Tag: perubahan

  • Bahaya! Ini Akibatnya Jika Sering Lompat-lompat di Atas Kasur


    Jakarta

    Kasur dibuat dengan permukaan yang empuk dan tahan terhadap beban. Tidak heran jika anak-anak suka melompat-lompat seperti sedang bermain di atas trampolin, menyenangkan dan sama sekali tidak sakit.

    Namun, kasur sebenarnya sama sekali tidak didesain untuk menahan beban untuk tekanan yang diakibatkan dari lompatan. Justru gerakan melompat di atas kasur dapat menyebabkan kerusakan dan bencana lainnya.

    Dilansir situs Sleep Junkie, berikut beberapa dampak yang timbul saat seseorang sering melompat-lompat di atas kasur.


    1. Kerusakan pada Pegas Kasur

    Di bawah permukaan kasur terdapat pegas atau baja yang elastis. Pegas ini penting keberadaannya di kasur, tanpa benda ini, kasur akan sulit kembali ke bentuk semula saat menerima beban.

    Pegas yang rusak akan menyebabkan perubahan pada permukaan kasur. Selain itu, apabila pegas timbul hingga ke permukaan akan berbahaya.

    2. Kerusakan pada Kerangka Kasur

    Selain pegas yang bisa rusak, kerangka kasur juga bisa patah karena menerima beban berat secara tiba-tiba secara berulang saat seseorang melompat di atasnya. Hal ini sangat mungkin terjadi jika orang melompat di atas kasur yang memiliki kaki-kaki dari kayu dan besi, terutama yang usianya sudah lama.

    3. Kerusakan pada Dinding dan Lantai

    Jika orang yang melompat di atas kasur banyak dan bobotnya berat tekanan dari kasur tersebut dapat membuat goresan, tekanan, hingga retakan pada dinding dan lantai. Sebab, ketika melompat, kasur juga bisa bergerak beberapa sentimeter sehingga menimbulkan goresan.

    Selain itu, getaran saat melompat juga bisa terasa hingga ke benda sekitar, apabila ada barang pecah beling, bisa pecah saat bergeser.

    4. Cedera Fisik

    Melompat di atas kasur dapat menyebabkan cedera fisik seperti jatuh, sakit pada leher dan kaki, serta bertabrakan dengan orang lain apabila melompat berbarengan dengan orang lain.

    5. Gangguan Tidur

    Bagi anak yang suka melompat-lompat di atas kasur, dapat menyebabkan tidurnya terganggu karena sulit rileks dan kelebihan energi.

    Itulah sederet bahaya yang bisa terjadi apabila terlalu sering lompat-lompat di atas kasur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Mau Ubah Tenor KPR? Begini Cara dan Biayanya


    Jakarta

    Ketika mengajukan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), peminjam akan diberi jangka waktu atau tenor untuk melunasi rumah yang dibeli. Penentuan jangka waktu pembayaran cicilan berdasarkan kesepakatan bersama dengan kreditur atau bank.

    Melansir dari BFI Finance pada Senin (1/7/2024), tenor merupakan waktu angsuran yang diberikan pihak yang memberikan bantuan dana atau pembiayaan (kreditur) kepada pihak yang berkewajiban membayar dan melunasi hutang (debitur).

    Setiap bank menawarkan program dengan suku bunga dan waktu tenor yang berbeda-beda. Jumlah suku bunga yang dibebankan akan semakin tinggi seiring panjangnya tenor yang ditentukan.


    Pada proses pembayaran KPR rumah kerap ditemui suatu kendala yang biasanya karena terkendala ekonomi. Untuk mengatasi masalah ini, debitur bisa mengajukan perubahan tenor KPR rumah untuk mempercepat atau memperpanjang masa tenor di awal.

    Keuntungan dan Kerugian Perubahan Tenor KPR Rumah

    Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo mengatakan keuntungan dan kerugian dari pengajuan perubahan tenor KPR rumah tidak bisa dilihat secara general karena harus dinilai dari sisi kreditur dan sisi debitur. Namun aspek keuntungan dan kerugian tersebut bisa dinilai dari pertimbangan berikut.

    1. Memperpanjang tenor KPR akan menurunkan angsuran bulanan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan meningkat.
    2. Memperpendek tenor KPR akan meningkatkan angsuran bulanan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan menurun.
    3. Pastikan untuk mempertimbangkan kondisi keuangan dan kemampuan mencicil debitur sebelum mengubah tenor KPR.

    Cara Mengubah Tenor KPR Rumah

    Menurut Arianto, proses perubahan tenor KPR rumah secara umum sebagai berikut.

    1. Mengajukan Permohonan Kepada Bank Penyedia KPR

    Debitur perlu mengajukan permohonan perubahan tenor KPR rumah dengan menyebutkan alasan dan menyiapkan doumen pendukungnya seperti fotokopi KTP, fotokopi NPWP, fotokopi rekening (giro/tabungan), dan formulir pengajuan perubahan tenor KPR rumah.

