Tag: pertanda

  • Jangan Anggap Sepele, Ini Arti di Balik Bau Tak Sedap di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi adalah tempat yang rawan muncul bau tak sedap. Sebab, kamar mandi merupakan tempat yang lembap dan biasa digunakan buat membersihkan tubuh dari kotoran.

    Jangan biarkan kamar mandi mengeluarkan bau yang tidak mengenakan. Selain membuat penghuni tidak nyaman, bau tersebut bisa jadi pertanda ada masalah di dalam kamar mandi, lho.

    Lantas, apa saja arti di balik bau tak sedap di kamar mandi? Yuk, simak penjelasan soal kamar mandi bau berikut ini.


    Penyebab Kamar Mandi Berbau Tak Sedap

    Inilah beberapa penyebab kamar mandi bisa berbau tidak sedap, dikutip dari Mr. Rooter.

    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Bau tak sedap di kamar mandi bisa jadi pertanda saluran pembuangan yang tersumbat. Kotoran dan rambut yang terperangkap dalam saluran bisa menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri yang pada akhirnya akan menyebabkan bau yang tidak sedap.

    2. Saluran Pembuangan Tercemar

    Bau tak sedap di kamar mandi dapat bersumber dari saluran pembuangan di sekitar area kamar mandi yang tercemar. Gas limbah bisa terdorong kembali ke dalam rumah.

    Hal ini akan menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi. Ini biasanya terjadi setelah hujan deras. Untuk mencegahnya, penting untuk memasang katup backflow (backflow valve) pada saluran pembuangan agar kotoran tidak masuk kembali ke dalam kamar mandi.

    3. P-Trap Kering atau Rusak

    P-Trap adalah bagian penting dari sistem saluran air yang mencegah gas limbah masuk ke rumah, khususnya kamar mandi. P-trap merupakan belokan berbentuk U pada pipa saluran pembuangan kamar mandi dan pipa lainnya di rumah.

    Kalau P-Trap kering atau rusak, gas limbah bisa bocor ke dalam kamar mandi. Untungnya, kamu bisa mengatasinya dengan menjalankan air keran selama beberapa menit atau memanggil tukang ledeng jika perlu.

    4. Kebocoran Gas pada Saluran Pembuangan Toilet yang Rusak

    Segel lilin di sekitar toilet yang rusak bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Penting untuk segera memperbaikinya untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.

    5. Septic Tank Penuh

    Septic tank yang penuh juga bisa menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi. Jika rumahmu menggunakan septic tank, pastikan untuk memeriksanya secara berkala dan teratur.

    6. Pertumbuhan Bakteri

    Bau tak sedap merupakan ciri-ciri pertumbuhan bakteri. Lingkungan yang lembap dan gelap di dalam saluran pembuangan adalah tempat yang sempurna bagi pertumbuhan bakteri.

    Kondisi ini bisa menimbulkan bau yang tidak sedap di dalam kamar mandi. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan larutan pemutih untuk membersihkan toilet secara teratur.

    Cara Mengatasi Bau Tak Sedap di Kamar Mandi

    Jika kamar mandi bau, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menanganinya. Berikut ini beberapa tips mengatasi kamar mandi bau, dikutip dari The Spruce.

    1. Gunakan Pengharum Udara

    Untuk menetralisir aroma tak sedap, tempatkan pengharum udara di dekat kamar mandi. Namun, pastikan untuk tidak mengandalkan pengharum udara secara berlebihan.

    2. Jaga Ventilasi yang Baik

    Pastikan kamar mandi punya sirkulasi udara yang baik dengan menjaga kipas ventilasi berfungsi dan pintu serta jendela terbuka ketika kamar mandi tidak digunakan. Ini membantu udara segar beredar dengan baik di dalam ruangan.

    3. Selalu Jaga Kebersihan Handuk

    Handuk yang kotor atau basah bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Sebaiknya gantung handuk dengan baik setelah digunakan dan mencucinya secara teratur.

