ini sebelum membasmi cicak.

    3. Bersihkan Area Rumah

    Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

    Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

    4. Tutup Akses Masuknya

    Apabila cicak datang ke rumahmu melalui jendela atau ventilasi, kamu bisa memasang jaring untuk mencegahnya. Karena jendela dan ventilasi ada tentunya agar sinar matahari masuk dan sebagai jalur sirkulasi udara.

    Perbaiki retakan atau lubang pada dinding dan struktur rumah lainnya jika itu menjadi akses keluar masuknya cicak.

    5. Semprot Cairan Merica

    Cicak tidak menyukai bau menyengat yang pedas seperti merica. Kamu dapat memanfaatkan merica untuk dijadikan cairan pengusir alami.

    Tambahkan merica bubuk ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Lanjut semprotkan cairan ini ke sejumlah titik cicak sering datang untuk mencegahnya masuk ke rumah.

    6. Letakkan Bawang Putih atau Merah

    Bawang putih dan bawang merah termasuk bahan alami yang mengeluarkan bau menyengat. Kamu bisa meletakkan beberapa siung bawang-bawangan ini di sejumlah spot cicak sering berada.

    7. Tanam Tanaman Pengusir Cicak

    Agar mencegahnya masuk dan mendekati rumah, kamu dapat menanam sejumlah tanaman untuk mengusir cicak. Tanaman peppermint dan eucalyptus kabarnya tidak disukai cicak karena mengeluarkan aroma menyengat.

    Kamu bisa menanamnya di halaman rumah atau meletakkannya di dalam pot lalu menyimpannya di dekat jendela agar cicak enggan masuk.

    8. Sebarkan Kamper

    Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Kamu bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

    Nah, itu tadi sederet penyebab banyak cicak di rumah dan cara mengusirnya. Kalau kamu sudah lakukan cara yang mana nih untuk membasmi cicak di rumah?

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com