    “Untuk data pribadi (KTP, NPWP) sepanjang tidak ada perubahan maka tidak perlu disampaikan kembali,” kata Arianto saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Bank Melakukan Evaluasi Pengajuan Perubahan Tenor KPR Rumah

    Langkah selanjutnya, bank penyedia KPR akan melakukan asesmen ulang untuk mengetahui kelayakan keuangan debitur untuk memperpanjang atau mempersingkat waktu tenor.

    Biasanya, waktu yang diperlukan untuk proses persetujuan perubahan tenor KPR rumah relatif lebih cepat dibandingkan proses pengajuan awal.

    “Debitur bisa memonitor progress prosesnya baik datang atau komunikasi online bank akan memberitahukan hasil proses,” tambah Arianto.

    3. Pemberitahuan Penyetujuan Perubahan Tenor KPR Rumah

    Setelah manajemen bank menyetujui permohonan, debitur akan ditawarkan kesepakatan baru sesuai dengan klausa perjanjian yang disepakati oleh keduanya.

    Biaya Perubahan Tenor KPR Rumah

    Saat mengajukan perubahan tenor KPR rumah, debitur akan dikenakan beberapa biaya tambahan diantaranya biaya administrasi, biaya provisi, hingga biaya appraisal (jika membutuhkan asesmen ulang terhadap jaminan). Untuk besaran biayanya tergantung pada kebijakan masing-masing bank penyedia KPR.

    Biaya tambahan ini akan dikenakan setelah pengajuan perubahan tenor KPR rumah disetujui di waktu bersamaan.

    “Kalau tidak ada penambahan fasilitas biasanya dikenakan one time selambatnya saat efektif,” jelasnya.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 3 Ciri Genteng Bocor di Rumah Sebelum Makin Parah


    Jakarta

    Rumah harus dirawat secara berkala karena dapat rusak setelah lama digunakan. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah genteng bocor akibat hujan.

    Setiap rumah memang berpotensi untuk bocor, maka pemilik sebaiknya waspada dan mengantisipasi kebocoran. Air hujan dapat merembes masuk melalui celah genteng yang bocor.

    Meski kecil, kebocoran bisa berkembang menjadi masalah yang jauh lebih besar. Nah, sebelum tambah parah kamu harus bisa mendeteksi tanda-tanda awal kebocorannya.


    Lalu, apa saja ciri-ciri genteng bocor? Yuk, simak tanda-tandanya berikut ini, dikutip dari Red Canyon Roofing, Minggu (7/7/2024).

    Ciri-ciri Genteng Bocor

    1. Bintik-bintik di Dinding Luar Rumah

    Noda dan noda air serupa seperti langit-langit bisa muncul pada dinding di luar rumah. Air bisa mempengaruhi dinding interior dan eksterior. Dalam banyak kasus, noda pada dinding eksterior akan menjadi pertanda awal ada kebocoran.

    Salah satu cara untuk mencegah masuknya air selama musim hujan adalah dengan memeriksa apakah loteng terisolasi dan air hujan mengalir dengan benar.

    Kalau kamu nggak yakin bagaimana cara memeriksa genteng rumah, pastikan untuk menghubungi kontraktor lokal secepat mungkin.

    2. Noda Plafon

    Langit-langit atau plafon yang berubah warna hingga muncul bercak bisa jadi pertanda kalau ada kebocoran pada genteng rumah kamu. Bercak itu gampang banget dikenali. Biasanya berwarna kuning atau bahkan hitam pekat.

    Kalau kamu menemukan tanda itu dan curiga genteng kamu bocor, ada baiknya kalau kamu langsung memeriksa untuk memastikan ada kebocoran. Jangan dibiarkan atau kamu akan menyesal di kemudian hari.

    3. Permukaan Dinding Berubah Bentuk

    Dinding yang tumbuh atau berubah bentuk karena air dan terkena kelembapan sering kali jadi pertanda ada kebocoran di rumah. Ketika kerusakan akibat air seperti ini ditemukan, kemungkinan besar sudah ada air yang mengalir ke berbagai area di rumah dalam kurun waktu yang cukup lama.

    Terkadang kebocoran sangat parah sehingga bisa terjadi lebih cepat dari itu. Tapi dalam banyak kasus, pertumbuhan dan perubahan bentuk dinding merupakan perubahan yang memerlukan waktu. Sebelum makin parah, kamu harus segera memeriksa kemungkinan kebocoran yang ada.

    Dinding yang tumbuh disebabkan oleh penumpukan kelembapan dan menyebabkan kayu serta batuan lembaran mengembang karena kelembapan meresap ke dalam kayu. Jika masalah ini berlangsung terlalu lama, kamu mungkin perlu merenovasi rumah untuk memperbaiki kerusakan dan menghilangkan jamur atau lumut.