    4. Bersihkan Secara Teratur

    Jaga kebersihan kamar mandi dengan membersihkannya secara teratur. Ini termasuk membersihkan bak mandi, toilet, wastafel, dan lantai secara berkala.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kamar mandi yang bau. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Gagal Rawat Tanaman? Mungkin Saatnya Beralih ke Tanaman Palsu


    Jakarta

    Banyak orang suka memajang atau memelihara tanaman di dalam rumah agar terasa asri dan sehat. Sayangnya, terkadang tanaman tidak terurus dengan baik, hingga akhirnya kering dan mati.

    Selain itu, ada saja kondisi yang bikin penghuni rumah nggak cocok pelihara tanaman. Misalnya penghuni punya riwayat alergi atau hewan peliharaan.

    Namun, penghuni rumah masih bisa memajang tanaman palsu, kok! Tanaman palsu dapat memberi kesan asri tanpa perlu repot-repot dirawat.


    Lantas, apa saja pertanda lebih baik pajang tanaman palsu ketimbang yang asli ya? Simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes and Gardens.

    7 Pertanda Lebih Baik Pajang Tanaman Palsu di Rumah

    Inilah beberapa ciri-ciri hunian yang sebaiknya memajang tanaman palsu daripada yang asli.

    1. Tanaman Sulit Dipelihara

    Ada tanaman yang kurang cocok dipelihara indoor karena memerlukan intensitas cahaya dan kelembapan tertentu yang hanya ada di luar ruangan. Namun, kalau sangat menyukai tanaman itu, pemilik rumah bisa beralih ke versi palsunya, lho.

    2. Penghuni Jarang di Rumah

    Jika penghuni jarang berada di rumah, sebaiknya memilih tanaman palsu. Penghuni rumah tetap bisa mendapatkan suasana rumah yang asri dari tanaman palsu tanpa perlu repot-repot merawatnya.

    3. Ada Hewan Peliharaan

    Beberapa tanaman indoor populer ternyata beracun bagi hewan peliharaan, lho. Daripada hewan peliharaan keracunan atau mengalami iritasi kulit, ada baiknya memilih tanaman palsu saja.

    4. Penghuni Tidak Pandai Merawat Tanaman

    Jangan bersedih kalau mendapati tanaman sering mati di rumah, pemilik bisa coba beralih ke tanaman palsu. Gunakan tanaman palsu untuk memberi kehijauan pada rumah selagi masih belajar merawat tanaman.

    5. Penghuni Punya Riwayat Alergi

    Sejumlah tanaman indoor dapat memicu alergi pada penghuni rumah. Jika punya riwayat alergi terhadap tanaman tertentu tapi masih ingin memeliharanya, gunakan tanaman palsu saja. Namun jangan lupa untuk rajin membersihkannya dari debu ya.

    6. Penghuni Tidak Suka Kotor dan Serangga

    Tanaman bisa mengundang serangga masuk rumah, lalu media tanam seperti tanah bisa mengotori rumah. Kalau penghuni rumah nggak suka kotor-kotoran dan serangga, tanaman palsu bakal lebih cocok buat dipelihara.

    7. Masih Sewa Tempat Tinggal

    Bagi yang masih menyewa tempat tinggal, mungkin memiliki tanaman asli bakal lebih merepotkan. Sebab, memindahkan tanaman dari satu tempat ke tempat lainnya akan menambah beban bawaan. Selain itu, tanaman asli bisa mengotori rumah sewaan milik orang lain.

    Itulah beberapa pertanda sebaiknya penghuni memajang tanaman palsu daripada memelihara tanaman asli di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan? Itu Pertanda Buruk!



    Jakarta

    Ada berbagai jenis atap yang bisa dipilih pemilik rumah berdasarkan bahannya. Salah satu atap yang banyak digunakan untuk membangun rumah modern adalah atap baja ringan.

    Jenis atap itu cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Akan tetapi, atap baja ringan bisa menimbulkan suara bising saat hujan dan angin kencang.

    Kondisi seperti itu akan dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah. Apalagi suara dari atap baja ringan bisa menjadi pertanda masalah.


    Lantas, apa arti dari bunyi atap baja ringan ketika hujan? Lalu, apa penyebabnya ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap logam yang berbunyi bisa menandakan masalah. Berikut potensi masalah yang menyebabkan atap bising.

    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik atau insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau pengencang yang longgar.
    • Penempatan atap yang tidak tepat.

    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Atap baja ringan bisa berbunyi karena beberapa faktor di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan. Atap baja ringan sering bising bisa karena sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Selain material, bentuk atap juga mempengaruhi bunyi pada atap. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Cara Cegah Atap Bising

    Sebenarnya, atap material logam modern tidak akan berbunyi kalau dipasang dengan benar menurut laman JJ Roofing Supplies. Proses pemasangan dan bahan yang digunakan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap lembaran logam.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah adalah cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Sebab, sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Tahu Ada Kebocoran Listrik di Rumah dan Penyebabnya


    Jakarta

    Kebocoran listrik harus diketahui sejak awal karena apabila terlambat bisa menimbulkan sengatan listrik dan membahayakan keselamatan penghuni rumah.

    Ada pun, kebocoran listrik adalah kondisi arus listrik yang mengalir di luar jalur. Listrik yang mengalir di luar jalur ini tidak bisa dicegah meskipun token listrik telah dalam kondisi mati.

    Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya hingga bisa menyengat manusia dan tidak akan mati meskipun meteran listrik atau kWh meter sudah dalam kondisi mati.


    SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan kondisi listrik dapat lebih berbahaya apabila lokasi yang bocor berada di dekat besi dan air karena listrik dapat dengan mudah menyambar ke sekitarnya.

    “Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti pada Jumat (1/11/2024) lalu.

    “(Aliran dekat air) itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

    Lantas, bagaimana cara mengetahui ada kebocoran listrik di rumah? Berikut penjelasannya.

    Cara Mengetahui Ada Kebocoran Listrik

    Kebocoran listrik di rumah bisa diketahui dengan mengecek meteran listrik atau token, terutama yang memakai meteran pra bayar. Selanjutnya lakukan hal ini:

    1. Matikan dan cabut semua kabel perangkat elektronik di rumah

    2. Matikan meteran listrik

    3. Tekan angka ’44’ lalu enter

    4. Lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0 (nol)’ yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, apabila ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda listrik di rumah bocor.

    “Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” jelasnya.

    Penyebab Kebocoran Listrik

    Kebocoran listrik bisa disebabkan oleh beberapa hal, berikut di antaranya.

    1. Kabel yang Dipakai Tak Sesuai

    Kabel yang dipasang di rumah harus menyesuaikan dengan besaran listrik di rumah. Sebab, setiap besaran arus listrik memiliki jenis kabel berbeda. Apabila memakai kabel asal-asalan dan tak layak pakai, kebocoran listrik mudah terjadi

    “Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting,” tuturnya.

    2.Kabel Listrik Sudah Tua

    Usahakan memakai kabel baru dan yang memiliki kondisi yang baik. Banyak kejadian kebocoran listrik terjadi karena periode pemakaiannya sudah lama.

    “Dari kabel yang sudah usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik,” sebut Yudhi.

    3. Pemakaian Stop Kontak Bersambung

    Pemakaian kabel stop kontak yang disambung begitu banyak dapat menyebabkan kebocoran listrik. Jika didiamkan dari kabel tersebut bisa muncul percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Pertanda Ada Serangan Rayap di Rumah, Segera Basmi Pakai Cara Ini



    Jakarta

    Material kayu sering digunakan di rumah, mulai dari struktur, kusen, pintu hingga perabotan. Meski menjadi bahan andalan, kayu bisa rusak kalau diserang rayap.

    Rayap merupakan serangga pemakan kayu yang bisa ditemui di dalam rumah. Jika menemukan benda kayu dalam keadaan kopong, kemungkinan besar rayap biang keroknya.