    Itulah beberapa ciri-ciri genteng bocor di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah 2 Lantai, Lokasi Kamar Utamanya Bagus Dimana Ya? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Saat ini banyak rumah yang terdiri ditinggikan karena lahan terbatas. Biasanya hunian di perumahan bisa menaikkan rumahnya 2-3 lantai. Susunan kamar dan ruangan lain bisa berbeda-beda. Untuk kamar tidur misalnya ada yang berada di lantai pertama, ada pula yang berada di lantai dua. Namun, kamu perlu mempertimbangkan dengan cermat posisi kamar utama.

    Kamar utama adalah kamar orangtua atau kamar paling lengkap dan besar. Kamar ini harus ditempatkan di tempat paling nyaman. Selain itu, apabila rumah tersebut hendak dijual lagi, lokasi kamar utama adalah pertimbangan utama calon pemilik rumah.

    Jika ada 2 lantai di rumah, bagian mana yang lebih baik? Kamar di lantai bawah atau atas? Melansir dari newhomescc.com, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.


    Kamar Utama di Lantai Bawah

    Kelebihan

    1. Kemudahan Akses

    Keuntungan paling utama untuk kamar yang berada di lantai bawah adalah kemudahan aksesnya. Kamu tidak perlu naik ke tangga. Kamar tidur utama di lantai pertama mempermudah orang tua atau manula yang sulit naik dan turun tangga. Jika kamu berencana untuk menempati rumah tersebut dalam jangka waktu lama, lebih baik untuk menempatkan kamar utama di lantai bawah. Semakin bertambah umur, kita cenderung akan mudah lelah jika harus menaiki tangga, jadi kamar di lantai pertama akan lebih baik.

    2. Nilai Properti Bisa Meningkat

    Seperti yang sudah dikatakan di awal, kamar utama di lantai bawah bisa meningkatkan nilai jual rumah. Hal ini dikarenakan kamar di lanta bawah menarik bagi banyak pembeli, terutama mereka yang mementingkan kenyamanan di rumahnya.

    3. Menghemat Energi

    Dengan posisi kamar di dekat pintu utama, kamu tidak perlu waktu lama untuk sampai ke kamar apalagi naik dan turun tangga. Selain itu, jika dalam keadaan terburu-buru kamu bisa lebih hemat energi. Menempatkan kamar utama di lantai pertama bisa mengurangi kebutuhan akan pendingin udara terutama bagi kamu yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum mempunyai anak. Hal ini karena hanya satu lantai yang ditempati, sehingga bisa mengurangi tagihan listrik secara keseluruhan.

    Kekurangan

    1. Lebih Berisik

    Penghuni kamar tidur utama di lantai bawah akan lebih mudah terganggu karena di lantai bawah biasanya terdapat ruang tamu dan ruang keluarga.

    2. Luas Kamar Terbatas

    Jika kamu membeli rumah siap dihuni, luas kamar utama di bawah tidak akan mengalami banyak perubahan karena bergantung pada denah lantai dan ukuran lahan rumah. Jika lahan rumahnya sempit, lokasi kamar utama di lantai satu bisa membuat area halaman luar atau carport lebih sempit.

    Kamar Utama di Lantai Dua (Atas)

    Kelebihan

    1. Kenyamanan dan Privasi

    Keuntungan utama untuk penghuni kamar utama di lantai dua atau lantai atas adalah privasi. Menempatkan kamar tidur utama di lantai dua bisa memberikan privasi yang lebih baik karena jauh dari kebisingan ruang tamu atau dapur di lantai pertama. Kamu bisa juga menempatkannya di ujung untuk suasana yang lebih hening dan nyaman.

    2. Pemandangan yang Bagus

    Lokasinya yang berada di tempat yang tinggi menawarkan pemandangan yang lebih bagus, terutama jika rumah kamu memiliki pemandangan yang menarik. Seperti taman, atau pemandangan alam yang bagus.

    3. Fleksibilitas Ruang

    Biasanya kamar utama di lantai 2 dibuat atas keinginan pemilik rumah bukan desain awal dari kontraktor.

    Kekurangan

    1. Harus Naik-Turun Tangga

    Kamar utama di lantai dua satu-satunya akses hanya melalui tangga. Ini dapat menjadi masalah bagi yang memiliki masalah pada kaki atau lansia.

    2. Biaya dan Modifikasi

    Menambahkan kamar tidur utama di lantai dua memerlukan biaya. Gangguan selama proses konstruksi juga perlu dipertimbangkan karena bisa berpengaruh hingga ke lantai bawah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanda Kepala Shower Rusak, Sudah Saatnya Ganti yang Baru


    Jakarta

    Shower merupakan alat yang sering digunakan setiap hari, sehingga nggak heran kalau suatu ketika rusak. Meski tahan lama, kepala shower harus sewaktu-waktu harus diganti.

    Jika dibiarkan terlalu lama, shower yang sudah rusak atau usang bisa ganggu aktivitas di rumah. Mulai dari tekanan air yang kurang kencang hingga pemborosan air karena bocor.