    Serangan rayap nggak boleh dianggap sepele karena dapat merugikan penghuni rumah. Perabotan ataupun struktur rumah yang rusak gegara rayap bisa membahayakan penghuninya. Misalnya kursi kayu yang diduduki tiba-tiba ambruk karena bagian dalamnya rapuh digerogoti rayap.


    Lantas, bagaimana caranya tahu kalau rumah diserang rayap? Simak penjelasannya berikut ini.

    Pertanda Rumah Diserang Rayap

    Inilah ciri-ciri rumah yang sedang diserang oleh rayap seperti yang dikutip dari Better Homes and Gardens.

    1. Jalur Tanah

    Salah satu pertanda keberadaan koloni rayap adalah adanya alur tanah di sekitar rumah. Jalur ini digunakan oleh rayap untuk berpindah dari tanah ke kayu tujuan dengan aman.

    2. Kayu Berlubang

    Ciri paling mudah ditemui penghuni adalah banyak lubang pada benda terbuat dari kayu. Kayu yang berlubang menandakan ada rayap yang menggerogoti bagian dalamnya. Kayu kopong biasanya mengeluarkan suara yang nyaring ketika dipukul.

    3. Bekas Sayap Serangga

    Selain itu, beberapa rayap akan meninggalkan jejak seperti sayap yang patah. Patahan sayap tersebut juga dijadikan sebagai tanda sarang oleh rayap.

    4. Suara Klik atau Benturan

    Apabila mendengar suara klik atau benturan di dalam tembok, berarti ada rayap yang sedang mengirimkan sinyal pada koloninya. Rayap sengaja membenturkan kepala pada kayu untuk menunjukkan jalan pada rayap lainnya.

    5. Cat Mengelupas

    Serangan rayap pada dinding jenis drywall dapat diidentifikasi dari kondisi catnya. Cat mengelupas bisa menandakan ada rayap yang melubangi tembok tersebut. Udara lembap akan masuk ke sela dalam drywall, sehingga mengakibatkan cat mengelupas.

    6. Residu Kayu

    Lalu, penghuni rumah juga bisa menemukan residu kayu berupa bola-bola berwarna cokelat. Residu tersebut biasanya disebabkan oleh rayap.

    Cara Basmi Rayap

    Setelah mengidentifikasi keberadaan rayap, penghuni bisa membasminya dengan beberapa cara berikut ini.

    1. Diatomit (Tanah Diatom)

    Penghuni rumah dapat membasmi rayap menggunakan diatomit. Bahan ini aman terhadap anak-anak dan hewan peliharaan. Caranya dengan menaburkan diatomit pada tanah atau area tempat rayap menyerang.

    2. Asam Borat

    Semprotkan asam borat langsung pada kayu yang diserang rayap. Namun, pastikan untuk mengamankan hewan peliharaan dan anak-anak dari lokasi tersebut karena zat dari asam borat sangat berbahaya bagi mereka.

    3. Insektisida

    Kemudian, insektisida juga menjadi bahan andalan untuk membasmi populasi rayap. Penghuni bisa beli sendiri insektisida atau menggunakan jasa profesional.

    Sebagai catatan, jangan menggunakan insektisida dalam jumlah yang terlalu banyak.

    4. Minyak Jeruk atau Minyak Nimba

    Terakhir, penghuni dapat mencoba mengusir rayap menggunakan minyak jeruk atau minyak nimba. Kedua bahan tersebut merupakan insektisida organik yang dapat mengatasi serangan rayap dalam skala kecil.

    Caranya dengan mencampurkan 2 gelas air, beberapa tetes sabun cuci piring, dan sekitar 9-12 tetes minyak jeruk atau minyak neem. Selanjutnya, semprotkan larutan pada lokasi yang diserang oleh rayap.

    Itulah ciri-ciri rumah yang diserang rayap dan cara membasminya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Remeh, Ini 6 Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang ditakuti banyak orang. Sebab, gigitan dan bisa ular dapat melukai hingga membunuh manusia.

    Meski hewan ini hidup dan berkembang biak di hutan, tapi ada banyak kasus ular masuk ke rumah penduduk. Selain di pedesaan, rumah warga di kota-kota besar juga sering disusupi oleh reptil tersebut.

    Hal ini tentu bikin banyak masyarakat khawatir sebab ular menjadi ancaman bagi para penghuni. Terlebih jika ular sudah menetap dan berkembang biak, tentu hal ini sangat merepotkan.


    Nah, ada sejumlah tanda-tanda ular bersarang di dalam rumah. Penasaran? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Tanda-tanda Ada Sarang Ular di Rumah

    Sebagai pemilik rumah, kamu perlu waspada dengan hadirnya hewan liar yang masuk ke dalam hunian, salah satunya adalah ular. Dilansir situs Revoke Snake Repellent dan Accurate Pest Control, Selasa (16/6/2025), berikut tanda-tanda ada sarang ular di rumah:

    1. Muncul Jejak Ular

    Ular merupakan reptil yang bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh. Meski tidak memiliki kaki, tetapi ular dapat meninggalkan jejak di tanah atau lantai yang berdebu.

    Jejak ular umumnya berbentuk pola ‘S’ tapi juga bisa berbeda tergantung dari gerakan ular. Ada juga pola jejak ular yang berbentuk seperti coretan menyamping.

    Apabila kamu curiga ada aktivitas ular di dalam rumah, cobalah taburkan tepung ke area yang diyakini bakal dilalui ular. Kalau muncul jejak ular, segera panggil petugas Damkar agar hewan tersebut bisa disingkirkan.

    2. Muncul Sisa Kulit Ular yang Mengelupas

    Ular termasuk hewan yang kerap berganti kulit melalui proses yang disebut ecdysis. Apabila kamu menemukan sisa kulit ular di sekitar rumah atau halaman, bisa jadi pertanda kalau ada sarang ular di dalam rumah.

    3. Muncul Suara Desis

    Ular mengeluarkan suara desis yang khas. Jika detikers mendengar suara desis dari dalam ruangan yang gelap atau sempit, hal itu bisa menunjukkan ada sarang ular di rumah.

    Ular memang cenderung tinggal di tempat yang kecil, gelap, dan lembap. Kondisi ini sangat cocok bagi ular untuk berkembang biak dan membuat sarang.

    Pada umumnya, sarang ular bisa berada di ruang bawah tanah, loteng, atau bahkan kamar mandi. Jika sudah mendengar suara desis yang dicurigai adalah ular, segera hubungi petugas Damkar untuk menangkap reptil tersebut.

    4. Tercium Bau yang Aneh

    Tanda lain jika ada sarang ular di rumah adalah muncul bau yang aneh. Apabila kamu mencium bau tersebut dari tempat yang gelap, lembap, dan sempit maka perlu hati-hati. Sebab, bau tersebut bisa menandakan adanya sarang ular di dalam rumah.

    5. Terdapat Kotoran Ular

    Karena berkembang biak di rumah, maka kamu bisa saja menemukan sejumlah kotoran ular yang tersebar di berbagai sudut ruangan. Kotoran ular umumnya mirip seperti kotoran burung, yakni cairan berwarna kuning dan putih serta mengandung urea.

    Perlu diingat, jangan pernah menyentuh kotoran ular dengan tangan kosong. Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan sarung tangan tebal sebagai antisipasi agar tidak tertular penyakit.

    6. Tidak Ada Tikus di Dalam Rumah

    Ciri-ciri yang terakhir adalah tidak ada tikus di dalam rumah. Hal ini dapat terjadi karena tikus-tikus tersebut telah dimakan oleh ular.

    Jika rumah kamu sebelumnya terdapat banyak tikus lalu mendadak hilang padahal tidak memasang perangkat sama sekali, maka perlu hati-hati sebab bisa menandakan ada sarang ular di rumah.

    Itulah enam ciri-ciri ada sarang ular di dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Enteng, Ini Arti Plafon Retak dan Cara Memperbaikinya


    Jakarta

    Plafon retak kerap ditemukan di rumah. Hal ini bisa menjadi pertanda sesuatu lho detikers.