    Oleh karena itu, sebaiknya segera mengganti kepala shower. Berikut ini tanda-tanda kamu harus ganti kepala shower.


    Ciri-ciri Kepala Shower Rusak

    1. Bocor

    Jika kepala shower menetes secara terus-menerus, maka sudah saatnya menggantinya. Kamu bisa meminta coba memperbaikinya terlebih dulu, tapi biasanya ada yang salah dengan kepala pancuran, sehingga perlu membeli yang baru.

    2. Berbintik Hitam

    Periksa kalau kepala shower berjamur yang bentuknya seperti bintik-bintik hitam. Jamur ini bisa mengganggu kesehatan kamu, jadi harus segera diatasi.

    Bintik hitam pada shower biasanya susah dibersihkan dan lebih praktis membeli baru saja. Nah, sebaiknya kamu membeli kepala shower berbahan besi daripada plastik agar tidak cepat berjamur.

    3. Perubahan Tekanan Air

    Salah satu ciri paling umum shower rusak adalah terjadi perubahan tekanan air. Kalau tekanan air berubah-ubah saat digunakan atau lama-lama semakin lemah, kemungkinan ada masalah pada kepala showernya.

    Bisa jadi kepala shower hanya longgar, sehingga cukup dikencangkan saja. Namun, hal ini dapat disebabkan kepala shower sudah usang.

    4. Penumpukan Sedimen

    Terkadang ada penumpukan kalsium di sekitar kepala shower. Jika melihat material kecil, putih, dan berbatu pada kepala pancuran, berarti ada penumpukan sedimen dan saatnya menggantinya dengan yang baru.

    Itulah beberapa pertanda saatnya mengganti kepala shower. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Bentuk dan Jumlah Lubang Colokan Listrik Berbeda di Tiap Negara?


    Jakarta

    Stop kontak atau colokan listrik biasanya ditemukan di dinding rumah. Bentuknya berlubang untuk mencolok steker alat elektronik.

    Nah, ada banyak jenis colokan listrik yang tampilannya berbeda-beda. Bahkan, bentuk colokan bisa berbeda di setiap negara, lho.

    Dari bentuk, jumlah, hingga letak lubang sangat variatif. Jadi kalau kamu travelling ke luar negeri, harus siap sedia adaptor colokan.


    Namun, kenapa bisa berbeda ya? Simak jawabannya berikut ini, dikutip dari The Conversation, Rabu (28/8/2024).

    Kenapa Colokan Listrik Tiap Negara Berbeda?

    Sistem distribusi listrik ke rumah di seluruh dunia telah dibangun oleh ribuan orang selama 140 tahun terakhir dan belum selesai hingga sekarang.

    Setiap negara membangun jaringan listrik masing-masing tanpa adanya kesepakatan bersama. Setiap negara mencoba memodifikasi jaringan listrik agar lebih baik dan lebih hemat, baik dari segi bahan baku maupun uang.

    Jenis-jenis ColokanJenis-jenis Colokan Foto: Lightning Bug Electric

    Sebagai contoh, perusahaan di Eropa menyadari bahwa tegangan 220 volt akan lebih murah daripada 110 volt.

    Pada tegangan yang lebih tinggi, perusahaan listrik bisa menyampaikan daya yang sama dengan arus yang lebih sedikit. Bayangkan aliran sungai yang sempit mengalir dengan cepat dibandingkan dengan aliran yang lebih lebar yang mengalir lebih lambat.

    Lebih jauh, arus yang lebih sedikit memungkinkan penggunaan kawat yang lebih tipis. Karena tembaga yang digunakan untuk kabel listrik mahal, tegangan yang lebih tinggi bisa menghemat uang.

    Bentuk bulat kemudian menjadi salah satu inovasi pada awal mula adanya colokan. Hal ini karena colokan bulat dinilai lebih aman dan lebih pas saat dicolok.

    Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam Saja?

    Saat ini, sebagian besar rumah di dunia memiliki akses listrik. Ide untuk mengadopsi satu standar global bentuk colokan listrik mungkin terdengar solutif.

    Namun, perubahan tersebut akan menghabiskan triliunan rupiah, mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, dan bahkan cara mereka memproduksi beberapa peralatan.

    Maka, tak heran, setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada dan mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan yang lain.

    Itulah alasan kenapa bentuk colokan atau stop kontak listrik bisa berbeda di tiap negara. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Fasad Rumah? Pengertian, Fungsi dan Jenis-jenisnya


    Jakarta

    Bagian depan rumah adalah bagian terpenting pada eksterior rumah. Pernahkah kamu mendengar kata fasad atau dalam bahasa Inggris facade saat bicara soal rumah? Nah, fasad adalah tampilan depan rumah.

    Tampilan depan rumah ini menentukan kesan pertama pada rumah. Karena sebelum masuk ke dalam rumah, kita pasti melihat eksterior rumah yang salah satunya fasad itu tadi.