    Setiap retakan pada plafon bisa memberi tanda terkait kondisi rumah. Umumnya bentuk retakan yang paling sering ditemui seperti garis lurus atau sarang laba-laba.

    Dilansir dari House Digest, ahli tukang kayu Bob Beacham mengungkapkan bahwa plafon yang retak juga bisa menunjukkan kondisi rumah yang kurang baik. Nah, berikut ini arti plafon retak dan cara memperbaikinya.


    Retakan Tipis

    Retakan yang tipis umumnya muncul karena adanya pergerakan alami rumah akibat penurunan atau perubahan suhu dan kelembapan musiman. Hal itu juga bisa terjadi akibat rumah yang mengembang dan menyusut akibat perubahan musim.

    Untungnya, retakan jenis ini tidak sulit untuk diperbaiki. Pemilik rumah cukup mengecatnya saja untuk menyamarkan retakan.

    “Retakan halus tidak ‘tumbuh’ sering kali dapat dicat ulang,” kata Beacham dikutip dari House Digest.

    Retakan yang Disertai Perubahan Warna

    Jika ada retakan yang disertai dengan perubahan warna dan plafon yang sudah merosot, bisa jadi karena adanya masalah struktur atau serangan serangga. Retakan yang menjalar ke dinding juga menjadi tanda masalah pada struktur rumah.

    Sementara itu, perubahan warna pada plafon biasanya terjadi karena air hujan yang bocor melalui atap atau kebocoran pipa. Untuk memperbaikinya, pemilik rumah bisa memanggil profesional.

    “Jika terjadi perubahan warna, sumber kebocoran perlu ditemukan dan diperbaiki, baru langit-langit dapat diperbaiki. Jika ada retakan dan plafon merosot tanpa perubahan warna, hubungi pembasmi hama. Jika retakannya besar, atau juga menjalar ke dinding, hubungi teknisi struktur secepatnya, terutama jika retakannya meluas,” jelasnya.

    Perlu diketahui bahwa retakan pada langit-langit tidak bisa dihindari karena dipengaruhi oleh usia plafon serta pergerakan alami dari rumah. Meski demikian, pemilik rumah bisa mencegahnya agar tidak terlalu parah hingga memanggil ahli.

    Pemilik rumah juga harus sering-sering memperhatikan tanda-tanda plafon yang mulai retak dan segera memperbaikinya.

    Itulah makna di balik plafon retak dan cara memperbaikinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Tanda Ada Kutu Busuk di Rumah


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Biasanya, kutu busuk ditemukan di sela-sela dan sudut kasur atau sofa.

    Ukurannya yang kecil membuat banyak penghuni rumah yang tidak sadar kalau ada kutu busuk. Padahal, kehadiran serangga ini dapat mengganggu manusia karena gigitannya bikin gatal-gatal.

    Sebagai pemilik rumah, detikers wajib mengetahui tanda-tanda jika ada sarang kutu busuk. Selain itu, penting juga untuk mengetahui ciri-ciri kutu busuk agar tidak bisa dibasmi secara tepat.


    Ingin tahu tanda-tanda kutu busuk berkembang biak di rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Ciri-ciri Kutu Busuk

    Dikutip dari WebMD, Rabu (25/6/2025), kutu busuk dewasa memiliki warna cokelat kemerahan, tidak memiliki sayap, dan ukurannya hampir sama dengan biji apel. Sedangkan anak kutu busuk berbentuk lebih kecil dan berwarna bening atau kekuningan.

    Perlu diketahui, kutu busuk tidak membuat sarang seperti semut atau lebah melainkan cenderung hidup berkelompok di tempat persembunyian. Serangga ini juga tidak terbang, tapi dapat bergerak cepat di atas lantai, dinding, dan langit-langit.

    Tanda-tanda Ada Kutu Busuk di Rumah

    Setelah mengetahui ciri-ciri kutu busuk, cobalah lakukan pengecekan di sekeliling rumah. Apakah kamu melihat ada pergerakan dari serangga kecil tersebut?

    Jika tidak, maka kamu perlu mengetahui juga tanda-tanda adanya kutu busuk di rumah. Dilansir dari Sleep Foundation, berikut tanda-tanda ada kutu busuk di rumah:

    1. Muncul Noda Darah

    Tanda yang pertama adalah munculnya noda darah di atas kasur, sofa, atau karpet. Noda darah berbentuk titik-titik itu diyakini merupakan bekas kutu busuk.

    Sebab, kutu busuk menyukai manusia dan cenderung tinggal di tempat yang banyak dihuni orang-orang. Lalu serangga ini juga dapat menghisap darah layaknya nyamuk.

    Maka dari itu, munculnya noda darah di kasur, karpet, atau sofa mungkin disebabkan karena kutu busuk yang tidak sengaja terinjak.

    2. Menemukan Telur Kutu Busuk

    Jika kamu menemukan ada sebuah telur berbentuk oval dan berwarna putih di sudut-sudut kasur atau sofa, maka bisa jadi hal tersebut merupakan telur kutu busuk. Ukurannya yang kecil dan samar-samar terkadang cukup sulit untuk dikenal, sehingga detikers perlu melihatnya secara teliti.

    3. Muncul Bekas Kotoran

    Kamu juga bisa mendeteksi adanya kutu busuk di rumah dengan cara mengecek adanya bintik-bintik hitam atau cokelat di kasur, sofa, atau karpet. Bintik tersebut diyakini merupakan kotoran kutu busuk.

    4. Kasur Berbau Apak

    Jika kasur tercium aroma bau apak yang bikin tidak nyaman, hal itu bisa disebabkan karena adanya kutu busuk. Tidak hanya di kasur, bau apak ini bisa menyebar ke hampir seluruh tempat tidur. Cobalah cek sela-sela atau sudut tempat tidur kamu untuk memastikan apakah ada kutu busuk atau tidak.

    5. Kulit Bekas Kutu Busuk

    Kutu busuk merupakan serangga yang juga berganti kulit. Sisa kulitnya terkadang ditinggalkan di berbagai tempat, salah satunya di kasur. Apabila kamu menemukan kulit tembus pandang dan berlubang di sepanjang jahitan kasur atau sudut sofa, itu pertanda kalau kutu busuk berkembang biak di tempat tersebut.

    6. Kulit Gatal-gatal

    Tanda-tanda yang terakhir adalah muncul bercak merah dan terasa gatal di kulit setelah tidur di kasur atau duduk di sofa. Apabila kamu mengalami gejala tersebut, maka bisa dipastikan ada kutu busuk yang hidup di sana. Sebab, kutu busuk akan menggigit manusia untuk menyedot darah

    Demikian enam tanda-tanda ada kutu busuk di rumah. Jika mendapati tanda-tanda di atas, sebaiknya segera cek dan basmi kutu busuk agar tidak berkembang biak lebih banyak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Kebocoran Listrik di Rumah dengan Cara Ini, Nggak Perlu Alat Tambahan!


    Jakarta

    Adanya kebocoran listrik di rumah tidak bisa dianggap remeh. Sebagai informasi, kebocoran listrik adalah kondisi ketika arus listrik yang mengalir di luar jalur yang seharusnya.

    Listrik yang mengalir di luar jalur tidak dapat dicegah meskipun meteran listrik sudah dalam kondisi mati. Hal tersebut sangat berisiko karena bikin tagihan listrik membengkak hingga membahayakan keselamatan penghuni rumah.

    Ingin tahu cara mengecek adanya kebocoran listrik di rumah? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Cek Ada Kebocoran Listrik di Rumah

    Sebagai pemilik rumah, kamu dapat mengecek kebocoran listrik dengan melihat meteran listrik atau token, terutama yang memakai meteran prabayar. Berikut langkah-langkahnya yang dikutip dari catatan detikProperti:

    1. Matikan dan cabut semua kabel dan perangkat elektronik di rumah
    2. Matikan instalasi listrik melalui Mini Circuit Breaker (MCB)
    3. Tekan angka ’44’ pada meteran listrik, lalu tekan ‘Enter’
    4. Setelah itu, lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0’ (nol) yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, jika ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda ada kebocoran listrik di rumah.