    Pada dasarnya, fasad adalah tampilan depan rumah. Namun, bila dibahas lebih jauh, fasad punya pengaruh yang besar terhadap rumah. Berikut penjelasan soal fasad


    Pengertian Fasad Rumah

    Fasad adalah bagian depan rumah yang dilihat dari luar wujudnya. Fasad rumah ini adalah salah satu bagian terpenting pada rumah karena bagian luar ini menjadi kesan pertama bagi semua orang yang melihatnya dengan kasat mata. Kesan ini justru yang memberikan definisi pada karakter atau gaya sebuah rumah tersebut.

    Kata fasad sendiri berasal dari bahasa perancis yang memiliki arti “depan” atau “wajah” , yang secara umum didefinisikan sebagai bagian luar dari sebuah bangunan (eksterior).

    Kegunaan atau Fungsi Fasad Rumah

    Bagian eksterior sebuah properti merupakan fungsi penting pada fasad. Fasad juga memiliki beragam fungsi yang sangat berguna bagi pemilik rumah, salah satu kegunaannya adalah menjaga privasi bagian dalam pemilik hunian. Selain itu, berikut ini adalah kegunaan fungsi fasad lainnya.

    Fasad Rumah Sebagai Kesan Pertama

    Elemen ini adalah fungsi pertama dari sebuah fasad yakni menjadi sebuah kesan bagi siapapun yang melihatnya pertama kali. Fasad dapat membuat rumah Kamu memiliki daya tarik dan bisa memberikan kesan positif hanya dengan kasat mata, selain itu ini juga bisa menjadi poin tambahan untuk menaikkan nilai harga suatu rumah.

    Fasad Rumah Sebagai Pelindung

    Fasad merupakan salah satu bagian rumah yang berfungsi sebagai pelindung dari cuaca baik panas, hujan, dingin bahkan serta perubahan iklim seperti angin kencang misalnya. Fasad juga bisa mencegah cahaya matahari langsung masuk ke dalam rumah sehingga suhu di dalam ruangan tetap terjaga dan stabil.

    Fasad Rumah Sebagai Penentu Suhu Dalam Rumah

    Walaupun fasad memiliki fungsi yang berhubungan dengan bagian luar rumah, fasad ternyata juga mempengaruhi suhu atau iklim di dalam rumah juga, lho.

    Ini terjadi tergantung pada material yang digunakan pada fasad misalnya seperti kayu atau batu, terbukti bisa membuat suhu rumah tetap stabil karena ada efek menyerap yang memberikan kelembaban di dalamnya.

    Selain kelembapan, pemilihan material ada juga yang bisa menyimpan panas selama siang hari sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk menjaga suhu ruangan tetap hangat saat malam hari. Fasad juga bisa membantu udara di dalam rumah tetap segar dan bersih.

    Fasad Rumah Sebagai Estetika

    Fasad bisa menjadi sebuah karakter dan ciri khas pemilik rumah tersebut. Fungsi ini membuat rumah memiliki identitas yang berbeda dari rumah yang lain sehingga bisa memberikan kesan bagi orang yang melihatnya dan mampu meningkatkan kualitas hidup pemilik rumah.

    Bagian – bagian Utama atau Komponen Fasad Rumah

    Bagian- bagian yang dimaksud ini mencakup beberapa komponen yang menghasilkan struktur rumah dan membuatnya menjadi sebuah fasad itu sendiri. Komponen ini yang membantu fasad tersebut memiliki fungsi. Bagian – bagian utama ini mencakup sebagai berikut :

    Pintu Masuk

    Bagian ini merupakan akses keluar masuk rumah dan membantu memberikan perlindungan privasi dari pandangan masyarakat luar. Pintu memiliki beragam desain dan biasanya hanya ada satu pada suatu rumah. Pintu juga bisa memberikan cahaya alami dan menghindari cuaca dan iklim yang ekstrim seperti hujan dan angin kencang.

    Jendela

    Bagian ini bisa menambah keindahan dan karakter sebuah rumah. Namun, fungsi utama dari jendela adalah mengatur pencahayaan dan masuknya udara ke dalam rumah.

    Dinding

    Dinding merupakan komponen utama sebagai pelindung rumah dan membentuk sebuah struktur kuat yang mampu menahan beban seperti lantai atau atap rumah. Dinding ini akan menghasilkan sebuah insulasi suhu dan suara sehingga membuat rumah menjadi lebih tenang dan nyaman.

    Tritan atau Penopang Atap

    Atap tambahan atau juga disebut tritan merupakan atap tambahan yang letaknya berada diatas pintu dan jendela yang memiliki fungsi untuk melindungi pintu dan jendela dengan cara menopangnya dari hujan atau angin.