    Bahaya Jika Ada Kebocoran Listrik di Rumah

    Sebagai pemilik rumah, detikers harus waspada terhadap kebocoran listrik. SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya mengatakan kondisi kebocoran listrik dapat lebih berisiko jika lokasinya berada di dekat besi dan air. Kombinasi keduanya bisa menyebabkan sengatan listrik, korsleting, hingga kebakaran.

    “Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti pada Kamis (31/10/2024) lalu.

    “(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” ungkapnya.

    Kebocoran listrik di rumah juga dapat merusak barang-barang elektronik. Soalnya, daya yang diterima jauh lebih besar daripada yang seharusnya.

    Lebih lanjut, Yudhi mengatakan adanya kebocoran listrik membuat tagihan listrik jadi membengkak setiap bulan. Soalnya, pemakaian listrik jadi berlebihan meski sudah mengurangi penggunaan perangkat elektronik semaksimal mungkin.

    “Tagihan listrik kita kan naik terus ya, maksudnya kayak gede. Jadi kenapa sih masyarakat sering kan kontraknya saya agak bengkak itu (karena kebocoran listrik),” pungkas Yudhi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Bau Terbakar di Rumah dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pernah nggak mencium bau terbakar di rumah, padahal kalau keluar rumah tidak ada bau terbakar dari pembakaran sampah? Bau tersebut hanya tercium di dalam rumah saja.

    Saat memeriksa semua stopkontak atau colokan listrik, tidak ada yang mengeluarkan api dan listrik juga tidak ada yang padam. Kira-kira dari mana ya asal baunya?

    Penyebab Ada Bau Plastik Terbakar di Rumah

    Dilansir The Spruce bau terbakar yang tercium di dalam ruangan atau rumah pertanda ada barang yang terbakar. Biasanya barang tersebut dari listrik. Namun, memang kebanyakan sumbernya tidak diketahui karena kemungkinan berada di area yang tak terlihat. Bisa juga bagian yang terbakar hanya meleleh karena paparan panas langsung.


    Jika mencium bau terbakar tiba-tiba dan hanya berada di dalam rumah, segera cek area dapur terutama saat sedang memasak, cari barang yang terbakar. Jika tidak ada, bisa juga cek barang elektronik di kamar atau ruangan lain seperti catokan, setrika, atau kipas angin.

    Apabila bukan dari dapur dan perangkat elektronik, coba cek kabel listrik yang sedang tersambung ke stopkontak atau yang kondisinya rusak. Biasanya kabel tersebut terbakar karena menerima panas berlebih sehingga ada komponen yang terbakar. Mencari kerusakan pada kabel lebih sulit daripada di area lain. Jadi ketika mengecek harus hati-hati dan menggunakan sarung tangan khusus.

    Penyebab lainnya bisa dikarenakan penggunaan stopkontak yang terlalu banyak, seperti penggunaan untuk 4 perangkat elektronik atau lebih.

    Cara Menghilangkan Bau Plastik Terbakar

    Jika kamu mengalami hal tersebut, hal yang harus penghuni rumah lakukan adalah menemukan sumber bau tersebut agar bisa melihat kondisi barang yang terbakar tersebut. Kemudian singkirkan benda tersebut dan buka semua jendela agar sirkulasi udara lancar atau menyalakan kipas angin. Selain itu, bisa juga menghilangkan bau tersebut dengan menaruh mangkuk berisi cuka putih pada ruangan yang bau plastik terbakar.

    Apabila sumber bau plastik terbakar berasal dari sistem kelistrikan, segera matikan atau cabut semua peralatan yang ada di rumah. Hubungi PLN atau teknisi kelistrikan untuk dilakukan pengecekan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com