    Sun Shading

    Bagian fasad ini merupakan peredam sinar matahari yang masuk ke dalam rumah. Peneduh matahari bisa bermacam-macam seperti tirai atau gorden, kaca cermin, atau awning. Komponen Ini membantu menghindari rumah dari terik matahari dan memberikan pendinginan sehingga ini juga bisa menghemat biaya listrik.

    Jenis Material Fasad Rumah

    Fasad memiliki jenis-jenis material yang membentuk konstruksi sebuah rumah. Beberapa jenis material yang biasanya digunakan antara lain sebagai berikut :

    Batu Bata

    Batu bata adalah jenis material yang umum dipakai dan membuat struktur rumah menjadi kokoh. Jenis ini sering dipakai karena kemampuan menahannya yang baik pada beban lantai atas dan atap rumah.

    Dari segi estetika, batu bata juga mempunyai tampilan yang elegan dan klasik sehingga fasad rumah tampak kuat dan unik.

    Kayu

    Kayu bisa menopang beban dan menjaga struktur rumah tetap ideal. Jenis kayu ini bisa memberikan rumah tampak lembut dan hangat.

    Batuan

    Jenis ini merupakan material yang sering dipilih karena memiliki ketahanan dan kekuatan yang lama. Ini menjadi nilai tambahan bagi pemilik rumah karena tidak perlu melakukan perawatan yang ekstra agar kualitas material terjaga. Batuan membuat rumah kamu memberikan kesan yang klasik dan elegan.

    Logam

    Material jenis ini memiliki tekstur yang halus dan licin sehingga mudah untuk dibersihkan dari kotoran dan debu sehingga membuat kesan rumah menjadi modern dan futuristik.

    Keramik

    Jenis ini merupakan material yang sudah ada sejak zaman dahulu, tepatnya saat zaman mesir kuno. Jenis ini memiliki daya tahan yang baik dan bisa dibuat menjadi berbagai bentuk menarik dan bisa menambah nilai estetika fasad rumah Kamu.

    Contoh – contoh Fasad

    Penampilan fasad ini dipilih tergantung selera setiap orang dengan mempertimbangkan estetika dan kebutuhan yang ingin ditampilkan oleh pemilik rumah. Berikut ini beberapa contoh fasad yang bisa menjadi inspirasi untuk Kamu ketika membangun rumah.

    Fasad Klasik

    Desain fasad ini memberikan kesan mahal dan berkelas dan biasanya material yang digunakan berupa kayu dan batu. Desain ini disusun dengan simetris dan rapi bak istana sehingga membuat rumah terlihat mewah dan elegan.

    Fasad Modern

    Desain fasad modern paling banyak digunakan oleh rumah-rumah zaman sekarang dan biasanya menggunakan material kaca dan baja. Desain ini menambah kesan kekinian dan biasanya menonjolkan garis-garis yang mencolok dan horizontal, sehingga tampilannya tidak membosankan dan terkesan dinamis.

    Fasad Vernakular

    Desain fasad ini biasanya memiliki sentuhan adat dan budaya setempat. Biasanya material yang ditonjolkan yaitu batu dan kayu yang membuat bentuknya memiliki keunikan dan ciri khas.

    Fasad Minimalis

    Fasad minimalis fokus utamanya adalah kesederhanaan dan modern jadi tidak memberikan sentuhan yang terlalu detail. Garis-garis pada desain fasad ini terkesan simpel tetapi elegan sehingga tampilannya banyak diminati oleh semua orang.

    Fasad Kontemporer

    Desain ini biasanya campuran dari setiap contoh desain yang ada, baik klasik, minimalis, maupun modern. Kontemporer ini biasanya berbentuk unik dan tidak terikat dengan aturan-aturan desain sehingga memiliki kesan yang bebas dan kreatif.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tempat yang Tepat Untuk Meletakkan Keset Kaki di Rumah


    Jakarta

    Keset adalah perlengkapan rumah yang berfungsi untuk membersihkan kaki. Di Indonesia sendiri wujud keset adalah kain yang diletakkan di lantai dan diinjak saat ingin masuk atau keluar dari suatu ruangan.

    Menurut KBBI, keset adalah pengesat kaki, terbuat dari sabut kelapa dan sebagainya atau tempat mengesat (membersihkan) kaki.

    Keset memang dulunya dibuat dari serabut kelapa, teksturnya kasar, keras, dan warnanya coklat kemerahan. Seiring berkembangnya zaman, keset mengalami perubahan. Rata-rata rumah modern saat ini menggunakan keset yang terbuat dari kain agar bisa menyerap air. Selain itu, kain juga mudah dibersihkan.


    Biasanya kamu menemukan keset di depan pintu utama, depan kamar tidur, atau kamar mandi. Lantas, sebenarnya apakah lokasi-lokasi tersebut adalah tempat yang tepat untuk meletakkan keset?

    Dilansir situs Americohome, Rabu (25/9/2024), berikut beberapa tempat atau lokasi yang disarankan untuk meletakkan keset.

    1. Luar atau Belakang Pintu Utama

    Apa pun ukuran rumahnya, setiap pintu masuk sebaiknya memiliki keset. Dengan adanya keset, tamu dapat terbantu saat ingin membersihkan kakinya sebelum masuk ke rumah. Selain itu, keset juga bisa menjadi dekorasi rumah agar terlihat lebih hangat. Keset yang diletakkan di belakang pintu masuk bisa mencegah debu, air, atau angin yang kerap masuk ke dalam rumah melalui celah bawah pintu.

    2. Kamar Mandi

    Setelah keluar dari kamar mandi, biasanya kaki dalam keadaan basah. Bekas kaki yang basah ini apabila tidak langsung dikeringkan dapat membahayakan orang lain. Lantai yang licin dapat membuat orang lain terpeleset. Maka dari itu, penting ada keset untuk mengeringkan kaki setelah keluar dari kamar mandi.

    3. Dapur

    Dapur adalah area yang juga mudah basah pada bagian lantainya. Misalnya kamu habis mencuci piring di wastafel, pasti ada air yang terciprat. Dengan adanya keset kamu bisa langsung mengelapnya sehingga tidak licin saat dilewati.

    4. Teras

    Area terluar rumah, sering kali cepat kotor. Misalnya terkena tiupan debu, air hujan, atau bekas tanah yang basah. Agar kamu lebih aman berjalan saat melewati teras, letakkan keset kering untuk membersihkan kaki agar tidak terpeleset.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Penyebab AC Jadi Tidak Dingin dan Hal yang Harus Dilakukan


    Jakarta

    Air Conditioner (AC) yang tidak dingin bisa jadi masalah yang mengganggu kenyamanan di ruangan bukan? Berbagai faktor bisa menyebabkan kinerja pendingin udara ini menurun.

    Mulai dari kurangnya perawatan ataupun kerusakan komponen internal. Oleh sebab itu, kenali penyebab AC tidak dingin dan cara untuk mengatasinya berikut ini.

    Penyebab AC Tidak Dingin

    1. Kebocoran Refrigerant

    Dikutip dari laman Hydes AC, refrigerant (komponen sistem AC yang menghasilkan udara dingin) mengalir lewat kumparan AC, dan memindahkan panas dari dalam rumah ke unit kondensor luar.


    Ketika sistem mengalami kebocoran refrigeran, maka sistem tidak akan mampu memindahkan panas keluar h secara memadai. AC akan tetap menyala, namun tidak bisa memberikan dingin dengan optimal.

    2. Kumparan Pendingin Kotor

    AC punya seperangkat kumparan dalam ruangan yang menyerap panas dari udara rumah, dan kumparan luar ruangan yang memindahkan panas dari rumah ke luar ruangan.

    Apabila salah satunya memiliki lapisan kotoran, maka panas akan jauh lebih sulit dipindahkan. Hal tersebut menyebabkan pengurangan kemampuan sistem untuk membuang panas dari rumah.

    3. Filter Udara yang Kotor

    Filter udara yang kotor akan membuat jumlah udara yang berhembus melewati kumparan evaporator menjadi terbatas. Hal ini menyebabkan sebagian besar udara hangat yang ditarik AC dari udara rumah tidak akan benar-benar didinginkan.

    4. Unit Kondensor Tersumbat

    Unit kondensor berada di luar, sehingga rentan tersumbat. Jika hal ini terjadi, maka unit kondensor tidak bisa melepaskan panas dari kumparan kondensor dengan baik.

    Dengan demikian, panas yang dikeluarkan dari rumah tidak akan dilepaskan dengan baik.

    5. Sistem yang Sudah Usang

    Sistem AC yang lama tidak akan mampu mendinginkan ruangan seperti sebelumnya. Mungkin sistem AC sudah mencapai akhir masa pakainya. Makanya, penting untuk mengganti sistem AC teika ia tidak lagi mampu bekerja secara efektif.

    6. Pengaturan Termostat yang Tidak Tepat

    Pengaturan kipas termostat diatur ke “aktif” akan penangan udara akan meniupkan udara bahkan ketika sistem tidak dalam siklus pendinginan. Akibatnya, sebagian udara yang keluar dari ventilasi menjadi terasa hangat.

    Kamu bisa menyesuaikannya dengan mengalihkan pengaturan kipas ke “otomatis”. Pengaturan lain yang bisa dicek taitu apakah sistem dalam mode “panas” atau “dingin”. Pasalnya, AC hanya akan menyala jika termostat diatur ke “dingin”.

    7. Masalah Kompresor AC

    Kompresor AC berperan untuk memastikan refrigeran berada pada tekanan optimal. Tanpa kompresor, sistem tidak akan bisa menyerap panas dari ruangan di rumah lalu memindahkannya ke luar.

    Jika kompresor mengalami masalah, AC Anda tidak akan mampu mendinginkan rumah dengan baik.

    8. Remote AC Rusak

    Remote yang rusak akan membuat pengiriman sinyal perubahan suhu ke unit AC gagal.

    Hal yang Harus Dilakukan jika AC Tidak Dingin

    Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika AC tidak dingin. Dilansir laman Bob Vila, berikut adalah beberapa cara mengatasi AC jika tidak dingin:

    • Periksa dan setel ulang termostat.
    • Bersihkan saluran kondensasi yang tersumbat.
    • Ganti filter yang kotor.
    • Tambahkan zat pendingin.
    • Bersihkan kumparan yang kotor.
    • Cek sistem untuk mendiagnosis kerusakan saluran.
    • Bersihkan area sekitar kompresor.
    • Beli AC baru yang lebih kuat.

    Jika detikers tidak bisa membuka unit AC untuk memperbaikinya, kamu bisa menyewa seorang profesional untuk membersihkannya.

    AC Akan berfungsi dengan optimal jika dirawat dalam kondisi prima. Perawatan rutin juga akan memastikan AC berfungsi dengan baik.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Asal Usul Kaca, Pernah Jadi Aksesoris Makam Raja Mesir



    Jakarta

    Kaca saat ini merupakan barang biasa yang kamu temukan di mana saja, seperti gelas, jendela, pintu, dan lain sebagainya. Kaca adalah bahan padat organik yang biasanya transparan atau tembus cahaya namun keras.

    Kaca dibuat dengan mendinginkan bahan-bahan cair seperti pasir silika dengan kecepatan yang cukup untuk mencegah pembentukan kristal yang terlihat. Pada awalnya, kaca merupakan barang yang sangat berharga bagi para raja.

    Dilansir dari Smithsonian Magazine, Senin (21/10/2024), ribuan tahun lalu firaun Mesir Kuno mengelilingi diri mereka dengan berbagai benda, termasuk yang berbahan kaca, bahkan saat meninggal. Makam Raja Tutankhamen menyimpan palet tulis dekoratif dan dua sandaran terbuat dari kaca padat.


    Nah, berikut ini adalah informasi lebih lanjut terkait asal usul kaca.

    Sejarah Kaca

    Melansir Britannica, sejarah kaca sebagai seni kreatif yang ditentukan oleh kemajuan teknis dalam pembuatanya. Kaca pertama kali dibuat sejak zaman dahulu kala, tetapi asalnya masih belum jelas.

    Manik-manik kaca Mesir merupakan benda kaca paling awal yang diketahui yaitui sekitar 2500 SM. Kemudian dalam peradaban Mesir, jenis kaca yang ditandai dengan pola benang berwarna seperti bulu atau zig-zag pada permukaan wadah kaca dibuat.

    Asal muasal kaca modern adalah di Alexandria pada masa Ptolemaik dan di Roma Kuno. Para pengrajin Alexandria menyempurnakan teknik yang dikenal sebagai kaca mosaik yang terdiri dari potongan-potongan kaca dengan warna berbeda yang dipotong melintang.

    Kaca millefiori yang potongan-potongan kacanya dipotong sedemikian rupa sehingga menghasilkan desain yang menyerupai bentuk bunga, merupakan salah satu jenis kaca mosaik.

    Kaca cetak juga dikembangkan lebih awal. Pembuatannya, kaca ditekan ke dalam cetakan untuk membentuk bentuk tertentu. Berbagai jenis dekorasi yang melibatkan ukiran dan warna juga dimungkinkan.

    Perkembangan besar berikutnya dalam sejarah kaca terjadi pada abad ke-15 di Venesia. Sejak abad ke-13, pulau Murano di Venesia menjadi pusat pembuatan kaca.

    Pada awalnya, para pembuat kaca Venesia memanfaatkan banyak teknik dekoratif kuno dan abad pertengahan untuk menghasilkan karya-karya berwarna dan ornamen yang kaya dengan motif khas Renaisans Italia.

    Akhir abad ke-17 hingga ke-20, Bohemia menjadi daerah penghasil kaca yang penting. Pada abad ke-17, Inggris membuat kaca dalam tradisi Venesia yang terkenal karena kesederhanaannya.

    Sekitar tahun 1675, pembuat kaca George Ravenscroft menemukan bahwa penambahan timbal oksida ke kaca jenis Venesia menghasilkan kaca yang lebih pada dan berat.

    Pada periode Art Nouveau, terjadi beberapa perubahan penting. Louis Comfort Tiffany menciptakan kaca favrile dengan bentuk mengalir yang berasal dari bentuk-bentuk alami dan permukaan yang berkilau.

    Hingga saat ini, perkembangan pada kaca tidak hanya digunakan untuk seni atau aksesoris saja. Barang-barang rumah tangga banyak dijumpai yang dibuat dari bahan dasar kaca, seperti gelas, pintu, dan lain sebagainya.

    Ketahanan dan fungsi yang dimiliki juga memiliki perkembangan, seperti kaca untuk aquarium yang memiliki ketahanan dan ketebalan yang sangat tinggi.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com